• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV ANALISIS KINERJA PARIWISATA

A. Akomodasi

1. Perkembangan Hotel dan Akomodasi Lainnya

Potensi sektor pariwisata yang menjanjikan, menjadi alasan pemerintah daerah berlomba-lomba untuk mendukung pengembangan berbagai destinasi pariwisata baru di wilayahnya. Beragam jenis objek daya tarik wisata berusaha ditawarkan untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke Wilayah Jawa Barat, hal ini berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah sarana akomodasi sebagai penunjang pariwisata.

Dengan dukungan pemerintah daerah, investasi sektor pariwisata terutama bidang jasa akomodasi dan restoran di Jawa Barat semakin menggeliat dan tumbuh seiring bertambahnya waktu. Terlebih lagi, dengan berkembangnya inovasi pemasaran jasa akomodasi melalui e-commerce, menjadi daya tarik tersendiri bagi investor untuk menanamkan modalnya di bidang ini.

Tabel 4.1.

Jumlah Perusahaan Hotel dan Akomodasi lainnya di Jawa Barat Tahun 2018 – 2020

Tahun Bintang Nonbintang Total

[1] [2] [3] [4]

2018 463 2.670 3.133

2019 495 2.696 3.191

2020 510 2.635 3.145

Perkembangan jumlah hotel dan akomodasi lainnya di Jawa Barat mengalami peningkatan selama tahun 2018-2019, baik hotel bintang maupun nonbintang.

Neraca Satelit Pariwisata Daerah (NESPARDA) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2021 37 Namun imbas dari Pandemi Covid-19 menyebabkan penurunan jumlah usaha

akomodasi di tahun 2020. Selama tahun 2020 jumlah usaha hotel dan akomodasi lainnya di Jawa Barat tercatat sebanyak 3.145 usaha, di mana 510 usaha merupakan hotel bintang dan 2.635 usaha merupakan hotel nonbintang, seperti hotel melati, youth hostel, pondok wisata dan penginapan lainnya. Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 3.191 usaha akomodasi, yang terdiri dari 495 hotel bintang dan 2.696 hotel nonbintang.

Tabel 4.2.

Banyaknya Hotel Berbintang dan Akomodasi Lainnya Dirinci Menurut Klasifikasi Hotel di Jawa Barat Tahun 2018 – 2020

Klasifikasi 2018 2019 2020

[1] [2] [3] [4]

Hotel Berbintang 463 495 510

Bintang 1 34 38 39

Bintang 2 112 130 125

Bintang 3 200 206 213

Bintang 4 103 107 119

Bintang 5 13 14 14

Hotel Nonbintang 2.670 2.696 2.635

Kelompok kamar < 10 825 833 814

Kelompok kamar 10 – 24 1.067 1.077 1.053

Kelompok kamar 25 – 40 457 461 451

Kelompok kamar > 40 322 325 318

Bintang dan Nonbintang 3.133 3.191 3.145

Bila dirinci menurut klasifikasinya, jumlah hotel bintang 3 merupakan hotel paling banyak di tahun 2020 yaitu 213 usaha. Namun hotel bintang 4 adalah usaha yang mengalami peningkatan yang lebih cepat dibanding hotel bintang lainnya, yaitu

dari 102 usaha pada tahun 2018 menjadi 119 usaha di tahun 2020, sedangkan hotel bintang 2 dan bintang 3 meningkat sebanyak 13 usaha dalam kurun waktu 2 tahun ini. Perkembangan jumlah hotel bintang 5 tidak berbeda dengan kelas di bawahnya, jumlahnya bertambah sebanyak 1 usaha.

Jumlah hotel nonbintang dengan kelompok kamar 10-24 merupakan yang terbesar selama 2018-2020. Dari sebanyak 1.067 usaha di tahun 2018, jumlahnya meningkat menjadi 1.077 usaha di tahun 2019, namun di tahun 2020 jumlahnya berkurang menjadi 1.053 usaha. Pola yang sama terjadi di semua kelompok kamar hotel nonbintang, di mana pada tahun 2019 mengalami peningkatan dan pada tahun 2020 mengalami penurunan.

Tabel 4.3.

Banyaknya Kamar dan Tempat Tidur pada Hotel Berbintang dan Akomodasi Lainnya Dirinci Menurut Klasifikasi Hotel di Jawa Barat Tahun 2019 – 2020

Klasifikasi

2019 2020

Kamar Tempat Tidur Kamar Tempat Tidur

[1] [2] [3] [4] [5]

Hotel Berbintang 48.755 75.098 50.918 77.021

Bintang 1 2.021 3.224 2.231 2.298

Bintang 2 8.692 12.956 8.094 12.389

Bintang 3 18.989 30.462 19.530 30.804

Bintang 4 16.495 24.684 18.355 27.574

Bintang 5 2.558 3.772 2.708 3.956

Hotel Nonbintang 46.471 70.533 46.463 71.955

Kelompok kamar < 10 3.472 4.623 3.472 4.716

Kelompok kamar 10 - 24 13.948 19.938 13.945 20.340 Kelompok kamar 25 - 40 11.407 17.743 11.405 18.101 Kelompok kamar > 40 17.644 28.229 17.641 28.798 Bintang dan Nonbintang 95.226 145.631 97.381 148.976

