57
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI RESERVASI HOTEL BERBASIS WEB
Muhamad Firdaus, Joko Nardi Kuswoyo
Jurusan Teknik Informatika, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya [email protected]
Abstrak
Dalam kegiatan operasional sehari-hari, managemen hotel pasti memerlukan sistem untuk pengelolaan reservasi, keuangan, akuntansi, administrasi dsb. Sistem ini mutlak diperlukan agar dapat menunjang managemen dalam menentukan daftar layanan harian, sikap, serta stategi dalam pengelolaan hotel tersebut.
Penelitian yang dilakukan, telah mengembangkan Sistem Informasi Reservasi Hotel Berbasis Web, yang mampu menyajikan layanan reservasi hotel secara lengkap, yang dapat diakses baik melalui browser pada komputer, maupun browser mobile. Adapun cara akses informasi database pada penelitian ini menggunakan JQuery/JSON, sehingga memungkinkan kecepatan dalam pelayanan data.
Hasil dari ujicoba yang dilakukan menunjukkan, akses pada informasi yang dibutuhkan (reservasi hotel) telah mencukupi. Namun akses pada data keuangan dan pembayaran secara online masih perlu dikembangkan lebih lanjut.
1. Pendahuluan
Pertumbuhan jumlah hotel kini semakin menggembirakan. Namun diantara hotel-hotel yang baru tersebut, dalam kegiatan operasional sehari-hari masih menggunakan administrasi manual. Dalam kegiatan operasional sehari-hari, managemen hotel pasti memerlukan sistem yang tepat untuk pengelolaan reservasi, keuangan, akuntansi, administrasi dsb. Sistem ini mutlak diperlukan agar dapat menunjang managemen dalam menentukan daftar layanan harian, sikap, serta stategi dalam pengelolaan hotel tersebut.
Sistem Informasi Reservasi Perhotelan merupakan sistem pendataan administrasi pada reservasi perhotelan yang memerlukan ketepatan mekanisme dan penataan yang terorganisir, serta terjaga keamanannya dalam bentuk Database.
Penelitian yang dilakukan, akan mengembangkan Sistem Informasi Reservasi Hotel Berbasis Web, yang mampu menyajikan layanan reservasi hotel secara lengkap, yang dapat diakses baik melalui browser pada komputer, maupun browser mobile. Adapun cara akses informasi database pada penelitian ini akan menggunakan JQuery/JSON, sehingga memungkinkan kecepatan dalam pelayanan data.
2. Tinjauan Pustaka 2.1 Web Server
Web Server adalah aplikasi yang jalan
pada suatu situs web dan bertanggung jawab untuk merespon permintaan file dari web
browser. Dalam melakukan permintaan
suatu halaman pada suatu situs web, browser melakukan koneksi ke suatu server dengan protokol HTTP.Server akan menanggapi koneksi tersebut dengan mengirimkan isi file yang diminta dan memutuskan koneksi tersebut. Browser kemudian memformat informasi yang didapat dari server. Pada bagian server, browser yang berbeda dapat melakukan koneksi pada server yang sama untuk memperoleh informasi yang sama. Dalam memberikan halaman yang diminta
web server dapat melakukan kerja sama
dengan server lain seperti Aplikasi Server. 2.2 Web Browser
Web Browser adalah aplikasi yang
dijalankan pada komputer pengguna (client) yang meminta informasi dari server web dan menampilkannya sesuai dengan file data itu sendiri. Tugas utama dari web browser adalah mendapatkan dokumen dari web lalu memformat dokumen tersebut bagi pengguna. Untuk mendapatkan halaman tersebut, harus diberikan alamat dari dokumen tersebut.
Menurut Sampurna (1996, p11), browser adalah sebuah program yang dirancang untuk mengambil informasi-informasi dari
server komputer pada jaringan internet dan
sumber-sumber internet lainnya. 2.3 HTML
HTML merupakan kepanjangan dari
Hyper Text Markup Language. HTML
adalah suatu bahasa yang digunakan untuk membuat halaman-halaman hypertext (hypertext page) pada internet. Dengan konsep hypertext ini, untuk membaca suatu dokumen, tidak harus melakukannya secara urut, baris demi baris, atau halaman demi halaman. Tapi pada HTML juga tidak dapat dengan mudah melompat dari satu topik ke topic lainnya, seperti pada online Help dari suatu aplikasi Windows. HTML dirancang untuk digunakan tanpa tergantung pada suatu platform tertentu (platform independent).
