• Tidak ada hasil yang ditemukan

alat mesin pertanian olah tanah pdf

N/A
N/A
Rasyid Polingala

Academic year: 2022

Membagikan "alat mesin pertanian olah tanah pdf"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

MENGENAL ALAT DAN MENGENAL ALAT DAN MENGENAL ALAT DAN MENGENAL ALAT DAN MESIN PERTANIAN

MESIN PERTANIAN

(2)

Sejarah Mekanisasi Pertanian Sejarah Mekanisasi Pertanian (S i h & Wilk 1976)

(S i h & Wilk 1976) (Smith & Wilkes, 1976) (Smith & Wilkes, 1976)

Sebelum abad 19: Perkakas Pertanian masih

Sebelum abad 19: Perkakas Pertanian masih kasar. Setiap buruh tani hanya mampu menghasilkan pangan untuk mencukupi 5-6 orang

1920: Dengan peralatan yang ditarik kuda, seorang buruh tani mampu menunjang seorang buruh tani mampu menunjang kehidupan 10 orang.

1955: dengan peralatan bertenaga modern,

k 18

seorang petani mampu mencukupi pangan 18 orang.

1970-an: Setiap petani mampu mencukupi

1970-an: Setiap petani mampu mencukupi pangan lebih dari 55 orang

(3)

Sejarah

Sejarah Mekanisasi Pertanian Mekanisasi Pertanian (S i h & Wilk 1976)

(S i h & Wilk 1976) (Smith & Wilkes, 1976) (Smith & Wilkes, 1976)

Sebelum abad 20: untuk memanen 1 acre (4000 m2) gandum diperlukan waktu 56 jam

m2) gandum diperlukan waktu 56 jam.

Dengan menggunakan bajak yang ditarik hewan, butuh waktu hampir 10 jam untuk 1 acre; hanya 3 butuh waktu hampir 10 jam untuk 1 acre; hanya 3 jam dengan menggunakan traktor untuk luasan

yang sama.

(4)

Tahapan Menuju Mekanisasi Pertanian Tahapan Menuju Mekanisasi Pertanian (R k 2000)

(R k 2000) (Rijk, 2000) (Rijk, 2000)

Prasejarah: Penggunaan alat tangan (hand tool technology)

T h II P h (D f l

Tahap II: Penggunaan tenaga hewan (Draft animal power application)

Tahap III: Penggunaan tenaga mekanis yang statis (Stationary

P S b i i )

Power Substitution)

Tahap IV: Penggunaan tenaga mekanis bergerak (Motive Power Substitution)

Tahap V: Penggunaan mesin menggantikan fungsi kontrol oleh manusia (Human Control Substitution)

Tahap VI: Penyesuaian praktek bertanam menggunakan

l / (Ad f C P )

alat/mesin (Adaptation of Cropping Practices)

Tahap VII: Penyesuaian Sistem Pertanian dengan Mesin (Farming System Adaptation)

Tahap VIII: Penyesuaian tanaman ke peralatan (Plant Adaptation)

Tahap IX: Otomatisasi pertanian (Precision in Agriculture)

(5)

Kondisi

Kondisi Mekanisasi Pertanian Saat Mekanisasi Pertanian Saat Ini

Ini

Menurut Rijk:

Penggunaan peralatan dan mesin untuk pengembangan sumberdaya lahan pertanian, produksi tanaman, pemanenan, penyimpanan dan on-farm / off farm processing.

(6)

ALAT

ALAT DAN DAN MESIN MESIN ALAT

ALAT DAN DAN MESIN MESIN PENGOLAH

PENGOLAH TANAH TANAH

(7)

Pengolahan

Pengolahan Tanah Tanah Pengolahan

Pengolahan Tanah Tanah

Suatu usaha untuk mempersiapkan lahanp p bagi pertumbuhan tanaman dengan cara menciptakan kondisi tanah yang siapp y g p tanam.

Usaha menciptakan kondisi fisik, kimia, danp , , biologis yang baik pada tanah, hingga kedalaman tertentu,, agar sesuai untukg pertumbuhan tanaman.

