لميِم
F. Kepemimpinan dalam Perspektif Islam
2. Aktualisasi Nilai-nilai dalam kepemimpinan Islam
“Ada tiga perkara dan barangsiapa yang terdapat padanya, maka ia adalah seorang munafiq, walaupun ia berpuasa, shalat, haji dan umrah dan ia berkata: sungguh saya muslim; (tiga tanda-tanda itu) yaitu: apabila berbicara, ia berbohong; apabila berjanji, ia ingkar; apabila diberi amanah (dipercaya) ia khianat”. (HR. muslim).
Salah satu keunggulan agama Islam, bahwa semua ajarannya, baik tentang aqidah, syari’at maupun akhlaq tidak hanya tertuang dalam kitab-kitab, tetapi diberikan pola contoh di dalam prikehidupan dan penghidupan Nabi Muhammad saw., sehingga umat Islam dapat menirunya. Sebagai kepala keluarga, beliau mempunyai istri, anak dan cucu, yang sehari-harinya dapat disaksikan bagaimana Rasulullah saw. mengatur kehidupan dan penghidupannya. Sebagai tokoh masyarakat, ia hampir tidak pernah terasing dari masyarakat. Sebagai kepala negara, selama sepuluh tahun terakhir dari kehidupannya, beliau telah mengatur dan mengembangkan Negara Islam merata di seluruh jazirah Arab, yang selama ini tidak pernah ada kekuasaan negara Arab seperti itu.
Sebagai panglima tentara, beliau telah memimpin 63 kali pertempuran diberbagai medan perang. Pola kehidupan dan penghidupan Nabi Muhammad saw. Dapat dipelajari secara di dalam Sirah Nabawi/biografi Nabi saw. Pola kepemimpinan Islam yang telah dicontohkan oleh Rasulullah saw. tersebut juga sangat tepat apabila diteladani oleh para pemimpin Islam termasuk di lingkungan PTAI.
nilai merupakan sesuatu yang berkaitan dengan makna objerk, dan merupakan suatu tindakan atau tingkah laku manusia tidak semestinya atau tidak pantas dilakukan dan diyakini dalam ruang lingkup tradisi yang sudah ada. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa nilai adalah dasar atau asas individu atau kelompok dalam menentukan tindakan atau perilaku yang telah diyakini dan dipercaya sesuai dengan esensi kehidupan. Sementara itu, sistem nilai merupakan tingkatan yang disesuaikan dengan intensitas tingkatan nilai-nilai seseorang.
Nilai-nilai memiliki 2 sisi dalam Islam, antara lain sisi normatif serta sisi operatif. Sisi normatif menekankan pada perspektif hak dan batil, baik dan buruk, positif dan negatif, benar dan dalah, diberkahi atau tidak diberkahi. Sementar sisi operatif terdiri dari beberapa bagian yang dijadikan prinsip satdar manusia yang baik dan buruk, setengan baik, netral atau tengah-tengah, setengah buruk dan buruk yang meliputi seluruh aspek yakni nilai ilahiyah ubudiyah, ilahiyah muamalah, serta nilai moral manusia yang meliputi politik, biofisik, individual, sosial, rasional, , ekonomi, serta estetis. Sedangkan nilai- nilai yang negatif atau buruk dibuang dan ditinggalkan. Akan tetapi nilai rasa tanggung jawab yang besar dan yang kecil, hirearkinya masil dapat diselaraskan. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Noeng Muhadjir terkait contoh pengembalian hirearki moral meliputi : kewajiban melaksanakan tugas politik,sosil, ekonomi, dan sebagainya haruslah lebih rendah daripada kewajiban dalam beribadah. Disisi lain, tiap-tiap aspek nilai dapat didetailkan lagi sesuai esensial atau instrumental, seperti: wanita yang menggunakan jilbab, nilai esensialnya adalah menutup aurat sebagai ibadah, dan nilai instrumentalnya adalah keindahannya (estetis) yang meliputi cara berpakaian, warna,
corak, model yang bermacam-macam dalam menutup aurat.195 Nilai-nilai ilahiyah atau religius mempunyai posisi yang linier ke atas dan jauh lebih tinggi dari nilai lainnya. Disisi lain, nilai ilahiyah juga memiliki dampak bagi nilai-nilai hidup lainnya, dan nilai-nilai lainnya perlu menyesuaikan terhadap nilai ilahiyah sehingga menciptakan hubungan yang vertikal.
