• Tidak ada hasil yang ditemukan

W JIPSI JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN ISSN: SPION INDONESIA tf. U?aya McnlngkaLken Haell OelaJai t!,ernbaca

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "W JIPSI JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN ISSN: SPION INDONESIA tf. U?aya McnlngkaLken Haell OelaJai t!,ernbaca"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN

SPION INDONESIA ISSN:2443-1540

lnovasi ?etnbdlaja"an MenOAunakan Ex?erle 1aafi Roiaa,ion LeatninT Moael

(EARLM.)

A a n M eai a Tal e n q u nl6uk M e r.in Akal,k a d H a 9ll O el ai a

t

lP A 5l ow a 5

W?

leeuheuhat'ra

U?aya laenln}kai-kan Haeil OdlaJat

IPA M.enggunal<an

Medb AebJar Cha?La Elektrlk

Yunianlo Henarawardha

a

W JIPSI

V?aya ir',enlngkalkar. Haeil B.olaiar 3i6wa Kela6

Xl

Aku

M cn gev n aka n V

oael

Ko

o?e"

at.i+ O

et?

a a a n g

an

? a a

a Pelajaran JurnalKhuau6 di 5MK Negeri 1 Sekayu FiLhriana

voLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2016 HALAMAN 33O - 414

U?aya McnlngkaLken Haell OelaJai t!,ernbaca Oahaea lnqgri, Uenq4unakan

Na oa

d

Pe.rnb al aJar a n Koo ?

er atl+

11? e

9l

u ae

nl

-f c a

fi Aahl.v

e

fi

e

nl

O

iisi

o n

OafibangOueiantoro

t

7

tf .-.1

(o(

(2)

\O JIPSI

. \ JURNAL ILM

ISSI{: 2443-154O

IAH PENDIDIKAN SPION INDONESIA

I

Partner

terbaik

basi

peneliti' $aktisi' penul'il[iT:,illl"i''.iL1l

*'"'[JI""H]:-::IT:I'#"J::HIH',"",i"'l'"in***'*

lndonesia Pintar dan

maiu

-tl

I

rt 1H

I

i

t

rbitkan

Ol

:.*:X;il;;;i" t"*o'"1'"

o

t'"k

B

No

3e

cibuntu cibituns

Bekasi 17s20

;;:,"#ffi;;,iete'

+52-27'22114787' Email:

spion'indo@smail

com

Tahun 2015

PEJII6APIAII voLUME 2, NOMOR 4,

OKTOBER

2016

r --T-

7

\

fl

.,

:iI* t#, I

(3)

JIPSI

,u.n.I lhhi.h pGndidilqn

Spion lndornesia

Lai:LW 2ot6

eada-tlPst

I'r.

spioD

rtrdomsir

Eaitorensioto

:. t ustika .Ho rdionL s.pd., M.pd.

Y#;:frP:*'''i,[j,ff;;! s'a"w**''s'o' -

: ruo susonto, s,Pd

ISS]{:2448_1540

r

erdaftar

pada

pDIl

LIPI

ifrrr?,t#firlrii;it;;W",i,,,*rrw**,*"

{!#,#iiy:,#,1frF;i{py.r1;x:x;*,;x:;'n1:i&:;:.#:;:*ix;i;

ffiffi,*-'tr"

(4)

JIPSI

ISSN:2443-1540

INFORMASI DEWAN REDAKSI

Sinopsis

Pengelola

PT.

Spioo

ltrdoo6i8

lnps/www.facebook. com/jurnal ilmiahpendidikanspionindonesis/

Kontak

Nama Terbitan

Penerbit

Frekwensi

Owner Editor Utama Editor Anggota

Kontributor

Suppon

JIPSI (Jumal Ilmiah Pendidikan Spion lndonesia)

Partner

terbaik bagi peneliti, praktisi,

penulis

umum.

guru,

dosen dalam

menerbitkan

jumal ilmiah hasil

penelitian, pengembangan,

dan inovasi pendidikan yang

berkualitas untuk Indonesia pintar dan maju.

Epri Nuryantoro,

S.Pd.,

M.Pd.

Komplek

Perhubdat

Jalan

Perhubungan

4 Blok B No.

39 Cibuntu Cibitung Bekasi 17520 Jawa Barat lndonesia

IIP:

081210003372,

WA:

081284738809,

BBM: 58219908,

Email: [email protected]

Penerbit

Spion

ItrdonBir

Email: [email protected]

3 bulanan (Januari,

April,

Juli, Oktober)

Y8yuk Sri Rahsyu

Yustikr Eardirni,

S.Pd.,

M.Pd.

Sri Pardiyanta,

S.Pd.,

Warka,

S.Pd.,

Ria

Sus8nto, S.Pd.

Supril Priono

Akmsl Riihsnsysh Breds, Zidrn

Sysh

Rsbbsni

(5)

DAFTAR ISI

VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2016

Teguh Soehano Inovasi Pembelajaran Me,nggtfisJ(al Experts ?eom

llotation

Leaming

Model (ETRLM) dan

Media Teleng

lmtuk

Meningkatkan

Hasil Belajar

IPA Siswa SMP.

330

348

Yunianto

HendrawardhEna

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA 349

363

Menggunalan Media Belajar

(

harta Elekfi1k.

BambanS SuSiantoro

Upaya Meningtatkar Hasil Belajar

Membaca

Bahasa tnggris Menggunakan Model Pembelajaran

Koopsatif Tipe Sludehl Tean

Achievement Drvisro, (STAD).

364

377

Fithriana Upaya Meringtatkan Hasil Belajar Siswa Kelas

xl

Akuntansi Menggumkan Model

Kooperatif Berpasangan

(Pair

Cheks Sp€ncer Kagen) pada Pelajaran Jumal Khusus di SMK Negori

I

Sekalu.

378

389

Suparmi,

Luthfiyah Nudaelq I.C.P.A. Budi$ahjanto

Pengaruh Pendekatatr

SAVI,

Model Pernbelajaran

390-404

Langsun&

dan Mitra Belajd

Terhadap Hasil

Belajar Siswa.

Salam Supriyanto Upaya Menirykatkan

Hasil

Belajar Siswa pada

Pokok Balasan Penggunaan Alat

Ukur

Menggunakan Model Pembelajdan

(;roup

405-4t4

(6)

PI.]N(;AItTJII

PI]NDT]KA'I'AN SAVI. MOI)EL PEMI}EI,A.IAII

N

LAN(;StIN(;.

I)AN ]\'INAT BIiLA.IAIt TI,]IitIADAP

IIASIT-

BEI,A.IAII

SISWA Penelitian Eksperiman padd Mala Pelajaran pev,dfiaan Rahbut

(li

Kelas

Xl

Kecantikah SMK Ncgcri 3 Kediri Tahun Pclajaran 2015/2016

Olch

SUPAItMI, LUTHFIYAH NURLAELA,

I.G.P.A.

BUDITJAII.IANl'o

Program Studi Pcndidikan Tcknologi

&

Kcjuruan Pascasadana Univcrsitas Negeri Surabaya

Emaili [email protected]; [email protected]; I [email protected]

ISSN:2443-1540

A. PET\.DAIIUI,UAN

Mcnurut Sudarsono

(2000:24) pcmbclajaran mcrupakan suatu kcgiatan

yang dilakukan olch guru

scdcmikian

rupa schingga tingkah laku

siswa bcrubah kc arah yang lebih baik. Untuk mcwujutkan perubahan tingkah laku ke

Abstrak: Pcncli(ian ini dilakukan untuk

menganalisis pengaruh pcndekatan

SAVI, Modcl

Pcmbclajaran Langsung, dan Minat Belajar tcrhadap Hasil Belajar Siswa Kclas

XI

Kccantikan SMK Ncgcri 3

Kcdi

pada Mata pclajaran pewamaan Rambut. Jcnis pcnclitian ckspcrimcn semu (quasi cxperimcntal design), dcngan dcsain faktorial. Analisis data dengan analisis anava dua arah. populasi tarSct adalah Siswa Kclas

XI

Program Kcahlian Kccantikan

di

SMKN 3

Kcdiri.

Sampcl

tcrdiri

dari 1 kclas ckspcrimcn, dan

I

kclas kontrol dcngan jumlah total 60 sis$,a.

