DAFTAR ISI
1.5.Metode Perolehan dan Pengolahan Data...3
BAB II PROFIL PERUSAHAAN
BAB III PEKERJAAN DAN DESAIN YANG DILAKUKAN 3.1. Media-Media yang Dikerjakan...9
3.2. Hasil Desain dan Konsep...10
3.2.1. Zaigen’s Wedding Exhibition Promotion...10
3.2.2. Zaigen’s Move Out Promotion...12
3.2.3. Beverly Hills’ Cocktail Party Promotion...14
3.2.4. Website TutorNow...16
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan teks atau gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan. Seni desain grafis mencakup kemampuan dan keterampilan termasuk tipografi, pengolahan gambar, dan layout. Desainer grafis menata tampilan huruf dan ruang komposisi untuk menciptakan sebuah rancangan yang efektif dan komunikatif. Desain grafis melingkupi segala bidang yang membutuhkan penerjemahan bahasa verbal menjadi perancangan secara visual terhadap teks dan gambar pada berbagai media publikasi guna menyampaikan pesan-pesan kepada komunikan seefektif mungkin.
Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis komunikasi lainnya, desain grafis dapat merujuk pada proses pembuatan (mendesain) atau pun produk yang dihasilkan (desain/rancangan). Pada awalnya desain grafis diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang seringkali disebut sebagai "desain interaktif" (interactive design), atau "desain multimedia" (multimedia design).
Desainer grafis bertugas untuk menyampaikan sebuah informasi yang diinginkan oleh produk/ klien dalam bentuk desain yang menarik. Biasa profesi ini bertanggung jawab dalam hal menciptakan sebuah tampilan agar tampak menarik, yang bisa diaplikasikan dalam berbagai bentuk materi promosi yang berkaitan dengan produk dan publik.
Saat ini, banyak desainer grafis yang bekerja dalam dunia periklanan. Mulai dari digital printing, percetakan, studio desain, graphic house, hingga
berbagai macam desain seperti printing design hingga outdoor design, tergantung studio desainnya sendiri. Biasanya outdoor design sampai sebatas spanduk atau baligo. Sedangkan billboard atau papan reklame dikerjakan oleh
advertising agency. Desainnya lebih mempromosikan sesuatu dan komunikatif.
Beda dengan studio desain, desain yang dicapai lebih maksimal dan estetis. Selain itu studio desain memiliki berbagai macam kategori dan area kerja desain.
1.2. Lingkup Pekerjaan
Studio desain adalah sebuah perusahaan yang menggunakan desain sebagai media untuk memberikan identitas yang menjadi keinginan dari klien atau konsumen yang diwujudkan ke dalam sebuah media lain yang lebih kongkrit. Menariknya, sebuah studio desain dapat menjual berbagai macam desain, mulai dari grafis, interior, dekorasi, fashion, dan lain-lain sehingga sebuah studio desain mungkin saja memiliki penawaran berbagai jenis desain.
1.3. Batasan Masalah
Adapun batasan-batasan masalah pada laporan ini adalah sebagai berikut : • Kerja praktek ini dilakukan pada perusahaan yang bergerak di bidang
desain grafis, interior, dan dekorasi yang bernama Zaigen Design Studio di Jalan Sangkuriang 15, Bandung.
• Saya melakukan kerja praktek di bidang desain grafis seperti desain promosi, desain website, dan berbagai printing design lainnya
1.4. Tujuan Pelaksanaan Kerja Praktek
Adapun tujuan yang ingin dicapai dengan dilaksanakannya kerja praktek ini adalah sebagai berikut :
• Menambah wawasan serta pengetahuan dalam dunia kerja di bagian desain grafis serta proses desainnya.
apa saja yang telah dicapai dan melihat bagaimana cara kerja secara profesional serta mengetahui kebutuhan masyarakat secara luas dan mengenali berbagai macam klien yang akan dihadapi suatu saat nanti. • Sebagai persyaratan mata kuliah Kerja Praktek jurusan DKV semester VI. • Belajar untuk beradaptasi dengan lingkungan dan aktivitas kerja nyata
yang berhubungan dengan profesi yang dipelajari saat ini.
