Dinas Perdagangan Kabupaten Bone Jln. Laks. Yos Sudarso No. 29 Watampone Tlp. (0481)21028
RENCANA KERJA
( RENJA ) PERUBAHAN
TAHUN 2021
DI D IN NA AS S P PE ER RD DA AG GA AN NG GA AN N K K A A B B U U P P A A T T E E N N B B O O N N E E
JJllnn..LLaakkss..YYooss..SSuuddaarrssooNNoo..2299 TTllpp/F/Faxax.. ((00448811))2211002288
KATA PENGANTAR
Rencana Kerja (Renja) Perubahan Dinas Perdagangan Kabupaten Bone Tahun 2021 merupakan penjabaran dari Rencana Strategis Dinas Perdagangan Kabupaten Bone 2018-2023 yang disusun sebagai dasar implementasi kebijakan dan program bagi pembangunan perdagangan selama periode 2018-2023 yang menjadi tugas pokok dan fungsi Dinas Perdagangan Kabupaten Bone.
Rencana Kerja (Renja) Perubahan ini disusun dengan mempertimbangkan perkembangan lingkungan strategis, baik di lingkungan internal maupun lingkungan eksternal yang saling berpengaruh dalam penyelenggaraan pembangunan perdagangan. Rencana Strategis ini memuat visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, dan program yang akan dilaksanakan selama kurun waktu satu tahun (tahun 2021). Demikian pula indikator pencapaian kinerja dan sasaran yang telah ditetapkan menjadi dasar bagi penilaian akuntabilitas kinerja Dinas Perdagangan pada akhir tahun anggaran 2021.
Demikian Rencana Kerja (Renja) Perubahan ini disusun, diharapkan bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan dalam mengembangkan sektor perdagangan Kabupaten Bone
Watampone, 04 Oktober 2021 Plt. Kepala Dinas Perdagangan
Kabupaten Bone,
ANDI IKHWAN BURHANUDDIN,S H,M.Si Pangkat : Pembina Utama Muda, IV/c
NIP. 19640324 199210 1 002
DAFTAR ISI
Halaman KATA PENGANTAR
BAB I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang……… 4
1.2. Landasan Hukum ………... 9
1.3. Maksud dan Tujuan ………... 12
1.4. Sistematika Penulisan ……… 12
BAB II. HASIL EVALUASI PN RENCANA KERJA PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU 2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun Lalu dan Capaian Renstra Perangkat Daerah ………. 14
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah……….. 27
2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah 30
2.4 Review terhadap Rancangan Awal RKPD ……… 33
2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat……… 38
BAB III. TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH 3.1 Telaahan terhadap Kebijakan Nasional ………. 43
3.2 Tujuan dan sasaran Rencana Kerja Perangkat Daerah ……….. 43
3.3 Program dan Kegiatan ………... 45
BAB IV. RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH 49
BAB V. PENUTUP ………... 57
BAB I.
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Mendukung terwujudnya good governance, dalam hal ini pertanggungjawaban pemerintah dalam mewujudkan tata pengelolaan pemerintahan yang baik salah satunya adalah mewujudkan pemerintahan yang berorientasi pada hasil (result oriented government). Dengan kata lain pemerintah lebih berfokus pada pada pencapaian kinerja yang lebih baik. Oleh karena itu Pemerintah Daerah Kabupaten Bone dalam menjamin penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah dalam periode satu tahun berjalan dengan efektif, efisien, dan tepat sasaran maka seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dituntut guna ikut berperan sesuai dengan tugas, pokok dan fungsi.
`Sehubungan dengan hal tersebut, berdasarkan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tatacara Perencanaan, Pengendalian, dan Evalusi Pembangunan Daerah, Dinas Perdagangan Kabupaten Bone menyusun Dokumen Renja 2021 yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Bupati Bone.
Berangkat dari latar belakang tersebut maka untuk setiap tahun Dinas Perdagangan Kabupaten Bone membuat Renja yang merupakan rencana kegiatan tahunan yang digunakan sebagai pedoman dalam kegiatan tahun tersebut. Dengan adanya RENJA PERUBAHAN ini, diharapkan sektor perdagangan di Kabupaten Bone dapat berperan secara optimal sebagai fasilitator, dan katalisator dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Bone.
1.1.1.Pengertian Renja
Renja OPD merupakan dokumen perencanaan OPD untuk periode satu tahun. Undang-undang No 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah telah mewajibkan setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk menyusun Rencana Kerja (Renja) OPD
sebagai pedoman kerja selama periode 1 (satu) tahun dan berfungsi untuk menerjemahkan perencanaan strategis lima tahunan yang dituangkan dalam Renstra OPD kedalam perencanaan tahunan yang sifatnya lebih operasional. Dinas Perdagangan Kabupaten Bone merupakan Satuan Kerja Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bantul yang mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah dibidang perdagangan sesuai Peraturan Bupati Bone No. 87 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi, dan Tata Kerja Dinas Perdagangan Kabupaten Bone. Agar pelaksanaan tugas yang telah digariskan berjalan dengan efektif dan terarah, maka penyusunan dan penetapan Renja OPD menjadi mutlak, yaitu sebagai pedoman untuk menjadi pedoman di lingkungan OPD dalam menyusun program dan kegiatan prioritas OPD pada tahun anggaran berkenaan.
