PUSAT PENDIDIKAN KELAU
Pendidikan Kelautan dan Perikanan
Sebagai
Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan 2014
Center Of Excellence
Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan
A-PDF Watermark DEMO: Purchase from www.A-PDF.com to remove the watermark
Pengarah: Dr. Suseno Sukoyono (Kepala Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan) Penanggung Jawab: Dr. I Nyoman Suyasa Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan) Penyusun dan Editor: Dr. Moch. Nurhudah Asep Sutiana, S.St.Pi M. Irfan Fauzi, S.St.Pi Diterbitkan oleh Pusat Pendidikan KP Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Gedung Mina Bahari III Lt. 8 Jl. Medan Merdeka Timur Nomor 16 Jakarta Pusat Telp. (021) 3513312/3513313 Fax. (021) 3513313 Website: www.pusdik.kkp.go.id
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, atas perkenan-Nya, Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan telah mempublikasikan buku dengan judul “Pendidikan Kelautan dan Perikanan Menuju Center of Excellence”. Buku ini menjadi bukti otentik kegiatan bidang pendidikan yang telah dilakukan oleh Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan sebagai bentuk implementasi kebijakan Badan Pengembangan SDM KP dan tentu saja Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Pendidikan Kelautan dan Perikanan memainkan peran yang sangat strategis dalam pencapaian dan percepatan pembangunan Sektor Kelautan dan Perikanan karena terkait dengan subjek dan sekaligus objek dari pembangunan tersebut, yaitu SDM. Hal tersebut tergambarkan dalam visi Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan, yaitu “Mencetak Sumberdaya Manusia Unggul bagi Pembangunan Kelautan dan Perikanan yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat”. Selanjutnya dipertegas dalam misi dan kebijakan strategisnya.
Dalam 3 tahun terakhir, Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan menunjukkan kemajuan yang sangat berarti dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya di bidang pendidikan kelautan dan perikanan. Secara garis besar, ditinjau dari aspek kelembagaan, sarana prasarana, program-kegiatan, dan sumberdaya manusia telah tergambarkan dalam buku ini. Salah satu kemajuan yang pesat adalah pengembangan jejaring baik nasional maupun internasional sebagai bagian dari amanat Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 Jo Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, di sisi lain, dinamika Sektor Kelautan dan Perikanan sangat baik di tingkat lokal, nasional, regional, maupun internasional. Oleh karena itu, Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan harus selalu memperbaharui diri dan tidak boleh berhenti dari kemajuan yang telah dicapai saat ini.
Atas dasar pencapain-pencapaian signikan diatas, saya menyambut baik buku ini sebagai dokumentasi yang sangat berharga untuk pengembangan bidang
pendidikan kelautan dan perikanan ke depan. Sebagaimana kata bijak “Buku adalah mercusuar yang berdiri di tepi samudera waktu yang luas” (Edwin P. Whipple). Oleh karena itu, sebagai keniscayaan, saya percaya buku ini akan menjadi sumber inspirasi bagi kita semua untuk maju berkembang secara bersama-sama.
Sambutan
Kepala Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan
Dr. Suseno Sukoyono
Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan
Pengarah: Dr. Suseno Sukoyono (Kepala Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan) Penanggung Jawab: Dr. I Nyoman Suyasa Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan) Penyusun dan Editor: Dr. Moch. Nurhudah Asep Sutiana, S.St.Pi M. Irfan Fauzi, S.St.Pi Diterbitkan oleh Pusat Pendidikan KP Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Gedung Mina Bahari III Lt. 8 Jl. Medan Merdeka Timur Nomor 16 Jakarta Pusat Telp. (021) 3513312/3513313 Fax. (021) 3513313 Website: www.pusdik.kkp.go.id
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, atas perkenan-Nya, Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan telah mempublikasikan buku dengan judul “Pendidikan Kelautan dan Perikanan Menuju Center of Excellence”. Buku ini menjadi bukti otentik kegiatan bidang pendidikan yang telah dilakukan oleh Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan sebagai bentuk implementasi kebijakan Badan Pengembangan SDM KP dan tentu saja Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Pendidikan Kelautan dan Perikanan memainkan peran yang sangat strategis dalam pencapaian dan percepatan pembangunan Sektor Kelautan dan Perikanan karena terkait dengan subjek dan sekaligus objek dari pembangunan tersebut, yaitu SDM. Hal tersebut tergambarkan dalam visi Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan, yaitu “Mencetak Sumberdaya Manusia Unggul bagi Pembangunan Kelautan dan Perikanan yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat”. Selanjutnya dipertegas dalam misi dan kebijakan strategisnya.
Dalam 3 tahun terakhir, Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan menunjukkan kemajuan yang sangat berarti dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya di bidang pendidikan kelautan dan perikanan. Secara garis besar, ditinjau dari aspek kelembagaan, sarana prasarana, program-kegiatan, dan sumberdaya manusia telah tergambarkan dalam buku ini. Salah satu kemajuan yang pesat adalah pengembangan jejaring baik nasional maupun internasional sebagai bagian dari amanat Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 Jo Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, di sisi lain, dinamika Sektor Kelautan dan Perikanan sangat baik di tingkat lokal, nasional, regional, maupun internasional. Oleh karena itu, Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan harus selalu memperbaharui diri dan tidak boleh berhenti dari kemajuan yang telah dicapai saat ini.
Atas dasar pencapain-pencapaian signikan diatas, saya menyambut baik buku ini sebagai dokumentasi yang sangat berharga untuk pengembangan bidang
pendidikan kelautan dan perikanan ke depan. Sebagaimana kata bijak “Buku adalah mercusuar yang berdiri di tepi samudera waktu yang luas” (Edwin P. Whipple). Oleh karena itu, sebagai keniscayaan, saya percaya buku ini akan menjadi sumber inspirasi bagi kita semua untuk maju berkembang secara bersama-sama.
Sambutan
Kepala Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan
Dr. Suseno Sukoyono
Pengantar
Dr. I Nyoman Suyasa
Dengan Rahmat Tuhan yang Maha Esa melalui izin Nya, buku dengan
judul “
Pendidikan Kelautan dan Perikanan sebagai Center of
Excellence
” telah dapat disusun oleh Pusat Pendidikan Kelautan dan
Perikanan. Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan mempunyai tugas
melaksanakan penyiapan perumusan bahan kebijakan dan program,
serta melaksanakan penyusunan pedoman, standar, bimbingan,
monitoring, dan evaluasi tata penyelenggaraan, kebutuhan pendidikan,
pengembangan dan pembinaan kelembagaan, ketenagaan,
penyelenggaraan pendidikan, lembaga, dan tenaga pendidik di
bidang kelautan dan perikanan. Tugas tersebut dijalankan dengan
mengacu kepada kebijakan yang ditetapkan oleh Kementerian
Kelautan dan Perikanan serta Badan Pengembangan Sumberdaya
Manusia Kelautan dan Perikanan.
Buku ini memberikan penjelasan secara garis besar kegiatan fungsi
pendidikan yang dijalankan oleh Pusat Pendidikan Kelautan dan
Perikanan. Pendidikan adalah suatu kegiatan yang
outcome
-nya tidak
secara dapat dilihat tetapi berupa investasi jangka panjang. Oleh
karena itu, buku ini akan menjadi simpul yang menyambungkan
potong-potongan waktu sehingga terbentuk benang merah untuk tujuan yang
ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Apresiasi yang tulus kami sampaikan kepada seluruh staf Pusat
Pendidikan KP dan berbagai pihak yang turut berpartisipasi dalam
penyelesaian buku ini. Teriring harapan, buku ini bermanfaat bagi
pengembangan sumberdaya manusia kelautan dan perikanan sebagai
aktor dalam pembangunan nasional sektor kelautan dan perikanan.
Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan
Pengantar
Dr. I Nyoman Suyasa
Dengan Rahmat Tuhan yang Maha Esa melalui izin Nya, buku dengan
judul “
Pendidikan Kelautan dan Perikanan sebagai Center of
Excellence
” telah dapat disusun oleh Pusat Pendidikan Kelautan dan
Perikanan. Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan mempunyai tugas
melaksanakan penyiapan perumusan bahan kebijakan dan program,
serta melaksanakan penyusunan pedoman, standar, bimbingan,
monitoring, dan evaluasi tata penyelenggaraan, kebutuhan pendidikan,
pengembangan dan pembinaan kelembagaan, ketenagaan,
penyelenggaraan pendidikan, lembaga, dan tenaga pendidik di
bidang kelautan dan perikanan. Tugas tersebut dijalankan dengan
mengacu kepada kebijakan yang ditetapkan oleh Kementerian
Kelautan dan Perikanan serta Badan Pengembangan Sumberdaya
Manusia Kelautan dan Perikanan.
