• Tidak ada hasil yang ditemukan

V. HASIL DAN PEMBAHASAN

5.5 Analisis SWOT

5.5.3. Matriks IE

52 0,2 dan tempat produksi dekat dengan pasar besar Kabupaten Sinjai (pasar sentral) dengan skor 0,3.Sedangkan ancaman utama bagi Industri Rumah Tangga Minas adalah kerusakan iklim dapat mengganggu produktifitas bahan baku dengan skor sebesar 0,07, meningkatnya persaingan dengan produk sejenis dengan skor 0,06, musim yang tidak menentu dengan skor 0,14 selanjutnya yaitu Kurangnya transportasi yang lalu lalang di sekitar industri dengan skor 0,15. Secara keseluruhan berdasarkan hasil akhir matriks EFAS, jumlah total skor faktor peluang dan ancaman sebesar 2,97 yang terdiri dari nilai sub total skor peluang sebesar 2,55 dan ancaman sebesar 0,42. Hal ini menunjukkan posisi eksternal usaha minas di Industri Rumah Tangga Minas mendekati rata-rata dalam peluang eksternal secara keseluruhan, yaitu 2,55. Dapat disimpulkan bahwa dalam pengembangan usaha minas di Industri Rumah Tangga Minas dapat memanfaatkan peluang, namun belum mampu menghindari sepenuhnya ancaman yang ada.

53

TOTAL SKOR FAKTOR INTERNAL

(2,76)

4,0 Kuat 3,0 Rata-rata 2,0 Rendah 1,0

Gambar 6. Matriks Internal Eksternal Dalam Strategi Pemasaran Produk Minas Industri Rumah Tangga Di Kelurahan Bongki Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai

I Pertumbuhan

melalui integrasi

vertikal

II Pertumbuhan melalui integrasi

horizontal

III Penciutan melalui “turn

around”

IV Stabilitas

V Pertumbuhan melalui integrasi

horizontal atau stabilitas

VI Divestasi

VII Pertumbuhan

melalui difersifikasi

konsentrik

VIII Pertumbuhan

melalui diferensifikasi

konglomerat

IX Likuidasi Besar

3,0

Rata-Rata 2,0

Rendah

1,0 TOTAL SKOR

FAKTOR EKSTERNAL

2.97

54 5.5.4 Matriks SWOT

Tabel 10. Matrik SWOT

Faktor Internal (IFAS)

Faktor Eksternal (EFAS)

Strength (Kekuatan)

S1 Industri Rumah Tangga Minas yang sudah dikenal masyarakat

S2 Pelayanan yang baik

S3 Harga yang murah dan terjangkau

S4 Hubungan pemilik dengan karyawan baik S5 Produk minuman yang memiliki manfaat pada

konsumen

Weaknesses (Kelemahan) W1 Promosi belum maksimal W2 Produk yang tidak tahan lama W3 Kemasan produk kurang variatif W4 Tenaga kerja bagian pemasaran

kurang

W5 Sarana dan prasarana tidak memadai Opportunity (Peluang)

O1 Memiliki pelanggan tetap

O2 Meningkatnya Minimarket dan Supermarket maka dapat membantu penjualan

O3 Semakin banyaknya kesibukan maka banyak orang menginginkan hal yang praktis

O4 Tingginya tingkat kerusakan iklim suhu panas jadi banyak yang butuh minuman segar

O5 Tempat produksi dekat dengan pasar besar Kabupaten Sinjai (pasar sentral)

Strategi (SO) 1. Menjaga kualitas produk (S5, O1) 2. Melakukan perluasan pemasaran dengan

menjual produk melalui Minimarket dan Supermarket (S1, O2)

3. Meningkatkan pelayanan penjualan dengan pesan antar ke konsumen (S2, O3, O5)

Strategi (WO)

1. Meningkatkan kerja sama dengan pihak terkait (pelanggan) (W1, O1)

2. Melakukan pesan antar (W2, O3)

Threats (Ancaman)

T1 Kerusakan iklim dapat mengganggu produktifitas bahan baku

T2 Meningkatnya persaingan dengan produk sejenis T3 Musim yang tidak menentu

T4 Kurangnya transportasi yang lalu lalang di sekitar industri

Strategi (ST) 1. Pengembangan produk ( S5,T2, T3)

2. Lebih agresif dalam penetrasi pasar (S2, S3, T2)

Strategi (WT)

