• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Analisis dan Pembahasan

Dalam dokumen Skripsi Noor Diana Agustika (Halaman 100-117)

BAB IV TEMUAN PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Hasil Analisis dan Pembahasan

9 Dalam bekerja, saya selalu

memperhatikan norma yang ada di masyarakat

65.8% 31.2% 2.9% 0% 0%

Rata – rata 72.5% 16.2% 4.4% 0.8% 0.4%

Sumber: Data primer diolah, 2023

Berdasarkan data hasil penyebaran kuesioner Pada tabel 4.8 diatas menunjukkan bahwa pada variabel disiplin kerja mayoritas responden menjawab “sangat setuju” dengan persentase 72.5%, “setuju” dengan persentase 16.2%, “netral” dengan persentase 4.4%, “tidak setuju”

dengan persentase 0.8%, dan “sangat tidak setuju” dengan persentase 0.4%.

Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa indikator pada pertanyaan nomor 4 “saya menggunakan pakaian seragam sesuai dengan yang telah ditetapkan” berpengaruh terhadap kinerja karyawan.

C. Hasil Analisis dan Pembahasan

Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah motivasi, disiplin kerja, dan kinerja karyawan yang diuji secara statistik deskriptif seperti pada tabel 4.9 berikut.

Tabel 4.9 Hasil Statistik Deskriptif

Variabel Minimum Maximum Mean Std. Dev

Motivasi (X1) 2.70 5.00 4.582 0.495

Disiplin Kerja (X2) 2.11 5.00 4.466 0.739

Kinerja Pegawai (Y) 3.00 5.00 4.640 0.438

Sumber: Data primer diolah, 2023

Berdasarkan hasil statistik deskriptif pada Tabel 4.8 menunjukkan bahwa jawaban responden yang didapat melalui penyebaran kuesioner pada variabel motivasi memiliki nilai minimum sebesar 2,70, nilai maksimum sebesar 5, nilai rata-rata total jawaban responden yang didapat sebesar 4,582 dan nilai standar deviasi sebesar 0,495.

Variabel disiplin kerja memiliki jawaban responden yang didapat melalui penyebaran kuesioner dengan nilai minimum sebesar 2,11, nilai maksimum sebesar 5, nilai rata-rata total jawaban responden yang didapat sebesar 4,466 dan nilai standar deviasi sebesar 0,739.

Variabel kinerja karyawan memiliki jawaban responden yang didapat melalui penyebaran kuesioner dengan nilai minimum sebesar 3, nilai maksimum sebesar 5, nilai rata-rata total jawaban responden yang didapat sebesar 4,640 dan nilai standar deviasi sebesar 0,438.

2. Hasil Uji Kualitas Data a. Hasil Uji Validitas Data

Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan di ukur oleh kuesioner tersebut (Ghozali, 2018:51).

Uji validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji pearson correlation. Pengujian ini dilakukan dengan membandingkan nilai r hitung dengan nilai r tabel dengan degree of freedom (df) = n – 2, dimana n merupakan jumlah sampel dengan alpha sebesar 0,05.

Penelitian ini menggunakan sample dengan jumlah (n) = 45, untuk melakukan uji coba, maka (df) = 45 – 2 = 43 dengan alpha sebesar 0,05 maka diperoleh r tabel sebesar 0,294.

Berikut ini adalah hasil uji validitas motivasi, disiplin kerja, dan kinerja karyawan.

1) Uji Validitas Kinerja Karyawan (Y)

Tabel 4.10 Hasil Uji Validitas Kinerja Karyawan (Y) Item R hitung R tabel Keterangan

Y1 0.785** 0,294 Valid

Y2 0.862** 0,294 Valid

Y3 0.906** 0,294 Valid

Y4 0.816** 0,294 Valid

Y5 0.855** 0,294 Valid

Y6 0.862** 0,294 Valid

Y7 0.711** 0,294 Valid

Y8 0.711** 0,294 Valid

Item R hitung R tabel Keterangan

Y9 0.834** 0,294 Valid

Y10 0.834** 0,294 Valid

Sumber: Data primer diolah, 2023

Berdasarkan tabel 4.10 di atas menunjukkan bahwa seluruh butir pertanyaan mengenai variabel kinerja karyawan dapat dinyatakan valid. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan bahwa r hitung > r tabel (0,294) dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa setiap pernyataan mengenai kinerja karyawan dapat diandalkan dan layak diajukan untuk penelitian.

