Meningkatkan Keamanan dan Fungsi Bendungan di lokasi yang Terpilih, serta Memperkuat Kapasitas Operasi dan Manajemen Keamanan Bendungan
Lender Kode
Loan Masa Laku Mata Uang
Nilai Pinjaman
(Juta)
Penarikan
Kumulatif Pinjaman Belum Ditarik (Juta)
PV
TA 2019 (Juta)
(Juta) % Target Realisasi %
Bank Dunia 8711-
ID 04/08/2017 s/d
30/06/2023 USD 125,0 22,0 17,6 103,0 -18,9 23,4 10,0 42,6
AIIB 0410-
IDN 125,0 17,0 13,6 108,0 -22,9 0,0 0,0 0,0
Salah satu komponen peralatan Fixed Cone Valve dalam proses fabrikasi
Sumber : Dokumentasi Kunjungan Lapangan Bappenas
Instansi Pelaksana
a. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
b. Deputi Bidang Sarana dan Prasarana, Kementerian PPN/Bappenas
Lokasi Proyek a. Provinsi Aceh b. Provinsi Lampung c. Provinsi Kalimantan Timur d. Provinsi Sulawesi Selatan e. Provinsi Jawa Timur f. Provinsi Jawa Barat g. Provinsi Jawa Tengah h. Provinsi DI Yogyakarta i. Provinsi Nusa Tenggara Barat j. Provinsi Nusa Tenggara Timur k. Provinsi Bali
l. Provinsi Maluku
Ruang Lingkup (Pekerjaan dan Sasaran)
a. Dam Operational and Safety Improvement Works and Studies b. Operations and Maintanance Improvement and Capacity Building c. Reservoir Sedimentation Mitigation
d. Dam Safety Institutional Improvement e. Project Management
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
111
Kemajuan Pelaksanaan Kegiatan dan Pencapaian Indikator Kinerja
Anggaran. Realisasi keuangan kegiatan DOISP II yang dibiayai melalui pinjaman Bank Dunia pada Triwulan II 2019 senilai USD 3,97 Juta sehingga realisasi keuangan secara kumulatif telah mencapai USD 17,04 Juta atau 6,82 % dari total pinjaman.
Kemajuan pelaksanaan kegiatan. Hingga Triwulan II 2019, status pengadaan pada kategori goods, works, and consultative service ialah : (1) 41 paket telah selesai kontrak; (2) 64 paket terkontrak masih on going;
(3) 63 paket sedang dalam proses lelang; dan (4) 35 paket belum lelang sehingga total paket tersebut seluruhnya menjadi 203 dari total paket kegiatan pada 2017-2019 yaitu 215. Adapun 12 paket masih di- drop atau ditunda pengadaannya pada tahun berjalan dan dialihkan ke AWP 2020.
Adapun kendala yang dihadapi dalam persiapan tender dapat diidentifikasi sebagai berikut : (1) Ketersediaan dan Persiapan Lelang berupa Dokumen : KAK/Spek Teknis/RAB/HPS, BOQ, dan Dokumen
Lingkungan; (2) SK Pokja terutama sejak 20 Maret 2019 berkaitan dengan Keputusan Menteri PUPR No.
288/KPTS/M/2019 tentang "Pembentukan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa dan Unit Pelaksana Teknis Pengadaan Barang/Jasa; (3) Terjadi perubahan AWP tahun 2019, perubahan CPP, kesesuaian dengan DIPA serta Revisi DIPA/POK/RKAK Kementerian PUPR; dan (4) Proses tender yang dipengaruhi oleh hasil pekerjaan dari paket yang sedang berproses. Sedangkan kendala yang dihadapi dalam proses lelang yaitu : (1) Perpanjangan durasi pelaksanaan tender dikarenakan kurangnya peminat; (2) Alokasi dana yang terdaftar di DIPA tidak sesuai dengan alokasi dana di AWP selama proses lelang atau proses kontrak;
(3) Gagal lelang; (4) Dalam menjalankan tupoksinya BP2JK pada SPSE 3.6 belum terakomodir, sebab masih berpedoman pada Perpres No. 54/2010; serta (5) Pokja masih ragu pada penggunaan versi SPSE dalam pelaksanaan tender.