Sedangkan nilai-nilai insani memiliki hubungan yang selaras atau horizontal-lateral. Filsafat hidup negara Indonesia memposisikan nilai sosial dan nilai individu sederajat, dengan syarat implementasi nilai individual memperhatikan resiko nilai sosial, begitu pun sebaliknya yang disebut dengan lateral- sekuensial. Keterkaitan nilai-nilai rasional (seperti menggapai prestasi) perlu diselaraskan dengan biofisiknya (seperti menjaga kesehatan dan pola makan), sebab keduanyaa merupakan hubungan biofisik dan estetis.
Pengaktualisasian berbagai nilai dalam kepemimpinan Islam diantaranya : (a) nilai asas yang diajarkan agama Islam yang terdiri dari : mengesakan Allah SWT atau tauhid; pengabdian diri dan penyatuan antara dunia akhirat atau ibadah; (b) nilai-nilai angota lembaga pendidikan yang terdiri dari : perjuangan atau jihad ; kuali- tas diri ;amanah dan bertanggung jawab; ikhlas; kedisiplinan;
teladan; persaudaraan dan kekeluargaan , serta nilai-nilai speserta didik yang teriri dari : tawadhu' atau rendah hati ,bersahaja, ikhlas serta sabar.
195 Muhaimin, Nuansa Baru Pendidikan Islam (Mengurangi Benang Kusut Dunia Pendidikan), (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2006), hal: 152-153
Abudin Nata, 2003, Menejemen Pendidikan:Mengatasi Kelemahan Pendidikan Islam di Indonesia, Jakarta: Prenada Media.
Abdul Haris. David Hell, 2000, Models of Democracy, (Terjemah).
Jakarta: Akbar Tandjung Institute, Polity.
Abdul Rahman Shaleh, 2004, Madrasah dan Pendidikan Anak Bangsa,Jakarta: P.T.Raja Grafindo Persda.
Abudin Nata, 2003, Menejemen Pendidikan:Mengatasi Kelemahan Pendidikan Islam di Indonesia, Jakarta: Prenada Media.
Ace Suryadi. 2009, Mewujudkan Masyarakat Pembelajar. Bandung:
Widya Aksara Press.
Affan Gaffar et.al, 2006, Otonomi Daerah, (Jogjakarta: Pustaka Pelajar.
Aini, A. N., Mukhlis, M., Annizar, A. M., Jakaria, M. H. D., & Septiadi, D.
D. (2020, February). Creative thinking level of visual-spatial students on geometry HOTS problems. In Journal of Physics:
Conference Series (Vol. 1465, p. 012054).
Alwisol. 2009. Psikologi Kepribadian. Malang: UMM Press.
Anies Baswedan, 2007.Kata Pengantar” dalam Henk Schulte Nordholt dan Gerry van Klinken, Politik Lokal di Indonesia, Jakarta: YOI-KITLV.
Annizar, Anas Ma’ruf. "Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Soal PISA Menggunakan Model IDEAL Pada Siswa Usia 15 Tahun di SMA Nuris Jember." (2015).
Annizar, A. M. R., Lestari, A. C., Sofiah, S., Khairunnisa, G. F., &
Maulyda, M. A. (2020). proses berpikir inkuiri dalam menyelesaikan masalah higher order thinking skills (hots) ditinjau dari tingkat kognitif. aksioma: jurnal program studi pendidikan matematika, 9(4).
Annizar, A. M. R., Maulyda, M. A., Khairunnisa, G. F., & Hijriani, L.
(2020). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal PISA pada Topik Geometri. Jurnal Elemen, 6(1), 39-55.
Annizar, Anas Ma’ruf, Sisworo Sisworo, and Sudirman Sudirman.
"Pemecahan Masalah menggunakan Model IDEAL pada Siswa Kelas X Berkategori Fast-Accurate." Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan 3.5 (2018): 634-640.
Annizar, A. M., Jakaria, M. H. D., Mukhlis, M., & Apriyono, F. (2020, February). Problem solving analysis of rational inequality based on IDEAL model. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1465, p. 12033).
Arif, Zainudin. 2012 . Andragogi. Bandung: Angkasa Bandung.
B. Suryobroto, 2004, Menejemen Pendidikan Di Sekolah, Jakarta:
Reneka Cipta.
Bass, BM.& Avolio, BJ.1994.Improving Organizational” effectiveness through transformational leadership. Thousand Oaks, CA:
sage.
Boaventura de Sousa Santos (ed.), 2005, Democratizing Democracy:
Beyond the Liberal Democratic Canon, London, New York:
Verso.
