• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Data Hasil Penelitian

1. Uji Instrumen Penelitian a. Validitas Instrumen

Validitas berasal dari kata validity yang mempunyai arti sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi ukurannya.55 Uji validitas memperlihatkan derajat ketepatan antara data yang ada diperoleh dari objek dengan data yang diambil oleh peneliti. Dalam rangka penyusunan skripsi dengan judul Persepsi Mahasiswa Terhadap Pembelajaran Daring Selama Pandemi Covid-19

55 Azwar, Saifudin. 1986. Validitas dan Reliabilitas. Jakarta: Rineka Cipta

40

(Studi Kasus Pada Mahasiswa Tadris IPA Biologi UIN Mataram) Tahun Pelajaran 2021-2022, maka peneliti menggunakan instrument angket berupa pernyataan-pernyataan pendukung. Uji validitas dilakukan oleh Dosen Tadris IPA Biologi dengan memberikan tanda ceklist pada kolom yang sesuai dengan matriks uraian terhadap aspek yang dinilai. Validasi angket dilakukan pada Mei 2022.

Terdapat 6 aspek yang dinilai dalam uji validitas tersebut seperti pertama pernyataan-pernyataan yang dibuat dalam angket sesuai dengan kisi-kisi angket tersebut, kedua kejelasan kalimat pernyataan-pernyataan dalam angket, ketiga pernyataan-pernyataan dalam angket tidak mengandung makna yang ganda, keempat angket tersebut menggunakan format penilaian yang sederhana dan mudah dipahami, kelima Bahasa yang digunakan pada setiap butir pernyataan pada angket sesuai dengan kaidah EYD Bahasa Indonesia yang baik dan benar, terakhir petunjuk dalam pengisian tes ditulis dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami. Pemberian skor untuk setiap aspek yang dinilai menggunakan skor dengan skala 1 – 4 dengan skor maksimum 24.

Pada penilaian angket ini dari setiap aspek yang dinilai, pemberian skala skor angket tersebut berada di angka 3. Hal ini menandakan bahwa angket tersebut layak untuk diuji dengan hasil rata-rata 2,50. Adapun saran dari validator bahwa setiap item

41

pernyataan sebaiknya menggunakan kalimat menggugah atau objektif yang bisa di ukur. Kesimpulannya adalah instrument tersebut layak untuk diuji coba dengan revisi sesuai saran. Adapun hasil dari uji validitas tersebut terdapat pada Lampiran 2.

2. Persepsi Mahasiswa

Pernyataan-pernyataan mengenai persepsi mahasiswa baik persepsi positif maupun persepsi negatif dinyatakan dalam bentuk empat kategori yaitu Baik, Tidak Baik, Cukup baik, dan Sangat Baik. Keempat kategori ini menghasilkan presentase akumulatif secara keseluruhan. Gambar 4.2 merupakan hasil presentase persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring dilihat dari tiga aspek yaitu partisipasi, aksesibilitas, dan materi belajar.

Gambar 4.2 Hasil Persepsi Mahasiswa Terhadap Pembelajaran Daring [VALUE]

65,87

38,2 31

39,12

66,8

0 10 20 30 40 50 60 70 80 90

1 2 3

PERSEPSI

POSITIF NEGATIF

PARTISIPASI AKSESIBILITAS MATERI BELAJAR

X

Y Aspek yang diamati

Nilai Persentase

76,28

42

Hasil keseluruhan persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring selama pandemi covid-19 (studi kasus pada mahasiswa Tadris IPA Biologi UIN Mataram) memperlihatkan grafik dengan variabel X dan Y.

Adapun variabel dependen (X) dari penelitian ini adalah terhadap pembelajaran daring dengan presentase pengukuran persepsi dimulai dari angka 0-100 %. Variabel independent (Y) dari penelitian ini adalah aspek yang diteliti seperti partisipasi, aksesibilitas, dan materi belajar. Pada grafik tersebut memperlihatkan 6 bagan yang merepresentasikan masing- masing aspek, yaitu persepsi positif untuk bagan berwarna biru dan persepsi negatif untuk bagan berwarna orange.