1. Pengembangan pasar, menambah jumlah karyawan pemasaran untuk langsung ke konsumen dan membuat situs website (W1, T5)

2. Menambah bentuk kemasan (W3, T2) 3. Penambahan modal untuk menambah

sarana dan prasarana pemasaran

Sumber: Data Primer Setelah Diolah,2015

54

55 5.6 Strategi Pemasaran Industri Rumah Tangga Minas

Dari hasil analisis matriks SWOT menggunakan data yang telah diperoleh dari matriks IFAS (Internal Strategic Factors Analysis Summary) dan EFAS (Eksternal Strategic Factors Analysis Summary), empat strategi utama yang disarankan yaitu strategi SO, WO, ST, dan WT.

Alternatif strategi yang dirumuskan menggunakan matriks SWOT disesuaikan dengan alternatif strategi yang dihasilkan dari matriks IE. Beberapa alternatif strategi yang dirumuskan untuk pemasaran produk minuman khas Sinjai di Industri Rumah Tangga Minas berdasarkan analisis matriks SWOT pada tabel 10 adalah:

1) Strategi SO

Strategi ini dibuat berdasarkan penggunaan kekuatan perusahaan untuk memanfaatkan peluang. Berikut ini merupakan alternatif strategi yang dapat ditawarkan untuk pemasaran produk “minas” minuman khas Sinjai di Industri Rumah Tangga yaitu:

a. Menjaga kualitas produk

Produk Minas yang dimiliki Industri Rumah Tangga Minas memang memiliki kualitas yang cukup baik karena selain memiliki rasa yang enak dan segar.

Minas juga memiliki manfaat bagi konsumen. Dalam pengembangan usahanya setiap perusahaan disarankan untuk tetap menjaga kualitas produknya. Dilihat dari produk minuman yang diproduksi oleh perusahaan lain memiliki perbedaan, dari segi manfaat yang dimiliki Industri Rumah Tangga Minas .

56 Hal ini dapat menjadi kekuatan yang cukup besar agar pelanggan yang dimiliki tetap setia pada produk minas.

b. Melakukan perluasan pemasaran dengan menjual produk melalui Minimarket dan Supermarket.

Industri Rumah Tangga Minas yang sudah dikenal oleh masyarakat maka dengan mudah melakukan perluasan pemasaran karena konsumen tidak berpikir - pikir lagi dalam membeli produk yang ditawarkan dengan begitu Industri Rumah Tangga memanfaatkan Minimarket dan Supermarket dengan memanfaatkan tempat tersebut maka itu dapat membantu penjualan produk minas.

c. Meningkatkan pelayanan penjualan dengan pesan antar ke konsumen

Untuk meningkatkan penjualan maka Industri Rumah Tangga Minas harus menambah bentuk pelayanan ke konsumen yaitu dengan cara melakukan pelayanan pesan antar dengan begitu konsumen dapat langsung menikmati produk minas karena saat ini konsumen sebagian besar memiliki banyak kesibukan maka banyak orang yang menginginkan hal yang praktis selain itu tempat Industri Rumah Tangga Minas dekat dengan pasar sentral Sinjai sehingga dapat melakukan pelayanan langsung ke pasar.

2) Strategi WO

Strategi ini bertujuan untuk mengatasi kelemahan internal dengan memanfaatkan peluang eksternal yang dimiliki oleh perusahaan. Alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi ini yaitu

a. Meningkatkan kerja sama dengan pihak terkait (pelanggan)

57 Strategi meningkatkan kerja sama dengan pihak terkait (pelanggan) .Dimana dengan menjaga hubungan kerjasama yang baik dengan pelanggan maka ini sangat berpengaruh terhadap peningkatan penjualan . Dampak baik bagi pihak perusahaan tersebut adalah dapat mempertahankan pelanggan tetap Industri Rumah Tangga Minas dan dapat menarik pelanggan baru dengan begitu dapat mengatasi promosi yang belum efektif dalam industri.

b. Melakukan pesan antar

Untuk meningkatkan penjualan maka Industri Rumah Tangga Minas dapat melakukan pelayanan pesan antar karena dengan melakukan pesan antar maka dapat mengatasi masalah yang di hadapi yaitu produk yang tidak tahan lama karena produk minas tersebut dapat langsung dinikmati oleh konsumen . 3) Strategi ST