Bufford, Jr. James, A., & Bedein, A.G., 1988, Management in Extention, Ausburn, Ausburn University.
Burn, J.M. 1978.Laedership dalam new York: harper and Row dalam Jacqueline N Hood:”The Relationship of leadership style and CEO Values to Ethical Paractice in Organizations”.Journal of
Businees Ethics. Dordrecth.
Carsten, Anckar. Zise, 2008, Islandness, and Democracy:A Global Comparison. International Political Science Review, Vol.29, No.4, 433-459.
Crant, J. Michael dan Bateman, Thomas S, 2000, Charismatic Leadership Viewed from above: The Impact of Proactive Personality. Journal of Organizational Behavior, vol.21, no.1.
Crow, L. D., & Crow, A. V. B. (1960). An introduction to guidance:
basic
principles and practices. American Book Company.
Daniel, 2009, Bray Pragmatic Cosmopolitanisme: A Deweyan Approach to Democracy beyond the Nation-StateMillenium Journal of International Studies, Vol. 37, No.3, 683-719.
Daradjat, Z.1999. Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam. Jakarta:
PT Bumi Aksara.
Davis, Kelth, 1972; Human Behavior at Work Human Relation and Organizational Behavior, New York; McGraw Hill.
Departemen Agama RI. 2005. Al-qur'an dan Terjemahannya.
Surabaya: Duta Ilmu.
Departemen Pendidikan Nasional DEPDIKNAS (2002)
Depdiknas RI. 2003. Modul Diklat Management of Trainers.
Pusdiklat Pegawai Depdiknas, Sawangan Depok.
Dewanta, Aria. 2003. Upaya Merumuskan Etika Ekologi Global.
Basis No. 01-02 Tahun Ke-52.
Dwi Suryanto.2007, Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul, Total Data. Bandung.
E. Garret. 1961. General Psychology. New York: American Book Company.
E. Mulyasa, 2002, Kurikulum Berbasis Kompetensi, Bandung: Remaja Rosdakarya
Edward Sallis, 2006. Total Quality Management in Education.
Jogjakarta:IRCiSoD.
Endang Herawan. 2008, Manajemen Mutu pada Sekolah Menengah Kejuruan dalam era Otonomi Daerah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Gerry, Mackie (2009). Schumpeter’s Leadership Democracy.
Political Theory.
Greannary, Vincent. 1998. Education in Indonesia from Crisis to Recovery. Laporan pendidikan.
H. A. R Tilaar, 1999, Pendidikan Dalam Pembangunan Nasional Menyongsong Abad XXI, Jakarta: Balai Pustaka.
Hamalik, Oemar. 2003. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Henk Schulte Nordholt dan Gerry Van Klinken, 2007, Politik Lokal di Indonesia, Jakarta: Obor dan KITLV.
Hodge, Billy J, William P. Anthony.1988., Organization Theory, 3rd Edition, Allyn and Bacon,Inc. Massachusetts, USA.
Hotman Siahaan, 2005, Gerakan Sosial Politik Rakyat, Ontran-Ontran Demokrasi, PidatoPengukuhan Guru Besar dalam Bidang Ilmu/Mata Kuliah Teori Sosial Modern, Surabaya: Universitas Airlangga.
Hurlock, Elizabeth. 1997. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Ihsan, Fuad. 2005. Dasar-Dasar Pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Imam Bawani, 2005, Pasar Kerja Alumni Perguruan Tinggi Islam, (makalah disampaikan dalam Seminar Mahasiswa Jurusan Tarbiyah STAIN Tulungagung.
Ivancevich, dkk. 2007. Perilaku dan Manajemen Organisasi. Jakarta : Erlangga.
Karsidi, Ravik. 2000. Manajemen Mutu Terpadu dalam Pendidikan,
Bahan Ceramah di Pondok Assalam. Surakarta.
Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 053/U/
2001 tentang Pedoman Penyusunan Standar Pelayanan Minimal Penyelenggaraan Persekolahan Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah.
Khairunnisa, G. F., Maulyda, M. A., Annizar, A. M. R., Hijriani, L., &
Khair, M. S. D. (2020). Mathematics Communication:
Translation of Elementary Students' Idea. NUMERICAL:
Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 77-86.
Koonts, H, 1984, Manajemen, Jilid I dan II, Penerjemeh Hutauruk, 1990/1991, Jakarta, Erlangga.
