BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.3 Pembahasan
Proses penganalisa hasil penelitian yang dilakukan adalah mencari hubungan antara teori atau model yang ada dengan hasil penelitian yang diperoleh. Hasil penelitian yang dijelaskan untuk mengetahui Pengelolaan Instagram Kecamatan Pondok Aren Oleh Humas Sebagai Media Informasi Publik.
Analisa peneliti dari observasi subjek dan wawancara objek, adapun sebagai narasumber dibagi menjadi 3 yaitu Ka Fira Damayanti selaku key informan, Bapak Ibnoe Tanzil Mubarok, S.E., M.Si. selaku informan 1, dan Kak Fahmy Rahardian S.Kom selaku informan 2. Serta beberapa dokumentasi jejak digital melalui media sosial sebagai bukti penelitian. Dalam bagian ini peneliti akan membahas bagaimana Pengelolaan Instagram Kecamatan Pondok Aren Oleh Humas Sebagai Media Informasi Publik menggunakan konsep teori 4C.
4.3.1 Context (konteks)
Humas Kecamatan Pondok Aren menggunakan Instagram dalam menyebarkan informasi publik agar penyebaran informasi tersebut dapat berjalan dengan efektif, Humas Kecamatan Pondok Aren juga selalu melakukan Weekly Meeting guna mempersiapkan dan juga mengevaluasi isi konteks yang disampaikan. Konteks tersebut adalah hasil ide-ide dari anggota Humas Kecamatan Pondok Aren. Hasil dari rapat mingguan yang selalu dilakukan anggota Humas Kecamatan Pondok Aren akan selalu di pilih lagi ide konten mana yang layak untuk di unggah ke instagram. Dalam penyampaian informasi, Humas Kecamatan Pondok Aren berusaha menyajikan informasi yang mudah dan menarik untuk di sajikan ke masyarakat.
Dari ide konten yang sudah di kemas sedemekian rupa, Humas Kecamatan Pondok Aren masih memiliki kendala, seperti kurangnya respon masyarakat seperti kurangnya like yang didapat walaupun followers selalu masuk tiap harinya. Kurangnya respon yang di dapat bisa terjadi karna kurang menariknya konten yang disajikan dan talent yang sama pada konten yang disajikan karena kurangnya SDM di divisi Humas Kecamatan Pondok Aren. Kerap kali, respon yang banyak didapat oleh Humas Kecamatan Pondok Aren ketika pembuatan konten kuis dan juga giveaway.
Hal tersebut sesuai dengan fungsi dan tugas humas pemerintah. Dimana pada humas Kecamatan Pondok Aren mampu mengkomunikasikan setiap kebijakan yang ada pada internal Humas Kecamatan Pondok Aren kepada masyarakat dengan cara mempelajari dan melakukan analisis terhadap reaksi masyarakat. Yang pada akhirnya masyarakat dapat memahami informasi tersebut.
Menurut Albarran (2013) dalam bukunya yang berjudul The Social Media Industries, instagram adalah media sosial yang berfungsi sebagai sarana komunikasi antar individu maupun kelompok, dimana penggunanya dapat lebih kreatif dalam menampilkan sesuatu yang ingin disampaikan.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dijelaskan oleh Key Informan dan Informan yang berkaitan dengan konteks untuk pengemasan pesan yang sudah berjalan dengan baik.
4.3.2 Communication (Komunikasi)
Humas Kecamatan Pondok Aren turut melakukan komunikasi dua arah antara lembaga dengan masyarakat dalam pengelolaan instagram. Dengan adanya komunikasi dua arah dapat menimbulkan rasa percaya masyarakat terhadap lembaga tersebut dengan memberikan informasi terbaik kepada masyarakat.
Humas Kecamatan Pondok Aren menanggapi dengan baik dan solutif setiap komentar dm yang berisikan pertanyaan.
