A. Hasil Penelitian
1. Deskripsi Proses
a. Proses Pembelajaran Menulis karya tulis sederhana Kelas Kontrol
Dalam proses pembelajaran menulis karya tulis sederhana di Kelas IX MTS Sultan Hasanuddin tanpa pembelajaran Web Based Learning, guru merancang pembelajaran. Lalu, memberikan masukan mengenai hal-hal yang dilakukan pada
49
kegiatan nanti. Agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal, guru menentukan bahan yang diajarkan, waktu, sumber belajar, media pembelajaran, dan penilaian akhir belajar siswa.
Proses pembelajaran diterapkan oleh guru sedangkan peneliti hanyalah sebagai pengamat yang terlibat langsung untuk mengamati pembelajaran menulis karya tulis sederhana pada kelas kontrol (tanpa pembelajaran Web Based Learning). Peneliti kemudian mengamati proses pembelajaran oleh guru secara totalitas, meliputi cara guru mengajarkan penulisan karya tulis sederhana sesuai dengan rencana pembelajaran yang telah disusun secara kolaboratif.
Dalam merancang rencana tindakan yang memfokuskan pada penggunaan penulisan karya tulis sederhana, terlebih dahulu dilakukan identifikasi aspek keterampilan yang akan diteliti. Secara khusus, guru memokuskan pada keterampilan menulis. Sebelumnya, dilakukan identifikasi awal terhadap kompetensi dan subkompetensi menulis sehingga dalam merancang pengembangan pembelajaran dapat lebih terarah.
Berikut hal yang dilakukan dalam pembelajaran menulis karya tulis sederhana di Kelas IX MTS Sultan Hasanuddin tanpa pembelajaran Web Based Learning pada aspek keterampilan menulis. Kegiatan mengidentifikasi kompetensi dan subkompetensi keterampilan menulis karya tulis sederhana. Mampu menulis kerangka karya tulis sederhana; Mampu mengutip secara langsung sumber tertulis;
Mampu menyusun daftar pustaka secara baik; Mampu melakukan observasi untuk
kegiatan menulis karya tulis sederhana; Mampu membuat karya tulis sederhana secara utuh.
Kegiatan mengidentifikasi pertanyaan, pengalaman, perasaan, hambatan yang dialami siswa dalam proses menulis. Mengidentifikasi pertanyaan yang berkaitan dengan proses menulis, khususnya menulis karya tulis sederhana.
Mengidentifikasi pengalaman yang dialami siswa selama pembelajaran menulis berlangsung. Mengidentifikasi perasaan yang sering muncul ketika sedang berlangsung pembelajaran menulis karya tulis sederhana atau ketika diminta untuk menyususn tugas menulis karya tulis sederhana. Mengidentifikasi hambatan apa saja yang dialami siswa pada saat pembelajaran menulis karya tulis sederhana.
Mengidentifikasi tindak lanjut yang diinginkan siswa yang berkaitan dengan pembelajaran menulis karya tulis sederhana selanjutnya. Hal ini dimaksudkan untuk memeroleh gambaran bahwa seorang guru yang baik akan memerhatikan hal- hal yang diinginkan siswa demi kelancaran proses belajar mengajarnya dengan tidak terlepas dari etika pendidikan yang berlaku.
Tujuan yang ingin dicapai adalah agar siswa mampu menulis karya tulis sederhana sebagai perefleksi terhadap perkembangan belajarnya. Berdasarkan tujuan yang akan dicapai, guru merumuskan tujuan pembelajaran, sebagai berikut.
Siswa dapat merumuskan (1) masalah di bagian latar belakang, (2) menyusun kajian pustaka yang relevan dengan tema masing-masing kelompok, (3) menyusun
metodologi penelitian, (4) mengolah data di bagian pembahasan, (5) menyusun simpulan dan saran, dan (6) membuat daftar pustaka .
Untuk mencapai tujuan pembelajaran tersebut, perencanaan pembelajaran dibagi menjadi tiga tahap, yaitu (1) perencanaan pada kegiatan awal, (2) perencanaan pada kegiatan inti, dan (3) perencanaan pada kegiatan akhir. Ketiga kegiatan itu tidak berdiri sendiri, tetapi saling terkait antara kegiatan satu dengan kegiatan lain.
