BAB II PAPARAN DATA DAN TEMUAN
A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian
5. Keadaan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan
6. Data sarana dan prasarana MTs NW Mercapada Narmada.
7. Data struktur Organisasi MTs NW Mercapada Narmada.
8. Data jumlah siswa yang mengalami kecemasan.
9. Data strategi guru ketika mengurangi kecemasan public speaking dengan motivasi dan zikir kepada siswa.
10. Data orang tua yang mengalami kecemasan.
42Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan (Pendeketan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D), (Bandung: Alfabeta, 2009), cet. IX, hal. 329
11. Foto-foto siswa, guru, dan upaya guru dalam mengurangi kecemasan public speaking di kelas VII MTs NW Mercapada Narmada Tahun Ajaran 2019/2020.
6. Teknik Analisis Data
Analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi, dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun kedalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh diri sendiri dan orang lain.43
Model analisis data dalam penelitian ini mengikuti konsep yang diberikan Miles and Huberman. Miles and Hubermen mengungkapkan bahwa aktifitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus-menerus pada setiap tahapan penelitian sehingga sampai tuntas. Komponen dalam analisis data :44
a) Reduksi data
Data yang diperoleh dari laporan jumlahnya cukup banyak, untuk itu maka perlu dicatat secara teliti dan rinci. Mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya.
43Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, (Bandung : ALFABETA, 2008), cet. IV,hal. 244
44Ibid, hal. 246-252
Dalam penelitian kualitatif, instrumen utamanya adalah manusia, karena itu yang diperiksa adalah keabsahan datanya.45Lincoln dan Guba dalam Trochim mengusulkan empat kriteria untuk menilai kualitas penelitian kualitatif dan secara eksplisit menawarkannya sebagai alternatif dari kriteria yang lebih berorientasi kuantitatif tradisional, mereka merasa asumsi-asumsi penting yang dilibatkan dalam banyak penelitian kualitatif.
Dalam penelitian kualitatif ada empat macam pemeriksaan keabsahan data, yaitu:
45Nusa Putra dan Ninin Dwilestari, “Penelitian Kualitatif ; Pendidikan Anak Usia Dini”, (Jakarta : Rajagrafindo Persada, 2012), hal. 87
a) Kredibilitas
Kriteria kredibilitas melibatkan penetapan hasil penelitian kualitatif adalah kredibel atau dapat dipercaya dari perspektif partisipan dalam penelitian tersebut.
b) Transferabilitas
Kriteria transferbilitas merujuk pada tingkat kemampuan hasil penelitian kualitatif dapat digeneralisasikan atau ditransfer kepada konteks atau setting yang lain.
c) Dependenbilitas
Kriteria Dependenbilitas sama dengan realibilitas dalam penelitian kuantitatif tradisional tentang realibilitas didasarkan pada asumsi replikabilitas (replicability) atau keterulangan (repeatability).
d) Konfirmabilitas
Kriteria konfirmabilitas atau objektivitas merujuk pada tingkat kemampuan hasil penelitian dapat dikonfirmasikan oleh orang lain.
Menurut Creswell, melalui proses pengumpulan dan analisis data, peneliti perlu menjamin bahwa temuan dan interprestasi akurat.
Validasi temuan berarti bahwa peneliti menentukan keakuratan atau kredibilitas dari temuan tersebut melalui strategi-strategi seperti pengecekan anggota (member cheking) atau tringulasi.
Sebagian peneliti kualitatif telah membicarakan ide ini. Peneliti kualitatif biasanya tidak menggunakan kata bias. Dalam penelitian, mereka akan mengatakan bahwa semua penelitian adalah interprektif
dan bahwa peneliti harus menjadi reflektif diri mengenai perannya dalam penelitian, bagaimana dia menginterprestasikan temuan, dan sejarah personal dan politiknya yang membangun interprestasinya.
Dengan demikian, akurasi dan kredibilitas temuan adalah sangat penting.
Terdapat berbagai istilah yang digunakan peneliti kualitatif untuk mendeskripsikan akurasi dan kreadibilitas ini (misalnya authenticity dan trustworthiness dalam Lincoin & Guba) dan strategi yang digunakan untuk validasi perhitungan kualitatif bervariasi dalam jumlah tiga bentuk yang biasa digunakan oleh penelitian kualitatif yaitu:
1. Penelitian kualitatif melakukan tringulasi diantara sumber-sumber data yang berbeda untuk meningkatkan akurasi suatu studi.
