• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR ISI. DAFTAR ISI... i. DAFTAR TABEL... iii. DAFTAR GAMBAR... iii I. GAMBARAN UMUM KEBIJAKAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK DI BRIN...

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DAFTAR ISI. DAFTAR ISI... i. DAFTAR TABEL... iii. DAFTAR GAMBAR... iii I. GAMBARAN UMUM KEBIJAKAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK DI BRIN..."

Copied!
81
0
0

Teks penuh

(1)

0

(2)

i DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ... i

DAFTAR TABEL ... iii

DAFTAR GAMBAR ... iii

I. GAMBARAN UMUM KEBIJAKAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK DI BRIN ... 1

II. GAMBARAN UMUM PELAKSANAAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK ... 2

2.1. Sarana dan Prasarana Pelayanan Informasi Publik ... 2

2.2. Sumber Daya Manusia beserta Kualifikasinya ... 2

2.3. Anggaran Pelayanan Informasi serta Laporan Penggunaannya ... 3

III. RINCIAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK ... 4

3.1. Jumlah Permohonan Informasi Publik ... 5

3.2. Waktu Pemenuhan Permohonan Informasi Publik ... 6

3.3. Jumlah Permohonan Informasi Publik Yang Dikabulkan... 6

3.4. Jumlah Permohonan Informasi Publik Yang Dikabulkan Sebagian ... 7

3.5. Jumlah Permohonan Informasi Publik Yang Ditolak Beserta Alasannya ... 7

IV. PENYELESAIAN SENGKETA INFORMASI PUBLIK ... 8

4.1. Jumlah Keberatan ... 8

4.2. Tanggapan Atas Keberatan ... 9

4.3. Jumlah Permohonan Penyelesaian Sengketa ke Komisi Informasi 10 4.4. Hasil Mediasi dan/atau Keputusan Ajudikasi Komisi Informasi ... 10

4.5. Jumlah Gugatan Yang Diajukan ke Pengadilan ... 10

4.6. Hasil Putusan Pengadilan dan Pelaksanaannya ... 10

V. CAPAIAN TAHUN 2021 ... 11

5.1. BRIN Mendapatkan Predikat Menuju Informatif pada Anugerah Badan Publik 2021 ... 11

(3)

ii 5.2. BRIN Memperoleh Kategori Sangat Baik Hasil Pengukuran Indeks Pengelolaan

Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Tahun 2021 ... 12

5.3. BRIN Memperoleh Penghargaan TOP 5 Replikasi dan TOP 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2021 KemenpanRB ... 13

5.4. Mempertahankan dan Memperoleh kembali ISO 9001 : 2015 dan ISO 17025:20179 (ex LAPAN) ... 14

5.5. Pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) ... 16

5.6. Pelaksanaan Forum Komunikasi Publik (FKP) ... 18

5.7. Bimbingan Teknis Pelayanan Informasi Publik (Eks PPID BATAN) ... 19

5.8. Pendampingan Persiapan Monev KIP 2021 ( Eks PPID BATAN) ... 20

5.9. Kunjungan dari instansi lain (Pustekdata OR PA) ... 21

5.10. Kunjungan dari Juara 3 BRIN Motion Graphic Competition 2021... 22

5.11. BRIN Raih Tiga Penghargaan Pelayanan Publik dari Kemenpan RB ... 23

VI. KENDALA EKSTERNAL DAN INTERNAL DALAM PELAKSANAAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK ... 24

VII. REKOMENDASI DAN RENCANATINDAK LANJUT UNTUK PENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN INFORMASI ... 25

VIII. PENUTUP ... 26

DAFTAR LAMPIRAN ... 27

(4)

iii DAFTAR TABEL

1. Tabel 1. Anggaran PPID BRIN Tahun 2021 ... 9

2. Tabel 2. Hasil pengukuran Indeks Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) tahun 2021 ...12

3. Tabel 3 Unsur Layanan BRIN 2021 ...17

DAFTAR GAMBAR 1. Gambar 1. Bagan Struktur Organisasi PPID BRIN ... . 3

2. Gambar 2. Gambar 2. Jumlah Permohonan Pelayanan Informasi ... 5

3. Gambar 3. a. Mekanisme penerimaan layanan, b. Jenis pemohon layanan... 6

4. Gambar 4. Permohonan Informasi yang Dikabulkan ... 6

5. Gambar 5. Jumlah Pelayanan Informasi, Dikabulkan dan Ditolak ... 7

6. Gambar 6. Jumlah Pelayanan Informasi, Dikabulkan dan Ditolak ... ... 8

7. Gambar 7. Kegiatan Mempertahankan dan Memperoleh kembali ISO 9001 : 2015 dan ISO 17025:20179 ...15

8. Gambar 8. Grafik IKM Per Unsur Layanan BRIN 2021 ... 17

9. Gambar 9. Sosialisasi Bimbingan Teknis Pelayanan Informasi Publik ... 20

10. Gambar 10. Pendampingan Persiapan Monev KIP 2021 ... ... 21

(5)

1 I. GAMBARAN UMUM KEBIJAKAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK DI BRIN

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 78 Tahun 2021 merupakan integrasi dari 5 (lima) entitas yaitu Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), dan Ristek/BRIN. Berdasarkan Perpres tersebut, BRIN mengemban tugas menyelenggarakan tugas pemerintahan dalam bidang penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan, serta invensi dan inovasi, menyelenggarakan ketenaganukliran dan menyelenggarakan keantariksaan secara nasional dan terintegrasi. Salah satu tugas BRIN adalah melaksanakan keterbukaan informasi publik dalam rangka mendukung perwujudan visi, misi, tujuan dan sasaran yang ditetapkan dengan melanjutkan pelaksanaan pelayanan informasi publik yang telah dilaksanakan oleh kelima entitas tersebut.

Kemudian berdasarkan Peraturan BRIN (PerBRIN) Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), BRIN dilengkapi dengan Biro Komunikasi Publik, Umum dan Kesekretariatan yang salah satunya menyelenggarakan fungsi pengelolaan dan pengemasan informasi publik.

Sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008, setiap Badan Publik wajib membentuk Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) melalui Surat Keputusan (SK) Kepala BRIN Nomor 82/HK/2021 Tentang Organisasi PPID dilingkungan BRIN. Organisasi PPID terdiri dari PPID BRIN yang berlokasi di Gedung Habibie Center Jalan Thamrin Jakarta Pusat, dan 8 (delapan) PPID Pelaksana Kawasan yaitu: Kawasan Multi Unit kerja Jakarta (meliputi Gatot Subroto, Thamrin, Mampang, Lebak Bulus, Pekayon dan Ancol); Kawasan Multi Unit Kerja Serpong (meliputi Serpong, Lampung dan Agam); Kawasan Multi Unit Kerja Bogor (Kebun Raya Bogor, Kusnoto, Cibinong, Rumpin, Rancabungur dan Kebun Raya Cibodas); Kawasan Multi Unit Kerja Bandung (meliputi Bandung, Subang, Garut dan Sumedang); Kawasan Multi Unit Kerja Yogyakarta (meliputi Gunung Kidul dan Sleman); Kawasan Multi Unit Kerja Purwodadi (Kebun Raya Purwodadi), Kawasan Multi Unit Kerja Bali (meliputi Bali, Mataram, Pontianak, Parepare, dan Kupang); dan kawasan Multi Unit Kerja Biak (Biak, Ambon).

Sebagai badan publik baru, langkah awal yang dilakukan BRIN adalah melakukan penataan tata kelola pelayanan publik dan PPID dengan menyusun dokumen berupa pedoman, bisnis proses, Standar Operasional Prosedur (SOP), standar pelayanan,

(6)

2 menerbitkan SK tentang organisasi PPID, pembangunan portal PPID untuk mengintegrasikan dan mensinergikan seluruh kegiatan PPID pelaksana kawasan.

Selanjutnya selain melaksanakan tugas pelayanan informasi publik, juga melakukan koordinasi dan evaluasi dengan para PPID Kawasan. Hasil kegiatan koordinasi diantaranya adalah penetapan informasi yang wajib disediakan secara berkala, informasi yang wajib diumumkan serta merta, dan informasi yang wajib tersedia setiap saat.

Laporan PPID BRIN tahun 2021 disusun berdasarkan hasil kegiatan PPID dari 5 entitas sejak bulan Januari sampai dengan September 2021 (selanjutnya disebut PPID BRIN). Kemudian dilengkapi dengan laporan kegiatan PPID BRIN dari bulan Oktober sampai dengan Desember 2021. Laporan ini disusun sebagai gambaran pelaksanaan kegiatan PPID BRIN sepanjang periode 2021.

II. GAMBARAN UMUM PELAKSANAAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK 2.1. Sarana dan Prasarana Pelayanan Informasi Publik

Dalam melaksanakan pelayanan informasi publik PPID BRIN dan kelima PPID eks entitas lembaga yang tergabung didalamnya, dilengkapi dengan sarana dan prasarana antara lain banner alur pelayanan informasi, portal PPID BRIN/lembaga, kuiesioner survei kepuasan masyarakat (SKM), aplikasi SKM secara daring, email (surat-surat elektronik, [email protected]), Asisten virtual berbasis kecerdasan artifisial (RIISKA), telegram, ruang diskusi, telepon (021- 3169010) whatsapp (08111735071 dan 08118612357), formulir-formulir, meja informasi, lemari penyimpanan dokumen, dan komputer.