1.1.2. Proses Penyusunan Renja
Dalam prosesnya, penyusunan rancangan Renja OPD mengacu pada kerangka arahan yang dirumuskan dalam rancangan awal RKPD. Oleh karena itu penyusunan rancangan Renja OPD diatur secara teknis dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, bagian ketujuh pasal 125 sampai dengan pasal 143 dan penjelasan teknis penyusunan pada Lampiran bagian C. Tata Cara Penyajian Dokumen Rencana Pembangunan Daerah Dan Dokumen Rencana Perangkat Daerah sub bagian C.5.
Penyajian Dokumen Renja. Rencana Kerja Perangkat Daerah disusun setiap tahun untuk mendukung pencapaian sasaran pembangunan daerah yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Penyusunan Rancangan renja dapat dikerjakan secara simultan/paralel dengan penyusunan rancangan awal RKPD, dengan fokus melakukan pengkajian terlebih dahulu terhadap kondisi eksisting OPD, evaluasi pelaksanaan Renja OPD tahun-tahun sebelumnya dan evaluasi kinerja terhadap pencapaian Renstra OPD. Tahap penetapan rancangan akhir Rencana Kerja OPD dilakukan dengan pengesahan oleh Kepala Daerah, selanjutnya Kepala OPD menetapkan Renja OPD untuk menjadi pedoman di lingkungan OPD dalam menyusun program dan kegiatan prioritas OPD pada tahun anggaran berkenaan.
Prinsip Penyusunan:
1. Substansi Renja OPD merupakan perbaikan dari materi Rancangan Renja OPD yang disesuaikan dengan Perkada RKPD.
2. Program dan kegiatan dirinci menurut sumber pendanaan yang diusulkan.
3. Program dan kegiatan yang direncanakan memuat tolok ukur kinerja keluaran, target capaian program/ kegiatan, target keluaran kegiatan, total dana yang diperlukan kegiatan.
4. Renja OPD merupakan dokumen resmi program dan kegiatan OPD yang akan diaksanakan dalam tahun rencana dan merupakan acuan dalam penyusunan RKA OPD setelah memerhatikan nota kesepakatan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS).
Gambar 1.1 Bagan Alur Rancangan Renja OPD Kabupaten/Kota
Adapun tahapan persiapan penyusunan Renja yang dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Persiapan Penyusunan Renja
a) Pembentukan Tim Penyusun Renja b) Orientasi mengenai Renja
c) Penyusunan Agenda Kerja Tim Renja d) Pengumpulan Data dan Informasi 2. Pengolahan Data dan Informasi
Tahap pengolahan data dan informasi bertujuan untuk menyajikan seluruh kebutuhan data dari laporan hasil analisis menjadi informasi yang lebih terstruktur, sistematis, dan relevan bagi pembahasan tim dan pihak-pihak terkait ditiap tahap perumusan penyusunan rancangan Renja.
3. Tahap Perumusan Rancangan Renja a) Pengolahan data dan informasi;
b) Analisis gambaran pelayanan OPD;
c) Mereview hasil evaluasi pelaksaan Renja OPD tahun lalu berdasarkan Renstra OPD;
d) Isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi OPD e) Telaah terhadap rancangan awal RKPD
f) Perumusan tujuan dan sasaran;
g) Penelaahan usulan program dan kegiatan dari masyarakat;
h) Perumusan kegiatan prioritas;
i) Penyajian awal dokumen rancangan Renja OPD;
j) Penyempurnaan rancangan kerja OPD;
k) Pembahasan forum OPD; dan
l) Penyesuaian dokumen rancangan Renja OPD sesuai dengan prioritas dan sasaran pembangunan tahun rencana dengan mempertimbangkan arah dan kebijakan umum pembangunan daerah.
4. Penyajian dan penyampaian rancangan Renja
5. Verifikasi dan penyempurnaan rancangan renja yang mengacu pada Rancangan Akhir RKPD
6. Penetapan Renja.
RPJMD menjadi pedoman dalam penyusunan Renstra Perangkat Daerah yang berwawasan 5 (lima) tahunan. Renstra Perangkat Daerah merupakan penjabaran teknis RPJMD yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan teknis operasional dalam menentukan arah kebijakan serta indikasi program dan kegiatan setiap urusan bidang dan atau fungsi pemerintahan untuk jangka waktu 5 (lima) tahunan, yang disusun oleh setiap Perangkat Daerah di bawah koordinasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Pelaksanaan RPJMD Tahun 2018-2023 setiap tahun dijabarkan ke dalam RKPD sebagai suatu dokumen perencanaan tahunan daerah yang memuat prioritas program dan kegiatan dari Rencana Kerja Perangkat Daerah. RKPD menjadi acuan dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat
desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten. Selanjutnya Perangkat Daerah dengan berpedoman pada Renstra Perangkat Daerah dan RKPD menyusun rencana kerja tahunan berupa Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah. Gambaran tentang hubungan antara RPJMD dengan dokumen perencanaan lainnya sebagai kesatuan sistem perencanaan pembangunan dan sistem keuangan adalah sebagaimana ditunjukkan pada gambar di bawah ini:
Gambar 1.2 Bagan Alur Hubungan Perencanaan Dan Penganggaran
1.1.3 Keterkaitan Antara Renja OPD dengan Dokumen Perencanaan lainnya
Rencana Kerja SKPD sebagai dokumen perencanaan pembangunan tahunan di lingkup Satuan Kerja merupakan penjabaran dari Renstra SKPD yang merupakan rencana pembangunan jangka waktu lima tahunan. Seluruh dokumen tersebut merupakan bagian dari sistem perencanaan pembangunan merupakan sebuah proses yang sistematis dan terpadu. Karena sistem perencanaan pembangunan merupakan sebuah proses yang sistematis dan terpadu, maka seluruh tahapan dan dokumen-dokumen yang dihasilkan harus menunjukkan adanya keterkaitan yang erat antara satu dengan yang lainnya.
