F. Telaah Pustaka
1. Strategi dan Pemasaran a. Pengertian Strategi
Istilah strategi berasal dari bahasa yunani strategia (stratos artinya militer dan agia artinya memimpin), strategia berarti seni atau ilmu untuk menjadi seorang jendral. Strategi bisa diartikan sebagai suatu rencana untuk pembagian dan penggunaan kekuatan militer dan material pada daerah - daerah tertentu untuk mencapai tujuan tindakan tetentu.15 Secara estimologis strategi berasal dari bahasa Yunani, yaitu Statogos yang berarti militer yang berarti memimpin. Dalam kontekas awalnya strategi diartikan Generalship atau sesuatu yang dilakukan oleh para jendral dalam membuat rencana untuk menaklukan musuh dan memenangkan perang.16 Strategi adalah ilmu perencanaan dan penentuan arah operasi- operasi bisnis berskala besar, menggerakan semua sumber daya perusahaan yang dapat menguntungkan secara aktual dalam bisnis, Jhon A. Bryne mendefinisikan strategi adalah sebuah pola yang mendasar dari sasaran dan direncanakan, penyebaran sumber daya dan interaksi organisasi dengan pasar, pesaing, dan faktor-faktorlingkungan.17
Menurut David strategi adalah rencana yang disatukan, luas dan berintegrasi yang menghubungkan keunggulan strategis perusahaan dengan tantangan lingkungan, yang dirancang untuk memastikan bahwa tujuan utama dari perusahaan yang dapat dicapai melalui pelaksanaan yang tepat oleh organisasi.18 Strategi merupakan sejumlah tindakan yang terintegrasi dan terkoordinasi yang diambil untukmendayagunakan kompetensi inti serta memperoleh keunggulan bersaing. Keberhasilan suatu perusahaan,
15 Fandy Tjiptono, Strategi Pemasaran, (Yogyakarta: CV. Andi Offset, 2008), h.
3.
16 Setiawan Hari Purnomo dan Zulkieflimansyah, Manajemen Strategi Sebuah konstruksi Pengantar (Jakarta: Lembaga Penerbitan FAkultas Ekonomi UI, 1999), h.8.
17 Ali Hasan, Marketing Bank Syariah, (Jakarta: Ghalia Indonesia, 2010), h. 29.
18 David, Manajemen Strategi Konsep, (Jakarta: Selemba Empat, 2014), h. 14.
13
sebagaimana diukur dengan daya saing strategis dan profitabilitas tinggi, merupakan fungsi kemampuan perusahaan dalam mengembangkan dan menggunakan kompetensi inti baru lebih cepat daripada usaha pesaing untuk meniru keunggulan yang ada saatini.19
Throut memutuskan bahwa inti dari strategi adalah adalah bagaimana bertahan hidup dalam dunia yang semakin kompetetif, bagaimana membuat presepsi yang baik di benak komsumen, menjadi beda, mengenali kekuatan dan kelemahan pesaing, menjadi spesialisasi, menguasai satu kata yang sederhana dikepala, kepemimpinan yang memberi arah dan memahami realitas pasar dengan menajadi yang pertama, kemudian menjadi lebih baik.20 Dari pengertian diatas dapat dipahami bahwa startegi merupakan suatu rencana yang ditunjukan untuk mencapai tujuan yang di inginkan.
Seiring perkembangan ilmu pengetahuan, kata strategi banyak diadopsi dan diartikan menjadi luas lagi sesuai dengan bidang ilmu atau kegiatan yang menempatkannya. Pengertian strategi tidak lagi terbatas pada konsep atau seni seseorang Jendral dimasa perang, tetapi sudah berkembang pada tanggung jawab seorang pemimpin. Penggunaan kata strategi dalam manajemen atausuatu organisasi diartikan sebagai “kiat- kiat
ataucaradantaktikutamayangdirancangsecarasistematikadalam melaksanakan fungsi manajemen yang terarah pada tujuan strategis organisasi”.21
Untuk mengetahui lebih jelas mengenai pengertian strategi, penulis mengedepankan pengertian strategi yang dikemukakan oleh beberapa pakar diantaranya: Pertama, menurut Kardiman, strategi adalah penentuan tujuan utama
19 Hitt Michael, dkk, Manajemen Strategis, (Jakarta: Erlangga, 2007) , h. 137.
20 Ali Hasan, Marketing Bank…..h. 29.
21 Hadari Nawawi, Manajemen Strategi Organisasi Non profit Bidang Pemerintahan Dengan Ilustrasi di Bidang Pendidikan (Yogyakarta: Gajah Mada Universitas Press. 2000), h. 147.
