BAB II PAPARAN DATA DAN TEMUAN
B. Paparan Data dan Temuan Hasil Penelitian
Data yang peneliti sajikan ini adalah yang merupakan hasil observasi dan wawancara dengan guru BK dan 9 orang siswa kelas XII di SMA Negeri 1 Pringgasela, data ini adalah data inti yang disajikan oleh peneliti sebagai responden narasumber dalam implementasi pendekatan mauidzah hasanah dalam layanan bimbingan karir pada perencanaan karir kelas XII.
Adapun data lebih jelasnya mengenai hasil wawanacara dan hasil observasi yang peneliti sudah laksanakan sebagai berikut:
1. Implementasi pendekatan mauidzah hasanah dalam layanan bimbingan karir siswa kelas XII SMA Negeri 1 Pringgasela.
Saat ini di SMA Negeri 1 Pringgasela berdasarkan hasil wawancara peneliti
bahwa penerapan pendekatan mauidzah hasanah dalam layanan bimbingan karir pada perencanan kelas XII mengunakan layanan bimbingan klasikal.
37
“biasanya di disini mengunakan bimbingan klasikal, disini kita dikasih 1 jam pelajaran, jadi dijam itu kita kasih materi meteri karir khusus di kelas 12 tentang universitas universitas yang mana membuka jurusan jurusan yang sesuai dengan minat bakat siswa, mereka kita lebih kasih pilihan aja, nanti mereka yang milih sendiri.”50
Berdasarkan pernyataan di atas, melalui hasil observasi dan hasil wawancara peneliti membuktikan bahwa pak eka selaku guru BK yang menangani siswa kelas XII mengunakan layanan bimbingan klasikal dalam proses bimbingan siswa kelas XII. Dalam layanan ini guru BK dikasih 1 jam mata pelajaran untuk melakukan layanan bimbingan klasikal. Khsususnya kelas XII materi materi yang diberikan adalah pengenalan karir, pengenalan univeritas- univeritas, dan pemahaman karir siswa.
“Sebenernya disini, bukan terlalu kenasihat disini kita lebih ke memberikan gambaran aja gimana kehidupan kedepan tentang pekerjaan, atau perkejaan yang ada sekarang, jadi mereka bisa berpikir lebih luaslah tentang apa kemampuanya, jadi meraka bisa memilih yang mana potensinya, diri pribadi mereka yang menentukan mereka sendiri.”51
Berdasarkan pernyataan di atas, melalui hasil wawancara peneliti dengan guru BK membuktikan bahwa implementasi pendekatan mauidzah hasanah dalam bentuk nasihat yaitu sekolah ini mengunakan layanan bimbingan kalsikal untuk memberikan nasihat layanan ini lebih ke memberikan gamabaran gambaran kepada siswa kelas XII tentang karir siswa nanti, agar siswa mengetahui kemampuanan, potensi, bakat, minta siswa.
“palingan kita kasih, kisah kisah orang yang sukses berhasil di Indonesia, klok kisah kisah islami kami masih belum, biasanya kita pakek, kisah kisah alumi alumi tentu dekat
50 Eka Putra, Wawancara 1, SMA Negeri 1 Pringgasela, 14 ferbuari 2022. B11- 17.
51 Eka Putra, Wawancara 1, SMA Negeri 1 Pringgasela, 14 ferbuari 2022. B5- 12.
38
dengan mereka, atau bisa kisah bapak ibu guru yang sudah berhasil dari kehidupan yang sama dengan mereka, jadi kisah yang nyata yang ada dikehidupan mereka, karena klok kita ambil contoh yang jauh mereka belum mampu mengambarkanya, mereka akan bisa nangkep kalok itu nyata dengan kehidupan sehari hari mereka, ohh…ini… loo.. saya kenal orangnya, lebih kesana aja sih.”52
Berdasarkan pernyataan di atas melalui hasil wawancara peneliti dengan guru BK, implementasi pendekatan mauidzah hasanah dalam layanan bimbingan karir dalam bentuk kisah kisah, guru BK mengunakan kisah kisah orang-orang yang sukses di Indonesia, kisah kisah alumi almui terdekat siswa, kisah kisah bapak ibu guru yang sudah berhasil dari kehidupan yang sama dengan siswa kelas XII, dengan mengunakan kisah kisah tersebut siswa kelas XII lebih mudah memahami kemana arah karir sesuai dengan pengalaman kisah-kisah yang telah disampaikan oleh guru BK.