2) Uji Validitas Motivasi (X1)

Tabel 4.11 Hasil Uji Validitas Motivasi (X1)

Item R hitung R tabel Keterangan

X1.1 0.554** 0,294 Valid

X1.2 0.428** 0,294 Valid

X1.3 0.462** 0,294 Valid

X1.4 0.462** 0,294 Valid

X1.5 0.383** 0,294 Valid

X1.6 0.709** 0,294 Valid

X1.7 0.760** 0,294 Valid

X1.8 0.734** 0,294 Valid

X1.9 0.931** 0,294 Valid

X1.10 0.855** 0,294 Valid

X1.11 0.863** 0,294 Valid

Sumber: Data primer diolah, 2023

Berdasarkan tabel 4.11 di atas menunjukkan bahwa seluruh butir pertanyaan mengenai variabel motivasi dapat dinyatakan valid. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan bahwa r hitung >

r tabel (0,294) dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa setiap pernyataan mengenai motivasi dapat diandalkan dan layak diajukan untuk penelitian.

3) Uji Validitas Disiplin Kerja (X2)

Tabel 4.12 Hasil Uji Validitas Disiplin Kerja (X2) Item R hitung R tabel Keterangan

X2.1 0.900** 0,294 Valid

X2.2 0.841** 0,294 Valid

X2.3 0.814** 0,294 Valid

X2.4 0.918** 0,294 Valid

X2.5 0.719** 0,294 Valid

X2.6 0.817** 0,294 Valid

X2.7 0.719** 0,294 Valid

X2.8 0.868** 0,294 Valid

X2.9 0.824** 0,294 Valid

Sumber: Data primer diolah, 2023

Berdasarkan tabel 4.12 di atas menunjukkan bahwa seluruh butir pertanyaan mengenai variabel disiplin kerja dapat dinyatakan valid. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan bahwa r hitung >

r tabel (0,294) dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa setiap pernyataan mengenai disiplin kerja dapat diandalkan dan layak diajukan untuk penelitian.

b. Hasil Uji Reliabilitas Data

Menurut Ghozali (2018:45) uji reliabilitas adalah suatu pengukuran menunjukkan stabilitas dan konsistensi dari suatu variabel yang mengukur suatu konsep dan berguna untuk mengakses dari suatu

pengukuran. Suatu kuesioner dikatakan reliable jika jawaban seseorang terhadap pertanyaan adalah konsisten atau dari waktu ke waktu. Pengukuran reliabilitas dilakukan dengan uji statistik Cronbach’s Alpha. Apabila nilai Cronbach’s Alpha > 0,60 maka suatu variabel dapat dikatakan reliabel (Ghozali, 2018:47).

Tabel 4.13 Hasil Uji Reliabilitas Variabel Alpha

Cronbach

N of Items keterangan

Motivasi 0.848 11 Reliable

Disiplin Kerja 0.928 9 Reliable

Kinerja Pegawai 0.944 10 Reliable

Sumber: Data primer diolah, 2023

Berdasarkan tabel 4.13 di atas menunjukkan bahwa nilai Cronbach’s Alpha seluruh variabel independent yakni motivasi (X1) dan disiplin kerja (X2) serta variabel dependen yaitu kinerja karyawan (Y) memiliki nilai yang lebih besar dari 0,6. Hal ini menjelaskan bahwa seluruh pernyataan pada masing-masing variabel dalam penelitian dapat dikatakan reliable dan dapat diandalkan sehingga dapat digunakan dalam penelitian selanjutnya.

3. Hasil Uji Asumsi Klasik a. Hasil Uji Normalitas

Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah nilai residual dari model regresi karena jika terdapat normalitaas, maka nilai residual akan terdistribusi secara normal dan independent (Ghozali, 2018:161).

Analisis grafik dilakukan dengan pengambilan keputusan dengan

melihat normal probability plot untuk menguji apakah data mempunyai distribusi normal atau tidak. Dasar dalam pengambilan keputusan uji normalitas sebagai berikut.