KumiantoTjahjono, Heru. 2004. Budaya Organisasional Dan Balanced Scorecard:Dimensi Teori Dan Praktik. Edisi Revisi.
Yogyakarta: UPFE-UMY.
Kurniati, Dian, and Anas Ma’ruf Annizar. "The analysis of students’
cognitive problem solving skill in solving pisa standard-based test item." Advanced Science Letters 23.2 (2017): 776-780.
Lestari, Ayu Chinintya, and Anas Ma'ruf Annizar. "Proses Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah PISA ditinjau dari Kemampuan Berpikir Komputasi." Jurnal Kiprah 8.1 (2020):
46-55.
Lestari, A. C., Solehah, A. N. B., Maghfiroh, A. A., Fitriyah, I. A., Septiadi, D. D., & Annizar, A. M. R. (2020). Pengembangan soal olimpiade matematika sma kelas xi materi sistem pertidaksamaan linier dua variabel. ARITMATIKA: Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 1(1), 1-21.
M. Mas’ud Said, 2007, Birokrasi Di Negara Birokratis, Makna, Masalah dan Dekontruksi Birokrasi Indonesia. Malang; UMM Press.
M.Ngalim Purwanto. 2000. Psikologi Pendidikan. Bandung : PT.Remja Rosdakrya.
Mahmud Yunus, 1985, Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia, Jakarta: Hidakarya Agung.
Marijan, Kacung. 2006. Demokratisasi di Daerah: Pelajaran dari Pilkada Secara Langsung. Surabaya:Pusdeham – Eureka.
Martin Albrow dalam M. Mas’ud said. 2007, Birokrasi di Negara Birokratis. UMM Press.
Martin, Clarke, 2006, A Study of the Role of ‘Representative’
Leadership in Stimulating Organization Democracy.
Laedership, Vol.2, No.4, 427-450.
Maulyda, M. A., Annizar, A. M., Hidayati, V. R., & Mukhlis, M. (2020, May). Analysis of students’ verbal and written mathematical communication error in solving word problem. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1538, No. 1, p. 012083). IOP Publishing.
Maulyda, M. A., Hidayati, V. R., Apsari, R. A., Firda, G., & Khairunnisa, A. M. R. A. (2020). How Students Find Patterns?:
Mathematical Representations in the Laws of Proximity, Closure, and Similarity. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 39(2), 1-17.
Miftah Thoha, 1999; Kepemimpinan Dalam Manajemen, suatu Pendekatan Perilaku, Cet ke: 7, Jakarta, PT. RajaGrafindo Persada.
Moh. Fathorrahman, 2012, Implementasi Menejemen Peningkatan Mutu Pendidikan Islam (Peningkatan Pendidikan Lembaga Pendidikan Islam Secara Holistik, Praktik Dan Teori), Yogyakarta: Teras.
Muhaimin, 2005, Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam: Di sekolah, Madrasah, dan Perguruan Tinggi, Jakarta, P.T. Radja Grafindo Persada.
Muhaimin, 2006, Nuansa Baru Pendidikan Islam (Mengurangi Benang Kusut Dunia Pendidikan), Jakarta: PT Raja Grafindo
Persada.
Mutmainnah, 2005, “Kiai dan Dinamika Politik Lokal di Kabupaten Bangkalan dan Sumenep, Madura,” dalam Jamil Gunawan (eds.), Desentralisasi, Globalisasi dan Demokrasi Lokal, Jakarta:
LP3ES.
Nasution, S. 2000. Didaktik Asas-Asas Mengajar. Jakarta : Bumi Aksara.
Nata, Abudin. 2003. Menejemen Pendidikan:Mengatasi Kelemahan Pendidikan Islam Di Indonesia. Jakarta: Prenada media.
Ndraha. 1997. Budaya Organisasi. Jakarta: Rineka Cipta.
Nita Rudra, Stephan Haggard. 2005, Globalization, Democracy, and Effective Welfare Spending in the Developoing Word.
Comparative Political Studies, Vol.38, No. 9, 1015-1049.
Philip A, Woods. 2009, Nurturing Democracy : The Contribution of Distributed Leadership to a Democratic Organizational Landscape. Educational Manajement Administration &
Leadership, Vol.37, No.4, 430-451.
Priyatmoko, 2005, Restrukturisasi dan Pelembagaan Organisasi pemerintah Kabupaten/Kota, dalam M. Asfar (ed.) Penyiapan Stakeholder Lokal Pelaksana Otonomi Daerah, Surabaya: CPPS dan Pusdeham.