(8)

Tujuan

Tujuan Pengolahan Pengolahan Tanah Tanah Tujuan

Tujuan Pengolahan Pengolahan Tanah Tanah

Menciptakan struktur tanah yang dibutuhkan untuk persemaian atau tempat tumbuh benih Tanah yang padat persemaian atau tempat tumbuh benih. Tanah yang padat diolah menjadi gembur, sehingga mempercepat infiltrasi air sehingga tanah berkemampuan baik menahan curah hujan, memperbaiki aerasi dan memudahkan hujan, memperbaiki aerasi dan memudahkan perkembangan akar

Peningkatan kecepatan infiltrasi akan menurunkan run off dan mengurangi bahaya erosi

dan mengurangi bahaya erosi

Menghambat atau mematikan tumbuhan pengganggu

Membenamkan tumbuh tumbuhan atau sampah organik yang ada di atas tanah sehingga menambah kesuburan yang ada di atas tanah, sehingga menambah kesuburan tanah

Membunuh serangga , larva atau telur-telur serangga melalui perubahan tempat tinggal dan terik matahari

melalui perubahan tempat tinggal dan terik matahari.

(9)

Tujuan

Tujuan Khusus Khusus Pengolahan Pengolahan Tanah Tanah Tujuan

Tujuan Khusus Khusus Pengolahan Pengolahan Tanah Tanah

T j kh l h h di b

Tujuan khusus pengolahan tanah disebut

“ minimum tillage “ artinya :

Pengolahan yang seminimum mungkin, tetapi menghasilkan tanah yang baik untuk pertumbuhan tanaman yang optimal dengan biaya yang rendah.

(10)

Aktivitas

Aktivitas pengolahan pengolahan tanah tanah meliputi

meliputi ::

Membajak

MencangkulMencangkul

Membuat petakan / membuat bedengan

M b t it

Membuat parit

Perbaikan pematang

(11)

Jenis

Jenis Alat Alat Pengolah Pengolah Tanah Tanah Jenis

Jenis Alat Alat Pengolah Pengolah Tanah Tanah

Berdasarkan cara kerja dan pembuatan alat l h t h d t dib d k j di 2 pengolah tanah dapat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu :

- Alat tradisionalAlat tradisional - Alat modern

Dengang penggunaanp gg alat traditional kedalaman olah tanah hanya berkisar 10 -15 cm, namun dengan alat olah tanah modern, kedalaman olah tanah bisa mencapai 20 30 kedalaman olah tanah bisa mencapai 20 – 30 cm, dan dengan kedalaman olah tanah yang makin dalam, menjadikan perakaran tanamanj p akan tumbuh dengan baik.

(12)

Alat

Alat Pengolah Pengolah Tanah Tanah Tradisional Tradisional Alat

Alat Pengolah Pengolah Tanah Tanah Tradisional Tradisional

1.Bajak

Bajak digunakan untuk membalikkan posisip tanah pada kedalaman tertentu.

Cara kerjanyaj y dengang menggunakan bajak lapisan tanah bagian teratas, posisinyag p y dibalikkan menjadi di bawah.

Kedalaman tanah yang dibaliky g kira-kira 15-20 cm.

(13)

1.Bajak 1.Bajak

Bajak ringan terbuat dari kayu telah digunakan secara besar-besaran di daerah Euphrates dan Nile Rivers Mesir sekitar tahun 3000 SM

Rivers, Mesir, sekitar tahun 3000 SM .

Bajak yang digunakan pada waktu itu tidak beroda atau bajak singkal yang digunakan untuk beroda atau bajak singkal yang digunakan untuk membalik tanah dan membuat furrow Berfungsi memecahkan tanah dan untuk menutupg p benih.

Gambar . Bajak kayu kuno di

Thebes, Mesir Roman Plow

(14)

1.Bajak 1.Bajak

Lebih dari 2000 tahun yang lalu ditemukan bajakLebih dari 2000 tahun yang lalu ditemukan bajak terbuat dari besi yang diproduksi di Honan utara China. Pada awalnya alat ini berupa alat kecil yang ditarik dengan tangan dengan plat besi berbentuk V ditarik dengan tangan dengan plat besi berbentuk V yang dihubungkan dengan pisau kayu dan pegangan.

Selama abad pertama sebelum masehi, kerbau digunakan untuk menarik peralatan pengolahan tanah Selanjutnya secara berturut-turut tanah. Selanjutnya secara berturut-turut dikembangkan alat yang disebut triple-shared plow, plow-and-sow dan garu.