Disamping itu, BRIN juga menyediakan ruangan pelayanan informasi publik/ruang PPID untuk mengantisipasi pemohon/masyarakat yang datang langsung. Pada masa pandemi Covid-19, BRIN tetap melaksanakan pelayanan informasi publik secara tatap muka dengan ketentuan/pembatasan tertentu dan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.

2.2. Sumber Daya Manusia beserta Kualifikasinya

PPID didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Kepala masing-masing entitas lembaga. PPID BRIN ditetapkan melalui Keputusan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Nomor 82/HK/2021 Tentang Organisasi PPID di Lingkungan BRIN, sebagaimana pada Lampiran 1. Struktur organisasi PPID BRIN terdiri dari PPID, Sekretaris, Anggota

(7)

3 Sekretaris, Petugas Bidang Layanan Teknologi, Petugas Bidang Komunikasi Publik Media Sosial, Petugas Bidang Portal PPID dan Teknologi dan Informasi, Petugas Bidang Layanan Hukum, Petugas Meja Informasi, Petugas Dokumentasi, dan PPID Pelaksana Kawasan/Multi/Unit Kerja Tunggal.

Gambar 1. Bagan Struktur Organisasi PPID BRIN

Atasan PPID adalah Sekretaris Utama BRIN, sedangkan PPID secara ex officio dijabat oleh Kepala Biro KPUK yang menyelenggarakan fungsi pengelolaan dan pengemasan informasi. Koordinator Pelayanan Publik dan PPID ditunjuk sebagai Sekretaris.

Selanjutnya Petugas Bidang Layanan Hukum, Petugas Meja Informasi, Petugas Dokumentasi, Petugas Bidang Portal PPID dan Teknologi dan Komunikasi, Petugas Bidang Komunikasi Publik Media Sosial, dan Petugas Layanan Teknologi, serta kedelapan Koordinator Pelaksana Kawasan adalah para pelaksana fungsi yang memiliki Jabatan Fungsional Pranata Humas, Arsiparis, Pranata Komputer, Pustakawan, dan jabatan fungsional lainnya.

2.3. Anggaran Pelayanan Informasi serta Laporan Penggunaannya

Kegiatan pelayanan informasi publik pada bulan Januari sampai dengan September 2021 dilaksanakan oleh 5 entitas lembaga dengan anggaran berasal dari

Atasan PPID

PPID

Sekretaris

GasBidYan Hukum Petugas Meja Informasi

Petugas Dokumentasi

GasBid Portal dan TK

8 PPID Pelaksana Kawasan

Petugas Informasi

Petugas

Dokumentasi Sekretaris

GasBid Kom

Publik Medsos Pusyantek Tim Pertimbangan PPID:

1. Inspektorat Utama;

2. Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan;

3. Deputi Bidang Kebijakan Riset dan Inovasi;

4. Deputi Bidang Sumber Daya Manusia lmu Pengetahuan dan Teknologi;

5. Deputi Bidang Infrastruktur Riset dan Inovasi;

6. Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi;

7. Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi; dan

8. Deputi Riset dan Inovasi Daerah.

(8)

4 DIPA masing-masing, total keseluruhan sebesar Rp. 1.295.340.000,- (satu milyar dua ratus sembilan puluh lima juta tiga ratus empat puluh ribu rupiah). Sedangkan setelah terintegrasi menjadi BRIN, anggaran pelayanan informasi publik dari bulan Oktober sampai dengan Desember 2021 berasal dari DIPA BRIN sebesar 155.969.000. Anggaran tersebut digunakan untuk pertemuan yang diikuti oleh seluruh petugas PPID, koordinasi dengan berbagai pihak terkait, sosialisasi, bimbingan teknis, jasa konsultasi pihak ketiga untuk menilai Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) dan Customer Engagement Index (CEI), workshop pengenalan sistem layanan berbasis kecerdasan artifisal Riset dan Inovasi Kecerdasan Artifisial (RIISKA), Surveillance ISO 9001:2015 PPID, Forum Komunikasi Kehumasan (FKK) yang dilaksanakan guna menunjang kinerja pelayanan publik BRIN.

Sedangkan untuk PPID Kawasan anggaran melekat pada satuan kerjanya masing- masing.

Tabel 1. Anggaran PPID BRIN Tahun 2021 No Entitas Anggaran (Rp)

1 LAPAN 200.000.000 2 BATAN 115.000.000

3 LIPI 120.000.000

4 Ristekdikti 805.340.000

5 BPPT 55.000.000

Total 1.295.340.000 6 BRIN 155.969.000

III. RINCIAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK

Pelayanan informasi publik yang merupakan kegiatan rutin di PPID BRIN dilaksanakan melalui tatap muka dimana pemohon datang langsung melalui meja informasi, dan secara daring melalui berbagai kanal seperti surat elektronik (email), telepon, whatsapp, fax, telegram, perangkat RIISKA dan website dan portal PPID BRIN.

Pemohon informasi dapat berasal dari pihak eksternal, seperti; pemerintah daerah, universitas dan perguruan tinggi, kementerian atau lembaga pemerintah, dan sebagainya, juga berasal dari internal BRIN. Pada tahun 2021, PPID BRIN telah mengelola permohonan informasi secara rinci dijelaskan sebagai berikut:

(9)

5 3.1. Jumlah Permohonan Informasi Publik

Berdasarkan data dari PPID masing-masing eks lima entitas lembaga, jumlah layanan informasi yang diterima selama periode Januari sampai dengan September 2021 sebanyak 5.209 layanan, dan setelah terintegrasi ke dalam BRIN pada periode Oktober sampai dengan Desember 2021 sebanyak 183 layanan, sehingga total dalam tahun 2021 terdapat 5.392 layanan informasi. Sebagaimana twerlihat pada Gambar 2, permohonan layanan informasi kepada Kemenristek BRIN tercatat paling sedikit sejumlah 15 permohonan, karena sebagian besar permohonan ditujukan kepada Kemendikbudristek.

Gambar 2. Jumlah Permohonan Pelayanan Informasi

Secara keseluruhan, permohonan layanan informasi yang diterima melalui mekanisme tatap muka atau pemohon datang langsung ke masing-masing PPID, dan diterima melalui media elektronik (email, telepon, whatsapp, telegram dan lain-lain).

Dari data menunjukkan bahwa pemohon yang mendapatkan pelayanan dengan datang langsung sebanyak 291 layanan, sedangkan melalui media elektronik sejumlah 5.101 layanan (Gambar 3.a).

Pemohon informasi berasal dari suatu instansi/institusi/lembaga berbadan hukum maupun secara pribadi (individu). Pada laporan ini jenis pemohon dibedakan atas pemohon individu dan pemohon berasal dari badan hukum. Sebagaimana terlihat dari Gambar 3.b, jumlah pemohon individu sejumlah 389, dan yang berasal dari badan hukum sejumlah 5.003.

723 460 15

650

3361 183

5392

0 1000 2000 3000 4000 5000 6000

LIPI BATAN Ristek BRIN BPPT LAPAN BRIN Total

(10)

6 Gambar 3. a. Mekanisme penerimaan layanan, b. Jenis pemohon layanan

3.2. Waktu Pemenuhan Permohonan Informasi Publik

Selama tahun 2021, walaupun kondisi ditengah-tengah Pandemi COVID-19 namun semua permohonan informasi publik di BRIN dapat dipenuhi dalam kurun waktu yang diamanatkan oleh UU KIP, atau dengan kata lain tidak ada permohonan informasi publik yang dilayani melampaui waktu yang ditentukan yaitu kurang dari 10 hari kerja dan perpanjangan maksimal 7 hari kerja.

3.3. Jumlah Permohonan Informasi Publik Yang Dikabulkan

Dari 5.392 permohonan informasi publik, sejumlah 5.338 permohonan diberikan pelayanan/dikabulkan.

Gambar 4. Permohonan Informasi yang Dikabulkan

722 460 6

650

3317 183

5338

0 1000 2000 3000 4000 5000 6000

LIPI BATAN Ristek BRIN BPPT LAPAN BRIN Total

Dikabulkan

MEKANISME PERMOHONAN

a

JENIS PEMOHON

b

291; 5%

5101;

95%

Datang langsung Via Elektronik

389; 7%

5003;

93%

Individu Badan Hukum

(11)

7 3.4. Jumlah Permohonan Informasi Publik Yang Dikabulkan Sebagian

Dari permohonan informasi publik yang diterima selama tahun 2021, semua layanan permohonan informasi diberikan sepenuhnya. Atau tidak ada permohonan informasi yang dikabulkan sebagian. Surat Pernyataan Tidak Ada Permohonan Informasi yang Dikabulkan Sebagian Nomor B- 1136/IV/HM.03.01/12/2021 terdapat pada Lampiran 2.