Strategi ini bertujuan untuk memperbaiki kelemahan dengan memanfaatkan peluang. Alternatif strategi yang dapat ditawarkan yaitu :

a. Pengembangan produk

Untuk dapat meningkatkan penjualan dan memenuhi permintaan sesuai selera konsumen maka industri tetap mempertahankan kualitas dan manfaat yang dimiliki minuman khas Sinjai untuk menghindari persaingan kepada perusahaan lain yang menawarkan produk yang sama dengan memiliki manfaat tersendiri bagi konsumen perusahaan juga dapat menghindari ancaman yaitu musim yang tidak menentu walaupun musim hujan maka konsumen tetap memerlukan minuman tersebut karena memiliki manfaat yaitu

58 dapat meningkatkan stamina khususnya bapak-bapak yang telah bekerja seharian.

b. Lebih agresif dalam penetrasi pasar

Dalam meningkatkan penjualan Industri Rumah Tangga Minas harus mampu memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen agar konsumen tidak beralih ke pesaing yang menawarkan produk yang sama selain itu harus menjaga harga yang ditawarkan kepada konsumen oleh karena itu industri harus mampu membaca atau mengetahui keinginan konsumen dan terlebih dahulu melakukan pendekatan langsung kepada konsumen sehingga konsumen tertarik membeli produk yang ditawarkan. Oleh karena itu Industri Rumah Tangga Minas mampu mengatasi masalah meningkatnya persaingan dengan produk sejenis.

4) Strategi WT

Strategi ini bersifat defensif yang diarahkan untuk mengurangi kelemahan dan menghindari ancaman. Strategi yang dapat diterapkan pada strategi ini adalah:

a. Pengembangan pasar, menambah jumlah karyawan pemasaran untuk langsung ke konsumen dan membuat situs website.

Dalam melakukan pengembangan pasar maka Industri Rumah Tangga Minas perlu melakukan penambahan karyawan khususnya pada bagian pemasaran untuk datang langsung ke konsumen karena dilihat dari segi lokasi yang kurang strategis (kurangnya transportasi yang lalu lalang di sekitar industri) maka hal tersebut dapat menghambat proses penjualan. Selain melakukan penambahan karyawan industri juga harus memanfaatkan teknologi yang ada

59 yaitu seharusnya membuat situs website untuk melakukan sebuah promosi agar konsumen yang ada diluar kabupaten Sinjai dapat mengetahui produk yang dihasilkan.

b. Menambah bentuk kemasan

Untuk meningkatkan penjualan maka setiap perusahaan harus memperhatikan kemasan produk untuk menghindarai pelanggan yang memiliki kepekaan terhadap produk yang ditawarkan maka industri mampu menghasilkan kemasan produk yang baru agar konsumen tidak merasa bosan terhadap produk yang ditawarkan.

c. Penambahan modal untuk menambah sarana dan prasarana pemasaran

Dalam meningkatkan penjualan maka konsumen seharusnya melakukan penambahan modal untuk menambah sarana dan prasana pemasaran yang tidak memadai untuk meningkatkan penjualan agar mampu menghindari pesaing yang menghasilkan produk yang sama.

60

VI. Kesimpulan dan Saran

6.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Industri Rumah Tangga maka dapat disimpulkan bahwa strategi pemasaran yang efektif dalam mengembangkan usaha Minas di Industri Rumah Tangga Minas yaitu:

a. Melakukan perluasan pemasaran dengan menjual produk melalui Minimarket dan Supermarket.

b. Meningkatkan pelayanan penjualan dengan pesan antar ke konsumen.

c. Pengembangan produk

d. Penambahan modal untuk menambah sarana dan prasarana pemasaran

6.2 Saran

Setelah penulis mempelajari keadaan yang terjadi pada Industri Rumah Tangga penulis menyarankan agar Industri Rumah Tangga Minas memperhatikan dan mampu mengatasi masalah-masalah yang ada dengan cara menentukan strategi yang tepat dan sangat berpengaruh terhadap pengembangan Industri Rumah Tangga Minas seperti penanaman modal dengan adanya penanaman modal dengan cara pemilik Industri bekerja sama dengan Bank karena dengan adanya penanaman modal maka dapat memenuhi sarana dan prasana yang diperlukan khususnya sarana dan prasarana pemasaran sehingga mampu melancarkan pemasaran Industri Rumah Tangga Minas .