(15)
(16)

1.Bajak 1.Bajak 1.Bajak 1.Bajak

Peralatan kuno tidak beroda dan moldboard terbuat d i k k ( d h p d h d d bl k )

dari kayu keras (wedge-shaped hardwood blocks) yang ditarik oleh sapi (bullock). Dengan alat ini tanah hanya dipecahkan dalam bentuk clods, tetapi tidak dibalik; dan

l h i i k di diik i d

pengolahan pertama ini kemudian diikuti dengan penghancuran “clod” dan perataan tanah dengan alat barupa batang kayu berbentuk empat persegi panjang

di ik l h i yang ditarik oleh sapi.

Pisau bajak besi muncul di Roma sekitar 2000 tahunPisau bajak besi muncul di Roma sekitar 2000 tahun yang lalu, berbentuk pisau coulter. Saat itu masih belum ditemukan bajak singkal, yang berfungsi membalik tanah.

Pada tanah yang berat dan keras pisau bajak besi ini Pada tanah yang berat dan keras, pisau bajak besi ini ditarik oleh sekelompok sapi jantan (oxen).

(17)

.

Bajak yang dilengkapi dengan roda ditemukan di Itali Utara. Suatu alat yang lebih lengkap, terdiri dari roda, coulter pemotong dan moldboard digunakan di Eropap g g p Peralatan ini dapat digunakan untuk membalik tanah dan membuat furrow dan kasuran benih.

Gambar . Bajak beroda dua dengan coulter dan moldboard, ditemukan pada abad ke-16 di Eropa

(18)

Di Indonesia…

Di Indonesia…

(19)

1.Bajak 1.Bajak 1.Bajak 1.Bajak

Pada kira-kira tahun 1830, John Deere terdorong untuk mengembangkan bajak terdorong untuk mengembangkan bajak baja dengan pisau dan moldboard untuk mengatasi masalah pengolahan tanah- mengatasi masalah pengolahan tanah- tanah organik di Amerika.

(20)

Peralatan yang ditarik oleh hewan mulai menyusut jumlahnya sejak ditemukannya traktor bertenaga uap pada sekitar tahun 1860.

(21)

Alat

Alat Pengolah Pengolah Tanah Tanah Tradisional Tradisional Alat

Alat Pengolah Pengolah Tanah Tanah Tradisional Tradisional

2.Cangkul / mattock

C k l k l l h h

Cangkul merupakan alat pengolah tanah yang banyak digunakan untuk kegiatan pengolahan tanah.

Cangkul digunakan untuk :g g

Membalik, membelah, memecah dan menggemburkan tanah

Mengerjakan pengolahan tanah pada petak petak

Mengerjakan pengolahan tanah pada petak-petak sempit dan sudut-sudut yang tidak bisa dikerjakan dengan bajak.

M j k l h h b b d

Mengerjakan pengolahan tanah yang berbatu dan menyisir tanggul yang tinggi

Membuat parit, petakan dan pematangp p p g

(22)

Mata cangkul terbuat dari lempengan baja dengan gagang terbuat dari kayu. Mata cangkul dibuat tajam dengan bentuk persegi ataupun bulat sehingga mudah digunakan untuk menghancurkanp gg g g tanah.

(23)

Alat

Alat Pengolah Pengolah Tanah Tanah Tradisional Tradisional Alat

Alat Pengolah Pengolah Tanah Tanah Tradisional Tradisional

3. Sekop / shovelp

Sekop digunakan untuk menyodok tanah, menggalie gga lubang,uba g, membuate buat selokan,se o a , membuat petakan-petakan kecil dengan cara menyodokkan mata sekop ke tanah ,y p , mata sekop tajam dan kedua belah sisinya melengkung seperti sendok.g g p

(24)
(25)

Alat

Alat Pengolah Pengolah Tanah Tanah Tradisional Tradisional Alat

Alat Pengolah Pengolah Tanah Tanah Tradisional Tradisional

4.Tajak / hoe

Tajak digunakan untuk memotong tanah secara tegak lurus , misalnya membentuk sisir parit atau kemalir. Tajak atau penyodok terbuat dari kemalir. Tajak atau penyodok terbuat dari lempengan baja dan tajam seperti mata cangkul.