”melalui layanan bimbingan klasikal ini kami memberikan informasi tentang perencanaan karir siswa, kita bekerja sama dengan universitas universitas untuk melakukan sosialisasi di kelas XII, jadi nanti siswa tinggal milih mau masuk kemana yang sesuai dengan minat dan bakatnya.”53
Berdasarkan pernyataan di atas melalui wawancara peneliti dengan guru BK, membuktikan Implementasi pendekatan mauidzah hasanah dalam perencanaan karir siswa dalam bentuk kabar gembira, guru BK mengunakan layanan bimbingan klasikal untuk memberikan informasi informasi tentang perencanan karir siswa kelas XII, dan guru BK juga berkerja sama dengan universitas- universitas untuk melakukan sosialisasi di kelas XII. Telah itu nanti siswa tinggal memilih kemana arah karir yang cocok untuk siswa itu sendiri.
52 Eka Putra, Wawancara 1, SMA Negeri 1 Pringgasela, 14 ferbuari 2022. B40- 49.
53 Eka Putra, Wawancara 1, SMA Negeri 1 Pringgasela, 14 ferbuari 2022. B58-
61.
39
“Pertama kita kasih, biasanya disini kita kasih motivasi soalnya anak-anak disini kurang motivasinya karena masalah ekonomi, masalah keluarga, paling utama itu untuk melanjutkan pendidikan, tapi disini kita lebih menekan pada ngasih motivasi kepada siswa bahwa nasib itu, dari saya pribadi ya untuk mengasih motivasi, nasib manusia itu kita ngk tau, rejeki, jodoh, maut adalah rahasia allah, jadi bisa saya kasih motivasi kayak kasih contoh lagi tentang alumi alumi terdahulu yang bisa S1 sampai S2 sampai contoh pribadi saya, itu aja sih.”54
Berdasarkan pernyataan di atas melalui hasil wawancara peneliti dengan guru BK, membuktikan implementasi pendekatan mauidzah hasanah dalam layanan bimbingan karir dalam bentuk wasiat/ pesan-pesan postif (motivasi). Guru memberikan motivasi contohnya yaitu bahwa nasib manusia itu kita tidak tau, rezeki, jodoh maut adalah rahasia Allah SWT kita hanya bisa bedoa dan berusaha semaksimal mungkin setelah biar Allah SWT yang mengatur gimana baiknya, dan disana siswa dikasih gambaran motivasi dengan mengunakan contoh alumi-alumi terdahulu yang bisa sampai S1 dan S2 untuk memotivasi siswa agar semangat untuk melanjutkan karirnya nanti.
”klok masalah itu, kita catat dulu siswa siapa, trs kenapa sampai masih ragu ragu, jadikan di sini kita dari kelas 10 sampai 12 kita data anak kita tau anak, setidaknya anak, lebih condong kemana ambil konseling individu.”55
Berdasarkan pernyataan di atas melalui wawancara peneliti dengan guru BK, membuktikan bahwa implementasi pendekatan mauidzah hasanah dalam layanan bimbingan karir kepada siswa kelas XII yang masih ragu ragu dalam mengambil keputusan karir, disana guru BK mendata siswa yang masih ragu ragu dalam mengambil keputusan, setalah
54 Eka Putra, Wawancara 1, SMA Negeri 1 Pringgasela, 14 ferbuari 2022. B40- 49.
55 Eka Putra, Wawancara 1, SMA Negeri 1 Pringgasela, 14 ferbuari 2022. B87-
91.
40
itu guru BK memberikan layanan konseling individu untuk memb antu siswa menemukan kemampuan terbaiknya.
Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan guru BK di atas dapat disimpulkan bahwa implementasi pendekatan mauidzah hasanah dalam layanan bimbingan karir pada perencanaan karir kelas XII di SMA Negeri 1 Pringgasela, guru BK mengunakan layanan bimbingan klasikal, dengan materi pengenal karir, pemahaman diri, pemahaman karir, dan bekerjasama dengan uinversitas untuk melakukan sosisalisasi pengenal kampus.
Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan guru BK Implementasi pendekatan mauidzah hasanah dalam layanan bimbingan karir pada perencanaan karir kelas XII di SMA Negeri 1 Pringgasela membuktikan bahwa sebagai berikut:
a. Nasihat
Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan guru BK, guru BK memberikan nasihat kepada siswa kelas XII lebih ke memberikan gambaran- gambaran mengenai karir yang cocok untuk siswa kelas XII yang sesuai dengan kemampuan, minat dan bakat yang siswa miliki.
b. Bimbingan
Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan guru BK, guru BK membimbing siswa kelas XII dengan mengunakan layanan bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, dan bimbingan indivdiu untuk membantu siswa dalam perencanaan karir kelas XII.
c. Kisah-kisah
Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan guru BK, guru BK membimbing siswa kelas XII dengan mengunakan kisah-kisah orang sukses di Indonesia, kisah-kisah alumi alumi terdeket siswa, kisah- kisah bapak ibu guru, untuk memberikan siswa kelas XII gambaran tentang karir siswa kedepamya.
d. Kabar gembira
Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan guru BK, guru BK membimbing kelas XII dengan memberikan informasi gembira melalui layanan bimbingan klasikal, bekerjasama dengan universitas
41
untuk melakukan sosialisasi untuk memudahkan siswa memiliki kemana arah karirnya nanti.
e. Wasiat (pesan- pesan positif)
Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan guru BK, guru BK membimbing siswa kelas XII dengan memberikan pesan pesan positif layanan bimbingan klasikal dengan memberikan motivasi, dan memberikan motivasi dengan mengunakan kisah kisah alumi alumi terdahulu.
2. Implementasi layanan bimbingan karir pada perencanan karir siswa kelas XII
Berdasarakan hasil wawancara dan hasil observasi peneliti dengan guru BK, membuktikan bahwa implementasi layanan bimbingan karir di sekolah SMA Negeri 1 Pringgasela.
”pertama bimbingan klasikal kita sudah masuk kelas kedua lakukan konseling individu untuk perencanaan karir siswa siapa yang punya dalam karir kita panggil ketiga kita bekerja sama dengan un universitas2x tentang pengenalan kampus.”56
Berdasarkan pernyataan di atas melalui wawancara peneliti dengan guru BK, membuktikan bahwa implementasi layanan bimbingkan karir pada peracanaan karir siswa kelas XII, guru BK disini mengunakan layanan bimbingan klasikal, layanan konseling individu dan guru BK berkerjasama dengan uniuverstas universitas untuk melakukan sosialisasi atau pengenalan kampus.
“Kita lebih ke layanan bimbingan klasikal, jika setalah petemuan di kelas ada masalah yang muncul, kita akan melakukan bimbingan kelompok, klok emang masalahnya harus segera diselesaikan mungkin kitaakan melakukan bimbingan individu, kan klok konseling penuntasan masalah melalui layanan bimbingan individu.”57
56 Eka Putra, Wawancara 2, SMA Negeri 1 Pringgasela, 14 ferbuari 2022. B4-8.
57 Eka Putra, Wawancara 2, SMA Negeri 1 Pringgasela, 14 ferbuari 2022. B11- 17.
42
Berdasarkan pernyataan di atas melalui wawancara peneliti dengan guru BK, membuktikan bentuk-bentuk layanan bimbinga klasikal kelas XII, setalah pertemuan di dalam kelas jika ada muncul masalah, maka akan dilakukan bimbingan kelompok, jika masalah tersebut belum juga selesai maka akan dilakukan dengan mengunakan bimbingan individu untuk menyelesaikan masalah siswa kelas XII.
