• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEPEMIMPINAN

Dalam dokumen Administrasi Rumah Sakit (Halaman 189-196)

Kepemimpinan atau leadership adalah sebuah seni untuk membuat orang lain mau melakukan keinginan kita, sehingga seolah-olah itu adalah kehendak mereka sendiri. Seperti yang dikatakan oleh Douglas Eisenhower dari Amerika Serikat, ‘Leadership is the art of getting someone else to do something you want done,t because you want to do it’. Inilah cara terbaik agar sebuah perusahaan atau tim bisa maju dan sukses.

Kita harus bisa meyakinkan dan memotivasi orang lain bahwa keinginan dan tujuan yang telah kita tetapkan adalah juga keinginan mereka dan bukan sesuatu yang kita bebankan sehingga mereka bekerja dengan sungguh- sungguh. Namun, tentu saja kita harus bisa memberikan dorongan positif dan semangat serta motivasi yang baik kepada mereka, supaya mereka mau melakukan apa yang telah menjadi tujuan bersama. Oleh karena untuk

B A B 7

menjadi seorang pemimpin yang baik sekaligus sukses, kita harus mampu memotivasi orang yang ada di sekitar kita. Caranya dengan meng hidupkan suasana positif dan menghilangkan suasana negatif yang ada. Salah satu yang penting adalah kita harus selalu membuat pola berpikir kita menjadi positif karena ‘”Positive thinkers get positive result because they are not afraid of problems’.

Berikut perbedaan antara pola pikir negatif dan positif. Orang yang selalu berpikiran negatif akan berkata, “Susah Pak”, “Begini Pak”, dan “Kenapa kok begini”. Semangat negatif selalu memberikan kecemasan dan sulit mencapai hasil positif. Dengan berpikiran negatif, seseorang tidak akan pernah memberikan kritik yang membangun, karena mereka tidak memberikan kepercayaan pada diri sendiri untuk mencapai sukses.

Sebaliknya mereka yang selalu berpikiran positif akan selalu berkata, “Saya bisa Pak”, “Saya sanggup Pak”, dan bisa menjalankan pekerjaan dengan benar. Itulah orang-orang nantinya akan menjadi pribadi yang sukses dan yang baik bagi kelangsungan usaha Seseorang.

Jadi, kalau Seseorang berposisi sebagai pemimpin, cobalah mencari orang-orang yang memiliki pemikiran positif untuk menjadi bawahan Seseorang. Kemudian Seseorang juga harus bisa meng ”create a sense of belonging”, misalnya semangat kepemilikan dan lain- lain, supaya semua orang di bawah Seseorang mau bekerja dan mempunyai semangat serta visi yang sama dengan Seseorang. Pada akhirnya bawahan Seseorang akan bekerja dengan semangat tinggi dan merasa

mencapai tujuan mereka sendiri yang sebenarnya sama dengan tujuan Seseorang.

The first and last task of a leader is to keep the hope alive. The hope that we can finally find our way through to be a better world”. Tugas pertama dan terakhir dari seorang pemimpin adalah senantiasa menghidupkan harapan kita sehingga kita bisa mencapai kesuksesan setelah melalui semua kesulitan dan kegagalan. John Gardner.

Peter Drucker, 2007, menekankan dua hal penting bagi pemimpin, yakni pertama charisma masih penting, tetapi harus dijabarkan bahwa seorang pemimpin itu harus mempunyai visi dan menjalankan segala misinya dengan jelas. Kedua, adanya kesadaran bahwa pempimin adalah tanggung jawab, bukanlah suatu fasilitas.

Fungsi dan tugas pemimpin

Beberapa fungsi dan tugas, tanggung jawabnya

1. mampu memberikan harapan kepada bawahannya bahwa kita akan mampu melewati masa-masa susah.

Secara aplikatif, dalam kegiatan operasional sehari- hari, leadership adalah cara menggerakkan teman- teman kita menuju pada titik tujuan bersama yang baik.

