• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Strategi Pemasaran Syariah Terhadap Pengembangan

BAB III ANALISIS STRATEGI PEMASARAN SYARIAH

A. Analisis Strategi Pemasaran Syariah Terhadap Pengembangan

Dalam dunia bisnis maju tidaknya usaha terletak pada bagaimana strategi pemasaran yang digunakan oleh perusahaan tersebut. Strategi merupakan suatu dasar dalam menyusun rencana secara menyeluruh, terpadu, tersusun dan menyatu dibidang pemasaran yang memberikan panduan tentang kegiatan yang akan dijalankan untuk dapat tercapainya tujuan pemasaran.88 Strategi pemasaran yang digunakan Dende Rinjani Lombok dalam mengembangkan produk kopi dengan mengimplementasikan marketing mix 7P yaitu:

1. Strategi Produk (Product)

Berdasarkan teori pemasaran oleh Philip Kotler dimana dalam penyusunan strategi mengenai produk, tidak hanya dengan mempertimbangkan solusi kepada pelanggan, tetapi dengan menawarkan flexible benefit serta menciptakan inovasi yang kreatif. Produsen tidak lagi berperan sebagai pemuas keinginan dan kebutuhan pelanggan saja, tetapi sudah berperan sebagai pencipta keinginan dan kebutuhan pelanggan.89

Jika dilihat dari perspektif syariah, suatu produk yang akan dipasarkan harus produk yang halal dan memiliki kualitas yang baik, bukan hanya sekedar mendapatkan keuntungan yang sebanyak-banyaknya dan menurunkan kualitas pada produk tersebut. Dalam kualitas produk yang akan dipasarkan juga harus mendapat persetujuan bersama antara kedua belah pihak antara penjual dengan pembeli.90

88 Assauri Sofjan, Manajemen Pemasaran, (Jakarta: Rajawali Pers, 2015), hlm.

167-168.

89 Freddy Rangkuti, Flexible Marketing, (Jakkarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2004), hlm. 19.

90 Jeff Madura, Pengantar Bisnis, (Jakarta: Selemba Empat, 2001), hlm. 85.

Berkat keuletan dan komitmen yang dimiliki oleh Ibu Rustiatik Arini selaku pemilik usaha yang dituangan kepada setiap karyawannya, diharapkan Dende Rinjani Lombok dapat memberikan kepuasan pelanggan. Produk kopi Dende Rinjani Lombok yang terbuat dari bahan dan kualitas yang baik dengan cita rasa tersendiri yang sesuai dengan ciri khas dari produk Dende Rinjani Lombok yakni “kopi sehat”. Produk kopi ini sudah menembus sebenyak delapan toko oleh-oleh yang ada di Pulau Lombok salah satunya yang berada di Bandara. Sehingga konsumen dapat mudah menemukan produk kopi Dende Rinjani Lombok.

2. Strategi Harga (Price)

Harga merupakan satu elemen marketing mix yang memiliki peran penting pada suatu perusahaan. Kerena harga menempati posisi khusus dalam marketing mix serta berhubungan erat dengan elemen-elemen lainnya. beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam melaksanakan kebijakan harga yaitu menetapkan harga pokok penjualan, menentukan potongan harga, pembiayaan ongkos kirim dan lainnya yang berhubungan dengan biaya. Penetapan harga dalam perspektif syariah, tidaklah terlalu rumit karena dasar penetapan harga tertumpu pada besaran nilai harga suatu produk yang tidak dtetapkan dengan berlipat-lipat besarnya setelah dikurangi dengan biaya produksi. Menunjukkan bahwa konsep mengenai harga dalam perspektif islam bukan berlandaskan pada faktor keuntungan semata, tetapi juga didasarkan pada aspek daya beli masyarakat serta kemaslahatan umat sehingga konsep keuntungan yang berlipat-lipat dari penetapan harga yang mahal tidak dibenarkan.91

Penetapan harga menurut Al-Ghazali mencapai maslahah hajiyah, yaitu segala sesuatu yang dapat menjadikan nyaman setelah kebutuhannya terpenuhi semuanya. Apabila konsumen memiliki anggaran dana yang lebih dan setelah kebutuhan pokoknya terpenuhi, maka perlu dapat menambah kualitas ibadah

91 Ita Nurcholifah, “Strategi Marketing Mix Dalam Perspektif Syariah”, (Journal of Islamic Studies, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Pontianak), 2014, Vol 4, No 1, hlm. 79-80.

dan mempermudah kinerjanya. Dengan demikian, kebutuhan ini apabila sudah terpenuhi maka tercapailah kemaslahatan hajiyah.