Buku ini memberikan penjelasan secara garis besar kegiatan fungsi
pendidikan yang dijalankan oleh Pusat Pendidikan Kelautan dan
Perikanan. Pendidikan adalah suatu kegiatan yang
outcome
-nya tidak
secara dapat dilihat tetapi berupa investasi jangka panjang. Oleh
karena itu, buku ini akan menjadi simpul yang menyambungkan
potong-potongan waktu sehingga terbentuk benang merah untuk tujuan yang
ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Apresiasi yang tulus kami sampaikan kepada seluruh staf Pusat
Pendidikan KP dan berbagai pihak yang turut berpartisipasi dalam
penyelesaian buku ini. Teriring harapan, buku ini bermanfaat bagi
pengembangan sumberdaya manusia kelautan dan perikanan sebagai
aktor dalam pembangunan nasional sektor kelautan dan perikanan.
Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan
Mengapa mendidik ?
Latar Belakang
Disadari bahwa pendidikan adalah salah satu cara strategis untuk mensejahterakan
masyarakat termasuk pelaku utama sektor kelautan dan perikanan. Data menunjukan
bahwa sebagian besar pelaku utama sektor kelautan dan perikanan berada dalam
garis kemiskinan, salah satu penyebabnya adalah taraf pendidikannya yang relatif
rendah. Saat ini orang yang bekerja di sektor kelautan dan perikanan berpendidikan
tdak tamat SD sebanyak 79,5%, 19,6% tamat SD, 1,9% berpendidikan SMP, 1,4%
berpendidikan SMU, serta 0,03% berpendidikan D3 dan S1. Oleh karena itu pendidikan
merupakan instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan, karena dengan
pendidikan yang semakin baik maka seseorang akan mampu mensejahterakan dirinya.
Pengembangan SDM melalui pendidikan dapat menghasilkan SDM yang kompeten,
cerdas, dan bijak dalam mengelola potensi sumberdaya kelautan dan perikanan. Atas
dasar tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui satuan pendidikan
menengah dan tinggi menyelenggarakan pendidikan sebagaimana yang diamanatkan
oleh UU Nomor 45 tahun 2009, UU Nomor 1 tahun 2014, serta Peraturan Pemerintah Nomor
62 tahun 2014.
Mengapa mendidik ?
Latar Belakang
Disadari bahwa pendidikan adalah salah satu cara strategis untuk mensejahterakan
masyarakat termasuk pelaku utama sektor kelautan dan perikanan. Data menunjukan
bahwa sebagian besar pelaku utama sektor kelautan dan perikanan berada dalam
garis kemiskinan, salah satu penyebabnya adalah taraf pendidikannya yang relatif
rendah. Saat ini orang yang bekerja di sektor kelautan dan perikanan berpendidikan
tdak tamat SD sebanyak 79,5%, 19,6% tamat SD, 1,9% berpendidikan SMP, 1,4%
berpendidikan SMU, serta 0,03% berpendidikan D3 dan S1. Oleh karena itu pendidikan
merupakan instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan, karena dengan
pendidikan yang semakin baik maka seseorang akan mampu mensejahterakan dirinya.
Pengembangan SDM melalui pendidikan dapat menghasilkan SDM yang kompeten,
cerdas, dan bijak dalam mengelola potensi sumberdaya kelautan dan perikanan. Atas
dasar tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui satuan pendidikan
menengah dan tinggi menyelenggarakan pendidikan sebagaimana yang diamanatkan
oleh UU Nomor 45 tahun 2009, UU Nomor 1 tahun 2014, serta Peraturan Pemerintah Nomor
62 tahun 2014.
Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan resmi terbentuk setelah ditandatanganinya KEPMEN No.76/Men/2006. Berdirinya Pusat
Pendidikan Kelautan dan Perikanan diprakarsai oleh Dr. Soen'an, yang waktu itu menjabat sebagai Kepala Pusat Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan. Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan sebagai lembaga yang bertanggungjawab pada usaha
pencerdasan kehidupan bangsa, khususnya sumberdaya manusia kelautan dan perikanan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 31 tahun 2004, Pasal 57 dan 59 tentang Perikanan bahwa pemerintah menyelenggarakan dan mengembangkan sistem pendidikan, pelatihan dan penyuluhan perikanan bertaraf internasional. Berdasarkan peraturan perundangan tersebut, serta
memperhatikan kebutuhan pasar tenaga kerja nasional maupun global, pemerintah Republik Indonesia memiliki komitmen dalam mengembangkan kualitas sistem pendidikan kelautan dan perikanan pada semua jenjang lembaga pendidikan yang dikelola oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Pada saat didirikan, Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan telah memiliki 13 (tiga belas) satuan pendidikan yang tersebar dari Nangroe Aceh Darussalam sampai Sorong - Papua Barat
Tahun berdiri satuan pendidikan lingkup KKP sebagai berikut :
STP Kampus Pasar Minggu, 1962 AP Sidoarjo, 1983 SUPM Ladong, 1981 SUPM Pontianak, 1971 SUPM Sorong, 1969 STP Kampus Serang, 1989 AP Bitung, 1999 SUPM Pariaman, 1984 SUPM Bone, 1988 SUPM Kupang, 1999 STP Kampus Bogor, 2004 AP Sorong, 2003 SUPM Kota Agung, 2004 SUPM Waiheru, 1999
Ÿ
SUPM Tegal, 1962
Sejarah
Pusat Pendidikan
Kelautan dan Perikanan
Visi
Pembangunan kelautan dan perikanan yang Berdaya saing dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat.
Misi
Mengoptimalkan Pemanfaatan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.
Meningkatkan Nilai Tambah dan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan.
Memelihara Daya Dukung dan Kualitas Lingkungan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.
Visi
Mencetak SDM Unggul Bagi Pembangunan Kelautan dan Perikanan yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat.
Misi
Mencetak SDM KP yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan
Mencetak SDM KP yang mampu meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk kelautan dan perikanan.
Mencatak SDM KP yang mampu memelihara daya dukung dan kualitas lingkungan sumberdaya kelautan dan perikanan.
Visi
Pendidikan Kelautan dan Perikanan
membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten untuk mendukung Pembangunan Kelauatan dan Perikanan yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat
Misi
Menghasilkan Sumber Daya Manusia KP terdidik yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan Sumberdaya KP
Menghasilkan SDM KP terdidik yang mampu meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk KP
Menghasilkan SDM KP terdidik yang mampu memelihara daya dukung dan kualitas lingkungan sumberdaya KP
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Badan Pengembangan SDM
Kelautan dan Perikanan
Kelautan dan Perikanan
Pusat Pendidikan
Visi dan Misi
Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan resmi terbentuk setelah ditandatanganinya KEPMEN No.76/Men/2006. Berdirinya Pusat
Pendidikan Kelautan dan Perikanan diprakarsai oleh Dr. Soen'an, yang waktu itu menjabat sebagai Kepala Pusat Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan. Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan sebagai lembaga yang bertanggungjawab pada usaha
pencerdasan kehidupan bangsa, khususnya sumberdaya manusia kelautan dan perikanan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 31 tahun 2004, Pasal 57 dan 59 tentang Perikanan bahwa pemerintah menyelenggarakan dan mengembangkan sistem pendidikan, pelatihan dan penyuluhan perikanan bertaraf internasional. Berdasarkan peraturan perundangan tersebut, serta
memperhatikan kebutuhan pasar tenaga kerja nasional maupun global, pemerintah Republik Indonesia memiliki komitmen dalam mengembangkan kualitas sistem pendidikan kelautan dan perikanan pada semua jenjang lembaga pendidikan yang dikelola oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Pada saat didirikan, Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan telah memiliki 13 (tiga belas) satuan pendidikan yang tersebar dari Nangroe Aceh Darussalam sampai Sorong - Papua Barat
Tahun berdiri satuan pendidikan lingkup KKP sebagai berikut :
STP Kampus Pasar Minggu, 1962 AP Sidoarjo, 1983 SUPM Ladong, 1981 SUPM Pontianak, 1971 SUPM Sorong, 1969 STP Kampus Serang, 1989 AP Bitung, 1999 SUPM Pariaman, 1984 SUPM Bone, 1988 SUPM Kupang, 1999 STP Kampus Bogor, 2004 AP Sorong, 2003 SUPM Kota Agung, 2004 SUPM Waiheru, 1999
Ÿ
SUPM Tegal, 1962
Sejarah
Pusat Pendidikan
Kelautan dan Perikanan
Visi
Pembangunan kelautan dan perikanan yang Berdaya saing dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat.
