5. Kunci Jawaban Test Formatif
4.2 Kegiatan Belajar 2: AKSES INFORMASI LAPANGAN KERJA
AKSES INFORMASI LAPANGAN KERJA RENDAH 4.2.1 Uraian dan Contoh
Informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional. Hak memperoleh informasi merupakan hak asasi manusia dan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu ciri penting negara demokratis yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik. Keterbukaan informasi publik merupakan sarana dalam mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara dan Badan Publik lainnya dan segala sesuatu yang berakibat pada kepentingan publik.
Seiring dengan perkembangan zaman, akses informasi dan jaringan komputer telah mengalami banyak perubahan dari masa ke masa. Hingga akhirnya, mulai dikenal jaringan internet dan intranet. Internet adalah
Kependudukan dan Ketenagakerjaan
jaringan komputer global sedangkan intranet adalah jaringan komputer lokal. Internet dan intranet memiliki berbagai sambungan. Berbicara tentang sambungan internet dan intranet berarti berbicara mengenai bagaimana cara menggunakan sambungan internet dan intranet dalam komputer. Jika pada masa lampau, internet belum membumi, kini internet telah dikenal banyak orang. Sehingga untuk dapat mengaksesnya, kita perlu mengetahui langkah-langkah dalam mengaksesnya. Internet adalah hubungan (koneksi) satu komputer ke komputer lainnya diseluruh dunia melalui server dan router terdedikasi. Ketika dua komputer terhubung lewat internet, mereka bisa saling kirim dan terima informasi seperti teks, gambar, suara, video dan program komputer berupa software dan aplikasi. Mengakses internet adalah sebuah kegiatan yg berkaitan dengan interaksi user dengan komputer yg terkoneksi dengan internet akses internet bisa menggunakan bermacam macam media computer pribadi, handphone, tv kabel, dll.
Kata akses merupakan kosakata dalam bahasa Indonesia yang diserap dari bahasa Inggris yaitu access yang berarti jalan masuk. Akses berarti jalan atau izin masuk dari suatu tempat/wilayah baik yang dapat dilihat dengan mata ataupun tidak dimana kita dapat berhubungan dengan sumber daya yang ada di dalam wilayah tersebut sesuai dengan izin yang dimiliki. Misalnya jika kita pegawai kantor bupati bagian olahraga berarti kita memiliki izin dan dapat memasuki bangunan kantor bupati bagian olahraga serta dapat melakukan aktivitas di dalamnya sesuai dengan izin yang kita miliki, begitu juga dengan informasi dimana kita bisa membuka, mendapatkan dan mengambil manfaat dari informasi tersebut.
Bank Dunia menyoroti fenomena lapangan kerja di Indonesia yang tidak sesuai antara kebutuhan pencari kerja dengan pengusaha sebagai pemberi kerja. Fenomena ini disinyalir muncul akibat ketimpangan informasi, terutama di kalangan anak muda yang baru lulus sekolah. Ekonom Senior Bank Dunia Vivi Alatas mengatakan, 60 persen angkatan kerja muda terlalu mengandalkan model getok tular alias informasi dari hasil obrolan dengan teman atau keluarga. Hal ini menandakan adanya kesulitan angkatan kerja untuk mengakses informasi soal pasar kerja. Kondisi ini, idealnya harus dijembatani oleh pemerintah atau pemberi kerja. Sebab, ketidaktahuan cara mencari kerja bukan hanya dialami lulusan SD atau SMP, melainkan juga SMA hingga sarjana.
Keberadaan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik sangat penting sebagai landasan hukum yang berkaitan
dengan (1.hak setiap Orang untuk memperoleh Informasi; (2) kewajiban Badan Publik menyediakan dan melayani permintaan Informasi secara cepat, tepat waktu, biaya ringan/proporsional, dan cara sederhana; (3) pengecualian bersifat ketat dan terbatas; (4) kewajiban Badan Publik untuk membenahi sistem dokumentasi dan pelayanan Informasi. Melalui mekanisme dan pelaksanaan prinsip keterbukaan, akan tercipta kepemerintahan yang baik dan peran serta masyarakat yang transparan dan akuntabilitas yang tinggi sebagai salah satu prasyarat untuk mewujudkan demokrasi yang hakiki.
Dengan membuka akses publik terhadap Informasi diharapkan Badan Publik termotivasi untuk bertanggung jawab dan berorientasi pada pelayanan rakyat yang sebaik-baiknya.
Tentunya undang-undang tersebut belum berjalan dengan mulus, menurut Kementerian KOMINFO, terdapat kendala baik dari internal ataupun external diantaranya:
Internal:
• Penyediaan informasi bergantung pada supply data dan satuan kerja
• Kurangnya koordinasi dan pemahaman dari unit kerja
• Kurangnya pemahaman jenis-jenis informasi publik
• SDM kurang memahami dan menguasai teknologi yang berkembang Eksternal:
• Mekanisme pelayanan informasi publik masih buruk
• Akses informasi yang asimetris
• Kurangnya pemahaman masyarakat
• Kurangnya sosialisasi kepada masyarakat
Berdasarkan kendala tersebut, baik masyarakat kota warga yang tinggal dan menetap di wilayah metropolitan atau ibukota yang menjadi pusat perekonomian, terlebih masyarakat desa yang sangat jauh tertinggal, tentunya masih kesulitan didalam mengakses informasi lapangan kerja.
Ditambah dengan maraknya perusahaan alih daya atau biasa disebut outsourcing yang membebani pekerja dan nepotisme kekeluargaan yang masih berjalan di Indonesia akan menutup akses informasi dan hak setiap calon pekerja. Pemerintah harus berperan aktif dalam menangani akses informasi lapangan kerja di indonesia, agar sumberdaya manusia, dan tempat bekerja bisa terhubung yang akan meningkatkan produktivitas suberdaya manusia
Kependudukan dan Ketenagakerjaan
dan tempat bekerja tersebut.
4.2.2 Latihan
1. Apa yang dimaksud dengan akses informasi
2. Sebutkan dan jelaskan kendala keterbukaan informasi di Indonesia?
4.2.3 Rangkuman
Informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional. Hak memperoleh informasi merupakan hak asasi manusia dan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu ciri penting negara demokratis yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik. Akses informasi adalah dimana kita bisa membuka, mendapatkan dan mengambil manfaat dari informasi tersebut. Bank Dunia menyoroti fenomena lapangan kerja di Indonesia yang tidak sesuai antara kebutuhan pencari kerja dengan pengusaha sebagai pemberi kerja. Fenomena ini disinyalir muncul akibat ketimpangan informasi, terutama di kalangan anak muda yang baru lulus sekolah. Pemerintah harus berperan aktif dalam menangani akses informasi lapangan kerja di indonesia, agar sumberdaya manusia, dan tempat bekerja bisa terhubung yang akan meningkatkan produktivitas suberdaya manusia dan tempat bekerja tersebut, serta meningkatkan penyerapan angkatan kerja di Indonesia.