• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Penelitian

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Hasil Penelitian

bersama dengan memberikan manfaat maksimal organisasi dengan biaya operasi yang seminimal mungkin.

g. Bagian Operasi Kurir

Operasi Kurir bertugas untuk mengontrol proses antaran kirirman kepada pelanggan, memastikan barang tetap dalam keadaan aman hingga sampai tujuan dengan mengikuti SOP perusahaan PT. Pos Indonesia (Persero) Bulukumba.

h. Bagian Pelayanan Outlet dan Cabang

Manajer Pemasaran dan Pengembangan Outlet PT. Pos Indonesia (Persero) Bulukumba memiliki tugas pokok yaitu mengelola dan mengendalikan pembukuan, penutupan outlet dan merespon permohonan pembukaan outlet kemitraan (agenpos/agenpos desa) baru, melaksanakan pemasaran dan pengelolaan usaha serta pengembangan outlet untuk mencapai jumlah dan komposisi outlet yang ideal, efektif, dan produktif sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Perusahaan.

1. Deskripsi Responden

a. Karakteristik Responden berdasarkan jenis kelamin

Penyajian data responden berdasarkan jenis kelamin pada PT. Pos Indonesia (Persero) Bulukumba dapat dilihat pada tabel 4.1 sebagai berikut:

Tabel 4.1

Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Jenis Kelamin Tanggapan Responden

Orang %

Laki-laki 18 60

Perempuan 12 40

TOTAL 30 100

Sumber : Data Primer, Tahun 2021

Berdasarkan hasil olahan data mengenai karakteristik responden berdasarkan janis kelamin pada tabel di atas, maka jumlah responden terbesar adalah responden laki-laki yakni sebanyak (18) orang atau 60%, sedangkan responden perempuan sebanyak (12) orang atau 40 %.

Sehingga dapat dikatakan bahwa sebagian besar pegawai yang bekerja pada PT. Pos Indonesia (Persero) Bulukumba adalah responden laki-laki.

b. Karakteristik Responden Berdasarkan Usia

Penyajian data responden berdasarkan usia pada PT. Pos Indonesia (Persero) Bulukumba dapat dilihat pada tabel 4.2 sebagai berikut:

Tabel 4.2

Karakteristik Responden Berdasarkan Usia

Usia Tanggapan Responden

Orang %

21-30 tahun 21 70

31-60 tahun 9 30

TOTAL 30 100

Sumber : Data Primer, Tahun 2021

Berdasarkan hasil olahan data mengenai karakteristik responden berdasarkan usia pada tabel diatas. Dari tabel 4.2 menunjukkan bahwan usia responden paling banyak ialah pada usia 21-30 tahun dengan 21 responden atau 70 %, kemudian yang paling sedikit ialah pada usia 31-60 tahun dengan 9 responden atau 30 %.

c. Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja

Penyajian data responden berdasarkan masa kerja pada PT. Pos Indonesia (Persero) Bulukumba dapat dilihat pada tabel 4.3 sebagai berikut:

Tabel 4.3

Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja

Masa Kerja Tanggapan Responden

Orang %

1-5 tahun 26 87

5- 10 tahun 3 10

 10 tahun 1 3

TOTAL 30 100

Sumber : Data Primer, Tahun 2021

Berdasarkan hasil olahan data mengenai karakteristik responden berdasarkan masa kerja, maka responden yang paling banyak ialah 1-5 tahun dengan jumlah 26 orang atau 87%, selanjutnya pada tahun 5-10

dengan jumlah 3 orang responden atau 10% dan pada tahun >10 yakni 1 orang responden atau 3%.

2. Deskripsi Variabel Penelitian

a. Variabel X (Sistem Informasi Sumber Daya Manusia)

Tabel 4.4

Deskripsi Variabel Sistem Informasi Sumber Daya Manusia

NO.

PERNYATAAN JAWABAN RESPONDEN

MEAN

Sistem

Informasi Sumber Daya

Manusia (X)

F % F % F % F % F %

SS(5) S (4) KS (3) TS (2) STS (1)

1 X1 8 26,7 22 73,3 0 0 0 0 0 0

4,27

2 X2 13 43,3 17 56,7 0 0 0 0 0 0

4,43

3 X3 12 40 18 60 0 0 0 0 0 0

4,40

4 X4 15 50 14 46,7 1 3,3 0 0 0 0

4,47

5 X5 12 40 15 50 3 10 0 0 0 0

4,30

6 X6 12 40 17 56,7 1 3,3 0 0 0 0

4,37

7 X7 12 40 17 56,7 1 3,3 0 0 0 0

4,37

8 X8 15 50 13 43,3 2 6,7 0 0 0 0

4,43

MEAN VARIABEL SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA (X) 4,38

Dari tabel 4.4 di atas, tentang jawaban responden Sistem Informasi Sumber Daya Manusia maka diperoleh nilai mean tertinggi terdapat pada item X4 dengan nilai mean 4,47. Sedangkan untuk mean terendah terdapat pada item X1 dengan nilai mean 4,27. Dengan nilai rata-rata 4,38.