Gambar 1.3
Bagan Hubungan Antar Dokumen Perencanaan Daerah 1.2 Landasan Hukum
Landasan hukum penyusunan Rencana Stretegis Dinas Perdagangan adalah:
1. Undang-undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah- daerah tingkat II di Sulawesi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1959 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1822);
2. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851);
3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 Tenatang Keuangan Negara(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
4. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
5. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
6. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tetang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
7. Undang-undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal
8. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen;
9. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
10. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
11. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);
12. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5103);
13. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887);
14. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 228, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5941);
15. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 26 tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 77, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6042);
16. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2017 tentang Sinkronisasi Proses Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 105, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6056);
17. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2017 tentang Partisipasi Masyarakat Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 225 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6133);
18. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6178);Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
19. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;
20. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, Dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan Dan Keuangan Daerah
21. Peraturan Meteri Dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2021 22. Peraturan Daerah Kabupaten Bone Nomor 9 Tahun 2016 tentang
Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Bone Nomor 7 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Bone Tahun 2005-2025 (Lembaran Daerah Kabupaten Bone Tahun 2016 Nomor 9);
23. Peraturan Daerah Kabupaten Bone Nomor 6 Tahun 2017 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi Kawasan Perkotaan Watampone 2016-2036
24. Peraturan Daerah Kabupaten Bone Nomor 8 Tahun 2020 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bone Tahun Anggaran 2021; (Lembaran Daerah Kabupaten Bone Tahun 2017 Nomor 8);
25. Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2019 tentang RPJMD Kabupaten Bone Tahun 2018-2023 (Lembaran Daerah Kabupaten Bone Tahun 2019 Nomor 03);
26. Peraturan Bupati Bone Nomor 28 Tanggal 21 Juli 2020 tentang RKPD Tahun 2021
1.3 Maksud dan Tujuan
Maksud dibuatnya Renja Dinas Perdagangan Kabupaten Bone adalah untuk:
a) menetapkan dokumen perencanaan yang memuat visi, misi, tujuan, strategi, sasaran,kebijakan, program dan kegiatan yang menjadi tolok ukur penilaian kinerja Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul dalam melaksanakan tugas dan fungsinya;
b) bahan evaluasi agar perencanaan dapat berjalan sistematis,komprehensif dan tetap fokus pada pemecahan masalah yang mendasar.
Tujuan penyusunan Renja Dinas Perdagangan tahun 2021 adalah untuk memetakan kebutuhan berbagai sumber di sektor Perdagangan selama 1 (satu) tahun ke depan secara jelas dan transparan yang akan digunakan sebagai acuan/pedoman dalam mewujudkan tujuan pembangunan di sektor perdagangan serta mempermudah melaksanakan kegiatan selama 1 (satu) tahun kedepan, sehingga sumber-sumber daya yang ada di masyarakat dapat dikelola secara optimal.
1.4 Sistematika Penulisan
Sistematika Penyusunan Renja Dinas Perdagangan adalah sebagai berikut :
Bab I Pendahuluan berisikan Latar Belakang , Landasan Hukum, Maksud dan Tujuan serta Sitematika Penulisan penyusunan Renja Dinas Perdagangan Tahun 2021;
Bab II Hasil Evaluasi PN Rencana Kerja Perangkat Daerah Tahun Lalu berisikan tentang review terhadap hasil evaluasi pelaksanaan Renja Tahun 2019 dan perkiraan capaian tahun 2020 serta Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah
Bab III Tujuan dan Sasaran Perangkat Daerah berisikan tentang telaahan terhadap kebijakan nasional, tujuan dan sasaran renja, serta program dan kegiatan.
Bab IV Rencana Kerja dan Pendanaan Perangkat Daerah berisikan Program beserta indikator keberhasilan program serta penjelasan kegiatan beserta output dan outcome yang diinginkan.
Bab V Penutup berisikan tentang kesimpulan dari penyusunan Renja Dinas Perdagangan Tahun 2021
BAB II
HASIL EVALUASI PN RENCANA KERJA PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun Lalu dan Capaian Renstra Perangkat Daerah
Evaluasi pelaksanaan rencana kerja program dan kegiatan pada Dinas Perdagangan Kabupaten Bone Tahun 2019 dan Tahun 2020 menggambarkan tentang perkembangan capaian program kegiatan di masing-masing bidang terkait antara lain Sekretariat, Bidang Sarana Distribusi dan Logistik, Bidang Bahan Pokok dan Strategis,Bidang Usaha Perdagangan,dan Bidang Dagang Kecil , Menengah dan Produk Dalam Negeri.
A. Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun 2019 dan 2020 serta Capaian Renstra SKPD
Pelaksanaan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2019 dan Tahun 2020 adalah sejalan atau sesuai dengan Program dan kegiatan yang telah dicanangkan dalam Rencana Strategis (Renstra) Dinas Perdagangan Kabupaten Bone Tahun 2018-2023, termasuk Program dan kegiatan yang didanai oleh DAU, DAK ataupun APBN.
INDIKATOR SASARANRKPD YANG AKAN DICAPAI DALAM RENJA PD:
1 Predikat Evaluasi SAKIP oleh APIP : CC
2 Kontribusi sektor Perdagangan terhadap PDRB : 11.77 %
3 Persentase pasar dalam Kondisi Baik : 40 %
4 Persentase Potensi Komodity Unggulan Kabupaten Bone yang terpublikasi : 75 % 5 Cakupan Bina Kelompok Pedagang/Usaha Informal : 5.56 % 6 Persentase Alat UTTP yang lolos Uji Tera Ulang : 100 % 7 Persentase Laporan Konsumen yang di tindak lanjuti : 100 %
K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp.
Urusan Perdagangan 7,559,040,960.00
1Meningkatnya Akuntabilitas
Kinerja Urusan Perdagangan 1Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
Cakupan ketersediaan Pelayanan Administrasi
Perkantoran 95 3,115,851,950.37 95 676,221,460.00 20 210,219,911.60 20 181,585,311.00 20 138,403,381.00 30 123,382,388.00 90.00 653,590,991.60 90.00 653,590,991.60 94.74 20.98Dinas Perdagangan
- Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber
Daya Air dan Listrik;
Jumlah Rekening Pembayaran Tagihan
Listrik,Telepon/Internet dan Air 180 162,060,490.01 - - 36 25,800,000.00 9.00 6,039,648 9.00 6,343,184 9.00 5,247,907 9.00 6,282,700 36.00 23,913,439 36.00 23,913,439.00 20.00 14.76
- Penyediaan Jasa Administrasi
Keuangan;
Jumlah Tenaga Sukarela yang diberikan Jasa/Upah
Kerja 123 544,118,868.16 - - 23 101,001,600.00 24.00 21,563,048 24.00 22,615,236 24.00 23,026,096 24.00 21,152,188 24.00 88,356,567.60 24.00 88,356,567.60 19.51 16.24
- Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor; Jumlah Paket Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor
5
106,071,839.80 - - 1 7,498,000.00 0.25 503,000 0.25 1,990,000 0.25 2,505,000 0.25 1,200,000 1.00 6,198,000 1.00 6,198,000.00 20.00 5.84
- Penyediaan Komponen Instalasi
Listrik Penerangan Bangunan Kantor;
Jumlah Paket Penyediaan Komponen Instalasi
Listrik/Penerangan Bangunan Kantor 5 15,903,785.50 - - 1 2,605,000.00 0.25 520,000 0.25 1,040,000 0.25 1,000,000 0.25 - 1.00 2,560,000 1.00 2,560,000.00 20.00 16.10
- Penyediaan Bahan Bacaan dan
Peraturan Perundang – Undangan;
Jumlah Pembayaran Media Penyedia Bahan Bacaan
dan Peraturan Perundang-undangan 600 167,890,250.00 - - 120 37,500,000.00 30.00 1,250,000 30.00 26,210,000 30.00 4,470,000 30.00 4,350,000 120.00 36,280,000 120.00 36,280,000.00 20.00 21.61
- Rapat – rapat Kooordinasi dan
Konsultasi ke Luar Daerah
Jumlah Pelaksanaan Rapat koordinasi dan Konsultasi
dalamd an Luar daerah 600 1,566,873,915.00 - - 120 386,248,110.00 30.00 133,798,766 40.00 87,396,291 30.00 79,451,528 20.00 85,129,000 120.00 385,775,585 120.00 385,775,585.00 20.00 24.62
- Pelaksanaan Administrasi
Perkantoran
Jumlah Paket Penunjang Pelaksanaan administrasi
Perkantoran 20 552,932,801.90 - - 4 115,568,750.00 4.00 46,545,450 4.00 35,990,600 4.00 22,702,850 4.00 5,268,500 4.00 110,507,400 4.00 110,507,400.00 20.00 19.99 2Meningkatnya Akuntabilitas
Kinerja Urusan Perdagangan 2Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
Cakupan Peningkatan Sarana dan Prasraana Aparatur
100 2,069,837,042.80 100 1,360,006,000.00 25 29,646,750.00 25 15,756,900.00 25.00 16,755,300.00 25 603,191,450.00 100.00 665,350,400.00 100.00 665,350,400.00 100.00 32.15Dinas Perdagangan
- Pengadaan Kendaraan
Dinas/Operasional
Jumlah Pengadaan Kendaraan Dinas /Operasional
6 920,000,000.00 - - 1 600,000,000.00 - - - - - 1 595,144,000 1.00 595,144,000 1.00 595,144,000.00 16.67 64.69
- Pengadaan Peralatan Gedung Kantor
Jumlah Pengadaan Perlatan Gedung Kantor 15 334,288,730.00 - - 3 669,500,000.00 - - - - - 0 - - - - - - -
- Pengadaan Mebeleur
Jumlah Pengadaan Mabeleur 56 212,804,000.00 - - 2 8,600,000.00 - - - - - 0 - - - - - - -