Teknik pengumpulan data dcngan menggunakan angkct dan tes Bcrdasarkan hasil pcnclitian dapat

diambil

kcsimpulan bahwa:

(l)

Tcrdapar pcngaruh pcndckatan

SAVI dan Modcl

Pcmbclajaran l-angsung terhadap

Hasil Bclajar

pervamaan Rambut

di SMK Ncgcri 3 Kcdiri. Ilasil

pengujian hipotcsis

dipcroleh

Frto", scbcsar 6.254 dcngrn signifikansi

0.0t5.

karcna signifikansi O.OI5

<

0.05 makr IIo

di

tolak dan

tlr

diterima, (2) Tcrdapat pcngaruh Minat Belajar terhadap

Ilasil Ilclajar

Pcwamaan Rambut

di SMK

Negcri

3 Kediri.

Uasil pcngujian hipotesis dipcrolch F6i,un* scbcsar 100,173 dcngan signilikansi 0,000, karcna signifikansi 0.000 < 0,005 maka

ll0

ditolak dan

IIr

ditcrima, dan (3) Tcrdapat intcraksi antara Pcndckatan Pcmbclajaran

SAVI, Modcl

Pcmbclajaran Langsung,

dan

Minar

Ilclajar

tcrhadap

IIasil

Belajar Pcwamaan Rambut

di

SMK Ncgcri

I Kcdiri.

asrl

pcngujian hipotcsis dipcroleh F6;,un*

=

10,964 dcngan signitikansi 0,002 karcna signifikansi 0,002 < 0,05, maka I 16 ditolak dan H I ditcrima.

Kata

Kunci:

Pcndckatatan SAVI, Modcl pcmbclajaran Langsung, Minat Bclajar.

Hasil Belajar Pcwamaan Rambut

]lilll[fliliiilffiltilil

arah yang lebih tentunya

dipcrlukan sebuah inovasi pcmbelajamn sccara tcrus menerus, khususnya

ketika guru

harus

mcngajarkan mata pclajaran

yang membutuhkan kctcrampilan khusus bagi siswanya.

Untuk itu

pcnggunaan modcl

pembclajaran yang bcrvariasi

akan memudahkan

siswa

memahami matcri

390

(7)

yang disampaikan pada

proscs

pembclajaran, sehingga

tuiuan

pcmbclayaran khususnya perubahan pola pikir dan pcrilaku akan tercapai.

Modcl

pcmbclajaran yang sclama rni digunakan

di SMKN 3

Kediri adalah

modcl

pcmbclajaran langsung. Modcl pcmbclajaran

langsung mungkin

cara yang

paling efektif untuk

mengajarkan

konscp dan

kclcrampilan-ketcramPilan cksplisjt kcpada siswa yang bcrprestasi rendah.

Akan tctapi modcl ini

tidak

dapat mcngcmbangkan minat

dan

kroaiilitas

siswa, karcna

dalam

proscs pcmbclajaran langsung

ini

siswa hanya

mcmiliki scdikit kcscmpatan

untuk tcrlibat sccara

aktil.

Untuk

itu

sulit bagi

siswa mcngcmbangkan

ketcrampilan

sosial dan intcrpcrsonal

mercka.

Pcmbclajaran langsung

merupakan

bcntuk dari

pendckalan pcmbclajaran yang bcroricntasi kepada Suru (tcachcr centcred approach).

Pandangan

modcl

pcmbclajaran langsung tcrhadap siswa adalah bahwa sislva dianggap sebagai scbuah bcjana kosong

yang

hanya

perlu diisi

dengan inlbrmasi-informasi

tanpa

mcmbcrikan kesempalan

siswa untuk aktif,

siswa

kurang dibcri kescmpatan

untuk monggali potcnsi

yang

ada dalam

diri mcrcka (Nur, 2008:54).

Bcrdasarkan uraian

di

atas dapat disimpulkan bahwa pembclajaran langsung

sifatnya

hanya mcnlransfcr pengclahuan

dari

Suru ke

siswa, schinSga kurang

mampu

mclibalkan siswa

secara

optimal

baik

aspek olah pikir, fisik, sosial

dan cmosional.

Torkait dcnga

kelemahan modcl pcmbclajaran langsung

di atas,

maka

Pcndckatan SAVI

(Somatic Auditory Visualjzation lntellcclualy) hadir sebagai

salah satu model

Pcndekalan pcmbclajaran

yang

mcnckankan siswa dapat mclibalkan scmua alat indra yang

dimiliki. Makna tiap kata dari SAVI

sendiri adalah sebagai

berikut

Vollrnc 2, Nohnr 4, Oktu'het 2016

Sot

atic yar9

bermakna gcrakan tubuh (hands-on atau aktivitas

fisik).

Dimana,

dalam belajar siswa harus

mcngalami dan melakukan. ,4adltorl yang bcmakna

bahwa bclajar harus mclalui

proses mcndcngarkan,

menyimak,

bcrbicara,

prescntasi, argumcntasi, mcngcmukakan

pcndapat, maupun

menanggapi.

yisudlization yang bcrmakna

bclajar

harus

mclibatkan/mcnggunakan indra

mala melalui proscs

mcngamati,

menggambar,

mcndcmonslrasikan.

mcmbaca, monggunakan

mcdia/alal

pcraga. Tcrakhir lnte cctualy

yimg

bcrmakna

bahwa dalam bclajar

harus

mcnggunakan kcmampuan

bcrpikir (minds-on)

dan

bcrkonsentrasi pikiran.

Kemudian bcrlatih

mcnggunakannya

mclalui bcmalar,

menyclidiki, mengidcntifi kasi, mcncmukan, mcncipta, mengkonslruksi, mcmccahkan masalah, dan mcncrapkan.

Ginling dalam

pcncljtiannya

(2012) mcnyimpulkan,

bahwa

pc bclajaran somalis,

aLrditori, visual

dan inlclcktual (SAVI)

dapat

mcningkatkan kualitas

pcmbclajaran Mata Kuliah

Kimia

Fisika

ll

di Program Studi Pendidikan

Kimia

JPMIPA

|KIP.

Lcbih lanjul diharapkan

kelcrlibatan

siswa dalam pcmbclajaran

mcnjadi

o['timrl

schinSga hasil bclajar iuge ikuL maksimal. dcngan m\'lodu dcmonstrasi.

praktilum drn tli:l,usi

kclompok.

Pcndekalan ini manpu

mc)rciptakan

kcbcrmaknaan dalam

pcmbelajaran karona mcnyentuh

scgala

aspck yang

dimiliki siswa.

Pcmbelajaran dcngan pcman[aalan

scluruh indra

diharapkan mampu mcnycntuh scluruh aspck dalam hasil bclajar

yailu kognilif, alcktif,

dan

psikomolorik.

Sclain pcnggunaan

pcndckatan pembclajaran yang tepat, dalam scbuah pcmbelajaran

juga dibutuhkan

minat bclajar siswa untuk mcningkatkan hasil

belajamya. Minat

mcrupakan sumbcr

motivasi yang mcndorong

sescorang

S u ?

u

m i, L ut hliJ, a h N u rln e lo, I. G. P.A. B u tlitj o hj o nto 39t

(8)

untuk melakukan apa yang

mercka inSrnkan aFabtla mcrcka bcbas mcmilih.

Kcgiatan yang diminati

scseorang, biasanya diperhatikan tcrus mcncrus dan drscrtar rasa scnang. Slamero (2003:0).

Jadi dapat disimpulkan bahwa te{adinya

minat itu karcna ada dorongan

darj percsaan scnang

dan

adanya pcrhalian terhadap scsuatu.

Minat

belajar adalah salah

satu bcnruk kcaklifan

sescorang

yang mendorong unhrk

melakukan serangkaian

kcgiatan jiwa dan

raga

untuk mcmpcrolch suatu

perubahan

tingkah laku scbaSai hasil

dari pengalaman

individu dalam

intcraksi dalam lingkungannya yang mcnyangkut

kognitif, afcktil, dan

psikomotorik.

Pcnclitian yanS dilakukan

olch

Sardini

(2013) mcnyimpulkan bahwa

tcrdapat pcngaruh

yang signifikan

antara minat bclajar tcrhadap hasil bclajar. Jadi dapal disimpulkan bahwa minat bclajar adalah

pilihan

kcsenangan dalam mclakukan

kegiatan dan dapat

nrcmbangkitkan

gairah scscorang untuk

mcmcnuhi kescdiaanya dalam bclajar.

Dari

hasil obscrvasi

awal

mclalui

wawancara dcngan guru dan

Siswa

Jurusan Kecantikan SMK Negcri

3

Kediri, hahwa dalam

proscs

pcnlbelajaran pada Mata

pclajaran

Mcwamai Rambut masih

tcrdapat

masalah yakni mcnggunakan

nlodcl

pcmbclajaran langsung.

Permasalahan yang

tcridcntifikasi dari

dominasi guru

dallm modcl pcmbclajaran

ini

diantaranya adalah kcmandirian

dan

kcscmpatan siswa untuk

dapat

mcngcmbangkan idcnya

kurang mendapatkan kcscmpatan, karcna guru

sudah mcnonlukan modcl

pcwarnaan

rambul, schingga dampaknya

siswa

ccndcrung bclajar sccara

individu.

Kondisi ini bcrpcngaruh pada

hasil bclajar mewamai rambut pada tahun lalu

di SMKN 3 Kcdiri yang

pcncliri lcmukan, dimana 65yo atau

42

dafi 64

siswa malas mcngerjakan tugas

yg

htlurne 2, Nonor 1, OktobU 2016

dibcrikan oleh guru. prcslasi

bclaJrr siswa

juga masih kurang

mcmuaskan.