3.5. Jumlah Permohonan Informasi Publik Yang Ditolak Beserta Alasannya

Diantara 5.392 permohonan informasi yang diterima, terdapat 54 permohonan yang tidak dilayani/ditolak, dengan rincian sebagai berikut:

Gambar 5. Jumlah Pelayanan Informasi, Dikabulkan dan Ditolak

Adapun permohonan yang tidak dilayani/ditolak dapat dijelaskan sebagai berikut:

- Sebanyak 9 permohonan informasi yang diajukan kepada PPID Ristek merupakan informasi kewenangan instansi lain, sehingga 8 permohonan diteruskan kepada PPID Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), dan 1 permohonan diteruskan kepada PPID Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker).

- Terdapat 2 permohonan pada Pelaksana Kawasan PPID LAPAN Pusat Teknologi Penerbangan Bogor tidak dilayani karena: pertama kuota penerimaan bimbingan PKL telah melebihi kuota yang tersedia, dan kedua belum ada petugas definitif pada masa transisi integrasi ke BRIN.

- Hanya 1 permohonan kepada PPID LAPAN Pusat Teknologi Satelit Bogor tidak dapat dipenuhi karena kuota penerimaan penuh.

1 0

9 0

44 0

54

0 10 20 30 40 50 60

LIPI BATAN Ristek BRIN BPPT LAPAN BRIN Total

Ditolak

(12)

8 - Hanya 1 permohonan kepada PPID LAPAN Pusat Teknologi Roket Bogor

tdak dapat dipenuhi karena kuota penerimaan penuh.

- Sejumlah 40 permohonan pada Pelaksana Kawasan PPID LAPAN Bandung, tidak dilayani karena:

 permohonan pengajuan Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang melebihi kuota yang tersedia saat pemohon mengajukan permohonan dan tidak seimbang dengan ketersediaan pembimbing.

 layanan yang diminta terdapat di satuan kerja LAPAN yang lain.

Untuk layanan yang terdapat di satuan kerja lain, PRTA membantu pemohon layanan untuk menghubungkan pemohon dengan satuan kerja terkait.

 layanan yang diminta tidak terdapat di PRTA dan satuan kerja lain di LAPAN.

 permohonan pengajuan praktik kerja industri (prakerin) yang dilakukan secara tatap muka pada masa pandemi COVID-19.

- Satu (1) permohonan pada Pelaksana Kawasan PPID LIPI di Ambon, ditolak karena merupakan informasi yang dikecualikan.

Gambar 6. Perbandingan Permohonan Informasi yang dikabulkan dan Ditolak

BRIN berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan informasi. Dari jumlah layanan yang diterima, hampir seluruh permohonan diberikan pelayanan (sebesar 99,0%), dan yang ditolak hanya 1,0%, sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 6.

IV. PENYELESAIAN SENGKETA INFORMASI PUBLIK 4.1. Jumlah Keberatan

Selama tahun 2021 terdapat dua keberatan yang diterima oleh PPID BRIN yang berasal dari:

5338; 99%

54; 1%

Dikabulkan Ditolak

(13)

9 4.1.1. Pamong Budaya Bogor yang disampaikan kepada Humas LIPI melalui

surat pertama Nomor 1/ADV-PBB/XI/2021 tanggal 1 November 2021 perihal Permohonan Informasi Publik Dokumen-dokumen Terkait Program GLOW Kebun Raya Bogor, surat kedua Nomor 2/ADV- PBB/XII/2021 tanggal 8 Desember 2021 perihal Keberatan terhadap Atasan PPID BRIN Terkait Permohonan Informasi Publik Program GLOW Kebun Raya Bogor ditujukan kepada Kepala BRIN, dan surat ketiga Nomor 3/ADV-PBB/XII/2021 tanggal 24 Desember 2021 perihal Tanggapan atas Jawaban PPID BRIN ditujukan kepada Plt.

Kepala Biro KPUK selaku Kepala PPID BRIN, sebagaimana pada Lampiran 3.

4.1.2. Ketua Pemuda Sunda Menggugat yang disampaikan melalui surat pertama nomor 181/PSM/Desakan/BRIN/11/2021 tanggal 18 Nopember 2021 perihal Menerbitkan Riset Atas Dampak GLOW di

Kebun Raya Bogor. Surat kedua nomor

193/PSM/jawaban/BRIN/12/2021 tanggal 23 Desember 2021 perihal Jawaban tentang Surat BRIN, sebagaimana pada Lampiran 4.

Inti dari surat Pamong Budaya Bogor dan Pemuda Sunda Menggugat tersebut adalah keberatan terhadap program GLOW Kebun Raya Bogor dan meminta BRIN menghentikan program tersebut.

4.2. Tanggapan Atas Keberatan

Terhadap kedua keberatan tersebut pada 1.a dan 1.b diatas, BRIN telah menyampaikan surat jawaban:

4.1.3. Surat pertama Nomor B-941/IV/HM.00.02/12/2021 tanggal 13 Desember 2021 perihal Jawaban Informasi Publik Terkait Program GLOW Kebon Raya Bogor, merupakan jawaban surat pertama dan kedua dari Pamong Budaya Bogor. Surat jawaban kedua Nomor B- 1115/II/HM.00/12/2021 tanggal 28 Desember 2021 perihal Jawaban Surat Pamong Budaya Bogor untuk menjawab surat ketiga dari Pamong Budaya Bogor, sebagaimana pada Lampiran 5.

4.1.4. Surat Nomor B-940/IV/HM.00.02/12/2021 tanggal 13 Desember 2022 perihal Jawaban tentang Permohonan Menerbitkan Riset atas Dampak GLOW di Kebun Raya Bogor, merupakan jawaban untuk surat

(14)

10 pertama dari Pemuda Sunda Menggugat. Berikutnya surat jawaban BRIN untuk surat kedua dari Pemuda Sunda Menggugat Nomor B- 1121/IV /HM.00.00./12/2021 tanggal 29 Desember 2021 perihal Penjelasan Informasi GLOW Kebun Raya Bogor, sebagaimana pada Lampiran 6.

4.3. Jumlah Permohonan Penyelesaian Sengketa ke Komisi Informasi Selama tahun 2021, pelayanan informasi BRIN menerima keberatan dari 2 (dua) pihak pemohon sebagaimana diuraikan pada 4.1, namun tidak sampai menjadi sengketa. Dengan demikian tidak ada permohonan penyelesaian sengketa pelayanan informasi PPID BRIN kepada Komite Informasi Publik (KIP), sebagaimana tercantum dalam Surat Pernyataan Tidak ada Sengketa Nomor B- 1532/IV/HM.03.01/12/2021 Tanggal 31 Desember 2021 (Lampiran 7).

4.4. Hasil Mediasi dan/atau Keputusan Ajudikasi Komisi Informasi

PPID BRIN tidak pernah mengajukan permohonan penyelesaian sengketa selama tahun 2021, sehingga tidak ada mediasi atau Keputusan Ajudikasi Komisi Informasi.

4.5. Jumlah Gugatan Yang Diajukan ke Pengadilan

Selama tahun 2021 tidak ada gugatan yang diajukan oleh PPID BRIN. Oleh karena itu PPID BRIN telah mengeluarkan pernyataan sebagaimana Lampiran 8 tercantum dalam Surat Pernyataan Tidak Ada Gugatan ke Pengadilan Nomor: B- 1135/IV/HM.03.01/12/2021 Tanggal 31 Desember 2021.

4.6. Hasil Putusan Pengadilan dan Pelaksanaannya

Dengan tidak adanya gugatan yang diajukan ke pengadilan maka tidak ada hasil putusan pengadilan.

(15)

11 V. CAPAIAN TAHUN 2021

5.1. BRIN Mendapatkan Predikat Menuju Informatif pada Anugerah Badan Publik 2021

Derasnya arus informasi di era digital saat ini menuntut adanya pengelolaan keterbukaan informasi publik. Hal ini berguna untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik dan transparan karena kunci keberhasilan dari keterbukaan informasi publik adalah kolaborasi yang baik, antara pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan.

Sesuai dengan Keputusan Komisi Informasi Pusat Nomor 10/KEP/KIP/X/2021 Tanggal 21 Oktober 2021, BRIN mendapatkan predikat “Menuju Informatif dengan total nilai 80.02” pada Anugerah Badan Publik 2021.

BRIN sebagai lembaga riset yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2021 yang kemudian direvisi menjadi Perpres Nomor 78 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional, akan mengintegrasikan seluruh lembaga riset di Indonesia termasuk yang ada di Kementerian. Proses integrasi tahap 1 telah dilakukan terhadap 5 entitas riset utama di Indonesia yakni, BATAN, LAPAN, LIPI, BPPT, dan Kemenristek pada tanggal 1 September 2021.

Pada Anugerah Badan Publik 2021, BRIN mendapatkan predikat menuju informatif dikarenakan proses transisi peleburan BATAN, LAPAN, LIPI, BPPT, dan Kemenristek ke dalam BRIN membutuhkan waktu untuk mengintegrasikan SDM serta infrastruktur untuk menunjang berbagai aktiftas pelayanan publik.