Tringulation adalah proses penguatan bukti dari individu-individu yang berbeda (misalnya seorang kepala sekolah dan seorang siswa), jenis data (misalnya catatan lapangan observasi dan wawancara ) dalam deskripsi dan tema-tema dalam penelitian kualitatif. Dalam tringulasi ada enam jenis yaitu:46
a) Triangulasi peneliti
Diharapkan dengan adanya beberapa peneliti yang melakukan penelitan dengan menggunakan pendekatan yang sama, akan mendapatkan hasil yang sama.
b) Triangulasi data
46Brannen, Julia. Memadu Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif.
(Yogyakarta : Pustaka Pelajar 2002), hal. 65
Mengguanakan berbagai sumber data seperti dokumen, arsip, hasil wawancara, hasil observasi atau juga dengan mewawancarai lebih dari satu subjek yang dianggap memeiliki sudut pandang yang berbeda.
c) Triangulasi Pengamat
Adanya pengamat di luar peneliti yang turut memeriksa hasil pengumpulan data. Dalam penelitian ini, dosen pembimbing studi kasus bertindak Sebagai pengamat (expert judgement) yang memberikan masukan terhadap hasil pengumpulan data.
d) Triangulasi Teori
Penggunaan berbagai teori yang berlainan untuk memastikan bahwa data yang dikumpulkan sudah memasuki syarat.
e) Triangulasi metode
Penggunaan berbagai metode untuk meneliti suatu hal, seperti metode wawancara dan metode observasi. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan metode wawancara yang ditunjang dengan metode observasi pada saat wawancara dilakukan.
f) Triangulasi data atau sumber data
Triangulasi data ini dimaksudkan agar dalam pengumpulan data peneliti menggunakan banyak sumber data. Triangulasi dengan sumber berarti membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu
dan alat yang berbeda dalam metode kualitatif. Hal ini dapat dicapai dengan jalan :
1) Membandingkan data hasil wawancara dengan data hasil observasi.
2) Membandingkan dengan apa yang dikatakan secara pribadi dengan apa yang dikatakan di depan umum.
3) Membandingkan apa yang dikatakan orang-orang tentang situasi penelitian dengan apa yang dikatakan sepanjang waktu.
4) Membandingkan keadaan dan prespektif seseorang dengan berbagai pendapat dari berbagai lapisan masyarakat baik tingkat pendidikan, status pekerjaan misalnya.
5) Membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen lainnya.
Jadi setelah peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi kemudian data hasil dari penelitian itu digabungkan sehingga saling melengkapi.
2. Peneliti juga mengecek temuan-temuan mereka dengan partisipan dalam studi untuk menentukan apakah temuan mereka akurat.
Member checking adalah suatu proses dimana peneliti menanyakan pada seorang atau lebih partisipan atau lebih dalam studi untuk mengecek keakuratan dari keterangan tersebut.
Pengecekan ini melibatkan pengambilan temuan kembali kepada partisipan dan menanyakan kepada mereka (secara tertulis atau lisan) tentang akurasi dari lapangan tersebut.
3. Peneliti juga mungkin meminta seseorang di luar proyek untuk melakukan suatu review tentang studi dan melaporkan kembali, secara tertulis, kekuatan atau kelemahan dan proyek tersebut.
Proses pelaksanaan audit eksternal ini,dimana peneliti hadir atau absen pelayanan dari seorang individu dari luar studi untuk meriview berbagi aspek penelitian. Auditor mereview proyek dan menulis atau mengkomunikasikan suatu evaluasi tentang studi.
Dalam keabsahan data peneliti menggunakan jenis konfirmabilitas karena dalam konfermabilitas ini ada teknik penelitian triangulasi dalam teknik triangulasi ini peneliti menggunakan teknik sumber data yang dimana membandingkan data hasil wawancara dengan data hasil observasi setelah peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi kemudian data hasil dari penelitian itu digabungkan sehingga saling melengkapi.