Bagan partisipasi memperoleh hasil yang siginifikan yaitu persepsi positif berada di angka 76,28%, hal ini berbanding jauh dengan persepsi negatif partisipasi yang hanya memperoleh presentase 31%. Selanjutnya pada bagan aksesibilitas memperoleh hasil yang tidak jauh berbeda yaitu persepsi positif berada di angka 65,87%, sedangkan persepsi negatif hanya memperoleh presentase 39,12%. Terakhir pada bagan materi belajar juga sama dengan aspek aksesibilitas tetapi hanya saja pada aspek ini persepsi negatif sedikit lebih rendah memperoleh hasil yaitu persepsi positif berada di angka 38,2%, hal ini berbeda dengan persepsi negatif yang memperoleh presentase 66,8%.

43 3. Partisipasi Mahasiswa

Perolehan data hasil angket partisipasi mahasiswa terhadap pembelajaran daring yang terdiri dari semester II, IV, dan VI terdapat pada tabel 4.4.

Tabel 4.4. Distribusi Partisipasi

Sumber : Data Diolah

Pertanyaan Skala

likert

Frekuensi (n=105)

Proporsi (%) Saya terlebih dahulu mempersiapkan

perangkat yang dibutuhkan

STS 0 0

TS 14 13,3

S 69 65,7

SS 22 21,0

Saya memasuki ruang

meeting/belajar daring sesuai jadwal dan tepat waktu

STS 0 0

TS 12 11,4

S 67 63,8

SS 26 24,8

Saya mengikuti kelas secara daring dengan fokus tanpa mengerjakan kegiatan lain

STS 4 3,8

TS 60 57,1

S 33 31,4

SS 8 7,6

Saya selalu memperhatikan Dosen ketika menyampaikan materi

STS 0 0

TS 28 26,7

S 60 57,1

SS 33 16,2

Saya mudah memahami materi yang disampaikan Dosen

STS 2 1,9

TS 48 45,7

S 54 51,4

SS 1 1,0

Saya aktif menyampaikan tanggapan ketika pembelajaran daring

berlangsung

STS 5 4,8

TS 35 33,3

S 52 49,5

SS 13 12,4

Saya menyampaikan pertanyaan ketika ada yang saya tidak mengerti

STS 2 1,9

TS 7 6,7

S 74 70,5

SS 22 21,0

44

Berdasarkan analisis deskriptif pada aspek partisipasi menunjukkan pada pernyataan nomor 1 tidak ada yang menjawab sangat tidak setuju, 14 orang (13,3%) menjawab tidak setuju, 69 orang (65,7%) menjawab setuju, dan 22 orang (21,0%) menjawab sangat setuju.

Pernyataan nomor 2 tidak ada mahasiswa yang menjawab sangat tidak setuju, 12 orang (11,4%) menjawab tidak setuju, 67 orang (63,8%) menjawab setuju, dan 26 orang (24,8%) menjawab sangat setuju.

Pernyataan nomor 3 terdapat 4 orang (3,8%) menjawab sangat tidak setuju. 60 orang (57,1%) menjawab tidak setuju, 33 orang (31,4%) menjawab setuju, dan 8 orang (7,6%) menjawab sangat setuju.

Pernyataan soal nomor 4 tidak ada mahasiswa yang menjawab sangat tidak setuju, 28 orang (26,7%) menjawab tidak setuju, 60 orang (57,1%) menjawab setuju, dan 33 orang (16,2%) menjawab sangat setuju.

Pernyataan nomor 5 terdapat 2 orang (1,9%) menjawab sangat tidak setuju, 48 orang (45,7%) menjawab tidak setuju, 54 orang (51,4%) menjawab setuju, dan 1 orang (1,0%) menjawab sangat setuju. Pernyataan nomor 6 yaitu terdapat 5 orang (4,8%) menjawab sangat tidak setuju, 35 orang (33,3%) menjawab tidak setuju, 52 orang (49,5%) menjawab setuju, dan 13 orang (12,4%) menjawab sangat setuju. Pernyataan nomor 7 terdapat 2 orang (1,9%) menjawab sangat tidak setuju, 7 orang (6,7%) menjawab tidak setuju, 74 orang (70,5%) menjawab setuju, dan 22 orang (21,4%) menjawab sangat setuju.

