• Tidak ada hasil yang ditemukan

DESKRIPSI PEMELAJARAN BAHASA INDONESIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DESKRIPSI PEMELAJARAN BAHASA INDONESIA"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

DESKRIPSI PEMELAJARAN

MATA DIKLAT : BAHASA INDONESIA

TUJUAN : 1. Sebagai sarana pengembangan daya nalar dan daya cipta, membangun karakter, kesetiaan, kebanggaan, dan kecintaan terhadap bangsa 2. Untuk mendukung kelancaran dan penguasaan mata diklat lainnya

3. Untuk pengembangan diri dalam mengikuti perkembangan dan menyerap IPTEK atau untuk melanjutkan ke jenjang pedidikan yang lebih tinggi

4. Sebagai alat yang memungkinkan peserta didik untuk berkarya dan berprestasi di tengah masyarakat KOMPETENSI : Berkomunikasi dalam bahasa Indonesia setara dengan kualifikasi Semenjana (Skor UKBI 346 - 465)

KODE : A

DURASI PEMELAJARAN : 76 Jam @ 45 menit

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA RUANG LINGKUP

SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILA N

1. Menyimak

1.1. Memahami lafal, tekanan, intonasi, dan jeda yang lazim/baku

? Reaksi kinetik (menunjukkan sikap memperhatikan, men -catat) terhadap lafal, tekanan, intonasi, dan jeda yang tidak lazim/baku diberikan oleh peserta diklat

? Komentar atau ungkapan lisan terhadap lafal, tekanan, into-nasi, dan jeda yang tidak lazim/baku diberikan oleh peserta diklat

? Sumber informasi diiden tifika-si oleh peserta diklat sesuai dengan wacana yang diberi-kan oleh guru

? Isi pokok informasi dan uraian lisan yang bersifat faktual, spesifik, dan rinci dicatat oleh peserta diklat

? Ragam/laras bahasa dikenali oleh siswa

? Siaran atau rekaman siar-an radio/televisi rekaman pidato, khotbah, lagu, iklan, dan lain-lain yang disampai-kan oleh pembicara dengan identitas dan latar belakang yang berbeda

? Berbagai informasi baik yang pendek, sederhana, dan umum dengan sumber informasi dari guru; maupun informasi yang panjang, kompleks, dan spesifik, dengan sumber informasi dari kaset, radio, tv, atau internet

? Wacana yang menggam -barkan berbagai situasi kemasyarakatan dengan menggunakan ragam/ laras bahasa yang ber -beda-beda

? Peka terhadap pelafalan yang tidak lazim/baku ? Tekun dan konsentrasi

dalam menyimak infor-masi

? Sadar akan penanda keserasian antara ragam/laras bahasa dan situasi komunikasi ? Sadar akan adanya

penanda kata dan cekatan dalam peman -faatan penanda kata/ kalimat yang meng-gambarkan suatu ‘proses’ atau ‘hasil’

? Informasi dan contoh lafal (termasuk kamus besar

bahasa indonesia),

tekanan, intonasi, dan jeda yang lazim/baku ? Ciri-ciri sumber informasi

dan yang bukan ? Perbedaan fakta dan

bukan fakta, yang umum dan yang spesifik, pemeri-an dpemeri-an ypemeri-ang bukpemeri-an ? Konsep dan ciri-ciri

ragam/laras bahasa yang disertai contoh

? Ciri atau penanda kata/ kalimat yang menunjuk-kan ‘proses’ atau ‘hasil’ dalam contoh

? Memberikan reaksi kinetik at au verbal bila mendengar lafal, tekan -an, intonasi, atau jeda yang tidak lazim/baku ? Memilih sumber

infor-masi dari inforinfor-masi yang didengar

? Membuat catatan yang sifatnya faktual, spesifik, dan rinci berdasarkan informasi yang didengar ? Mengidentifikasi ragam/ laras bahasa yang tepat/ tidak tepat

? Mengenali dan dapat menyebutkan dengan cepat dan mantap infor-masi yang berarti ‘proses’ atau ‘hasil’

(2)

SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILA N

1.2. Memahami informasi

lisan ? Proses dan hasil dibedakan oleh peserta diklat dengan memperhatikan ciri atau penanda kata/kalimat

? Informasi yang menggam-barkan adanya proses atau hasil yang antara lain ditandai oleh imbuhan pe …

an (proses) dan akhiran an

(hasil) 2. Membaca

2.1. Membaca cepat untuk

pemahaman ? Membaca cepat permulaan (120-150 kata tiap menit) dengan menggunakan cara/ teknik membaca cepat dilaku-kan oleh peserta diklat ? Membaca cepat lanjutan

dengan menerapkan teknik pindai (scanning) dan layap (skimming) sehingga men-capai 230- 250 kata tiap menit dilakukan oleh peserta diklat ? Pokok -pokok isi bacaan

di-catat oleh peserta diklat sesuai dengan cara/teknik membuat catatan

? Bagian bacaan tertentu yang diperlukan dijelaskan secara rinci oleh peserta diklat

? Berbagai teks bacaan dari bermacam -macam sumber (surat kabar, majalah, buku ajar, lirik lagu, karya sastra, dll.) dengan panjang ber-variasi (100-500 kata), dalam bentuk yang beragam (narasi, deskripsi, argumen -tasi, eksposisi), dan dengan kandungan fakta, opini, proses, dan hasil yang bera-gam pula

? Gemar, tekun, dan cermat membaca ? Kebiasaan membaca

dan membuat catatan sebagai kebutuhan hidup

? Cara/teknik membaca cepat untuk pemahaman ? Konsep tentang sarana

komunikasi, kesadaran berbahasa, dan sikap berbahasa yang positif ? Cara/teknik membuat

catatan

? Informasi tentang hubungan seni ber -bahasa, sastra, dan apresiasi

? Membaca teks dengan kecepatan kurang dari 250 kata/menit ? Memanfaatkan kamus

dengan baik

? Menjelaskan secara rinci bagian bacaan yang di-perlukan

? Membuat catatan atau ringkasan bacaan yang baik, termasuk nonverbal ? Menafsirkan kata, bentuk kata, dan ungkapan idio-matik dengan tepat ? Mengapresiasi ‘bahasa

indah’/karya sastra

2.2. Memahami informasi tulis, grafis, dan matriks

? Sumber informasi diidentifika-si dengan menggunakan cara/ teknik membaca cepat untuk pemahaman

? Isi pokok informasi dicatat dengan menggunakan cara/ teknik membuat catatan yang benar