Misi
Mengoptimalkan Pemanfaatan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.
Meningkatkan Nilai Tambah dan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan.
Memelihara Daya Dukung dan Kualitas Lingkungan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.
Visi
Mencetak SDM Unggul Bagi Pembangunan Kelautan dan Perikanan yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat.
Misi
Mencetak SDM KP yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan
Mencetak SDM KP yang mampu meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk kelautan dan perikanan.
Mencatak SDM KP yang mampu memelihara daya dukung dan kualitas lingkungan sumberdaya kelautan dan perikanan.
Visi
Pendidikan Kelautan dan Perikanan
membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten untuk mendukung Pembangunan Kelauatan dan Perikanan yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat
Misi
Menghasilkan Sumber Daya Manusia KP terdidik yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan Sumberdaya KP
Menghasilkan SDM KP terdidik yang mampu meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk KP
Menghasilkan SDM KP terdidik yang mampu memelihara daya dukung dan kualitas lingkungan sumberdaya KP
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Badan Pengembangan SDM
Kelautan dan Perikanan
Kelautan dan Perikanan
Pusat Pendidikan
Visi dan Misi
Memberikan kesempatan yang lebih besar kepada putra/putri pelaku utama kelautan dan perikanan untuk memperoleh pendidikan di bidang kelautan dan perikanan
Peningkatan kapasitas satuan pendidikan dilingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan (Kuantitas dan Kualitas)
Mengembangkan kerjasama dengan seluruh stakeholder, baik di dalam negeri maupun luar negeri
Mendorong para lulusan satuan pendidikan lingkup KKP untuk menjadi
tenaga profesional atau wirausaha muda di sektor kelautan dan perikanan
Partisipatif; dalam penyelenggaraan pendidikan mulai dari perencanaan dan pelaksanaannya satuan pendidikan memiliki kesempatan
untuk mengambil peran sesuai kebutuhan dan kondisi setempat dengan tetap mengacu pada kebijakan yang telah ditetapkan oleh kementerian (BPSDMKP dan Pusdik)
Fleksibel; setiap satuan pendidikan dimungkinkan untuk mengembangkan kearifan lokalnya (local wisdom) menjadi suatu keunggulan kompetitif
Dinamis; setiap satuan pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan harus mengikuti perkembangan baik di tingkat lokal, nasional, regional, maupun internasional. Dengan berbekal IPTEK dan kreativitas segenap pendidik dan tenaga kependidikannya diharapkan menghasilkan inovasi teknologi yang dapat diterapkan masyarakat.
Pusat Pendidikan Kelautan
dan Perikanan
Strategi
Kebijakan
Inovatif: terkait dengan penemuan-penemuan baru yang cenderung didasari untuk kreativitas
Networking/Jejaring: Pengembangan dan penguatan jaringan untuk mendukung penyelenggaraan pembelajaran vokasi dengan pendekatan teaching factory
Kebijakan dan Strategi
Program Studi/Program Keahlian
Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan
Teknologi Penangkapan Ikan (TPI)
Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHP)
Permesinan Perikanan (MP) Teknologi Akuakultur (TAK) Teknologi Pengelolaan Sumberdaya Perairan (TPS) Penyuluhan Perikanan (PP)
Agribisnis Perikanan Mekanisasi Perikanan
Teknik Penanganan Patologi Perikanan
Teknik Budidaya Perikanan Teknik Pengolahan Produk Perikanan
Teknik Penangkapan Ikan
SEKOLAH USAHA PERIKANAN MENENGAH
Nautika Perikanan Laut (NPL) Teknika Perikanan Laut (TPL) Teknologi Budidaya Perikanan (TBP)
Teknologi Pengelolaan Hasil Perikanan (TPHP)
SEKOLAH TINGGI PERIKANAN
POLITEKNIK KP
Memberikan kesempatan yang lebih besar kepada putra/putri pelaku
utama kelautan dan perikanan untuk memperoleh pendidikan di bidang kelautan dan perikanan
Peningkatan kapasitas satuan pendidikan dilingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan (Kuantitas dan Kualitas)
Mengembangkan kerjasama dengan seluruh stakeholder, baik di dalam negeri maupun luar negeri
Mendorong para lulusan satuan pendidikan lingkup KKP untuk menjadi
tenaga profesional atau wirausaha muda di sektor kelautan dan perikanan
Partisipatif; dalam penyelenggaraan pendidikan mulai dari perencanaan dan pelaksanaannya satuan pendidikan memiliki kesempatan
untuk mengambil peran sesuai kebutuhan dan kondisi setempat dengan tetap mengacu pada kebijakan yang telah ditetapkan oleh kementerian (BPSDMKP dan Pusdik)
Fleksibel; setiap satuan pendidikan dimungkinkan untuk mengembangkan kearifan lokalnya (local wisdom) menjadi suatu keunggulan kompetitif
Dinamis; setiap satuan pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan harus mengikuti perkembangan baik di tingkat lokal, nasional, regional, maupun internasional. Dengan berbekal IPTEK dan kreativitas segenap pendidik dan tenaga kependidikannya diharapkan menghasilkan inovasi teknologi yang dapat diterapkan masyarakat.