Tabel 4.5

Deskripsi Variabel Kinerja Karyawan

NO.

PERNYATAAN JAWABAN RESPONDEN

MEAN Kinerja

Karyawan (y)

F % F % F % F % F %

SS(5) S (4) KS (3) TS (2) STS (1)

1 Y1 7 23,3 17 56,7 6 20 0 0 0 0

4,03

2 Y2 11 36,7 17 56,7 2 6,7 0 0 0 0

4,30

3 Y3 11 36,7 17 56,7 2 6,7 0 0 0 0

4,30

4 Y4 15 50 13 43,3 2 6,7 0 0 0 0

4,43

5 Y5 10 33,3 17 56,7 2 6,7 0 0 0 0

4,13

6 Y6 13 43,3 13 43,3 4 13,3 0 0 0 0

4,30

7 Y7 9 30 17 56,7 4 13,3 0 0 0 0

4,17

8 Y8 19 63,3 10 33,3 1 3,3 0 0 0 0

4,60

MEAN VARIABEL KINERJA KARYAWAN (Y) 4,28

Dari tabel 4.5 di atas, tentang jawaban responden Kinerja Karyawan maka diperoleh nilai mean tertinggi terdapat pada item Y8 dengan nilai mean 4,60. Sedangkan untuk mean terendah terdapat pada item Y1 dengan nilai mean 4,03. Dengan nilai rata-rata 4,28.

3. Teknik Analisis Data a. Uji Instrumen Penelitian

1. Uji Validitas

Uji validitas adalah untuk mengetahui kelayakan butir-butir dalam suatu daftar (konstruk) pertanyaan dalam mendefenisikan suatu variabel. Menilai masing-masing butir pertanyaan dapat dilihat dari nilai Corrected item-total Correlation menggunakan SPSS 26. Valid atau tidaknya suatu butir pertanyaan data variabel dapat ditentukan apabila r hitung (rxy) lebih besar dari rtabel. Kriteria validitas yang digunakan dengan N = 30 pada taraf signifikasi 5% (0,05), df = n-2 maka

diperoleh r tabel sebesar 0,361. Berikut adalah hasil dari uji validitas menggunakan program aplikasi komputer SPSS 26.

Tabel 4.6 Hasil Uji Validitas

No.

Item

Pernyataan R hitung Rtable Keterangan

1 X1 0,456 0,361 Valid

2 X2 0,609 0,361 Valid

3 X3 0,670 0,361 Valid

4 X4 0,491 0,361 Valid

5 X5 0,634 0,361 Valid

6 X6 0,648 0,361 Valid

7 X7 0,601 0,361 Valid

8 X8 0,657 0,361 Valid

9 Y1 0,688 0,361 Valid

10 Y2 0,800 0,361 Valid

11 Y3 0,784 0,361 Valid

12 Y4 0,647 0,361 Valid

13 Y5 0,662 0,361 Valid

14 Y6 0,814 0,361 Valid

15 Y7 0,687 0,361 Valid

16 Y8 0,769 0,361 Valid

Sumber :Hasil Olah Data SPSS 26

Berdasarkan data pada table diatas menggambarkan bahwa semua item pernyataan atas variable Sistem Informasi Sumber Daya Manusia yang digunakan dalam penelitian memiliki (r) hitung lebih besar dari 0,361 sehingga dapat disimpulkan semua item pernyataan yang digunakan adalah valid.

2. Uji Reabilitas

Suatu item dikatakan reliable (andal) jika jawaban seseorang terhadap pertanyaan yang ada dalam kuesioner tersebut adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Untuk menentukan keandalan suatu pertanyaan digunakan program komputer SPSS 26. Hasil uji dapat dikatakan reliable apabila Cronbach’s Alpha > 0,60. Hasil uji reliabilitasi adalah sebagai berikut.

Tabel 4.7 Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

,888 16

Sumber: Hasil Olah Data SPSS 26

Berdasarkan data pada table diatas menunjukkan bahwa angka- angka dari nilai Conbach’s Alpha pada seluruh variable dalam penelitian ini, semuanya menunjukkan besaran diatas nilai 0,60. Hal ini menunjukkan bahwa seluruh pernyataan untuk variabel independen dan dependen adalah reliable. Sehingga kemudian dapat disimpulkan bahwa instrument pernyataan koesioner menunjukkan kehandalan dalam mengukur variabel-variabel dalam model penelitian.

b. Analisis Regresi Linear Sederhana

Analisis regresi linear sederhana dimaksud untuk menguji seberapa besar pengaruh Sistem Informasi Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Pos Indonesia (Persero) Bulukumba. Analisis regresi linear sederhana dengan menggunakan bantuan program SPSS versi 26.