Penetapan harga ini memiliki kepedulian terhadap kepentingan sosial setelah terpenuhi kebutuhan pokok dan pelengkapnya. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan ini merupakan tambahan amal bagi konsumen (amal jariyah).92

Dalam masalah harga yang sama dengan pesaing itu sudah menjadi penetapan yang dilakukan oleh para pesaing, kebanyakan para pesaing memiliki 3 (tiga) metode, antara lain:

pendekatan melalui sistem penjualan dibawah harga normal pesaing untuk menarik minat beli konsumen, menyamakan harga agar persaingan tidak terlalu besar, dan memberi harga lebih tinggi dari pesaing lain dengan asumsi bahwa produk yang ditawarkan memiliki kualitas yang lebih baik.

Dende Rinjani Lombok mengambil keputusan untuk menyamakan harga agar persaingan tidak terlalu besar. Dende Rinjani Lombok juga melakukan strategi harga berupa diskon atau potongan harga sebesar 10% untuk hari hari-hari biasa setiap pembelian 10 pcs kopi dan untuk di hari minggu bertepatan dengan adanya kegiatan rutin masyarakat Kota Mataram yang biasa disebut dengan car free day yang berada dijalan Udayana Dende Rinjani Lombok memberikan diskon sebesar 10% - 20%

untuk pembelian 10 pcs kopinya agar menarik minat konsumen dan ajang promosinya.

Dalam hal ini tujuan menentukan harga semurah mungkin dengan maksud agar produk yang ditawarkan laku di pasaran, dengan catatan harga murah tetapi masih berada dalam kondisi yang menguntungkan dan mampu meningkatkan laba.93

3. Strategi Promosi

Promosi merupakan salah satu kegiatan dari marketing mix yang sama pentingnya dengan kegiatan yang ada dalam marketing mix itu sendiri. Dalam hal ini pengusaha

92 Abu Hamid Al-Ghazali, Ihya ‘Ulum Al-Din, (Beirut: Dar Al-Kotob Al-Ilmiyah, 2005), hlm. 101.

93 Kasmir dan Jakfar, Studi Kelayakan Bisnis, (Jakarta: Prenada Media, 2003), hlm. 108.

mempromosikan seluruh produk yang dimiliki, baik itu langsung maupun tidak langsung. Tanpa adanya promosi pelanggan atau konsumen tidak akan mengenal produk yang ditawaran. Oleh karena itu promosi juga merupakan sarana yang paling ampuh untuk menarik minat konsumen untuk membeli suatu produk.

Dalam perspektif islam atau syariah promosi adalah upaya untuk menyampaikan informasi yang benar terhadap suatu produk atau jasa yang dihasilkan kepada calon konsumen ataupun pelanggan. Berkaitan dengan hal tersebut, maka dalam ajaran islam lebih menekankan untuk menghindari unsur penipuan agar informasi yang diterma oleh konsumen atau pelanggan benar apa adanya.94

Agar masyarakat dapat mengetahui dan lebih mengenal produk kopi yang dipasarkan oleh Dende Rinjani Lombok, maka dibuatlah kebijakan promosi yang mengandung kegiatan-egiatan yang dapat membangun dan memberikan informasi mengenai suatu produk, target pasar, dan saluran distribusi. Adapun bentuk promosi yang digunaan oleh Dende Rinjani Lombok, sebagai berikut:

a. Periklanan

Periklanan adalah salah satu adalah salah satu cara promosi yang paling banyak dijumpai dan digunaan oleh suatu perusahaan dalam memperkenalkan dan menjelaskan hal mengenai suatu produk kepada masyarakat, karena jangkauannya lebih luas serta lebih komunikatif. Dalam hal ini Dende Rinjani Lombok melakukan kegiatan berupa penyebaran kartu nama yang diberikan setiap ada konsumen yang berbelanja dan dengan cara mengunggah (upload) kartu nama melalui media sosial seperti Facebook, Whatsapp, dan Instagram serta mengirim siaran pesan secara massal pada kontak atau grup yang ada di Whatsapp.

