BAB III PEMBAHASAN
B. Analisis Faktor Penghambat dan Pendukung
65
ى َلَع َو ا ًدوُع ُق َو ا ًماَيِق َه َّللا اوُرُكمذاَف َةلاَّصلا ُمُتميَضَق اَذِإَف
ََممطا ا َذ ِإ َف ممُك ِبو ُن ُج متَناَك َةلا َّصلا َّن ِإ َةلاَّصلا اوُميِقَأَف ممُتمنَنمأ
اًتوُق مو َم اًباَت ِك َنيِن ِممؤ ُ ملْا ىَلَع
Artinya: Maka apabila kamu telah menyelesaikan salat (mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah salat itu (sebagaimana biasa).
Sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.
B. Analisis Faktor Penghambat dan Pendukung Bimbingan dan
66
اًغي ِلَب لامو َق ممِه ِسُفمنَأ يِف ممُهَل ملُقَو
Artinya:Dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka.
Akan tetapi dalam bimbingan konseling Islam yang dilakukan pada anak korban pelecehan seksual di Lembaga Perlindungan Anak Lombok Utara komunikasi justru menjadi salah satu faktor penghambat proses bimbingan konseling. Hal ini mengingat adanya perbedaan bahasa yang digunakan oleh masing-masing anak yang di latar belakangi faktor tempat tinggal dan pergaulan mereka. Hal inilah yang kemudian dibutuhkan penerjemah agar proses bimbingan konseling dapat berjalan secara efektif dan optimal.
Sedangkan faktor yang menjadi pendukung dalam proses bimbingan konseling Islam pada anak korban pelecehan seksual di Lembaga Perlindungan Anak Lombok Utara adalah faktor motivasi yang diberikan oleh para tenaga ahli di Lembaga Perlindungan Anak Lombok Utara. Pemberian motivasi ini sangatlah bermanfaat sebab motivasi menjadi bagian dari upaya yang mengimplikasi perilaku individu agar tetap teguh dalam menjalani kehidupannya.84
Pemberian motivasi ini juga menjadi bagian dari pengamalan perintah Allah SWT dalam hal tolong-menolong pada kebaikan, memberikan motivasi atau dukungan kita terhadap sesame adalah bentuk pengamanalan kita menjalankan perintah Allah sebagaimana dalam QS. At-Taubah ayat 71 sebagai berikut:85
َنوُر ُم م
أَي ٍضمعَب ُءاَيِلمو أ ممُه ُضمعَب ُتاَن ِممؤُ ملْاَو َنوُنِممؤُملْاَو َ َةاَكَّزلا َنوُت مؤُي َو َةلا َّصلا َنو ُمي ِقُي َو ِر َكمنُ ملْا ِنَع َنموَهمنَيَو ِفوُرمعَملْاِب
84Muhammad Saepul Ulum, “Peranan Pembimbing Agama Islam dalam Memberikan Motivasi Pentingnya Belajar Al-Qur’an di Majelis Taklim Bandungan Kampung Bandungan Kampung Sawah Lega Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut”, jurnal bimbingan penyuluhan Islam, vol. 2, no. 1, (2020), 9.
85 Al-Qur’an al-Karim surah At-Taubah (9):71.
67
ََّللا َّن ِإ ُهَّللا ُمُهُمَحمرَي َس َكِئَلوُأ ُهَلو ُس َرَو َهَّللا َنوُعي ِطُيَو ٌزيِزَع َه
ٌَمي ِك َح
Artinya: Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah, sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
68 BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan pemaparan hasil penelitian penulis tentang “Model Bimbingandan Konseling Islam pada Anak Korban Pelecehan Seksual di Lembaga Perlindungan Anak Lombok Utara”, maka dapat ditarik kesimpulan di antaranya adalah:
1. Model bimbingan dan konseling Islam pada anak korban pelecehan seksual di Lembaga Perlindungan Anak Lombok Utara di antaranya adalah bimbingan agama yang di implementasikan dalam bentuk bimbingan kelompok berupa pengajian di tempat rehabilitasi sementara dan bimbingan menghafal surat-surat pendek dan artinya. Bimbingan individu berupa bimbingan tuntunan berwudhu yang baik dan benar dan bimbingan tuntunan shola, bimbingan keterampilan berupa menggamar dan mewarnai masjid atau kaligrafi untuk memberikan dukungan pengembangan diri dan pemberian solusi terhadap masalah yang dihadapi.