Pusat Pendidikan Kelautan
dan Perikanan
Strategi
Kebijakan
Inovatif: terkait dengan penemuan-penemuan baru yang cenderung didasari untuk kreativitas
Networking/Jejaring: Pengembangan dan penguatan jaringan untuk mendukung penyelenggaraan pembelajaran vokasi dengan pendekatan
teaching factory
Kebijakan dan Strategi
Program Studi/Program Keahlian
Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan
Teknologi Penangkapan Ikan (TPI)
Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHP)
Permesinan Perikanan (MP) Teknologi Akuakultur (TAK) Teknologi Pengelolaan Sumberdaya Perairan (TPS) Penyuluhan Perikanan (PP)
Agribisnis Perikanan Mekanisasi Perikanan
Teknik Penanganan Patologi Perikanan
Teknik Budidaya Perikanan Teknik Pengolahan Produk Perikanan
Teknik Penangkapan Ikan
SEKOLAH USAHA PERIKANAN MENENGAH
Nautika Perikanan Laut (NPL) Teknika Perikanan Laut (TPL) Teknologi Budidaya Perikanan (TBP)
Teknologi Pengelolaan Hasil Perikanan (TPHP)
SEKOLAH TINGGI PERIKANAN
POLITEKNIK KP
SUPMN Pariaman SUPMN Kota Agung SUPMN Ladong SUPMN Pontianak SUPMN Waiheru SUPMN Sorong Politeknik KP Sorong Politeknik KP Bitung Politeknik KP Sidoarjo STP Jakarta SUPMN Tegal SUPMN Kupang SUPMN Bone
Sebaran Lokasi
Satuan Pendidikan Lingkup KKP
Kampus Pasar Minggu Kampus Serang, BAPPL Kampus Cikaret Kampus Karawang Kampus Wakatobi SUPMN Pariaman Kota Agung SUPMN Ladong SUPMN Pontianak SUPMN Waiheru SUPMN Sorong SUPMN Tegal SUPMN Kupang SUPMN Bone
Peta Wilayah Kerja
Sekolah Usaha Perikanan Menengah
Area Layanan SUPM
Keterangan :
SMK Kelautan dan Perikanan SUPMNSUPMN Pariaman SUPMN Kota Agung SUPMN Ladong SUPMN Pontianak SUPMN Waiheru SUPMN Sorong Politeknik KP Sorong Politeknik KP Bitung Politeknik KP Sidoarjo STP Jakarta SUPMN Tegal SUPMN Kupang SUPMN Bone
Sebaran Lokasi
Satuan Pendidikan Lingkup KKP
Kampus Pasar Minggu Kampus Serang, BAPPL Kampus Cikaret Kampus Karawang Kampus Wakatobi SUPMN Pariaman Kota Agung SUPMN Ladong SUPMN Pontianak SUPMN Waiheru SUPMN Sorong SUPMN Tegal SUPMN Kupang SUPMN Bone
Peta Wilayah Kerja
Sekolah Usaha Perikanan Menengah
Area Layanan SUPM
Keterangan :
SMK Kelautan dan Perikanan SUPMNPESERTA DIDIK SATUAN PENDIDIKAN LINGKUP KKP TAHUN AJARAN 2009 - 2014
Pendidikan Tinggi Pendidikan Menengah Total 2134 2569 4703 2009-2010 2193 3100 2010-2011 2472 3327 2011-2012 2719 3748 2012-2013 3831 2702 2013-2014 5293 5799 6467 6533 ORANG 1000 2000 3000 4000 5000 6000 7000 TAHUN
LULUSAN SATUAN PENDIDIKAN LINGKUP KKP TAHUN 2010 - 2014
Pendidikan Tinggi Pendidikan Menengah Total
556 895 1451 2009-2010 595 852 2010-2011 573 2011-2012 566 854 2012-2013 1055 610 2013-2014 1447 1419 1420 1665 200 400 600 800 1200 1400 1600 1800 846 ORANG TAHUN
PESERTA DIDIK SATUAN PENDIDIKAN LINGKUP KKP TAHUN AJARAN 2009 - 2014
Pendidikan Tinggi Pendidikan Menengah Total 2134 2569 4703 2009-2010 2193 3100 2010-2011 2472 3327 2011-2012 2719 3748 2012-2013 3831 2702 2013-2014 5293 5799 6467 6533 ORANG 1000 2000 3000 4000 5000 6000 7000 TAHUN
LULUSAN SATUAN PENDIDIKAN LINGKUP KKP TAHUN 2010 - 2014
Pendidikan Tinggi Pendidikan Menengah Total
556 895 1451 2009-2010 595 852 2010-2011 573 2011-2012 566 854 2012-2013 1055 610 2013-2014 1447 1419 1420 1665 200 400 600 800 1200 1400 1600 1800 846 ORANG TAHUN
Perkembangan Jumlah Anak Pelaku Utama Perikanan Penerima Bantuan Pendidikan
Pada Satuan Pendidikan Non Lingkup KKP
Tujuan utama dari program ini adalahagar anak pelaku utama dari keluarga yang kurang mampu dapat menyelesaikan pendidikannya dengan baik. Sampai dengan tahun 2014 tercatat 1.000 orang telah mendapatkan bantuan pendidikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
300 400 300 200 200 250 50 2012 2013
Pendidikan Tinggi Pendidikan Menengah Total
Mulai tahun 2012 Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Pusat Pendidikan KP memberikan bantuan pendidikan berupa beasiswa bagi anak pelaku utama yang menempuh pendidikan jenjang menengah dan pendidikan tinggi pada satuan pendidikan di luar Kementerian Kelautan dan Perikanan
300 2014 50 100 150 250 300 350 400 200 200 TAHUN ORANG
Perkembangan Jumlah Anak Pelaku Utama Perikanan Penerima Bantuan Pendidikan
Pada Satuan Pendidikan Lingkup KKP
Komposisi peserta didik pada satuan pendidikan Lingkup KKP adalah 40% berasal dari anak pelaku utama, melalui pola rekrutmen jalur khusus tanpa tes akademis dan sisanya adalah dari peserta umum dan mitra.
Umum Anak Pelaku Utama Total
4.494 799 5.293 2011 4.858 941 2012 4.150 2.317 2013 3.898 2.635 2014 5.799 6.467 6.533 TAHUN 500 1000 2500 3000 3500 5500 2000 ORANG 2.317 4000 5000 6000 4500 6500 1500
Perkembangan Jumlah Anak Pelaku Utama Perikanan Penerima Bantuan Pendidikan
Pada Satuan Pendidikan Non Lingkup KKP
Tujuan utama dari program ini adalah agar anak pelaku utama dari keluarga yang kurang mampu dapat menyelesaikan pendidikannya dengan baik. Sampai dengan tahun 2014 tercatat 1.000 orang telah mendapatkan bantuan pendidikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
300 400 300 200 200 250 50 2012 2013
Pendidikan Tinggi Pendidikan Menengah Total
Mulai tahun 2012 Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Pusat Pendidikan KP memberikan bantuan pendidikan berupa beasiswa bagi anak pelaku utama yang menempuh pendidikan jenjang menengah dan pendidikan tinggi pada satuan pendidikan di luar Kementerian Kelautan dan Perikanan
300 2014 50 100 150 250 300 350 400 200 200 TAHUN ORANG
Perkembangan Jumlah Anak Pelaku Utama Perikanan Penerima Bantuan Pendidikan
Pada Satuan Pendidikan Lingkup KKP
Komposisi peserta didik pada satuan pendidikan Lingkup KKP adalah 40% berasal dari anak pelaku utama, melalui pola rekrutmen jalur khusus tanpa tes akademis dan sisanya adalah dari peserta umum dan mitra.
Umum Anak Pelaku Utama Total 4.494 799 5.293 2011 4.858 941 2012 4.150 2.317 2013 3.898 2.635 2014 5.799 6.467 6.533 TAHUN 500 1000 2500 3000 3500 5500 2000 ORANG 2.317 4000 5000 6000 4500 6500 1500
Sekolah Lapang Kelautan dan Perikanan
Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki lautan yang luas, pesisir yang panjang dan mengandung sumberdaya laut yang melimpah, akan tetapi pengelolaanya belum optimal, karena masih rendahnya SDM yang ada di daerah pesisir. masih banyak usia produktif dimasyarkat pesisir putus sekolah bahkan tidak sekolah, Sekolah Lapang Kelautan dan Perikanan inilah yang memfasilitasi mereka agar mau sekolah ke sekolah formal maupun non formal.
Penyelenggaraan
Proses pendidikan dan pengajaran dilakukan disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat tanpa mengganggu aktitas pencaharian. proses pembelajaran dilakukan secara berkala, sepekan sekali atau dua minggu sekali yang memfasilitasi anggotanya untuk saling belajar, saling koreksi, saling menghargai, saling bantu dan saling menahan ego.
Membangun budaya tidak sebentar, melainkan memerlukan waktu lama. Berapa lama waktu diperlukan untuk membangun budaia komunitas belajar tidak ada batasan, semakin lama semakin baik.
Berkenaan dengan pembelajaran, tidak ada pembelajaran yang sempurna, selalu ada celah
yang memperbaiki. Untuk menyediakan pelayanan pendidikan kepada masyarakat pelaku utama perikanan yang tidak atau belum sempat memperoleh pendidikan formal dan putus sekolah untuk dapat mengembangkan diri, sikap, potensi pribadi dan dapat mengembangkan usaha produktif guna meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
Untuk memberikan pengetahuan dasar dan keterampilan berusaha secara profesional sehingga masyarakat pelaku utama perikanan mampu mewujudkan lapangan kerja bagi dirinya sendiri dan anggota keluarganya yang pada gilirannya diharapkan dapat berkontribusi mendukung industrialisasi perikanan
Tujuan
Sasaran
Sasaran dari program ini adalah masyarakat kelautan dan perikanan, yaitu anak-anak pelaku utama perikanan yang belum sekolah atau putus sekolah
Sekolah Lapang Kelautan dan Perikanan
Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki lautan yang luas, pesisir yang panjang dan mengandung sumberdaya laut yang melimpah, akan tetapi pengelolaanya belum optimal, karena masih rendahnya SDM yang ada di daerah pesisir. masih banyak usia produktif dimasyarkat pesisir putus sekolah bahkan tidak sekolah, Sekolah Lapang Kelautan dan Perikanan inilah yang memfasilitasi mereka agar mau sekolah ke sekolah formal maupun non formal.