b. Penjualan Perseorangan

Adapun bentuk penjualan perseorangan yang dilakukan oleh Dende Rinjani Lombok merupakan salah satu

94 Ita Nurcholifah, “Strategi Marketing Mix…, hlm. 82-83.

bentuk interaksi langsung dengan calon konsumen atau pelanggan untuk melakukan presentasi mengenai produknya, menjawab pertanyaan konsumen dan menerima pesanan dari konsumen secara langsung. Dalam melakukan kegiatan penjualan perseorangan yang menjadi pemegang peran penting yaitu bagian pemasaran, karena bagian pemasaranlah yang menjawab dan menerima pesan serta berinteraksi

langsung dengan calon konsumen ataupun pelanggan.

c. Promosi Penjualan

Dende Rinjani Lombok memiliki novasi promosi penjualan berupa setiap pembelian 10 pcs kopi akan mendapatkan potongan harga sebesar 10% (diluar hari minggu), dan pada hari minggu Dende Rinjani Lombok membuka stand di Jalan Udayana pada saat car free day dengan mengadakan promosi setiap pembelian 10 pcs kopi mendapatkan potongan harga atau diskon sebesar 10% - 20%. Hal ini sebagaimana promosi penjualan sebagai bentuk ajakan langsung dengan penggunaan berbagai intensif (tambahan penghasilan) yang dapat diatur untuk merangsang pembelian produk dan dapat meningkatkan jumlah barang yang akan dibeli.

4. Strategi Tempat (Place)

Tempat yang dibahas disini bukan hanya berbicara tempat atau lokasi usaha, melainkan tempat terjadinya transaksi. Dalam hal ini, tempat lebih dititik beratkan pada strategi distribusi atau penyalurannya. Sistem penyaluran produk dapat menciptakan keunggulan bersaing dari seorang bisnis. Dalam perspektif islam, saluran distribusi pemasaran atau lokasi perusahaan dapat dimana saja asalkan tempat tersebut bukan tempat yang dipersengketakan keberadaannya. Namun, islam juga lebih menekankan pada kedekatan suatu perusahaan dengan pasar.95

Menurut Kotler & Amstrong strategi tempat meliputi kegiatan suatu perusahaan untuk membuat produk tersedia bagi

95 Ita Nurcholifah, “Strategi Marketing Mix…, hlm. 81.

konsumen untuk mendapatkan produk tersebut. Strategi distribusi (place) tidak hanya mempertimbangkan saluran distribusi itu dapat menciptakan kenyamanan serta kemudahan bagi konsumen atau pelanggan, tetapi lebih jauh dari pada itu, yaitu flesibilitas pengiriman yang diinginkan oleh konsumen atau pelanggan seperti ketepatan pengiriman barang, cara pembayaran dan lainnya.96

Berdasarkan hasil penelitian strategi tempat atau distribusi Dende Rinjani Lombok memiliki tempat yang mudah diakses karena berada disebrang jalan raya. Selain itu, agar barang sampai engan cepat Dende Rinjani Lombok menggunakan sistem delivery. Dengan lokasi Dende Rinjani Lombok yang mudah diakses sehingga dapat memudahkan juga bagi layanan jasa kurir (delivery) untuk konsumen.

5. Strategi Proses (Process)

Proses merupakan teknik pemasaran yang dapat dilakuan oleh karyawan dalam memberikan pelayanan kepda konsumen atau pelanggan selama menawarkan produk. Dalam hal ini karyawan Dende Rinjani Lombok memberikan pelayanan yang baik bagi para konsumen atau pelanggannya. Agar apa yang menjadi kebutuhan konsumen sesuai dengan apa yang didapatkan karena produk kopi pada Dende Rinjani Lombok ini merupakan kopi sehat yang sudah sesuai SOP dari Dinas Kesehatan dan Halal. Maka dalam strategi proses, dimana karyawan harus mampu berproses dalam memberikan pelayanan secara maksimal dalam menawarkan suatu produk kepada konsumen agar konsumen lebih nyaman dan tertarik untuk datang kembali.

