33
Usaha Syariah (UUS) dari bank umum konvensional. Pembagian tersebut serupa dengan bank konvensional, dan sebagaimana halnya diatur dalam UU perbankan, UU Perbankan Syariah juga mewajibkan setiap pihak yang melakukan kegiatan penghimpunan dana masyarakat dalam bentuk simpanan atau investasi berdasarkan prinsip syariah harus terlebih dahulu mendapat izinOJK.50
Bank syariah memiliki tiga fungsi utama yaitu menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk titipan dan investasi, menyalurkan dana kepada masyarakat yang membutuhkan dana dari bank, dan juga memberikan pelayanan dalam bentuk jasa perbankansyariah.51
34 a. Data primer
Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari subjek penelitian, dalam hal ini peneliti memperoleh data atau informasi langsung dengan menggunakan instrument- instrument yang telah ditetapkan. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah buku dan hasilwawancara langsung yang dilakukan dengan pihak-pihak yang bersangkutan dengan Bank Mega Syari‟ah KCP Lombok Timur pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur.
b. Data sekunder
Data sekunder merupakan data atau informasi yang diperoleh secara tidak langsung dari obyek penelitian yang bersifat publik, yang terdiri atas: struktur organisasi data kearsipan, dokumen, laporan-laporan serta buku-buku dan lain sebagainya yang berkenaan dengan penelitian ini.53
3. Metode Pengumpulan Data
Dalam penelitian ini, karena jenis penelitiannya menggunakan penelitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (fieldresearch), maka metode pengumpulan datanya dilakukan melalui:
a. Observasi, dilakukan dengan mengamati fakta mengenai dunia kenyataan dan menganalisis di tempat lembaga keuangan yang disini di peroleh dari Bank Mega Syari‟ah KCP Lombok Timur pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten LombokTimur.
b. Wawancara, merupakan pertemuan dua orang untuk bertukar informasi dan ide melalui tanya jawab, yang dilakukan secara langsung kepada pihak Bank Mega Syari‟ah KCP Lombok Timur pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten LombokTimur.
c. Dokumentasi, merupakan catatan peristiwa yang
sudahberlalu bisa berbentuk tulisan, gambar, atau laporan- laporan tentang keadaan Bank Mega Syari‟ah KCP Lombok
53 Wahyu Purhantara, Metode Penelitian Kualitatif untuk Bisnis, (Yogyakarta:
Graha Ilmu, 2010), h. 79.
35
Timur pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur.54
4. Teknik Analisis Data
Analisis data merupakan faktor yang penting dalam suatu penelitian. Analisis adalah suatu proses menghubung-hubungkan, memisahkan, dan mengelompokkan antara fakta satu dengan fakta yang lain sehingga dapat ditarik suatu kesimpulan sebagai akhir pembahasan.55 Untuk itu, digunakan metode deskriptif analisis yakni menggambarkan dan pendekatan ini maka data yang diperoleh kemudian penulis analisa antara data startegi pemasaran produk tabungan hajidengan teori dan konsep yangada.
Analisis data merupakan proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi, dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih manayang penting dan manayang akan dipelajari serta membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh diri sendiri maupun orang lain.56
Dalam penelitian kualitatif, analisis data lebih difokuskan selama proses di lapangan bersamaan dengan pengumpulan data.
Adapun analisis data yang penulis lakukan sesuai sebagaiaman dikemukakan oleh Miles dan Hubermen bahwa aktivitas dalam analisis datayaitu:
a) ReduksiData
Mereduksi data berarti merangkum hasil wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi dengan cara memilih hal- hal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya serta membuang yang tidak perlu.
Dengan demikian data yang telah direduksi akan memberikan
54 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D, (Bandung:
ALFABETA, 2009), h. 226-240.
55 Abdullah Saed, Bank Islam dan Bunga Studi Interpretasi Kontemporer tentang Riba dan Bunga, (Jakarta: Senayan Abadi, 2011), h. 137.
56 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif…, h. 335.