3) Apabila data menyebar pada sekitar garis diagonal serta mengikuti arah dari garis diagonal, maka menunjukkan pola distribusi normal, sehingga dapat dikatakan model regresi memenuhi asumsi normalitas.

4) Apabila data menyebar jauh dari diagonal dan tidak mengikuti arah garis diagonal, maka tidak menunjukkan pola distribusi normal, sehingga dapat dikatakan model regresi tidak memenuhi normalitas.

Menurut Ghozali (2018:160) uji normalitas data juga dapat dilakukan dengan menggunakan metode One Sample Kolmogorov_Smirnov Test atau uji Kolmogrov-Smirnov dengan kriteria pengujian sebagai berikut.

3) Apabila nilai signifikansi < 0,05 maka data berdistribusi normal.

4) Apabila nilai signifikansi > 0,05 maka data tidak berdistribusi normal.

Berikut hasil uji normalitas dengan menggunakan uji normalitas probability plot dan One Sample Kolmogorov_Smirnov Test.

Gambar 4.1 Hasil Uji Normalitas P-Plot

Sumber: Data primer diolah, 2023

Berdasarkan hasil pada gambar 4.1 menunjukkan bahwa data menyebar pada sekitar garis diagonal serta mengikuti arah dari garis diagonal, maka hal tersebut menunjukkan bahwa pola berdistribusi normal sehingga dapat dikatakan regresi memenuhi asumsi normalitas.

Selain itu, uji statistik non-parametik One Sample Kolmogorov_Smirnov Test dapat digunakan untuk menguji normalitas residual. Berikut hasil uji normalitas menggunakan One Sample Kolmogorov_Smirnov Test.

Tabel 4.14 Hasil Uji Normalitas Menggunakan Uji Kolmogrov- Smirnov

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardiz

ed Residual

N 45

Normal Parametersa,b Mean .0000000 Std.

Deviation

3.05028301 Most Extreme

Differences

Absolute .108

Positive .108

Negative -.108

Test Statistic .108

Asymp. Sig. (2-tailed) .200c,d

a. Test distribution is Normal.

b. Calculated from data.

c. Lilliefors Significance Correction.

d. This is a lower bound of the true significance.

Sumber: Data primer diolah, 2023

Berdasarkan hasil pada Tabel 4.14 di atas menjelaskan bahwa pada uji normalitas menggunakan One Sample Kolmogorov_Smirnov Test diperoleh hasil nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,200 yang berarti nilai tersebut lebih besar dari 0,05. Hal ini menunjukkna bahwa data berdistribusi normal.

b. Hasil Uji Multikolinearitas

Uji multikoliniearitas ini dilakukan untuk mengetahui apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas (independent) (Ghozali, 2018:107). Untuk mendekteksi apakah antara variabel-variabel independent yang digunakan mempunyai koliniearitas yang tinggi atau tidak dilakukan dengan melihat nilai

tolerance dan nilai Variance Inflation Factor (VIF). Jika terdapat nilai tolerance > 0,10 atau nilai VIF < 10,00 maka dikatakan tidak ada multikolinearitas.

Hasil uji multikolinearitas pada penelitian ini sebagai berikut.

Tabel 4.15 Hasil Uji Multikolinearitas Coefficientsa

Model Unstandardized

Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig. Collinearity

Statistics

B Std. Error Beta Tolerance VIF

1 (Constant) 19.885 4.458 4.461 .000

Motivasi .455 .151 .467 3.021 .004 .398 2.513

Disiplin Kerja

.257 .112 .354 2.287 .027 .398 2.513

a. Dependent Variable: Kinerja Pegawai

Sumber: Data primer diolah, 2023

Berdasarkan tabel 4.15 di atas menunjukkan bahwa nilai tolerance semua variabel independent > 0,10 dan nilai VIF < 10,00. Dengan rincian nilai tolerance untuk motivasi sebesar 0,398 dan disiplin kerja sebesar 0,398. Kemudian, nilai VIF untuk motivasi sebesar 2,513 dan disiplin kerja sebesar 2,513. Maka berdasarkan berhitungan di atas, menunjukkan bahwa model persamaan regresi tidak terdapat permasalahan multikolinearitas sehingga dapat digunakan dalam penelitian ini.

c. Hasil Uji Heteroskedastisitas

Pengujian terhadap gejala heteroskedastisitas bertujuan untuk mengetahui apakah dalam sebuah model regresi terjadi ketidaksamaan varian dari residual antara satu pengamatan dengan pengamatan

lainnya. Jika varian dari residual antara satu pengamatan dengan pengamatan yang lain berbeda disebut heteroskedastisitas, sedangkan model yang baik adalah yang tidak terjadi heteroskedastisitas.