45

Tabel 4.5 Persepsi Partisipasi Mahasiswa Terhadap Pembelajaran Daring

Pada tabel penghitungan presentasi persepsi partisipasi dengan membagi STS, TS, S, dan SS pada masing-masing item jumlah pernyataan maka total skor partisipasi pada persepsi positif memperoleh skor 534 dengan presentase 76,28%. Sedangkan total skor partisipasi negatif memperoleh skor 217 dengan presentase 31%.

4. Aksesibilitas Pembelajaran Daring

Perolehan data hasil angket aksesibiltas mahasiswa terhadap pembelajaran daring yang terdiri dari semester II, IV, dan VI dapat dilihat pada tabel 4.6

STS

0

S

69

0 67

4 33

0 60

2 54

5 52

2 74

TS

14

SS

22

12 26

60 8

28 33

48 1

35 13

7 22

Total 217 Total 534

Persentase 31% Persentase 76,28%

46

Tabel 4.6 Distribusi Aksesibilitas Terhadap Pembelajaran Daring

Sumber : Data Diolah

Berdasarkan analisis deskriptif pada aspek aksesibilitas menunjukkan pada pernyataan nomor 1 terdapat 1 orang (1,0%) menjawab sangat tidak setuju, 19 orang (18,1%) menjawab tidak setuju, 62 orang (59,0%) menjawab setuju, dan 23 orang (21,9%) menjawab sangat setuju.

Pertanyaan Skala

likert

Frekuensi (n=105)

Proporsi (%) Menurut saya aplikasi yang

digunakan dalam pembelajaran daring saat ini dapat menunjang keefektifan dalam proses pembelajaran secara daring

STS 1 1,0

TS 19 18,1

S 62 59,0

SS 23 21,9

Saya memiliki internet yang memadai untuk mengukuti kelas secara daring

STS 9 8,6

TS 42 40,0

S 48 45,7

SS 6 5,7

Saya lebih sering menggunakan provider biasa dari pada wifi

STS 4 3,8

TS 32 30,5

S 53 50,5

SS 16 15,2

Saya memperoleh kuota internet dari kampus

STS 28 26,7

TS 52 49,5

S 20 19,0

SS 5 4,8

Sebaiknya kampus memberikan kuota internet setiap bulan untuk menunjang pembelajaran secara daring

STS 36 34,3

TS 54 51,4

S 12 11,4

SS 3 2,9

Saya sering kehabisan paket data ketika pembelajaran daring berlangsung

STS 3 2,9

TS 3 2,9

S 21 20,0

SS 78 74,3

Saya sering tertinggal materi dikarenakan kendala signal

STS 2 1,9

TS 11 10,5

S 44 41,9

SS 48 45,7

Saya lebih senang menggunakan handphone daripada PC/Laptop untuk mengikuti kelas

STS 4 3,8

TS 13 12,4

S 48 45,7

SS 40 38,1

47

Pernyataan nomor 2 terdapat 9 orang (8,6%) menjawab tidak setuju, 42 orang (40,0%) menjawab setuju, 48 orang (45,7%) menjawab setuju, dan 6 orang (5,7%) menjawab sangat setuju. Pernyataan nomor 3 terdapat 4 orang (3,8%) menjawab sangat tidak setuju. 32 orang (30,5%) menjawab tidak setuju, 53 orang (50,5%) menjawab setuju, dan 16 orang (15,2%) menjawab sangat setuju. Pernyataan soal nomor 4 terdapat 28 orang (26,7%) menjawab sangat tidak setuju, 52 orang (49,5%) menjawab tidak setuju, 20 orang (19,0%) menjawab setuju, dan 5 orang (4,8%) menjawab sangat setuju.