2. Adapun yang menjadi faktor pendukung proses bimbingan konseling Islam pada anak korban pelecehan seksual di Lembaga Perlindungan Anak Lombok Utara yaitu motivasi. Pemberian motivasi secara terus-menerus sehingga anak mau mengikuti bimbingan dan konseling karena dengan pemberian motivasi pada anak-anak membuat bimbingan konseling yang dilakukan lebih efektif dan optimal. Sedangkan yang menjadi faktor penghambatnya adalah komunikasi. Hal ini karena latar belakang asal daerah anak-anak yang berbeda-beda dan ada beberapa anak yang masih minim penguasaan bahasa Indonesianya sehingga dibutuhkan penerjemah agar mereka dapat lebih memahami apa yang disampaikan oleh konselor.
69 B. Saran
Berdasarkan hasil diskusi dan pembahasan yang telah dijelaskan, terdapat beberapa saran sebagai hasil dalam penelitian ini di antaranya adalah:
1. Bagi Konseli
a) Selalu semangat dan berusaha dengan sungguh-sungguh dan yakin bahwa semua persoalan pasti ada solusinya.
b) Memotivasi diri untuk bangkit dari masa lalu dan berbenah diri untuk masa depan yang lebih cerah.
c) Mencoba menghilangkan rasa trauma, takut atau cemas dan berusaha untuk menjadi pribadi yang tangguh.
2. Bagi Lembaga Perlindungan Anak Lombok Utara
a) Senantiasa memberikan support penuh terhadap anak untuk dapat bangkit dan memiliki semangat dan harapan yang baru.
b) Selalu memberikan inovasi-inovasi dalam proses bimbingan konseling yang diberikan agar lebih efektif dan optimal.
c) Kedepannya konselor diharapkan lebih dapat menguasai bahasa daerah agar tidak terhambat dalam hal komunikasi.
3. Bagi Pemerintah Desa
a) Mengadakan penyuluhan tentang dampak negatif kekerasan seksual pada anak.
b) Memberikan edukasi kepada orang tua untuk melindungi anak- anak dari tindak kejahatan.
c) Memantau perkembangan anak-anak melalui rancangan program desa.
4. Bagi Masyarakat Luas pada Umumnya
a) Selalu melakukan pengawasan dan kontrol terhadap lingkungan bermain anak.
b) Berusaha memberikan edukasi kepada anak tentang konsep privasi.
70
DAFTAR PUSTAKA
Abdullah, Ibnu, Mukjizat Ibadah, Surabaya: Pustaka Media, 2013.
Ali, Mohammad dan Mohammad Asrori.Psikologi Remaja dan Peserta Didik, h.9.
Al-Qur’an al-Karim surah Al-Ahzab (33):45-46.
Al-Qur’an al-Karim surah Al-Baqarah (2):259.
Al-Qur’an Al-Karim Surah Al-Baqarah [2]: 222.
Al-Qur’an al-Karim surah Al-Isra (17):9.
Al-Qur’an al-Karim surah An-Nisa’ (4):63.
Al-Qur’an al-Karim surah Ar-Ra’d (13):28.
Al-Qur’an al-Karim surah At-Taubah (9):71.
Al-Qur’an Al-Karim surah Yunus (10):57.
Bungin, Burhan. Metodologi Penelitian Sosial & Ekonomi, Jakarta:
Kencana Prenada Media Group, 2013.