Karena itu pemimpin harus memiliki pengetahuan bisnis, sikap dan keterampilan manajemen di organisasin dia bekerja

2. memberikan kontribusi yang besar dalam berhasil atau tidaknya sebuah usaha. Seorang pemimpin yang

baik harus berani mengambil risiko. Sebagai ilustrasi, ada sekumpulan macan yang dipimpin seekor domba dan berperang maka kelompok ini akan kalah jika bertanding melawan sekumpulan domba yang dipimpin oleh seekor macan. Ini sebagai wujud peran dan tugas yang harus di emban

3. Kecakapan manajemen lama POSCORBE. Kecakapan manajemen baru, juga kecakap an pemimpin dalam pemberdayaan (Stewart A.M, 1998) diwujudkan

a. Enabling (membuat mampu) . Memastikan bahwa bawahan memiliki kemampuan yang meliputi pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill) dan teknologi dan facilitas untuk mampu menjalankan pemberdayaan

b. Facilitating (memperlancar). Meniadakan hambatan bawahan untuk menjalankan delegasi atau pelimpahan yang menjadi kewenangannya c. Consulting (berkonsultasi). Konsultasi dengan staf

tentang masalah sehari hari dan strategis

d. Collaborating (Bekerja sama). Kerjasama manajer dan staf untuk mencapai Tujuan akhir

e. Metoring, coaching (membimbing, pedampingan).

Memberikan pelatihan staf sebagai wujud transfer of knowledge

f. Supporting (mendukung). Membantu staf menuju kemandirian

Gambar 7.1 Hubungan Piramid Tugas, Peran, Kompetensi (adapted from Liang et al 2013).

Ada sebuah kata-kata yang cukup menarik, “To be a leader means the willingness to take risk and the willingness to love”. Sebagai bawahan, Seseorang juga harus mengecek, “Has the leader given you something from the heart?” Apakah pemimpin Seseorang sudah memberikan dari hatinya atau dari kebenarannya sendiri.

SIFAT PEMIMPN BISNIS UMUMNYA

1. Bukti (Evidence) keputusan berdasarkan informasi bukti

2. Sumber daya (Resources)– operasi, administrasi dan manajemen sumber daya;

3. Pengetahuan Knowkedge) lingkungan kesehatan dan organisasi

4. Komunikasi interpersonal, kualitas komunikasi dan manajemen hubungan;

5. Kepemimpinan(Leadership) – memimpin orang dan organisasi, dan

6. Perubahan (Change) – mengaktifkan dan mengelola perubahan.

KEPEMIMPINAN BIDANG KESEHATAN

Peran, Tanggung jawab pemimpin:

1. Manajemen Komunikasi dan Hubungan

2. Literasi bisnis yang esensial; Pengetahuan tentang Kesehatan Lingkungan;

3. Praktik Etis, Keberagaman dan Inklusi;

4. Knowledge of health care Environment

5. Pengambilan Keputusan Berbasis Kesehatan Penduduk

PEMIMPIN YANG SUKSES

Satu pertanyaan penting yang sering diajukan para pemimpin organisasi adalah ”Bagaimana cara untuk mencapai kesuksesan?” Sedikitnya ada lima hal dan satu

kata kunci (5 hal+1 kunci sukses) yang harus dimiliki. Ke- lima hal dan satu kata kunci adalah:

1. Rasa optimis dalam hidup, 2. Memiliki tujuan hidup,

3. Mampu mengomunikasikan diri (tujuan, segala hal tentang bisnis kita),

4. Mempunyai kecintaan pada pekerjaan yang dilakukan (Pygmalion effect) dan

5. Kemampuan kerja, sedangkan kata kuncinya adalah action.

kuncinya adalah action, Dream Big, Start Small, Act right Now

Dalam dokumen Administrasi Rumah Sakit (Halaman 189-196)

Dokumen terkait