Payne mengatakan bahwa strategi proses merupakan proses menciptakan dan memberikan jasa kepada konsumen yang merupakan faktor utama dalam bauran pemasara (marketing mix).

Proses juga merupakan cara yang dilakukan oleh suatu perusahaan dalam melayani permintaan pada tiap-tiap konsumennya. Mulai dari tahap order hingga produk sampai ke

96 Freddy Rangkuti, Flexible Marketing, (Jakarta: PT. Gramedia Pustaa Utama, 2004), hlm. 19.

tangan konsumen. Proses juga mencerminkan Quality, Cost, Delivery (QCD), kualitas pada suatu produk terlihat dari proses yang baik, dengan proses produksi sampai dengan delivery kepada konsumen atau pelanggan secara tepat dan cepat serta biaya yang efetif dan efisien.97

6. Strategi Orang (People)

Pertisipan merupakan teknik pemasaran yang dilakukan oleh semua karyawan untuk terlibat dalam kegiatan memberikan pelayanan produk kepada konsumen atau pelanggan. Dengan memberikan pelayanan yang baik maka itu dapat menjadi nilai tambah pada suatu perusahaan. Menurut Nirwana (2004:48) people merupakan orang yang memiliki andil dalam memberikan atau menunjukkan pelayanan yang diberikan kepada konsumen selama melakukan pembelian barang.98 Dapat disimpulkan bahwa orang atau karyawan atau SDM yang berada dalam suatu perusahaan sangatlah penting, tanpa adanya SDM yang berkualitas suatu perusahaan akan mudah mengalami kegagalan bahkan gulung tikar karena tidak mampu memberikan pelayanan dengan baik kepada konsumennya.

Melalui teknik ini Dende Rinjani Lombok memberikan pelayanan terbaik untuk para konsumennya, salah satu cara sudah diterapkan oleh Dende Rinjani Lombok yaitu dengan memberikan pelayanan jasa kurir bagi konsumen yang tidak sempat datang ketempat usahanya. Selain itu karyawan Dende Rinjani Lombok juga diajarkan agar mampu berkomunikasi yang baik dengan konsumen sehingga konsumen percaya dan mudah menerima produk yang ditawarkan.

7. Strategi Bukti Fisik (Physical Evidence)

Lingkungan fisik merupakan segala keadaan atau kondisi yang berbentuk fisik untuk digunakan dalam beroperasi, baik perusahaan, toko ataupun industry pengolahan makanan. Dalam

97 Purnawan Putra dan Wiwik Hasbiyah, Teori dan Praktik Pemasaran Syariah, (Depok: Rajawali Pers, 2018), hlm. 151.

98 Ryan Nugroho dan Edwin Japarianto, Pengaruh People, Physical Evidence, Product, Promotion, Price dan Place Terhadap Tingkat Kunjungan di Kafe Coffee Cozies Surabaya, Jurnal Manajemen Pemasaran Petra, Vol. 1, No. 2, 2013, hlm. 3.

hal ini Dende Rinjani Lombok sangat memperhatikan kondisi lingkunganya. Karena secara tidak langsung lingkungan fisik dapat mempengaruhi kenyaman setiap konsumen yang datang berkunjung walaupun lokasi produksi Dende Rinjani Lombok yang masih satu atap dengan rumah pribadi tidak menjadikan tempat produksinya terlihat kumuh atau kotor melainkan tempat produksinya dipisah dari dapur rumah tangga sehingga proses produksinya juga bersih dan sudah sesuai dengan SOP dari Dinas Kesehatan dan Halal.

Selain menerapkan strategi pemasaran konvensional Dende Rinjani Lombok juga menerapkan strategi pemasaran syariah denga mencoh praktik pemasaran Nabi Muhammad Saw. dalam usahanya, sebagai berikut:99

1. Shiddiq (Jujur dan Benar)

Dimana sifat Shiddiq ini sangat dibutuhan karena produk yang akan ditawarkan haruslah disampaikan informasinya berdasarkan kejujuran dan kebenaran, jika produk produk itu sudah lama maka seorang pemasar atau pedagang atau produsen harus memberitahukan kepada konsumen apa adanya produk tersebut, itulah yang dilakukan oleh Dende Rinjani Lombok dalam memasarkan produknya selalu mengedepankan kejujuran dan kebenaran.