61

DAFTAR PUSTAKA

Abdullah Thamrin. 2014.Manajemen Pemasaran.Jakarta: Rajawali Pers Assauri, Sofyan. 2007. Pemasaran Strategi. Rajawali Pers. Jakarta

Assauri, Sofyan, 1999. Manajemen Produksi dan Operasi, Edisi Revisi, LPFE- UI, Jakarta.

Guiltina, Joseph P.and Gordon W.Paul.1988. Marketing Management, Strategi and Program.3 th edition. Auckland:McGraw Hill Inc.

Kotler, Keller. 2008. Manajemen Pemasaran. PT.Indeks. Jakarta

Kotler, Philip, dan keller, Kevin Lane. 2009. Manajemen Pemasaran, jilid I, Edisi 13.Erlangga, Jakarta.

Kotler, Philip dan AB.Susanto. 1999. Manajemen Pemasaran di Indonesia, Salemba Empat, Jakarta.

Lamb, dkk 2001, Pemasaran Buku 1, Salemba Empat, Yogyakarta

Malayu S.P. Hasibuan, 2003. Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Revisi PT. Bumi Aksara, Bandung.

Michael, Bruce, dan William, 2004. Marketing. Thirteenth Edition, Mc Graw-Hill Education, USA.

Mulyadi. (1986). Bahan Baku Produk. Edisi 3. Yogyakarta: BPFE.

Pasaribu,H.Ali Musa.Perencanaan dan Evaluasi Proyek Agribisnis.Yogyakarta Rahim Abd dan Hastuti. 2007. Ekonomika Pertanian. Penerbit Penebar Swadaya,

Jakarta.

Rangkuti, F.2006. Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis, Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama : Jakarta

62 Rangkuti, F. 2009. Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis, Edisi

Keenam Belas. PT.Gramedia Pustaka Utama: Jakarta Soekartawi. 2004. Teori Ekonomi Pertanian. Liberty. Yogyakarta.

Suratiyah. 2006. Manajemen Pemasaran. LP3N. Jakarta.

Tjiptono, Fandy. 2008. Strategi Pemasaran Edisi Ketiga. Yogyakarta: Penerbit Andi

Wheelen, Thomas. L. & Hunger, J. David., 2006, Strategic Management and Business Policy:Concepts and Cases, 10Th Edition, Pearson Prentice Hall, NewJersey

Wibisono. (2006). Manajemen Kinerja. Erlangga, Jakarta.

Winardi. 1992. Asas-Asas Marketing. CV. Mandar Maju. Bandung.

63

LAMPIRAN

64 Lampiran 1. Daftar pertanyaan

DAFTAR PERTANYAAN PENELITIAN STRATEGI PEMASARAN PRODUK MINUMAN KHAS SINJAI

(Studi Kasus Industri Rumah Tangga Minas Di Kelurahan Bongki Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai).

I. Identitas Informan

a. Nama :

b. Umur :

c. Pendidikan terakhir :

d. Lama usaha : Thn

e. No. Telpon :

II Sejarah perusahaan

1. Kapan berdirnya Industri Rumah Tangga Minas?

………

….

2. Apa visi misi Industri Rumah Tangga Minas?

………

….

3. Bagaimana struktur organisasi dari Industri Rumah Tangga Minas?

………

….

4. Siapakah yang mempunyai ide awal untuk memulai usaha Industri Rumah Tangga Minas?

………

5. Kenapa perusahaan di katakan Industri Rumah Tangga Minas?

………

6. Siapa saja yang terlibat dalam memulai Industri Rumah Tangga Minas?

………

7. Berapa jumlah karyawan pada saat awal usaha Industri Rumah Tangga Minas?

65

………

8. Berapa upah tenaga kerja/ bulannya Industri Rumah Tangga Minas?

………

III. Proses Produksi Produk Minas

Jumlah Produksi : Botol/Bulan

Harga : Rp/Botol

V. Strategi Pemasaran

1. Sebutkan masalah utama yang saat ini dihadapi oleh Industri Rumah Tangga Minas?

………

2. Bagiamana alternatif strategi pemasaran yang tepat untuk produk minuman khas Sinjai ?

………

3. Berapa banyak jenis produk yang dijual?

………

4. Kenapa Bapak/Ibu lebih memilih menggunakan kemasan botol untuk produk minuman ini apakah itu ada manfaatnya terhadap produk Bapak/Ibu?