Quan, Li. 2009, Democracy, Autocracy, and Expropriation of Foreign Direct Investmen.Comparative political Studies, Vol.42, No. 8, 1098-1127.
Renstra (Rencana Strategis) 2007, departemen pendidikan nasional 2005-2009, (Diterbitkan Oleh Pusat Imformasi Dan Humas Departemen Pendidikan Nasional.
Rivai, Veithzal dan Deddy Mulyadi. 2012. Kepemimpinan dan Perilaku
Organisasi Edisi Ketiga. Jakarta : PT. Rajagrafindo Persada.
Robbins, Stephen P. dan Coulter, Mary. 2007.Manajemen. Jakarta:
PT. Indeks.
Robbins, Stephen P. 2007. Perilaku organisasi. Jakarta: PT Indeks.
Sarah, Hernandez. 2006, Sriving for Control: Democracy and Oligarchy at a Mexian Cooperative. Economic and Industrial Democracy, Vol.27, No.1, 105-135.
Sarbana, Baban. 2002. Ampuh Menjadi Cerdas Tanpa Batas. Jakarta:
PT. Elex Media Komputindo.
Sardiman AM. 2007. Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar.
Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.
Sardiman. 2014. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta:
Rajawali Pers.
Slameto. 2003. Belajar Dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya.
Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Soebahar, Halim. 2002. Wawasan Baru Pendidikan Islam. Jakarta:
Kalam Mulia.
Soedijarto. 1993. Menuju Pendidikan Nasional yang Relevan dan Bermutu. Jakarta : Balai Pustaka.
Soekanto, Soerjono, 2003, Mengenal Tujuh Tokoh Sosiologi. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Soemanto, Wasty. 1990. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Stephan C. Henneberg, Margaret Schammell, Nicolas J.
O’Shaughnessy. Political. (2009) Marketing Manajement and Theoris of Democracy. Marketing Theory, Vol. 9, No.2, 165- 188.
Suari. 2012. Kepemimpinan Kiai & Sumber Daya Manusia.
Yogyakarta: Interpena.
Suderadjat, Hari. 2005. Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah; Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Implementasi KBK. Bandung : Cipta Lekas Garafika.
Sukarno. 2012. Metodologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Surabaya: Elkaf.
Sunarto dan Agung Hartono. 2006. Perkembangan Peserta Didik.
Jakarta : Rineka Cipta.
Suparlan. 2004. Mencerdaskan Kehidupan Bangsa (dari Konsepsi sampai dengan Implementasi). Yogyakarta: Hikayat.
Susanto, Budi. 1992. Nilai-Nilai Etis dan Kekuasaan Utopis:
Panorama Praksis Etika Indonesia Modern. Yogyakarta : Kanisius.
Sutanto, Aftoni. 2002. Peran Budaya Organisasional Untuk Meningkatkan Kepuasan Kerja dan Kinerja karyawan, BENEFIT.
Suyata, 1998, Perbaikan Mutu Pendidikan Transformasi Sekolah Dan Implikasi Kebijakan, IKIP Yogyakarta.
Syafaruddin, 2002, Manajemen Mutu Terpadu dalam Pendidikan Konsep, Strategi, dan Aplikasi, Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
Syaiful Sagala, 2009, Menejemen Strategik Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan: Pembuka Ruang Kreatifitas, Inovasi, Dan Pemberdayaan Potensi Sekolah Dalam Sistem Otonomi Sekolah.Bandung: Alfabeta.
Taliziduhu Ndraha. 1988. Manajemen Perguruan Tinggi. Jakarta : PT. Bina Aksara.
Tambolon, Daulat Purnama. 2001. Perguruan Tinggi Bermutu:
Paradigma Baru Manajemen Pendidikan Tinggi Menghadapi Tntangan Abad 21. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan Dan Pengembangan Bahasa, 1996, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka.
Tjiptono, Fandy dan Diana, Anastasia. 2003. Total Quality Management. Yogyakarta : Andi.
Umaidi, 2009, Menejemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah;
Sebuah Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Sekolah Untuk
Meningkatkan Mutu Internet/Mbs/Artikel Pendidikan, Network.Mbs.Htm.
Undang – Undang No.14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen.
Undang-undang RI no. 20 th 2003 Tentang Sisdiknas. Dephukum RI.
Jakarta: Sinar Grafika.
Uno, Hamzah. 2008. Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Usman, Husaini. 2006. Manajemen Teori, Praktek Dan Riset Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara.