? Berbagai teks bacaan, ter-masuk grafik dan matriks, dari bermacam-macam sumber (surat kabar, majalah, buku ajar, lirik lagu, karya sastra, dll.) dengan panjang bervariasi (100-500 kata), dalam bentuk yang beragam (narasi, deskripsi, argumentasi, eksposisi), dan dengan kandungan fakta, opini, proses, dan hasil

? Gemar, tekun, dan cermat membaca ? Kebiasaan membaca

dan membuat catatan sebagai kebutuhan hidup

? Tekun dalam mencari dan cermat dalam me-nentukan masalah, proses, hasil, opini, fakta, dan gaya tulisan yang digunakan dalam teks

? Cara/teknik membaca cepat untuk pemahaman termasuk cara membaca grafik dan matriks ? Cara/teknik membuat

catatan konsep tentan g sarana komunikasi, kesa-daran berbahasa, dan sikap berbahasa yang positif

? Menyebutkan atau me-nuliskan sumber infor-masi

? Membuat catatan atau ringkasan bacaan yang baik, termasuk catatan untuk informasi non-verbal

? Memanfaatkan kamus dengan baik

(3)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA RUANG LINGKUP

SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILA N

? Informasi tulis dialihkan ke dalam bentuk nonverbal (bagan, tabel, diagram, dll) dengan menggunakan teknik membuat teks non-verbal ? Informasi yang disimpulkan,

termasuk pendapat/opini diberikan dengan mengguna-kan teknik membuat simpulan dan rumusan

3. Berbicara

3.1. Melafalkan kata dengan artikulasi yang tepat

? Kata diucapkan dengan suara yang jelas dan dengan tekan-an pada suku kata, serta artikulasi yang tepat/lazim ? Penggunaan lafal bahasa

Indonesia baku, termasuk lafal daerah dibedakan ber -dasarkan konsep lafal baku bahasa Indonesia

? Sumber informasi berupa:

- siaran atau rekaman,

siaran dari radio/tv, ceramah, pidato, khotbah, dll;

- teks bahan ajar, artikel

dari surat kabar/majalah, dan lain-lain.

? Sadar akan penting-nya artikulasi yang tepat dalam pelafal-an bahasa Indonesia

? Artikulasi bunyi ? Perbedaan makna

se-bagai akibat kesalahan artikulasi

? Mengucapkan kata dengan artikulasi yang tepat

? Menggunakan lafal baku bahasa Indonesia dengan tepat

3.2. Mengucapkan kalimat dengan jelas, lancar, bernalar, dan wajar

? Penggunaan pola tekanan kata dan kalimat dalam ber-bicara dibedakan dengan memperhatikan konsep dan pola serta intonasi, tekanan, nada, irama, jeda, d an sebagainya.

? Tekanan, intonasi, dan jelas digunakan secara tepat dalam mengucapkan kalimat, misal-nya pada pembacaan lirik lagu, naskah/teks pengumum-an/pidato, dan sejenisnya.

? Sumber informasi berupa:

- Siaran atau rekaman,

siaran dari radio/tv, ceramah, pidato, khotbah, dan lain-lain

- Teks bahan ajar, artikel

dari surat kabar/majalah, dan lain-lain.

? Sadar akan perbedaan makna kata sebagai akibat dari pola tekanan kata atau kalimat

? Konsep dan pola intonasi, tekanan, nada, irama, jeda, dan sebagainya

? Membedakan pola tekan-an, nada, irama, jeda yang lazim dan yang tidak lazim

? Menggunakan secara tepat tekanan, intonasi, dan jeda dalam berko-munikasi lisan

(4)

SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILA N

3.3. Memilih kata, bentuk kata, dan ungkapan yang tepat

? Kata dan ungkapan yang sesuai dengan tuntutan situasi komunikasi, secara tepat, menarik, dan kreatif digunakan dalam bercara:

- Tanpa bantuan catatan - Dengan bantuan catatan

(yang dibuat pada waktu membaca, menyimak, atau pada saat meman -faatkan kamus/ ensiklo-pedia)

? Pemakaian kata yang ber-sinonim, yang memiliki nuansa makna yang berbeda dalam berbicara dibedakan berdasarkan makna leksikal, kontektual/situasional, makna struktural, metaforis

? Kata umum dan khusus yang diperoleh dari berbagai sumber informasi (bahan ajar, rekaman atau teks lirik lagu, iklan, ceramah, puisi dan kamus, serta artikel lain), yang memberikan wawasan terhadap makna kata

? Gemar dan tekun dalam mencari serta cermat dalam memilih padanan kata atau ungkapan lain yang maknanya lebih kurang sama ? Sadar dan peka

ter-hadap perbedaan nuansa makna kata

? Cara memanfaatkan sinonim dalam kaitannya dengan konteks ? Makna leksikal, makna

kontekstual/situasional makna struktural, metaforis

? Menggunakan pilihan kata dengan tepat dengan bantuan catatan kamus/ensiklopedia sesuai dengan konteks ? Menggunakan kata yang

bersinonim secara tepat dalam berbicara ? Memanfaatan sinonim

kata dan parafrasa dalam berbicara guna menghindari pengulang-an mubazir

? Menggunakan kata dan ungkapan sesuai dengan ragam/laras bahasa yang dipilih berdasarkan situasi komunikasi ? Menyampaikan secara

utuh informasi yang berasal dari sumber nonverbal

3.4. Memilih dan meng-gunakan kalimat yang baik, tepat, dan santun

? Kalimat yang komunikatif tetapi tidak cermat diidentifi-kasi berdasarkan:

- Kaidah bahasa - Nalar

- Ketersampaian pesan

? Kalimat yang komunikatif, cermat, dan santun dalam pembicaraan digunakan

? Sumber informasi berupa siaran atau rekaman siaran dari radio/tv, cermah, pidato, khotbah, dll.

? Teks bahan ajar, artikel dan surat kabar/majalah, dll.