“Nah ini disini siswa siswa kelas XII yang memiliki pretasi kita sudah persiapkan untuk menguikti seleksi LMPTKIN untuk perencanaan karirnya nanti.”58
“Nah disini memberikan tau kepada siswa kelas XII layanan bimbingan klasikal, berkerjasa sama dengan universitas untuk memsosialisasikan sekolahnya, internet dan media informasi lainya.”59
Berdasarkan pernyataan di atas melalui wawancara peneliti dengan guru BK, membuktikan implementasi layanan bimbingan karir dalam membimbing pengembangan perencanaan karir siswa kelas XII, guru bk di sini memberikan layanan melalui seleksi SNPTKIN, bekerjasama dengan univeritas-universitas untuk melakukan sosialisasi, dan memanfaat internet sebagai media untuk mencari informasi karir yang cocok untuk siswa kelas XII.
“yang pertama, pastinya harus mengetahui kemampuannya, bakat, minatnya, kedua kondisi perekonomian, ketiga mental siswa harus optimis dengan kemampuan yang dimiliki.”60
”Saya rasa siswa siswi sudah mamahami kondisi saat dengan kemajuan teknologi dan mereka harus menempuh pendidikan
58 Eka Putra, Wawancara 2, SMA Negeri 1 Pringgasela, 14 ferbuari 2022. B21- 24.
59 Eka Putra, Wawancara 2, SMA Negeri 1 Pringgasela, 14 ferbuari 2022. B52- 54.
60 Eka Putra, Wawancara 2, SMA Negeri 1 Pringgasela, 14 ferbuari 2022. B21- 24.
43
lanjutan agar mereka tidak susah suatu saat nanti untuk memcari pekerjaan.”61
Berdasarkan pernyataan di atas melalui wawancara peneliti dengan guru BK, membuktikan bahwa implementasi layanan bimbingan karir dalam membimbing siswa untuk memahami kondisi saat ini, guru BK memahami kemampuan, bakat, minatnnya, kondisi perekonomian, mental siswa kelas XII, kemajuan teknologi agar bisa membantu siswa kelas XII untuk memahami kondisi saat ini.
“Seperti yang saya sudah bilang tadi kami disini dikasih 1 jam mata pelajaran kami mengunakan bimbingan klasikal untuk membantu siswa dalam memahami kemampuan, minat dan bakat yang mereka miliki untuk perencanaan karirnya.”62
“saya rasa, untuk kelas 12 yang sekarang karena saya bimbing dari kelas 10 jadi disana saya sudah tanemin bahwa apapun pilihan kalian pasti ada resiko masing masing jadi saya pikir semua siswa kelas 12 yang sekarang sudah bisa bisa paham, maksud bisa ngerti missal dia ngambil pilhan A ada sumber resiko yang ditemu saya sudah biasakan, saya mereka sudah pahamlah.”63
Berdasarkan pernyataan di atas melalui wawancara peneliti dengan guru BK, membuktikan bahwa implementasi layanan bimbingan karir dalam membimbing siswa kelas XII untuk mampu memahami diri siswa, guru BK melakukan bimbingan melalui layanan bimbingan klasikal untuk membantu siswa dalam memahami kemampuan, minat dan bakat mereka, guru BK juga sudah menamamkan mental yang kuat untuk perencanaan karirnya nanti.