Neraca Satelit Pariwisata Daerah (NESPARDA) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2021 39 Dari seluruh hotel yang ada di Jawa Barat, pada tahun 2020 tersedia sebanyak

97.381 kamar dengan 148.976 tempat tidur. Jumlah kamar meningkat 2,26 persen dan jumlah tempat tidur meningkat sebesar 2,30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Walaupun jumlah hotel bintang hanya 16,22 persen atau 510 usaha diantara jumlah hotel yang ada di Jawa Barat namun jumlah kamar yang tersedia mencapai 50.918 atau 52,29 persen dari jumlah kamar yang tersedia dari seluruh hotel di Jawa Barat. Hotel bintang 3 memiliki jumlah kamar terbanyak, sejumlah 19.530 kamar dan 30.804 tempat tidur di tahun 2020. Sedangkan Hotel bintang 1 memiliki jumlah kamar paling sedikit di antara hotel bintang yang lain, yaitu sebanyak 2.231 kamar dengan 2.298 tempat tidur.

Hotel nonbintang menyediakan sebanyak 47,71 persen atau 46.463 kamar di Jawa Barat. Hotel dengan kelompok kamar >40 memiliki jumlah kamar paling besar dengan share 37,97 persen atau 17.641 kamar.

2. Sebaran Hotel dan Akomodasi Lainnya

Bila dilihat sebaran hotel di Jawa Barat, tampak bahwa usaha hotel dan akomodasi lainnya terkonsentrasi pada wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bandung, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut dan Kabupaten Pangandaran. Wilayah-wilayah tersebut, khususnya wilayah Kabupaten Bogor, Kabupaten Pangandaran dan Kota Bandung memiliki jumlah usaha akomodasi yang cukup besar, dengan jumlah hotel masing-masing sebanyak 580 hotel, 430 hotel dan 433 hotel.

Hotel bintang lebih banyak terdapat di wilayah kota. Dari 510 hotel bintang di Jawa Barat, sebanyak 198 hotel atau 38,82 persen berada di Kota Bandung, 39 hotel atau 7,65 persen berada di Kota Bogor, 28 hotel atau 5,49 persen berada di Kota Cirebon, 24 hotel atau 4,71 persen berada di Kota Bekasi dan sisanya tersebar di Kabupaten/Kota lainnya kecuali Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar yang belum memiliki hotel bintang.

Tabel 4.4.

Jumlah Hotel Berbintang dan Akomodasi Lainnya Menurut Kabupaten/Kota di Jawa Barat, Tahun 2020

Kabupaten/Kota Hotel Bintang Akomodasi Lain Total

[1] [2] [3] [4]

01 Kabupaten Bogor 33 547 580

02 Kabupaten Sukabumi 7 208 215

03 Kabupaten Cianjur 16 162 178

04 Kabupaten Bandung 21 90 111

05 Kabupaten Garut 9 255 264

06 Kabupaten Tasikmalaya 1 37 38

07 Kabupaten Ciamis 0 14 14

08 Kabupaten Kuningan 6 53 59

09 Kabupaten Cirebon 7 17 24

10 Kabupaten Majalengka 1 17 18

11 Kabupaten Sumedang 6 27 33

12 Kabupaten Indramayu 4 23 27

13 Kabupaten Subang 7 159 166

14 Kabupaten Purwakarta 3 28 31

15 Kabupaten Karawang 18 20 38

16 Kabupaten Bekasi 33 24 57

17 Kabupaten Bandung Barat

20 98 118

18 Kabupaten Pangandaran 5 425 430

71 Kota Bogor 39 39 78

72 Kota Sukabumi 8 29 37

73 Kota Bandung 198 235 433

74 Kota Cirebon 28 35 63

75 Kota Bekasi 24 36 60

76 Kota Depok 5 15 20

77 Kota Cimahi 1 8 9

78 Kota Tasikmalaya 10 25 35

79 Kota Banjar 0 9 9

Jumlah 510 2.635 3.145

Sebaran hotel nonbintang terlihat sudah menjangkau seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Sebagian besar terkonsentrasi di Kabupaten Bogor sebanyak 547 hotel atau 20,76 persen, Kabupaten Pangandaran 425 hotel atau 16,13

Neraca Satelit Pariwisata Daerah (NESPARDA) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2021 41 persen, Kabupaten Garut 255 hotel atau 9,68 persen dan sebanyak 235 hotel atau

8,92 persen berada di Kota Bandung. Wilayah-wilayah ini biasa menjadi tujuan wisatawan dari luar kota yang sering menggunakan hotel nonbintang sebagai akomodasi selama berkunjung ke wilayah tersebut.