? Sadar akan penting-nya keterkaitan tiga syarat yang harus dipenuhi dalam sebuah kalimat ? Cermat dan santun

dalam berbicara dengan memperhatikan tiga syarat kalimat

? Tiga syarat yang harus dipenuhi dalam sebuah kalimat yaitu: - Kaidah bahasa - Nalar - Ketersampaian pesan, disertai contoh ? Mengidentifikasi kalimat yang tidak komunikatif tetapi cermat

? Berbicara secara santun dengan menggunakan kalimat yang komunikatif dan cermat

4. Menulis

4.1. Memanfaatkan

kategori/kelas kata ? Kata atau bentuk kata yang sama dalam pemerincian digunakan dengan memper-hatikan keefektifan dan ke-efisienan rincian

? Teks yang mengandung rincian yang berupa kata, frasa, dan kalimat

? Sadar akan pentingnya kelas kata dalam peme-rincian

? Manfaat kesamaan kelas kata dalam rincian dan kiat memilih bentuk kata yang tepat

? Membuat rincian yang efektif dan efisien ber-dasarkan pemanfaatan kategori atau kelas kata

(5)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA RUANG LINGKUP

SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILA N

4.2. Memilih kata, bentuk kata, dan ungkapan yang tepat

? Kata, bentuk kata, dan ungkapan digunakan secara tepat, menarik, dan kreatif sesuai dengan tuntutan situasi komunikasi tanpa bantuan catatan; dengan bantuan catatan, kamus dan ensiklo-pedia

? Pemakaian kata yang ber-sinonim (dari segi nuansa makna) dimanfaatkan se-cara tepat dalam menulis kalimat ? Sinonim atau parafrasa

dimanfaatkan untuk meng-hindari pengulangan kata yang sama dalam satu kalimat/paragraf

? Kamus, ensiklopedia, catatan sendiri pada waktu membaca atau menyimak

? Sadar akan pilihan kata, bentuk kata, dan dampaknya terhadap keefektifan kalimat serta makna kata ? Cermat dan peka

terhadap kata-kata yang memiliki nuansa makna yang berbeda ? Sadar, peka, dan

cermat terhadap peng-ulangan mubazir dalam kalimat/paragraf

? Informasi tentang peran kata (bentuk dan makna) dalam konteks

? Macam makna kata yang bersinonim

? Teknik/cara menghindari pengulangan kata mubazir

? Menuliskan wacana yang efektif dengan meman-faatkan pilihan kata, kalimat, dan ungkapan yang tepat

? Menulis kalimat yang sama aritnya dengan menggunakan kata yang bersinonim secara tepat ? Menulis kalimat dan

paragraf yang efektif dengan memanfaatkan bentuk dan pilihan kata yang tepat dan meng-hindari pengulangan mubazir

4.3. Menggunakan kalimat tanya secara tertulis sesuai dengan situasi komunikasi

? Pertanyaan yang relevan dengan topik pembicaraan dituliskan untuk menggali informasi secara santun ? Pertanyaan yang memerlu kan

jawaban ya atau tidak (untuk memantapkan klarifikasi dan konfirmasi) dituliskan oleh peserta diklat

? Pertanyaan retorik (tidak me-merlukan jawaban) ditulis sesuai dengan tujuan dan situasinya

? Pertanyaan secara tersamar dengan kalimat tanya ditulis-kan untuk tujuan selain ber-tanya, seperti memohon, me-minta, menyuruh, mengajak, merayu, menyindir, meyakin-kan, menyetujui, atau me-nyanggah

? Berbagai formulir (riwayat hidup, SKKB, sensus penduduk dan sebagainya) ? Surat dinas, cerpen, naskah

drama, dan buku bacaan ? Teks drama, dialog dalam

sinetron, pidato d an lain- lain yang mengandung pertanya-an tersamar

? Cermat dalam menulis-kan kalimat pertanyaan, baik yang membutuh-kan jawaban maupun yang tidak

? Sadar dan yakin akan ketepatan pertanyaan retorik yang digunakan ? Kritis terhadap maksud

kalimat tanya

? Cara merumuskan perta-nyaan secara bijak sana, santun, dan efektif untuk berbagai tujuan komuni-kasi

? Informasi mengenai tuju-an dtuju-an situasi

penggunaan pertanyaan retorik

? Makna konstektual atau situasional suatu kalimat tanya

? Menuliskan pertanya-an yang efektif sesuai dengan tujuan komuni-kasi

? Menuliskan kalimat tanya retorik dalam konteks yang tepat

? Menuliskan kalimat tanya tetapi bukan bertanya

(6)

SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILA N

4.4. Membuat parafrasa ? Berdasarkan teks yang telah dibaca dan uraian lisan yang didengarkan diungkapkan kembali dengan kalimat sendiri secara tertulis

? Judul berita, iklan, tajuk rencana, berita majalah/ koran, sambutan, pidato, khotbah, dan tulisan yang bersifat naratif, deskriptif, dan ekspositoris

? Cermat dalam mem -baca dan menyimak serta kreatif dan efektif dalam menulis

? Teknik atau cara menemu-kan ide-ide pokok yang terdapat dalam wacana tulis dan lisan, menemu-kan alur pikiran yang ter-surat

? Menuliskan kembali inti pikiran orang lain, dengan kalimat pilihan sendiri

(7)

KOMPETENSI : Berkomunikasi dalam bahasa Indonesia setara dengan kualifikasi Madya (Skor UKBI 466 - 592)

KODE : B

DURASI PEMELAJARAN : 56 Jam @ 45 menit

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA RUANG LINGKUP

SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN

1. Menyimak 1.1. Menyimpulkan

informasi lisan yang tidak bersifat perintah

? Informasi lisan dialihkan ke dalam bentuk non-verbal (bagan/tabel/ diagram/grfaik/ denah/matriks) dengan meng-gunakan teknik menyimpulkan secara induktif dan deduktif serta unsur kebahasaan ? Simpulan informasi dalam

bentuk lisan ataupun tulis, termasuk memberikan pen -dapat/opini dibuat dengan menggunakan teknik peyam-paian simpulan dan pendapat yang akurat

? Simpulan dengan menggun a-kan bahasa Indonesia sesuai dengan kedudukan serta fungsi bahasa daerah, dan bahasa asing di Indonesia (untuk membangkitkan kesa-daran siswa berbahasa Indonesia) dibuat dengan memperhatikan kebijakan bahasa di Indonesia

? Informasi lisan dengan durasi yang berbeda-beda dan dalam berbagai bentuk, seperti dialog deskripsi, dan narasi.