Penyelenggaraan
Proses pendidikan dan pengajaran dilakukan disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat tanpa mengganggu aktitas pencaharian. proses pembelajaran dilakukan secara berkala, sepekan sekali atau dua minggu sekali yang memfasilitasi anggotanya untuk saling belajar, saling koreksi, saling menghargai, saling bantu dan saling menahan ego.
Membangun budaya tidak sebentar, melainkan memerlukan waktu lama. Berapa lama waktu diperlukan untuk membangun budaia komunitas belajar tidak ada batasan, semakin lama semakin baik.
Berkenaan dengan pembelajaran, tidak ada pembelajaran yang sempurna, selalu ada celah
yang memperbaiki. Untuk menyediakan pelayanan pendidikan kepada masyarakat pelaku utama perikanan yang tidak atau belum sempat memperoleh pendidikan formal dan putus sekolah untuk dapat mengembangkan diri, sikap, potensi pribadi dan dapat mengembangkan usaha produktif guna meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
Untuk memberikan pengetahuan dasar dan keterampilan berusaha secara profesional sehingga masyarakat pelaku utama perikanan mampu mewujudkan lapangan kerja bagi dirinya sendiri dan anggota keluarganya yang pada gilirannya diharapkan dapat berkontribusi mendukung industrialisasi perikanan
Tujuan
Sasaran
Sasaran dari program ini adalah masyarakat kelautan dan perikanan, yaitu anak-anak pelaku utama perikanan yang belum sekolah atau putus sekolah
16
Tahun 2012
1. Kota Medan; 2. Kab. Cilacap; 3. Kab. Parigi Moutong; 4. Kota Kupang.
Tahun 2013
1. Kab. Batu Bara; 2. Kota Medan; 3. Kota Serang 4. Kab. Cilacap; 5. Kab. Pekalongan; 6. Kab. Kubu Raya; 7. Kab. Parigi Moutong; 8. Kota Kupang. Tahun 2014 1. Kab. Padang; 2. Kab. Bogor; 3. Kab. Karawang; 4. Kab. Cirebon; 5. Kab. Pati 6. Kab. Lamongan; 7. Kab. Sumenep; 8. Kab. Klungkung; 9. Kab. Lombok Timur; 10. Kota Ambon.
Lokasi Penempatan
Jumlah Warga Belajar sekolah Lapang
Kelautan dan Perikanan
NO TAHUN JUMLAH PKBM WARGA BELAJARJUMLAH
1 NO 2 3 2012 2013 2014 6 17 15 312 422 951
BAGAIMANA
CARA MENDIDIK?
menyelenggarakan pendidikan
vokasi
dengan pendekatan
teaching factory
60%
praktek
40%
teori
16
Tahun 2012
1. Kota Medan; 2. Kab. Cilacap; 3. Kab. Parigi Moutong; 4. Kota Kupang.
Tahun 2013
1. Kab. Batu Bara; 2. Kota Medan; 3. Kota Serang 4. Kab. Cilacap; 5. Kab. Pekalongan; 6. Kab. Kubu Raya; 7. Kab. Parigi Moutong; 8. Kota Kupang. Tahun 2014 1. Kab. Padang; 2. Kab. Bogor; 3. Kab. Karawang; 4. Kab. Cirebon; 5. Kab. Pati 6. Kab. Lamongan; 7. Kab. Sumenep; 8. Kab. Klungkung; 9. Kab. Lombok Timur; 10. Kota Ambon.
Lokasi Penempatan
Jumlah Warga Belajar sekolah Lapang
Kelautan dan Perikanan
NO TAHUN JUMLAH PKBM WARGA BELAJARJUMLAH
1 NO 2 3 2012 2013 2014 6 17 15 312 422 951
BAGAIMANA
CARA MENDIDIK?
menyelenggarakan pendidikan
vokasi
dengan pendekatan
teaching factory
60%
praktek
40%
teori
KULIAH ONLINE SE NUSANTARA
K O L N U S A
Pada era saat ini komunikasi bukan merupakan hal
yang sulit, komunikasi dapat dilakukan melaluipercakapan telpon setiap saat. Terkadang percakapan melalui telpon dirasa tidak cukup sehingga dirasa perlu adanya tatap muka antar pembicara. Banyak aplikasi internet yang menyediakan sarana bagi penggunanya untuk dapat melakukan percakapan tatap muka yang sering terkenal sebutan video call. Dengan
menggunakan salah satu aplikasi komputer, Kapusdik KP berkesempatan melakukan video conference di ruang kerja dan terhubung dengan Taruna dan Pendidik Sekolah Tinggi Perikanan Jurusan Penyuluhan Perikanan di Kampus Cikaret Bogor dan Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong untuk memberikan kuliah umum mengenai Pengelolaan Sumberdaya Perairan. Kuliah umum tersebut merupakan kuliah perdana dari Program KOLNUSA – “Kuliah Online Se Nusantara”. Program ini telah dirintis sejak lama yaitu sekitar 2 tahun yang lalu dan ditetapkan sebagai salah satu hasil kesepakatan dalam acara pertemuan Jabatan Fungsional Guru dan Dosen beberapa waktu yang lalu. Selanjutnya, sebagai momen pentingnya adalah kuliah perdana oleh Dr. I Nyoman Suyasa, selaku Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan serta diikuti oleh dosen-dosen lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan
Teaching Factory
Penangkapan Ikan
KULIAH ONLINE SE NUSANTARA
K O L N U S A
Pada era saat ini komunikasi bukan merupakan hal
yang sulit, komunikasi dapat dilakukan melaluipercakapan telpon setiap saat. Terkadang percakapan melalui telpon dirasa tidak cukup sehingga dirasa perlu adanya tatap muka antar pembicara. Banyak aplikasi internet yang menyediakan sarana bagi penggunanya untuk dapat melakukan percakapan tatap muka yang sering terkenal sebutan video call. Dengan
menggunakan salah satu aplikasi komputer, Kapusdik KP berkesempatan melakukan video conference di ruang kerja dan terhubung dengan Taruna dan Pendidik Sekolah Tinggi Perikanan Jurusan Penyuluhan Perikanan di Kampus Cikaret Bogor dan Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong untuk memberikan kuliah umum mengenai Pengelolaan Sumberdaya Perairan. Kuliah umum tersebut merupakan kuliah perdana dari Program KOLNUSA – “Kuliah Online Se Nusantara”. Program ini telah dirintis sejak lama yaitu sekitar 2 tahun yang lalu dan ditetapkan sebagai salah satu hasil kesepakatan dalam acara pertemuan Jabatan Fungsional Guru dan Dosen beberapa waktu yang lalu. Selanjutnya, sebagai momen pentingnya adalah kuliah perdana oleh Dr. I Nyoman Suyasa, selaku Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan serta diikuti oleh dosen-dosen lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan
Teaching Factory
Penangkapan Ikan
Teaching Factory
Mesin Perikanan
Teaching Factory
Budidaya Perikanan
Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan
Teaching Factory
Mesin Perikanan
Teaching Factory
Budidaya Perikanan
Teaching Factory
Pengolahan Perikanan
Teaching Factory
Pengelolaan Sumber Daya Perairan
Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan
Teaching Factory
Pengolahan Perikanan
Teaching Factory
Pengelolaan Sumber Daya Perairan
Teaching Factory
Penyuluhan Perikanan
Pendidik
0 5 10 Ladong ORANG
Pariaman Kota Tegal Pontianak Bone Waiheru Sorong Kupang Agung
15 20 25 30
Pendidikan S2 Pendidikan S1/D-IV Pendidikan D3/SM
SATUAN PENDIDIKAN
Jumlah Guru SUPM Berdasarkan Kualikasi Pendidikan
3 21 2 28 1 18 6 27 1 5 23 14 28 9 17 2 19 2
Teaching Factory
Penyuluhan Perikanan
Pendidik
0 5 10 Ladong ORANG
Pariaman Kota Tegal Pontianak Bone Waiheru Sorong Kupang Agung
15 20 25 30
Pendidikan S2 Pendidikan S1/D-IV Pendidikan D3/SM
SATUAN PENDIDIKAN
Jumlah Guru SUPM Berdasarkan Kualikasi Pendidikan
3 21 2 28 1 18 6 27 1 5 23 14 28 9 17 2 19 2
0 5 10
Ladong Pariaman Kota Tegal Bone Waiheru Sorong Kupang
Agung 15
20 25
Guru Pertama Guru Muda Guru Madya Guru Utama
Pendidik
Jumlah Guru SUPM Berdasarkan Jenjang Jabatan
ORANG SATUAN PENDIDIKAN 10 8 6 20 6 4 6 11 2 8 16 10 15 7 6 15 19 8 12 11 3 4 15 2 1 1 0 5 10