Hal

inr bisa drlrhar

dan

hasil

lcs.i.!,'I yakni dari 64 siswa hanya J4

siswa

(53%) yary lulus/mcmcnuhi KKM

(Kriteria Kclulusan Minimal).

Disamping hal

tcrsebut karaktcristik

Mata

Pelajaran Pcwamaan

Rambut membutuhkan

ketcrampilan

kiusus, sehingga siswa

scriDg

mcngalami kcsulitan dalam

membuat atau mcwarnai mmbut dcngan bcrbagai

macam variasi yaflg scsuat

dcngan kcinginan konsumen atau dunia industri

Hal ini tcrjadi karena siswa

hanya mampu mclakukan pcwarnaan rambut sesuai dcngan yang diajarkan oleh guru

saja. Akibat dari

proses pembelaJaran sccara langsung

ini, hasil

bclajar 1,ang dipcrolch siswa hanya berupa informasi

verbal, kurang

mcngarah

pada

upayn peningkatan kctcrampilan maupun sikap siswa.

Bcrdasarkan kondisi di

atas

pencliti mcncoba

mcncrapkan Pcndekatan

SAVI yang

dapat mcmicu siswa bclajar mandiri dalam mcmbcntuk

pcngetahuannya, yakni

mclalui pengalaman

langsung yang

dipcroleh

dari pengalaman pribadi

sisrva f)iharapkan mclalui pendckatan

ini

scrlr

dcngan mcngctahui minat

sisl.a

sebclumnya akan bcrdampak

kcpada

siswa menjadi lcbih aktif

dalarn

mengikuti pcmbclaJaran

maupun pcngctahuan

siswa akan tcbih

kual

melckat dalam ingatannya,

schingga pada akhimya dapat mcningkalkan hasil bclajamya. Sesuai permasalahan

di

atas,

maka pcncliti mengambil

judul

"Pengaruh

Pcndekatan

SAVI.

Modcl

Pcmbelajaran Langsung, dan

Minat

Belajar

terhadap

Ilasil Bclajar

Siswn Kelas

XI

Kccantikan

SMKN 3

Kediri pada Mata Pclajaran Pcwarnaan Rambut Tahun Pciajaran 2015/2016" .

Sup(tttti,

Lufift)

uh

Nu

ueto, I.G.p.A, Ruttitjuhjanto

i92

(9)

B.

KA.NAN PUS'I' KA

l. l'cmbclajaran SAVI

PembcJajaran SAVI

(Somalic

Audilory Visualization

Intcllctually) adalah pcmbclajaran yang menckankan

bahwa bclajar harus

mcmanfaatkan scmua

alat indra yang dimiliki

siswa.

Istrlah

SAVI

sendiri adalah kepcndckan

dar|. sofistic yang

bermakna gcrakan tubuh (hands-on, aktivitas

fisik)

dimana

bclajar harus dcngan

mengalami dan mclakukan,

a //orl

bcrmakna bahwa

bclajar harus dengan

mclalui

mcodcngarkan,

menyimak,

bcrbicara, prcsenlasi, argumcnlasi, mcngcmukakan pcndapat, dan mcnanggapi, visuolizaliok

yang bcrmakna bclajar

harus

nrcnggunakan indra mala

mclalui

mcn8amati,

mcnggambar,

mcndcmonstrasikan.

msmbaca.

mcnggunakan

mcdia dan alat

pcraga,

intellcctuolt yang bcrmakna

bahwa bclajar harus menggunakan kcmampuan

bcrpikir

(minds-on) dcngan konscntrasi

pikiran dan bcrlatih

mcnggunakannya

mclalui bcrnalar,

mcnyclidiki, mcngidenlifikasi, mcnemukan, mcncipla, mcngkonstruksi, mcmccahkan masalah, dan mcncrapkan, Suyatno (2009:65).

Tcori yang

mcndukung

pcmbclajaran

SeVI

a'aatafr; accelerarclt learn i ng.

leoi

olak

kanan^iri, tcoi

otak

tnune. pilrhan modalrta.

{viqua!.

auditorial dan kincslctik),

teori

kcccrdasan ganda yakni

pendidikan

rncnycluruh

(holislrc

).

bclajar

bcrdasarkan pengalaman, bclajar dcngan symDol. Pcmbelajaran

SAVI

menganul

aliran ilmu kognitif modem

Yang

mcnlalakan belajar yang pallnB

baik

adahh mclibatlan cmosi. scluruh lubuh scmua indera, scgenap kcdalaman dan

kcluasan pribadi, menghormati

gaya b!'lajar

individu

latn dcngan menyadcri bahwa

orang bclajar

dcngan cara_cara

yang bcrbcda. Mengkaitkan

sesuatu

d(n8an hakikal rcalilas yang non'lineat.

Volumc 2, Nonfl,t

4,okbbct

2016

non-mckanis,

krcatif dan hidup,

Meicr (2002r90).

Mcnurut Suyaho

(2007:33),

dikarcnakan Pembclajaran

SAVI

scjalan dcngan gerakan

Acceleraled

Learning

(AL), maka prinsipnya juga

scjalan dcngan

AL

scbagai bcrikul.

l)Pcmbclajaran mclibatkan

scluruh pikiran dan tubuh.

2) Pcmbclajaran bcrarti

bcrkeasi

bukan mcngkonsumsi.

3)

Kcrjasama membanlu

proscs

pcmbclajaran.

4) Pcmbclajaran berlangsung

pada

banyak tingkatan sccara simultan.

5)

Bclajar berasal dari

mengerjakan pckerjaan

itu scrdiri

dcngan umpan balik.

6)

Emosi positif sangal

membanlu pcmbclajaran.

7) Otak-citra mcnycrap informasi secara langsung dan otomalis.

Langkah-)angkah

pcmbelajaran menggunakan Pcndckatan

SAVI

pada

matcri

mewamai

rambut

dilaksanakan dengan menggabungkan kccmpat unsur

SAVI yaitu romdlis,

audilori, risual

dan intelektual ialar]i, pcmbolajaran. Bcrikut adalah pcncrapan

dari liap

unsur

SAVI

dalam pcmbclajaran mcwamai rambut.

l\

Somalic: Learning by Doing

a) Siswa diajak

mcrancang scbuah

proyek ke{a yang

dilakukan

sclama pcmbclajaran.

b) Sambil

mcrancang

proyck

siswa

dipersilahkan untuk

mcncari

informasi dari buku atau intcrnet.

c) Siswa diminta unluk

mcmbuat

calatan-catalan kccil dari informasi yang drpcrolch

unluk

mcndulung proyek yang akan dikerjakan.

2) Auditori

a)

Srswa drkondisikan dalam 6-i

kclompok.

srs\

a dlminll

bcrkelompok sccara berpasangan.

b) Siswa bcrdikusi tcntang

malcn

ajar.

rt

Su pi r thi, Lu t hft! a h Nu turc la, I.G. P.A. R u d itj o hj u nto 393

(10)

c) Dipilih 3 kelompok

sccara acak

menggunakan kartu

untuk mcnjelaskan

hasil diskusinya

di dcpan kclas atau setiap kelompok

mcngirimkan dua orang

untuk

mcnjclaskan hasil

diskusinya

kcpada kclompok lain.

Selama

diskusi kelompok, siswa

saling

bcrkomunikasi dan

ranya jawab antara pcmatcri dan pcndcngar.

3) Visual

Siswa mcngamati gambar

bcrupa mcdia pcmbclajaran yang dibuat olch

guru, atau

siswa mcmbual diagram panah dcngan mcncmpelkan gambar-

gambar yang mcnarik atau

siswa

mengamati dan

mcmbuat

grafik/diagram.

4)

Intelcklual

a) Siswa mcmahami materi

ajar dcngan mcncarinya

dari

bcberapa sumbcr belajar.

b) Siswa mcmbuat

pcrtanyaan,

kcmudian siswa

mampu mcnyclesaikan soal yang dibcrikan guni atau temannya.

Berdasarkan pcmbahasan

di

atas

bahwa

langkahJangkah Pcndckatan

SAVI

dalanr pcmbclajaran

tidak

harus

sclalu

bcrurutan

dari aktivitas

somatis, audilori, visual, intclcktual, namun dapat dimulai dari aktivitas mana saja bisa dari audilori, visual. somatis. inlclcktual atau

lain

scbagainya.