Langkah-langkah layanan bimbingan klasikal
61 Eka Putra, Wawancara 2, SMA Negeri 1 Pringgasela, 14 ferbuari 2022. B59- 61.
62 Eka Putra, Wawancara 2, SMA Negeri 1 Pringgasela, 14 ferbuari 2022. B63- 67.
63 Eka Putra, Wawancara 2, SMA Negeri 1 Pringgasela, 14 ferbuari 2022. B80- 87.
44 a. Tahap awal (pendahuluan)
1) Pernyataan tujuan
a) Guru membuka dengan salam dan doa
b) Membina hubungan baik dengan peserta didik (menanyakan kabar, pelajaran sebelumnya, ice breaking)
c) Menyapaikan tujuan tujuan khusus yang akan dicapai 2) Penjelasan tentang langkah-langkah kegiatan
a) Memberikan langkah-langkah kegiatan, tugas dan tanggung jawab peserta didik
b) Kontrak layanan (kesepakatan layanan), hari ini kita akan melakukan kegiatan salama 1 jam pelayanan
3) Mengarahkan kegiatan
Guru bk mmberikan penjelasan tentang topic pembahasan yang akan dibicarakan
4) Tahap peralihan
Guru bk menanyakan kesiapan peserta didik melaksanakan kegiatan, dan memulai ketahap inti
b. Tahap inti
1) Kegiatan peserta didik
a) Mengamati tayang slide ppt b) Melakukan curah pendapat
c) Mendiskusikan dengan kelompok masing masing
d) Setiap kelompok memprentasikan tuganya kemudia kelompok lain menanggapinya, dan seterusnya bergantian sampai selesai
2) Kegiatan guru bk
a) Menanyakan media slide
b) Mengajak peserta didik curah pendapat c) Membagi kelas menjadi beberapa kelompok d) Memberikan tugas
e) Memberikan cara mengerjakan tugas f) Mengevaluasi hasil diskusi peserta didik
e) Membuat catatan catatan observasi selama layanan c. Tahap penutupan
1) Peserta didik menyimpulkan hasil kegiatan
2) Peserta didik merefleksi kegiatan dengan menungkapkan manfaat dan makan kegiatan secara lisan
45
3) Guru BK memberikan pengutan dan rencana tidak lanjut 4) Guru BK menutup kegiatan
d. Evaluasi 1) Proses evaluasi
Guru BK melakukan evaluasi dengan memperhatikan proses yang terjadi:
a) Melakukan reflekasi hasil
b) Mengamati cara pesertda didik dalam mengikuti kegiatan c) Mengamati cara peserta didik dalam menyampaikan pendapat
Mengamati cara peserta didik dalam memberikan penjelasan.
2) Evaluasi hasil
Evaluasi dengan instrument yang sudah disiapakn, antara lain:
a) Evaluasi tentang suasan pertemuan dangan instrumen menyenangkan/ kurang menyenangkan
b) Evaluasi terhadap topic yang dibahas
c) Evaluasi tehadap guru BK dalam menyampaikan materi Evaluasi terhadap kegiatan yang diikuti64
Berdasarkan hasil wawancara dengan guru bk dapat disimpulkan bahwa impelementasi layanan bimbingan karir pada perencanaan karir siswa kelas XII, guru BK mengunakan layanan Sebagai berikut:
a. Bimbingan perencanaan karir siswa
Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan guru BK, guru BK mengunakan layanan bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, bimbingan indivdiu dalam membimbing perencanan karir siswa kelas XII.
b. Bimbingan pengembangan karir
Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan guru BK, guru BK memberikan bimbingan melalui layanan seleksi SNPTKIN, SBNPTKIN, bekerjasama dengan universitas-universitas untuk melakukan sosialisasi, dan memanfaatkan media internet sebagai saran informasi agar siswa kelas XII mampu mengembangkan kemana arah karirnya nanti.
c. Bimbingan pemahaman kondisi
64 Data Dokumentasi, program tahunan bimbingan konseling kelas XII, SMA Negeri 1 Pringgsela, diambil tanggal 17 februari 2022.
46
Berdasarkan hasil wawancara penelti dengan guru BK, guru BK membimbing siswa kelas XII melalui layanan bimbingan klasikal, dengan materi pemahaman diri, lingungkan, dan perekonomian keluarga.
d. Bimbingan pemahaman diri
Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan guru BK, guru BK membimbing siswa kelas dengan mengunakan layanan bimbingan klasikal dengan materi pemahaman diri, pengenal potensi diri.
3. Bagaimana pengetahuan siswa tentang perencanaan karir
Berdasarkan hasil wawancara dan hasil observasi peneliti dengan siswa kelas XII membuktikan bagaimana pengetahuan siswa tentang perencanaan karir kepedannya.