Dengan telah terintegrasinya seluruh lembaga riset di Indonesia maka secara otomatis jumlah SDM unggul meningkat, infrastruktur menjadi lengkap, dan pendanaan juga bertambah. Di tahun 2022 BRIN optimis mendapatkan predikat informatif.

BRIN terus menggelorakan semangat keterbukaan dan akuntabilitas informasi yang bertujuan untuk membangun kepercayaan dan dukungan masyarakat dalam mengukuhkan semangat riset dan inovasi yang mengedepankan aspirasi dan kebutuhan masyarakat menuju indonesia maju 2045.

(16)

12 5.2. BRIN Memperoleh Kategori Sangat Baik Hasil Pengukuran Indeks Pengelolaan

Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Tahun 2021

Kementerian Informasi dan Komunikasi RI memberikan hasil pengukuran Indeks Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) tahun 2021 kepada BRIN dengan kategori Sangat Baik, dengan rincian indeks Pengumpulan Data dan Informasi sebagai berikut:

Tabel 2. Hasil Pengukuran Indeks Pengelolaa Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) tahun 2021

Informasi hasil penilaian mengenai Indeks Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik disampaikan saat melaksanakan Seminar Indeks Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Bagi Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah, yang dilaksanakan secara hibrida dihadiri oleh lembaga pemerintah daerah maupun pusat, di Bogor pada tanggal 31 Januari 2022.

Hasil pengukuran Indeks dapat membantu menunjukkan perkembangan serta kondisi yang memerlukan upaya-upaya perbaikan, sehingga aktivitas komunikasipublik dapat menjadi lebih efektif dan efisien di masa mendatang yang bertujuan untuk membantu upaya peningkatan pelayanan publik dalam bidang informasi dan komunikasi, dan membangun upaya peningkatan pemenuhan hak publik untuk mendapatkan informasi.

Melalui pengukuran itu diharapkan secara obyektif mampu menunjukkan dan menggambarkan capaian kinerja pengelolaan informasi dan komunikasi publik yang dilaksanakan masing-masing instansi baik dari aspek input, proses, output, dan outcome.

Selain manfaat di atas, Pengukuran Indeks PIKP ini dilakukan untuk memonitor

Indeks Pengumpu lan Data dan Informasi

Indeks Perencanaan

Indeks Pelaksanaan

Indeks Monitoring

Indeks Proses

Kategori

100 100 75 77.78 88.19 Sangat Baik

(17)

13 dan mengevaluasi kinerja pengelolaan informasi dan komunikasi publik, yang dilaksanakan oleh Unit Kementerian/Lembaga (K/L) dan Diskominfo Provinsi dari waktu ke waktu. Indeks PIKP bisa juga digunakan sebagai bagian dari early warning system, termasuk untuk mempertanyakan pilihan-pilihan kebijakan nasional dan daerah.

5.3. BRIN Memperoleh Penghargaan TOP 5 Replikasi dan TOP 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2021 dari Kemen PANRB

a. Inovasi WASCOVE LBM Eijkman Raih Top 5 Replikasi

Inovasi WASCOVE (Waspada Covid-19 Lembaga Biologi Molekuler Eijkman) BRIN meraih Top 5 Replikasi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB).

Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala BRIN Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc.

yang diserahkan secara virtual oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo pada tanggal 9 November 2021. Dalam penyerahan penghargaan tersebut turut mendampingi Plt.

Sekretaris Utama BRIN Nur Tri Aries Suestiningtyas, S.IP., M.A. dan Plt. Kepala Biro Komunikasi Publik, Umum, dan Kesekretariatan BRIN Driszal Fryantoni, M.Eng.Sc.

Kepala BRIN menyampaikan terima kasih atas apresiasi dan penghargaan yang diterima dari Kemen PANRB tersebut. Penghargaan tersebut menjadi pemacu untuk mendorong BRIN terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik yang lebih baik lagi, di tengah masa transisi BRIN dalam mengintegrasikan lembaga penelitian.

WASCOVE merupakan inovasi pelayanan publik dalam penanganan pandemi COVID-19. WASCOVE membuka pelayanan pemeriksaan COVID-19 untuk umum dan tidak berbayar sejak 16 Maret 2020 sebagai wujud kemanusiaan dan sumbangsih kepada bangsa. Hasil uji diagnostik COVID-19 dilakukan dalam melaksanakan 3T (testing–tracing–treatment) dalam pengendalian pandemi COVID-19.

Melalui layanan WASCOVE ini, BRIN mendapatkan penghargaan kategori Top 5 Replikasi Inovasi Pelayanan Publik, bersama dengan Sichupang milik Kementerian Kelautan dan Perikanan, SIjempol Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemprov Banten, Sirene Muba milik Pemkab Musi Banyuasin, dan Serbu Gas milik Pemkab Penajem Paser Utara.

b. Inovasi Aplikasi Internet Reactor Laboratory sebagai Media Pembelajaran Fisika Reaktor (API RELA MEMBARA) Raih Penghargaan TOP 99

Aplikasi Internet Reactor Laboratory sebagai Media Pembelajaran Fisika Reaktor (API RELA MEMBARA) merupakan inovasi karya Pusat Sains dan Teknologi

(18)

14 Akselerator (PSTA) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) yang mendapatkan penghargaan TOP 99 pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Kemen PANRB.

Inovasi ini merupakan media pendidikan dan praktikum fisika reaktor secara daring dan realtime yang berbasis pada website, database, dan video conference. API RELA MEMBARA hadir untuk memenuhi tuntutan era industri 4.0, sekaligus sebagai sarana sosialisasi iptek nuklir kepada masyarakat melalui kunjungan virtual, serta bentuk kontribusi BATAN (salah satu entitas dari BRIN) dalam pembangunan SDM unggul di era tatanan normal baru akibat pandemi.

Melalui inovasi API RELA MEMBARA, perguruan tinggi di mana saja dapat memanfaatkan sarana praktikum fisika reaktor secara daring tanpa harus memiliki fasilitas reaktor. Hingga saat ini tercatat lebih dari 25 perguruan tinggi telah melakukan kerja sama pemanfaatan layanan API RELA MEMBARA. Sebagai upaya peningkatan layanan kepada pengguna, PSTA BATAN (sekarang setelah terintegrasi kedalam BRIN menjadi Pusat Riset dan Teknologi Akselerator – PRTA dibawah Organisasi Riset Tenaga Nuklir - ORTN) mengembangkan fitur layanannya secara online mulai dari proses kerja sama, presensi, laporan praktikum, evaluasi, hingga penerbitan sertifikat.

5.4. Mempertahankan dan Memperoleh kembali ISO 9001 : 2015 dan ISO 17025:20179 (ex LAPAN)

BRIN melalui Organisasi riset Penerbangan dan antariksa lelah mendapatkan sertifikat ISO 9001:2015 maupun ISO 17025:2017 dalam menunjang berbagai layanan. Diberbagai Pusat Riset. persyaratan ini menunjukkan kemampuannya secara konsisten menyediakan produk , layanan teknologi serta laboratorium sesuai dengan sistem manajemen mutu yang ditetapkan. Sehingga layanan tersebut dapat meningkatkan kepuasan pelanggan melalui penerapan sistem yang efektif, termasuk proses untuk peningkatan sistem, jaminan kesesuaian terhadap pelanggan dan persyaratan hukum serta peraturan yang berlaku.

(19)

15 Pada tahun 2021 beberapa Pusat Riset di lingkungan Organisasi riset Penerbangan dan antariksa melaksanakan surveillance maupun resertifikasi ISO hal itu sudah menjadi ketentuan apabila mempunyai sertivikat ISO.

Beberapa pusat riset yang melaksanakan surveillance di antaranya, Pusat Riset Teknologi Penerbangan ISO 9001:2015 “The quality management system for Aerial Photography Services with LSU (LAPAN Surveillance UAV) at Pusat Teknologi Penerbangan - LAPAN, ISO 17025 laboratorium uji Material ”, Pusat Riset teknologi Roket ISO 9001:2015 “ The Provision of System Research to support Propellant Manufacture at Pustekroket, Pusat Riset Sains Antariksa ISO 9001:2015 “Space Weather Information dan Forecast Services” Pusat riset Penginderaan Jauh ISO 9001:2015 “services of remote sensing satellite data and technology” dan Pusat riset Sain dan Teknologi Atmosfer ISO 17025:2017 “Laboratorium Kimia”.

LAPAN Rawamangun pada tahun 2021 juga melaksanakan surveilans terhadap PPID-nya ISO 9001:2015 ”Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Lembaga penerbangan dan antariksa Nasional (LAPAN)” dengan nomer sertifikat FS 569813. Sedangkan pusat riset yang melakukan resertifikasi adalah Pusat Riset Teknologi Satelit ISO 9001:2015 “The quality management system of Ground Station and Satellite Mission Operational at Satellite Technology Center”.

Gambar 7. Kegiatan Mempertahankan dan Memperoleh kembali ISO 9001 : 2015 dan ISO 17025:20179

(20)

16

5.5. Pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM)

Tahun 2021 ini, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memiliki tingkat kepuasan yang Baik. yatu 85.96 atau Nilai Indeks 3,43, dengan nilai tertinggi unsur produk spesifikasi jenis pelayanan yaitu 89,19 atau nilai indks 3,57 dan nilai terendah dalam unsur waktu penyelesaian yaitu 83,44 atau indks 3.34.