IIal

yang perlu dicatat

dalam

menerapkan Pcndckatan SAVI yaitu mcnggabungkan aktivitas somatis,

auditoi,

visual, dan intelcktualpada satu

peristiwa pcmbclajaran. Sintak

dari

pcmbelajaran SAVI adalah

scbagai

bcrikut; l)

pcrsiapan/kegialan pcndahuluan,

2)

pcnyampaian/kcgia(an

inti,3)

pclatihan/kcgiatan

inli, dan

4) pcnampilan hasil/kcgialan pcnu(up.

nrluhre 2, Nontu, 4, Okhhtr 2(ll6

2. Modcl

Pembclajaran Langsung

Modcl pembclajaran

langsunS menurul Arendq dalam

(Tlanto,

20l l

29) adalah salah saru

pcndckatan

mcngajar yang dtrancang khusus untuk menunjang proses

belajar siswa

yang bcrkaitan dcngan pengelahuan dcklararif

dan pcngetahuan prosedural

yang

tcrstruktur dcngan baik yang

dapat

diajarkan

dengan

pola kcgialan

yanS

bcrlahap. selangkah dcmi

qclangkah

Pcndapat yang sama

tcntang pcmbelajaran langsung juga disampaikan Widaningsih, Dedch (2010i 150) bahwa

pcngctahuan prosedural

yaitu pcngclahuan mcngcnai hagaimana orang

mclakukan scsuatu,

scdangkan

pcngclahuan deklaratif.

ysilL

pcngctahuan tcntang scsuatu. Scdangkan

Nur

(200R:7

t mcnyarakan

buhua pcngajaran langsung merupakan modcl pcmbclajaran yang bcrpusat pada guru,

yang mcmpunyai 5 langkah

dalam

pclaksanaannya, yaitu mctyiapkan siswa

mcncrima pclajaran,

demontrasi.

pclatihan tcrbimbing, umpan

balik.

dan

pclatihan lanjut (mandiri).

Jadi,

pcmbelajaran langsung

membutuhkin

kcaktilan, kelihaian,

ketcrampilan dan

krcativitas scorang guru

tanpa

mcnghilangkan pcran siswa

scbagai subyck

didik.

Berdasarkan pcngcnian di

atas dapat disimpulkan bahwa

modcl

pcmbelajaran langsung

mcrupakan

scbuah model pembclajaran

yang bctsital leocher centered

(bctprsal pala

guru).

Model pcmbelajaran

langsung

dilaksanakan

mclalui lima

fasc scbagai

berikul; l)

mcnyampaikan

tuluan

dan

mcnyiapkan peserta

didik, 2) mcndcmonstrasikan kctcrampilan atau

pcmahaman yang merupakan

lokus

pclajaran itu, 3) mcmbcrikan

latihan

terbimbing, 4) mcngccck

pcmahaman

dan mcmbcrikan umpan batik,

dan

5) mcmbcrikan latihan mandiri

(Nur, 2008:36). Model pcmbclajaran Iangsung

S ?tt

li, LuthJi\. h

Nu

attu, LG.I'.,1.

D titjltljtuttt)

19.1

(11)

mcncrapkan

suatu modcl

pendckatan

mengajar yang dapat mcmbanlu pcscrta

didik di dalam mempclajari

dan

menguasai kctcmmpilan dasar

scrla mcmperolch

inlormasi

sclangkah dcmi

solangkah. Kelcrampilan dasar

yang

dimaksud dapat bcrupa aspck kognitif,

afcklif,

maupun psikomotorik, dan juga

informasi lainnya yang

mcruPakan landasan untuk membangun hasil belajar yang lcbih kompleks.

3. Minat llclajar

Minat mcrupakan sumber motivasi yang mcndorong oran8 unhrk mclakukan

apa yang mcrcka inginkan

aPabila

mcrcka

bcbas

mcmilih. Minat

adalah

kcccnderungan dalam

diri

individu untuk

lc(arik pada scsuatu objck

alau

mcnyenangi sesuatu objck,

Sumadi

suryabrata, (1988:109). Bila

mcrcka

melihat bahwa scsuatu

akan

menguntungkan, mercka

mcrasa

bcmrinat.

lni

kemudian mcndatangkan

kepuasan. Bila kepuasan

berkurang,

minatpun bcrkurang, Ilurlock

(1999:l

l5).

Minat bclalar adalah salah

satu

benluk kcaktifan scscorang

Yang

meDdorong untuk

mclakukan

scrangkaian

kcgiatan jiwa dan

raga

Lrntuk mcmpcrolch suatu

pcrubahan

tingkah laku scbagai hasil

dari

pcngalaman

individu dalam

intcraksi dalam lingkungannya yang mcnyangkul

kognilif, afcktit dan

psikomotorik.

Bebcrapa

ahli pcndidikan

bcrpendapat

bahwa paling efcktif

untuk

mcmbangkitkan minal pada

suatu

subyck yang baru adalah

dcngan

menggunakan

minat-minat

siswa yang

tclah ada. Disamping

mcmanfaatkan

minat yang tclah ada

sebaiknya para

pcngajar iuga bcrusaha

mcmbcnluk

mlnal-mrnal baru frada

dlri

si5wa. Hal ini dapal dicapai dcngan

jalan

memberikan

rnformasr padc siswa

mcngenal

hubungan antara suatu bahan pengajaran

l/ofufic 2, Noh tt 4, Oklohtt 2016

yang akan dibcrikan dcngan

bahan

pcngajaran yang

)alu

dan mcnguraikan kcgunaannya

bagi

siswa

di

masa yang

akan datang.

Faktor-faktor yang mempcngaruhi tumbuh be*embangnya

minat

maupun

scbaliknya mcmatikan minat

belajar adalah scbagai

bcrikul. l)

Faklor intcrnal adalah

faklor yang

bcrada

dalam diri

siswa antara

lain

kcmatangan, latiharl/

ulaDgan dan motivasi. 2)

Faktor ckslcmal adalah faktor yang bcrasal dari

luar diri

siswa, anlam

lain

faktor guru,

faklor metodc. dan faktor

malcri

pclajaran.

Mcnurut Safari (2005:l I

l)

dcfinisi

konscp minat bclajar adalah

pilihan

kcsenangan dalam melakukan kcgiatan

dan dapal mcmbangkitkan

gairah

scscorang untuk mcmcnuhi kcscdiaanya

t-lalam bclejar. Dcfinrsr

opcrusronal.

m,nrl

bclaJar adalah

skor siswr

yan!

.Ipcrolch Jan les mrnat b\'lajJr

yang

nlcnBukur aspck: ll

kcsukaan.

2) ketcrtarikan, 3) pcrhatian,

dan 4) kctcrlibatan.

,1.

llasil llclajar

Nana Sudjana

(2005:5)

menyalakan bahwa

hasil bclajar

siswa

pada hakikatnya adalah

pcrubahan

tingkah laku dan

sebagai umpan balik dalam upaya mempcrbaiki proscs bclajar mengajar.

Tingkah laku

scbagai hasil

belajar dalam pcngertian luas mcncakup

bidang kognitif, afcktif

dan

psikomotorik. Tohirin

(2006:155)

mcngungkapkan scscorang yang berubah

tingkat kognitifnya

sebcnamya dalam

kadar tortcntu telah bcrubah

pula

sikap dan pcrilakunya.

Dari

bcbcrapa pcndapal tc$cbul, dapat disimpulkan bahwa

hasil

belajar

adalah pcnilaian hasil yang

sudah

dicapai

olch

sctiap siswa dalam ranah

kognrlrf, afeknl dan

psrkomotor yang dipcrolch scbagai akibat usaha kcgialan

bchjar dan drnrlar dalam

pcriodc

Su,ott ti, Luthliloh

Nu

oeh, LG.l'.A. ButlitJttliuntu)

i95

(12)

tcrtcnlu.

I)i

antara kctiga ranah terscbul,

ranah koSnitiflah yang paling

banyak

dinilai

olch para guru

di

sckolah karcna bcrkaitan dcngan kcmampuan para siswa dalanl mcnguasai

isi

bahan pengajaran, Nana Sudjana (2005:23). Unluk itu pada

pc[clitian ini hasil

pcmbc]ajaran

yatg

akan drukur dibatesi pJdJ ranah

kognilif jcnjang

pcngctahuan

(C1).

pcmahaman

(C2). aplikasi (C3), dan analisis (C4).

5.

Pcu,arnaan

llambut

Slandar kompctcusi

mclakukan

powamaarl rambut mcrupakan

mata pclajaran

yang dibcrikan di Kelas XI Kccantikan Scmcstcr IV.

Adapun

Kompclcnsi Dasar (KD)

dan indikatornya sesuai dcnSan tabcl bcrikut.

Tabcl

l.

Spcktrum Kurikulum Mclakukan Pcwarnaan Rambut

n,lume 2, Notxor 4, Oklobet 2016

Pcnelitian ini

menggunakan mclode ekspcrimen dengan pcndekalan

kuantitatill

Scdangkan dcsain pcnclirian

ekspcrimen yang digunakan

dalam

pcnclitian ini adalah dcsain

lak(orial yang diSambarkan sebagai bcrikut.