Bungin, Burhan.Penelitian Kualitatif,Jakarta: Kencana Pradana, 2012 Dastari, Ayu.“Pelaksanaan Layanan Konseling Individual dalam
Membantu Anak Korban Kekerasan Seksual di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Pekanbaru”, (Skripsi, FDKI, UIN Sultan Syarif Kasim RIAU, 2014).
Detik News,“KPAI Catat Kasus Kekerasan Seksual di 2021”, dalam https://news.detik.com/berita/d-5912314/kpai-catat-kasus-
kekerasan-seksual-di-2021.
Farid, Achmad. “Model Bimbingan Konseling Islam Anwar Sutoyo dalam Mengatasi Kenakalan Remaja”, konseling religi, vol. 6, no. 2, (2015), 386.
Faqih, Ainur Rahim Bimbingan Dan Konseling Islam (Jakarta: UII press, 2001), h. 37-38.
Gunawan, Imam.Metode Penelitian Kualitatif Teori & Praktik, Jakarta:
Bumi Aksara, 2016.
Gunawan, Imam.Metode Penelitian Kualitatif Teori & Praktik, Jakarta:
Bumi Aksara, 2016.
71
Hapipah, “Pola Pendampingan Anak Korban Pelecehan Seksual (Studi Kasus Di Lembaga Perlindungan Anank (LPPA) NTB”), Skripsi FDIK, IAIN Mataram,2018.
Hariko, Rezki. “Landasan Filosofis Keterampilan Komunikasi Konseling”, jurnal kajian bimbingan dan konseling, vol. 2, no. 2, (2017).
http://digilib.pengertian.pemulihan.unila.ac.id/19319/bab2011.pdf.
Hurlock, EB.Psikologi Perkembangan Suatu Pengantar Sepanjang Rentan Kehidupan,Jakarta, Erlangga, 2000.
Husni, Muhammmad & Muhammad Hasyim. “Landasan Bimbingan dan Konseling dalam Perspektif Islam”, al-Ibrah, vol. 6, no. 1, (2021) Huwaidah, “Bimbingan Konseling kelompok Korban kekerasan seksual
terhadap anak dalam perspektif Islam Studi Kadus di yayasan pulih”, (Skripsi, FDIK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Jakarta, 2018.
Huwaidah, “Bimbingan Konseling kelompok Korban kekerasan seksual terhadap anak dalam perspektif Islam (Studi Kadus di yayasan pulih)” : Skripsi FDIK, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Mansur, Didik M. Arief & Elisatris Gultom, PT. Bhuana Ilmu Populer, Jakarta, 2004.
McLeod, John.Pengantar Konseling: Teori dan Studi Kasus, Jakarta:
Kencana, 2008, hal.260.
Moleong, Lexi J.Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi, Bandung:
Alfabeta, 2012.
Mukhlas dan Ika Kurnia Sofiani, “Landasan Teori Konseling Islam”, kaisa, vol. 1, no. 1, (2021).
Munasti, Ulayya Wasilah, dkk. “Pelaksanaan Layanan Bimbingan Konseling Sosial di P2TP2A terhadap Anak Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga Pelaksanaan Layanan Konseling di P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) terhadap Anak Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga”, jurnal ilmiah mahasiswa bimbingan dan konseling, vol. 4, no. 4, (2019)
72
Nurhayati, Eti.Bimbingan Konseling & Psikoterapi Inovatif, Yogyakarta:
Pustaka Pelajar, 2016.
Observasi Tanggal 5 Februari 2022, dilingkungan LPPA LPPA Lombok Utara.
Profil LPPA LPPA Lombok Utara, tahun 2022.
Radar Lombok, “Kasus kekerasan terbanyak di KLU”, dalam https://radarlombok.co.id/214, diakses tanggal 20 november 2020, pukul 19.19.
Rahardo, Susilo dan Gudnanto.Pemahaman Individu Teknik Non Tes, Jakarta: Bumi Aksara, 2016.
Sutoyo, Anwar. Bimbingan dan Konseling Islami (teori dan praktik).
(Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2020), h. 12-13.