Gagang tajak lurus pada pangkalnya diberi kayu melintang sehingga tampak seperti huruf “T” / “L”

Pada pertanian tradisional di Eropa & Amerika alat tersebut dinamakan Scythe yang berfungsi sebagai tersebut dinamakan Scythe, yang berfungsi sebagai sabit/arit. Digunakan untuk memanen gandum, memotong rumput, dsb

(26)
(27)

Alat

Alat Pengolah Pengolah Tanah Tanah Tradisional Tradisional

5.Parang/ bowie knife 5.Parang/ bowie knife

Parang digunakan untuk menebas tanah pada sisi rentang supaya rata. Dan untuk menyabit jerami serta sisa limbah pertanian yang tertinggal . Parang berukuran panjang. Mata parang terbuat dari baja dan pegangannya terbuat dari kayu. Ujung parang agak melengkung keluar dengan bentuk lebar daripada bagian pangkalnya parang agak melengkung keluar dengan bentuk lebar daripada bagian pangkalnya.

Parang adalah senjata tajam yang terbuat dari besi. Bentuknya relatif sederhana tanpa pernak pernik. Kegunaannya adalah sebagai alat potong atau alat tebas (terutama semak belukar) kala penggunanya keluar masuk hutan Parang juga (terutama semak belukar) kala penggunanya keluar masuk hutan. Parang juga digunakan untuk pertanian.

Di Kalimantan parang juga disebut sebagai ambang. Parang juga

k j kh M l di k k d d h l

merupakan senjata khas orang Melayu di kampung-kampung pada zaman dahulu.

Sedangkan masyarakat Melayu di Jawa dan Sumatera dan etnis yang lainnya, menjadikan parang sebagai salah satu senjata pertempuran.

(28)

Alat

Alat Pengolah Pengolah Tanah Tanah Tradisional Tradisional Alat

Alat Pengolah Pengolah Tanah Tanah Tradisional Tradisional

6.Arit / Sabit

Sabit atau arit digunakan untuk menyabit rumput , jerami dan limbah pertanian yang tersisa pada lahan pertanian.

Alat ini berbentuk melengkung , mata sabit

b d d l k b d l

berada di lengkungan bagian dalam, ujung runcing dan gagangnya dibuat dari kayu, mata sabit terbuat dari baja

mata sabit terbuat dari baja.

Sabit / Clurit ( Madura ) juga merupakan senjata khas dari etnis Madura

senjata khas dari etnis Madura

(29)
(30)

Alat Pengolah Tanah Modern

(31)

PERBANDINGAN KAPASITAS KERJA BEBERAPA ALAT PENGOLAH TANAH BEBERAPA ALAT PENGOLAH TANAH

Referensi

Dokumen terkait

Ditinjau dari segi keluasan penjelasan tafsirnya, kitab tafsir al-Ibri>z menggunakan metode ijmali>, yaitu cara menafsirkan al-Qur’an secara global 52 sehingga

Hal tersebut menguatkan bahwa lava pada daerah penelitian tidak mengalir jauh dari sumbernya, sehingga dapat diinterpretasikan di sebelah utara dekat dengan daerah

Setelah melakukan penelitian, hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah Persepsi Masyarakat Cina Benteng Terhadap Pendidikan adalah masyarakat Cina Benteng

Adapun achieved status sendiri berkaitan dengan posisi ganda yang di- alami perempuan untuk terjun sebagai wanita karir dalam bidang politik kare- na prestasinya mereka hanya bisa

Pertanyaan-pertanyaan berikut ini untuk mengetahui kepuasan nasabah terhadap kecepatan pelayanan yang

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian diare selama bulan Januari sampai Juni 2013 di wilayah kerja Puskesmas Banjarbaru dan Puskesmas Sungai Besar membentuk

Mengacu pada jamur truffle dan jamur matsutake sebagaimana yang dicontohkan di atas, budidaya jenis kulat tiung akan bisa dilakukan dengan intensifikasi pengelolaan

Kesimpulan : Motivasi karier dan motivasi ekonomi mempunyai pengaruh dengan arah positif dan signifikan terhadap minat mahasiswa mengikuti Pendidikan Diploma IV Bidan Pendidik