I]

o

Xr YLO'

Y:ol

K

C)?

xr Yror

YrO6 Ganrbar 1. Dcsirin Fakk)rial

Keterangan:

E: Kclas Eksperimcn;

Xr:

perlakuan di kelas Pcndckatan

SAVI

K:

Kclas Kontrol; X2: perlakuan di kelas modcl pembelajaran langsung

Ot.O2

: Pre

lest, Yr: minat

bclajar

tinggi

Or,

Oa.

Oi, 06: Post tcst; Y2;

Minal bclajar rcndah.

Bcrdasarkan

dcsain laktorial

di atas

maka

dalam penelitian

ini

dibagi

mcnjadi dua kclompok,

yaitu;

l) Kclompok Kclas XI Kccanlikan

I

sejumlah 30 siswa, yang

diajark.rn

dengan Pendckalan SAVI,

dan

2) Kclompok Kclas XI

Kccantikan 2

scjumlah l0 siswa, yang

drajarkan

dcngan mcnggunakan

pcmbclalaran langsung.

I)" II,\SIL PI,\

EI,TI

IAN

t.

Pcngujian Hipotcsis

I'ertama

Hasil perhitungan dcngan progranl SPSS didapatkan F1,,,n, untuk kelompok

pembclajaran dengan SAVI

dan

pembclajaran

langsung adalah

6,25,1

dengan

signifikansi

0,015.

Olch

karcne

signifikansi 0,015 < 0,05

maka

IIo

di

tolak dan Hr dilerima,

schingga dapar

disimpulkan bahwa

tcrdapat pcnSanrh

signilikan antara

Pcndekatan Mclakukan

Rambu(

C.

MEl'ODI.] I'ENEI-I1'IAN

Kompelensi

Dasar lndikalor

a.

Dapat menjelaskan lcntang pengcrlian pewamaan rambut.

e.

Dapat menycbutkan macam-macamjenis

bcrdasarkan estetika dalam pcwamaan.

S

pa.ni, Luthlirtth

Nu

(ctu, I.G. 1,.,1.

B

.litjahju to 196

b.

Dapat menjelaskan

I ] pcngetahuan

I

I

pelcnqkap

dalam

I

I

ocwamcan

rambur.

I

F. ;{."r,n""rh"{*.

tcknik-tcknrk

dan

l

dcsarn

pcwamaan

I

I rambur.

I

ld.

Daprt

rnelafrtkan

I

tmacam.-"c,-

tcknrk

pewamaan

]

drn

uasrfikas,nvr

I

(13)

Pcmbelajaran SAVI dan

Modcl

Pcmbclajaran Langsung

(MPL)

tcrhadap

hasil bclajar pewamaan

rambut,

mcnjawab hipotesis penelitian

di

atas

dapal dilihat pengujian mean pada Tabcl 2 bcrikut ini.

Tabel2.

Pcngujian Mean Mode I

Pcndckatan Pcmbelajaran SAVI dan Model Pcmbclajamn LangsunB tcrhadap

llasil

Bclajar Pcwamaan Rambut D! p c n.l t fi

t /

a r i a b I c : t I asil l\el njat

I,lodcl

Pcmbe laj,rran S.\ \TI

\1ertn Srd.

Enor

95olo Confidcnce lntcrval Lower Bound

Uppcr Bound

131.400 1.214 t8.910 83.890

\IPL 77.000 1.24.1 71.5t0 79.490

Sesuai Tabcl 2 di alas

dapal

dijclaskan bahwa rrear hasil

bc)ajar

pewamaan mmbut

mengSunakan Pcndekatan Pembclajaran

SAVI

adalah 81.40, nilai

ini

lcbih tinggi dibandingkan dcngan

mean hasil bclajar

pewamaan

rambut mcnggunakan

Modcl Pcmbelajaran Langsung scbcsa, 77,00.

Jadi dalam pcnclitian ini

dapat

disimpulkan

bahwa

terdapat pcngaruh pengSunaan Pendckatan

SAVI

tcrhadap

hasil bclajar siswa pada

matcri

pcwarnaan

rambut yang lebih

tinggi

dibandingkan bclajar

menggunakan Modcl Pembelajaran Langsung.

2. I'cngujian Ilipotesis

Kcdua

I lasil pcrhitungan dengan program SPSS

yakni Fhi,,,s untuk

kelompok

minat

belajar

tinggi dan minat

bclajar

rondah adalah 100,173

dcngan

signifikansi 0,000. Oleh

karena

signifikansi 0,000 <0,005 maka

IIo ditolak dan

IIr

diterima. Schingga dapal disimpulkan

bahwa

terdapat pcngaruh

Yolume 2, Nonor 4, Oktobat 20l6

yang

signifikan minat bclajar

tcrhadap

hasil belajar pewamaan

rambul.

Sclaniutnya

untuk

mcnjawab hipotcsis pcnclitian di atas dapal dilihat pengujian

nea,

pada Tabcl 3 bedkut.

Tabcl 3. Pcngujian

Mear

Kclompok MPL, Pcndckalan SAVI,

dan Minat Belajar

SId

95r/r

SAVI Trnggi Rcndah

IJ6,68 12.21

.85

l.t2

84.96 70.01

88,19 11.52 l\,lPl_ I inggi 80.6E

72,78

rl

78,81

70.711

82,55 14,78

Scsuai Tabcl 3 di alas

dapal

dijelaskan bahwa rredr? kelompok yang mcnggunakan

Modcl

Pcndckatan SAVI

dcngan minat bclajar rcndah

sebcsar 72,213, sedangkan yang

mcmiliki

minat bcla1ar tinggi scbesar 86,684. Sementara

ilu

merm kelompok yang menggunakan

modcl

pcmbclajaran langsung dengan

minat bclajar rendah

scbcsar 72,786, scdangkan yang

mcnriliki

minat belajar

tinggi scbesar 80,687. Jadi

dapal

disimpulkan bahwa

mean

minal belajar siswa dengan minat belajar

tinggi

yang mcncrapkan

Modcl

Pcndckatan SAVI

nilainya

secara

signifikan lcbih

bcsar dibandingkan dcngan

acd,

minat bclajar siswa dengan minat belajar

tinggi

yang

mcncrapkan Modcl

Pembclajaran Langsung. Schingga dalam penelitian

ini

Ilo ditolak dan

IIr

ditcrima.

3. l'cngujian llipotcsis

Kctiga

Scsuai

hasil uji

Anava dua

jalur

SuNnti,

Luth.lit

th !'-

tltrcIn. l.G.l'..4.

l]

ditirltiank) 397 [voqcrl Mhor

frilil

(14)

Tabcl4. Hasil UjiHipotesis Statistik Mcnggunakan Anava 2 Jalur Depcndent Voriable: Hasil Bclajar

Source

Type

lll

Sum

of

Squares df I\,4ean Square

I

srq

Corrected l\,,lodel 2203,518" 3 734,506 000

lntercept 351796,1 11 1 351796,'1 11 25254 511 000

[/odel

Pembelaiaran 108 377 1 108 377 7 780 007

[,4 in at_Be la] ar 1794,368 '| 1794,368 128,813 .000

l\4odel_Pembelaiaran * Minat_Belajar

152.724 1 152,724 10 964 .002

Error 780,082 56 13,930

Total 379342,000 60

Corrected Total 2983,600 59

a. R Squared = ,739 (Adjusted R Squa@d = ,725)

dipcrolch F51,n* = 10,964

dcngan

signifikansi 0,002. Olch

karena

signifikansi 0,002 < 0,05, maka

IIo

ditolak dan IIr ditcrima. Jadi,

dalam

pcnclitian ini

tcrdapat interaksi antara

(nnndMlllniomd8tr-e,.

fl n-Bltn

Gambar 2. Grafik Pola Garis Interaksi antara Pcndckatan SAVI. Modcl Pembclajaran LangsunS, dan Mina(

Delajar terhadap Hasil Belajar Pcwamaan Rambut

Volume 2, Nomot 4, Oktobet 20l6

Pendckatan

SAVI,

Model Pcmbclajaran Langsung,

dan minat bclajar

tcrhadap hasil belajar pewamaan rambut.

gads

sebaran pcncrapan pcmbclajaran Pendckatan

SAVI

dengan minat bclalar

tcrhadap hasil bclajar

pcwarnaan

rambut, maupun penerapan

Modcl Pcmbelajaran Langsung dengan mrnat belajar terhadap hasil bclajar pewamaan

rambut.

Sehingga

dapat

disimpulkan

tcrjadinya interaksi antara

Modcl

Pendckatan SAVI dan

Modcl

Pembclajaran Langsung dcngan minat belajar terhadap hasil bclajar pcwarnaan

rambul- Intcraksi Model

Pcndckalan

SAVI dengan minal bclajar

trnggi

nilainya scbcsar 86,684,

scdangkan dengan

minat belajar

rendah nilarnya

sebcsar 72,273.

Semcntara intcraksi

Model

Pcmbclajaran Langsung dengan

minat bclajar tinggi nilainya

scbcsar 80,687, scdangkan dcngan minat bclajar rcndah sebcsar 72,786.

