Kepribadian guru Profetik yang mencakup aspek-aspek sidiq, amanah,
tabligh, fathanah, sejalan dengan kompetensi guru yang kepribadian, sosial, paedagogik, profesional. Ki hajar Dewantara dengan moto ing ngarso sung tulodo ing madya mangun karso tut wuri handayani melengkapi kepribadian dan kompetensi guru dalam aplikasi perannya di dalam kelas maupun di luar kelas.
Kepemimpinan menjadi satu sikap yang harus pula dimiliki oleh seorang guru sehingga mampu melakukan pengelolaan dan manajemen di kelas dengan baik.
Guru harus mampu memahami latar belakang peserta didik, guru mampu memahami karakteristik peserta didik, sehingga guru mampu mengakomodasi kepentingan peserta didik sampai terpenuhinya kebutuhan pendidikannya. Guru idealnya senantiasa melakukan pencarian informasi baru, mampu melakukan refleksi, melek teknologi informasi sehingga dapat terus menyesuaikan diri dengan kondisi kontemporer.
DAFTAR PUSTAKA
Abadi, A.-F. (n.d.).Qāmus al-Muhīṭ. Maktabah al-Syamilah.
Al-Baihaqy, A. B. A. (1986).al-Jāmi’ li Syu’b al-Īmān. Bombai: Dar al-Salafiyah.
Al-Ghazali, M. (n.d.).Aqidah al-Muslim. al-Maktabah al-‘Asriyah.
Al-Qaradhawi, Y. (1996).Pengantar Kajian Islam. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.
Chirzin, M. (2015).Buku Saku Konsep dan Hikmah Akidah Islam. Tangerang Selatan:
Zaman.
Izutsu, T. (1994).Konsep Kepercayaan dalam Teologi Islam(A. F. terj. Husein, ed.).
Yogyakarta: Tiara Wacana.
Shihab, M. Q. (2000). Tafsir al-Mishbāh Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an (1st ed.). Ciputat: Lentera Hati.
Taimiyah, I. (n.d.).Kitāb al-Imān. Alexandria: Dar Ibnu Khaldun.
Shaleh, A. Rosyad, (1993) Manajemen Dakwah Islam, Jakarta: Bulan Bintang Tafsîr ath-Thabary(XV/366)
Tafsîr al-Baghawy(V/196), Tafsîr al-Qurthuby(XIII/356), Tafsîr Ibn Katsîr(V/186-187), Tafsîr al-Jalâlain(hal. 302-303)
Tafsîr as-Sa’dy (hal. 435), Ibnu Abbas radhiyallahu’anhuma yang diriwayatkan Imam al-Baihaqy dalamKitab l-I’tiqâd(hal. 183)
Ummu Ihsan Choiriyyah dan Abu Ihsan al- Atsary (201$) Mencetak Generasi Rabbani, Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi'i
Umroatin, Yuli, (2020) DAKWAH DALAM AL-QUR'AN. Ponorogo: Jakad Media Publishing.
Zaen, Abdullah, (2020) makalahMengatasi Kenakalan Orang Tua,Purbalingga ---,(2020) makalahJurus Jitu Mendidik Anak,Purbalingga
4. RUANG KOLABORASI
Mahasiswa secara berkelompok beranggotakan 3-4 orang, mengidentifikasi permasalahan aktual (kasus) yang muncul di ranah publik terkait peserta didik yang dilatarbelakangi oleh profil guru. Jawaban kelompok anda dapat berupa bahan tayang yang anda buat dengan aplikasi canva. Hasil tugas diupload oleh masing-masing mahasiswa pada menu Unggah Ruang Kolaborasi.
5. DEMONSTRASI KONTEKSTUAL
Setelah mempelajari materi pada topik di atas dan mahasiswa melakukan Diskusi Ruang Kolaborasi, saatnya mahasiswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok pada Demonstrasi Konstekstual.
Petunjuk Demonstrasi Kontekstual
Setelah menyelesaikan tugas secara berkelompok, saat ini Anda akan diminta untuk mempresentasikan hasil kerja kelompok Anda. Adapun tata cara yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:
1) Masing-masing kelompok mempresentasikan bahan tayang yang sudah diselesaikan sebelumnya.