Permasalahan/Kendala Yang Dihadapi Tindak Lanjut
❑ Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan Temuan misi World Bank pada Implementation Support Mission tanggal 11-20 Maret :
▪ Panel of Expert (PoE) belum dibentuk sehingga World Bank meminta CPMU segera membentuk PoE;
▪ Laporan Hidrologi tidak direviu secara detail oleh PIU.
❑ BWS Sumatera I
Sedang dalam proses menunggu persetujuan revisi DIPA TA 2019.
❑ BWS Nusa Tenggara II
Perbaikan TOR pada paket pekerjaan Rehabilitasi Bendungan Haikrit dan Bendungan Heliwen. Selain itu, dilakukan juga perbaikan KAK pada 1 paket pengadaan barang dan 1 paket pengadaan jasa.
❑ BWS Nusa Tenggara I dan BBWS Bengawan Solo
▪ Terdapat beberapa perubahan HPS dan Revisi DIPA TA 2019 pada beberapa paket di balai;
▪ CPMU dan CPIU memerlukan dukungan percepatan kegiatan oleh konsultan yang telah terkontrak sejak November 2018.
❑ Dit. Bina Operasi dan Pemeliharaan
▪ National Panel of Expert (PoE)/Panel Ahli Bebas Nasional telah dibentuk berdasarkan SK Dirjen SDA No. 31/KPTS/D/2019;
▪ Memastikan civil works yang diajukan telah sesuai dengan hasil studi dan investigasi terbaru.
❑ BWS Sumatera I
Memproses revisi DIPA TA 2019.
❑ BWS Nusa Tenggara II
Penyesuaian dokumen TOR dan KAK.
❑ BWS Nusa Tenggara I dan BBWS Bengawan Solo
▪ Perubahan HPS dalam AWP akan dilakukan dan menunggu revisi DIPA;
▪ Konsultan CPIU harus membangun Kantor Cabang di BWS NT dan BWS Bengawan Solo per 30 Juni 2019 untuk mendukung percepatan.
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
112
❑ BWS Kalimantan III dan BBWS Pompengan Jeneberang
Permasalahan e-procurement pada SPSE 3.6 yang hanya menyediakan 5 slot peserta, sedangkan World Bank mensyaratkan ada 6 peserta.
❑ BBWS Citarum
▪ Paket Pembongkaran Blok Beton dan Pemasangan Pintu Radial pada Spillway mencapai 30,40 % dan Paket Rehabilitasi Bendungan Cipancuh sebesar 24,64%;
▪ Terdapat gagal lelang pada 3 paket Consulting Services akibat tidak terpenuhinya jumlah peserta hingga batas akhir pengumpulan EOI.
❑ Balai Bendungan
▪ Paket Inventarisasi, Registrasi, dan Klasifikasi Bahaya Bendungan terkontrak Desember 2018. 4 paket Consulting Services sedang dalam proses lelang;
▪ Terdapat perbedaan jumlah paket, alokasi dana, dan Slot e-procurement yang error (SPSE 3.6).
❑ Puslitbang SDA
▪ Paket Rehabilitasi Gedung Laboratorium dan Workshop Balai Litbang BHGK
Gambar rencana DED telah diterima dan ditandatangani oleh Direksi. Saat ini dalam tahap penawaran dan masih dalam proses lelang;
▪ Paket Jasa Konsultasi Supervisi Rehabilitasi Gedung Laboratorium dan Workshop Balai Litbang BHGK
Dalam proses lelang yaitu tahap Evaluasi Seleksi;
▪ Paket Pengadaan Peralatan Uji Laboratorium Hidraulika
Spesifikasi Teknik dan HPS telah disusun.
Proses lelang dalam tahap Evaluasi Administrasi dan Teknis.
❑ BWS Kalimantan III dan BBWS Pompengan Jeneberang
Berdasarkan arahan CPMU, pengadaan diubah menjadi SPSE ICB.
❑ BBWS Citarum
Waktu penyerahan EOI diperpanjang hingga tercapainya 6 pendaftar sehingga pelelangan dapat dilakukan kembali.
❑ Balai Bendungan
RUP yang diajukan mengacu pada DIPA TA 2019 sebanyak 6 paket. Revisi akan dilakukan bersamaan dengan kegiatan berjalan.
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
113