Humas Kecamatan Pondok Aren juga melakukan weekly meeting yang terciptanya bank konten guna pemilihan isu atau informasi yang akan diangkat agar menghadirkan konten yang baik dan menarik untuk membangun image yang baik untuk Kecamatan Pondok Aren. Walaupun masih terjadi kendala kurangnya staff humas dalam merespon komentar dan terjadi keterlambatan dalam membalas atau merespon pertanyaan dari masyarakat, Humas Kecamatan Pondok Aren memposting satu kali sehari guna membangun konsitensi komunikasi dengan masyarakat.
Menurut Nasrullah (2017:16-34) dalam karakteristik media sosial, pengelolaan media sosial memudahkan penggunanya untuk saling berinteraksi antara pengguna satu dengan yang lainnya. Namun, karena kurangnya respon dari masyarakat dari konten yang telah diunggah, interaksi yang terjadi antara humas Kecamatan Pondok Aren dan masyarakat dan juga antara masyarakat dengan masyarakat (saling mengomentari) lainnya tidak mencapai hasil yang diinginkan.
Hal tersebut merupakan kendala-kendala yang ditemukan dalam sistem komunikasi dua arah pada humas Kecamatan Pondok Aren.
Dari kendala tersebut, biasanya humas Kecamatan Pondok Aren akan merespon semampunya, tentunya dengan cara yang baik, dengan kalimat yang tidak terlalu formal. Seperti halnya menurut Dozier dan Broom dalam Gassing dan Suryanto (2016:107) yaitu Humas berperan sebagai fasilitator komunikasi atau perantara komunikasi antar perusahaan dengan masyarakat.
Peneliti menyimpulkan bahwa dalam sistem komunikasi dua arah humas Kecamatan Pondok Aren perlu untuk lebih memahami dan menguasai isi konten
yang akan disampaikan, agar dapat merespon dengan cepat komentar-komentar dari masyarakat dan juga agar hubungan humas Kecamatan Pondok Aren dengan masyarakat terasa lebih dekat. Sehingga, komunikasi yang dilakukan tidak satu arah.
4.3.3 Collaboration (Kolaborasi)
Kolaborasi berarti ada Kerjasama antar dua belah pihak untuk membuat hal yang lebih efektif dan efesien. Postingan yang menarik akan banyak mendapatkan like, komentar dari para pengkut. Dalam pembuatan konten kolaborasi, Pak Ibnoe Menjelaskan Bahwa Humas Kecamatan Pondok Aren terbilang cukup rutin dan banyak melakukan kolaborasi secara langsung dengan banyak instansi pemerintahan baik internal maupun eksternal, tetapi Kecamatan Pondok Aren hanya sekali melakukan kolaborasi di Instagram, yaitu dengan Dishub Tangerang Selatan. Kolaborasi Ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang kegiatan yang dilakukan langsung di Kecamatan Pondok Aren yaitu Pengujian Emisi Kendaraan.
Pada salah satu konten yang telah diunggah, Humas Kecamatan Pondok Aren melakukan publikasi dengan cara berkolaborasi dengan Dishub Tangerang Selatan. Hal ini bertujuan untuk memberikan informasi ke masyarakat. Dan hasilnya sesuai dengan yang diinginkan, minat masyarakat yang tinggi akan kegiatan yang dilakukan serta viewer dan reach @kecamatanpondokaren mengalami peningkatan. Oleh karena itu, Humas Kecamatan Pondok Aren ke depannya berencana untuk melakukan kolaborasi di media sosial selain dengan pihak Dishub Tangerang Selatan.
Mengacu pada penjelasan di atas, Peneliti dapat menyimpulkan bahwa pada humas Kecamatan Pondok Aren sudah memenuhi indikator teori kolaborasi.
Hal itu sesuai dengan penelitian dari Chris Heuer dalam teori 4C, yaitu kolaborasi merupakan kerja sama untuk membuat suatu konten atau informasi dengan lebih efektif dan efisien antara sebuah akun atau perusahaan dengan penggunanya di media sosial.
