• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pelaksanaan pembelajaran tilawatil Qur’an pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Jember Tahun

لات

C. Pembahasan Temuan

2. Pelaksanaan pembelajaran tilawatil Qur’an pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Jember Tahun

namun diganti dengan RPS. RPS itu yang berupa outlent diberikan kepada para mahasiswa diawal perkuliahan. Yang mana karena ini pembelajaran pedagogi atau pembelajaran orang dewasa, jadi menuntut mahasiswa lebih aktif daripadi dosen/ dosennya.

2. Pelaksanaan pembelajaran tilawatil Qur’an pada mahasiswa

strategi pembelajaran berarti cara dan seni untuk menggunakan semua sumber belajar dalam upaya membelajarkan siswa.116 menjadi seorang dosen harus memiliki wawasan luas dalam artian yakni memiliki kemampuan dalam mengelola kelas. Seperti halnya pada perkuliahan matakuliah pembelajaran tilawatil Qur’an di kelas Prodi PAI yang mana matakuliah tergolong baru sehingga membutuhkan strategi pembelajaran sekreatif mungkin. Karena menjadi seorang dosen harus mempunyai kreatifitas yang tinggi agar peserta didik ketika di kelas bisa menyerap materi dengan maksimal.

Dalam konteks pembelajaran tilawatil Qur’an yang dilaksanakan pada Prodi PAI seorang dosen harus mempunyai kreatifitas dalam menggunakan strategi pembelajaran yang mana matakuliah ini tidak hanya diampuh oleh satu orang dosen saja. Namun materi yang disampaikan tetap sama dan mempunyai tujuan yang sama. Hanya strategi pembelajaran yang digunakan oleh setiap dosen yang akan berbeda. Akan tetapi dalam rangka menyamakan tujuan pembelajaran maka dalam Fakultas FTIK dibentuk team teaching atau tim mengajar.

Fungsi dari tim ini adalah sebagai wadah koordinasi bagi beberapa dosen yang mengampuh matakuliah yang sama. Agar materi yang disampaikan tidak begitu jauh mempunyai perbedaan. Namun untuk keputusan menggunakan strategi pembelajaran yang mana saja. Karena efektifitas strategi yang digunakan tergantung dengan kondisi peserta didik ketika di

116 Made Wena, Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2010), 2.

kelas. Menurut Degeng, dikutip dalam buku Strategi Pembelajaran Kontemporer menjelaskan bahwa strategi pengelolaan berkaitan dengan penetapan kapan suatu strategi atau komponen strategi tepat dipakai dalam suatu situasi pembelajaran. Dan paling tidak ada empat hal yang menjadi urusan strategi pengelolaan, yaitu: 1) Penjadwalan penggunaan strategi pembelajaran, 2) pembuatan catatan kemajuan belajar siswa, 3) pengelolaan motivasional, dan 4) kontrol belajar.117 Hal inilah yang harus diperhatikan oleh dosen dalam menyusun strategi ketika akan melaksanakan pembelajaran.

Jadi dalam memilih strategi pembelajaran pembelajaran juga harus memlihat psikologi siswa agar strategi yang akan digunakan bisa mendorong proses kegiatan penyampaian materi yang mana dalam materi juga membahas tentang metode-metode membaca Al-Qur’an. Seperti yang dilakukan oleh salah satu dosen PAI yang mana menggunakan observasi tentang metode tersebut ke lembaga-lembaga yang mengajarkan metode tersebut seperti yang dijelaskan di atas.

Selain dari penggunaan strategi yang baik hal yang mendukung maksimalnya proses pembelajaran yaitu media pembelajaran yang digunakan ketika mengajar di kelas. Yang mana media pembelajaran yang efektif ialah media yang sesuai dengan materi yang dibahas sehingga peserta didik merasa dimudahkan untuk menganalisa apa yang disampaikan oleh dosen. Menurut Yudhi Munadi dalam bukunya yang

117 Ibid, 11.,

berjudul Media Pembelajaran, menjelaskan bahwa media pembelajaran ialah segala sesuatu yang dapat menyampaikan dan menyalurkan pesan dari sumber secara terencana sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif dimana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif.118 Dalam konteks pembelajaran tilawatil Qur’an yang dilaksanakan pada Prodi PAI, media yang digunakan oleh dosen agar materi metode tilawatil Qur’an ini diserap maksimal ialah berupa video tentang penggunaan metode yang dibahas oleh setiap kelompok yang mempunyai tugas untuk mepresentasikannya dan juga menggunakan obesrvasi langsung ke berbagai lembaga yang mengajarkan metode tersebut. Media digunakan ketika akan mempraktekan metode yang menjadi tugasnya. Namun untuk materi yang berupa kerangka teori tentang metode tilawati ini seorang dosen menggunakan sumber belajar buku. Sebagaimana dijelaskan oleh Yudhi dalam bukunya yaitu karakteristik video banyak kemiripannya dengan media film diantaranya adalah: a) mengatasi keterbatasan jarak dan waktu, b) video dapat diulangi bila perlu untuk menambah kejelasan, c) pesan yang disampaikannya cepat dan mudah diingat, d) mengembangkan pikiran dan pendapat para siswa, dan e) mengembangkan imajinasi peserta didik.119 Namun selain kelebihan-kelebihan di atas, ia pun tidak lepas dari kelemahannya, yakni media ini terlalu menekankan pentingnya materi ketimbang proses pengembangan materi tersebut. Dan video

118 Yudhi Munadi, Media Pembelajaran, (Jakarta: GP Press Group, 2013), 8.

119 Ibid, 127.

tersebut ditampilkan melalui peralatan proyeksi yaitu digital projector.

Dimana alat ini ada di setiap ruang kelas Prodi PAI dan digunakan oleh semua dosen ketika melakukan proses pembelajaran.

Selain daripada itu proses pembelajaran dilaksanakan mempunyai tujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Sehingga pembelajaran yang dilaksanakan dan materi yang disampaikan menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan materi dan efisiensi waktu.

Diantaranya adalah metode ceramah, diskusi kelompok, dan tanya jawab yang dibimbing langsung oleh dosen pengampuh. Salah satunya yaitu seperti yang dilakukan oleh salah satu dosen pembelajaran Tilawatil Qur’an sebagai salah satu dosen yang mengampuh matakuliah pembelajaran tilawatil Qur’an Prodi PAI. Selain menggunkan metode observasi juga menggunakan tiga metode yang di jelaskan di atas yaitu ceramah, diskusi kelompok, dan tanya jawab. Penggunaan metode ini tidak serta merta digunakan. Namun dari berbagai metode pembelajaran yang ada, metode inilah yang sesuai dengan kondisi mahasiswa Prodi PAI. Pentingnya metode pembelajaran yakni sesuai dengan pengertiannya ialah teknik penyajian yang dikuasai dosen untuk mengajar atau menyajikan bahan pelajaran kepada siswa di dalam kelas, baik secara individual atau secara kelompok, agar pelajaran itu dapat diserap, dipahami, dan dimanfaatkan oleh siswa yang dengan baik.

Makin baik metode mengajar, makin efektif pula penyampaian tujuan. 120

120 Ahmadi, Strategi Belajar Mengajar ( Bandung : Pustaka Setia, 1997), 52.

Dari penjelasan di atas kesuksesan pelaksanaan pembelajaran juga tergantung dengan penggunaan dari metode pembelajarannya. Oleh karena itu pelaksanaan pembelajaran ini merupakan kegiatan inti dari semua kegiatan yang ada dalam dunia pendidikan.

3. Evaluasi pembelajaran tilawatil Qur’an pada mahasiswa Program