H. Sistematika Pembahasan
b. Bagian Isi
BAB I: Pendahuluan. Bab ini menguraikan tentang latar belakang penelitian, fokus penelitian, tujuan dan manfaat penelitian, ruang lingkup dan setting penelitian, talaah pustaka, kajian teoritis, metodologi penelitian, dan sistematika.
BAB II: Dalam Bab ini penulis memaparkan tentang, Paparan data dan temuan dalam bab ini peneliti menguraikan secara singkat tentang gambaran umum lokasi penelitian, keadaan geografis dan keadaan lingkungan, dan memaparkan hasil wawancara dengan informan.
BAB III : dalam bab ini, peneliti menguraikan tentang pembahasan hasil jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang disebut dalam fokus penelitian yaitu bagaimana bentuk kecemasan public speaking yang dialami siswa kelas VII MTs NW Mercapada dan apa saja faktor penyebab terjadinya kecemasan dalam public speaking yang dialami Siswa Kelas VII MTs NW Mercapadadan bagaimana proses pelaksanaan motivasi dan zikir dalam mengurangi kecemasan Pada public speaking siswa kelas VII MTs NW Mercapada.
BAB IV: Penutup bab ini terdiri dari kesimpulan dan saran kesimpulan merupakan ringkasan dari seluruh materi kajian, sedangkan saran merupakan kontribusi/ rekomendasi pemikiran peneliti terkait dengan permasalahan yang dikaji.
c. Bagian Akhir
Pada bagian akhir ini mencantumkan daftar pustaka, riwayat hidup peneliti, dan sejumlah lampiran. Untuk lampiran hal-hal yang dilampirkan tentu menyesuaikan dengan jenis penelitinya, seperti pedoman wawancara, pedoman observasi, catatan lapangan (filed note).
Tabel 1.1
Rencana Jadwal Kegiatan Penelitian No Kegiatan Bulan Ke-
1-9-19 1-6-20 20-7-20 1-8-20 1-9-20 1-10-20 1 Penyusuna
n proposal
√ 2 Seminar
proposal
√ 3 Memasuki
lapangan
√
4
Tahap seleksi dan analisis
√
5
Membuat draf laporan
√ √
6
Diskusi draf laporan
√
7
Penyempur naan laporan
√
8
Dan seterusnya disesuaika n
kebutuhan
√
Catatan: Jadwal ini bisa saja berubah sesuai situasi dan kondisi
2. Visi dan Misi Madrasah Tsanawiyah NW Mercapada.
VISI
Terbentuknya peserta didik yang beriman, bertaqwa, berilmu dan beramal sholeh.
MISI
1. Meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan.
2. Mengupayakan dan melengkapi sarana dan prasarana.
3. Melaksanakan kegiatan pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif dan kompetitif.48
3. Letak Geografis Madrasah Tsanawiyah NW Mercapada
Madrasah Tsanawiyah NW Mercapada terletak di jalan Soeharto Nomor 01 Merca Desa Selat Kecamatan Narmada kabupaten Lombok Barat, MTs. NW Mercapada terletak di pedesaan pada posisi yang sangat strategis dan berdampingan dengan batas-batas sebagai berikut :
- Sebelah Barat : Persawahan
- Sebelah Timur : Perdesaan Merca
- Sebelah Selatan : Jalan Raya
- Sebelah Utara : Persawahan dan
Sungai
Dengan posisi yang sangat strategis memungkinkan siswa memiliki kenyamanan dalam hal belajar.49
48Ibid,.
49Dokumentasi : Data Sekolah MTs NW Mercapada Narmada dikutip Pada Tanggal 20 Juli 2020.
4. Keadaan Siswa Madrasah Tsanawiyah NW Mercapada Tabel 2.1
Jumlah Siswa Madrasah Tsanawiyah NW Mercapada Tahun Ajaran 2019/2020.50
Kelas Laki-Laki Perempuan Jumlah
VII 19 22 41
VIII 40 26 66
IX 25 20 45
Jumlah 84 68 152
Dilihat dari jumlah data siswa bahwa madrasah memiliki peningkatan serta mengalami penurunan pada tiap tahunnya.