“Public speaking, wawasan yang luas, trs kepemimpinaan, Cuma itu kak.”65
“Yah sekolah dulu kan, terus pasti harus memiliki pengetahuan yang luas, biar bisa bekerja untuk menjadi orang sukses nanti.”66
“Pasti cara mengolah uang terus itu gimana kedepannya mau mengangin bisnis apa kayak itu baju, dan lain lain.”67
Berdasarkan pernyataan di atas, melalui hasil wawancara peneliti dengan siswa kelas XII membuktikan bahwa kemampaun untuk memahami diri siswa sangat bagus, siswa sudah tau apa cita citanya apa yang harus dipersaipakan untuk memenuhi syarat-syarat menjadi apa yang siswa cita citakan untuk perencanaan karir kedepanya.
“Sudah kk, seperti membuat akun LTMPT.”68
“Iya tau kk, seperti buat akun LTMPT.”69
“Iya tau kk, seperti buat akun LTMPT untuk mendaftar kuliah supaya bisa gratis biaya kuliahnya kk.”70
65 Suci, Wawancara 3, SMA Negeri 1 Pringgasela, 15 ferbuari 2022. B7-10.
66 Rifki, Wawancara 5, SMA Negeri 1 Pringgasela, 15 ferbuari 2022. B8-10.
67 wafa, Wawancara 8, SMA Negeri 1 Pringgasela, 15 ferbuari 2022. B9-10.
68 Risna, Wawancara 4, SMA Negeri 1 Pringgasela, 15 ferbuari 2022. B28
69 Rifki, Wawancara 5, SMA Negeri 1 Pringgasela, 15 ferbuari 2022. B49
70 Randi, Wawancara 6, SMA Negeri 1 Pringgasela, 15 ferbuari 2022. B48-49.
47
Berdasarkan pernyataan di atas melaui hasil wawancara peneliti dengan siswa kelas XII membuktikan bahwa siswa sudah mengenal lingkungan sekolah dengan mempersiapkan diri siswa untuk mengikut seleksi SNPTKIN, SBMPTKIN, untuk memasuki perguruan tinggi. Dari sana siswa mendapat informasi karir yang cocok untuk siswa dengana kemampaun, minat dan bakat, yang siswa miliki.
“ya kita tau kondisi saat ini covid 19 saya rasa pekerjaan yang cocok untuk kita menjadi wirausahawan muda kk.”71
“Pekerjaan yang cocok untuk saya menjadi pengusaha kk.”72
“Itu dah kk menjadi pembisnis kk.”73
Berdasarkan hasil penelitian di atas melalui hasil wawancara peneliti dengan siswa kelas XII membuktikan bahwa siswa kelas XII sudah mampu mengenal dan mampu memahami kondisi saat ini kemana arah karir yang cocok untuk siswa kelas XII.
Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan 9 siswa kelas XII dapat disimpulkan bahwa siswa kelas XII sudah mampu memahami kemampuan, minat, dan bakat siswa untuk perencanaan karir kedepannya, siswa kelas XII sudah mampu mengembangkan potensi untuk perencanaan, siswa sudah mampu memahami kondisi lingkungan sekolah maupun keluarag, dan siswa sudah mampu memahami informasi kenyataaan lingkungan saat ini.
4. Factor penghambat perencanaan karir siswa kelas XII pada layanan bimbingan karir dengan pendekatan mauidzah hasanah di SMA Negeri 1 Pringgasela.
“nah ini yang belum, kita tiga yang di bk ini sama sekali bukan dari lulusan yang islami jadi kita lebih pakek metode pendekatan pendekatan lama.”74
71 Suci, Wawancara 3, SMA Negeri 1 Pringgasela, 15 ferbuari 2022. B51-52.
72 Rifki, Wawancara 5, SMA Negeri 1 Pringgasela, 15 ferbuari 2022. B61.
73 Wafa, Wawancara 8, SMA Negeri 1 Pringgasela, 15 ferbuari 2022. B62.
48
Berdasarkan pernyataan di atas melalui hasil wawancara peneliti dengan guru BK membuktikan bahwa faktor penghambat yaitu latar belakang pendidikan guru BK, bahwa ketiga guru BK di SMA Negeri 1 pringgasela tidak memiliki latar belakang pendidikan islami jadi guru BK di SMA Negeri 1 pringgsela sedikit kesulitan untuk membimbing siswa kelas XII lebih keislamii. Ketiga guru BK lebih mengunakan pendekatan pendekatan barat seperti layanan bimbingan klasikal, bimbingan individu dan bimbingan kelompok.
