PRINSIP DALAM MENGEMBANGKAN KURIKULUM Fanny Suci Fadillah (1505235)
Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, FPIPS [email protected]
Prinsip menunjukkan sesuatu hal yang sangat penting dan mendasar yang harus diperhatikan yang memiliki fungsi yang sangat penting kaitannya akan suatu keberadaan, lalu bagaimana prinsip dalam pengembangan kurikulum sendiri ? Ada empat sumber prinsip dalam pengembangan kurikulum, yaitu: data empiris, data eksperimen, cerita/legenda yang hidup di masyarakat, dan akal sehat (Olivia, 1992:28). Ada tiga tipe prinsip pengembangan kurikulum, antara lain: Anggapan kebenaran utuh dan menyeluruh, anggapan kebenaran parsial, dan anggapan kebenaran yang masih memerlukan pembuktian. Anggapan kebearan utuh seperti fakta, konsep dan prinsip yang telah di uji, anggapan kebenaran parsial seperti fakta, konsep dan prinsip yang terbukti efektif yang telah terbukti tapi masih belum bisa di generalisasikan, anggapan kebenaran yang masih memerlukan pembuktian atau hipotesis prinsip kerja yang sifatnya tentatif yang muncul dari hasil deliberasi, judgement dan pemikiran akal sehat. Sukmadinata (2000:150-151) menjelaskan bahwa terdapat lima prinsip umum pengembangan kurikulum yakni: relevensi, fleksibilitas, kontinuitas, praktis atau efisiensi dan efektivitas.
Daftar Pustaka:
TIM Pengembang MKDP Kurikulum, UPI, Jur KURTEK, (2009), Kurikulum Pembelajaran, 3: Kurtekpen
Zais. R.S (1976). Curriculum Principles and Foundation, New York: Harper and Raw Publisher.