2.4. PHP
PHP diciptakan oleh Rasmus Lerdorf, seorang pemrogram C yang handal. Semula PHP hanya digunakan untuk mencatat jumlah pengunjung pada homepagenya. Rasmus adalah seorang pendukung open source. Karena itulah ia mengeluarkan Personal Home Page Tools versi 1.0 secara gratis. Setelah mempelajari YACC dan GNU Bison, Rasmus menambah kemampuan PHP 1.0 dan menerbitkan PHP 2.0. PHP mudah dibuat dan cepat dijalankan, PHP dapat berjalan dalam web server yang berbeda dan dalam sistem operasi yang berbeda pula. PHP dapat berjalan di sistem operasi UNIX, Windows 98, Windows XP, Windows NT, dan Macintosh.
Menurut Luke Welling dan Laura Thomson(2001,p1), PHP adalah server-side
scripting language yang didesain secara
halaman.PHP adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain. Contoh terkenal dari aplikasi PHP adalah phpBB dan MediaWiki (software di belakang Wikipedia). PHP juga dapat dilihat sebagai pilihan lain dari ASP.NET/C#/VB.NET Microsoft, ColdFusion Macromedia, JSP/Java Sun
Microsystems, dan CGI/Perl. Contoh aplikasi lain yang lebih kompleks berupa CMS yang dibangun menggunakan PHP adalah Mambo, Joomla!, Postnuke, Xaraya, dan lain-lain.
Kelebihan PHP
a. Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.
b. Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana - mana dari mulai IIS sampai dengan apache, dengan konfigurasi yang relatif mudah.
c. Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan. d. Dalam sisi pemahamanan, PHP
adalah bahasa scripting yang paling mudah karena referensi yang banyak.
PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (linux, unix, windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.
2.5. MySql
MySQL adalah salah satu jenis database server yang sangat terkenal. Kepopulerannya disebabkan karena bersifat free. Perangkat lunak MySQL sendiri dapat di download dari http://www.mysql.org.
MySQL termasuk jenis RDMS
(Relational Database Management System).
Itulah sebabnya istilah seperti tabel, baris, dan kolom digunakan pada MySQL. Pada MySQL, sebuah database mengandung satu atau sejumlah tabel. Tabel terdiri atas sejumlah baris dan setiap baris mengandung satu atau beberapa kolom.
Menurut Menurut Luke Welling dan Laura Thomson(2001,p1), MySQL adalah sebuah relational database management systems yang sangat cepat dan kuat. MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem management basis data SQL atau DBMS yang multithread, multiuser, dengan sekitar 6 juta instalasi diseluruh dunia. MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael "Monty" Widenius. Tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
Untuk melakukan administrasi dalam basis data MySQL, dapat menggunakan modul yang sudah termasuk yaitu command-line (perintah: mysql dan mysqladmin). Juga dapat diunduh dari situs MySQL yaitu sebuah modul berbasis grafik (GUI):
MySQL Administrator dan MySQL Query Browser. Selain itu terdapat juga sebuah
perangkat lunak gratis untuk administrasi basis data MySQL berbasis web yang sangat populer yaitu phpMyAdmin.
3. ANALISA DAN DESAIN SISTEM 3.1 Analisa Permasalahan
bahwa harga software informasi reservasi dan managemen perhotelan mahal, baik dari sisi pembelian maupun development software. Hotel-hotel tersebeut juga mengamsusikan bahwa software tersebut hanya untuk hotel yang bekelas. Ditambah lagi, kebanyakan pihak hotel tersebut juga meremehkan pentingnya database dan monitoring setiap saat untuk mengambil kebijakan dan analisa pendapatan.
Software informasi reservasi dan managemen perhotelan di Indonesia khususnya, masih banyak yang berbasis
desktop application dan hanya bekerja
secara offline yang hanya dapat diakses informasi di dalam ruang lingkup hotel. Sehingga ketika manajemen hotel, berada diluar lingkungan kaerja, maka akan sulit untuk memonitoring traffic guest (pengunjung), serta pendapatan setiap saat.
