• Tidak ada hasil yang ditemukan

Contoh Teks Ulasan Film Sang Pemimpi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Contoh Teks Ulasan Film Sang Pemimpi"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Contoh Teks Ulasan Film Sang Pemimpi

Informasi Umum:

Judul : Sang Pemimpi

Sutradara : Riri Riza

Produser : Mira Lesmana

Penulis : Riri Riza, Salma Aristo, Mira Lesmana

Musik : Said Effendi

Distributor : Miles film dan Mizan Production

(2)

Durasi : 120 menit

Lukman Sardi sebagai Ikal Dewasa (juga di dalam Laskar Pelangi).

Zulfanny memerankan Ikal Kecil (juga di dalam Laskar Pelangi).

Rendi Ahmad sebagai Arai Remaja.

Sandy Pranatha sebagai Arai Kecil.

Nazriel Ilham (Ariel “NOAH”) sebagai Arai Dewasa.

Azwir Fitrianto sebagai Jimbron Dewasa.

Mathias Muchus sebagai Seman Said Harun, Ayah dari Ikal (juga di dalam Laskar Pelangi).

Rieke Diah Pitaloka sebagai Ibu Ikal (juga di dalam Laskar Pelangi).

Nugie sebagai Pak Balia, seorang guru muda pengajar sastra yang sangat inspiratif.

Landung Simatupang sebagai Pak Mustar, Kepala Sekolah yang keras dan galak.

Maudy Ayunda sebagai Zakiah Nurmala, gadis Melayu nan cantik.

Yayu Unru sebagai Bang Rokib, pelaut Melayu yang sangat

Tiga tokoh utama pada film Sang Pemimpi yakni Ikal, Arai, dan Jimbron. Ikal adalah Andrea Hirata sendiri, Arai adalah saudara jauhnya yang menjadi yatim piatu pada saat dirinya masih kecil. Arai ini disebut sebagai Simpai sebab dirinya adalah orang terakhir yang masih hidup di keluarganya, dan ia diangkat menjadi anak oleh Ayah Ikal.

Jimbron ialah teman dari Ikal dan Arai yang sangat terobsesi dengan kuda

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Ikal dan Arai harus bekerja sebagai kuli di pelabuhan ikan pada saat dini hari setelah itu pergi ke sekolah sesudah menyelesaikan pekerjaan. Walaupun demikian, mereka tetap giat sehingga selalu menduduki peringkat lima teratas dari 160 murid yang ada disekolah. Sekolah mereka berada 30 km dari rumah Ikal dan Arai sehingga keduanya harus menyewa kamar yang dan harus jauh dari orang tua.

Tafsiran Isi 2:

Andrea Hirata pada bukunya menceritakan jika Ikal dan juga kedua temannya adalah remaja yang nakal dan bandel. Mereka dibenci oleh Pak Mustar, yaitu kepala sekolah SMA Negeri Manggar itu. Namun berbeda lagi dengan guru yang bernama Pak Balia, dirinyalah yang memberikan mimpi-mimpi bagi muridnya. Khususnya untuk Ikal, Arai, dan Jimbron.

Tafsiran Isi 3:

(3)

Film yang berjudul Sang pemimpi ini sangat memotivasi para pelajar terutama untuk pelajar SMA, kisah yang sangat mengharukan namun juga sangat menyenangkan pada saat dilihat, sekaligus bercerita tentang persahabatan dan rasa setia kawan yang sangat bagus, juga menyadarkan akan pentingnya pendidikan yang dijelaskan begitu sangat dalam.

Pada film ini juga banyak kejadian lucu yang menarik bagi para penontonnya. Penonton film yang berjudul Sang pemimpi ini mencapai 2 juta lebih penonton dan juga menjadi film terlaris sepanjang masa, film ini bisa dilhat oleh semua kalangan.

Rangkuman:

Referensi

Dokumen terkait

adaptasi novel Sang Pemimpi ke dalam bentuk film sesuai dengan pendekatan, metode, dan instrumen penelitian yang telah ditetapkan;. (9) hasil dari analisis terhadap

Denga n selesainya penelitian yang berjudul “PESAN DAKWAH DALAM FILM (Analisis isi Dalam Film Sang Pencerah Karya Hanung Bramantyo)” ini,.. maka selesai juga studi Program

“ Majas dalam Novel Sang Pemimpi Karya Andrea Hirata. dan Implementasinya dalam Pengayaan Materi Pembelajaran Sastra

Konsep yang dimaksud adalah gambaran dari objek yang akan dianalisis berupa novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata dalam penelitian yang berjudul

Film adalah suatu media yang sudah sangat marak di jaman sekarang. Pada awalnya film hanya dianggap sebagai sarana untuk menghilangkan kebosanan ataupun hanya dijadikan

Majas dalam Novel Sang Pemimpi Karya Andrea dan Implementasinya dalam Pengayaan Materi Pembelajaran Sastra Di SMA; Ninin Yunita Kristanti, 070210482015; 2011: 100

Majas dalam Novel Sang Pemimpi Karya Andrea dan Implementasinya dalam Pengayaan Materi Pembelajaran Sastra Di SMA; Ninin Yunita Kristanti, 070210482015; 2011: 100

Salah satu sineas yang kemudian mengungkapkannya melalui sebuah karya adalah Helvi Kardit melalui film besutannya yang berjudul “Sang Martir” Menggunakan jenis penelitian kualitatif