Peningkatan kualitas pelayanan aparatur pemerintah mutlak diupayakan secara terus-menerus. Pelayanan yang prima diharapkan mampu menjawab berbagai perubahan dan tuntutan masyarakat. Hal ini sejalan dengan salah satu fungsi utama pemerintah yang paling sering menjadi perhatian masyarakat, yaitu sebagai pelayan publik.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai salah satu lembaga negara juga dituntut untuk memberikan pelayanan yang optimal. BRIN yang sebentar lagi menjadi satu-satunya lembaga riset pemerintah di Indonesia, berperan sebagai enabler yang memiliki platform fasilitas riset yang terbuka untuk publik. Untuk itu, BRIN memberikan layanan publik melalui berbagai kanal agar informasi terkait layanan riset khususnya, semakin dekat dengan publik.

Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PANRB) Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Unit Penyelenggara Pelayanan Publik merupakan bentuk implementasi turunan dari UU Nomor 25 Tahun 2009 dan PP Nomor 96 Tahun 2012. Pedoman ini memberikan gambaran bagi penyelenggara pelayanan dalam melibatkan masyarakat melalui penilaian kinerja penyelenggaraan pelayanan publik.

Penilaian kinerja tersebut sangat berguna dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan BRIN.

Hasil survei ini akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan bahan masukan bagi penyelenggara layanan publik untuk melakukan perbaikan terus-menerus (continuous improvement), sehingga diharapkan dapat memenuhi tuntutan masyarakat, dan mencapai kualitas pelayanan prima.

(21)

17 Nilai Baik. Sesuai dengan hasil nilai SKM yaitu Nilai Indeks 3,43 atau 85,96 Nilai ini masih dapat ditingkatkan dengan meningkatkan unsur yang masih mendapatkan nilai rendah, tantangan saat ini di masa pandemik BRIN terus berupaya memberikan pelayanan optimal melalui berbagai inovasi, mengingat tidak semua pegawai berada di kantor dengan adanya pembagian kerja Work from Home – Work from Office, terlebih di area Jakarta yang menjadi episentrum pandemi.

Di bawah ini adalah tabel hasil penilaian dalam unsur pelayanan dimana U adalah keterangan berbagai unsur yaitu U1 Persyaratan, U2 Sistem, mekanisme, dan prosedur, U3 Waktu penyelesaian, U4 Biaya/tarif, U5 Produk spesifikasi jenis pelayanan,U6 Kompetensi pelaksana, U7 Perilaku pelaksana, U8 Penanganan pengaduan, saran, dan masukan, U9 Sarana dan prasarana :

Tabel 3 Unsur Layanan BRIN 2021

dari hasil di atas digambarkan hasil IKM per unsur dalam bentuk diagram Unsur Layanan BRIN 2021

Gambar 8 Grafik IKM Per Unsur Layanan BRIN 2021

(22)

18 Dari hasil perhitungan pada tabel, tingkat kepuasan paling rendah di tahun 2021 adalah pada unsur pelayanan Jangka Waktu, yaitu sebesar 83,44. Saat ini BRIN terus berbenah untuk mempercepat pelayanan dengan melakukan inovasi teknologi. Produk spesifikasi jenis pelayanan menjadi unsur pelayanan dengan indeks tertinggi, yaitu sebesar 89,19. Hal ini didukung oleh dominasi layanan yang diberikan oleh BRIN yang merupakan layanan riset yang tersertifikasi. Saat ini, BRIN terus berbenah dan berinovasi mulai dari perbaikan birokrasi sampai dengan pembangunan infrastruktur untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat.

Dari hasil pengolahan data dapat pula diketahui bahwa unsur Waktu Pelayanan mendapatkan nilai terendah yaitu 3,34. Selanjutnya unsur Sarana dan Prasarana dengan nilai 3,35. Unsur Penanganan pengaduan, saran, dan masukan dengan nilai 3,36 yang juga termasuk kedalam tiga unsur terendah. Hal ini menjadi perhatian BRIN untuk upaya perbaikan selanjutnya.

Sedangkan tiga unsur layanan mendapatkan dengan nilai tertinggi yaitu unsur Produk Spesifikasi Jenis Pelayanan, mendapatkan nilai tertinggi 89,19 3,36 kemudian disusul unsur Perilaku Pelaksana, dan kemudian Tarif/Biaya. BRIN akan terus meningkatkan nilai-nilai dari tiap-tiap unsur yang tertera dalam survei kepuasan masyarakat.

5.6.Pelaksanaan Forum Komunikasi Publik (FKP) Forum Konsultasi Publik (FKP)

merupakan amanat dari Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 12 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik di lingkungan Pemerintah. Dimana instansi pemerintah harus melalukan FKP sebelumnya dalam menetapkan Standar

Pelayanan Publik (SPP) yang akan digunakan dalam memberikan pelayanan publik.Forum ini merupakan kegiatan dialog, diskusi pertukaran opini secara partisipatif antara penyelenggara layanan publik dengan publik untuk membahas antara lain: rancangan kebijakan, penerapan kebijakan, dampak kebijakan, evaluasi

(23)

19 pelaksanaan kebijakan, ataupun permasalahan terkait pelayanan publik dalam kerangka transparansi dan efektivitas untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik.

Forum Konsultasi Publik yang telah dilaksanakan pada tanggal 9-10 November 2021 ini, dilaksanakan secara hybrid (tatap muka dan zoom cloud meeting) di Ruang Meeting Asoka, Hotel Savero Depok. Adapun tema yang diangkat adalah „Forum Konsultasi Publik Pengelolaan PPID dan Edukasi Publik di lingkungan BRIN.‟ Hal ini dilakukan untuk menyelaraskan kemampuan penyelenggara layanan dengan harapan publik, atau meminimalisir dampak kebijakan yang merugikan publik.

Pihak pihak yang terlibat dalam kegiatan ini berasal dari perwakilan tim Forum Konsultasi Publik BRIN, Lembaga Administrasi Negara, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Media Massa, serta unsur mahasiswa.

Acara dibuka dengan Arahan dan sambutan dari Kepala Biro Komunikasi Publik Umum dan Kesekretariatan, Driszal Fryantoni, dalam sambutannya Driszal menyampaikan bahwa dengan dilaksanakannya FKP ini, akan terbentuk keselarasan antara kemampuan penyelenggara layanan, dalam hal ini BRIN, dengan harapan dan kebutuhan publik. Setelah sambutan dari Driszal, kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari Jasyanto (Koordinator Komunikasi Publik dan PPID), yang disambung dengan paparan Syafrudin, S.Pd, (Analis Kebijakan Madya Kedeputian Bidang Pelayanan Publik, Kementerian PANRB), Hasyim Gautama (Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Kementerian KOMINFO), Trixsaningtiyas Gayatri (Analis Kebijakan Ahli Madya/Kord Humas dan Protokol LAN, Gaib Maruto Sigit (Pemred trijaya), dan diakhiri dengan sesi tanya jawab, dan ditutup dengan pembuatan dan penandatanganan Berita Acara Forum Konsultansi Publik.

5.7. Bimbingan Teknis Pelayanan Informasi Publik (Eks PPID BATAN)

Sebagai upaya peningkatan pelayanan Informasi Publik oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), maka Biro Hukum Humas dan Kerja Sama selaku PPID Utama BATAN menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Petugas Pelayanan Informasi (PPI) di lingkungan BATAN. Kegiatan ini dilakukan secara virtual melalui video teleconference pada tanggal 23 Maret 2021.

Acara tersebut dihadiri sebanyak 49 Orang peserta yang merupakan Petugas Pelayanan Informasi di BATAN. Peserta diberikan pengetahuan mengenai tugas dan

(24)

20 fungsi sebagai PPI, mekanisme pengelolaan informasi publik, penyusunan daftar informasi publik serta jadwal retensi arsip. Tujuan bimtek ini selain untuk meningkatkan pengetahuan PPI juga sebagai sarana diskusi untuk menemukan jawaban dari permasalahan yang ditemui pada saat memberikan pelayanan.

Pada kegiatan bimtek juga disampaikan mengenai penggunaan website layanan KIP BATAN dalam memberikan layanan dan pengelolaan informasi publik. Melalui Bimtek ini diharapkan peserta dapat meningkatkan kompetensinya sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik di unit kerjanya masing-masing.

Gambar 9 Sosialisasi Bimbingan Teknis Pelayanan Informasi Publik

5.8.Pendampingan Persiapan Monev KIP 2021 ( Eks PPID BATAN)

Pelayanan informasi publik selama masa pandemi Covid-19 tidak boleh terhenti, Badan Publik harus terus konsisten memberikan layanan informasi kepada masyarakat. Agar layanan informasi publik di BATAN dapat berjalan dengan baik ditengah pandemi Covid-19, maka diperlukan terobosan, inovasi, dan kolaborasi dengan Badan Publik lainnya dengan mengacu pada standar layanan informasi yang telah ditetapkan.