- Pemeliharaan Rutin/ Berkala Gedung
Kantor Jumlah Pemeliharaan Gedung Kantor 5 215,070,462.80 - - 1 18,106,000.00 0.25 8,949,000 0.25 - 0.25 7,030,000 0.25 - 1.00 15,979,000 1.00 15,979,000.00 20.00 7.43
- Pemeliharaan Rutin Berkala
Kendaraan Dinas operational Jumlah Pemeliharaan Kendaraan Dinas/Operasional 5 387,673,850.00 - - 1 63,800,000.00 0.25 20,697,750 0.25 15,756,900 0.25 9,725,300 0.25 8,047,450 1.00 54,227,400 1.00 54,227,400.00 20.00 13.99 3Meningkatnya Akuntabilitas
Kinerja Urusan Perdagangan 3Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur kegiatannya yaitu :
CakupanPeningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
95 579,984,500.00 85 34,690,000.00 63.00 29,680,000.00 13.00 5,010,000.00 - - - - 76.00 34,690,000.00 76.00 34,690,000.00 80.00 5.98 Dinas Perdagangan
- Bimbingan Teknis Impelementasi
Peraturan Perundang – Undangan. Jumlah PNS yang mengikuti Bimbingan Teknis (orang) 40 579,984,500.00 - - 8 34,690,000.00 5.00 29,680,000 1.00 5,010,000 0 - 0 - 6.00 34,690,000 6.00 34,690,000.00 15.00 5.98
4Meningkatnya Akuntabilitas Kinerja Urusan Perdagangan 4
Program Peningkatan Pengemabangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
Cakupan Realisasi Penyusunan Dokumen Pelapoan Capaian Kinerja dan Keuangan
100 403,547,110.00 100 66,100,000.00 25.00 16,169,000.00 25.00 11,402,950.00 25.00 20,197,578.00 25 11,956,250.00 100.00 59,725,778.00 100.00 59,725,778.00 100.00 14.80Dinas Perdagangan
- Penyusunan Laporan Capaian Kinerja
dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD
Jumlah Dokumen Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan yang tersusun (Laporan)
15 221,004,620.00 - - 3 36,200,000.00 1.00 4,750,000 2.00 10,652,950 0 8,130,000 0 6,293,000 3.00 29,825,950 3.00 29,825,950.00 20.00 13.50
Monitoring dan Evaluasi Capaian Kinerja dan Keuangan
Jumlah Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Capaian Kinerja dan Keuangan (Kegiatan)
50 182,542,490.00 - - 10 29,900,000.00 5.00 11,419,000 1.00 750,000 1 12,067,578 3 5,663,250 10.00 29,899,828.00 10.00 29,899,828.00 20.00 16.38
5Meningkatnya Akuntabilitas
Kinerja Urusan Perdagangan 5PROGRAM PENUNJANG PEMERINTAHAN
Cakupan Realisasi Kegiatan Penunjang Pemerintahan
Umum tiap tahun anggaran 100 256,414,200.00 100 42,000,000.00 25.00 750,000.00 25.00 3,060,000.00 25.00 13,138,800.00 25.00 13,700,000.00 100.00 30,648,800.00 100.00 30,648,800.00 100.00 11.95Dinas Perdagangan
- Penyusunan Rencana Perangkat
Daerah
Jumlah Dokumen Perencanaan Kinerja dan Anggaran yang tersusun (dukumen)
37 256,414,200.00 - - 8 42,000,000.00 3.00 750,000 2.00 3,060,000 2 13,138,800 1 13,700,000 8.00 30,648,800 8.00 30,648,800.00 21.62 11.95
6Meningkatnya Perlindungan
Konsumen 6
Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan meliputi kegiatan :
Cakupan Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan
100 938,508,025.00 85 114,576,000.00 20.00 25,996,000.00 20.00 38,641,666.00 20.00 36,600,000.00 24.00 13,330,000.00 84.00 114,567,666.00 84.00 114,567,666.00 84.00 12.21Dinas Perdagangan FORMULIR EVALUASI HASIL RENJA PERANGKAT DAERAH KABUPATEN BONE
DINAS PERDAGANGAN PERIODE PELAKSANAAN : 2019
NO Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome)/ Kegiatan (output)
Target Renstra Perangkat Daerah Pada Tahun 2023 (Akhir Periode Renstra perangkat daerah)
Realisasi Capaian Kinerja Renstra Perangkat Daerah s.d Renja PD Tahun lalu (2018)
Target Kinerja dan Anggaran Renja PD Tahun Berjalan yg
dievaluasi (2019)
Realisasi Kinerja Pada Triwulan
Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran Renja PD yang
Dievaluasi (2019)
Realisasi Kinerja dan Anggaran Renstra PD s/d Tahun 2019 (Akhir Tahun Pelaksanaan Renja PD Tahun
2019)
Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi
Anggaran Renstra PD s/d Tahun 2023
(%)
Unit Perangkat
Daerah Penanggung
Jawab
I II III IV
7 8 9 10 11 12 = 8+9+10+11
1 2 3 4 5 6 13 = 6 + 12 14 = 13 /5 x 100%
15
K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp. K Rp.