Dengan software yang masih offline inilah sebagian besar pihak manajemen sering menghabiskan anggaran komunikasi hanya untuk mencari dan menanyakan informasi laporan setiap hari, mingguan, ataupun bulanan. Pihak manajemen juga kadang-kadang melakukan kebijakan tentang penaikan/penurunan tarif kamar hotel setiap saat, tanpa melihat laporan dan kondisi hotel yang ada. Harl ini disebabkan karena sulitnya melihat laporan dan hanya menunggu laporan berupa hardcopy dari bawahan.
Dengan perkembangan ITC (
Information Technology & Communication )
kebanyakan orang cenderung menginginkan informasi cepat, akurat, realtime didukung oleh koneksi yang cepat. Sangat disayangkan apabila tidak dioptimalkan untuk perkembangan dari sisi bisnis perhotelan.
Dengan Analisa permasalahan diatas, software Informasi reservasi dan management Hotel online berbasis website dengan kemudahan dalam mengoperasikan diharapkan dapat mengatasi permasalahan diatas dan penunjang bisnis dan kebijakan
perhotelan,dan pelayanan kepada customer lebih mudah dan cepat.
3.2 Desain Sistem
Untuk memenuhi kebutuhan sistem, maka perlu dikembangkan desain sistem yang tepat. Desain sistem dari sistem informasi reservasi hotel ditunjukkan pada Gambar 1. dan Gambar 2.
Gambar 1. Alur proses check-in tamu Pada Gambar 1. adalah proses alur proses untuk tamu melakukan check-in dengan menyerahkan data identitas kepada customer servise dan menginputkan data ke database hotel.
Kasir akan membuat laporan kepada Manajer tiap hari / mingguan /bulanan kepada pimpinan tentang laporan penerimaan.
Gambar 2. Alur Proses Order Tamu Pada Gambar 2. diperlihatkan alur proses order tamu yang meliputi order makanan, order minuman, order loundry, ironing, room cleaning, bill phone, dsb. Dengan adanya fasilitas penginputan order ke database akan mempermudah dan dapat memonitoring setiap saat kebutuhan yang perlu disiapkan. Apabila Order tamu tersebut telah diinputkan kedalam database, order tersebut berikutnya akan dicetak dan diserahkan ke chief room boy untuk ditindaklanjuti.
Selanjutnya setelah chief room boy menyerahkan/melaksanakan permintaan tamu, maka laporan harcopy/nota yang telah dilengkapi dengan tanda tangan tamu tersebut diserahkan ke kasir untuk diarsipkan.
3.3 Konteks Diagram
Langkah desain sistem berikutnya adalah pembutan konteks diagram yang diperlukan. Konteks diagram dari sistem reservasi hotel ini ditunjukkan pada Gambar 3.
Gambar 3. Konteks Diagram
Pada Gambar 3. dapat dijelaskan bahwa Management Hotel dapat melakukan input data pada sistem informasi reservasi hotel seperti input harga room, input user, input guest book, input kategori makanan, dll. Termasuk edit dan penghapusan data. Pihak hotel juga dapat melihat data (view data) room, melihat daftar edititas tamu (guest), laporan harian, laporan mingguan bahkan bulanan.
Sedangkan pada pihak tamu dapat mencari informasi pada system reservasi hotel dengan mudah menginputankan data dan informasi untuk memesan kamar hotel dengan spesifikasi yang diinginkan.
3.4 DFD ( Data Flow Diagram )
Gambar 4. Data Flow Diagram
Pada Gambar 4. diperlihatkan bahwa pada Sistem Informasi Reservasi Hotel diakses oleh beberapa pihak yaitu Tamu, Administrator, Manager, Kasir/Resepsionis, Customer Service Officer (CSO). Tamu dapat melakukan Search info hotel dan memesannya lewat Front website /Website company Profile dan sistem akan mencatatnya sebagai guest. Sedangkan Adminstrator bertugas untuk menjaga data dan database tetap valid dan melakukan perubahan-perubahan jika memang diperlukan sebagai langkah pembenahan /Update sistem.
Manager juga dapat mengakses sistem informasi reservasi Hotel karena memang didesain untuk online dan dapat diakses dimanapun dan kapanpun untuk transparansi dan pendukung managemen untuk memantau pergerakan fluktuasi keuangan dan kedatangan tamu setiap saat.
Manager juga akan difasilitasi dengan website versi Mobile site yang sangat ringan dan tidak membutuhkan bandwith besar, murah dan cocok untuk diakses pada browser handphone.