14
yang berjangka panjang dan sasaran dari suatu perusahaan atau organisasi serta pemilikan cara-cara bertindak dan mengalokasikan sumber daya di perlukan untuk mewujudkan tujuan tersebut;22Kedua, Fuad Amsyari mengatakan, bahwa dalam pengertian dasarnya strategi dan taktik adalah metode atau taktik untuk memenangkan suatu persaingan, persaingan itu berbentuk suatu pertempuran fisik untuk merebut suatu wilayah dengan memakai senjata dan tenaga manusia.
Sedangkan dalam bidang non militer, strategi dan taktik adalah suatu cara atau teknik untuk memenangkan suatu persaingan antara kelompok yang berbeda orientasi hidupnya.23
Dari pengertian diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa: Pertama, strategi merupakan suatu kesatuan rencana yang terpadu untuk mencapai tujuan organisasi; Kedua, seni dalam mensiasati pelaksanaan rencana atau program untuk mencapai tujuan; Ketiga, sebuah penyesuaian terhadap lingkungan untuk menampilkan fungsi dan peran penting dalam mencapai keberhasilan.
b. Pengertian Pemasaran
Kegiatanpemasaranselaluadadalamsetiapusaha,baikusa ha yang beorentasi profit maupun usaha-usaha sosial.Pentingnya pemasaran dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhandan keinginan masyarakat akan suatuprodukataujasa.Pemasaranjugadapatdilakukandalam rangka menghadapi pesaing yang dari waktu kewaktusemakinmeningkat. Para pesaing justru semakin gencar melakukan usahapemasarandalamrangka memasarkan produknya.24
Secara keseluruhanpemasaranmeliputi pengertian yang luas. Pemasran berkaitan dengankegiatanpenjualan,
22 A. M. Kardiman, Pengantar Ilmu Manajemen, (Jakarta: Pronhalindo, t.t), h. 58.
23 Fuad Amsyari, Strategi Perjuangan Umat Islam Indonesia, (Bandung: Mizan, 1990), h. 40.
24 Kasmir, Pemasaran Bank, (Jakarta: Kencana, 2014), h. 59.
15
perdagangan,distribusi danlain-lainnyayangdimaksuduntuk mengadakan pertukaran produk baik berupa barang maupunjasayang dihasilkan oleh produsen (dalam hal ini pihakperusahaan)dengan komsumen sebagai pembelidan pengguna barang dan jasayangdihasilkan. Pemasaran adalah salah satu kegiatan dalamperekonomianyang membantudalammenciptakannilaikonomi.Nilaiekonomiitusend iri menentukanharga-barangdanjasa.Faktoryangpentingdalam menciptakan nilai tersebut adalah produksi, pemasarandankomsumsi. Pemasaranmenjadi penghubungantara kegiatan produksidankomsumsi.
Banyak ahliyangtelahmemberikan definisiataspemasaranini.
Definisiiniseringberbedaantaraahliyangsatudenganahliyangla in.25Salahsatudaridefinisipemasaranyangpendekadalahmemenu hui kebutuhan secara menguntungkan. Asosiasi Pemasaran AmerikaSerikat memberi definisi formal yaitu pemasaran adalah satu fungsi organisasi dan seperangkat proses untuk menciptakan, mengkomunikasi, dan menyerahkan nilai kepada pelanggan dan mengelola hubungan pelanggan dengan cara menguntungkan organisasi dan para pemilik sahamnya.
Menurut Philip Kotler, pemasaran adalah suatu proses dan majerial dengan mana individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan cara menciptakan serta mepertukarkan produk dan nilai dengan pihak lain.26 Menurut William J. Santon mendefinisikan pemasaran dalam dua pengertian dasar, yaitu:
Pertama, dalam arti kemasyarakatan. Pemasaran adalah setiap kegaitan tukar-menukar yang bertujuan memuaskan keinginan manusia; Kedua, dalam arti bisnis. Pemasaran adalah sebuah sistem dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, memberi harga, mempromosikan, dan
25 Nurrahmi Hayani, Manajemen Pemasaran, (Pekanbaru: Suska Pres, 2012), h. 1.
26 Kasmir, Pemasaran Bank….h. 61.
16
mendistribusi jasa barang-barang pemuas keinginanpasar.27 Secara umum pemasaran bank adalah suatu proses untuk menciptakan dan mepertukarkan produk atau jasa bank yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan nasabah dengan cara memberikan kepuasan. Produk bank adalah jasa yang ditawarkan kepada nasabah untuk mendapatakan perhatian, untuk dimiliki, digunakan atau dikomsumsi untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan nasabah.28 Pengertian pemasaran dapat disimpulkan bahwa pemasaran adalah suatuproses yang berawal dari perencanaan sampai kepada barang atau jasa yang dapat dikomsumsi oleh masyarakat (komsumen).