2. Amanah (Dapat Dipercaya)

Menjadi seorang pedagang haruslah berperilaku Amanah (dapat dipercaya), dengan adanya kepercayaan konsumen akan dengan mudah kembali mencari produk yang sudah ditawaran.

Pada Dende Rinjani Lombok juga menerapkan perilaku ini, dalam strategi pemasarannya Dende Rinjani Lombok menyediakan tester produknya agar konsumen yang akan ditawarkan mengetahui rasa dan kualitas dari produknya sehingga dengan begitu konsumen akan mudah percaya dengan produk kopi yang ditawarkan.

99 Hermawan Kartajaya dan Muhammad Syakir Sula, Syari’ah…, hlm. 28.

3. Fathanah (Cerdas dan Bijaksana)

Dalam hal ini, selaku pemilik usaha harus mampu mengenal tugas dan tanggung jawab dari karyawan-karyawannya dalam mengelola produk tersebut. Ibu Rustiatik Arini selaku pemilik usaha Dende Rinjani Lombok juga sangat merangkul, memahami karyawannya, oleh karena itu Ibu Rustiati Arini selalu mengecek perkembangan kerja karyawannya.

4. Tablig (Komunikatif)

Pada strategi pemasaran seorang pemasar atau pedagang harus mampu berkomunikasi dengan baik, harus mampu menyampaikan keunggulan-keunggulan dari produk yang akan ditawarkan dengan menarik tanpa meninggalkan kejujuran dan kebenaran dari produk tersebut. Dan itu juga dilakukan oleh Dende Rinjani Lombok dengan menyampaikan keunggulan dari produknya kepada calon konsumen tanpa meninggalkan sifat Shiddiq (Jujur dan Benar) dengan tidak melebih-lebihkan atau mengurang-ngurangkan.

Lanskap bisnis marketing syariah yang diterapkan oleh Dende Rinjani Lombok, sebagai berikut:

1) Information technology allows us to be transparent (change) Perkembangan dalam bidang teknologi akan berpengaruh cukup besar kepada perusahaan yang berbasis syariah.

Disamping teknologi memliki fungsi sebagai penunjang operasional serta standar pelayanan, teknologi juga memiliki peran yang sangat penting dan menunjukkan kesungguhannya dalam menerapkan prinsip-prinsip syariah marketing. Dende Rinjani Lombok belum menyesuaikan kebutuhan pelanggan dari segi teknologi yang diterapkan karena Dende Rinjani Lombok masih memanfaatkan media sosial saja untuk pemasaran produknya dan penggunaan marketplace hingga aplikasi seperti grabfood, gofood dan juga sejenisnya masih belum diterapkan.

2) Be respectful to your competitors (competitors)

Dalam menjalankan syariah marketing, perusahaan harus tetap memperhatikan cara yang dilakukan dalam menghadapi

persaingan usaha yang serba dinamis. Dende Rinjani Lombok dalam menghadapi pesaing yaitu dengan cara memahami pesaing atau kompetitor, menentukan harga produk tidak terlalu tinggi darp harga dipasaran, meningkatkan kualitas dan cita rasa dari produk kopi Dende Rinjani Lombok dan meningkatkan pelayanan Dende Rinjani Lombok kepada konsumen atau pelanggan sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas dari pelanggan itu sendiri.

3) The emergence of costumers global paradox (costumer) Kegiatan membeli produk dari sebuah perusahaan, untuk saat ini costumer tidak hanya melihat dari apa yang mereka butuhkan, melainkan lebih dari itu yaitu keinginan serta harapan dari produk dan jasa yang mereka beli. Dende Rinjani Lombok dalam memberikan rasa kepuasan terhadap konsumennya yaitu dengan membangun kepercayaan konsumen itu sendiri dan menjaga hubungan baik dengan pelanggan, maka dengan begitu pelanggan atau konsumen dari Dende Rinjani Lombok akan mudah menerima produk dari Dende Rinjani Lombok itu sendiri.

B. Analisis Hambatan Dalam Penerapan Strategi Pemasaran Syariah

Dokumen terkait