? Informasi mengenai bahasa sebagai sarana berkomuni-kasi dan alat berpikir, bahasa sebagai unsur dan pengem-bang kebudayaan, serta informasi mengenai kedu-dukan dan fungsi bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing di Indonesia

? Menang dan tekun dalam mencari infor-masi pokok sebagai dasar untuk membuat simpulan dengan me-manfaatkan penanda kebahasaan ? Mantap dalam menen

-tukan bentuk nonverbal yang akan digunakan dalam memastikan ke-akuratan informasi yang dicatat

? Selalu siap menghubungkan dan memban -dingkan informasi yang didengar dengan masi lain, seperti infor-masi dari PPKn dan sejarah serta berusaha memantapkan kesadar-an berbahasa, khusus-nya sikap berbahasa yang positif

? Teknik menyimpulkan se-cara induktif dan deduktif serta unsur kebahasaan (kata/ kalimat) yang dapat dipakai sebagai pe-tunjuk bagian simpulan ? Teknik menyampaikan

simpulan dan pendapat ? Kebijakan bahasa di

Indonesia termasuk kesa-daran berbahasa/ sikap berbahasa yang positif, serta hubungan bahasa, logika, dan matematika dalam berkomunikasi

? Membuat catatan, baik verbal maupun non-verbal, sebagai dasar untuk membuat simpul-an (lissimpul-an dsimpul-an tulis) ysimpul-ang akurat

? Menyampaikan simpulan dan pendapat yang akurat dengan lugas ? Membuat simpulan (lisan

dan tulis) dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar termasuk menge-nai kesadaran ber-bahasa/sikap berbahasa yang positif

(8)

SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN

1.2. Memahami perintah lisan, baik yang di-ungkapkan maupun yang tidak

? Isi perintah dirumuskan kembali (secara lisan atau tulis) dengan menggunakan kiat mengenali perintah ? Isi perintah dituliskan kembali

dalam bentuk kerangka atau bagan

? Kegiatan yang akan dilakukan disebutkan (lisan/tulis) ber -dasarkan isi perintah ? Kegiatan yang akan dilakukan

dituliskan dalam bentuk kerangka atau bagan ? Kebenaran rencana kegiatan

yang akan dilakukan ditanya-kan kepada pemberi perintah

? Sejumlah perintah l isan dari yang sederhana sampai yang komplkes, dari yang terucap-kan sampai yang tersirat dan dari yang memerlukan respons segera (perbuatan atau jawaban) sampai yang memerlukan waktu untuk mencatat perintah atau mengkaji maksud perintah tersebut

? Keseriusan memperha-tikan/ mendengarkan perintah dan siap mengajukan pertanya-an bila ada ypertanya-ang kurang/tidak jelas serta membuat catatan bila diperlukan

? Kiat mengenali perintah lisan, seperti intonasi dan tekanan serta merumus-kan perintah atau rencana tindak lanjut dalam bentuk kerangka atau bagan, dan sebagainya

? Merumuskan kembali isi perintah secara rinci dalam bentuk yang tepat baik lisan maupun tulis (kerangka atau bagan) ? Berkonsultasi dengan

pemberi perintah mengenai keakuratan rencana tindak lanjut yang dibuat

2. Membaca

2.1. Memahami perintah

kerja tertulis ? Tindak lanjut direncanakan, berdasarkan catatan yang dibuat pada waktu membaca perintah kerja tertulis ? Bagan/prosedur kerja dibuat

berdasarkan perintah kerja tertulis

? Kebenaran rencana kegiatan yang akan dilakukan (secara lisan atau tulis) ditanyakan kepada pemberi perintah

? Perintah kerja tertulis, baik berupa surat, surat edaran, pengumuman, memo, dis-posisi maupun buku manual kerja

? Teliti, sungguh-sungguh, dan kritis dalam membaca perintah kerja

? Informasi mengenai ke-biasaan peraturan, atau budaya kerja yang ber-laku di tempat bekerja dan kiat untuk menyikapi perintah kerja yang maksudnya sama, tetapi dirumuskan dalam bentuk dan redaksi yang berbeda

? Membuat catatan yang diperlukan untuk kelan-caran kerja, termasuk perintah kerja yang kurang jelas

? Membuat rencana tindak lanjut berdasarkan catat-an

? Merancang bagan/ prosedur kerja yang diperlukan ? Meminta konfirmasi

kepada pemberi perintah akan ketepatan rencana kegiatan yang telah di-susun berdasarkan p e-mahaman yang mene-rima pesan

(9)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA RUANG LINGKUP

SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN

2.2. Memahami makna kata, bentuk kata, ungkapan, dan kalimat dalam teks

? Kata, bentuk kata, ungkapan, dan kalimat dikelompokkan berdasaran kelas kata dan makna kata (memanfaatkan kamus)

? Kata-kata yang berpotensi memiliki sinonim dan antonim dalam teks bacaan didaftar ? Padanan kata atau lawan kata

dari daftar sinonim dan antonim dituliskan ? Kata (termasuk bentuk kata

baru), frasa, kalimat yang dipersoalkan kebenaran/ ketepatannya (diterima atau ditolak), berdasarkan paradigma atau analogi diidentifi-kasi

? Kata, frasa, kalimat atau bentuk kata baru yang per lu dipersoalkan kebenaran/ ketepatannya (diterima atau ditolak), berdasarkan kaidah atau kelaziman diidentifikasi

? Berbagai teks bacaan dari bemacam-macam sumber (surat kabar, majalah, buku ajar, lirik lagu, karya sastra, dll.) dengan panjang yang bervariasi (100-500 kata), dalam bentuk yang beragam (narasi, deskripsi, persuasi, argumentasi, eksposisi), dalam bentuk kandungan fakta, opini, proses, dan hasil yang beragam pula

? Kritis terhadap bentuk dan makna kata, uangkapan serta kalimat

? Informasi mengenai hubungan antara makna kata, bentuk kata, dan pemakaian kata dalam konteks (disertai contoh) ? Peran dan manfaat kamus

dalam belajar (bahasa) dan dalam kehidupan berbangsa dan berneg ara ? *)Proses pembentukan

kata baru

? Memanfaatkan kamus dengan baik

? Memilah kata berdasar -kan kelas kata dan mengelompokkan ungkapan dan kalimat berdasarkan makna ? Mengumpulkan dari teks

bacaan kata yang diper -kirakan memiliki sinonim dan antonim

? Memberikan padanan atau lawan kata untuk sejumlah kata yang ter -kumpul dalam daftar ? Mendetek si kata, frasa

dan kalimat “yang ber-masalah” jika dikaji dari segi paradigma/analogi atau segi kaidah/ kelaziman

? Menafsirkan kata, bentuk kata, dan ungkapan idiomatik dengan tepat 3. Berbicara

3.1. Menggunakan kalimat ? Pertanyaan relevan dengan topik pembicaraan untuk menggali informasi secara santun dan pada saat yang tepat (jawaban ya atau tidak), diajukan dengan mengguna-kan teknik atau cara menggali informasi

? Berbagai contoh kalimat tanya dari sumber infor-masi berupa:

- Siaran atau rekaman

siaran dari radio/tv, cermah, pidato, khotbah, dll.