Setiap perusahaan mempunyai tujuan untuk dapat tetap hidup dan berkembang tujuan tersebut hanya dapat dicapai melalu usaha mempertahan dan meningkatkan penjualannya, melalui usaha mencari dan membina langganannya, serta usaha menguasai pasar. Tujuan ini hanya dapat dicapai apabila bagian pemasaran perusahaan melakukan strategi yang mantap untuk dapat menggunakan kesempatan atau peluang yang ada dalam pemasaran, sehingga posisi atau kedudukan perusahaan. dipasar dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Strategi pemasaran mempunyai peranan yang sangat penting untuk keberhasilan usaha perusahaan umumnya dan dibidang pemasaran khususnya.29 Menurut Amstrong dan Kotler, pemasaran adalah sebuah proses social dan manajerial yang dengannya individu- individu dan kelompok- kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan mereka inginkan dengan menciptakan dan saling mempetukarkan produk-produk dan nilai satusamalain.30Jadi dapat disimpulkan bahwa pemasaran
27 Marius P. Angipora, Dasar- dasar Pemasaran, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada 2012), h. 3.
28 Kasmir, Pemasaran Bank….h. 64.
29 Sofjan Assauri, Manajemen Pemasaran, (Jakarta: Rajawali Press, 2010), h. 167.
30 Kotler dan Amstrong, Prinsip-Prinsip Pemasaran Penerjemah Imam Nurrmawan (Jakarta: Erlangga, 1997), Edisi ke-3 jilid 1, h. 3.
17
menurut penulis adalah suatu sistem dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, memberi harga, mempromosikan dan mendistribusikan jasa serta barang- barang pemuas kebutuhan dan keinginan pasar.
c. Pengertian Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran merupakan proses pemasaran yang mencakup beberapa hal analisis atas kesempatan-kesempatan, pemilikan sasaran- sasaran, pengembangan strategi, pemuasan rencana implementasi serta pengeluaran.31 Strategi pemasaran dapat dipahami sebagai logika pemasaran yang dengannya unit usaha dapat mencapai tujuan pemasaran.32 Beberapa strategi pemasaran diterapkan akan mampu menembus pasar, mengambangkan pasar, mengembangkan produk, diversifikasi, biaya murah dan pemfokusan pasar.33 Dengan pengertian sebagai berikut:
1) Strategi Persuasif
Strategi ini digunakan apabila diketahui bahwa masih ada sasaran yang belum mengetahui atau memakai produk (barang maupun jasa) disebabkan karena pesaing lebih agresif sehingga belum mempunyai kesempatanmembeli.
2) Mengembangkan Pasar
Strategi ini digunakan apabila sasaran pembeli lama telah dapat dicapai baik oleh produk kita maupun oleh produk pesaing, sehingga perlu mencari sasaran pembeli baru, sementara produk lama masih berjalan dengan cara memperluas daerahpemasaran.
3) Pengembangan Produk
Strategi ini mencakup usaha perubahan produk, tetapi menggunakan cara produksi sebelumnya.
4) Diversifikasi
31 SaveM.Dagum,KamusBesarIlmuPengetahuan,(Yogyakarta:BPFE,1994),Edisi 1, h. 124.
32 Philip Kotler dan Paul Blom, Teknik dan Strategi Pemasaran Jasa Profesional Penerjemah Hendra Teguh, (Jakarta: Intermedia, 1995), h. 27
33 Bastio Swasta, Manajemen Pemasaran Modern, (Yogyakarta: Liberty, 1990), h.
32-40.
18
Diversifikasi produk adalah memperbanyak atau meng- anekaragamkan jenis produk. Misalkan satu produk utama akan dapat dibuat berbagai produk lainnya.
Diversifikasi produk juga fungsinyauntuk membuat produk menjadi tahan lebih lama. Diversifikasi produk merupakan salah satu cara untuk meningkatkan volume penjualan yang dapat dilakukan oleh perusahaan terutama jika perusahaan tersebut telah berada dalam tahap kedewasaan. Strategi ini sangat efektif untuk mengisi sasaran yang terbaik dan kosong.
5) BiayaMurah
Strategi ini didasarkan pada input rendah, sehingga dapat menghasilkan produk yang murah pula, namun dengan kualitas dan standar tinggi.
6) PemfokusanPasar
Strategi ini dilakukan dengan memberikan pelayanan yang sangat terbatas, kelompok pembeli ditentukan dengan jelas agar pelayanan lebih efektif dan efisien. Dalam hal ini konsep marketing mix yang biasa dikenal dengan 4P yaitu product, price, promotion, and place harus dikonsentrasikan pada pembentukan dan pemeliharaan kelompok pasar khususini.
2. Proses Umum Strategi Pemasaran