2) Masing-masing kelompok wajib memberikan satu pertanyaan / pernyataan / saran / kritik / sanggahan / lainnya, kepada kelompok lain melalui forum diskusi.
3) Ketua kelompok membagi tugas kepada seluruh anggota kelompok (termasuk dirinya sendiri) secara merata, untuk memberikan tanggapan di forum diskusi.
4) Seluruh mahasiswa menyimak tanggapan kelompok dan mengomunikasikan
kembali secara kontinyu terhadap pernyataan, saran, kritik, pertanyaan, sanggahan, dll kelompok lainnya.
5) Dosen memberikan umpan balik, penguatan, dan refleksi materi topik perkuliahan.
6. ELABORASI PEMAHAMAN
Pertanyaan Pemantik elaborasi pemahaman:
1) Pada topik ini, bagian mana yang menurut Anda paling menginspirasi?
Mengapa?
2) Apa yang ingin Anda pelajari lebih lanjut? Mengapa?
3) Berdasarkan pendekatan akal, apakah anda sudah memenuhi kualifikasi sebagai calon guru? Apakah kualifikasi tersebut terbukti secara empiris (pendekatan indera)? Apakah anda juga memenuhi kualifikasi pribadi shalih (pendekatan agama)?
4) Berdasarkan teori yang disampaikan pada topik ini, karakteristik guru profetik apa sajakah yang akan Anda lembagakan sehingga menjadi kepribadian Anda sebagai seorang guru nanti?
Kami yakin, saat ini Anda sudah mulai tercerahkan namun juga mungkin sekaligus memiliki banyak pertanyaan. Tetaplah semangat, karena semua pertanyaan-pertanyaan tersebut akan menjadi pemandu dalam perjalanan Anda menuju pemahaman. Silahkan bertanyalah kepada dosen Anda atau diskusikanlah kembali dengan teman Anda jika masih ada yang belum dimengerti dari paparan konsep teori yang tersaji di atas.
TOPIK 6
INTEGRASI ISLAM DAN ILMU PENGETAHUAN (ISLAM DAN SAINS, ISLAM DAN ILMU SOSIAL BUDAYA
1. PENGANTAR
a. Ruang Lingkup Materi
Materi yang dikaji dalam topik ini yaitu seputar integrasi Islam dan Pengetahuan yang dibagi dalam 2 sub bab pembahasan, yaitu:
1) Islam dan Sains Matematika 2) Islam dan Ilmu Sosial Budaya b. Capaian Pembelajaran
Capaian Pembelajaran (CP) yang hendak dicapai pada topik ini memilih salah satu sesuai bidang ilmu yang Anda tekuni:
1) Mahasiswa mampu mengkonstruksi pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan sains matematika
2) Mahasiswa mampu mengkonstruksi pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan ilmu social budaya
2. MULAI DARI DIRI
Selamat datang para mahasiswa di sesi integrasi Islam dan ilmu pengetahuan.
Pada sesi ini, kita akan mulai dengan refleksi diri terhadap apa yang pernah Anda alami ketika berinteraksi dengan orang lain. Jangan khawatir apa yang Anda jawab adalah jawaban yang terbaik untuk Anda. Tidak ada jawaban salah atau benar, semuanya sama saja. Pertanyaan tersebut anggaplah sebagai pengingat diri. Ketiklah jawaban/respon Anda pada kolom jawaban yang telah disediakan. Jangan lupa selalu tepat waktu dalam mengumpulkan jawaban, sehingga Anda bisa lebih memahami materi yang akan disampaikan. Selamat merefleksi diri.
Pertanyaan 1
Apakah Anda pernah mendapatkan pengalaman memperoleh pencerahan nilai- nilai Islam yang menyuburkan sanubari pada saat Anda mengkaji sains
matematika atau ilmu sosial budaya?
Pertanyaan 2
Jika Anda menjawab pernah, bagaimana prosedur atau tahapan-tahapan pembelajaran yang dilakukan?
3. EKSPLORASI KONSEP