Pernyataan nomor 5 terdapat 36 orang (34,3%) menjawab sangat tidak setuju, 54 orang (51,4%) menjawab tidak setuju, 12 orang (11,4%) menjawab setuju, dan 3 orang (2,9%) menjawab sangat setuju.

Pernyataan nomor 6 terdapat 3 orang (2,9%) menjawab sangat tidak setuju, 3 orang (2,9%) menjawab tidak setuju, 21 orang (20,0%) menjawab setuju, dan 78 orang (74,3%) menjawab sangat setuju.

Pernyataan nomor 7 terdapat 2 orang (1,9%) menjawab sangat tidak setuju, 11 orang (10,5%) menjawab tidak setuju, 44 orang (41,9%) menjawab setuju, dan 48 orang (45,7%) menjawab sangat setuju.

Pernyataan nomor 8 terdapat 4 orang (3,8%) menjawab sangat tidak setuju, 13 orang (12,4%) menjawab tidak setuju, 48 orang (45,7%) menjawab setuju, dan 40 orang (38,1%) menjawab sangat setuju.

48

Tabel 4.7 Persepsi Aksesibilitas Mahasiswa Terhadap Pembelajaran Daring

Pada tabel penghitungan presentasi persepsi aksesibilitas dengan membagi STS, TS, S, dan SS pada masing-masing jumlah item pernyataan maka total skor aksesibilitas pada persepsi positif memperoleh skor 527 dengan presentase 65,87%. Sedangkan total skor aksesibilitas negatif memperoleh skor 313 dengan presentase 39,12%.

5. Materi Belajar

Pernyataan-pernyataan mengenai materi belajar mahasiswa baik materi positif maupun materi negatif masing-masing terdiri dari tiga indikator. Berdasarkan perolehan data hasil angket materi mahasiswa terhadap pembelajaran daring yang terdiri dari semester II, IV, dan VI dapat dilihat pada tabel 4.8

STS

1

S

62

9 48

4 53

28 20

36 12

3 21

2 44

4 48

TS

19

SS

23

42 6

32 16

52 5

54 3

3 78

11 48

13 40

Total 313 Total 527

Persentase 39,12 Persentase 65,87

49

Tabel 4.8 Distribusi Materi Belajar Terhadap Pembelajaran Daring

Sumber : Data Diolah

Pertanyaan Skala

likert

Frekuensi (n=105)

Proporsi (%) Pembelajaran lebih efektif melalui

pembelajaran daring di bandingkan tatap muka.

STS 36 34,3

TS 57 54,3

S 8 7,6

SS 4 3,8

Bila mahasi swa mengalami kesulitan terhadap materi belajar, akan lebih mudah diselesaikan dengan

pembelajaran daring di bandingkan tatap muka

STS 29 27,6

TS 54 51,4

S 17 16,2

SS 5 4,8

Dalam menjawab soal-soal yang diberikan Dosen akan lebih mudah dikerjakan melalui perkuliahan daring.

STS 9 8,6

TS 20 19,0

S 56 53,3

SS 20 19,0

Pembelajaran daring memang didesain untuk membantu mahasiswa mempermudah memahami materi- materi perkuliahan

STS 6 5,7

TS 46 43,8

S 48 45,7

SS 5 4,8

Dengan perkuliahan daring akan membuat mahasiswa lebih yakin menghadapi ujian sebagai tolak ukur pemahaman materi

STS 9 8,6

TS 50 47,6

S 41 39,0

SS 5 4,8

Bila saya mengusulkan, saya akan mengusulkan perkuliahan sebaiknya menggunakan pembelajaran daring daripada tatap muka

STS 29 27,6

TS 58 55,2

S 14 13,3

SS 4 3,8

Materi-materi yang diberikan dalam pembelajaran daring sudah sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dalam pembelajaran daring

STS 3 2,9

TS 36 34,3

S 63 60,0

SS 3 2,9

Pemahaman terhadap materi akan lebih mudah dengan pembelajaran daring daripada tatap muka

