• Tidak ada hasil yang ditemukan

Karakteristik Responden

Dalam dokumen DISERTASI - Universitas Muhammadiyah Makassar (Halaman 186-193)

BAB I PENDAHULUAN

STISIPOL 17-8-1945 STITEK DHARMA YADI

7. Modifikasi Model

5.2 Karakteristik Responden

Karakteristik yang dimaksud merupakan identitas dosen Kopertis Wilayah IX yang dipekerjakan pada PTS di Kota Makassar terdiri atas:

usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, jabatan fungsional,

pangkat/golongan dan masa kerja. Secara singkat karakteristik responden dapat dilihat pada tabel-tabel berikut:

5.2.1 Usia

Karakteristik responden berdasarkan usia dapat dilihat pada tabel 5.3 berikut.

Tabel 5.3 Komposisi Responden Berdasarkan Usia

No. Usia Jumlah Persentase (%)

1. ≤ 40 Tahun 12 6,0

2. 41 – 55 Tahun 117 58,5

3 56 Tahun 71 35,5

Jumlah 200 100

Sumber: Data Primer (diolah) 2013

Tabel 5.3 menunjukkan bahwa jumlah responden berusia ≤ 40 tahun yaitu sebanyak 12 orang (6%), usia 41 – 55 tahun sebanyak 117 orang (58,5%), dan terakhir usia ≥ 56 tahun sebanyak 71 orang (35,5%).

Hal ini menunjukkan bahwa dosen dipekerjakan pada Kopertis Wilayah IX Sulawesi Selatan yang berusia 41 – 55 tahun dan telah berpengalaman dalam menjalankan tugas pokok Tri Dharrma Perguruan Tinggi yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai dosen pada PTS yang berbentuk universitas dan sekolah tinggi di Kota Makassar jumlahnya cukup banyak. Sedangkan Dosen yang berusia 60 tahun ke atas adalah tenaga pengajar yang memiliki pengalaman mengajar di perguruan tinggi cukup lama dan sangat memahami arti sebagai dosen

yang dibebani kewajiban untuk menyelenggarakan kegiatan mengajar secara kreatif, proaktif, dan inovatif.

5.2.2 Jenis Kelamin

Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada tabel 5.4 berikut ini.

Tabel 5.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

No Jenis Kelamin Jumlah Persentase (%)

1. Laki-laki 125 62,5

2. Perempuan 75 37,5

Jumlah 200 100

Sumber: Data Primer (diolah) 2013

Tabel 5.4 menunjukkan bahwa responden laki-laki sebanyak 125 orang (62,5%) dan responden perempuan sebanyak 75 orang yang telah berprofesi sebagai tenaga dosen di Kopertis Wilayah IX yang dipekerjakan pada PTS di Makassar. Hal ini menunjukkan bahwa perempuan lebih sedikit berkeinginan berprofesi sebagai tenaga dosen bila dibandingkan dengan laki-laki yang berprofesi sebagai dosen di Kopertis Wilayah IX yang dipekerjakan di Kota Makassar. Meskipun komposisi jumlah laki-laki dan perempuan terdapat perbedaan, tetapi peranan dalam menjalankan tugas pokok yakni Tri Dharma Perguruan Tinggi tetap sama.

5.2.3 Tingkat Pendidikan

Karakteristik responden berdasarkan jenjang pendidikan dapat dilhat pada tabel 5.5 berikut.

Tabel 5.5 Karakteristik Responden Berdasarkan Jejang Pendidikan

No Tingkat Penididkan Jumlah Persentase (%)

1. Strata Dua (S2 ) 149 74,5

2. Strata Tiga (S3 ) 51 25,5

Jumlah 200 100

Sumber: Data Primer (diolah) 2013

Tabel 5.5 tampak bahwa Jenjang Pendidikan Strata Dua (S2) lebih banyak jumlahnya yakni 149 orang (74,5%) dibandingkan dengan responden yang jenjang pendidkan Strata Tiga (S3) sebanyak 51 orang (25,5%). Hal ini menunjukkan bahwa tenaga pengajar atau dosen Kopertis Wilayah IX terutama di Makassar mempersiapkan sumber daya manusia yang lebih berkualitas dan berkompeten. Dari data tersebut diketahui bahwa dosen berjenjang pendidikan Strata Dua (S2) cukup besar jumlahnya sebagai pemenuhan kualifikasi persyaratan staf pengajar pada jenjang pendidikan Strata Satu (S1), sedangkan jumlah dosen yang berjenjang pendidikan Strata Tiga (S3) sebagai pemenuhan kualifikasi persyaratan staf pengajar pada Strata Dua (S2) dan Strata Tiga (S3).

Tenaga dosen dipekerjakan pada PTS Kopertis Wilayah IX di Makassar telah memiliki tenaga dosen yang berpredikat Strata Tiga (S3) yang dijadikan responden, namun jumlahnya masih sedikit bila dibandingkan dengan jumlah tenaga pengajar jenjang pendidikan Strata Dua (S2) pada lokasi objek penelitian di PTS Kota Makassar.