- Peningkatan Pengawasan Peredaran
Barang dan Jasa
Jumlah Kegiatan pengawasan Peredaran Barang dan
Jasa (Kegiatan) 108 126,025,000.00 - - 12 12,500,000.00 3.00 5,160,000 3.00 2,350,000 3 3,840,000 3 1,150,000 12.00 12,500,000 12.00 12,500,000.00 11.11 9.92
- Operasionalisasi dan Pengemb. UPT
Kemetrologian Daerah
Jumlah pelaksanaan Pengawasan Tertib Ukur
(Kegiatan) 110 505,197,025.00 - - 20 65,750,000.00 3.00 8,570,000 5.00 26,781,666 3 22,390,000 9 8,000,000 20.00 65,741,666 20.00 65,741,666.00 18.18 13.01
- Monitoring Bahan Kebutuhan Pokok
Jumlah Laporan Harga Kebutuhan Pokok (Laporan) 240 207,466,000.00 - - 48 29,326,000.00 12.00 8,966,000 12.00 8,110,000 12 8,570,000 12 3,680,000 48.00 29,326,000 48.00 29,326,000.00 20.00 14.14
Penanganan Pengaduan Konsumen Jumlah Laporan Penyelesaian permasalahan
Pengaduan Konsumen (Laporan) 5 99,820,000.00 - - 1 7,000,000.00 0.25 3,300,000 0.25 1,400,000 0.25 1,800,000 0.25 500,000 1.00 7,000,000 1.00 7,000,000.00 20.00 7.01
7
Meningkatnya Pertumbuhan Ekonomi dari sektor Perdagangan
7Program Peningkatan dan Pengembangan Eksport meliputi :
Persentase Ketersediaan Data Potensi Unggulan
95 948,586,017.60 80 156,626,000.00 20.00 7,480,000.00 20.00 8,416,000.00 20.00 92,115,000.00 20.00 42,365,000.00 80.00 150,376,000.00 80.00 150,376,000.00 84.21 15.85Dinas Perdagangan
-
Sosialisasi Kebijakan Penyederhanaan Prosedur dan Dokumen Eksport dan Import;
Jumlah Peserta Sosialisasi Kebijakan Penyederhanaan Prosedur dan Dokumen Ekspor dan Impor (orang)
100 81,600,766.60 - - 20 13,366,000.00 - 4,950,000 20.00 8,416,000 0 - 0 - 20.00 13,366,000 20.00 13,366,000.00 20.00 16.38
- Pengembangan Data Base Informasi
Potensi Unggulan;
Jumlah Dokumen Data Potensi Unggulan Kabupaten
Bone (dokumen) 5 79,427,351.00 - - 1 13,010,000.00 0.25 2,530,000 0.25 - 0.25 10,230,000 0.25 - 1.00 12,760,000 1.00 12,760,000.00 20.00 16.06
- Promosi Produk Daerah
Jumlah Kegiatan Promosi Produk Daerah (Kegiatan) 20 787,557,900.00 - - 4 130,250,000.00 - - - - 3 81,885,000 2 42,365,000 5.00 124,250,000 5.00 124,250,000.00 25.00 15.78
8
Meningkatnya Pertumbuhan Ekonomi dari sektor Perdagangan
8
Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri meliputi kegiatan :
Cakupan Rehabilitasi dan Revitalisasi Pasar
16 37,402,001,950.93 11 5,077,724,500.00 4.00 39,925,000.00 6.00 1,547,919,271.00 0.50 3,240,369,012.51 0.50 166,178,250.00 11.00 4,994,391,533.51 11.00 4,994,391,533.51 68.75 13.35Dinas Perdagangan
- Fasilitasi Kemudahan Perizinan
Pengembangan Usaha
Jumlah Kegiatan Sosalisasi /Penyuluhan dan
Peninjauan Lokasi Pengembangan Usaha (kegiatan) 5 122,102,000.00 - - 1 20,000,000.00 0.25 3,700,000 0.25 2,800,000 0.25 13,500,000 0.25 - 1.00 20,000,000 1.00 20,000,000.00 20.00 16.38
- Pengembangan Pasar Lelang Daerah;
Jumlah Peserta Pasar Lelang (Orang) 29 97,681,600.00 - - 8 16,000,000.00 - - - - 0 - 8 15,950,000 8.00 15,950,000 8.00 15,950,000.00 27.59 16.33
- Fasilitasi Pasar Murah. Jumlah Pelaksanaan Kegiatan Pasar Murah yang
dilaksanakan (Kegiatan) 15 921,785,805.13 - - 3 116,820,000.00 - 3,820,000 2.00 74,550,000 0 2,450,000 1 36,000,000 3.00 116,820,000 3.00 116,820,000.00 20.00 12.67
- Pengembangan Sarana Penunjang
Pasar Jumlah Sarana Penunjnag pasar yang terbangun (Unit) 21 1,374,177,878.40 - - 1 - - - - - 0 - 0 - - - - - - -
- Pengembangan Sarana dan Prasarana
Perdagangan; Jumlah Pasar baru yang terbangun (Unit) 21 32,051,775,000.00 - - 3 4,795,496,000.00 1.00 28,555,000 2.00 1,458,069,271 0 3,182,983,012.51 0 45,000,250 3.00 4,714,607,533.51 3.00 4,714,607,533.51 14.29 14.71
- Sistem resi gudang; Jumlah Pemeliharaan gudang SRG dalam Setahun
(Kegiatan) 10 1,226,848,500.00 - - 2 - 0.50 3,850,000 1.00 11,560,000 0.5 10,262,500 0 44,115,500 2.00 69,788,000 2.00 69,788,000.00 20.00 5.69
- Bimbingan Teknis Pengelolah Pasar
dan Pergudangan; Jumlah Bimtek Pengelolah Pasar yang diikuti (Kegiatan) 5 151,500,000.00 - - 1 72,098,500.00 - - 0.25 940,000 0.5 31,173,500 0.25 25,112,500 1.00 57,226,000 1.00 57,226,000.00 20.00 37.77
- Pengembangan Sarana dan Prasraana