Gambar 2

menunjukkan bahwa

Tiga berinleraksi

dikatakan

satu

variabcl

S

tlttt

ti,

L tlt.tah Nttueh,

I.G.p./1, tttutitjLhjanto

variabcl

jika

clek

193

(15)

bebas tcrhadap variabcl tcrikat berbeda-

bcda pada lcvcl-lcvcl variabcl

bcbas

lainnya. Selanjutnya dari pcnyajian data diatas dapat dijclaskan bahwa variabcl bebas

minat

belajar

tinggi

pada siswa

yang bclajar menggunakan

ModcJ Pcndckatan

SAVI

hasil bclajamya lebih

tirggi

dibandingkan dcngan siswa yang

bclajar mcnggunakan

Modcl Pcmbclajaran Langsung. Dimana, cfck

atau hasil yang

berbeda

icrjadi

pada siswa

yang

mcmpunyai

minal

bclajar

rcndah dengan Model

Pcmbela.laran LangsunS,

temyata hasil

belajamya

lebih tinggi

dibandingkan siswa yang

mcmiliki minal

bclajar rendah dcngan Modcl Pcmbclajaran Pendckatan SAVL Hal

ini

discbabkan timbulnya dua elck yang berbeda

dari tiga

variabcl bebas

tcrhadap variabcl lerikat.

Sehingga

dapat disimpulkan bahwa

tcrdapat

interaksi antara Model

Pcmbelajaran Pcndckatan

SAVI.

Modcl Pcmbclajaran l-angsung, dan

minat bclajar

terhadap hasil be)ajar pcwarnaan rambut.

:1. Pcrnbahasan

a. Pcngaruh Pendckatan SAVI

dan

Modol Pcmbclajaran

Langsung

terh{dap IIasil Belajar

Pc}varnaan Rambut

Hasil

perhilungan dcngan Anava dipcroleh

hasil

fhtu"g

unluk

kelompok

modcl pembclajaraa scbcsar

6,254

dcngan signifikansi 0,015.

Olch

karcna signitikansi

<

0,05 maka IIo ditolak dan

Hr ditcrima. Kelompok

model

pcmbclajaran meflunjukkan

cfek

utama

yang sjgnifikan

terhadap

hasil

belajar.

Dimana, Modcl

Pcmbclajaran Pcndckalan

SAVI memiliki

pengaruh

lcbih bcsar terhadap hasil belajat. yakni dcngan pencapaian

nilai

rala-rala hasil

bclajar

sebcsar 81,40,

lebih

besar dari pada

nilai

rala-rata hasil bclajar dcngan

Modcl

Pcmbclajaran Langsung scbesar 77.00.

Vol me 2,

Nonlt

4, Oktuhet 2016

Modcl

P€ndckatan Pcmbclajaran

SAVI mcrupakan suatu

pendckalan

pcmbclajaran dcngan

cara

mcnggabungkan

gcrakan fisik

dcngan

aktivitas inlcleklual dan

pcnggunaan scmua

alat indcra.

Unsuf_unsur yang

lcrdapal dalam SAVI

adalah somatik,

auditori, visual, dan intclektual. Kocmpal unsur

ini

harus ada dalam scbuah proscs

pcmbelajaran, schingga bclajar

bisa opt,mal. Kecmpat unsur lcrscbut adalah

scbagai bcrikut. l) Bclajar

sonratik,

mcmcrlukan usaha Yang

daPat

Dlerangsang pcmbclajar

untuk

melibalkan tubuhnya, para

Pclajar

somatik

lcbih

mcnyukai bclajar mclalui

gerakan dan paling baik

mcnghapal

informasi dcngan

mcngasosiasikan

gerakan dcngan scliap l'akta.

Jadi somatik mengutamakan bclajar dcngan bcrbuat dan bcrgcmk. 2) Bclajar auditori,

adalah bclajar yang

mengulamakan

berbicara dan mcndcngar.

Bclajar auditori

lcbih

mcnckankan kctcrampilan

bcrbicara dan mcnyimak. 3)

Bcla.iar

visual. adalah bclaiar dcngan

cara

mengamati dan mcngambarkan, di dalam

olak

tcrdapat

)cbih banyak

pcrangkat untLrk mcmproscs informasi visual dari

pada scmua indcra yang lain,

jadi

informasi lebih cfektif dilangkap mclalui visual.

4)

Intclcktual, mcnunjukkan apa

yang dilakukan sisrva dalam

pikiran

mcrcka

sccara

inlcmal kctika

mcrcka

mcnggunakan kcccrdasan

unluk

mcmikrrkan suatu pcngi.rhman

drn mcnciplaLan

hubungrn anlara

mekna.

rcncana, dan nilai dari

Pcngalaman lersebut. Jadi bclajar inlclcklual belfokus pada belajar mcmccahkan masalah dan bcrhkir.

Sejalan dcngan hasil pcnclilian ini, Fatmawati (2015) yang

bciudul,

"Study

Ljtcrasi ?cngaruh

Pcncrapan

Pembcla.jaran Modcl SAVI

Yang

McnSSunakan

Mclode

BrainsbrminS:

terhadap Konsislcnsi Konscpsi

dan

Pcningkatan Kcmampuan Kognitif

Su?tttt i, Luthlittth Nurhetu,I.G.P,A. Rutliti hiunto .199

(16)

Siswa SMA" mcnyimpulkan

bahwa;

l) mclalui

pcmbclajaran

model SAVI

akan melibatkan bcbcrapa indcra (gcrak, mclihat, mcndcngar) dan proscs berpikir

dapat mencapai tujuan belajar

dan

mcmfasilitasi proscs latihan

bcrpikir

unluk mcngembangkan

kcmampuan

kognitif

schingga

dapat

meningkalkan kcmampuan kogniliC 2) suatu informasr

yang

diutarakan

fielalo)i

brainslormihg

rkan

lcblh bcrbckas pada ingalan sisua.

Scmentara

pcnclitian Ginting

(2012),

yang bcrjudul "Pcncrapan

Model

Pembclajaran

SAVI

Berbantuan Mcdia

Komputcr Un(uk

Mcningkatkan Kualitas Pcmbclajaran

Kimia

Fisika

tl"

mcnyimpulkan bahwa hasil

bclajar

mahasiswa sccara umum

meningkal

walaupun lcrjadi fluktuasi

akibat perbcdaan

lingkat

kesulitan materi yang diajarkan.

Jadi dapat dinyatakan

bahwa Pcndckatan

SAVI

bisa mengoptimalkan

:cluruh pL'lcnsi stswr

mclalui

pcnggunaan panca indcranya

pada proscs pcmbcl.4aran bark delam rliskus.

rnaupun

praktrkum.

Kcbanyakan sisua

helirjar

dcngan

cara visual,

semcnLara

yang lain auditori dan

kincstctik.

Semcntara itu banyak

siswa

menggunakan indra atau

pikiran

mcrcka dalam mencrima

informasi.

nanrpaknya

mcrcka lcbih

suka belajar

dan mcnrilih cara yang paling

tcpat untuknya. Jadi dalam rangka membantu siswa dalam belajar, guru pcrlu mcmilih

gaya bclajar yang tcpat. Guru

dapat

nlenyesuaikan gaya bclajar

mcrcka

dengan kurikulum yang

diajarkan schingSa

siswa

bcrhasil dalam proscs bchjar mcngajar (mencrima materi).

Scsuai pcmbahasan

di

alas dapat

disimpulkan bahwa modcl

atau

pcndckalan pcmbclajaran

nrcmcgang pcranan

pcnting dalam

proscs bclajar nlengajar sefla bcrpcran

pcnting

dalam mcnciptakan scbuah

kondisi.

Dimana, siswa lcbih tcnang dan lcbih fol-us scrta

l/ohmc 2, N0not 4, Oktohet 20l6

berminat untuk mcngikuti dan mencatat bagian-bagian

pcnting dari

penjclasan

guru. Ini berarti bahwa

Pcndckatan

SAVI

mcnjadi sebuah solusi

bagi

guru

untuk mcmecahkan pcrsoalan

yang dihadapi dalam proses pcmbclajaran.

b.

Pcngaruh

Minat

Belajar

Tinggi

dan

Minat Belajar Rendah

tcrhadap

Ilasil Ilclajar

Pewarnaan

Ilambut

Hasil uji hipotcsis

kedua adalah

F.,,,"*

untLrk

kclompok minat

bclxjJ.

tinggi

dan minat bclajar rcndah adalah 100,173 dengan signifikansi 0,000. Otch karena signifikan.i 0.000 lcbrh kccil dari 0.005. maka

H.

ditolak dan Hr drrenm.r

Artinya

dapat

disimpulkan

bahwa ada

pcngaruh signifikan minar

belajrr lerhadap hasil bclajar pewarnaan rambut.

Minat mcnunjukkan cfck

u(ama

yang signifikan

tcrhadap

hasil

belajar.