Namun, Humas Kecamatan Pondok Aren perlu membangun jaringan yang lebih luas lagi untuk berkolaborasi lewat Instagram agar mendapatkan hasil lebih baik yang diharapkan.
4.3.4 Connection (Memelihara Hubungan Baik)
Humas Kecamatan Pondok Aren dalam pelaksanaannya mencipatakan hubungan yang baik dengan masyarakat akan menyampaikan informasi mengenai perencanaan kegiatan, pelayanan, publikasi kegiatan, kebijakan ataupun tips dan trik yang dikemas dengan bahasa nonformal agar mudah dipahami oleh masyarakat. Salah satu cara yang diterapkan oleh humas Kecamatan Pondok Aren yaitu dengan mengunggah informasi terkait isu-isu yang terbaru yang sedang hangat dibahas. Namun, untuk mendapatkan banyak interaksi langsung dengan masyarakat, Humas Kecamatn Pondok Aren lebih sering membuat konten kuis atau question pada fitur instastory di Instagram ataupun giveaway yang berisikan voucher untuk masyarakat. Karena, jika konten yang disampaikan hanya sebuah informasi dan tip dan trik, hanya sedikit jumlah interaksi yang dicapai.
Menurut Rachmadi dalam (Suprawoto, 2018:60) memelihara hubungan yang baik dengan masyarakat merupakan tugas dari Humas Pemerintah. Hal tersebut bertujuan agar humas pemerintah memperoleh public favour, public opinion, serta perubahan sikap.
Peneliti menyimpulkan bahwa Humas Kecamatan Pondok Aren mengalami kendala untuk berinteraksi berkelanjutan dengan masyarakat. Karena dari konten-konten informasi yang disampaikan, hanya sedikit masyarakat yang memberikan respon. Dan akhirnya tugas humas Kecamatan Pondok Aren dalam membangun dan memelihara hubungan yang baik dengan masyarakat tidak sesuai dengan yang diharapkan dan harus lebih dikembangkan, dapat memperbarui konten-konten yang dikemas dengan unik dan berbeda dari biasanya.
59 Universitas Budi Luhur
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah peneliti teliti mengenai Pengelolaan Instagram Kecamatan Pondok Aren Oleh Humas Sebagai Media Informasi Publik, dapat diketahui penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan memperoleh data dengan melakukan wawancara secara langsung dengan Humas Kecamatan Pondok Aren yang berada di Jalan Raya Jombang, Perigi, Tangerang, Parigi Baru, Tangerang Selatan, Parigi Baru, Pd.
Aren. Serta mendokumentasikan konten-konten yang berada di akun Instagram
@kecamatanpondokaren.
Dalam penelitian ini menggunakan teori 4C oleh Chris Heuer untuk mengetahui bagaimana Pengelolaan Instagram Kecamatan Pondok Aren Oleh Humas Sebagai Media Informasi Publik. Maka diperoleh hasil sebagai berikut:
Humas Kecamatan Pondok Aren melakukan aktivitas berbagi informasi sampai publikasi pada media sosial Instagram. Dalam pengelolaan Instagram diperlukannya managemen yang baik. Humas Kecamatan Pondok Aren sudah melakukan indokasi Context dengan baik, dalam penyampaian pesan atau informasi pada laman Instagramnya yang dikemas dengan bahasa informasi serta menarik pada akhirnya dapat mudah dimengerti oleh khalayak/masyarakat. dalam pemgelolaannya, humas Kecamatan Pondok Aren selalu melakukan filtrasi pada setiap konten yang akan dbuat dengan dilakukannya weekly meeting setiap minggunya. Dalam membangun komunkasi dengan masyarakat, Humas Kecamatan Poondok Aren pada indikasi communication atau komunikasi belum berjalan dengan baik dapat dillihat dari kurangnya staff humas serta keterlambatan dalam membalas pesan ataupun komentar yanng diberikan oleh masyarakat yang menghasilkan komunikasi satu arah dan masih harus semakin dikembangkan agar terciptanya komunikasi dua arah dan konsistensi komunikasi dengan masyarakat.