………

5. Kenapa Bapak/Ibu lebih memilih membuat Minas yang berbahan dasar tape singkong sedangkan Bapak/Ibu ketahui bahwa tape singkong ini tidak dapat bertahan lama dan itu dapat mempengarui pemasaran Bapak?

………

6. Bagimana tindakan Bapak/Ibu terhadap produk Minas yang memiliki masa simpan pendek atau tidak dapat bertahan lama?

7. Apa manfaat minuman khas Sinjai Minas ini sehingga konsumen sangat tertarik untuk membeli?

………

8. Bagaimana bentuk pelayanan yang Bapak ajarkan kepada karyawan Bapak agar pembeli dapat lebih tertarik membeli produk Bapak?

………

66 9. Apakah Bapak/Ibu melakukan potongan harga kepada konsumen apabila

membeli dengan jumlah yang banyak?

………

10. Apa alasan Bapak/Ibu memilih tempat ini sebagai tempat produksi sedangkan kita lihat tempat ini jauh dari jalan raya dan itu dapat berpengaruh pada konsumen Bapak/Ibu?

………

11. Apakah ini tidak berpengaruh terhadap pemasaran Bapak karena tempat ini lumayan jauh dari jalan raya dan kurang transportasi yang lewat?

………

12. Bagaimana cara Bapak agar konsumen lebih mudah mendapatkan produk Bapak?

………

13. Apakah Bapak sebelumnya melakukan perekrutan sebelum menerima karyawan Bapak dan berapa lama melakukan perekrutan?

………

14. Bagaimana bentuk promosi yang dilakukan agar masyarakat lebih mengenal lagi produk Bapak?

………

15. Apakah Bapak memiliki pelanggan tetap untuk melancarkan pemasaran Bapak?

67 Lampiran 2. Identitas Informan

Informan kunci : Pemilik Industri

Nama : Anton

Umur : 45

Pendidikan terakhir : SMA

No. Telpon : 085242847352

Informan Tambahan : Tenaga Kerja Produksi

Nama : Hasniati

Umur : 50

Pendidikan terakhir : SMP

No. Telpon : -

Informan Tambahan : Tenaga Kerja Produksi

Nama : Hasan

Umur : 50

Pendidikan terakhir : SMP

No. Telpon : 085253813330

Informan Tambahan : Tenaga Kerja Pengemasan

Nama : Kartini

Umur : 30

Pendidikan terakhir : SMP

No. Telpon : 085299533886

Informan Tambahan : Tenaga Kerja Pengemasan

Nama : Riska

Umur : 32

Pendidikan terakhir : SMP

No. Telpon : 085242327993

68 Informan Tambahan : Tenaga Kerja Pemasaran

Nama : Ardi

Umur : 30

Pendidikan terakhir : SMA

No. Telpon : 085145782180

69 Lampiran 3. Faktor Internal dan Eksternal

Faktor Internal dan Eksternal Produk Minas Industri Rumah Tangga Minas Di Kelurahan Bongki Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai

SWOT Internal

Strengths (Kekuatan)

1. Industri Rumah Tangga Minas yang sudah dikenal masyarakat khususnya daerah Sinjai (Minuman Khas Sinjai).

2. Pelayanan yang baik.

3. Harga yang murah dan terjangkau.

4. Hubungan pemilik dengan karyawan yang baik.

5. Produk minuman yang memiliki manfaat pada konsumen.

External

Opportunies (Peluang) 1. Memiliki pelanggan tetap.

2. Meningkatnya Minimarket dan Supermarket maka dapat membantu penjualan.

3. Semakin banyaknya kesibukan maka banyak orang menginginkan hal yang praktis.

4. Tingginya tingkat kerusakan iklim menyebabkan suhu panas jadi banyak yang butuh minuman segar.

5. Tempat produksi dekat dengan pasar besar Kabupaten Sinjai (pasar sentral).

Internal

Weaknesses (Kelemahan) 1. Promosi belum maksimal.

2. Produk yang tidak tahan lama.

3. Kemasan produk kurang variatif.

4. Tenaga kerja bagian pemasaran masih kurang

5. Sarana dan prasarana tidak memadai.

External Treaths (Ancaman)

1. Kerusakan iklim dapat mengganggu produktifitas bahan baku.

2. Meningkatnya persaingan dengan produk sejenis.

3. Musim yang tidak menentu.

4. Kurangnya transportasi yang lalu lalang di sekitar industri.

70 Lampiran 4. Rekapitulasi Hasil Pembobotan

Rekapitulasi Hasil Pembobotan Faktor Internal No.