Ulum, Muhammad Saepul. “Peranan Pembimbing Agama Islam dalam Memberikan Motivasi Pentingnya Belajar Al-Qur’an di Majelis Taklim Bandungan Kampung Bandungan Kampung Sawah Lega Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut”, jurnal bimbingan penyuluhan Islam, vol. 2, no. 1, (2020),
Wahyuni, Afidah. “Sodomi dalam Perspektif Ulama Fiqih”, al-Mizan, vol.
2, no. 1, (2018), 84
Yusuf, Syamsu.Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja, Jakrta: PT.
Rosda, 2008.
Yuwono, Ismantoro Dwi.Penerapan Hukum dalam Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak,Yogyakarta, Pustaka Yustisia, 2015.
73
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1. Pedoman Wawancara
Kepada Konseli / Korban Pelecehan Seksual 1. Bagaimana perasaannya saat ini?
2. Apakah nyaman saat diberikan Bimbingan dan Konseling Islam?
3. Kira-kira bimbingan apa saja yang disukai?
Kepada Konselor / Pembimbing Konseling
4. Apa saja bentuk Bimbingan dan Konseling Islam untuk anak korban pelecehan seksual?
5. Faktor Apa saja yang menjadi penghambat dan pendukung dalam penanganan Bimbingan dan Konseling Islam?
6. Siapa saja yang memberikan Bimbingan dan Konseling Islam kepada korban?
7. Kapan waktu bimbingan dan Konseling Isalm diberikan?
8. Dimana tempat untuk memberikan Bimbingan dan Konseling Islam?
9. Berapa kali dalam seminggu Bimbingan dan Konseling Islam diberikan?
10. Berapa lama waktu yang digunakan dalam proses Bimbingan dan Konseling Islam dalam sekali pertemuan?
74 Lampiran 2. Hasil Dokumentasi
Gambar 1.1 Wawancara dengan Konselor Ibu Nurhayati S.Pd
Gambar 1.2 Pemberian Motivasi kepada Korban Pelecehan Seksual
Gambar 1.3 Bimbingan Keagamaan dengan Siraman Rohan
Gambar 1.4 Bimbingan Menghafal Surat-Surat Pendek dengan Game Tebak Surat
Gambar 1.5 Bimbingan Tuntunan Sholat
Gambar 1.6 Bimbingan Tuntunan Zikir
75
Lampiran 3. Surat Penelitian Dari Kampus
76
Lampiran 4. Surat Penelitian Dari Badan Riset dan Inovasi Daerah, Pemerintah Nusa Tenggara Barat.
77
Lampiran 5. Surat Penelitian dari KESBANGPOLDAGRI
78 Lampiran 6. Keterangan Plagiasi
79
80
83
Lampiran 8. Data Kasus Pelecehan Seksual di Lembaga Perlindungan Anak Lombok Utara Tahun 2020-2021
DATA KASUS BERDASARKAN JENIS KASUS LEMBAGA PERLINDUNGAN ANAK LOMBOK UTARA
TAHUN 2020-2021
NO BENTUK
KASUS
KASUS ANAK BENTU K KASUS
KASUS PEREMPUAN TAHU
N 2020
TAHU N 2021
TAHU N 2020
TAHU N 2021
1 Seksual 7 23 Fisik 11 7
2 Narkoba 5 1 Psikis 1 5
3 Pencurian 13 6 Seksual 3 3
4 Perkelahian 0 0 Penelant
aran 2
6
5 Fisik 2 7 TPPO 0 1
6 Psikis 0 3 Lain-lain 0 2
7 Penelantaran 3 3
8
Pernikahan
Anak 62 62
9 Hak Asuh 1 2
10 Judi 0 0
11
Aborsi/
Pembuangan Bayi
0 0
12 Lain-lain 0 5
TOTAL 93 112 0 17 24
Mengetahui Wardoyo, S.Pd
NIP. 19701231 199512 1 018
84
Lampiran 9. SK Bupati Lombok Utara tentang Pengurus Lembaga Perlindungan Anak Lombok Utara tahun 2020 - 2025
85
86