Dimana, mtan mtnal bclqar

srsui.

dcngan PcnrJckatan

SAVI ]ang

hcmrinirt bclajar rcndrh mernpcrolch nllat \chc.rr 72.2?1. 5cd.tngkan ydng bermrnar hchjar

tinggi

scbcsdr 80,684. ScmcnlarJ

,,,,ri

minal bclajar iisua

pada

hasil

bcLjar pcwamaan rambut mcnggunakan Modcl Pcmbclajaran

Langsung unluk

siswa

yang berminat bclajar

rcndah

mempcrolch nilai scbcsar

72.?86.

sedangkan yang bcrminat bclajar tinggi scbcsar 80,687. Jadi dapat disinlpulkan bahwa

mean

minat bclajar siswa yang

menempkan Pcndckatan SAVI

padn

siswa berminar bclajar

tinggi mcmpcrolah

nilai lcbih tinggr

secara

signifikan dibandingkan

dcngan

ncon minat bclajar siswa yang

mcncrapkan

Model

Pcmbelajaran

Langsung

pada

siswa

berminal bclajar tinggi

Dcngan

dcmikian dapat dikatakan

bahrva

pengaruhnya terhadap

tingkat

kcbcrhasilan sangat bcsar.

Pengaruh

tinSka( kebcrhasilan tcrccrmin

dari kepribadian siswa yang

merniliki

minat

bclajar tinggi scpcrti sclalu

ingin berhasil, kcunggulan, kepandaian, sikap.

Stql.',ti,

t-kthJit\th Nu rlatlo, I.G.p.A.

B (titithja

to .100

(17)

scrla ambisi yang bcnar dalam mcncapai tujuan yang mcrcka susun untuk dirinya

scndiri. Kcpribadian yang sepcrti ini tcrbukti

bcrkontribusi sccara signifikan terhadap kcberhasilan bclajar.

Pcnclitian Wahluni (200?)

yang bcrjudul "Pcngaruh

Minat Bclajar

dan

Mctode Pembelajaran

TcrhadaP

Prcstasj Bclajar Akuntansi

Siswa

Kclas 1 Jurusan Akuntansi

SMK

Pclita

Nusantara Scmarang"

mcnyimpulkan bahwa ada pcngaruh

yang positil

dan

signillkan antara minat bclajar

dan mctodc pembelajaran tcrhadap prestasi bclaiar yaitu scbcsar 86,97o. Scdangkan Wicaksono

(2012) juga

menyimpulkan

bahwa variabel minat belajar

siswa bcrpcngaruh sccara positif dan signilikan tcrhadap prcstasi bclajar siswa

di

SMK

trluhammadiyah Prambanan

Slcman

Yogyakarta tcrbukli. Hasil

lerscbul

dilunjukkan melalui hasil

perhitungan 1h,,"! sebesar 5,331 lebih besar dari l,u"r

scbcsar 1,960. Sehingga

dcngan

dcmikian

Ila

ditcrima.

Bcrdasarkan

pembahasan diaus

dlpat

disimpulkan bahwa

minul

daprl

mcnjadi scbab

scsuatu

kegiatan

dan scbagai

hasil dari

keikutseflaan dalam sualu kcgiatan. Minat bcsar pcngaruhnya lcrhadap

aktivitas belajar.

Siswa yang

bcrminat

lcrhadap satu

mata

pelajaran

mrka srs[a lcrscbul

akan mempclajari

pclajrrrn tcrsebul dcngan

sunggLth- sunSguh

scpcrti rajin belajar,

merasa

scnang

mcngikuti pcnyajian

pclajaran

tcrsebut. dan bahkan dapat mcncmukan kesulitan-kosulitan

dalam bclajar

serta mampu mcnyclcsaikan soal-soal latihan

dan praktikum. IIal ini

discbabkan

adanya daya

taik

yang dipcroleh dcngan mcmpelajari pelajaran

terscbul.

Siswa akan nrudah mcnghalal pclajaran yang mcnank minatnya.

Minat

bcrhubungan crat dcngan

molivasi. Motivasi

muncul karcna adanya kebutuhan,

bcgitu

juga

minat. Schingga lcpatlah bila

minat merupakan alat motivasi. Proscs bclajar

V|tune 2, Non

t

4, Oktohet 2016

Su pa

n,i,

Lut hli!' u h N u rl ae I a, I. G. P.A. B u tliti o hi anl o 40) akan bcrjalan lancar

bila

discrtai minat,

olch karcna iru guru

perlu

mcmbangktlkrn minrl st.r

agJr

pclajaran yang dibcrikan

mudah

dimcngcrti siswa.

c. lntcraksi antara

Pcndckatan

S VI,

Modcl Pcmbelajaran

Langsung,

dan Minat Bclajar tcrhadap Ilasil llclajar l'ewarnaan Rambul

Mclaluj pcngujian hipotcsis kctiga mcnggunakan

uji

Anava dua

jalur

pada

Tabcl 4 dj atas, dipcrolch

Fhir,n. =

10,964 dcngan signifikansi 0,002. Olch

karcna signifikansi 0,002 lcbih

kccil

dari 0,05, maka I16 ditolak dan

II1

diterima. Jadi, dalam pcnclitian

ini

tcrdapat intcraksi antara

kelompok

bclalar Pcndekatan SAVI,

Modcl

Pcmhclajaran l-angsung, dan

inat

bclajar tcrhadap hasil bclajar pewarnaan rambut. Pada Gambar

I

Mcnunjukkan bahwa garis

scbann

antara peberapan

kclompok pcmbclajaran

Pcndckatan

SAVI

dan minat bolajar lcrhadap hasil

bclajar pcwamaan rambut,

maupun

pcncrapan Modcl

Pcmbclajaran Langsung

dan minat bclajar

lcrhad^p

hasil bclajar pcwamaan

rambut

bcrsilangan. Schingga

dapat

disimpulkan tcrjadi inlcraksi

anlara Pcndckalan

SAVI.

Modcl Pcmbclajaran Langsung,

dan minat bclajar

lcrhadap hasil bclajar pcwamaan rambut.

lnlemksi proscs

Pcmbclajaran

mcnunjukkan adanya scbuah

Proscs

ko unikasi atau

pcnyampaian pcsan

antara pcngajar (guru)

dcngan

pcmbclajar (siswa) sclama

kcgiatan

bolajar berlangsung. Untuk

itu

pcncntuan modcl atau

Pendckatan

pcmbelajaran

scrta

bagaimana proscs intcraksi yang tcrjadi sangal dipcrlukan,

agar gutu mampu

mcngcmbangkan

minat serta

mc-reinJbtccment siswa

untuk

mendapatkan

pcrlbrma

perilaku

yang optimal, sesuai dengan

tujuan instruksional yang ingin dicapai.

(18)

Siswa scbagai

individu

memiliki

karakteristik yang bcrbcda

dengan

siswa yang lainnya, tidak

tcrdapat individu dengan

ciri

yang sama. scmua tergantung

dari silat

hercditas genetik

yang dibawa sejak lahir.

Abilitas

potensial mcrupakan atribut

yang

diasumsikan sebagai suatu

bentuk

kcmampuan bawaan yang

bclum

lampak dalam perlormansi.

Atribut bawaan

ini

tcrdapat dalam

diri

sctiap

individu dalarr kadar yang

bcrbcda- bcda,

itulah yang

menycbabkan tidak

setiap orang mcmiliki potcnsi

yang sama dan

tidak

sctiap orang

mcmiliki

kcscmpatan untuk

mcncapai

pcrformansi yang sama. Usaha

kita dalam pembclajaran adalah bagaimana

karaktcristik suatu

pcngkondisian

mcnghasilkan kcmiripan

dari instruksional

yang ingin

dicapai. Kita

ncnginginkan scmua siswa

kita

bcrhasil. mcmiliki

pcngctahuan,

kelcrampilan dan sikap yang

bcnar

mclcbibi dari

standar ketuntasan yang ingin dicapni. Kcbuluhan akan prestasi

ini

yang mcnjadi fokus dalam inrcraksi pcnlbclajaran di kclas.

Pcrilaku sctiap orang dalam situasi

lcrtcntu akan bcrbcda-bcda

scsrai

Jcngan pola kcn badiannya

seDdiri.

mcngiku0

tntcrprctdsr kchutuhan yang

diinginkan. Interaksi terjadi

apabila mclodc ncmbclajaran

dan hasil

bclajar

saling

mcmpcngaruhi

satu

sama lain.

Intcraksi menjadi pcnting

scbagai pertanda bahwa adanya hubungan dua

arah yang tcrjadi dalam

mencntukan

scsualu tujuan atau scbab

akibat.

Intcraksi antara modcl pcmbclajaran dan

rninal tcrhadap hasil

belajar, mcnggambarkan hubungan antara modcl

atau pcndckalan pcmbclajaran

dan

personalitas atau kcpribadian

siswt scbagai

faklor

yang saling bcrpcngaruh dalam pencapaian bclajar.