Ladong Pariaman Kota Tegal Bone Waiheru Sorong Kupang Agung
15 25 35
Bersertikat Belum Bersertikat Total
Pendidik
Jumlah Guru SUPM Berdasarkan Sertikasi Profesi Guru
ORANG SATUAN PENDIDIKAN 20 30 40 13 11 24 13 17 30 15 4 19 26 8 15 13 34 28 27 15 42 16 26 14 10 7 21 2 2 0
0
5 10
Ladong Pariaman Kota Tegal Bone Waiheru Sorong Kupang
Agung 15
20 25
Guru Pertama Guru Muda Guru Madya Guru Utama
Pendidik
Jumlah Guru SUPM Berdasarkan Jenjang Jabatan
ORANG SATUAN PENDIDIKAN 10 8 6 20 6 4 6 11 2 8 16 10 15 7 6 15 19 8 12 11 3 4 15 2 1 1 0 5 10
Ladong Pariaman Kota Tegal Bone Waiheru Sorong Kupang Agung
15 25 35
Bersertikat Belum Bersertikat Total
Pendidik
Jumlah Guru SUPM Berdasarkan Sertikasi Profesi Guru
ORANG SATUAN PENDIDIKAN 20 30 40 13 11 24 13 17 30 15 4 19 26 8 15 13 34 28 27 15 42 16 26 14 10 7 21 2 2 0
D4/S1 S2 S3
68
STP POLTEK KP SIDOARJO POLTEK KP BITUNG POLTEK KP SORONG
17 76 69 20 31 3 16 17 1 18 7 22 ORANG SATUAN PENDIDIKAN
Pendidik
Jumlah Dosen Berdasarkan Kualikasi Pendidikan
10 20 30 5 40 50 60 70 80 0 0 18 90 100 110 111 TOTAL 34 29 34
Asisten Ahli Lektor Lektor Kepala
4 40 67 STP 11 Poltek KP Sidoarjo 8 11 8 17 Poltek KP Sorong 10 9 21 10 ORANG 1 9 16 18 1 9 16 18 20 30 5 40 50 60 70 82 9 16 18 SATUAN PENDIDIKAN
Pendidik
Jumlah Dosen Berdasarkan Jenjang Jabatan
2
Poltek KP Bitung
Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan
D4/S1 S2 S3
68
STP POLTEK KP SIDOARJO POLTEK KP BITUNG POLTEK KP SORONG
17 76 69 20 31 3 16 17 1 18 7 22 ORANG SATUAN PENDIDIKAN
Pendidik
Jumlah Dosen Berdasarkan Kualikasi Pendidikan
10 20 30 5 40 50 60 70 80 0 0 18 90 100 110 111 TOTAL 34 29 34
Asisten Ahli Lektor Lektor Kepala
4 40 67 STP 11 Poltek KP Sidoarjo 8 11 8 17 Poltek KP Sorong 10 9 21 10 ORANG 1 9 16 18 1 9 16 18 20 30 5 40 50 60 70 82 9 16 18 SATUAN PENDIDIKAN
Pendidik
Jumlah Dosen Berdasarkan Jenjang Jabatan
2
Poltek KP Bitung
Bersertikat Belum bersertikat Total 82 29 111 STP 33 1 Poltek KP Sidoarjo 20 9 Poltek KP Bitung 16 18 Poltek Kp Sorong 29 34 34 10 ORANG 1 9 16 18 1 9 16 18 20 30 10 40 50 60 70 80 82 9 16 18 90 100 110 SATUAN PENDIDIKAN
Pendidik
Jumlah Dosen Berdasarkan Sertikasi Profesi Dosen
Program
Peningkatan Kapasitas Pendidik
1. Peningkatan Jenjang Pendidikan (Dalam dan Luar Negeri
)
2. Pendidikan dan Latihan (Dalam dan Luar Negeri
)
3. On The Job Training
4. In House Training
5. Kegiatan Ilmiah
6. Pertukaran Pengajar
7. Manajemen Pengembangan SD
M
Kegiatan
Pendidikan Formal, Non Formal, dan Informal Pemagangan
Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendidikan dan Latihan Kursus, Seminar, dan Workshop
Peningkatan Kompetensi dan Kapasitas
Sasaran
Tujuan
Pendidik (Guru & Dosen) dan Tenaga Kependidikan Pada Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi
Biaya Pelaksanaan
DIPA Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan serta DIPA Satuan Pendidikan
Meningkatkan Kualikasi Pendidik bagi Pendidik (Guru & Dosen)
Meningkatkan Kompetensi Manajerial, Profesional, Edukasional, Profesional dan Sosial melalui kegiatan Mempercepat Pengembangan Teknologi
Bersertikat Belum bersertikat Total 82 29 111 STP 33 1 Poltek KP Sidoarjo 20 9 Poltek KP Bitung 16 18 Poltek Kp Sorong 29 34 34 10 ORANG 1 9 16 18 1 9 16 18 20 30 10 40 50 60 70 80 82 9 16 18 90 100 110 SATUAN PENDIDIKAN
Pendidik
Jumlah Dosen Berdasarkan Sertikasi Profesi Dosen
Program
Peningkatan Kapasitas Pendidik
1. Peningkatan Jenjang Pendidikan (Dalam dan Luar Negeri
)
2. Pendidikan dan Latihan (Dalam dan Luar Negeri
)
3. On The Job Training
4. In House Training
5. Kegiatan Ilmiah
6. Pertukaran Pengajar
7. Manajemen Pengembangan SD
M
Kegiatan
Pendidikan Formal, Non Formal, dan Informal Pemagangan
Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendidikan dan Latihan Kursus, Seminar, dan Workshop
Peningkatan Kompetensi dan Kapasitas
Sasaran
Tujuan
Pendidik (Guru & Dosen) dan Tenaga Kependidikan Pada Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi
Biaya Pelaksanaan
DIPA Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan serta DIPA Satuan Pendidikan
Meningkatkan Kualikasi Pendidik bagi Pendidik (Guru & Dosen)
Meningkatkan Kompetensi Manajerial, Profesional, Edukasional, Profesional dan Sosial melalui kegiatan Mempercepat Pengembangan Teknologi
Kegiatan Peningkatan Kompetensi Bagi Pendidik pada Bidang Penangkapan Ikan dan Mesin Perikanan di VEDC Malang
Kegiatan Sertikasi Asesor Kompetensi bagi Pendidik
di Bogor
DOKUMENTASI
Jejaring Pendidikan
Penyusunan Rencana Pengembangan
Education Development -Korea & Jepang
Fisheries Education and RD - Belanda
Distance Learning - Australia
Tahun 2011
Universitas Trengganu - Malaysia
Pukyong National University
- Korea Selatan
Tahun 2012
Pemerintah Kabupaten Pacitan Pemerintah Kabupaten Bone Universitas Patimura
PT. Harini Duta Ayu
Tahun 2013
Melanesian Sphearhead Group Countries Mississippi State University - USA
Oregon State University - USA University of Washington - USA
Tahun 2014
Satuan Pendidikan
Jumlah SMK
Ladong 8 Pariaman 10 Kota Agung 8 Tegal 7 Pontianak 3 Bone 13 Waiheru 9 Sorong 3 Kupang 2
Kegiatan Peningkatan Kompetensi Bagi Pendidik pada Bidang Penangkapan Ikan dan Mesin Perikanan di VEDC Malang
Kegiatan Sertikasi Asesor Kompetensi bagi Pendidik
di Bogor
DOKUMENTASI
Jejaring Pendidikan
Penyusunan Rencana Pengembangan
Education Development -Korea & Jepang
Fisheries Education and RD - Belanda
Distance Learning - Australia
Tahun 2011
Universitas Trengganu - Malaysia
Pukyong National University
- Korea Selatan
Tahun 2012
Pemerintah Kabupaten Pacitan Pemerintah Kabupaten Bone Universitas Patimura
PT. Harini Duta Ayu
Tahun 2013
Melanesian Sphearhead Group Countries Mississippi State University - USA
Oregon State University - USA University of Washington - USA
Tahun 2014
Satuan Pendidikan
Jumlah SMK
Ladong 8 Pariaman 10 Kota Agung 8 Tegal 7 Pontianak 3 Bone 13 Waiheru 9 Sorong 3 Kupang 2
Kerjasama
Letter Of Intent Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan
dengan Mississippi State University
Setelah melakukan serangkaian diskusi serta kunjungan ke beberapa fasilitas Mississippi State University, maka Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan secara mantap menjalin kesepahaman yang dituangkan dalam “Letter of Intent - LoI” yang ditanda tangani oleh Jerome A. Gilbert (Provost and Executive Vice President Mississippi State University) dan Dr. I Nyoman Suyasa (Kepala Pusat Pendidikan KP). Substansi yang disepakati dan dituangkan dalam LoI dimaksud adalah terkait dengan kerja sama bantuan teknik, pertukaran pelajar/pendidik, dosen tamu dan saling bertukar informasi. Pemilihan Universitas ini karena termasuk salah satu universitas di negeri Paman Sam yang sangat kuat dalam bidang ilmu pertanian, termasuk perikanan. Khusus untuk perikanan, Mississippi State University sangat unggul di bidang perikanan budidaya,
mengingat kawasan Mississippi merupakan produsen catsh terbesar dan terbaik di Amerika.