Kasir/Resepsionis dapat melakukan request faktur yang akan digunakan sebagai arsip hardcopy dan laporan untuk dibuat secara harian, mingguan maupun bulanan. User dengan outentifikasi Kasir juga dapat melakukan update harga, melihat data check
in. Hal ini sesuai fungsinya sebagai Pengelola keuangan.
Untuk Customer Service Officer (CSO) dapat melakukan entri data guest karena tamu yang masuk ke hotel akan dilayani oleh customer service tersebut dan akan mencatatnya kedalam database.
3.5 ERD
Langkah terakhir pada desain sistem adalah pembutan Entity Relationship (ER) Diagram. ER diagram dari sistem reservasi hotel ini ditunjukkan pada Gambar 3.
tariff, posisi lantai. Pada tabel ini akan di update/diberi flag pada kolom occupied apabila room telah dipesan dan dipakai oleh tamu lain.
Tabel User digunakan untuk menyimpan autentifikasi user berdasar levelnya. Pada tabel user inilah nantinya akan disimpan password yang telah terenkripsi dengan MD5. Untuk Tabel userlog digunakan untuk mencatat user yang telah masuk dan logout dengan mencatat hari dan jam untuk menjaga bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dapat di lihat siapa yang telah mengupdate data dengan melihat data tersebut
4. PENGUJIAN DAN ANALISIS
SISTEM
4.1 Kebutuhan Sistem Perangkat Keras Pada aplikasi Sistem Reservasi Hotel yang dibuat, dibutuhkan berbagai perangkat keras yang memadai agar aplikasi tersebut dapat berjalan dengan baik.
Untuk dapat menjalankannya, perangkat keras yang dibutuhkan oleh server adalah sebagai berikut :
1. Pentium 4 2. Memori 1GB 3. Harddisk 25GB
4. VGA card 512MB onboard
Untuk client, spesifikasi perangkat keras yang dibutuhkan untuk dapat menjalankan
website aplikasi tidak butuh secanggih
perangkat keras yang dibutuhkan server karena client tidak menjalankan aplikasi yang berat.
Perangkat keras yang dimaksud adalah sebagai berikut :
1. Pentium 3, 600MHz 2. Memori 128MB 3. Harddisk 20GB
4. VGA card 128MB onboard 4.2 Kebutuhan Perangkat Lunak
Untuk menjalankan website dibutuhkan
spesifikasi minimum piranti lunak untuk dapat menjalankannya, antara lain:
1. Server, yang dibutuhkan adalah :
a. Operating system
Untuk dapat mengimplementasikan bermacam platform sehingga dapat menjalankan berbagai sistem operasi yang berbasiskan graphical user interface pada aplikasi CMS ini.
b. Apache Server
Server menggunakan perangkat lunak ini untuk menjalankan dan memproses berbagai aplikasi berbasis php agar terbaca olah
browser client.
c. MySQL server
Untuk dapat memanipulasi data dari
query language, dibutuhkan perangkat lunak
ini.
d. Browser
Perangkat lunak ini digunakan oleh server untuk menampilkan aplikasi yang telah dibuat. Salah satu contoh browser yang terbaik adalah Firefox 2.0.
2. Client, yang dibutuhkan adalah :
a. Operating system
berbasiskan graphical user interface pada aplikasi reservasi ini.
b. Browser
Perangkat lunak ini digunakan oleh server untuk menampilkan aplikasi yang telah dibuat. Salah satu contoh browser yang terbaik adalah Firefox 2.0.
c. Microsoft Word, Microsoft Power Point, PDF reader, Microsoft Exel
Perangkat lunak ini digunakan oleh client untuk membaca file yang telah didownload.
4.3 Uji Coba dan pembahasan
Langkah ujicoba dilakukan untuk mengetahui apakah aplikasi yang dibuat dapat berjalan seperti yang telah direncanakan. Pada ujicoba ini akan dijelaskan beberapa menu berupa user interface. User interface inilah yang akan memandu pengguna untuk memperloeh informasi yang dibutuhkannya.
1. Menu Informasi Room Status
Digunakan untuk percepatan informasi di database berapa banyak total room yang Occupied, booked dan Available
Gambar 6. Informasi room status 2. Menu Administrator
a. Manage User
Menu Manage User digunakan untuk mengatur managemen dan autentifikasi User terhadap sistem. Authentifkasi ini memungkinkan user, untuk dapat melakukan eksekusi pada menu-menu yang dipilih.
