F. Telaah Pustaka
4. Tabungan Haji
25
terlibat dalam pemberian jasa. Untuk mencapai kualitas terbaik maka pegawai harus dilatih untuk menyadari pentingnya pekerjaan mereka, yaitu memberikan konsumen kepuasan dalam memenuhikebutuhannya.
f. Process (proses): bagaimana proses dalam operasi jasatersebut Proses merupakan gabungan semua aktivitas, umumnya terdiri atas prosedur, jadwal pekerjaan, mekanisme, aktivitas, dan hal-hal rutin, di mana jasa dihasilkan dan disampaikan kepada konsumen. Proses dapat dibedakan dalam dua cara yaitu:
a) Kompleksitas (complexity), berhubungan dengan langkah-langkah dan tahapanproses.
b) Keragaman (divergence), berhubungan dengan adanya perubahan dalam langkah-langkah atau tahapanproses.
g. Customer Service (layanan konsumen): tingkat jasa yang bagaimana yang akan diberikan konsumen. Layanan konsumen meliputi aktivitas untuk memberikan kegunaan waktu dan tempat termasuk pelayanan pra transaksi, saat transaksi dan pasca transaksi. Kegiatan sebelum transaksi akan turut mempengaruhi kegiatan transaksi dan sesudah transaksi, karena itu kegiatan pendahuluannya harus sebaik mungkin sehingga konsumen memberikan respons yang positif dan menunjukkan loyalitas yangtinggi.
26
dalammembantu memenuhi kebutuhan umat muslim di Indonesia dan dengan semakin meningkatnya jamaah haji dari Indonesia maka semakin diperlukan pengelolaan secara profesional, pada umumnya pelaksanaan haji dilaksanakan oleh pemerintah dalam hal ini dibawah Departemen Agama yang didukung oleh Surat Keputusan (SK) Menteri Agama.
Dalam Surat Keputusan tersebut disebutkan besarnya ongkos naik haji dengan menggunakan jasa angkutan laut dan jasa angkutan udara, akibat kemajuan teknologi dan dalam kenyamanan dalam menunaikan ibadah haji maka jasa angkutan laut tidak dipergunakan lagi dan sekarang masyarakat lebih senang menggunakan pesawat udara sebab selain cepat juga nyaman dalam perjalanan. Adapun maksud dari tujuan penyelenggaraan jenis Tabungan Haji ini antara lain sebagai berikut:
1) Membantu penghimpunan dana padaumumnya.
2) Membantu calon jamaah untuk melaksanakan Ibadah Haji sesuai dengan kemampuankeuangan.
3) Membantu progam pemerintah di bidang pembangunan mental bangsa, dalam rangka mempertinggi ketahanannasional.
4) Program ini dapat diikuti oleh pegawai negri, karyawan swasta, pedagang atau wiraswastalainnya.
Namun sesuai dengan tujuannya, ini tentunya di peruntukan bagi umat islam yang berniat melaksanakan Ibadah Haji, dalam Islam di anjurkan agar umat yang memiliki kelebihan pendapatan harus memproduktifitaskan dalam bentuk investasi.
a. Manfaat Tabungan Haji
Ada beberapa manfaat tabungan haji yang akan dirasakan oleh para penabung, antara lain: 1) Dana nasabah dijamin aman; 2) Bebas biaya administrasi bulanan; dan 3) Pendaftaran nomor porsi Siskohat didaftarkan setelah saldo rekening nasabah minimal Rp. 25 juta.43
b. Tabungan haji sebenarnya tidak jauh berbeda dengan tabungan rencana lainnya. Tabungan haji merupakan jenis tabungan yang
43 Bank Jatim, Syariah Produk Layanan Dana Tabungan Haji. di akses 30 Juni 2021, http://www.bankjatim.co.id/id/syariah/produk -layanan/dana/tabungan-haji-amanah di akses 30 Juni 2021.
27
diperuntukkan bagi orang-orang yang mempersiapkan dana agar mencukupi untuk membiayai perjalanannya
Pengertian Tabungan Haji
Setiap umat muslim diseluruh dunia pasti mendambakan pergi haji ke Tanah Suci. Perasaan itu dialami pula oleh muslim yang ada diindonesia. Tidak heran banyak sekali orang yang rela mengeluarkan uang dalam jumlah besar demi bisa menjalani ibadah haji. Biaya yang diperlukan memang tidak sedikit oleh sebab itulah tidak semuaorang dapat pergi ke tanah haji. Masyarakat dengan dana yang terbatas dan memiliki banyak kebutuhan yang lain yang mesti dipenuhi harus jatuh bangun mengumpulkan uang belum tentu bisa melakukan ibadah haji.