Menuju
Pendidikan Bertaraf Internasional
Kerjasama
Letter of Intent Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan
dengan Oregon State University
Sebagai upaya mengembangkan pendidikan kelautan dan perikanan yang bertaraf internasional, KKP melalui Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan menjalin kesepahaman yang dituangkan dalam “Letter of Intent” antara Kepala Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (Dr. Suseno Sukoyono) dengan Provost and Executive Vice President Oregon State University (Prof. Sabah U. Randhawa). Kerjasama ini khususnya peningkatan
kapasitas Pendidikan Tinggi Lingkup KKP yang meliputi bantuan teknik, pertukaran
pelajar/pendidik, dosen tamu dan saling bertukar informasi.
Kerjasama
Letter Of Intent Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan
dengan Mississippi State University
Setelah melakukan serangkaian diskusi serta kunjungan ke beberapa fasilitas Mississippi State University, maka Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan secara mantap menjalin kesepahaman yang dituangkan dalam “Letter of Intent - LoI” yang ditanda tangani oleh Jerome A. Gilbert (Provost and Executive Vice President Mississippi State University) dan Dr. I Nyoman Suyasa (Kepala Pusat Pendidikan KP). Substansi yang disepakati dan dituangkan dalam LoI dimaksud adalah terkait dengan kerja sama bantuan teknik, pertukaran pelajar/pendidik, dosen tamu dan saling bertukar informasi. Pemilihan Universitas ini karena termasuk salah satu universitas di negeri Paman Sam yang sangat kuat dalam bidang ilmu pertanian, termasuk perikanan. Khusus untuk perikanan, Mississippi State University sangat unggul di bidang perikanan budidaya,
mengingat kawasan Mississippi merupakan produsen catsh terbesar dan terbaik di Amerika.
Menuju
Pendidikan Bertaraf Internasional
Kerjasama
Letter of Intent Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan
dengan Oregon State University
Sebagai upaya mengembangkan pendidikan kelautan dan perikanan yang bertaraf internasional, KKP melalui Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan menjalin kesepahaman yang dituangkan dalam “Letter of Intent” antara Kepala Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (Dr. Suseno Sukoyono) dengan Provost and Executive Vice President Oregon State University (Prof. Sabah U. Randhawa). Kerjasama ini khususnya peningkatan
kapasitas Pendidikan Tinggi Lingkup KKP yang meliputi bantuan teknik, pertukaran
pelajar/pendidik, dosen tamu dan saling bertukar informasi.
Penandatanganan “Agreed Minute” antara Pusat Pendidikan KP dengan
University of Washington dilakukan dalam upaya kerjasama terkait bantuan teknis,
pertukaran pendidik dan peserta didik/mahasiswa, dosen tamu serta pendidikan
untuk graduate, baik program Master (S2) maupun program doktor (S3)
Kerjasama
Penandatanganan “Agreed Minute” antara Pusat Pendidikan KP
dengan University of Washington
Kerjasama
BPSDMKP dengan UNDP dan YL.INVEST.Co.Ltd, Fukuoka - Jepang
Kerjasama antara United Nations Development Programme (UNDP) dan YL.Ivest.Co.Ltd, Fukuoka, Jepang dengan Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPSDMKP) telah ditindaklanjuti dalam bentuk kerjasama penanaman mangrove bersama Akademi
Perikanan Sidoarjo dalam rangka konservasi kawasan pantai Kabupaten Pasuruan dan Probolinggo
Penandatanganan “Agreed Minute” antara Pusat Pendidikan KP dengan
University of Washington dilakukan dalam upaya kerjasama terkait bantuan teknis,
pertukaran pendidik dan peserta didik/mahasiswa, dosen tamu serta pendidikan
untuk graduate, baik program Master (S2) maupun program doktor (S3)
Kerjasama
Penandatanganan “Agreed Minute” antara Pusat Pendidikan KP
dengan University of Washington
Kerjasama
BPSDMKP dengan UNDP dan YL.INVEST.Co.Ltd, Fukuoka - Jepang
Kerjasama antara United Nations Development Programme (UNDP) dan YL.Ivest.Co.Ltd, Fukuoka, Jepang dengan Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPSDMKP) telah ditindaklanjuti dalam bentuk kerjasama penanaman mangrove bersama Akademi
Perikanan Sidoarjo dalam rangka konservasi kawasan pantai Kabupaten Pasuruan dan Probolinggo
KERJASAMA
Forum Pendidikan KP
Dalam hal penyelenggaraan pendidikan, standar dapat diterapkan pada berbagai aspek sehingga dapat menghasilkan SDM lulusan yang mampu bersaing dengan SDM Negara ASEAN lainnya. Guna mempersiapkan tantangan AEC 2015 tersebut maka Badan
Pengembangan SDM KP menyelenggarakan Forum Pendidikan Tinggi dengan tema : “Menciptakan SDM KP kompeten melalui standarisasi penyelenggaraan pendidikan tinggi KP dalam rangka menyongsong AEC 2015”.
Kerjasama dengan Pendidikan Tinggi KP
Kerjasama dengan Pendidikan Menengah KP
Kerjasama dengan Swasta
Kunjungan
Menteri Pertanian dan Industri Asas Tani Malaysia
Menteri Pertanian dan Industri Asas Tani Malaysia. Datuk Seri Ismail Sabri Yaakub beserta rombongan berkunjung ke SUPM Negeri Ladong pada tanggal 2 Maret 2014.
Kunjungan ini akan ditindaklanjuti dengan pertukaran pendidik dan siswa antara sekolah sejenis di Malaysia dengan SUPM Negeri Ladong
KERJASAMA
Forum Pendidikan KP
Dalam hal penyelenggaraan pendidikan, standar dapat diterapkan pada berbagai aspek sehingga dapat menghasilkan SDM lulusan yang mampu bersaing dengan SDM Negara ASEAN lainnya. Guna mempersiapkan tantangan AEC 2015 tersebut maka Badan
Pengembangan SDM KP menyelenggarakan Forum Pendidikan Tinggi dengan tema : “Menciptakan SDM KP kompeten melalui standarisasi penyelenggaraan pendidikan tinggi KP dalam rangka menyongsong AEC 2015”.
Kerjasama dengan Pendidikan Tinggi KP
Kerjasama dengan Pendidikan Menengah KP
Kerjasama dengan Swasta
Kunjungan
Menteri Pertanian dan Industri Asas Tani Malaysia
Menteri Pertanian dan Industri Asas Tani Malaysia. Datuk Seri Ismail Sabri Yaakub beserta rombongan berkunjung ke SUPM Negeri Ladong pada tanggal 2 Maret 2014.
Kunjungan ini akan ditindaklanjuti dengan pertukaran pendidik dan siswa antara sekolah sejenis di Malaysia dengan SUPM Negeri Ladong
Kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Timor Leste ke Badan Pengembangan SDM-KP dan Sekolah Tinggi Perikanan, akan ditindak lanjuti dengan rencana pemerintah Timor Leste untuk mendirikan pendidikan sejenis di Timor Leste
Kunjungan
Menteri Wakil Menteri Pendidikan Timor Leste ke Badan Pengembangan SDM KP
Kerjasama
Beasiswa Pendidikan Kelautan
dan Perikanan Bagi Negara
Melanesian Spearhead Group
(MSG)
Kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Timor Leste ke Badan Pengembangan SDM-KP dan Sekolah Tinggi Perikanan, akan ditindak lanjuti dengan rencana pemerintah Timor Leste untuk mendirikan pendidikan sejenis di Timor Leste
Kunjungan
Menteri Wakil Menteri Pendidikan Timor Leste ke Badan Pengembangan SDM KP
Kerjasama
Beasiswa Pendidikan Kelautan
dan Perikanan Bagi Negara
Melanesian Spearhead Group
(MSG)
Temu Alumni Pendidikan KP
Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai regulator di bidang pendidikan kelautan dan perikanan memfasilitasi pengembangan jejaring bisnis antar alumni satuan pendidikan lingkup KKP dengan menyelenggarakan "Temu Bisnis Alumni Satuan Pendidikan Lingkup KKP" menghasilkan :
1. Kerjasama jejaring dan peluang bisnis perikanan oleh alumni satuan Pendidikan KP;
2. Terbentuknya Himpunan Pengusaha Perikanan (HIPERIKAN) lingkup Alumni satuan pendidikan KP;
3. Sebagai sarana dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi peserta didik pada satuan pendidikan kelautan dan perikanan;
Satuan Pendidikan
Sebagai
Center Of Excellent
Temu Alumni Pendidikan KP
Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai regulator di bidang pendidikan kelautan dan perikanan memfasilitasi pengembangan jejaring bisnis antar alumni satuan pendidikan lingkup KKP dengan menyelenggarakan "Temu Bisnis Alumni Satuan Pendidikan Lingkup KKP" menghasilkan :
1. Kerjasama jejaring dan peluang bisnis perikanan oleh alumni satuan Pendidikan KP;
2. Terbentuknya Himpunan Pengusaha Perikanan (HIPERIKAN) lingkup Alumni satuan pendidikan KP;
3. Sebagai sarana dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi peserta didik pada satuan pendidikan kelautan dan perikanan;
Satuan Pendidikan
Sebagai
Center Of Excellent
Menghasilkan lulusan SDM kelautan dan perikanan yang terstandar sesuai permintaan dunia kerja Memenuhi permintaan SDM sektor kelautan dan perikanan
Program sharing of resources terkait dengan pemanfaatan sarana prasarana, pendidik dan tenaga kependidikan,
TUJUAN KEMITRAAN
kurikulum dan sistem pembelajaran
Memperkuat jejaring pendidikan kelautan dan perikanan
Sekolah Tinggi Perikanan
Tambak Busmetik Serang Banten
Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong.
SUPM Ladong, SUPM Kota Agung, SUPM Tegal, SUPM Waiheru, dan SUPM Bone.
Kabupaten Pacitan, Kabupaten Cilacap, dan Kabupaten Serang.
Tambak “Busmetik” di Kampus Serang, Banten telah dikembangkan di :
Menghasilkan lulusan SDM kelautan dan perikanan yang terstandar sesuai permintaan dunia kerja Memenuhi permintaan SDM sektor kelautan dan perikanan
Program sharing of resources terkait dengan pemanfaatan sarana prasarana, pendidik dan tenaga kependidikan,
TUJUAN KEMITRAAN
kurikulum dan sistem pembelajaran
Memperkuat jejaring pendidikan kelautan dan perikanan
Sekolah Tinggi Perikanan
Tambak Busmetik Serang Banten
Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong.
SUPM Ladong, SUPM Kota Agung, SUPM Tegal, SUPM Waiheru, dan SUPM Bone.
Kabupaten Pacitan, Kabupaten Cilacap, dan Kabupaten Serang.
Tambak “Busmetik” di Kampus Serang, Banten telah dikembangkan di :
TEFA Unggulan Tiap Satuan Pendidikan
Politeknik KP Sidoarjo
Pusat Studi Mangrove
Sebagai sarana pendidikan konservasi Hasil kerjasama dengan YL.
Investasi.Co.Ltd, Jepang
Dimanfaatkan masyarakat untuk reboisasi sepanjang pantai Pasuruan hingga Probolinggo
Pengembangan berbagai model tambak alas (Silvo-Fisheries) sebagai upaya revitalisasi tambak udang
Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan
TEFA Unggulan Tiap Satuan Pendidikan
Politeknik KP Sidoarjo
Pusat Studi Mangrove
Sebagai sarana pendidikan konservasi Hasil kerjasama dengan YL.
Investasi.Co.Ltd, Jepang
Dimanfaatkan masyarakat untuk reboisasi sepanjang pantai Pasuruan hingga Probolinggo
Pengembangan berbagai model tambak alas (Silvo-Fisheries) sebagai upaya revitalisasi tambak udang
Politeknik KP Bitung
Basic Safety Training dan Docking Perkapalan
Politeknik KP Sorong
Penangkapan Ikan
Politeknik KP Bitung
Basic Safety Training dan Docking Perkapalan
Politeknik KP Sorong
Penangkapan Ikan
SUPMN Ladong
Kerja Permesinan Perikanan
Showroom Mina Food Penangkapan Ikan oleh Siswa
SUPM Pariaman
Budidaya Air Payau
SUPMN Ladong
Kerja Permesinan Perikanan
Showroom Mina Food Penangkapan Ikan oleh Siswa
SUPM Pariaman
Budidaya Air Payau
SUPMN Kota Agung
Budidaya Perikanan
Workshop Pengolahan Hasil Perikanan
SUPM Tegal
Pengolahan Hasil Perikanan dan Permesinan Perikanan
Workshop Permesinan
45
Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan
SUPMN Kota Agung
Budidaya Perikanan
Workshop Pengolahan Hasil Perikanan
SUPM Tegal
Pengolahan Hasil Perikanan dan Permesinan Perikanan
Workshop Permesinan
45
Siswa berlatih mengoperasionalkan mesin Pengecekan kematangan gonad
Permesinan Perikanan dan Budidaya Perikanan
Siswa mematangkan keahlian menjurai jaring
SUPM Pontianak
Alat Tangkap Setnet Tambak Busmetik
Kegiatan siswa dalam cold storage
48
Pengelolaan Hasil Perikanan dan Budidaya Perikanan
SUPM Bone
Siswa berlatih mengoperasionalkan mesin Pengecekan kematangan gonad
Permesinan Perikanan dan Budidaya Perikanan
Siswa mematangkan keahlian menjurai jaring
SUPM Pontianak
Alat Tangkap Setnet Tambak Busmetik
Kegiatan siswa dalam cold storage
48
Pengelolaan Hasil Perikanan dan Budidaya Perikanan
SUPM Bone
SUPMN Waiheru Ambon
Budidaya Perikanan dan Mesin Perikanan
SUPM Sorong
Penangkapan Ikan dan Pengolahan Hasil Perikanan
SUPMN Waiheru Ambon
Budidaya Perikanan dan Mesin Perikanan
SUPM Sorong
Penangkapan Ikan dan Pengolahan Hasil Perikanan
SUPMN Kupang
Budidaya Perikanan
SUPMN Kupang
Budidaya Perikanan
Sebaran Lulusan
Satuan Pendidikan Lingkup KKP
Jepang Rusia Korea Philipina Uruguay Spanyol China Uni Emirat Arab
Mozambik Australia Amerika Serikat
Sundusing
Pemiliki RM. Torani
Alumni Pendidikan
Kelautan dan Perikanan
Alumni pada satuan pendidikan lingkup Kementerian
Kelautan dan Perikanan yang berhasil berkecimpung
dalam usaha di bidang kelautan dan perikanan
JL. Jenderal Sudirman, No. 73, Balikpapan
Kalimantan Timur 76112 (0542) 761250
Sebaran Lulusan
Satuan Pendidikan Lingkup KKP
Jepang Rusia Korea Philipina Uruguay Spanyol China Uni Emirat Arab
Mozambik Australia Amerika Serikat