• Tidak ada hasil yang ditemukan

DESAIN PROSES PENGOLAHAN KERIPIK JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) DENGAN MENGGUNAKAN VACUUM FRYING

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DESAIN PROSES PENGOLAHAN KERIPIK JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) DENGAN MENGGUNAKAN VACUUM FRYING"

Copied!
103
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 5.    Keripik jamur tiram putih dengan rasa asin.........................  23  Gambar 6
Gambar 1. Jamur tiram putih segar
Tabel 1. Karakteristik Jamur Tiram Putih   Karakteristik   Jumlah  Kadar air (%)  90,8  Protein kasar (% bk)  30,4  Lemak (% bk)  2,2  Karbohidrat (% bk)   57,6  Serat (% bk)  8,7  Abu (% bk)  9,8
Gambar 3. Proses penggorengan deep fat frying (Robertson, 1967)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jamur konsumsi yang saat ini cukup populer dan banyak digemari masyarakat karena rasanya lezat dan

Penambahan gula baik sukrosa maupun glukosa memberi energi untuk metabolisme jamur dan diduga dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan miselium jamur tiram putih,

Hasil uji kandungan protein terlarut tepung jamur tiram putih (JTP) pada suhu dan konsentrasi perendaman CaCO 3 yang

KADAR PROTEIN DAN KUALITAS TEPUNG JAMUR TIRAM PUTIH ( Pleurotus ostreatus ) DENGAN PERENDAMAN KONSENTRASI CaCO3.. DAN SUHU

Sedangkan substitusi jamur tiram putih pada perlakuan P 5 (jamur tiram putih 90% dan tepung tapioka 10%) yang tertinggi menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi

Alasan membuat dan mengkon-sumsi bubuk dalam kapsul jamur tiram diantaranya adalah : ukuran dosis bisa tepat tidak perlu ditimbang, mudah diserap sebab jamur

Daya simpan jamur tiram putih (JTP) sendiri mudah sekali rusak setelah dipanen. Hal ini disebabkan jamur tiram putih memiliki kadar air cukup tinggi, maka perlu

Penerimaan usahatani jamur tiram putih adalah nilai produk total dari usahatani jamur tiram yang diterima oleh petani, penerimaan dihitung dengan mengalikan jumlah produksi jamur tiram