- Teks bahan ajar, artikel

dari surat kabar/majalah, dll.

? Santun dalam bertanya sesuai dengan situasi komunikasi

? Santun dan lugas dalam bertanya sesuai dengan siituasi komunikasi ? Menghargai jawaban

dan keterbatasan mitra bicara

? Teknik atau cara menggali informasi dengan meng-gunakan kalimat tanya ? Cara membuat

pertanya-an ypertanya-ang relevpertanya-an dengpertanya-an topik pembic araan ? Kiat membaca situasi

komunikasi

? Menggunakan kalimat tanya yang tepat se- suai dengan situasi komuniksi ? Menggunakan kalimat

tanya untuk menggali informasi

? Mengajukan dan peng-akhiri pertanyaan yang memerlukan jawaban ya tau tidak sesuai dengan situasi komunikasi

(10)

SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN

? Pertanyaan yang memerlu kan jawaban ya atau tidak misal-nya untuk memantapkan pemahaman (klarifikasi), me-minta kepastian (konfirmasi), diajukan dengan mengguna-kan teknik atau cara menggali informasi

? Pertanyaan retorik (tidak me-merlukan jawaban) digunakan dengan menerapkan konsep dan ciri kalimat retorik ? Pertanyaan secara tersamar

dengan kalimat tanya untuk tujuan selain bertanya, seperti mohon, meminta, me-nyuruh, mengajak, merayu, menyindir, meyakin kan, menyetujui, atau menyanggah diajukan dengan menerapkan model kalimat tanya tersamar

? Sadar dan peka akan kemungkinan dampak yang timbul sebagai akibat pemakaian tanya retorik

? Sadar akan keampuan kalimat tanya tersamar

? Konsep dan ciri kalimat retorik

? Dampak penggunaan kalimat retorik kepada mitra kerja

? Konsep dan model kalimat tersamar

? Kalimat tanya tersamar dalam kehidupan sehari-hari

? Menggunakan kalimat tanya rorik secara tepat ? Menggunakan kalimat

tanya dengan tujuan pertanyaan memohon, meminta, menyuruh, mengajak, menyindir, merayu, meyakinkan, menyetujui, atau me-nyanggah

? Menggunakan kalimat pertanyaan dengan tujuan yang tersirat

3.2. Membuat parafrasa

lisan ? Uraian tertulis yang telah di-baca atau yang telah di-dengar, diungkapkan kembali secara lisan dengan kalimat sendiri dengan menerapkan teknik membuat parafrasa, kata, atau ungkapan yang bersinonim

? Rekaman berita, artikel pendek, berita yang di-bacakan dengan gaya penyajian yang bervariasi (urutan/pola kronologis, sebab akibat, dan lain-lain)

? Cermat dalam meng-olah informasi, santun dalam menyajikannya

? Teknik kalimat parafrasa, kata, atau ungkapan yang ber-sinonim

? Menyampaikan informasi yang sama dengan kata atau kalimat sendiri

3.3. Menerapkan pola gilir

dalam berkomunikasi ? Kata, bentuk kata, dan ungkapan yang santun, sesuai dengan situasi komunikasi, demi kelangsungan kenyamanan komunikasi, digunakan dengan menerapkan pola gilir

? Film/sinetron

? Naskah drama/sinetron/ film ? Suasana kehidupan

sehari-hari (rumah tangga, arisan, sanggar dll.) diskusi kelompok (di sekolah, pramuka, dunia kerja, dan lain- lain)

? Menghargai mitra bicara

? Peka terhadap kesem-patan

? Sadar akan relevansi pembicaraan

? Pemahaman konsep pola gilir (termasuk pengertian sikap yang harus dimiliki)

? Menerapkan pola gilir dalam berkomunikasi dengan memanfaatkan kata, bentuk kata dan ungkapan yang tepat demi kelangsungan dan kenyamanan komunikasi

(11)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA RUANG LINGKUP

SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN

3.4. Bercakap-cakap

(konversasi) ? Kata atau ungkapan yang tepat, untuk memulai atau mengakhiri suatu percakapan yang sedang berlan gsung (formal atau tidak formal, tatap muk a melalui saluran telekomu-nikasi) digunakan dengan menerapkan etika dan norma, serta model ungkapan yang efektif

? Keberlangsungan percakapan dengan pola gilir secara aktif (misalnya mengajukan per -tanyaan, tanggapan, pen-dapat, atau menyatakan penghargaan) dipertahankan dalam berkomunikasi dengan menerapkan etika dan norma berkomunikasi

? Topik pembicaraan (topic

switching) secara halus

di-alihkan dengan menggunakan ungkapan yang tepat ? Pendapat yang berbeda

se-cara halus tanpa menimbul-kan konflik dinyatamenimbul-kan dengan tetap menjaga keberlang-sungan berkomunikasi

? Sumber informasi berupa: ? Siaran atau rekaman siaran

dari radio/tv, ceramah, pidato, khotbah, dll. ? Teks bahan ajar, artikel dari

surat kabar/majalah, dan lain- lain yang memuat infor-masi tentang etika, norma, dan model ungkapan yang efektif, yang memuat masalah yang perlu di-pahami dan/atau dicarikan solusi-nya

? Menghargai mitra bicara

? Peka terhadap kesem-patan

? Sadar akan relenasi pembicaraan

? Etika dan orma konversasi ? Model ungkapan yang

efektif

? Kata/ungkapan yang ber-nuansa konflik

? Menerapkan pola gilir dalam berkomunikasi dengan memanfaatkan kata, bentuk kata, dan ungkapan yan tepat demi kelangsungan dan kenyamanan komunikasi ? Mengungkapkan

gagas-an, tanggapgagas-an, penda-patan, dan penghargaan ? Mengalihkan topik

pem-bicaraan secara halus dengan menggunakan ungkapan yang tepat ? Mengungkapkan

gagas-an, pendapat dan pandangan yang ber-beda dengan tetap men-jaga keberlangsungan dan kenyamanan ber-komunikasi

(12)

SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN

3.5. Berdiskusi ? Gagasan yang relevan dengan topik diskusi, menggunakan kalimat yang baik, dan yang sesuai dengan sifat gagasan disampaikan dengan menggu-nakan teknik atau cara yang tepat

? Pendapat yang berbeda (menyanggah) secara halus tanpa menimbulkan konflik dikemukakan dengan santun dan ekspresif

? Dalam beragumentasi secara santun dan relevan dengan topik diskusi, kalimat yang baik digunakan dan pendapat mitra bicara dihargai ? Simpulan berdasarkan fakta,

data, dan opini dibuat dengan menerapkan konsep dan teknik

? Sumber informasi berupa: ? Siaran atau rekaman siaran

dari radio/tv, ceramah, pidato, khotbah, d an lain-lain .