Dalam rangka menguatkan dan meningkatkan layanan keterbukaan informasi di Batan, PPID Batan mengundang narasumber tenaga ahli dari Komisi Informasi Pusat untuk memberikan asistensi atau pendampingan dalam pelaksanaan keterbukaan informasi sesuai dengan yang diatur dalam UU dan Peraturan terkait Keterbukaan Informasi Publik.Kegiatan pendampingan diikuti oleh Tim PPID Utama Batan dan PPID Unit Kerja PSTNT Batan Bandung, bertempat di PSTNT Batan Bandung pada tanggal 26 April 2021.

Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan dan meningkatkan layanan keterbukaan

(25)

21 informasi di Batan dalam rangka persiapan kegiatan monitoring dan evaluasi yang akan dilakukan oleh Komisi Informasi Pusat.Pembahasan pertama disampaikan oleh Tenaga Ahli dari Komisi Informasi Pusat Annie Londa dengan judul penguatan pelayanan informasi publik, dan pembahasan kedua oleh Winnie Feriana dengan judul monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi di Badan Publik. Pada kegiatan tersebut juga disampaikan mengenai hasil monev KIP tahun 2020, informasi- informasi apa saja yang harus dilengkapi sebagai bukti dukung monev, salah satunya terkait terkait ruang layanan informasi. Menurut annie, ruang layanan informasi sebaiknya diberikan penamaan ruang yang jelas dan mudah terlihat, sehingga dapat divalidasi oleh tim penilai.

Gambar 10 Pendampingan Persiapan Monev KIP 2021

5.9. Kunjungan dari instansi lain (Pustekdata OR PA)

Selama Tahun 2021, PPID Pustekdata menerima 15 kunjungan dari berbagai instansi, bentuk kunjungan yang diterima oleh PPID Pustekdata juga tidak terbatas pada kunjungan tatap muka, namun juga kunjungan secara virtual guna menerapkan protokol kesehatan yang berlaku untuk menghindari kerumunan dan memutus mata rantai penularan Covid-19. Salah satu kunjungan yang diterima oleh PPID.

Pustekdata adalah kunjungan dari Menteri Riset dan Teknologi/Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/BRIN), Prof. Bambang Permadi Soemantri Brojonegoro pada hari Jumat Tanggal 05 Maret 2021.

Dalam pidato sambutannya, Prof. Bambang Permadi Soemantri Brojonegoro mengapresiasi terhadap apa yang telah dilakukan ORPA (ex. LAPAN) selama ini, dimana peran sudah bisa dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat. Beliau berharap ORPA terus meningkatkan kinerjanya, salah satunya dalam hal analisis

keakurasian dari berbagai produk/inovasi yang telah dihasilkan seperti informasi data ZPPI untuk membantu para nelayan kita agar hasil tangkapan ikan yang mereka

(26)

22 dapatkan bisa meningkat meskipun hanya dengan menggunakan kapal nelayan yang sederhana.

Sementara itu, Kepala ORPA (ex. LAPAN) Prof. Thomas Djamaludin menyampaikan tujuh program utama ORPA, dimana dua diantaranya dikerjakan di Deputi Bidang Penginderaan Jauh (Deinderaja) yaitu Pengembangan Sistem Bank Data Penginderaan Jauh Nasional (BDPJN) dan Sistem Pemantauan Bumi Nasional (SPBN). Lebih jauh beliau menyampaikan peran ORPA dalam program pembangunan nasional salah satunya adalah melalui data-data satelit inderaja dan pemanfaatannya yang sudah bisa dirasakan oleh pemerintah dan masyarakat.

5.10. Kunjungan dari Juara 3 BRIN Motion Graphic Competition 2021

Kunjungan yang juga diterima tim PPID pada hari Selasa, 26 November 2021 dari 2 tim terbaik yakni juara 3 BRIN Motion Graphic Competition 2021 yang didampingi oleh 2 orang dari PUSPIPTEK BRIN berkunjung ke Kebun Raya Purwodadi BRIN. Tim Apaya yang terdiri dari 3 orang mahasiswa dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya sebagai pemenang juara 3 kategori mahasiswa. Sedangkan Tim Animatory yang terdiri dari 1 orang pelajar SMA Kolese Kanisius Jakarta dan 1 orang pelajar MAN 2 Kota Malang sebagai pemenang juara 3 kategori SMA atau sederajat.

Dalam kunjungannya, pemenang BRIN Motion Graphic Competition 2021 mendapatkan penjelasan mengenai riset dari para peneliti. Kunjungan pertama ke rumah kaca untuk melihat riset terkait Dioscorea atau umbi-umbian yang memiliki potensi serta bagaimana pengelolaannya. Kunjungan kedua ke koleksi Moraceae yang bertujuan mengenalkan tumbuhan yang berfungsi ekologis.

Kunjungan dilanjutkan ke Taman Buah lokal agar lebih mengenal kebun raya dan macam-macam tanaman buah lokal yang sebelumnya belum pernah dilihat oleh pemenang. Kunjungan berikutnya ke area pembibitan dan mendapatkan penjelasan terkait prosedur dan mekanisme pembibitan tanaman. Kunuungan terakhir ke herbarium dan museum biji untuk melihat herbarium basah, herbarium kering dan aneka koleksi biji Kebun Raya Purwodadi.

(27)

23 Gambar 11 Kunjungan dari Juara 3 BRIN Motion Graphic Competition 2021

5.11. BRIN Raih Tiga Penghargaan Pelayanan Publik dari Kemenpan RB

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meraih tiga penghargaan penyelenggaraan pelayanan publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB). Ketiga penghargaan tersebut yakni satu penghargaan untuk Pembina pelayanan publik kategori Pelayanan Prima Lingkup Kementerian/Lembaga, dan dua penghargaan untuk Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Sangat Baik lingkup Kementerian/Lembaga.

Penghargaan disampaikan oleh Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo pada acara Penyampaian Hasil Evaluasi dan Penghargaan Pelayanan Publik di Lingkup Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah, di Jakarta, Selasa (08/03).

Penghargaan sebagai Pembina Pelayanan Publik kategori Pelayanan Prima diberikan kepada eks Lembaga Penerbagan dan Antariksa (LAPAN). Sedangkan dua penghargaan lainnya untuk kategori Sangat Baik diterima oleh eks Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), dan eks Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo, dalam sambutannya mengatakan, setiap tahun Kemenpan RB melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pelayanan publik di kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Harapannya seluruh proses

(28)

24 pelayanan publik dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat.

Berkat dukungan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, Tjahjo Kumolo mengajak kepada seluruh aparatur sipil negara untuk bangga melayani masyarakat.

“Menyerap aspirasi masyarakat agar memudahkan masyarakat mengurus berbagai permasalahan khususnya yang menyangkut layanan dasar maupun hal-hal yang menyangkut investasi,” ujar Tjahjo Kumolo.

VI. KENDALA EKSTERNAL DAN INTERNAL DALAM PELAKSANAAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK

Pelayanan PPID BRIN masa transisi, kendala pelaksanaannya dapat dibagi menjadi 2 (dua) kategori, yaitu : kendala internal dan eksternal.

Berdasarkan laporan masing-masing PPID Pelaksana Kawasan, berikut adalah rangkuman kendala internal pelaksanaan pelayanan PPID BRIN yang telah dihimpun dari PPID Pelaksana Kawasan Thamrin (Jakarta), Multi Kawasan Serpong, Yogyakarta, Kawasan Bandung, Kawasan Bali, dan Biak yaitu :

1. Sumber Daya Manusia (SDM), kurangnya SDM sehingga staf merangkap beberapa pekerjaan berimbas pada kurang optimalnya pelayanan PPID antara lain di Thamrin Jakarta, Pusat Riset Atmosfir, Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh.

2. Infrastruktur, belum adanya ruangan khusus pelayanan PPID dengan perangkat pendukungnya seperti meja, komputer dan akses internet yang memadai pada beberapa kawasan antara lain Thamrin Jakarta, Serpong, Bandung, Subang, dan ditambah kerusakan sarpras di Ambon akibat gempa beberapa waktu yang lalu.

3. Informasi, belum terkininya informasi yang tersedia menjadi kendala penyampaian informasi yang akurat, kendala ini disampaikan dari Thamrin Jakarta.

4. Pengetahuan dan pemahaman tentang organisasi PPID BRIN, tugas dan fungsi, klasifikasi informasi, serta standar pelayanan yang belum merata pada pelaksana PPID termasuk terkait uji konsekuensi informasi publik.

5. Komunikasi dan koordinasi, komunikasi dan koordinasi antar pelaksana yang berbeda lokasi menjadi kendala pelaksanaan pelayanan PPID. Kendala ini dikeluhkan oleh PPID Biak dan Kawasan Serpong.

6. Aplikasi PPID Kawasan dan Pusat belum terintegrasi.

7. Akun email terpusat di unit kerja menjadi kendala kecepatan penanganan pengaduan dan permintaan informasi di unit kerja.

(29)

25 8. Kuesioner Indeks Kepuasan Publik tidak diisi Pemohon Informasi, sehingga

menyulitkan pengumpulan data untuk survei kepuasan masyarakat.