Hasil analisis dengan bantuan program SPSS versi 26 diperoleh hasil sebagai berikut :

Tabel 4.8

Variables Entered/Removeda

Model Variables Entered Variables Removed Method

1 Sistem Informasi Sumber Daya Manusiab

. Enter

a. Dependent Variable: Kinerja Karyawan b. All requested variables entered.

Sumber: Hasil Olah Data SPSS 26

Tabel di atas menjelaskan tentang variabel yang dimasukkan serta metode yang digunakan. Dalam hal ini variabel yang dimasukkan adalah variabel Sistem Informasi Sumber Daya Manusia sebagai variabel independen dan Kinerja Karyawan sebagai variabel dependen dan metode yang digunakan adalah metode enter.

Tabel 4.9 Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardiz ed Coefficient

s

T Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 1,501 6,692 ,224 ,824

Sistem Informasi Sumber Daya Manusia

,939 ,190 ,682 4,930 ,000

a. Dependent Variable: Kinerja Karyawan

Sumber: Hasil Olah Data SPSS 26

Berdasarkan hasil olahan regresi linier sederhana diatas dengan menggunakan program komputerisasi SPSS versi 26, maka dapat disajikan persamaan regresi yaitu sebagai berikut :

y = α +β ×

Dimana :

y : kinerja karyawan α : Constanta

β : Koefisien Regresi

×

: sistem informasi sumber daya manusia

Dari hasil regresi di atas, maka dapat disusun persamaan sebagai berikut :

Y = 1,051 + 0,939 X

a = 1,051 merupakan nilai konstanta, yang diartikan bahwa jika X dianggap 0 maka nilai kinerja karyawan sebesar 1,051. Hal ini menunjukkan bahwa jika variabel independen dianggap konstan, maka sistem informasi sumber daya manusia mempunyai pengaruh yang positif terhadap kinerja karyawan.

b = 0,939 yang bertanda positif yang memberikan arti bahwa setiap kenaikan variabel sistem informasi sumber daya manusia 1 (satuan) maka akan meningkatkan kinerja karyawan sebesar 0,939.

Nilai konstanta sebesar 1,051. Menunjukkan bahwa semakin meningkat sistem informasi sumber daya manusia maka semakin berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Dengan nilai koefisien X =0,939 menunjukkan bahwa sistem informasi sumber daya manusia dengan kinerja karyawan berpengaruh positif. Dimana semakin baik sistem informasi sumber daya manusia maka kinerja karyawan akan semakin meningkat.

c. Uji Hipotesis

Pengujian hipotesis yang dilakukan pada penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Pengujian hipotesis ini terdiri dari, Uji Determinasi (R2), Uji t (Parsial). Adapun hasil dari pengujian tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Uji t (Parsial)

Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah variabel independennya yaitu Sistem Informasi Sumber Daya Manusia secara individual atau parsial berpengaruh terhadap variabel dependennya yaitu Kinerja Karyawan. Jika nilai signifikansinya < 0,05, maka dapat dikatakan variabel independennya secara inidividu berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependennya.

Berdasarkan nilai signifikan : dari tabel coeffisien diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000<0,05 maka hipotesis diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Sistem Informasi Sumber daya manusia (X) berpengaruh terhadap variabel Kinerja karyawan (Y).

Adapun nilai t : diketahui nilai thitung sebesar 4,930 > ttabel sebesar 2,048, maka hipotesis diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (X) berpengaruh terhadap variabel Kinerja Karyawan (Y).

2. Uji Koefisien Determinasi (R2)

Koefisien determinasi (R2) yang pada intinya akan dilihat besarnya kontribusi untuk variabel bebas terhadap variabel terikatnya dengan

melhat besarnya koefisien determinasi totalnya (R2). Nilai koefisien determinasi untuk variabel bebas tidak lebih dari satu digunakan R Square. Hasil dari koefisien determinasi dapat dilihat pada tabel sebagai berikut :

Tabel 4.10 Model Summary

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

1 ,682a ,465 ,446 2,714

a. Predictors: (Constant), Sistem Informasi Sumber Daya Manusia

Sumber: Hasil Olah Data SPSS 26

Berdasarkan hasil uji diatas, nilai R Square yaitu sebesar 0,465.

Ini mengartikan bahwa nilai variabel X (Sistem Informasi Sumber Daya Manusia) dalam model regresi sebesar 46,5%. Jadi, sumbangan pengaruh atau proporsi dari variabel independen X (Sistem Informasi Sumber Daya Manusia) terhadap variabel Y (Kinerja Karyawan) yaitu 46,5%, sedangkan sisanya sebesar 53,5 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak di teliti dalam penelitian ini.

Dokumen terkait