Faktor Strategi Internal

Kekuatan/ Strenght (S) Bobot

1.

2.

3.

4.

5.

Industri Rumah Tangga Minas yang sudah dikenal

masyarakat khususnya daerah Sinjai (Minuman Khas Sinjai) Pelayanan yang baik

Harga yang murah dan terjangkau

Hubungan pemilik dengan karyawan yang baik

Produk minuman yang memiliki manfaat pada konsumen

0,10 0,20 0,10 0,10 0,20 Kelemahan/Weaknesses (W)

1.

2.

3.

4.

5.

Promosi belum maksimal Produk yang tidak tahan lama Kemasan produk kurang variatif

Tenaga kerja bagian pemasaran masih kurang Sarana dan prasarana tidak memadai

0,08 0,09 0,03 0,04 0,06

Total 1,00

71 Rekapitulasi Hasil Pembobotan Faktor Eksternal

No.

Faktor Strategi Eksternal

Peluang/Opportunities (O) Bobot 1.

2.

3.

4.

5.

Memiliki pelanggan tetap

Meningkatnya Minimarket dan Supermarket maka dapat membantu penjualan

Semakin banyaknya kesibukan maka banyak orang menginginkan hal yang praktis

Tingginya tingkat kerusakan iklim

menyebabkan suhu panas jadi banyak yang butuh minuman segar

Tempat produksi dekat dengan pasar besar Kabupaten Sinjai (pasar sentral)

suhu panas jadi banyak yang butuh minuman segar

0,25 0,15 0,15

0,10

0,10

Ancaman/Threats (T) 1.

2.

3.

4.

Kerusakan iklim dapat

mengganggu produktifitas bahan baku

Meningkatnya persaingan dengan produk sejenis Musim yang tidak menentu

Kurangnya transportasi yang lalu lalang di sekitar industri

0,07 0,06 0,07 0,05

Total 1,00

72 Lampiran 5. Rekapitulasi Hasil Rating

Rekapitulasi Hasil Rating Faktor Internal

No.

Faktor Strategi Internal

Kekuatan/ Strenght (S) Rating 1.

2.

3.

4.

5.

Industri Rumah Tangga Minas yang sudah dikenal

masyarakat khususnya daerah Sinjai (Minuman Khas Sinjai) Pelayanan yang baik

Harga yang murah dan terjangkau

Hubungan pemilik dengan karyawan yang baik

Produk minuman yang memiliki manfaat pada konsumen

4 4 3 2 3 Kelemahan/Weaknesses (W)

1.

2.

3.

4.

5.

Promosi belum maksimal Produk yang tidak tahan lama Kemasan produk kurang variatif

Tenaga kerja bagian pemasaran masih kurang Sarana dan prasarana tidak memadai

1 1 3 2 2

Total 25

73 Rekapitulasi Hasil Rating Faktor Eksternal

No.

Faktor Strategi Eksternal

Peluang/Opportunities (O) Rating 1.

2.

3.

4.

5.

Memiliki pelanggan tetap

Meningkatnya Minimarket dan Supermarket maka dapat membantu penjualan

Semakin banyaknya kesibukan maka banyak orang menginginkan hal yang praktis

Tingginya tingkat kerusakan iklim

menyebabkan suhu panas jadi banyak yang butuh minuman segar

Tempat produksi dekat dengan pasar besar Kabupaten Sinjai (pasar sentral)

suhu panas jadi banyak yang butuh minuman segar

4 4 3

2

3

Ancaman/Threats (T) 1.

2.

3.

4.

Kerusakan iklim dapat

mengganggu produktifitas bahan baku

Meningkatnya persaingan dengan produk sejenis Musim yang tidak menentu

Kurangnya transportasi yang lalu lalang di sekitar industri

1 1 2 3

Total 23

74 Lampiran 6. Dokumentasi Penelitian

Gambar 1: Kemasan produk Gambar 2: Bahan Produk

Gambar 3: Bahan baku produk Gambar 4:proses pengadukan ( Tape Singkong)

75

Gambar 5: Proses Pengemasan Gambar 6:Proses Pendinginan

Gambar 7: Tempat Produksi Minas

76 Lampiran 7. Peta Lokasi Penelitian

PETA KELURAHAN BONGKI KECAMATAN SINJAI UTARA KABUPATEN SINJAI

Dokumen terkait