5. Keadaan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Madrasah Tsanawiyah NW Mercapada
Guru adalah pembimbing atau pengarah bagi siswanya untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Oleh karena itu MTs NW Mercapada melaksanakan pendidikan dan pengajaran didukung oleh para pengajar yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan sebab tenaga pendidik yang rata-rata mempunyai latar belakang pendidikan sesuai dengan bidang studi yang diajarkan penerapan pengolahan pengajaran dituntut untuk dapat diaplikasikan atau diterapkan secara maksimal dengan kerjasama dari pihak guru, kepala madrasah dan semua staf yang ada guna dapat hasil belajar yang maksimal dan untuk mewujudkan hal tersebut tentunya membutuhkan kontiunitas pembinaan dan tenaga pendidik, bukan hanya guru bidang studi saja
50Ibid,.
akan tetapi semua tenaga pendidik dan kependidikan yang ada di MTs NW Mercapada. Mengenai keadaan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan pada MTs. NW Mercapada pada tahun 2019/2020 lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel 2.2
Jumlah Data Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Mts Nw Mercapada Tahun Pelajaran 2019/2020.51
51Dokumentasi : Data Sekolah MTs NW Mercapada Narmada di kutip Pada Tanggal 20 Juli 2020.
DATA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN MTS NW MERCAPADA
TAHUN PELAJARAN 2019/2020
NO Nama L/P
Pendidikan Terakhir JABATAN Jenjang
Kel.
Program Studi
Guru Mapel
Tugas Tambahan
1 H.
Burhanudin, SE
L S1 Ekonomi IPS
Terpadu
Kepala Madrasah
2
Syamsurrijal Wathoni, S.Ag
L S1
Pendidikan Agama
Islam
Bahasa
Indonesia Wakakur
3
H. Badri,
S.Ag L S1
Pendidikan Agama
Islam
Fiqih, Nahwu,
Shorof
Pembina Imtaq
4
Sahnim,
S.Pd.I L S1
Pendidikan Agama
Islam
Mulok
Agama -
5
Zainuddin,
S.Pd L S1 Bahasa
Inggris
Bahasa
Inggris -
6
Sabdiawan,
S.Pd L S1 Matematika Matematika -
7
Agus Rahmadi, A.Ma.Pd.SD
L D2 Pend. Guru
Kelas IPA Pem. Imtaq
8
Muliahartini,
S.Ag P S1 Dakwah/ KWN -
9
Eva
Kurningsih, S.Pd
P S1 IPA
Biologi IPA Ka. Lab
IPA
10
Hidayatun Khairiyah, S.Pd.I
P S1
Pendidikan Agama
Islam
SKI Wali Kelas
11 Siti Khaeronil Aen, S.Pd.I
P S1
Pendidikan Agama
Islam
Akidah
akhlak Wali Kelas
12
Abdul Manan, S.Pd.I
L S1
Pendidikan Agama
Islam
- Ka. TU
13
Inten Sufiani, S.Pd.I
P S1 Tadris IPS IPS Wali Kelas
14 M. Sapriadi L SLTA Matematika Matematika Ka.
Pustaka 15
Kamaruddin,
S.Pd L S1 PPKN KWn -
16
M. Imam
Mahdi L SLTA - SBY Bendahara
17
Marsuddin,
S.Pd L S1 Seni
Budaya SBY -
18
Imam Alfan
Haroki, S.Pd L S1
Pendidikan Agama
Islam
Prakarya Staf TU 19
Hawandi,
S.Pd L S1 Pend. Guru
Kelas
Seni
Budaya -
20
Hilmiatun
Khairiyah P SLTA Bahasa - Staf
Pustakaan 21 Arno, S.Pd L S1 Bahasa
Arab
Bahasa
Arab -
22
Apri Aji
Arjun, S.Pd L S1 Penjaskes Penjaskes Wali Kelas 23
Desy Andriani, S.Pd
P S1 Bahasa
Indonesia
Bahasa
Indonesia 24
Dian Retno
Utami, S.Pd P S1 Bahasa Inggris
Bahasa
Inggris -
25
Nellyda Adnani, S.Pd
P S1 IPA Matematika -
26
Sanudin,
S.Pd L D1 Ma'had Bahasa
Arab -
27 Evan L S1 Bimbingan Guru BP -