Terkait dengan hasrat untuk menunaikan ibadah Haji yang merupakan bagian kewajiban dari rukun islam yang kelima, fakta yang terjadi menggambarkan bahwa banyak jamaah haji yang dapat menunaikan ibadah haji melalui cara menabung selama puluhan tahun yang dilakukan oleh masing- masing pribadi muslim. Dengan menabung dalam jangka panjang yang dilakukan penuh kesabaran dari setiap pribadi muslim itu telah membuahkan hasil dengan dapat dilaksanakan ibadah Haji-nya.44
Untuk membantu masyarakat yang mempunyai rencana menunaikan ibadah haji perbankan syariah mengeluarkan baru berupa produk tabungan haji. Tabungan Haji adalah simpanan yang menggunakan akad mudharabah yang Penarikannya dapat dilakukan setelah jangka waktu yang telah disepakati atau anggota sudah siap untuk melaksanakan ibadahhaji.
Tabungan menurut undang-undang Nomor 21 Tahun 2008 adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukaan menurut syarat tertentu yang di sepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro, dan atau alat lainnya
44 Achmad Subianto, Menata Kembali Manajemen Haji Indonesia, (Jakarta:
YAKAMUS dan Gibon Books , 2016), h. 34.
28 yang dipersamakan denganitu.
Menurut Fatwa DSN No.1 Tahun 2000 tentang tabungan, mekanisme tabungan yang dibenarkan bagi bank Syariah adalah tabungan yang berdasarkan prinsip mudharabah dan wadiah.45 Fatwa DSN-MUI mengenai tabungan haji terdapat pada No.1 Tahun 2000 karena tabungan haji sama seperti halnya tabungan biasa yang menggunakan akad mudharabah hanya saja tabungan ini khusus untuk rencana haji.
Pada fatwa ini menjelaskan bahwa keperluan masyarakat dalam peningkatan kesejahteraan dalam menyimpan kekayaan, pada masa kini diperlukan jasa perbankan dan salah satu produk perbankan dalam bidang penghimpunan dana masyarakat dalam bentuk tabungan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat-syarat tertentu yang telahdisepakati.46
Adapun Dasar hukum kewajiban dalam pelaksanaan haji yang terdapat dalam surat Al-Baqarah ayat 196 yang artinya : Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah. Tetapi jika kamu terkepung (oleh musuh), maka (sembelihlah) hadyu yang mudah didapat, dan jangan kamu mencukur kepalamu, sebelum hadyu sampai di tempat penyembelihannya. Jika ada di antara kamu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya (lalu dia bercukur), maka dia wajib berfidyah, yaitu berpuasa, bersedekah atau berkurban.
Apabila kamu dalam keadaan aman, maka barangsiapa mengerjakan umrah sebelum haji, dia (wajib menyembelih)
hadyu yang
mudahdidapat.Tetapijikadiatidakmendapatkannya,makadia(waj ib) berpuasa tiga hari dalam (musim) haji dan tujuh (hari) setelah kamu kembali. Itu seluruhnya sepuluh (hari). Demikian itu, bagi orang yang keluarganya tidak ada (tinggal) di sekitar
45 Rizal Yahya dkk., Akutansi Perbankan Syariah, (Jakarta: Salemba Empat, 2014),h. 92.
46 Fatwa DSN-MUI “Mengenai Tabungan Haji No.1 Tahun 2000. di akses 27 juni 2021,
http://www.dsnmui.or.id/index.php?mact=News,cntnt01,detail,0&cntnt01articleid=3&cntnt01 origid=59&cntnt01detailtemplate=Fatwa&cntnt01returnid=61.
29
Masjidilharam. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah sangat keras hukuman-Nya.
c. Tujuan Tabungan Haji
Memberikan kemudahan bagi nasabah dalam memenuju panggilan Allah menuju Baitullah atau untuk membantu nasabah mempersiapkan ongkos naik Haji dan membantu nasabah untuk melaksanakan pendaftaran haji langsung ke Departemen Agama secara online serta memenuhi kebutuhan biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) dengan ke Tanah Suci. Banyak orang memutuskan untuk membuka tabungan haji karena dengan ini mereka dapat melakukan ONH yang besar dengan menyisihkan sebagian uangnya untuk persiapan menjalani rukun islam yang kelima. Dengan tabungan haji masyarakat dapat menyicil uang sesuai kemampuan dan terasa lebih ringan dibandingkan harus membayar biaya haji secara tunai yang nilainya mencapai puluhan juta.
Dengan adanya tabungan haji nasabah dapat menabung seperti biasa di Bank Syariah (dimana saja) yang bekerjasama dengan kemenag sebagai penerima setoran haji. Jika dana nasabah sudah terkumpul minimal 25 juta, pihak bank baru akan melakukan proses pendaftaran dan pemorsian haji diKemenag.