5.2.4 Jabatan Fungsional

Karakteristik berdasarkan jabatan fungsional yang dimaksud dalam penelitian ini adalah angka kredit yang diperoleh seorang dosen dalam menjalankan tugas pokok Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Dharma Pendidikan dan Pengajaran, Dharma Penelitian dan Karya Ilmiah, dan Dharma Pengabdian Kepada Masyarakat yang diusulkan oleh dosen yang bersangkutan dan diniliai oleh Tim Penilai Angka Kredit sesuai dengan peraturan yang berlaku dan mendapatkan Surat Keputusan dari pejabat yang berwenang.

Karakteristik responden berdasarkan jabatan fungsional dapat dilhat pada tabel berikut.

Tabel 5.6 Karakteristik Responden Bersarkan Jabatan Fungsional

No. Jabatan Fungsional Jumlah Persentase (%)

1. Lektor 51 25,5

2. Laktor Kepala 143 71,5

3. Guru Bessar 6 3,0

Jumlah 200 100

Sumber: Data Primer (diolah) 2013

Adapun komposisi responden dosen Kopertis Wilayah IX yang dipekerjakan pada PTS di Kota Makassar sebagaimana terlihat pada Tabel 5.6 adalah Lektor Kepala sebanyak 143 orang (71,5%) menempati posisi yang paling besar jumlahnya, sedangkan yang paling kecil jumlahnya adalah Guru Besar atau Professor sebanyak 6 orang (3,0 %), dan jabatan fungsional Lektor sebanyak 51 orang (25,5 %). Walaupun

Jumlah tenaga dosen yang memiliki jabatan fungsioanl Guru Besar atau Professor masih sedikit, akan tetapi besar fungsii dan peranan dalam memberikan motivasi pembinaan terhadap dosen-dosen yunior termasuk dosen yang masih pendidikannya Strata Dua (S2) dalam pengembangan akademik di PTS Kopertis Wilyah IX di Kota Makassar.

5.2.5 Pangkat/Golongan

Karakteristik responden berdasarkan pangkat/golongan diperoleh seorang dosen setelah mendapat SK pangkat/golongan untuk dimiliki sesuai syarat-syarat yang telah ditentukan.

Tabel 5.7 Karakteristik Responden Berdasarkan Pangkat/Golongan

No.

Pangkat/Golongan Jumlah Presentase (%)

1.

Penata / III c 29 14,5

2.

Penata Tk.I / III d 26 13,0

3.

Pembina / IV a 56 28,0

4.

Pembina Tk.I / IV b 53 26,5

5.

Pembina Utama Muda / IV c 30 15,0

6.

Pembina Utama Madya 4 2,0

7.

Pembina Utama 2 1,0

Jumlah 200 100

Sumber: Data Primer (diolah) 2013

Adapun komposisi dosen berdasarkan pangkat/golongan dosen Kopertis Wilayah IX dipekerjakan pada PTS di Kota Makassar sebagaimana tampak pada Tabel 5.7 menunjukkan bahwa sebagian besar responden dosen memiliki pangkat/golongan Penata/ III c sebanyak

29 orang (14,5%), pangkat/golongan Penata Tk I /III d sebanyak 26 orang (13,0%), pangkat/golongan Pembina /IVa sebanyak 56 orang (28,0%), Pangkat/golongan Pembina Tk I/IVb sebanyak 53 orang (26,5%). Hal ini mencerminkan bahwa sebagian besar dosen memiliki masa kerja yang cukup tinggi di PTS Makassar. Sedangkan pangkat/golongan Pembina Utama Muda /VI c sebanyak 30 orang (15,0%), pangkat/golongan Pembina Utama Madya/IVd sebanyak 4 orang (2,0%), dan pangkat/golongan Pembina Utama /IVe sebanyak 2 orang (1,0%).

5.2.6 Masa Kerja

Masa kerja yang dimaksud dalam penelitian ini adalah lamanya bekerja sejak diangkat menjadi tenaga dosen pada PTS Kopertis Wilayah IX di Kota Makassar

Tabel 5.8 Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja

No. Masa Kerja Jumlah Persntase (%)

1. ≤ 10 Tahun 18 9,0

2. 11 – 25 Tahun 94 47,0

3. ≥ 26 Tahun 88 44,0

Jumlah 200 100

Sumber: Data Primer (diolah) 2013

Sehubungan dengan komposisi responden berdasarkan masa kerja, pada Tabel 5.8 hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dosen yang memiliki masa kerja ≤ 10 tahun mencapai 18 orang (9,0%), selanjutnya dosen masa kerja 11 – 25 tahun sebanyak 94 orang (47,0%),

dan terakhir dosen dengan masa kerja ≥ 26 tahun sebanyak 88 orang (440%).

Dalam dokumen DISERTASI - Universitas Muhammadiyah Makassar (Halaman 186-193)