• Tidak ada hasil yang ditemukan

Frasa Verba Dalam Bahasa Batak Toba (Analisis Teori X-bar)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Frasa Verba Dalam Bahasa Batak Toba (Analisis Teori X-bar)"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ii

FRASA VERBA DALAM BAHASA BATAK TOBA

(ANALISIS TEORI X-BAR)

Oleh

IRMA F.K SIHOMBING

(Fakultas Ilmu Budaya USU)

ABSTRAK

Penelitian ini mendeskripsikan perilaku fungsi gramatikal dan menjabarkan kaidah struktur frasa verba Bahasa Batak Toba dengan menggunakan teori X-bar.Data yang digunakan adalah data lisan dan tulisan dengan metode wawancara, dan metode simak.Kemudian, data dianalisis dengan menggunakan metode agih dengan teknik dasar berupa teknik bagi unsur langsung, dan teknik lanjutan berupa teknik lesap, dan teknik ganti.Teori yang digunakan adalah teori X-bar.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur internal frasa verba dalam Bahasa Batak Toba dibentuk oleh komplemen (komp), keterangan (ket), dan specifier (spec). Komplemen (komp) berkategori nomina; keterangan (ket) berkategori frasa adjektiva, frasa preposisi, dan aspek; specifier (spec) berkategori penjumlah dan penunjuk ini/itu. Kaidah struktur frasa verba Bahasa Batak Toba yang terbentuk dengan menggunakan teori X-bar, yaitu:

(1) FV Inti; (2) FV Inti + Komp; (3) FV Inti + Ket; (4) FV Inti + Komp + Ket; (5) FV Spec + Inti; (6) FV Spec + Inti + Komp; (7) FV Spec + Inti + Ket; (8) FV Ket + Inti; (9) FV Ket + Inti + Komp; (10) FV Inti + Spec.

Kata Kunci: Struktur Frasa Verba, Bahasa Batak Toba, Fungsi Gramatikal, Teori X-bar.

Referensi

Dokumen terkait

Jadi, dari contoh-contoh di atas dapat disimpulkan bahwa frasa verba bahasa Pakpak Dairi dapat dibentuk oleh inti leksikal ditambah frasa preposisi, frasa nomina, frasa adjektiva,

Penelitian struktur kalimat bahasa Batak Toba di Kabupaten Humbang Hasundutan Kecamatan Lintong ni Huta Berdasarkan hubungan subjek dan predikat analisis teori X-bar

dalam bahasa Batak Toba banyak butir leksikal yang bermakna POTONG, misalnya, pada saat membuka ladang digunakan verba seperti manaba ‛ menebang’, manaha ‛ membelah’,

25 Mamupuk eme tulang Paman memupuk padi 26 Mamonggol soban gellenghu Anakku memotong kayu 27 Manjangkit jengkol bapa Ayah memanjat jengkol 28 Manginum kopi oppung

selaku Ketua Departemen Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara, yang telah mengarahkan penulis dalam menjalani perkuliahan dan membantu penulis dalam

verba gerakan agentif dalam bahasa Batak Toba memiliki ciri makna

Penelitian ini mendeskripsikan kategori fungsional kata tanya dan merumuskan kaidah struktur kalimat tanya dalam bahasa Indonesia dengan menggunakan teori X-bar. Data yang

  Ada beberapa konsep yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu frasa, FP, kategori leksikal, komplemen, keterangan, spesifier, dan kaidah struktur frasa.. Konsep-konsep