? Teks bahan ajar, artikel dari surat kabar/majalah, dan lain- lain, yang memuat masalah yang perlu di-pahami dan/atau dicarikan solusinya

? Santun dalam berbicara dan menyampaikan gagasan

? Santun dalam berbicara dan menyampaikan pendapat yang berbeda ? Simpatik dan persuasif

dalam menyampaikan argumentasi dan me-nyampaikan pengharga-an

? Tegas dan meyakinkan dalam berekspresi

? Teknik atau cara me-nyampaikan gagasan yang relevan ? Ungkapan yang

men-dukung gag asan ? Teknik atau cara

me-nyampaikan gagasan yang berbeda atau menyanggah pendapat orang lain

? Konsep dan teknik ber-agumentasi

? Konsep dan teknik me-nyampaikan simpulan

? Menyampaikan gagas-an yang relevan dengan menggunakan ungkapan yang tepat

? Menyampaikan alasan, bukti yang bertentangan dengan pendapat orang lain dengan santun dan ekspresif

? Mengkomunikasikan argumentasi dan pernya-taan penghargaan secara menyakinkan dan simpatik

? Menyampaikan simpulan dengan tepat atas dasar fakta dan opini

3.6. Bernegosiasi ? Gagasan, pendapat atau komentar dalam kalimat yang menarik dan santun dikemu-kakan dengan memperhatikan butir-butir yang akan dibahas ? Pendapat disanggah dengan

bahasa santun, dengan tetap menghargai pendapat mitra bicara

? Mitra bicara diyakinkan untuk menyetujui pendapat pem-bicara, dengan sikap dan kalimat yang benar dan argumentasi yang bernalar, diyakinkan

? Sumber informasi berupa program kegiatan perse-orangan kelompok, organi-sasi siswa atau sekolah untuk dinegosiasikan

? Rasional dan kritis ? Santun, rasional, dan

mantap dalam me-nyanggah pendapat

? Butir-butir yang harus diperhatikan dalam mem-bahas suatu program kegiatan

? Kiat yang efektif untuk menyanggah suatu program kegiatan

? Menyampaikan gagasan atau pendapat dalam kalimat yang santun pada saat membahas program kegiatan ? Menyanggah gagasan

atau pendapat dalam kalimat yang santun pada saat membahas program kegiatan ? Mengemukakan pen

-dapat dengan kalimat yang baik dan berargumentasi dengan ber -nalar untuk meyakinkan mitra bicara

(13)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA RUANG LINGKUP

SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN

3.7. Menyampaikan

laporan ? Fakta (dalam tuturan deskriptif, ratatif, ekspositoris) yang berkenan dengan ke-adaan atau peristiwa dilapor-kan dalam bentuk tuturan deskriptif, naratif, dan ekspo-sitoris

? Keadaan atau peristiwa secara kronologis (dalam tuturan deskriptif, naratif, eksposito-ris) sesuai dengan tuntutan keadaan atau peristiwa dila-porkan secara lisan ? Rangkuman (kategorisasi)

atau simpulan (analisis/ sintesis) disampaikan dengan menerapkan teknik membuat rangkuman dan simpulan

? Sumber informasi berupa:

- Siaran atau rekaman

siaran dari radio/tv, ceramah, pidato, khotbah, dan lain-lain.

- Teks bahan ajar, artikel

dari surat kabar/majalah, dan lain-lain, yang me-muat laporan tetntang sesuatu peristiwa atau keadaan

? Kritis terhadap kebenar-an fakta/data/informasi yang dilaporkan ? Sadar akan pentingnya

faktor waktu dalam pe-laporan peristiwa/ ke-adaan

? Cermat dalam membuat rangkuman dan simpul-an

? Hal-hal yang perlu diper-hatikan dalam laporan lisan

? Penanda urutan waktu ke-jadian

? Teknik membuat rang-kuman dan simpulan

? Menyajikan laporan lisan secara santun dan jelas dalam bentuk tuturan deskriptif, naratif, dan ekspositoris

? Menyajikan laporan lisan secara kronologis ? Menyampaikan

rang-kuman atau simpulan yang akurat berdasarkan analisis/ sistesis atau kategorisasi

4. Menulis

4.1. Membuat karangan ? Kerangka karangan dibuat berdasarkan topik-topik tertentu

? Kerangka ditu lis (sederhana atau kompleks) dengan bahasa yang baik, bernalar, menarik, sesuai dengan sifat dan jenis tulisan (narasi, deskripsi, argumentasi, eksposisi)

? Bahan ajar, artikel surat

kabar/majalah ? Tekun berusaha me-mahami butir-butir inti dari artikel/tulisan yang akan di- susun menjadi kerangka karangan ? Cermat memilih

penga-laman, data dan hasil pengamatan yang disusun menjadi karangan

? Ciri-ciri jenis karangan seperti deskripsi, narasi, eksposisi dan argumentasi ? Teknik dan cara

menyu-sun kerangka karangan dan cara mengemb ang-kannya menjadi karangan

? Membuat kerangka karangan ? Mengembangkan

paragraf yang utuh dan padu

? Mengembangkan kerangka karangan men-jadi karangan

4.2. Membuat deskripsi ? Gambar, bagan, label, grafik, diagram, matriks, suatu peristiwa yang dilihat atau informasi yang didengar (150-200 kata dalam 30 menit), dituliskan secara deskriptif

? Karikatur (misal:sepakbola ria), diagram, matriks, dan grafik, dengan teks yang tidak lengkap/salah (misal: grafik pengunjung perpustakaan)

? Imajinatif, cermat, dan

sistematis ? Ciri-ciri wacana deskripsi dan cara-cara membaha-sakan data yang berupa gambar

? Menulis bermacam teks, gambar atau peristiwa dengan wacana deskripsi secara benar

(14)

SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN

4.3. Membuat eksposisi ? Sejumlah peristiwa secara kronologis (150- 200 kata dalam 30 menit), termasuk gambar, bagan, grafik, diagram, dan matriks di-tuliskan secara ekspositoris