dalam pengelolaan media sosial Kecamatan Pondok Aren juga banyak melakukan kolaborasi secara langsung dengan instansi pemerintahan baik itu internal maupun eksternal, walaupun dapat diketahui bahwa Kecamatan Pondok Aren hanya
60
Universitas Budi Luhur
melakukan kolaborasi lewat instagram hanya terhitung sekali yaitu dengan Dishub Tangerang Selatan. Maka dari itu perlu dikembangkan lebih jauh lagi agar dapat berkolaborasi lebih banyak lagi lewat media sosial khususnya Instagram untuk mencapai efektifitas penyebaran informasi yang dapat dijangkau lebih luas lagi.
Tak hanya itu, Humas Kecamatan Pondok Aren juga membangun dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat walaupun belum berjalan dengan baik, dapat dilihat dari respon masyarakat yang masih kurang dalam menanggapi konten konten informasi dan akhirnya tugas humas Kecamatan Pondok Aren dalam membangun dan memelihara hubungan yang baik dengan masyarakat tidak sesuai dengan yang diharapkan dan harus lebih dikembangkan, dapat memperbarui konten-konten yang dikemas dengan unik dan berbeda dari biasanya.
5.2 Saran
Sebagai penutup dari proses penelitian ini, peneliti mencoba memberikan saran ataupun masukan terkait masalah yang penulis angkat, sesuai dengan kemampuan peneliti. Berikut beberapa saran dari peneliti:
5.2.1 Saran Teoritis
Peneliti berharap untuk peneliti selanjutnya dapat dikembangkan menggunakan teori yang berbeda tidak hanya menggunakan teori 4C agar menjadi acuan untuk memberikan masukan pada Ilmu Komunikasi khususnya yang berhubungan dengan HUMAS dan Media Sosial agar mahasiswa dapat mengetahui bahwa Public Relations atau Hubungan Masyarakat sudah sampai pada jenjang Digital sejak lama dan paham bagaimana mengaplikasikannya
Maka dari itu, alangkah lebih baiknya penelitian tentang Humas dan Media Sosial untuk selanjutnya dapat disebut dengan sudut pandang yang berbeda untuk melengkapi teori. Semoga hasil dari penelitian ini juga dapat memberikan wawasan, dampak serta manfaat yang dapat membangun masyarakat untuk berevolusi menjadi lebih maju dalam mendapatkan informasi sesuai dengan kebutuhan di dunia Media Sosial yang sudah berkembang dengan pesat.
5.2.2 Saran Praktis
Berdasarkan hasil dari penelitian dan simpulan yang telah dijelaskan, peneliti memberikan saran untuk Humas Kecamatan Pondok Aren serta untuk menjadi bahan pertimbangan dikemudian hari:
1. Dalam pengelolaan media sosial Instagram Humas Kecamatan Pondok Aren perlu melakukan collaboration lebih dari sebelumnya, seperti yang dilihat pada laman Instagram @kecamatanpondokaren, collaboration yang dilakukan kurang terlihat dan jangka waktu yang cukup terapaut jauh 2. Peneliti berharap Humas Kecamatan Pondok Aren juga meningkatkan
kinerja lebih baik lagi agar interaksi dengan masyarakat jauh lebih baik lagi dan diharapkan Humas Kecamatan Pondok Aren juga menambah staff humas agar tidak aada keterlambatan dalam hal merespon pertanyaan masyarakat.
Dalam melakukan penelitain ini peneliti menyadari masih banyaknya kekurangan dalam penelitian ini. Namun peneliti berharap agar penelitian ini dapat berguna dikemudian hari dan menjadi acuan ataupun masukan bagi pembaca yang sedang melakukan penelitain sejenis mengenai pengelolaan instagram sebagai media infromasi publik, sehingga dikemudian hari dapat menghasilkan penelitain yang lebih baik lagi.