Perdagangan Desa
Jumlah Pasar Desa yang di rehabilitasi (Unit)
21 1,456,131,167.40 - - 1 57,310,000.00 - - - - 0 - 0 - - - - - - -
9
Meningkatnya Pertumbuhan Ekonomi dari sektor Perdagangan
9Program Pembinaan Pedagang Kaki Lima dan Asongan
Cakupan Bina Pedagang Kaki Lima dan Asongan
50 63,169,469.70 25 10,347,000.00 5 - 20 10,347,000.00 - - - - 25.00 10,347,000.00 25.00 10,347,000.00 50.00 16.38Dinas Perdagangan
- Penyuluhan Peningkatan Disiplin
Pedagang Kaki Lima dan Asongan
Jumlah Peserta Penyuluhan Peningkatan Disiplin
Pedagang Kaki Lima dan Asongan (orang) 100 63,169,469.70 - - 20 10,347,000.00 - - 20.00 10,347,000 0 - 0 - 20.00 10,347,000 20.00 10,347,000.00 20.00 16.38
10
Meningkatnya Pertumbuhan Ekonomi dari sektor Perdagangan
10PROGRAM PEMBERDAYAAN USAHA DAGANG KECIL DAN MENENGAH
Cakupan Bina Usaha /UKM
50 134,312,200.00 25 20,750,000.00 5 - 5 - 10 10,000,000.00 5 10,750,000.00 25.00 20,750,000.00 25.00 20,750,000.00 50.00 15.45Dinas Perdagangan
- Pembinaan Peningkatan Promosi
Produk UDKM
Jumlah Perserta Pembinaan Peningkatan Promosi
Produk UDKM (orang) 100 67,156,100.00 - - 20 10,750,000.00 - - - - 0 - 20 10,750,000 20.00 10,750,000 20.00 10,750,000.00 20.00 16.01 Pelatihan Clean Produk dan Kemasan
UDKM Jumlah Peserta Pelatihan Clean Produk dan Kemasan
(orang)
100 67,156,100.00 - - 20 10,000,000.00 - - - - 20 10,000,000 0 - 20.00 10,000,000 20.00 10,000,000.00 20.00 14.89
30.03
359,866,662 25.35 1,822,139,098 19.90 3,557,579,072 21.95 974,103,338 97.80 6,713,688,169
S A N GA T R EN D A H
S A N GA T R EN D A H
S A N GA T R EN D A H
S A N GA T R EN D A H
S A N GA T T I N GGI
11 12 = 8+9+10+11 13 = 6 + 12 14 = 13 /5 x 100%
15
6 7 8 9 10
1 2 3 4 5
Unit Perangkat
Daerah Penanggung
Jawab
I II III IV
Target Kinerja dan Anggaran Renja PD Tahun Berjalan yg
dievaluasi (2019)
Realisasi Kinerja Pada Triwulan
Realisasi Capaian Kinerja dan Anggaran Renja PD yang
Dievaluasi (2019)
Realisasi Kinerja dan Anggaran Renstra PD s/d Tahun 2019 (Akhir Tahun Pelaksanaan Renja PD Tahun
2019)
Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi
Anggaran Renstra PD s/d Tahun 2023
(%)
Predikat Kinerja
FAKTOR PENDORONG KENRHASIAN KINERJA : Kinerja dan Kemampuan Pegawai Dinas Perdagangan, Dukungan dari Pemerintah Daerah
FAKTOR PENGHAMBAT PENCAPAIAN KINERJA : Terjadi Perubahan Kepala Dinas, Adanya Kekosongan Jabatan Eselon III,IV, dan Staf, Terjadinya Pergantian PPTK akibat Pindah Tugas PPTK Lama, Terjadinya Kekosongan Bendahara Akibat bendahara Lama Pensiun dan Tidak adanya Staf di Dinas Perdagangann
TINDAK LANJUT YANG DIPERLUKAN DALAM RENJA PERNAGKAT DAERAH TAHUN BERIKUTNYA : Pengisian Semua Jabatan Lowong yang ada Di Dinas Perdagangan dan Penempatan Staf di Dinas Perdagangan
Rata-rata capaian kinerja (%) 84.63
NO Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome)/ Kegiatan (output)
Target Renstra Perangkat Daerah Pada Tahun 2023 (Akhir Periode Renstra
perangkat daerah)
Realisasi Capaian Kinerja Renstra Perangkat Daerah s.d Renja PD Tahun lalu (2018)
a. Program kegiatan yang dilaksanakan pada Tahun 2019 sesuai DPA- SKPD Tahun 2019 Nomor 81 Tahun 2019 tanggal 17 Desember 2018 adalah sebagai berikut :
1) Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
Pada Tahun 2019 Program ini dialokasi dana sebesar Rp.676.221.460.,- realisasi Rp.653.590.991,60,- atau 96.65 % yang terdiri dari 7 Kegiatan yaitu:
a. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik dengan tujuan pelaksanaan supaya terpenuhinya kebutuhan telepon, air dan listrik dalam setahun, dengan dana DAU Rp. 25.800.000,- dengan realisasi Rp. 23.913.439,- atau sebesar 92.69%;
b. Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan ditujukan supaya terwujudnya tertib administrasi keuangan dan terlaksananya kegiatan administrasi keuangan, dengan dana DAU Rp. 101.001.000,- dengan realisasi Rp. 88.356.567,60,-atau sebesar 87.48%;
c. Penyediaan Jasa Kebesihan Kantor dilaksanakan sebagai tujuan agar terpeliharanya kantor dan tersedianya peralatan serta bahan pembersih kantor dalam setahunnya, dengan dana DAU Rp.