Wahyudin, NN. 2004. Efektivitas Strategi Pembelajaran Koperatif dan Ekspositori terhadap Hasil Belajar Sains Ditinjau dari Cara Berpikir. Diakses tanggal 23 November 2012.
http://www.litagama.org/Jurnal/Edisi5/StrategiPemb.htm.
Wasty. Soemanto. F. X. Soeyarno, 1993, Landasan Historis Pendidikan Islam, Surabaya: Usaha Nasional.
Weber Max,1985.The Theory of Social and Economic Organization.
New York: The Free Press.
Wibowo. 2006. Manajemen Perubahan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Winkel,W.S. (2007). Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi Wirawan. 2007. Budaya dan Iklim Organisasi : Teori Aplikasi dan
Penelitian. Jakarta: Salemba Empat.
Yukl, 1994; Leadersihip In Organizations, Third Edition, Englewood Cliffs, New Jersey, Prentice-Hall, Inc, , Alih Bahasa Yusuf Udaya, 1998; Kepemimpinan Dalam Organisasi, Jakarta, Prenhallindo
Yunus, Mahmud. 1985. Sejarah Pendidikan Islam Di Indonesia.
Jakarta: Hidakarya Agung.
Yves, Schemeil. 2000, Democracy Before Democracy. International Political Science Review, Vol. 21, No.2, 99-120.
Dr. Subakri, M.Pd.I, Pria kelahiran Lumajang 21 Juli 1975, adalah anak kelima dari lima bersaudara dari pasangan Lasmono (Bapak) dan Kennik (Ibu).
Ia lulus Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulim Krai Kebonan Yosowilangon Lumajang tahun 1988, Sekolah Menengah Pertama Negeri 3
Jatiroto lulus tahun 1991. Sedangkan MA Negeri Yosowilangon lulus tahun 1994. Pendidikan setatra satu (S1) melanjutkan ke kota tembakau Jember di STAIN Jember dan lulus pada tahun 2001. S2 ditempuh di almamater yang sama lulus 2013. S3 ditempuh di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, lulus 2020.
Pengalaman organisasi semasa menjadi mahasiswa pernah menjabat menjadi Ketua Ikatan Mahasiswa Islam Lumajang. Sekretaris Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STAIN Jember.
MWC NU Kaliwates Jember. Sekretaris LP. Ma’arif Cabang Jemberana Bali, Ketua LKKNU Cabang Jember.
Pengalaman penelitian dan karya tulis yang pernah ia ikuti diantaranya: Kontribusi Pondok Pesantren Al-Amin Sabrang Jember Pada Perekonomian Masyarakat. (P3M STAIN Jember) Pendidikan Multikulturalisme (Fenomena, Jurnal P3M Stain Jember) 2012, Pola Penyelenggaraan Pendidikan Muhammadiyah
Bekerja sebagai Dosen IAIN Jember dan menjabat sebagai Sekretaris LPM IAIN Jember. Sehari hari ia hidup mandiri ditemani istri tercinta Isnainiyah, S.Ag dan dikaruniai 3 anak, Maulana Izzul Faqih, Zidni Ilma Chofsoh dan Muhammad Fariq Jabir.
Anas Ma’ruf Annizar, M.Pd., Pria kelahiran Jember 16 Februari 1994, adalah anak pertama dari dua bersaudara dari pasangan Abdul Wafi (Bapak) dan Diana Anis Fitriyati (Ibu). Lulus dari SDN Karanganyar 1 tahun 2006, Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Ambulu lulus tahun 2009.
Kemudian melanjutkan di SMA Negeri Ambulu lulus tahun 2012. Pendidikan stratra satu (S1) ditempuh di Universitas Jember dan lulus pada tahun 2015. S2 ditempuh di Universitas Negeri Malang lulus tahun 2018.
Pengalaman penelitian dan karya tulis yang dimiliki antara lain The analysis of students’ cognitive problem solving skill in solving pisa standard-based test item,Problem solving analysis of rational inequality based on IDEAL model, dan Creative thinking level of visual-spatial students on geometry HOTS problems yang diterbitkan di jurnal internasional terindeks scopus, serta masih banyak tulisan lainnya yang dipublish di artikel nasional terindeks.
Bekerja sebagai Dosen IAIN Jember dan menjabat sebagai Staff LPM IAIN Jember. Selain itu juga aktif menjadi reviewer di beberapa jurnal matematika di dalam Negeri. Mottonya adalah
“Memang Baik Menjadi Orang Penting Tetapi Lebih Penting Menjadi Orang Baik”.