Universitas Budi Luhur
DAFTAR PUSTAKA
Buku
Arikunta, Suharsimi. 1988. pengelolaan kelas dan siswa. Jakarta: Rajawali Chris Heuer, “Social + Media: What’s Needed Next,” Drupalcon Keynote
(September 3, 2009), Paris.
Dominick, Joseph R. 1996. The Dynamics of Mass Communication.
Frank Jefkins, 2003. Public relations. Jakarta: Erlangga.
H.A.W. Widjaja, 2018. Komunikasi: Komunikasi dan Hubungan Masyarakat.
Jakarta: PT Bumi Aksara.
Khaerul Azmi, 2014. Filsafat Ilmu Komunikasi, Tangerang : Indigo Media Kotler, Philip and Kevin Lane Keller. 2016. Marketing Management. 15 th
edition. Pearson Education, Inc.
Kriyantono, Rachmat, 2018. Teknis Praktisi Riset Komunikasi, Jakarta: Kencana Prenada Media
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook Edition 3. USA: Sage Publications.
Moleong, Lexy. J. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nasrullah, Rulli. 2015. Media Sosial; Persfektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Neuman, W, Lawrence. 2013. Metodologi Peneliian Sosial: Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Edisi 7. Indeks:Jakarta.
Nasrullah, Rulli. 2017. Media Sosial. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nazir, M. 2014. Metode Penelitian, Bogor: Ghalia Indonesia.
Nesia, Andin. 2014. Dasar-Dasar Humas. Yogyakarta: Graha ilmu.
Rosady, Ruslan. 2007. Kiat dan Strategi Kampanye Public relations. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Universitas Budi Luhur
Rulli, Nasrullah. 2015 Media Sosial; Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung:Simbiosa Rekatama Media.
Ruslan, R. 2012. Manajemen Public relations dan media Komunikasi. Jakarta: PT.
RajaGrafindo Persada
Soleh Soemirat, Elvinaro Ardianto, 2010. Dasar-Dasar Public relations.
Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Suprawoto. 2018. Government Public relations. Prenada Media:Jakarta.
Zaenal Mukarom, H. Manajemen Pelayanan Publik, (Bandung: Pustaka Setia, 2015)
Jurnal Penelitian
Hayatun Nufuz, Upaya Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan Dalam Menciptakan Kerukunan Umat Beragama, (Banjarmasin:
IAIN Antasari Banjarmasin, 2013)
Hafizh Achmed, Yanti Setianti, Lilis Puspitasari, Pengelolaan Instagram
@Humas_Sumedang Sebagai Media Komunikasi Dan Media Informasi Oleh Humas Sekretariat Daerah Sumedang, (Bandung: Universitas Padjadjaran, 2019)
Skripsi
Susanti Mitha Anwari.1174060085. Pengelolaan Cyber Public relations Dalam Meningkatkan Reputasi Pimpinan (Studi Deskriptif Pada Media Sosial Instagram, Facebook, Dan Youtube Protokol Dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Subang. Jurusan Ilmu Komunikasi.
Konsentrasi Hubungan Masyarakat. Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati, 2021. Diakes pada tanggal 9 Oktober 2022 jam 19.50.
M. Friliando Pratama.2020.Pengelolaan Media Sosial Instagram Oleh Humas Sebagai Media Informasi Publik Pada Pemprov Riau. Jurusan Ilmu Komunikasi. Fakultas Dakwah Dan Komunikasi. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Diakses pada tanggal 10 Oktober 2022 jam 18.30.
Dini Yulianti.2019. Penyelenggaraan Humas Dalam Mengelola Informasi Publik (Studi Kasus Humas Pemerintah Kota Jambi Dalam Mengelola Pesan Pada Akun Instagram). Jurusan Komunikasi Dan Penyiaran Islam Konsentrasi Public Relation Fakultas Dakwah. Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Diakses pada tanggal 12 okober 2022 jam 15.30.
