• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa ditinjau dari Tingkat Penguasaan matematika Subjek Rendah (SR)

BAB I PENDAHULUAN

D. Analisis dan Pembahasan Data

3. Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa ditinjau dari Tingkat Penguasaan matematika Subjek Rendah (SR)

Pada proses menggambarkan situasi masalah menggunakan gambar, tabel, grafik.

Subjek kurang mampu memahami dan menggambarkan grafiknya. Pada masalah nomor satu, dua, dan tiga siswa mampu menuliskan dan menjelaskan apa saja yang diketahui dan ditanyakan dalam soal. Pada soal nomor satu, subjek mampu membuat gambar grafiknya dengan benar. Namun, subjek tidak mampu menggambarkan grafiknya pada soal nomor dua dan tiga.

Pada proses menggunakan representasi menyeluruh untuk menyakan konsep matematis dan solusinya, pada soal nomor satu subjek mampu membuat model matematika dan menentukan titik-titik koordinat sehingga subjek mampu menemukan hasilnya. Sedangkan pada soal nomor dua dan tiga siswa tidak mampu membuat model matematika dan menyelesaikan permasalahan tersebut. Langkah-langkah yang ditulis dan dijelaskan subjek pada soal nomor satu sudah jelas dan tepat. Namun nomor dua dan nomor tiga subjek tidak mampu menyelesaikan jawabannya.

Pada proses menyatakan hasil dalam bentuk tertulis, subjek mampu membuat kesimpulan pada soal nomor satu. Namun pada soal nomor dua dan tiga tidak mampu menyelesaikan jawabanya.

Berdasarkan uraian sebelumnya, terlihat bahwa terdapat keterkaitan antara kemampuan komunikasi matematis dalam menyelesaikan masalah ditinjau dari tingkat penguasaan matematika. Subjek rendah (SR) mengetahui informasi yang tersedia pada permasalahan dengan baik. Namun, subjek tidak mampu menyelesaikan permasalahan dengan baik. Subjek juga tidak mampu membuat kesimpulan. Hal ini menunjukkan bahwa subjek belum mampu dalam mengkomunikasikan hasil pekerjaanya secara detail.

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan

Berdasarkan paparan data dan pembahasan hasil penelitian tentang analisis kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari ringkat penguasaan matematika siswa SMA Negeri 9 Makassar maka diperoleh kesimpulan berikut:

1. Siswa dengan penguasaan matematika tinggi mampu mencermati informasi yang tersedia pada permasalahan dengan baik. Hal ini terlihat dari kemampuan siswa menuliskan secara rinci alur penyelesaian masalah, menjelaskan penyelesaiannya dengan tepat dan sistematis serta mampu membuat kesimpulan dengan tepat. Selain itu, siswa juga mampu memberikan alasan yang logis terhadap langkah-langkah penyelesaian masalahnya. Hal ini menunjukkan bahwa siswa mampu mengkomunikasikan hasil pekerjaannya dengan alur yang detail.

2. Siswa dengan penguasaan matematika sedang mampu mencermati informsi yang tersedia dalam permasalahan, namun kurang mampu untuk memahami permasalahan tersebut. Hal ini terlihat dari penyelesaian yang siswa buat masih memiliki kesalahan dan kekeliruan, alasan-alasan yang digunakan dalam penyelesaian terkadang belum tepat dan penulisan kesimpulan yang masih belum sesuai dengan perintah soal. Hal ini menunjukkan bahwa siswa masih kurang mampu untuk mengkomunikasikan hasil pekerjaannya secara detail.

3. Siswa dengan penguasaan matematika rendah mampu mengetahui informasi yang terdapat dalam soal, namun kurang mampu memahami soal. siswa belum mampu menyelesaikan soal dan membuat kesimpulan dari penyelesaian yang dibuat dan

belum mampu juga untuk memeberikan penjelasan dari penyelesaian yang dibuatnnya.

Hal ini menunjukkan bahwa siswa belum mampu untuk mengkomunikasikan hasil pekerjaannya.

B. Saran Penelitian

Berdasarkan kesimpulan diatas, maka terdapat beberapa saran yang dapat dikemukakan oleh peneliti adalah sebagai berikut.