? Peristiwa lokal, regional, nasional dan internasional yang terdapat dalam buku ajar, koran, dan majalah

? Penuh perhatian, tarik, dan senang ter-hadap setiap pengalam-an, baik pribadi mau-pun pengalaman yang lain

? Rambu-rambu penulisan

wacana eksposisi ? Menuliskan peristiwa dengan menggunakan bentuk ekspositoris urutan waktu, termasuk pemaparan tabel, grafik, dan sebagainya 4.4. Membuat ringkasan/

rangkuman

? Catatan dalam bentuk skema atau bagan yang berisi butir-butir informasi yang akan diringkas atau dirangkum, dibuat dalam bahasa yang lugas dan jelas

? Ringkasan secara jelas dalam bahasa yang baik dan ditulis ? Rangkuman secara singkat,

padat, dan jelas ditulis dalam bahasa yang baik

? Buku ajar, artikel, tajuk rencana, dan sebagainya

? Cermat dan kritis dalam menentukan intisari yang dibaca

? Ringkasan yang berupa bagan (butir-butir saja) dan berupa teks ? Teknik membuat bagan

dan rangkuman ? Bentuk bagan yang

digu-nakan untuk ringkasan ? Panduan/proses membuat

ringkasan dari catatan butir -butir ke dalam bagan atau skema sampai kepada pengembangan ringkasan yang utuh

? Membuat ringkasan yang singkat dan padat dalam bahasa yang lugas dan jelas berdasarkan bagan yang dibuat

4.5. Membuat simpulan ? Simpulan dengan kalimat yang tidak taksa makna (ambigu) dirumuskan dengan jelas, lugas, dan bernalar, berdasarkan informasi yang diperoleh atau berdasarkan opini perumus

? Sejumlah data yang tersaji, misal: data nilai pelajaran bahasa Indonesia satu kelas dan nilai setiap siswa

? Cermat mengolah data dalam menyusun simpulan

? Jenis-jenis simpulan:

deduksi dan indusksi ? Merumuskan secara tertulis simpulan ter -hadap data yang diolah (tidak merumuskan pendapat pribadi)

(15)

KOMPETENSI : Berkomunikasi dalam bahasa Indonesia setara dengan kualifikasi Unggul (Skor UKBI 593 - 716)

KODE : C

DURASI PEMELAJARAN : 50 Jam @ 45 menit

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA RUANG LINGKUP

SIKAP PENG ETAHUAN KETERAMPILAN

1. Menyimak

1.1. Mengapresiasi seni

berbahasa ? Reaksi kinetik (menunjukkan sikap memperhatikan, men -catat) dan reaksi verbal (ber-tanya, berkomentar terhadap apa yang didengar, diberikan, diajarkan untuk meningkatkan apresiasi terhadap seni ber-bahasa

? Makna atau pesan yang ter-kandung dalam ungkapan idiomatik termasuk pepatah, peribahasa, bidal dalam cerpen, novel, puisi, dan iklan dijelaskan untuk meningkat-kan apresiasi terhadap seni berbahasa

? Nama penulis/pengarang, tokoh-tokoh, tempat, dan waktu cerita diungkapkan secara lisan atau tulis

? Iklan dan teks sastra sederhana (prosa, puisi, pidato, khotbah, d an sebagainya) yang menarik dan diperkirakan me-rangsang pertumbuhan apresiasi seni berbahasa

? Tertarik, tergerak, ter-dorong untuk menge-tahui lebih jauh atau lebih banyak mengenai seni berbahasa (prosa, puisi, iklan, pidato, khotbah, dsb.)

? Konsep/makna apresiasi seni berbahasa dan kiat untuk meningkatkan apresiasi terhadap seni berbahasa (prosa, puisi, iklan, pidato, khotbah, dan sebagainya)

? Menghargai karya sastra yang baik yang baik dan cepat memberikan reaksi baik secara kinetik mau -pun verbal

? Mengasosiasikan karya sastra dengan dengan penulis/ pengarangnya, mampu mencatat atau menyebutkan nama tokoh, tempat, dan waktu dari sutau cerita yang didengar ? Memahami makna kata

atau ungkapan dalam karya yang didengar

(16)

SIKAP PENG ETAHUAN KETERAMPILAN

2. Membaca

2.1. Mengapresiasi teks seni berbahasa (tugas baca di luar kelas)

? Reaksi verbal (bertanya, ber-komentar) diberikan terhadap apa yang dibaca

? Makna atau pesan yang ter-kandung dalam teks sastra dijelaskan termasuk makna ungkapan idiomatik (seperti pepatah, peribahasa, dan bidal), serta cerpen, novel dan puisi, dijelaskan ? Secara lisan atau tertulis,

nama penulis/pengarang, tokoh-tokoh, tempat dan waktu yang terdapat dalam teks diungkapkan secara lisan dan tulis

? Peristiwa sebuah cerita secara runtut, termasuk kemungkin-an lkemungkin-anjutkemungkin-an cerita diungkap-kan dan diceritadiungkap-kan kembali baik secara lisan maupun tulis ? Bahasa indah dalam bentuk

pilihan kata, ungkapan atau struktur kalimat diidentifikasi untuk memahami makna dan pesan tersirat

? Makna dan pesan yang ter-sirat dari bahasa indah di-pahami untuk meningkatkan apresiasi terhadap seni ber-bahasa

? Istilah teks sastra dikaitkan dengan kehidupan keseharian ? Pendapat/tanggapan

ter-hadap isi dan cara penyajian karya yang dibaca, dinyata-kan untuk meningkatdinyata-kan apresiasi terhadap seni ber-bahasa

? Berbagai teks iklan dan sastra dari bermacam-macam sumber (surat kabar, majalah, buku ajar, lirik lagu, karya sastra, dll.) bervariasi (100-1000 halaman)

? Kegemaran kebiasaan, dan kesenangan/ kenik-matan membaca ? Menghargai bahasa

indah, pendapat orang lain yang berbeda ? Kritis terhadap apa

yang dibaca

? Peka terhadap masalah sosial budaya yang di-hadapi masyarakat ? Kebiasaan membaca

sebagai kebutuhan hidup

? Cara/teknik membaca cepat untuk pemahaman atau kesenangan ? Informasi dan contoh

tentang bahasa indah, teks sastra, karya sastra, imaji, apresiasi, dan kreativitas

? Membaca teks dengan kecepatan kurang lebih 250 kata per menit. Berkomentar atau ber-tanya tentang teks yang dibaca