“pertama lebih ke mereka belum kenal diri sendiri, jadi dikelas 10 dan 11, sebenernya klok kelas 12 sekarang bisa dibilang semua sudah cukup tau dirinya sendiri karena di kelas 10 11 kita kasih materi tentang pengenalan diri baik dari diri sendirinya atau dari orang lain jadi klok untuk yang kelas 12 itu saya rasa permasalahnya tidak percaya diri karena factor ekonomi lebih kesana aja sih.”75
“Kemauan sih kk yang menjadi kendala saya sini, masih belum terlalu yakin dengan kemampuan yang saya miliki untuk menjadi orang sukses nanti.”76
Berdasarkan pernyataan di atas melalui hasil wawancara peneliti dengan guru BK membukti bahwa factor penghambatnya yaitu, pertama siswa kelas XII belum memahami kemampuan, minat dan bakat, kedua masih ragu ragu dalam mengambil keputusan, ketiga faktor ekonomi.
”untuk yang kelas 12 itu saya rasa permasalahnya tidak percaya diri karena factor ekonomi lebih kesana aja sih.”77
“Modal sama kemampuan, belum asah kk.”78
74 Eka Putra, Wawancara 1, SMA Negeri 1 Pringgasela, 14 ferbuari 2022. B37- 41.
75 Eka Putra, Wawancara 2, SMA Negeri 1 Pringgasela, 14 ferbuari 2022. B34- 36.
76 Rifki, Wawancara 5, SMA Negeri 1 Pringgasela, 15 ferbuari 2022. B28-30.
77 Eka Putra, Wawancara 2, SMA Negeri 1 Pringgasela, 14 ferbuari 2022. B39- 41.
78 Lia, Wawancara 11, SMA Negeri 1 Pringgasela, 15 ferbuari 2022. B24.
49
“Biaya, restu orang tua, tekat, keinginan, trs Cuma itu aja kk.”79
Berdasarkan pernyataan di atas melalui hasil wawancara peneliti dengan siswa kelas XII membukti bahwa factor penghambat siswa untuk perencanaan karirnya yaitu masih ragu ragu, ekonomi, kemauan yang menjadi factor penghambat siswa dalam perencanaan karir kedepanya.
Berdasarkan hasil wawanacara di atas dapat disimpulkan faktor penghambat Perencanaan karir siswa kelas XII pada layanan bimbingan karir dengan mengunakan pendekatan mauidzah hasanah di SMA Negeri 1 Pringgsela sebagai berikut:
a. Latar belakang pendidikan guru BK
Berdasarkan hasil wawanacara peneliti dengan guru BK yang manjadi factor penghambat Perencanaan karir siswa kelas XII pada layanan bimbingan karir dengan mengunakan pendekatan mauidzah hasanah yaitu, ketiga guru BK di SMA Negeri 1 Pringgasela tidak memilki latar belakang pendidikan yang lebih keislami, guru BK di SMA Negeri 1 pringgasela lebih mengunakan pendekatan pendekatan barat seperti layanan bimbinga klasikal, bimbingan kelompok dan bimbingan indivdiu.
b. Kondisi siswa kelas XII
Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan guru BK dan 9 siswa kelas XII membuktikan bahwa yang menjadi factor penghambat Perencanaan karir siswa kelas XII pada layanan bimbingan karir dengan mengunakan pendekatan mauidzah hasanah yaitu, masih ada siswa yang belum mengetahui kemampuan, minat dan bakatnya, masih banyak siswa kelas XII yang masih ragu ragu dalam mengambil keputusan kemana arah karir untuk kedepannya.
c. Factor ekonomi
Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan guru BK dan 9 siswa kelas XII membuktikan bahwa yang menjadi factor penghambat perencanaan karir siswa kelas XII yaitu factor ekonomi, banyak siswa yang mengeluhkan perekonomian dalam membuat keputusan karir
79 Suci, Wawancara 3, SMA Negeri 1 Pringgasela, 15 ferbuari 2022. B23-24.