Kegiatan siswa pada kegiatan awal adalah (1) memperhatikan penjelasan guru, (2) duduk berkelompok masing-masing 6-8 orang, (3) mengamati langkah- langkah kegiatan yang dikerjakan, dan (4) secara berkelompok mendiskusikan materi karya tulis sederhana bagian latar belakang.
Kegiatan yang dilakukan siswa adalah (1) mengajukan pertanyaan kepada guru; (2) mengisi catatan harian untuk mengenali hal-hal yang menjadi hambatan, dan keinginannya dalam pembelajaran menulis karya tulis sederhana; dan (3) guru merangkum dan merefleksi kegiatan yang baru dilakukan.
Rencana kegiatan guru yang akan dilaksanakan pada kegiatan akhir adalah (1) memotivasi siswa untuk memahami bagian-bagain karya tulis sederhana dan cara menyusunnya secara tepat. dan (2) memberikan umpan balik untuk pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan pembelajaran menulis karya tulis sederhana yang diungkapkan dalam catatan harian siswa.
Komponen akhir perencanaan pembelajaran adalah penilaian. Penilaian yang diberikan adalah penilaian proses dan penilaian hasil. Penilaian proses diarahkan pada tampilan siswa yang meliputi aspek aktivitas, kreativitas, dan kerja sama pada waktu (1) memperhatikan penjelasan guru, (2) bertanya jawab dengan guru, (3) mengadakan tindak lanjut terhadap indikator yang terdapat dalam catatan harian siswa, Sedangkan pada evaluasi hasil, yakni hasil tes kemampuan siswa menyusun karya tulis sederhana pada bagian latar belakang dan kajian pustaka.
Selanjutnya, rencana tindakan yang dilakukan adalah menyiapkan semua instrumen pengumpul data yang akan diperlukan dalam penelitian ini sehingga tidak menimbulkan kerancuan data. Semua data yang diperoleh akan dianalisis satu per satu demi keabsahan data.
Secara umum, pelaksanaan kegiatan pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan skenario pembelajaran yang telah disusun. Tahap pelaksanaan kegiatan pembelajaran sebagai berikut:
Pertemuan ke-1 (2 x 40 menit)
Sebelum pelajaran dimulai, guru mengatur kelas dengan menyuruh siswa berkelompok sesuai dengan pembagian kelompok yang telah diatur sebelumnya.
Guru membuka pelajaran dengan apersepsi. Guru memotivasi siswa untuk belajar.
Kelas dibagi menjadi 6 (enam) kelompok, Setiap kelompok terdiri atas 6-7 orang, Peneliti meminta guru untuk membagikan format catatan harian yang telah disusun secara kolaboratif untuk dikerjakan setiap kelompok. Hal ini dimaksudkan untuk
mengetahui hal-hal yang berkenaan dengan materi yang diajarkan di kelas, yakni materi karya tulis sederhana. Guru mengajukan pertanyaan terkait dengan karya tulis setiap kelompok yang telah dibagikan temanya kepada kelompok pada pertemuan sebelumnya.
Setelah siswa menuliskan komentarnya ke dalam catatan harian yang dibagikan kepada setiap kelompok dan dikerjakan secara per individu dalam kelompok tersebut, peneliti dan guru mengenali beberapa hal yang menjadi hambatan siswa dalam menyelesaikan karya tulisnya tersebut. Komentar yang ditulis siswa disesuaikan dengan tema karya tulis setiap kelompok yang telah dibagikan sebelumnya. Berikut ini hasil pengamatan aktvitas pertemuan pertama yang akan disajikan pada tabel berikut.
Tabel 4.1 Aktivitas Siswa pada Pertemuan ke-1
No Kegiatan belajar Keterangan
Aktif Kurang aktif
Tidak aktif 1.
2.
3.
4.
5.
Setiap siswa mengisi catatan harian yang berisi kompetensi menulis karya tulis sederhana sesuai dengan tema masing- masing kelompok.
Siswa menyimak pengarahan yang mengenai penggunaan catatan harian.