Pengujian ini dilakukan dengan grafik scatterplot. Jika titik – titik yang terbentuk menyebar secara acak, diatas maupun dibawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadi heteroskedastisitas dan model regresi layak untuk digunakan.

Berikut ini hasil uji heteroskedastisitas yang ditunjukan dalam gambar 4.2 berikut ini:

Gambar 4.2 Hasil Uji Heteroskedastisitas

Sumber: Data primer diolah, 2023

Berdasarkan gambar 4.2 di atas menunjukkan bahwa tidak terdapat pola yang jelas, serta titik-titik menyebar diatas dan dibawah angka nol (sumbu Y), maka hal ini menandakan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas.

4. Hasil Uji Hipotesis

a. Hasil Uji Simultan (Uji F)

Pengujian hipotesis secara simultan yang dilakukan dengan menggunakan uji statistik F bertujuan untuk mengetahui apakah semua variabel independent dalam model mempunyai pengaruh secara Bersama-sama terhadap variabel dependen atau variabel terikat.

Tabel 4.16 Hasil Uji Simultan (Uji F) ANOVAa

Model Sum of

Squares

df Mean

Square

F Sig.

1 Regression 614.525 2 307.263 31.523 .000b

Residual 409.386 42 9.747

Total 1023.911 44

a. Dependent Variable: Kinerja Pegawai

b. Predictors: (Constant), Disiplin Kerja, Motivasi Sumber: Data primer diolah, 2023

Hipotesis 3: Pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan.

Ho: Tidak terdapat pengaruh secara simultan antara motivasi (X1) dan disiplin kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y).

Ha: Terdapat pengaruh secara simultan antara motivasi (X1) dan disiplin kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y).

Berdasarkan tabel 4.16 di atas menjelaskan bahwa hasil uji simultan (uji F) memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000. Dengan menggunakan tingkat signifikansi 0,05 maka nilai signifikansi F sebesar 0,000 menunjukkan < 0,05. Kemudian diperoleh nilai F hitung

sebesar 31,523 yang berarti nilai F hitung 31,523 > F tabel 3,22. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, sehingga hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh secara simultan antara motivasi (X1) dan disiplin kerja (X2) terhadap kinerja karyawan diterima.

Hasil analisis ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ryani Dhian Parashakti dan Muhamad Ekhsan (2020) dengan nilai F hitung 83,379 > F tabel 3,097, menunjukkan adanya pengaruh secara simultan antara disiplin (X1) dan motivasi kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y) di PT Samsung Elektronik Indonesia.

b. Hasil Uji Parsial (Uji t)

Uji statistik t pada dasarnya menunjukkan seberapa jauh pengaruh satu variabel independent secara individual dalam menerangkan variabel dependen. Untuk menguji pengaruh masing-masing variabel bebas yang digunakan uji t dengan tingkat signifikansi 0,05.

Hasil uji parsial (uji t) pada penelitian ini sebagai berikut.

Tabel 4.17 Hasil Uji Parsial (Uji t) Coefficientsa

Model Unstandardized

Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 19.885 4.458 4.461 .000

Motivasi .455 .151 .467 3.021 .004

Disiplin Kerja

.257 .112 .354 2.287 .027

a. Dependent Variable: Kinerja Pegawai Sumber: Data primer diolah, 2023

Berdasarkan tabel 4.17 di atas menjelaskan hasil sebagai berikut:

1) Hipotesis 1: Pengaruh Motivasi terhadap Kinerja Karyawan Ho: Tidak terdapat pengaruh antara motivasi (X1) terhadap kinerja karyawan (Y).

Ha: Terdapat pengaruh antara motivasi (X1) terhadap kinerja karyawan (Y).

Hasil perhitungan pada tabel 4.17 mengenai variabel motivasi diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,004 yang menunjukkan bahwa nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 (0,004 < 0,05) dan nilai t hitung 3,021 > 2,016. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, sehingga hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh antara motivasi (X1) terhadap kinerja karyawan (Y) dapat diterima.