• Sebagai bahan pertimbangan antara hasil kerja dengan tugas-tugas selama proses akademik berlangsung dalam menghadapi proses desain sampai tercipta suatu kesepakatan dengan konsumen.
1.5. Metode Perolehan dan Pengolahan Data
Dalam penyusunan laporan ini metode perolehan dan penyampaian data dilakukan secara :
• Metode langsung, di mana pihak perusahaan dan pembimbing memberikan kritik dan saran kepada penulis dengan pertemuan-pertemuan yang membahas isi dan membantu menyelesaikan masalah yang ditemui dalam pembuatan laporan ini.
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
4.1. Kesimpulan
Studio desain yang dipilih sebagai tempat kerja praktek ini memberikan banyak pengetahuan mulai dari menghadapi klien yang tidak memiliki pengetahuan tentang desain hingga proses finishing suatu desain. Ketika pembuatan desain, diberikan pengarahan bagaimana memahami keinginan klien dan mengadaptasikan desain yang diciptakan dengan keinginannya sehingga tercipta sebuah desain yang berkonsep, estetis, dan menjual.
Dalam menghadapi dunia bisnis, desain yang baik ialah sebagian kecil ialah konsep, estetika, daya cipta; sedangkan sebagian besar ialah perjuangan kita dan kesabaran. Kenyataannya, kita harus menjadi seorang tukang sulap, di mana desain kita sesuai dengan keinginan klien (yang terkadang tidak masuk akal atau tidak estetis) , konsep yang matang (semua dipertanyakan) , material
finishing yang murah tetapi bagus dan tahan lama, bahkan harga desainnya
sendiri harus murah (kebanyakan klien tidak mengerti mengapa hasil desain grafis mahal). Pada awal proses pembuatan suatu desain, desainer memiliki daya imajinasi yang kreatif dan luar biasa, tetapi imajinasi itu lenyap seketika ketika klien tidak menyukainya walaupun desainer menjelaskan desain tersebut dengan konsep yang mengarah pada keinginan klien. Kemung-kinannya hanya dua, revisi dari desain awal atau desain diubah total. Selanjutnya, desainer harus bersabar menghadapi berbagai macam kritik dan penjelasan klien yang seperti ahli di bidang desain tetapi tidak. Terakhir, desain selesai dibuat dengan penuh perjuangan dan kesabaran. Itulah desain terbaik yang diinginkan klien.
hasil desain yang dicapai. Bisa dikatakan desainer dapat memilih untuk memakai software-software desain yang umum digunakan ataupun tidak karena perusahaan lebih mengutamakan bisnis yang baik.
Ketika pameran Bridal World, penulis belajar untuk menjadi penanggung jawab stand Zaigen. Banyak yang dipelajari, mulai dari penyediaan perlengkapan kebutuhan pameran hingga dekorasi stand. Zaigen memiliki
workshop interior yang bernama Jasa Interior Desain. Penulis mendapat
kesempatan untuk melihat workshop tersebut dan mengenal proses serta bahan-bahan dekorasi dan furniture. Pada event ini, penulis bekerja sama dengan desainer interior dan arsitek. Selain itu, ketika pameran berlangsung, penulis mencoba menjadi public relation bagi pengunjung-pengunjung stand.
Selain desain grafis, pengetahuan lain yang didapat ialah ketika bekerja sama dengan desainer interior. Beberapa interior membutuhkan grafis untuk memperindah interiornya. Hal ini memotivasi penulis untuk lebih kreatif, disiplin, dan bekerja sama dalam segala hal; baik dengan sesama desainer, arsitek, director, dan karyawan-karyawan lainnya agar tercipta hasil yang lebih baik.
4.2. Saran Kepada Pihak Perusahaan
Zaigen Design Studio merupakan perusahaan yang baru berdiri, tetapi potensi yang digali sudah cukup besar. Untuk menjaga kepercayaan terhadap klien-klien tetap, maka Zaigen harus menjaga kualitas dan pelayanan yang baik. Diperlukan juga kerjasama yang baik antar sesama desainer, karyawan, dan atasan baik dalam hal komunikasi, serta manajemen terhadap proyek-proyek sehingga tercipta keteraturan dan kedisiplinan. Fasilitas juga perlu didukung agar proses berjalan dengan baik dan cepat.
4.3. Saran Kepada Pihak FSRD UK Maranatha