Model atau

pcndckatan

pembelajaran mcrupakan salah

satu

Volurbc 2, Nomot 4, Oktohu 2016

bagian dari faktor ckstcmal

yang mempcngaruhi hasil bclajar. Scdangkan pcrsonalitas

atau

kepribadian nlanusia

mcmiliki

kcccndcrungan

bcrasal

J.rfl fak(or bawaan atau hcrcditas gen orang tuanya yang mcrupakan

faktor

internal

dan

bcrpcngaruh terhadap pcncapaian hasil bclajar siswa. Sesuai uraian

di

atas

dapat dijclaskan bahwa

Pcndckaran Pembelajaran

SAVI dapat

membantu memudahkan srswa

dalam

mcmJhcmt

matcri pcla.jaran scrta

dapat mcmbangkrtkan

minat bcla.lar

siswa

Sclain itu guru juga dengan

mudah

mcnyampaikan matcri

pela]araD

schingga proses transformasi

ilmu

dapat tcrjadi antara guru dan siswa.

Interaksi bclajar

mcnggunakan Pcndckatan Pcmbelajaran

SAVI

dcngan

minat bclajar tinggi

mcmpcrolch nilar

scbesar

86,68.1,

scdangkan

dcngan

minat belajar rendah

scbcsar 72,273 Scmcntara intcraksi modcl pembelajaran langsung

dcngan minat bclajar

tingSi

mcmpcrolch nilar sebes:rr

80.68' scdangkan minat

bclalrr

rendah scbc.ar 72,786.

lni

artinya inlcraksi yang tcrjadi

anlara pendckatan pembelajara

dan

mrnal bclajar tcrhadap hJsil

hclrjar

terjadi sccara srgnifikan. Olch karcna di

sctiap modcl pembclajaran

yanS diSunakan memiliki kecendcrungan hnsil bclajar yang tidak sama. Pada pcnclirian

ini

interaksi PendckataD Pcmbelajaran

SAVI dengan mroar belajar

tin88i mcmperoleh

hasil bclajar siswa

yang

lcbih tinggi dibandingkan

Model Pembcla.laran Langsung dengan mrnal rcndah. Bandingkan Pendekatan SAVI

denSan tingkat kcbcrhasilan

rcndah.

dimana

pada Gambar I dapal

dilihal

bahwa pcncrapan

Pcndekatan Pcmbclajaran

SAVI

pada siswa berminat

tinggi mempcrolch nitai Icbih

tinggi

scbesar 86,684 dibandingkan

dcngan

pcnerapan Modcl

Pcmbelalaran Langsung

pada siswa bcmlinar

tinggi dcngan

nilai

scbcsar 80,6t17. Scdangkan

Sup r nti,

Lu tfivfi

Nu ttutlto, r. G.p,A, Bu

t

itjuhjonto 402

(19)

pada

pencrapan

Modcl

Pcmbclajaran Langsung

nilainya lcbih tinggi

scbcsar

12.786 dibandingkan

penerapan

Pendckatan Pcmbclajaran

SAVI

bcrminat rendah sebcsar 72,273. Olch

karcna ilu

sesuai

Gambar 2

dcngan

tcrdapatnya kckurangan nilai

pada

poncrapan

sctiap modcl

pembclajaran tcrscbut, maka dapat dikatakan bahwa siswa

yang bcrminal linggi

scbaiknya

diajarkan menggunakan

Pendckatan

SAVI

dan siswa yang berminat rendah

diajarkan m€nggunakan

Modcl

Pcmbclajaran Langsung.

I', KESIMI'ULAN

DAN

SAIIAN

I.

Kcsimpulan

Bcrdasatkan rumusan masalah dan hasil analisa data pcnelitian yang telah

dibahas scbelumnya, maka

dapat

disimpulkan

scbagai

bcrikul;

lcrdapat

pcngaruh Pcndckatan

Pcmbclajaran

SAVI dan Modcl

Pcmbclajaran

Langsung tcrhadap hasil

bclajar pewamaan

mmbut

dengan signifikansi

0,015 (0 < 0,05),

tcrdaPat Pcngaruh minat belajar siswa tcrhadap hasilbclajar pcwamaan

rambut

dengan signifikansi 0,000

(a <

0,05), dan tcrdapat interaksi antrra Pcndckatan Pembelajaran SAVI,

Model

Pcmbelajaran

Langsung,

dan nlinat belajar terhadap hasil bclajar siswa

dalam pcwamaan rambul

dcngan

signifikansi 0,002 (o < 0,05).

llasil belajar

pewamaan ,ambut

mcnggunakan Pendekatan Pembelajaran

SAVI lebih tinggi dari

Pada

menggunakan Model

Pcmbelajamn Langsung.

Hal tersebut

mcnunjukkan bahwa Pcndckatan

SAVI

dapat ditcrima

siswa dan dapat digunakan

untuk

meningkatkan

hasil bclajar

siswa pada kompctensi pcwamaan rambut di SMKN 3

Kcdiri.

Scdangkan hasil bclajar siswa

lada kompelcnst

Pewarnaan rambut

untuk yang bcrminat belajar

tinggr

Vol me 2, Nonot 4, Oktubcr 2016

tcrnyata lcbih baik dari pada hasil belajar siswa yang bcmlinat bclajar rcndah.

IIal tcrscbut mcmbuktikan bahwa

makin tinggi minat belajar yang

dimiliki

siswa.

nraka hasil bclajar yang dipcrolch pada kompclcnsi pcwarnaan rambut juga akan somakin

tinggi,

dcmikian pula interaksi yang tcrjadi. Dari data pcnclitian

di

alas

tclah

dapat disimpulkan bahwa terjadi

interaksi antara modcl

Pcndckatan

SAVI, Modcl

Pcmbclajamn l-angsun8, dan minal bclajar tcrhadap hasil bela.jar pcwamaan mmbut.

2,

Saran

Dcngan mcmperhalikan

hasil pcnclitian

ini,

maka disamnkan kepada

guru kelas agar dapat

mcncrapkan

Pcndekatan

SAVI

pada mata diklat yang

diampu, karena lcrbukti

tcrdapat pcrbcdaan

hasil bclajar anlara

siswa

yang diajarkan

menggunakan Pcndckatan

SAVI

dibandingkan dcngan

siswa yang dia,;arkan

mcnggunakan

Pcmbclajaran Langsung. Saran

juga

dibcrikan kcpada pihak sekolah

agar

nrndukmg

gLru kclas dcngm mcmcnuhi

kchruhary'perlcngkapan

mcngajamya, scpcrti mcdia ardiq visual, dan audio visui , schingga kcgiatan pcrnbclajaran boltr-bovu

dapat rncngaktilkan schruh ind$a sisrva untuk mencapai tujuan yang diLrntukan

I.'.

I)Ar'l'Ali

PUS

t'AK-\

Fatmawati, Dadi Rusdiana.

Slrr/1,

Literosi Pcngaruh

Penerdpon

I'embelajaron Moclel SAVI

),ang

Menggunol<n

Mclode

Bruinllorming

terhuclaP

Kohsistensi KonsePsi

dun

P eningkdl an Kc

mafi

Pua

n

Kogni I i1 Sisv,a

SMA-

E-Joumal Volumc 4, ISSN: 2319-0654, Oktober 2015.

Ginting, Sura Mcnda.,

Ilcrmansyah

Amir. I'encrapqn

Motlel

I'embelalaran Somatis Audilori

S punti,

L

thJilth

N

rhetu,1.G.P.,4.

Bttdiljtthi

k) ,10i

Gambar

Gambar  2.  Grafik  Pola Garis  Interaksi antara  Pcndckatan  SAVI.  Modcl Pembclajaran  LangsunS,  dan  Mina(

Referensi

Dokumen terkait

Dengan menjelaskan kepada siswa tentang lambang makna koperasi siswa dapat mengetahui maknanya.. siswa dapat mengelompokkan

Namun startegi ini perlu dilakukan dengan harapan, Roy Genggam mampu mengatasi kendala yang khas pada anak-anak saat pemotretan iklan Cussons, walaupun tidak ada

Dengan ini saya menyatakan bahwa isi intelektual skripsi saya yang berjudul “ SOLUSI PERSAMAAN SCHRÖDINGER UNTUK KOMBINASI POTENSIAL HULTHEN DAN NON-SENTRAL

[r]

Movement adalah gerakan yang bersifat perla- wanan yang telah dipersiapkan dengan matang, resistensi adalah gerakan perlawanan yang bersaifat spontan, sedangkan revolusi yaitu

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk memberikan bukti empiris bahwa Pemanfaatan Teknologi Informasi pada

Informasi yang disimpan dan dimanipulasi oleh komputer adalah dalam bentuk diskrit...  Matematika diskrit merupakan ilmu dasar dalam pendidikan informatika atau

Lisa Marlina, M.Si., selaku dosen wali saya yang telah banyak mengarahkan dan membimbing saya dalam penyelesaian studi di Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.