36
gambaran yang lebih jelas dan memepermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya dan mencarinya bila diperlukan.
b) Penyajian Data
Miles dan Huberman menyatakan bahwa yang paling sering digunakan untuk menyajikan data dalam penelitian kualitatif adalah dengan teks yang bersifat naratif. Melalui penyajian data tersebut, maka data terorganisasikan, tersusun dalam pola hubungan, sehingga akan semakin mudahdipahami.
c) Penarikan kesimpulan
Selanjutnya adalah penarikan kesimpulan dan verifikasi. Kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara, akan berubah apabila tidak ditemukan bukti-bukti kuat yang mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya. Tetapi apabila kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten saat peneliti kembali ke lapangan mengumpulkan data, maka kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel.
5. Keabsahan Data
Kualitas hasil penelitian tergantung pada keabsahan data yang diperoleh dilokasi penelitian dan diperlukan tehnik pemeriksaan. Pelaksanaan tehnik pemeriksaan didasarkan atas beberapa kriteria tertentu.57 Sebuah penelitian yang telah dilakukan dikatakan memenuhi kriteria ilmiah jika penelitian tersebut memenuhi kaidah-kaidah ilmiah. Dalam penelitian ini, peneliti sendiri yang menjadi instrument kunci, maka tidak menutup kemungkinan terjadi kesalahan pada saat pengumpulan data di lapangan sehingga hal ini dapat menghasilkan penelitian yang rendah kualitasnya.Untuk menghindari kesalahan tersebut diperlukan pengujian kesahihan data.
Pengecekan terhadap keabsahan data adalah upaya yang
57 Moleong,MetodologiPenelitianKualitatif,(Bandung:RemajaRosdakarya,2012),h.
324.
37
peneliti lakukan untuk memperoleh data yang akurat dengan tingkat kepercayaan yang tinggi.Dalam penelitian ini, pengujian keabsahan data dilakukan dengan menggunakan tiga teknik, yaitu pengamatan berulang-ulang, triangulasi sumber, dan diskusi teman sejawat.
a) Melakukan pengamatan secara berulang-ulang dilakukan untuk memahami gejala/peristiwa secaramendalam.
b) Melakukan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.
Triangulasi sumber digunakan terhadap sumber data yang berbeda dengan teknik pengumpulan data yang sama, yaitu teknik wawancara. Triangulasi ini dilakukan dengan cara membandingkan data hasil pengamatan dengan data hasil wawancara, membandingkan keadaan dan perspektif seseorang dengan berbagai pendapat orang lain. Triangulasi teknik digunakan terhadap sumber data yang sama dengan metode pengumpulan data yangbeda-beda.
c) Melakukan diskusi dengan teman sejawat yang diyakini menguasai masalah yang diteliti secara langsung atau tidak langsung dalam bentuk penyampaian rangkuman hasil wawancara yang sudah ditulis oleh peneliti.
I. Sistematika Penulisan
Untuk mempermudah dalam pembahasan tesis ini, peneliti membuat sitematika pembahasan. Sistematika pembahasan dalam penelitian ini tersusun dari beberapa bagian yang masing-masing mendeskripsikan masalah yang berbeda-beda namun saling memiliki keterkaitan. Secara rinci pembahasan masing-masing sistematika tersebut sebagai berikut:
Bab pertama, merupakan pendahuluan yang terdiri dari latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, signifikansi dan manfaat penelitian dan penelitian terdahulu yang relevan terkait dengan proposal tesis, kerangka teori dan petode penelitian.
Bab kedua, menguraikan temuan data di lapangan tentang, gambaran umum Bank Mega Syari‟ah KCP Lombok Timur di Wilayah Kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok
38
Timur, Visi-misi serta struktur Bank Mega Syariah, dan produk- produk Bank Mega Syariah.
Bab ketiga, menguraikan analisis dan pembahasan terkait, bagaimana strategi pemasaran produk tabungan haji Bank Mega Syariah di Wilayah Kerja Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur dan, bagaimana implementasi strategi pemasaran dalam meningkatkan jumlah nasabah produk tabungan haji Bank Mega Syariah di Wilayah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok.
Bab keempat, merupakan bab terakhir tentang kesimpulan sebagai jawaban dari permasalahan yang diangkat dalam proposal ini, implikasi teoritis dan, saran-saran yang diajukan kepada yang berkepentingan.
39 BAB II
STRATEGI PEMASARAN PRODUK TABUNGAN HAJI BANK MEGA SYARIAH KCP LOMBOK TIMUR
A. Gambaran Umum Bank Mega Syariah