7.498.000,- dengan realisasi Rp. 6.198.000,- atau seebsar 82.66 %;
d. Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/ Penerangan Bangunan Kantor supaya terpeliharanya komponen listrik kantor yang representatif, dengan dana DAU Rp. 2.605.000,- dengan realisasi Rp.
2.560.000,- atau sebesar 98.27 %;
e. Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan ditujukan dengan tersedianya bahan bacaan ( surat kabar dan majalah ) diharapkan terwujudnya peningkatan sumber daya aparatur pada Dinas Perdagangan Kabupaten Bone, dengan dana DAU Rp.
37.500.000,- dengan realisasi Rp. 36.280.000,- atau sebesar 96.75
%;
f. Rapat-rapat Kordinasi dan Konsultasi Dalam Daerah dan Luar Daerah, kegiatan ini ditujukan terlaksananya dan terwujudnya keikutsertaan dalam rapat-rapat kordinasi dan konsultasi baik dalam daerah maupun luar daerah (dalam propinsi dan luar propinsi), dengan dana DAU Rp. 386.248.110,- dengan realisasi Rp.
385.775.585,- atau sebesar 99.88%;
g. Pelaksanaan Administrasi Perkantoran sebagai upaya peningkatan kelancaran administrasi dan pelayanan perkantoran dengan
tersedianya Alat Tulis Kantor, Barang yang akan dicetak dan digandakan serta tersedianya makan minum pegawai, dengan dana DAU Rp. 115.568.750,- dengan realisasi Rp. 110.507.400,- atau sebesar 95.62%.
2) Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur,
Pada Tahun 2019 Program ini dialokasi dana sebesar Rp.1.360.006.000,- realisasi Rp. 665.350.400,- atau 48.92 % yang terdiri dari 5 Kegiatan yaitu:
a. Pengadaan Kendaraan Dinas /Operasional yaitu tersedianya pengadaan Kendaraan Roda Empat sebanyak 1 Unit melalui dana DAK ditujukan untuk meningkatkan kelancaraan pelaksanaan kegiatan Metrologi Legal , sebesar Rp. 600.000.000,- dengan realisasi Rp. 595.144.000,- atau sebesar 99.19 %;
b. Pengadaan Peralatan Gedung Kantor dengan tersedianya pengadaan Perlatan metrology 1 Paket ditujukan untuk meningkatkan kelancaraan pelaksanaan kegiatan Metrologi Legal, dengan dana DAK Rp. 669.500.000,- dengan realisasi Rp. 0,- atau sebesar 0 % hal ini disebabkan tidak adanya penawaran pihak ketiga pada proses lelang.
c. Pengadaan Mabeleur dengan tersedianya pengadaan Meja Kerja sebanyak 2 unit ditujukan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan aparatur, dengan dana DAU Rp. 8.600.000,- dengan realisasi Rp. 0,- atau sebesar 0 %. Hal ini disebabkan anggran tidak cukup untuk pembelian mabeleur.
d. Pemeliharaan Rutin/ Berkala Gedung Kantor ditujukan supaya terwujudnya kantor lebih bersih pada pemeliharaan kantor setahunnya, dengan dana DAU Rp. 18.106.000,- dengan realisasi Rp.
15.979.000,- atau sebesar 88.25 %
e. Pemeliharaan Rutin/ Berkala Kendaraan Dinas/ Operasional ditujukan supaya terlaksananya pemeliharaan sarana dan prasarana aparatur (kendaraan dinas/ operasional) diharapkan tersedianya peningkatan sarana aparatur, dengan dana DAU Rp. 63.800.000,- dengan realisasi Rp. 54.227.400,- atau sebesar 85.00 %;
3) Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
Pada Tahun 2019 Program ini dialokasi dana sebesar Rp. 34.690.000,- realisasi Rp.34.690.000,- atau 100 % dengan yang terdiri dari 1 Kegiatan yaitu: