TANGGUNG JAWAB JAMINAN PERORANGAN (PERSONAL GUARANTEE) DALAM HAL DEBITUR DINYATAKAN PAILIT (Studi Putusan Pengadilan Niaga No: 72/PAILIT/2010/PN.NIAGA.JKT.PST)
Teks penuh
Garis besar
Dokumen terkait
Para Kreditur yang mengetahui bahwa debitur tidak mampu lagi membayar utang-utangnya akan berlomba untuk terlebih dahulu mendapatkan pembayaran piutangnya dengan cara memaksa
Penjamin (Personal Guarantee) dalam hukum kepailitan yaitu merupakan suatu jaminan yang diberikan oleh seseorang secara pribadi (bukan badan hukum) untuk menjamin hutang orang/
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kedudukan kreditor penerima jaminan fidusia ketika debitor dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga, dan juga
Untuk mencegah timbulnya masalah di kemudian hari, pihak kreditor sebaiknya lebih berhati-hati dalam menganalisa dan menetapkan jaminan milik pihak ketiga sebagai jaminan utang
Berdasarkan Pasal 225 ayat (2) dan (3) UUK, bahwa dengan adanya permohonan PKPU oleh debitor maupun oleh kreditor, Hakim harus mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran
Sebelum sampai pada pailit, pranata hukum memberikan jalan untuk mencoba perdamaian lewat penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU), dimana antara debitor dan kreditor
Untuk mencegah timbulnya masalah di kemudian hari, pihak kreditor sebaiknya lebih berhati-hati dalam menganalisa dan menetapkan jaminan milik pihak ketiga sebagai jaminan utang
Jaminan adalah segala sesuatu yang diterima kreditor dan diserahkan oleh debitor untuk menjamin suatu utang-piutang dalam masyarakat. 22 Jaminan tersebut memiliki