Hasil analisis ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Wahyuningsih Septi dan Syakinah Dina (2021) dengan nilai t hitung 3,741 > t tabel 1,98 yang menunjukkan bahwa variabel motivasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT. Nipress Tbk.

2) Hipotesis 2: Pengaruh Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan

Ho: Tidak terdapat pengaruh antara disiplin kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y).

Ha: Terdapat pengaruh antara disiplin kerja (X2) terhadap kinerja

karyawan (Y).

Hasil perhitungan pada tabel 4 .17 mengenai variabel disiplin kerja diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,027 yang menunjukkan bahwa nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 (0,027 < 0,05) dan nilai t hitung 2,287 > t tabel 2,016. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, sehingga hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh antara disiplin kerja (X2) terhadap kinerja karyawa (Y) dapat diterima.

Hasil analisis ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ismet Sulila (2019) dengan nilai t hitung 4,388 > t tabel 1,729 yang menunjukkan bahwa variabel disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan BTPN Gorontalo.

5. Hasil Analisis Regresi Linear Berganda

Analisis regresi berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh antara dua variabel bebas atau lebih dan variabel terikat. Menurut Ghozali (2018:95) analisis regresi linear berganda digunakan untuk mengatahui arah dan seberapa besar pengaruh variabel independent terhadap variabel dependen.

Berikut merupakan hasil analisis regresi linear berganda pada penelitian ini.

Tabel 4.18 Hasil Regresi Linier Berganda Coefficientsa

Model Unstandardized

Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 19.885 4.458 4.461 .000

Motivasi .455 .151 .467 3.021 .004

Disiplin Kerja

.257 .112 .354 2.287 .027

a. Dependent Variable: Kinerja Pegawai

Sumber: Data primer diolah, 2023

Berdasarkan table 4.18 diatas, dapat diperoleh persamaan regresi liniear berganda sebagai berikut:

Y = 19,885 + 0,455X1 + 0,257X2 + e Keterangan:

Y = Kinerja Karyawan X1 = Motivasi

X2 = Disiplin Kerja

e = Tingkat Kesalahan/Standar error

Nilai konstanta menunjukkan besarnya nilai dari kinerja karyawan (Y).

Variabel motivasi (X1) dan disiplin kerja (X2) dinyatakan konstan dengan nilai kinerja karyawan sebesar 19,885.

a. Koefisien regresi variabel motivasi (X1) sebesar 0,455 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh antara motivasi terhadap kinerja karyawan (Y), jika semakin baik motivasi, maka kinerja karyawan juga

dapat semakin meningkat.

b. Koefisien regresi variabel disiplin kerja (X2) sebesar 0,257 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh antara disiplin kerja terhadap kinerja karyawan (Y), jika semakin baik displin kerja, maka kinerja karyawan juga dapat semakin meningkat.

c. Nilai signifikansi pada motivasi (X1) sebesar 0,004 dan disiplin kerja (X2) sebesar 0,027, nilai signifikansi keduanya < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan.

6. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R2)

Koefisien determinasi dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan variable independent menjelaskan variable dependen. Dari hasil uji koefisien determinasi (R2) dapat dilihat pada table berikut:

Tabel 4.19 Hasil Uji Koefisien Determinasi (R2) Model Summaryb

Model R R

Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

1 .775a .600 .581 3.12206

a. Predictors: (Constant), Disiplin Kerja, Motivasi b. Dependent Variable: Kinerja Pegawai

Sumber: Data primer diolah, 2023

Berdasarkan tabel 4.19 di atas menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi Adjusted R Square sebesar 0,518. Hasil tersebut menjelaskan bahwa sebesar 51,8% variabel kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel motivasi dan disiplin kerja. Sedangkan sisanya sebesar 41,9%

dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan

Berdasarkan hasil analisis data yang telah diolah dengan menggunakan regresi linear berganda mengenai pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan KFC Bintaro Sektor Sembilan, maka diperoleh kesimpulan sebagia berikut:

1. Secara parsial terdapat pengaruh antara motivasi terhadap kinerja karyawan pada masa pandemi COVID-19 (KFC Bintaro Sektor Sembilan).

