PENDAHULUAN
B. Kajian Teori
1. Media Pembelajaran
a. Pengertian Media Pemebelajaran
Dalam sistem pembelajaran salah satu komponennya adalah media.16 Media sebagai komponen harusnya menjadi bagian tak terpisahkan dan sesuai dengan proses pembelajaran secara menyeluruh.
Pemilihan media ditunjukan agar dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran sehingga memberikan ruang bagi siswa berinteraksi dengan media tersebut.
Secara epistemologi media pembelajaran berasal dari dua kata yaitu media dan pembelajaran. Media dalam bahasa latin medius berarti ”perantara”, ”tengah” atau ”pengantar”. Dalam bahasa Arab media adalah ََطَّسَوَت – َُطَّسَوَتَي berarti menengahi, menjadi penengah atau
16 Tina Rosyana, “Komponen Pembelajaran”
mediator.17 Sedangkan pembelajaran memiliki arti proses, cara atau perbuatan menjadikan belajar.18 Jadi secara bahasa, media adalah suatu perantara dalam pembelajaran.
Secara terminologi, menurut Dina Indriana media pembelajaran adalah alat bantu yang dapat bermanfaat pada pembelajaran bagi pendidik dan siswa.19 Association for Educational Communications and Technology (AECT) juga deskripsikan media sebagai bentuk saluran untuk proses transmisi informasi.20 Lain lagi menurut Yusufhadi Miarso, media pembelajaran didefinisikan sebagai segala hal yang digunakan dalam penyalur pesan dan perangsang perhatian, pikiran, perasaan, dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya pembelajaran yang disengaja, bertujuan, dan terkendali.21
Nasution juga menjelaskan bahwa media pembelajaran merupakan alat bantu mengajar, yaitu penunjang dalam pembelajaran yang dapat membantu pendidik.22 Sedangkan media pembelajaran menurut Arsyad adalah segala hal yang dipergunakan dalam menyampaikan pesan atau informasi saat pembelajaran agar perhatian dan minat siswa terangsang dalam belajar.23
17 Arsyad, Azhar, Media Pembelajaran, 8.
18 KBBI
19 Indriana Dina, Ragam Alat Bantu Media Pengajaran, 15.
20 Miarso Yusufhadi, Menyemai Benih Teknologi Pendidikan, 457.
21 Miarso Yusufhadi, 458.
22 Nasution, Berbagai Pendekatan Dalam Proses Belajar Mengajar, 7.
23 Azhar Arsyad , Media Pembelajaran, 10.
Berdasarkan penjelasan dari beberapa ahli, didapatkan kesimpulan bahwa media pembelajaran adalah alat bantu dalam pembelajaran yang pada penelitian ini akan dikembangkan karena media pembelajaran dapat digunakan untuk menciptakan proses belajar mengajar yang menarik, menyenangkan, efektif, efisien dan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Media pembelajaran juga menjadi suatu komponen penting dalam menentukan kualitas suatu pembelajaran.
Dalam penelitian ini yang akan dikembangkan adalah media berupa permainan basket math pada materi transformasi geometri.
b. Manfaat Media Pembelajaran
Dalam kegiatan belajar mengajar, penggunaan sebuah media begitu bermanfaat, seperti dapat menjadikan pembelajaran lebih interaktif dan menggembirakan. Oleh karena itu, seorang guru harus memiliki kemampuan dalam membuat dan menggunakan media pembelajaran agar menciptakan suasana pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan. Sehingga dapat meningkatkan minat belajar siswa, dengan begitu siswa siap untuk menerima materi yang diberikan guru.
Nasution juga menjelaskan mengenai manfaat media dalam pembelajaran sebagai berikut :
1) Dapat lebih menarik atensi siswa dan memunculkan motivasi siswa dalam pembelajaran.
2) Memperjelas makna bahan pengajaran, sehingga dapat lebih memahamkan dan meningkatkan pengusaan materi siswa.
3) Menjadikan pembelajaran lebih bervariasi
4) Memberi kesempatan siswa mejadi lebih aktif dalam pembelajaran.24
Azhar Arsyad juga menjelaskan mengenai manfaat media pembelajaran sebagai berikut :
1) Dapat meningkatkan kejelasan penyampaian informasi mulai dari materi sampai arahan guru sehingga menjadikan pembelajaran berjalan lancar.
2) Dapat meningkatkan perhatian, motivasi dan interaksi siswa.
3) Dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang dan waktu.
4) Dapat menganalogikan pengalaman belajar siswa dengan berbagai peristiwa dalam kesehariannya.25
Dari beberapa pendapat di atas maka dapat disimpulkan ada beberapa manfaat dari media pembelajaran Basket Math sebagai media yang dikembangkan peneliti, yaitu:
1) Bagi siswa
Memberikan siswa kemudahan dalam memahami sebuah materi pembelajaran khususnya dalam materi
24 Nasution, Berbagai Pendekatan Dalam Proses Belajar Mengajar, 2.
25 Azhar Arsyad, Media Pembelajaran, 29-30.
transformasi geometri. Selain itu dengan situasi belajar yang menyenangkan, mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar dengan melatih siswa untuk berpikir mandiri, kreatif, mampu menganalisis dan menyelesaikan masalah dari materi pembelajaran yang diberikan oleh pendidik
2) Bagi Pendidik (Guru)
Dapat membantu menyajikan materi menjadi lebih menarik dan sistematis dengan tetap mengacu pada tercapainya tujuan pembelajaran sehingga meningkatkan kualitas pembelajaran. Media ini juga memberikan pilihan variasi belajar yang menjadikan pembelajaran tidak membosankan 2. Basket Math
Permainan adalah suatu hal yang sangat diminati peseta didik.
Oleh karena itu, penggunaan permainan dalam pembelajaran adalah salah satu upaya untuk menyesuaikan dengan suatu hal yang diminatinya.
Dengan permainan yang memiliki cara yang berbeda dalam penyelesaiannya, siswa akan diberi kesempatan berpikir untuk memecahkan masalah. Dengan begitu siswa dapat berperan sebagai pusat dari pembelajaran tersebut.26
Permainan juga merupakan suatu kegiatan yang dapat digunakan
26 Oktaria Kusumawati, “Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Peningkatan Kemampuan Gerak, “ 130.
dalam meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan siswa karena dengan bermain dapat memberikan kesenangan dan membangkitkan rasa ingin tahu siswa.27 Bermain juga dapat memberikan rasa bahagia.
Dengan perasaan suka cita itulah neuron di otak siswa akan saling berkoneksi membentuk ingatan baru. Itu sebabnya kebanyakan siswa mudah dalam mempelajari permainan.28
Basket Math juga merupakan sebuah permainan. Basket Math diambil dari kata “basket” yang berarti permainan basket dan “math”
yang berarti matematika. Dari namanya, permainan ini menggabungkan permainan bola basket dengan matematika. Peraturan dalam permainan Basket Math menggabungkan konsep antara permainan basket yang bolanya digerakkan dengan aturan matematika dari materi transformasi geometri. Transformasi geometri menjadi materi yang cocok dengan permainan bola basket dalam media ini karena konsep dari materi ini mulai dari translasi, refleksi, rotasi dan dilatasi dapat digunakan untuk mengubah posisi bola dari titik awal menuju titik yang ditentukan
27 Dasrun Hidayat, “Permainan Tradisional Dan Kearifan Lokal Kampung Dukuh Garut Selatan Jawa Barat,” ,1060.
28 Dasrun Hidayat, “Permainan Tradisional Dan Kearifan Lokal Kampung Dukuh Garut Selatan Jawa Barat,” 1060