Universitas Budi Luhur
Internet
Daftar Platform Media Sosial yang Paling Banyak Digunakan 2023, Facebook Juaranya - GoodStats
http://jdih.kemenkeu.go.id
S_PEM_1303866_Chapter1.pdf (upi.edu)
Portal Pondok Aren (tangerangselatankota.go.id)
Universitas Budi Luhur
LAMPIRAN
Universitas Budi Luhur
Transkip Wawancara Key Informan
Nama Fira Damayanti S.Kom
Jabatan Sub Koordinasi Hubungan Masyarakat
(Social Media Officer)
A. Context
1. Apa apa saja isi dari akun instagram humas Kecamatan Pondok Aren ?
“Tentunya konten kegiatan yang akan dilaksanakan atau setelah dilaksanakan di kecamatan pondok aren dan acara-acara yang diadakan setiap hari atau setiap minggunya intinya semua kegiatan yang berhubungan tentang Kecamatan Pondok Aren wajib di informasikan lewat instagram.”
2. Bagaimana penyampaian pesan di dalam akun Instagram humas Kecamatan Pondok Aren?
“Biasanya sih penyampaian pesannya melalui caption ataupun narasi, disitu tuh semuanya dijelasin apa saja kegiatan yang sedang dilakukan hari ini ada sosialisasi apa atau apel yang biasa dilakukan, lalu dijelain apa saja isi dari kegiatan tersebut. Kita selalu buat caption yang gampang dingerti sama masyarakat dan sebisa mungkin tidak menggunakan bahasa yang terlalu baku biar masyarakat tertarik untuk baca caption yang kita buat.”
3. Mengapa humas Kecamatan Pondok Aren menggunakan akun Instagram sebagai Media Informasi Publik ?
“Kami memfokuskan menggunakan media sosial instagram karena era digital semakin berkembang ya pastinya, dan pastinya informasi atau pesan yang disampaikan lewat postingan intagram dapat ceppat didapat oleh masyarakat luas. Apalagi sekarang pengguna instgram sangat berjamur yah, untuk sarana komunikasi atau juga ngehare informasi apalagi fitur snapgram dan live jadi salah satu fitur yang paling membantu buat komunikasi secara tiddak langsung sih. Karna biasanya minat orang membaca melalui web kurang sih ya, karna kasian untuk orang orang yang ga terlalu mengerti menggunakan web seperti orang tua. Jadi instagram cukup membantu dalam penyampaian pesan sejauh ini.”
Universitas Budi Luhur
4. Apa Kendala yang ada Pada Saat Pembuatan Konten Instagram?
“Sebenarnya untuk kendala yang ada sekarang sih, bisa keliatan dari like yang masuk saat postingan yang di upload ga banyak, padahal followers selalu masuk tiap hari, jadi yaitu kalo kita buat podstingan feeds instagram story ya interaksinya ga banyak. Mungkin kalo pembuatan konten giveaway di feeds atau kuis di instagram story sih yang biasanya interaksi sama masyarakatnya cukup banyak. Paling itusih. Selebihnya, masih kita kembangin apa kurangnya, atau dari segi konten yang kurang menarik tau kurang bisa langsung mengerti sama masyarakat kan, kita masih cari celah itusih. Oh dan model pada postingan yang kita pakai di postingan instagram kan berbeda beda ya, tetapi ya orangnya itu itu lagi jd mungkin kurang menarik. Karna, keterbatasan model itusih..”
B. Communication
1. Bagaimana cara humas Kecamatan Pondok Aren merespon tanggapan dari khalayak masyarakat ?
“Sebisa mungkin sih kita merespon dengan baik dan solutif ya untuk segala hal yang ditanyakan atau kritik yang diajukan pada kita, agar masyarakat juga bisa menyerap informasi yang kita berikan dengan baik.
