BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
2. Paparan Data Siklus I
a. Tahap Perencanaan
1) Mengevaluasi Program Tahunan, Program Semester dan RPPM
Dalam tahap ini peneliti lebih dahulu mengevaluasi Program Tahunan, Program Semester dan RPPM atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan yang dilakukan di TK Islam Uminda Kota Makassar. Pada Program Tahunan Kepala sekolah serta guru-guru kelas membuat perecanaan program tahunan tentang kegiatan sekolah selama satu tahun, waktu pelaksanaan serta guru yang bertanggung jawab setiap kegiatan. Kemudian pada program semester terdapat dua semester selama satu tahun. Pada semester satu terdapat 5 tema yaitu Diri Sendiri, Lingkunganku, Kebutuhanku, Binatang dan Tanaman. Pada RPPM di TK Islam Uminda Kota Makassar peneliti mengevaluasi tema yang digunakan yaitu tema Tanaman dengan Sub tema tanaman buah, tanaman sayur, tanaman hias, tanaman obat, dan tanamam umbi-umbian.
2) Menyusun Rencana Kegiatan Harian
Rencana pelaksanaan pembelajaran disusun oleh peneliti yang diuraikan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran harian (RPPH). Peneliti membuat sebanyak 2 RPPH, yang akan dipakai untuk 2 kali pertemuan dalam 1 siklus.
Tindakan yang dilakukan yaitu menggunakan permainan kancing huruf untuk meningkatkan anak dalam mengenal huruf. Anak-anak akan diajak bermain kancing huruf kemudian anak-anak diberi lembar kegiatan untuk mengetahui kemampuan mengenal huruf selama bermain kancing huruf. Lembar kegiatan dibuat mengikuti tema pembelajaran yang sedang digunakan yaitu tanaman dengan sub tema tanaman buah.
50 3) Menyiapkan Instrumen
Instrument penelitian yang berupa lembar observasi anak dan lembar observasi guru yang akan digunakan untuk menilai hasil pengamatan selama penelitian berlangsung. Pada lembar observasi guru peneliti akan mengamati, kegiatan yang dilakukan guru, apakah sesuai dengan langkah-langkah permainan kancing huruf. Sedangkan lembar observasi anak, peneliti akan mengamati kemampuan mengenal huruf anak dan dinilai sesuai dengan skor kriteria keberhasilan.
4) Menyiapkan Alat dan Bahan
Peneliti menyediakan alat dan bahan yang akan digunakan selama proses pembelajaran termasuk alat-alat yang diperlukan dalam permainan kancing huruf serta peralatan lain yang dibutuhkan selama satu hari pembelajaran yaitu, gambar- gambar buah, lembar kerja anak dan alat peraga sesuai dengan sub tema.
5) Menyiapkan Alat Dokumentasi
Dalam menyediakan alat dokumentasi peneliti menggunakan handphone (HP) untuk mendokumentasikan kegiatan pembelajaran yang berlangsung.
b. Tahap Pelaksanaan
a) Langkah Proses Tindakan silkus I
Proses tindakan Siklus I dilaksanakan 2 kali pertemuan, yaitu pada tanggal 13 November 2019 dan 15 november 2019. Kegiatan dilaksanakan dalam waktu kurang lebih 30 menit pada kegiatan awal pembelajaran, permainan dilakukan dalam 2 tahapan yaitu tahap pra permainan dan inti permainan. Berikut ini akan
51
diuraikan mengenai tahapan perlakuan permainan kancing huruf pada Siklus I yang meliputi:
(1) Kegiatan Pra Permainan
Pada kegiatan pra permainan guru melakukan tanya jawab tentang huruf huruf, mengenalkan huruf-huruf dengan memperlihatkan kancing huruf pada anak-anak serta mengenalkan warna yang ada di pada kancing huruf tersebut.
Guru memberi pengertian tentang tujuan, menjelaskan langkah-langkah dan memberi contoh dalam permainan kancing huruf huruf sebagai berikut ini:
(a) Guru mengambil sebuah kancing huruf, kemudian diperlihatkan pada anak- anak.
(b) Guru mengucapkan lafal simbol huruf yang tertera pada kancing huruf, kemudian anak-anak diberi kesempatan untuk menirukan lafal simbol huruf tersebut.
(c) Guru membalik kancing huruf, kemudian menyebutkan warna pada kancing huruf tersebut dan menyebutkan huruf depannya, anak-anak kemudian diberi kesempatan untuk meniru mengucapkannya.
(d) Anak-anak diajak mempraktekkan permainan kartu huruf secara bersama- sama, dengan posisi anak-anak masih duduk membentuk lingkaran.
(2) Kegiatan Inti Permainan
Langkah-langkah kegiatan permainan kartu huruf dalam penelitian ini antara lain sebagai berikuti:
(a) Anak-anak dikondisikan duduk melingkar di karpet.
52
(b) Guru menyiapkan kancing huruf pada setiap pertemuannya.
(c) Anak mengambil sebuah kancing huruf, anak mengamati kartu huruf yang sedang dipegang kemudian anak menyebutkan lafal simbol huruf yang tertera pada kartu huruf.
(d) Anak membalik kancing huruf, anak mengamati warnanya kemudian anak menyebutkan warna yang tertera pada kancing huruf dan menyebutkan pula huruf depannya.
b) Hasil Tindakan siklus I
Hasil tindakan siklus I yang dilksnakan 2 kali pertemuan, diperoleh hasil yang akan disajikan dalam bentuk table 3.1 seperti berikut ini:
Table 3 Hasil Observasi Kemampuan Mengenal Huruf Siklus I
No Pertemuan Pencapaian
1 I 47%
2 II 61%
Berdasarkan table 3 tersebut dapat diketahui bahwa, hasil presentase pencapaian kemampuan mengenal huruf pada sisklus I menunjukkan sedikit peningkatan pada setiap pertemuannya. Hasil rata-rata persentase pencapaian jumlah keseluruhan dalam 1 kelas pada siklus I belum dapat mencapai hasil yang ditetapkan sesuai dengan indikator keberhasilan.