1. Bagi siswa, apabila berada dalam kategori sedang dan rendah diharapkan meningkatkan kemampuan komunikasi matematisnya serta lebih teliti dalam penyelesaian jawaban sehingga mendapatkan nilai yang lebih baik lagi.

2. Bagi guru matematika, diharapkan memberikan pemahaman kepada siswa untuk lebih teliti dan mencermati setiap hasil pekerjaannya.

3. Bagi sekolah, diharapkan dapat mendukung dan mmfasilitasi guru matematika untuk mempelajari hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti sebagai bahan pertimbangan peningkatan kemampuan komunikasi matematis.

4. Diharapkan untuk mencari dan membaca referensi lain lebih banyak lagi sehingga hasil selanjutnya akan semakin baik serta memperoleh ilmu pengetahuan baru.

Daftar Pustaka

Handayni, Ayu dkk. 2014. Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Melalui Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) Bagi Siswa Kelas VII Mtsn Lubuk Buaya Padang. (online). Vol. 3. No. 1, (http://ejournal.unp.ac.id, diakses 01 Desember 2018)

Herlina, Sari dkk. 2012. Efektivitas Strategi React Dalam Upaya Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama. (online). Vol. 17. No. 1, (http://journal.fpmipa.upi.edu, diakses 01 Desember 2018)

Hodiyanto. 2017. Kemampuan Komunikasi Matematis Dalam Pembelajaran Matematika.

(online). Vol 7 No.1, (http://journal.uad.ac.id, diakses 22 Mei 2019)

Jagomatematika, (2017). Rangkuman Lengkap Materi Program Linear. [Online Tersedia : https://jagomatematika.info/rangkuman-lengkap-materi-program-linear.html [11 juni 2019]

Lamonta, Andronikus Priltus. 2016. Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas Viii Smp Negeri 19 Palu Dalam Memahami Volume Balok. (online). Vol. 03. No.

04, (http://jurnal.untad.ac.id, diakses 01 Desember 2018)

Lestari, Karunia Eka. 2017. Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: PT Refika Agitama.

Lutfianannisak dan Ummu Sholihah. 2018. Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Materi Komposisi Fungsi Ditinjau Dari Kemampuan Matematika. (online). Vol. 1. No. 1, (https://www.researchgate.net, diakses 02 Desember 2018)

Noviyanti, Marselina. 2017. Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Smp Kaniusius Gayam Yogyakarta Kelas VII C Dalam Konteks Operasi Hitung Bentuk Aljabar.

Yogyakarta : Universitas Sanata Dharma. Skripsi Tidak Diterbitkan.

Novri, Ulfa Santi. 2018. Pengaruh Strategi React (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik Kelas VII SMP Neger 1 Bangkinang. (Online) Vol.2.No.2, (https://j- cup.org, diakses 01 Desember 2018)

Nugraha, Agi.2013. Pembelajaran Matematika Melalui Model Personalized System Of Intruction (PSI) Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Smp.Universitas Pendidikan Indonesia. Skripsi Tidak Diterbitkan.

Putri, Anita P dkk. 2014. Pengaruh Penguasaan Materi Prasyarat Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMPN 1 Sinjai Timur. (online). Vol. 2. No. 1, (http://repositori.uin-alauddin.ac.id, diakses 22 Mei 2019)

Remanto, (2011). Penguasaan Materi Bab I Pendahuluan. [Online tersedia : http://eprints.ums.ac.id/11861/2/BAB_I.pdf [11 juni 2019]

Rimilda. 2015. Analissi Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Melalui Pendekatan Problem Solving Pada Materi Limas Kelas VIII Mtsn Model

Banda Aceh. (online). Vol. 2. No. 2, (http://numeracy.stkipgetsempena.ac.id, diakses 01 Desember 2018)

Rizqi, Afria alfitri. Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Melalui Blanded Learning Berbasis Pemecahan Masalah. (online). (https://journal.unnes.ac.id/sju, diakses 02 Desember 2018)

Sugiyono. 2016. Metode Peneltian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.

Bandung: Alfabeta.

Suraji, dkk. 2018. Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Dan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Smp Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). (online). Vol. 4. No. 1, (http://ejournal.uin-suska.ac.id , diakses 22 Oktober 2018)

LAMPIRAN A

1. INSTRUMEN TES PENGUASAAN MATEMATIKA

Dokumen terkait