2. Secara parsial terdapat pengaruh antara didiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada masa pandemi COVID-19 (KFC Bintaro Sektor Sembilan).

3. Secara simultan terdapat pengaruh antara motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada masa pandemi COVID-19 (KFC Bintaro Sektor Sembilan).

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini, maka penulis menyampaikan beberapa saran bagi pihak-pihak yang terkait dalam penelitian ini, antara lain sebagai berikut:

1. Bagi Perusahaan

Dengan adanya hasil penelitian ini diharapkan pihak perusahaan KFC Bintaro Sektor Sembilan dapat lebih memperhatikan dan mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan motivasi dan disiplin kerja, serta menggunakannya sebagai bahan pertimbangan mengenai hal-hal yang perlu dievaluasi oleh perusahaan maupun karyawan.

Sehingga perusahaan dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana dan karyawan dapat lebih memaksimalkan kinerja yang dimiliki dalam melaksanakan tugas-tugas yang diberikan.

2. Bagi Peneliti Selanjutnya

Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis berharap dapat menjadi salah satu sumber rujukan ataupun referensi bagi peneliti selanjutnya, mengingat variabel bebas dalam penelitian ini yaitu variabel motivasi dan disiplin kerja merupakan hal yang sangat penting dalam mempengaruhi kinerja karyawan. Peneliti berharap bagi peneliti selanjutnya untuk mengembangkan penelitian ini dengan mempertimbangkan variabel-variabel lain diluar variabel yang sudah masuk dalam penelitian ini atau dapat menggunakan model penelitian dengan model analisis yang berbeda, misalkan model SEM (Structural Equation Model) atau PLS (Partial Least Square). Diharapkan pengkajian ini dapat menemukan hasil temuan baru yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

DAFTAR PUSTAKA

Afandi, P. (2018). Manajeman Sumber Daya Manusia. Riau: Zafana Publishing.

Aini, K. N., & Ariefiantoro, T. (2018). Pengaruh antara Motivasi, Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Karyawan Bagian Produksi Karet Kebun Sukamangli di PT. Perkebunan Nusantara IX

Semarang). Jurnal Ilmiah Solusi, 141-156.

doi:http://dx.doi.org/10.26623/slsi.v16i4.1672

Aljabar. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: CV. Budi Utama.

Ansory, H., & Indrasari, M. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia. Sidoarjo:

Indomedia Pustaka.

B. Uno, H. (2013). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.

Dessler, G. (2020). Human Resource Management, 16th Edition. Harlow: Pearson Education Limited.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS.

Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gultom, R. (2020). Analisis Disiplin, Kompensasi dan Motivasi terhadap Kinerja Pegawai pada PT. Asripower Medan. Jurnal Ilmiah Methonomi, 95-106.

Hanriati, L. H., & Erwan, M. (2018). Peran Pemimpin dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Aparatur Sipil Negara pada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Barito Timur. Jurnal Administrasi Publik &

Administrasi Bisnis, 213-229.

Harbani, P. (2008). Kepemimpinan Birokrasi. Bandung: CV.Alfabeta.

Hasibuan, M. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Hustia, A. (2020). Pengaruh Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Perusahaan WFO Masa Pandemi. Jurnal Ilmu Manajemen, 81-91.

Indrasari, M. (2017). Kepuasan Kerja dan Kinerja Karyawan. Sidoarjo: Indomedia .

Iqbal, M., & Airulmukminin, A. (2020). The Effect of Work Discipline and Work

Motivation on Employee Performance at UPT Puskesmas Ambalawi District. Economy Deposit Journal, 2(1), 11-18. doi:10.36090/e-dj.v2i1.734 Mangkunegara, A. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan.

Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mangkunegara, A. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Notoatmojo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan (Cetakan ketiga ed.).

Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Parashakti, R., & Ekhsan, M. (2020). The Effect of Discipline and Motivation on Employee Performance in PT Samsung Elektronik Indonesia. Journal of Research in Business, Economics, and Education, 2(3), 653-660.

Rivai, V., & Sagala, E. (2013). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan: DariTeori ke Praktik. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Robbins, S., & Judge, T. (2018). Perilaku Organisasi (Cetakan Ke-7 ed.). Jakarta:

Salemba Empat.