Siswa menyimak penjelasan singkat mengenai karya tulis.
Siswa antusias bertanya mengenai
hambatan dalam mengerjakan tugas karya tulis yang diberikan.
Siswa melaporkan tugas-tugas
√
√
√
√
√
Sebelum pelajaran diakhiri oleh guru, peneliti dan guru meminta setiap kelompok untuk membawa kerangka karya tulisnya pada pertemuan selanjutnya.
Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui setiap kelompok telah mengerjakan tugas yang telah diberikan sebelumnya. Siswa menyetujui permintaan guru dan peneliti.
Setiap kelompok sepakat membawa masing-masing tugasnya yang belum dikerjakan sedikit pun.
Pertemuan ke-2 (2 x 40 menit)
Sebelum pelajaran dimulai, guru mengatur kelas dengan meminta setiap siswa berkelompok sesuai dengan pembagian kelompok sebelumnya. Pokok bahasan yang akan diajarkan adalah menjelaskan kembali mengenai hakikat karya tulis dan cara memulai mengerjakan karya tulis. Sebelum kegiatan tersebut dilaksanakan, guru meminta kerangka karya tulis yang telah dikerjakan siswa.
Guru menjelaskan secara rinci kesulitan yang dialami siswa dalam menulis karya tulis sesuai dengan yang ditulis pada catatan harian pada pertemuan pertama.
Selanjutnya, guru menjelaskan lebih lanjut tentang cara memulai mengerjakan karya tulis sesuai dengan petunjuk dan hasil diskusi dengan peneliti. Pada akhir pelajaran, guru meminta setiap kelompok menyusun latar belakang pada setiap tema karya tulis yang dibagikan sebelumnya. Berikut ini disajikan hasil pengamatan aktivitas guru.
Tabel 4.2 Aktivitas Siswa pada Pertemuan ke-2
No Kegiatan belajar Keterangan
Aktif Kurang aktif
Tidak aktif 1.
2.
3.
4.
5.
6.
Siswa mengorganisasikan sendiri kelompoknya
.
Setiap kelompok mendiskusikan kerangka karya tulisnya
Siswa menyimak penjelasan mengenai cara penulisan karya tulis sederhana
Siswa menjelaskan mengenai cara memulai menulis latar belakang dan kajian pustaka..
Siswa antusias bertanya mengenai
merumuskan masalah dalam latar belakang dan menyusun kajian pustakanya.
Siswa mempresentasikan kerangka karya tulisnya per kelompok.
√
√
√
√
√
√
Pertemuan ke-3 (2 x 40 menit)
Pada pertemuan ketiga ini, fokus pembelajaran diarahkan pada hasil kerja kerja kelompok siswa berupa latar belakang dan kajian pustaka. Guru meminta setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil kerja kelompoknya di depan teman- temannya. Pada akhir pembelajaran, guru kembali membagikan catatan harian untuk diisi siswa berdasarkan tema setiap kelompok.
Tabel 4.3 Aktivitas siswa pada pertemuan ke-3 No Kegiatan belajar Keterangan
Aktif Kurang aktif Tidak aktif 1.
2.
3.
4
Siswa menukarkan hasil karya tulis
sederhananya Setiap kelompok mendiskusikan hal-hal yang akan diamati dalam karya tulis sederhana yang dibaca.
Siswa menyunting karya tulis sederhana yang dibaca
Siswa melaporkan kelebihan, kekurangan karya tulis yang disunting
√
√
√
√
Proses siklus pertama berlangsung selama tiga kali pertemuan dengan memokuskan pembelajaran pada materi karya tulis dengan menekankan pada cara menyusun latar belakang dan kajian pustaka. Hal ini dilakukan sesuai dengan keinginan siswa yang terdapat pada jurnal yang telah dibagikan pada pertemuan pertama dan kedua sehingga guru dan peneliti melakukan tindak lanjut. Pada dasarnya, fokus penelitian ini adalah untuk membiasakan siswa menggunakan catatan harian sebagai perefleksi untuk mengetahui perkembangan belajar mereka.
2. Deskripsi Proses Pembelajaran Menulis Karya Tulis Sederhana Kelas