Sedangkan kendala eksternal, semua kawasan PPID menyatakan bahwa satu-satunya kendala eksternal yang menyebabkan pelaksanaan agenda PPID tertunda atau bahkan tidak dapat dilaksanakan adalah adanya pandemi COVID-19 dan hal ini maklumi bersama.

Selama pandemi kegiatan tatap muka yang bisa digantikan dengan online via zoom 100%

maupun hybrid tetap bisa dilaksanakan sesuai target, namun ada beberapa kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan online seperti Praktik Kerja Lapangan adik-adik sekolah dan mahasiswa.

VII. REKOMENDASI DAN RENCANATINDAK LANJUT UNTUK PENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN INFORMASI

Dari berbagai kendala di atas, beberapa rekomendasi dan tindak lanjut untuk perbaikan pelaksanaan pelayanan PPID BRIN di masa mendatang adalah sbb.:

1. Melakukan analisis beban kerja untuk pelaksana PPID Kawasan dan Pusat, bilamana memang hasil ABK dimaksud diperlukan penambahan staf maka perlu penambahan staf PPID di Kawasan yang memerlukannya. Pun tidak kalah penting perlu dilakukan pemetaan staf dan pembagian tugas yang proporsional.

2. Memperbaiki infrastrukur yang rusak di PPID Ambon, menyiapkan ruangan khusus PPID yang nyaman dengan kelengkapan komputer dan akses internet yang memadai di beberapa kawasan.

3. Mengoptimalkan fungsi PPID Pelaksana Kawasan dan PPID BRIN untuk melakukan pembaruan data dan informasi.

4. Melakukan sosialisasi dan workshop tentang organisasi dan tata kelola PPID BRIN 5. Memperkuat koordinasi dan komunikasi antara PPID Pelaksana Kawasan dan PPID

BRIN dengan menggunakan teknologi informasi yang efektif.

6. Memaksimalkan pemanfaatan fitur yang sudah tersedia di portal PPID BRIN 7. Menggunakan akun resmi PPID BRIN yaitu [email protected]

8. Menjelaskan pentingnya pengisian kuesioner untuk peningkatan pelayanan publik di masa mendatang dan perbaikan penyajian kuesioner.

Kendala-kendala pada masa transisi organisasi BRIN juga terjadi pada organisasi PPID

BRIN, dan hal ini secara umum adalah wajar karena layanan PPID BRIN merupakan

(30)

26 penggabungan beberapa entitas organisasi PPID eks LPNK, sehingga perlu waktu untuk penyesuaian organisasi baru dan tata kelolanya.

Patut dilaporkan, bahwa PPID BRIN dalam waktu yang relatif singkat, hanya sekitar 3 bulan saja mampu mempersiapkan antara lain sistem informasi (portal dan asisten virtual berbasis kecerdasan artifisial), dan tata kelola organisasi yang baru (SK PPID BRIN), antara lain menyusun pedoman, bisnis proses, dan Standar Operasional Prosedur yang baru.

Agenda utama PPID BRIN di awal tahun 2022 akan difokuskan pada konsolidasi internal, pengembangan kompetensi SDM, dan sosialisasi tata kelola organisasi PPID BRIN kepada pemangku kepentingan internal dan eksternal disamping agenda dan kegiatan pengembangan sistem informasi dan keikutsertaan PPID BRIN dalam berbagai ajang kompetisi di bidang informasi dan komunikasi publik.

VIII. PENUTUP

Demikian, laporan ini dibuat untuk dapat dipergunakan dalam pengambilan kebijakan berikutnya terutama yang berkaitan dengan pelaksanaan pengembangan PPID BRIN.

Jakarta,

Kepala Biro Komunikasi Publik, Umum, dan Kesekretariatan Umum, Selaku PPID BRIN

Driszal Friyantoni

NIP. 196912071989011001

(31)

27 DAFTAR LAMPIRAN

1. Surat Keputusan (SK) Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Nomor 82/HK/2021 Tentang Organisasi PPID di Lingkungan BRIN

2. Surat Pernyataan Tidak Ada Permohonan Informasi yang Dikabulkan Sebagian Nomor B- 1136/IV/HM.03.01/12/2021

3. Surat dari Pamong Budaya Bogor Nomor 1/ADV-PBB/XI/2021 tanggal 1 November 2021 perihal Permohonan Informasi Publik Dokumen-dokumen Terkait Program GLOW Kebun Raya Bogor ditujukan kepada Humas LIPI, surat kedua Nomor 2/ADV-PBB/XII/2021 tanggal 8 Desember 2021 perihal Keberatan terhadap Atasan PPID BRIN Terkait Permohonan Informasi Publik Program GLOW Kebun Raya Bogor, dan surat ketiga Nomor 3/ADV-PBB/XII/2021 tanggal 24 Desember 2021 perihal Tanggapan atas Jawaban PPID BRIN ditujukan kepada Plt. Kepala Biro KPUK selaku Kepala PPID BRIN

4. Surat dari Ketua Pemuda Sunda Menggugat, yang pertama Nomor 181/PSM/Desakan/BRIN/11/2021 tanggal 18 Nopember 2021 perihal Menerbitkan Riset Atas Dampak GLOW di Kebun Raya Bogor. Surat kedua nomor 193/PSM/jawaban/BRIN/12/2021 tanggal 23 Desember 2021 perihal Jawaban tentang Surat BRIN

5. Surat Jawaban BRIN Nomor B-941/IV/HM.00.02/12/2021 tanggal 13 Desember 2021 perihal Jawaban Informasi Publik Terkait Program GLOW Kebon Raya Bogor, Surat jawaban kedua Nomor B-1115/II/HM.00/12/2021 tanggal 28 Desember 2021 perihal Jawaban Surat Pamong Budaya Bogor

6. Surat Jawaban BRIN Nomor B-940/IV/HM.00.02/12/2021 tanggal 13 Desember 2022 perihal Jawaban tentang Permohonan Menerbitkan Riset atas Dampak GLOW di Kebun Raya Bogor, Surat kedua Nomor B-1121/IV/HM.00.00./12/2021 tanggal 29 Desember 2021 perihal Penjelasan Informasi GLOW Kebun Raya Bogor

7. Surat Pernyataan Tidak ada Sengketa Nomor B-1532/IV/HM.03.01/12/2021 Tanggal 31 Desember 2021

8. Surat Pernyataan Tidak Ada Gugatan ke Pengadilan Nomor: B-1135/IV/HM.03.01/

12/2021 Tanggal 31 Desember 2021

(32)

28 Lampiran 1.

KEPALA BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN

KEPALA BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL NOMOR 82/HK/2021

TENTANG

ORGANISASI PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI DI LINGKUNGAN BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL

KEPALA BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efisiensi pengelolaan informasi dan dokumentasi serta pelayanan informasi publik di lingkungan Badan Riset dan Inovasi Nasional, perlu membentuk Organisasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi;

b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Keputusan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional tentang Organisasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi di Lingkungan Badan Riset Inovasi Nasional;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 61, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4846);

2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038);

3. Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 99);

4. Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 215, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5357);

5. Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2021 tentang Badan SK Kepala BRIN Nomor 82/HK/2021 Tentang Organisasi PPID di Lingkungan BRIN

(33)

29 Riset dan Inovasi Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 192);

6. Keputusan Presiden Nomor 19/M Tahun 2021 tentang Pengangkatan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional;

7. Peraturan Badan Riset dan Inovasi Nasional Nomor 1 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Riset dan Inovasi Nasional (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 977);

8. Keputusan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Nomor 83/HK/2021 tentang Pedoman Layanan Informasi Publik di Lingkungan Badan Riset dan Inovasi Nasional;

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA BADAN RISET DAN INOVASI

INDONESIA TENTANG ORGANISASI PEJABAT

PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI DI

LINGKUNGAN BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL.