53 c. Tahap Pengamatan
Observasi dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung dengan menerapkan permainan kancing huruf untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf. Pada awal pembelajaran, guru menerangkan seluruh rangkaian permainan pada anak-anak. Sebagaian besar anak berantusias mengikutinya, beberapa anak berusaha memahami dengan bertanya dan memperhatikan. Selain itu ada anak yang diam dan tampak bingung. Namun, ada pula anak yang kurang focus dan asik berbicara sendiri.
Berdasarkan hasil pelaksanaan tindakan siklus I menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal huruf secara bertahap pada setiap pertemuannya, namun hasil kemampuan mengenal huruf pada siklus I belum mencapai sesuai dengan indikator keberhasilan dalam penelitian ini. Adapun peningkatan kemampuan mengenal huruf dapat dilihat dari peningkatan presentase kemampuan anak dalam mengenal huruf Pra Siklus dengan presentase kemampuan anak mengenal huruf pada siklus I, adapun peningkatannya, dapat dilihat pada tabel 4 berikut ini:
Tabel 4 Peningkatan Hasil Kemampuan Mengenal Huruf Pra Siklus dan Siklus I
No Kemampuan keaksaraan Presentase
1 Pra Siklus 42%
2 Siklus I 61%
54
Berdasarkan tabel 4 pelaksanan tindakan pada siklus 1 menunukkan adanya peningkatan dibandingkan dengan kemampuan mengenal huruf sebelum dilakukan tindakan. Presentase hasil pencapaian kemampuan mengenal huruf pada siklus 1 sebesar 61%. Berdasarkan presentase hasil pencapaian pada siklus 1, terjadi sedikit peningkatan kemampuan mengenal huruf dari sebelum dilakukan tindakan. Berikut ini presentase peningkatan hasil mengenal huruf saat prasiklus dan hasil siklus 1, dapat dilihat pada gambar 3 sebagai berikut:
Gambar 3 Siklus I
d. Tahap Refleksi
Refleksi dalam penelitian ini adalah evaluasi yang dilakukan terhadap pelaksanaan pembelajaran kemampuan mengenal huruf kelompok B TK Islam Uminda Kota Makassar pada siklus I hasil refleksi kemudian dijadikan sebagai acuan untuk pelaksanaan pembelajaran pada siklus II. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan permainan kancing huruf dinilai dapat memberikan stimulus untuk meningkatkan
42%
61%
Siklus I
Hasil kemampuan mengenal huruf pra siklus
Hasil kemampuan Mengenal Huruf Siklus I
55
kemampuan mengenal huruf. Hal ini dikarenakan penerapan permainan kancing huruf pada saat pembelajaran mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
Dengan suasana belajar yang menyenangkan, akan menciptakan suatu iklim belajar yang tepat untuk menstimulasi kemampuan mengenal huruf. Proses stimulasi akan lebih mudah diterima anak dengan permainan kancing huruf, sehingga dengan metode bermain dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf. Peningkatan yang dicapai pada siklus I mengungkapkan bahwa kemampuan mengenal huruf meningkat namun belum sampai mencapai indikator keberhasilan. Berdasarkan keadaan tersebut dikarenakan adanya masalah-masalah sebagai berikut:
1) Waktu 30 menit dianggap kurang untuk melakukan kegiatan bernain bersama anak-anak sehingga guru kura makasimal dalam memberikan stimulus saat bermain kancing huruf.
2) Anak masih kesulitan dalam mengenal bentuk huruf terutama huruf-huruf yang dianggap memiliki bentuk yang hampir sama.
3) Anak-anak kurang bersemangat saat melakukan permainan kancing huruf.
Berdasarkan permasalahan yang didapatkan pada siklus I, maka peneliti perlu mencari solusi dari permasalahan tersebut. Sehingga kemampuan mengenal huruf pada siklus berikutnya dapat meningkat sehingga mencapai indikator keberhasilan dalam penelitian ini. Berikut ini solusi yang akan diterapkan pada saat tindakan, diantaranya:
56
1) Waktu tindakan ditambah 15 menit menjadi 45 menit, diharapkan dengan penambahan waktu bisa memberi kesempatan yang lebih pada guru untuk menstimulus kemampuan mengenal huruf anak.
2) Guru memberi penjelasan pada anak-anak tentang huruf-huruf yang bentuknya hampir sama dan melakukan pendampingan pada anak yang belum bisa mengindentifikasi bentuk huruf.
3) Pemberi dukungan pada anak saat bermain dengan memotivasi dan setelah anak bermain anak diberi hadiah berupa kertas bintang.
Berdasarkan penelitian yang sudah dilaksanakan mengenai kemampuan mengenal huruf, dengan menerapkan permainan kancing huruf pada saat pembelajaran. Dapat diketahui adanya peningkatan dalam kemampuan mengenal huruf kelompok B TK Islaam Uminda Kota Makassar. Namun, peningkatan tersebut belum mampu memenuhi indikator keberhasilan yang telah ditentukan, karena pencapaian presentase kemampuan mengenal huruf belum mencapai kemampuan 80%. Maka peneliti mengambil keputusan untuk melanjutkan penelitian siklus II. Dengan kelanjutan siklus tersebut diharapkan dapat lebih meningkatkan kemampuan mengenal huruf sampai mencapai indikator dari penelitian ini.
3. Paparan Data Siklus II