STS 22 21,0

TS 68 64,8

S 14 13,3

SS 1 1,0

Respon atau tanggapan Dosen atau Server sudah memadai untuk mahasiswa mengerti materi

STS 4 3,8

TS 42 40,0

S 54 51,4

SS 5 4,8

Instruksi pembelajaran akan lebih mudah dengan dengan perkuliahan daring dibandingkan tatap muka

STS 22 21,0

TS 68 64,8

S 11 10,5

SS 4 3,8

50

Berdasarkan analisis deskriptif pada aspek materi belajar menunjukkan pada pernyataan nomor 1 terdapat 36 orang (34,3%) menjawab sangat tidak setuju, 57 orang (54,3%) menjawab tidak setuju, 8 orang (7,6%) menjawab setuju, dan 4 orang (3,8%) menjawab sangat setuju. Pernyataan nomor 2 terdapat 29 orang (27,6%) menjawab sangat tidak setuju, 54 orang (51,4%) menjawab setuju, 17 orang (16,2%) menjawab setuju, dan 5 orang (4,8%) menjawab sangat setuju. Pernyataan nomor 3 terdapat 9 orang (8,6%) menjawab sangat tidak setuju, 20 orang (19,0%) menjawab tidak setuju, 56 orang (53,3%) menjawab setuju, dan 20 orang (19,0%) menjawab sangat setuju. Pernyataan soal nomor 4 terdapat 6 orang (5,7%) menjawab sangat tidak setuju, 46 orang (43,8%) menjawab tidak setuju, 48 orang (45,7%) menjawab setuju, dan 5 orang (4,8%) menjawab sangat setuju.

Pernyataan nomor 5 terdapat 9 orang (8,6%) menjawab sangat tidak setuju, 50 orang (47,6%) menjawab tidak setuju, 41 orang (39,0%) menjawab setuju, dan 5 orang (4,8%) menjawab sangat setuju.

Pernyataan nomor 6 terdapat 29 orang (27,6%) menjawab sangat tidak setuju, 58 orang (55,2%) menjawab tidak setuju, 14 orang (13,3%) menjawab setuju, dan 4 orang (3,8%) menjawab sangat setuju. Pernyataan nomor 7 terdapat 3 orang (2,9%) menjawab sangat tidak setuju, 36 orang (34,3%) menjawab tidak setuju, 63 orang (60,0%) menjawab setuju, dan 3 orang (2,9%) menjawab sangat setuju. Pernyataan nomor 8 terdapat 22

51

orang (21,0%) menjawab sangat tidak setuju, 68 orang (64,8%) menjawab tidak setuju, 14 orang (13,3%) menjawab setuju, dan 1 orang (1,0%) menjawab sangat setuju.

Pernyataan nomor 9 terdapat 4 orang (3,8%) menjawab sangat tidak setuju, 42 orang (40,0%) menjawab tidak setuju, 54 orang (51,4%) menjawab setuju, dan 5 orang (4,8%) menjawab sangat setuju. Pernyataan nomor 10 terdapat 22 orang (21,0%) menjawab sangat tidak setuju, 68 orang (64,8%) menjawab tidak setuju, 11 orang (10,5%) menjawab setuju, dan 4 orang (3,8%) menjawab sangat setuju.

Tabel 4.9 Persepsi Materi Belajar Mahasiswa Terhadap Pembelajaran Daring

STS 36

S

8

29 17

9 56

6 48

9 41

29 14

3 63

22 14

4 54

22 11

TS

57

SS

4

54 5

20 20

46 5

50 5

58 4

36 3

68 1

42 5

68 4

Total 668 Total 382

Persentase 66.8 Persentase 38.2

52

Pada tabel penghitungan presentasi persepsi materi belajar dengan menggunakan skala likert berupa STS, TS, S, dan SS pada masing-masing jumlah item pernyataan maka total skor materi belajar pada persepsi positif memperoleh skor 333 dengan presentase 38,2%. Sedangkan total skor materi belajar persepsi negatif memperoleh skor 668 dengan presentase 66,8%.

Dokumen terkait