Karna balik lagi, kita pengennya kan Kecamatan Pondok Aren ini mendapat image yang bagus dan terus berkembang sih dari tahun ke tahun, Seputar pertanyaan via dm sih kadang gabisa kita bales pada saat itu langsung sih, karna kita kan banyak kegiatan juga nih, kadang kegiatan luar juga kita ikut turun langsung juga, nah itu kadang dibalesnya baru sehari atau dua hari baru kita bales, tapi kalau memang lagi senggang dipastikan kita bales dengan cepat sih dan sudah pasti kami bales pertanyaan masyarakat.”
C. Connnection
1. Bagaimana cara humas Kecamatan Pondok Aren membentuk hubungan baik dengan mayarakat ?
“Dengan aktif di media sosial instagram, berikut dengan informasi- informasi kegiatan di Kecamatan Pondok Aren, dan terkadang kita sediakan kuis atau membuka question lewat instagram story agar masyarakat bisa berinteraksi langsung dengan kita. Respon masyarakat sama postingan kita sih rata-rata cukup baik ya, apalagi yang isinya informasi kegiatan daerah pondok aren ya. Nah kita berharap dengan postingan berupa kegiatan atau informasi yang kita sudah sampaikan itu menjadi gambaran bahwa kita sudah melakukan ini loh, dan juga mensiarkan Kecamatan Pondok Aren kegiatannya sangat positif sekali, jadi memang kayanya sayang kalo kegitannya tidak di upload keluar mudah-mudahan kegiatan serta informasi seperti ini kalo kita upload
Universitas Budi Luhur
keluar impact nya akan bagus baik untuk kita sendiri maupun followers, kita juga mengikuti trend dengan fitur yang ada, karena bisa menyebarluskan fitur instagram itu sendiri dan bisa membuat kecamatan pondok aren semakin maju.”
Transkip Wawancara Informan
Nama Pak Ibnoe Tanzil Mubarok S.E, M.Si.
Jabatan Kepala Subbagian Umum dan
Pegawaian dan Hubungan Masyarakat
A. Collaboration
1. Apakah Humas penah melakukan kerja sama dengan pihak luar Kecamatan Pondok Aren di Instagram? Dalam Bentuk apa?
“Sebenarnya kalau kecamatannya sendiri sih pasti banyak dan lumayan sering kerjasama secara langsung ya baik internal maupun eksternal memang, seperti bersama posyandu ataupun pmi dan polres, ya cukup banyak sih. Tapi kita pernah sekali bekerjasama dengan dishub tangerang selatan lewat instagram untuk meginfokan ke masyarakat tentang kegiatan sosialisasi mengenai kegiatan uji emisi keliling kendaraan di kecamatan pondok aren, sosialisasi ini cukup baru diperkenalkan sih ke masyarakat dari pemerintah yang gunanya untuk tau nih tingkat kesehatan mesiin kendaraan yang dipakai sama masyarakat. Postingan ini sih dapet views cukup banyak ya dari laporan yang saya dengar, tetapi untuk like yang sedikit dan ada beberapa komen juga. Itu bahan evaluasi untuk kedepannya agar melakukan kerjasama yang semacamnya.”
Nama Fahmy Rahardian S.Kom
Jabatan Staff Humas Kecamatan Pondok Aren
A. Context
1. Apa apa saja isi dari akun instagram humas Kecamatan Pondok Aren ?
“Agenda rutin humas yang disebarkan lewat instagram ya biasanya menyiapkan, memfasilitasi, mendokumentasi dan menyebarluaskan informasi tentang kegiatan kegiatan. Biasanya kami melakukan weekly meeting untuk semua anggota humas dan membahas berbagai isu yang sedang hangat hangatnya dan akan di update di postingan selanjutnya.
Kita gabisa sembarangan membahas isu isu terkini, kita tetap