? Menjelaskan dengan tepat makna atau pesan yang terkandung dalam suatu teks sastra yang di-baca, termasuk tafsir-an kata, bentuk kata, dan ungkapan idiomatik ? Mengenali nama penulis/

pengarang teks sastra yang dibaca dan dapat menyampaikan nama tokoh dan tempat yang terdapat dalam teks ? Menceritakan kembali

secara runtut peristiwa yang di-tuturkan dalam teks, dengan atau tanpa opini pembaca teks mengenai kemungkinan lanjutan atau akhir cerita ? Memahami makna dan

pesan yang tersirat dari bahasa indah yang di-baca

? Menghubungkan teks dengan keadaan dalam kehidupan nyata

(17)

MATERI POKOK PEMELAJARAN

SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA RUANG LINGKUP

SIKAP PENG ETAHUAN KETERAMPILAN

3. Berbicara

3.1. Mengapresiasi seni

berbahasa ? Teks sastra (prosa, puisi) dengan menggunakan tekan-an, irama dan intonasi yang tepat dibaca nyaring oleh peserta diklat

? Makna atau pesan yang ter-kandung di dalam ungkapan idiomatik (seperti pepatah, peri-bahasa, bidal), cerpen, novel, dan puisi dijelaskan oleh peserta diklat secara lisan dengan mengkaitkannya pada kehidupan keseharian ? Isi sebuah teks sastra

diung-kapkan dan diceritakan kembali dengan runtut oleh peserta diklat

? Lirik lagu, teks iklan, prosa, puisi

? Teks sastra lirik lagu dan teks iklan yang mengandung ungkapan idiomatik yang dapat dikaitkan dengan kehidupan keseharian

? Senang, tertar ik dan gemar membaca nyaring teks yang mempunyai nilai ke-indahan

? Tertarik pada teks yang mempunyai nilai ke-indahan dan tergugah untuk menekuninya lebih lanjut ? Tertarik pada karya

sastra dan sungguh-sungguh berusaha me-mahaminya

? Sadar, peka dan cermat terhadap pengulangan mubazir dalam kalimat/ paragraf

? Hakikat apresiasi ? Langkah -langkah

meningkatkan apresiasi seni ber -bahasa mulai dari yang akrab dengan lingkungan siswa sampai dengan apresiasi karya sastra ? Contoh ungkapan idio

-matik yang terdapat dalam seni berbahasa ? Teknik memahami dan

mengungkapkan kembali isi teks sastra

? Membaca nyaring teks yang mempunyai nilai keindahan dengan memperhatikan tekanan, irama, dan intonasi yang tepat

? Menjelaskan makna atau pesan yang terdapat dalam ungkapan idio-matik berdasarkan pe-mahaman yang mantap ? Mengungkapkan kembali

isi teks sastra dengan runtut

4. Menulis

4.1. Menulis surat ? Surat pemberitahuan/ edaran, ditulis oleh peserta diklat sesuai dengan aturan dan tujuan komunikasi

? Surat undangan, ditulis oleh peserta diklat sesuai dengan aturan dan tujuan komunikasi ? Surat penawaran dan pesanan

ditulis oleh peserta diklat sesuai dengan aturan dan tujuan komunikasi ? Pesan ditulis oleh peserta

diklat

? Perjanjinan sederhana ditulis oleh peserta diklat sesuai dengan aturan dan tujuan komunikasi

? Contoh dari berbagai surat yang lazim digunakan dalam masyarakat (pemberita-huan/edaran, undangan, penawaran, pesanan, perjanjian, lamaran ? Struktur format, dan bahasa

surat

? Sadar atas perbeda-an atas jenis surat ? Taat terhadap konven si

format yang berlaku ? Cermat dalam me-milih

ragam bahasa, sesuai dengan jenis surat

? Informasi tentang bahasa dan format surat pada umumnya (singkat, padat, lugas) dan ciri-ciri setiap jenis surat pada khususnya

? Cermat dan teliti dalam menulis ber-bagai jenis surat sesuai dengan tujuan komunikasi

(18)

SIKAP PENG ETAHUAN KETERAMPILAN

? Surat lamaran kerja ditulis oleh peserta diklat sesuai dengan aturan dan tujuan komunikasi

4.2. Menulis laporan ? Laporan sederhana ditulis dalam format yang lazim dengan bahasa yang baik ? Kebenaran rencana atau

pelaksanaan kegiatan dinyatakan secara tertulis kepada pemberi perintah ? Kebenaran laporan

dikonfir-masikan kepada pimpinan langsung secara tertulis

? Data/informasi pokok mengenai kegiatan/hal yang akan dilaporkan

? Data/informasi tambahan sebagai kelengkapan laporan

? Sadar akan waktu dan tanggungjawab serta cermat dalam menyu-sun laporan

? Informasi mengenai format laporan sederhana ? Ciri bahasa laporan

? Menyusun laporan ter-tulis sederhana dalam format yang lazim dengan bahasa yang baik, untuk mendapat-kan konfirmasi dari pimpinan langsung

Gambar

grafik pengunjung  perpustakaan)

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persamaan bentuk idiomatik dan ungkapan beserta arti makna idiomatik yang terdapat dalam artikel berita Radar Solo Harian Jawa

Kata-kata yang terdapat dalam teks di atas merupakan Salience ataupun sebagai pesan utama yang ingin disampaikan kepada khalayak, adapun pesan yang terkandung tidak hanya

12) tidak menyatakan suatu makna tertentu selain berfungsi membentuk kata baru dengan makna tertentu atau makna lain daripada makna yang terkandung dalam morfem atau

- mengidentifikasi kata yang bermakna simbolik/majas/kias dalam karya sastra - mengidentifikasi unsur teks sastra - memaknai isi tersurat dalam

• Teknik menyusun parafrasa: menentukan kata kunci; menemukan ide pokok; menjelaskan sinonim kata kunci; menjelaskan makna kata metaforis/ungkapan lain dengan kata lain yang

Frasa idiomatik atau ungkapan adalah gabungan dua kata atau lebih membentuk satu kesatuan dengan suatu makna yang baru, dan makna barunya itu tidak dapat

 Drill pelafalan kosakata baru, kosakata bantu dan ungkapan  Membuka kamus, menerjemahkan teks bacaan dalam Bahasa Indonesia  Mengucapkan kata, kalimat sesuai tanda

Perbaikan kata bercetak tebal yang tepat pada teks paragraf tersebut adalah ..... Cermati teks