Santoni, N. C., & Suana, I. (2018). Pengaruh Kompensasi, Motivasi, Disiplin Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Divisi Sales di Honda Denpasar

Agung. E-Jurnal Manajemen Unud, 5379-5406.

doi:10.24843/EJMUNUD.2018.v07.i10.p07

Siagian, S. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Simamora, H. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Gramedia.

Sinambela, D., & Sinambela, P. (2019). Manajemen Kinerja. Depok: Rajawali Pres.

Siregar, N., Zebua, Y., & Nasution, S. (2022). The Effect of Situational Leadership Style, Work Discipline and Work Motivation on Employee Performance at Rantauprapat Syariah Bank Indonesia. International Journal of Science, Technology & Management, 3(2), 443-452. doi:10.46729/ijstm.v3i2.488 Sri, L. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: CV. Budi Utama.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:

Alphabet.

Sulila, I. (2019). The Effect of Discipline and Work Motivation on Employee Performance, BTPN Gorontalo. International Journal of Applied Business

& International Management, 4(3), 121-131. doi:10.32535/ijabim.v4i3.690 Susan, E. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jurnal Manajemen

Pendidikan Islam.

Susanto, N. (2019). Pengaruh Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Divisi Penjualan PT Rembaka. Jurnal Agora, 7.

Sutrisno, E. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana.

Sutrisno, E. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Prananda Media Group.

Sutrisno, E. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Uloli, A., Akbar, M., & Kadir, K. (2019). The Influence of Organizational Culture, and Work Motivation on Work Discipline Employees in Secretariat General of the National Resillience Council. Journal of International Conference Proceedings, 1-4.

Wahyuningsih, S., & Syakina, D. (2021). Pengaruh Motivasi, Disiplin Kerja dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Nipress Tbk.

Jurnal Indikator. doi:10.22441/indikator.v5i1.11243

Yuniati, L., Yani, B., & Istiqomah, I. (2022). Kinerja Karyawan Ditinjau dari Motivasi, Disiplin Kerja dan Pengembangan Karir di Masa Pandemic Covid-19 (Studi Kasus pada Karyawan Dinas Kesehatan Kota Surakarta di Balaikota). Jurnal Ilmiah Edunomika, 1-7. doi:10.29040/jie.v6i1.3877

Sumber Internet:

Kompas.com. “Jokowi Instruksikan Bekerja dari Rumah, Ini Arti Work From

Home”. Tersedia di

https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/16/195035165/jokowi- instruksikan-bekerja-dari-rumah-ini-arti-work-from-home?page=all diakses pada tanggal 14 Agustus 2022 pukul 20.35 WIB.

Kompas.com. “Simak, Ini Sejarah Masuknya KFC Ke Indonesia”. Tersedia di https://money.kompas.com/read/2021/04/19/073300526/simak-ini-sejarah- masuknya-kfc-ke-indonesia?page=all diakses pada tanggal 21 September 2022 pukul 04.25 WIB.

KFC Indonesia. Tersedia di https://kfcku.com/ diakses pada tanggal 22 September 2022 pukul 13.45 WIB.

LAMPIRAN

Lampiran 1: Kuesoiner Pra Penelitian Kepada Yth.

Bapak/Ibu Karyawan KFC Bintaro Sektor Sembilan Di Tempat

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

Dengan hormat,

Perkenalkan saya Noor Diana Agustika, mahasiswi Jurusan Manajemen UIN Jakarta. Saat ini, saya sedang menyusun proposal penelitian skripsi sebagai salah satu syarat untuk mendapat gelar Sarjana Ekonomi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Adapun tujuan dari kuesioner ini adalah untuk mengetahui fenomena terkait disiplin kerja yang menjadi salah satu fokus dalam penelitian ini.

Hasil kuesioner ini akan digunakan sebagai data pendukung untuk latar belakang pada penelitian ini. Data yang diberikan tidak akan disalah gunakan.

Informasi yang diberikan sangat berarti bagi penelitian ini. Untuk itu, saya sangat mengharapkan kesediaan Bapak/Ibu untuk mengisi kuesioner ini dengan sebenar- benarnya.

Wassalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

Hormat saya,

Noor Diana Agustika

Dalam dokumen Skripsi Noor Diana Agustika (Halaman 100-117)

Dokumen terkait