Gambar 7. Manage User Tabel
Gambar 8. Update Indetitas User b. Room Setup
Menu Room Setup digunakan untuk mengatur nama, harga room dan nama room. Pada menu ini juga dapat dilakukan penambahan, pengubahan dan penghapusan data.
c. Meals Setup
Menu meals Setup untuk mengatur harga makanan yang disediakan di hotel.
Gambar 10. Manage Meal Setup Grid d. Services Setup
Menu Services Setup digunakan untuk mengatur services di hote yang di sediakan.Menu ini hamper mirip konsepnya dengan menu yang diatasnya
Gambar 11. Services Setup e. Damages Setup
Damages setup digunakan untuk pengentrian, Edit, Delete dan Update Barang yang pecah beserta harganya.
Gambar 12. Manages Damages f. Guestbook
Menu ini digunakan untuk pencatatan tamu yang akan dating yang selanjutnya akan melakukan checkin maupun checkout
Gambar 13. Guestbook 3. Menu Room
a. View All Room
Didalam menu ini Terdapat Grid yang menampilkan semua room dengan spesifikasi masing-masing. Pada menu inilah nantinya akan dilakukan Occupied, Booking,dan Payment.
Gambar 14. Menu Room View
Gambar 15. Menu Check IN
b. Available Room
Menu ini hampir sama dengan View All room. Hanya yang membedakannya adalah Available room saja
Gambar 16. Menu Available Room c. Occupied Room
Menu ini hampir sama dengan View All room. Yang membedakan hanya room yang terisi oleh customer saja
Gambar 17. Menu Occupied d. Room Booking
Menu ini hampir sama dengan View All room. Yang membedakan hanya room yang terbooking saja
Gambar 18. Room Booking
e. Booking dari Website Company Profile
Merupakan menu utama dari website ini
Gambar 19. Site Company Profile
. Gambar 20. Form Check Room di site Company Profile
Gambar 21. Administrasi menu site Hasil dari ujicoba yang dilakukan menunjukkan, akses informasi yang dibutuhkan oleh pengguna yang meliputi managemen, kasir, CSO, administrator, dst. telah mencukupi. Dengan penggunaan JQuery/ JSON secara konsisten, maka kecepatan pencarian dan retrieve data, telah memenuhi standard HRT (Human Response
Time).
yang terkait (seperti akuntansi, marketing, online payment, dst). Dengan semakin lengkapnya modul sistem, maka semakin semakin lengkap dan tepat pula pihak managemen dalam menentukan sikap dan stategi pengembangan hotel tersebut.
5. PENUTUP 5.1 Kesimpulan
Hasil dari ujicoba yang dilakukan menunjukkan, akses pada informasi yang dibutuhkan bagi pengguna sistem telah mencukupi, dan telah memenuhi Human Response Time (HRT).
5.2 Saran
Pada sistem reservasi hotel ini, masih dibutuhkan modul-modul tambahan untuk melengkapi dan mempertajam managemen dalam mengambil sikap dan stategi, bagi pengembagan hotel lebih lanjut.
DAFTAR PUSTAKA
Abdul Kadir. 1999. Konsep & Tuntunan
Praktis Basis Data. Penerbit Andi.
Yogyakarta.
David M. Kroenke. 2002. Database
Processing Fundamentals, Design, and Implementation. Eight Edition. Pretince
Hall.
Schlossnagle, Sams (2004).Advanced PHP Programming.
Solichin,Achmatin(2009) pemrograman web dengan php dan mysql
Powell,Gavin (2006) Beginning_Database_ Design
Purbo,Onno W & Wahyudi,Aan Arif (2001). Mengenai E-commerce.PT Elekmedia komputindo,Jakarta.
Ramez, Elmasri & Shamkant B Navathe. 2000. Database System.
R.E. Wyllys. 2003.
Database-Management Principles And Applications.
Sitansu S. Mittra. 1991. Principles of
Relational Database Systems.
International
Editions. Prentice-Hall. New Jersey.
Waliyanto. 2000. Sistem Basis Data
Analisis dan Pemodelan Data. J&J
Learning.
http://wikipedia.com
http://www.trirand.com/blog/jqgrid/jqgrid.ht ml
http://www.jquery.wisdomplug.com/jquery-plugins
http://jqueryui.com/