KESATU : Membentuk Organisasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Badan Riset dan Inovasi Nasional, yang selanjutnya disebut Organisasi Pengelola PPID BRIN dengan susunan personel sebagai berikut:

Pengarah : Kepala BRIN

Atasan PPID : Sekretaris Utama BRIN

(34)

30 Tim

Pertimbangan Informasi dan Dokumentasi

: 1. Inspektorat Utama;

2. Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan;

3. Deputi Bidang Kebijakan Riset dan Inovasi;

4. Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi;

5. Deputi Bidang Infrastruktur Riset dan Inovasi;

6. Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi;

7. Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi; dan

8. Deputi Riset dan Inovasi Daerah.

PPID BRIN : Biro Komunikasi Publik, Umum, dan Kesekretariatan

Sekretaris : Jasyanto Anggota

Sekretaris

Petugas Bidang Layanan

Teknologi Petugas Bidang Komunikasi Publik Media Sosial

Petugas Bidang Portal PPID dan Teknologi dan Informasi

: 1. Endar Wurianto 2. Agnes Febriani 3. Adinda Ratna Safira 4. Surya Patria Jumantara : 1. Adinda Ratna Safira

2. Tofa Waskito Aji 3. Agung Widyo Utomo

: 1. Dyah Rachmawati Sugiyanto 2. Sherly Julianti

3. Adipurwa Muslich

: 1. Ignatius Eggi Reza Putra 2. Eko Wiyatnanto

3. Agung Haryanto 4. Endar Wurianto 5. Ajang Cahyariki 6. Fadil Sabyli

7. Iqbal Rizki Kurniadi 8. Dimas Rizal Andrianto 9. Lia Mariyasih

10. A. Rachman 11. Fitri Ayasofia 12. Fajar Suryono

(35)

31 Petugas Bidang

Layanan

Hukum Petugas Dokumentasi Petugas Meja Informasi

PPID Pelaksana Kawasan/Multi /Unit Kerja Tunggal

: 1. Ulfiandri

2. Alberiza Hutrianto 3. Wildan Adam Maulana : 1. Haryati

2. Wendia Kusuma Wardian : 1. Retno Darwanti

2. Raden Dwi Sekar Asih 3. Kesi Purnani

: Petugas yang Ditunjuk

KEDUA : Organisasi Pengelola PPID BRIN sebagaimana dimaksud dalam diktum KESATU mempunyai tugas sebagai berikut:

1. Pengarah bertugas:

a. mengarahkan pelaksanaan pelayanan dan pengelolaan informasi publik mulai dari tahap persiapan, penyelenggaraan sampai penyelesaian hasil-hasilnya; dan b. melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan

pelayanan dan pengelolaan informasi publik di lingkungan BRIN.

2. Atasan PPID bertugas:

a. menunjuk PPID BRIN dan PPID pelaksana kawasan/multi/unit kerja tunggal;

b. memutuskan dan mengevaluasi kebijakan akses publik di lingkungan BRIN;

c. menyelesaikan masalah yang muncul terkait manajemen pengelolaan dan pelayanan informasi publik;

d. memastikan manajemen pengelolaan dan pelayanan informasi publik di lingkungan BRIN telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan; dan

e. melakukan pembinaan, pengawasan, evaluasi, dan monitoring atas pelaksanaan kebijakan Informasi Publik yang dilakukan oleh PPID BRIN dan PPID pelaksana kawasan/multi/unit kerja tunggal.

3. PPID BRIN bertugas:

a. merencanakan dan melaksanakan pengelolaan dan layanan informasi publik di lingkungan BRIN;

b. melakukan koordinasi dengan bidang pelayanan informasi, pengelolaan informasi, dokumentasi dan arsip, serta pengaduan dan penyelesaian sengketa;

c. melaksanakan kebijakan pengelolaan dan pelayanan informasi publik;

d. melakukan uji konsekuensi informasi publik yang dikecualikan; dan

e. melakukan pengelolaan, pemeliharaan, dan pemutakhiran daftar informasi publik.

4. Sekretaris bertugas:

a. mewakili manajemen dalam mengelola PPID BRIN;

b. menyiapkan bahan komunikasi baik internal maupun eksternal;

c. menghimpun informasi publik dari PPID pelaksana

(36)

32 kawasan/multi/unit kerja tunggal;

d. menyelenggarakan rapat;

e. melaksanakan pengawasan dan pengelolaan pada website/akun media sosial PPID BRIN; dan

f. membuat laporan kegiatan.

5. Anggota Sekretaris bertugas:

a. membantu menyiapkan bahan komunikasi baik internal maupun eksternal;

b. membantu menyelenggarakan rapat;

c. membantu menghimpun informasi publik dari PPID pelaksana kawasan/multi/unit kerja tunggal;

d. membantu melaksanakan pengawasan dan pengelolaan pada website/akun media sosial PPID BRIN; dan

e. membantu membuat laporan kegiatan.

6. Petugas Bidang Layanan Teknologi bertugas:

a. memberikan layanan informasi terkait layanan teknologi; dan

b. memberikan dan menyiapkan dalam pelayanan teknologi.

7. Petugas Bidang Komunikasi Publik Media Sosial bertugas:

a. menyiapkan konten dalam akun media sosial PPID BRIN;

b. memperbarui konten dalam akun media sosial PPID BRIN; dan

c. melakukan monitoring dan evaluasi konten akun media sosial PPID BRIN.

8. Petugas Bidang Portal PPID dan teknologi informasi dan komunikasi bertugas:

a. memelihara laman portal ppid.brin.go.id dan sarana prasarana teknologi informasi dan komunikasi lainnya;

dan

b. mengembangkan aplikasi dan inovasi dalam laman portal ppid.brin.go.id.

9. Petugas Bidang Layanan Hukum bertugas:

a. melakukan advokasi dan pendampingan terkait sengketa informasi; dan

b. memberikan masukan dan koreksi dalam pelaksanaan dan pengelolaan PPID BRIN sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

10. Petugas Dokumentasi bertugas:

a. menyiapkan informasi yang diminta oleh pemohon informasi;

b. mendokumentasikan informasi sesuai klasifikasi informasi; dan

c. mengoordinasikan dengan sekretaris dan petugas meja informasi dalam penyiapan informasi yang akan diberikan kepada pemohon informasi.

11. Petugas Meja Informasi bertugas:

a. menerima permohonan informasi;

b. melakukan pencatatan di buku register permohonan informasi;

(37)

33 c. melakukan klasifikasi permohonan informasi yang

terbuka dan informasi yang dikecualikan untuk diberikan;

d. memberikan informasi apabila informasi tersebut telah tersedia;

e. mengoordinasikan dengan sekretaris, PPID pelaksana kawasan/multi/unit kerja tunggal, atau PPID BRIN apabila informasi yang diminta belum tersedia; dan

f. menerima keluhan dan pengaduan dari masyarakat dan mengoordinasikan dengan Sekretaris, PPID pelaksana kawasan/multi/unit kerta tunggal, atau PPID BRIN.

12. PPID Pelaksana Kawasan/Multi/Unit Kerja Tunggal:

a. menyediakan informasi tugas dan fungsi kawasan/multi/unit kerja tunggal;

b. mengelola dan melayani informasi publik serta dokumentasi di kawasan/multi/unit kerja tunggal; dan c. mengelola, menata, dan menyimpan data dan/atau

informasi publik di kawasan/multi/unit kerja tunggal.

KETIGA : Organisasi Pengelola PPID BRIN dalam menjalankan tugasnya sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA berpedoman kepada Keputusan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Nomor 83/HK/2021 tentang Pedoman Layanan Informasi Publik di Lingkungan Badan Riset dan Inovasi Nasional.

KEEMPAT : Organisasi Pengelola PPID BRIN dalam menjalankan tugasnya sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA bertanggung jawab dan menyapaikan laporan pelaksanaan tugasnya secara tertulis kepada Kepala BRIN.

KELIMA : Biaya untuk melaksanakan Keputusan Kepala Badan ini bersumber pada Anggaran Belanja Badan Riset dan Inovasi Nasional yang berkenaan dan/atau dana lain yang sah.

KEENAM Masa kerja Organisasi Pengelola PPID BRIN terhitung sejak tanggal 1 September 2021 sampai dengan 31 Desember 2022.

KETUJUH : Keputusan Kepala Badan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dan mempunyai daya laku surut terhitung sejak tanggal 1 September 2021.

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 1 November 2021 KEPALA

BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL,

LAKSANA TRI HANDOKO

SALINAN Keputusan Kepala Badan ini disampaikan kepada Yth.:

1. Para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Badan Riset dan Inovasi Nasional;

2. Para Kepala Organisasi Riset di Lingkungan Badan Riset dan Inovasi Nasional;

3. Para Kepala Unit Kerja di Lingkungan Badan Riset dan Inovasi Nasional.

(38)

34

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA

BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL NOMOR 82/HK/2021

TENTANG

ORGANISASI PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN

DOKUMENTASI DI LINGKUNGAN BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL

Sekretaris

Referensi

Dokumen terkait

Sebagai sebuah bentuk pelayanan publik tentunya PPID KIP Kabupaten Aceh Tengah memiliki beberapa ketentuan yang dijadikan standar dalam pelayanan informasi publik

Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik, maka BPTP Jakarta telah melakukan kegiatan pengumpulan data berupa kuesioner yang diberikan kepada masyarakat

PT PPA juga telah melakukan rangkaian kegiatan untuk sosialisasi, edukasi, dan publikasi terkait dengan pelayanan informasi publik, baik kepada stakeholder internal

IPB University dalam mendukung keterbukaan informasi senantiasa mengoptimalkan layanan informasi dengan membuka beberapa kanal komunikasi. Selain formulir online pada

Desk pelayanan berkoordinasikan dengan Tim Penghubung dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) serta kemudian memberikan pemberitahuan tertulis

Tujuan umum penyusunan Profil Kesehatan Kabupaten Donggala untuk menyediakan data dan informasi yang relevan, akurat, dan sesuai kebutuhan dalam rangka meningkatkan

Atas dasar permasalahan tersebut maka perlu didirikan sebuah pusat kegiatan olahraga atau Sport Center di Kabupaten Badung yang dapat mengakomodasi dan mewadahi

Dan di tahun 2012 telah terakreditasi penuh 16 pelayanan dengan Keputusan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Nomor : KARS-SERT/283/I/2012 tanggal 12 Januari 2012 yang