• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

F. Pembahasan

memoderasi dan memperkuat variabel time budget pressure terhadap audit judgement. Dengan demikian hipotesis keempat menunjukkan bahwa variabel task complexity memperkuat pengaruh time budget pressure terhadap audit judgement.

73

berdampak pada judgement yang dibuatnya, sebab tekanan yang didapatkan auditor diharuskan untuk taat kepada atasan maupun klien sehingga auditor dapat berbuat curang dan melanggar kode etik auditor.

Penelitian ini sama halnya dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Wijayantini et al, (2014), Limen et al. (2017), serta Alawiyah & Widajantie (2021) tekanan ketaatan mempengaruhi audit judgement secara negatif signifikan, semakin tinggi tekanan ketaatan yang dialami auditor, maka semakin menurun kualitas audit judgement yang dihasilkan. Berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Nugraha & Januarti (2015), serta Abdillah et al. (2020) menyatakan bahwa Tekanan Ketaatan Berpengaruh Positif Terhadap Audit Judgement

2. Time budget pressure berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit judgement

Hipotesis kedua (H2) yang diajukan pada penelitian ini time budget pressure berpengaruh negatif signifikan terhadap audit judgement, berdasarkan kuesioner yang telah dibagikan oleh peneliti kepada akuntan publik yang menjadi sampel pada penelitian ini menghasilkan jawaban kuesioner yang menunjukkan bahwa time budget pressure memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap audit judgement. Hal ini berarti bahwa waktu penyelesaian sebuah tugas audit yang telah ditetapkan terkadang membuat seorang auditor merasa tertekan, karena jika waktu yang diberikan tidak sebanding dengan tugas yang diberikan maka auditor dapat memberikan judgement yang tidak memadai.

Penelitian ini sama halnya dengan teori atribusi yang dikembangkan oleh Fritz heider pada tahun 1958 bahwa tindakan dan perilaku seseorang ditentukan dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor yang mempengaruhi auditor dalam pengambilan judgement salah satunya adalah dari faktor eksternal. Faktor eksternal time budget pressure dapat mempengaruhi audit judgement, sebab auditor yang ditugaskan ditekan oleh anggaran waktu yang telah ditetapkan.

Faktor ini yang dapat menyebabkan auditor akan melakukan hal yang menyimpang untuk dapat menyelesaikan tugas audit sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ritayani et al. (2017), serta Sari & Budiartha (2018) tekanan anggaran waktu berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit judgment, semakin tinggi tekanan anggaran waktu yang diterima auditor dalam melaksanakan tugas audit maka kualitas audit judgment yang dihasilkan akan menurun. Berbeda dengan penelitian yang dilakukan Tibe & Dewi (2019), menyatakan bahwa tekanan anggaran waktu berpengaruh positif terhadap audit judgment.

3. Task complexity memoderasi hubungan antara obedience pressure terhadap audit judgement

Hipotesis ketiga (H3) pada penelitian ini adalah task complexity sebagai pemoderasi pada pengaruh Obedience pressure terhadap audit judgement.

Berdasarkan kuesioner yang telah dibagikan oleh peneliti kepada akuntan publik yang menjadi sampel pada penelitian ini menghasilkan jawaban kuesioner yang menunjukkan bahwa task complexity dapat memoderasi pengaruh obedience

75

pressure terhadap audit judgement. Tugas auditor yang semakin kompleks akan membuat tekanan ketaatan terhadap auditor menjadi semakin berat, dimana auditor merasa bahwa adanya tugas yang kompleks membuat auditor yang telah tertekan dengan atasannya menjadi semakin tidak obyektif dalam melakukan atau mengambil judgement yang tepat.

Penelitian ini sama halnya dengan teori atribusi yang dikembangkan oleh Fritz heider pada tahun 1958 yang mengasumsikan bahwa tindakan dan perilaku seseorang ditentukan atau muncul dari gabungan antara perilaku internal dan eksternal. Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri individu itu sendiri, sedangkan faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari perilaku individu yang dipengaruhi dari luar seperti keadaan atau situasi. Task complexity yang tinggi dapat mempengaruhi auditor dalam mengambil keputusan judgementnya, karena banyaknya informasi dan tugas yang saling berkaitan satu sama lain, ditambah dengan adanya tekanan ketaatan dari atasan maupun pihak klien sehingga mengganggu auditor dalam pengambilan judgement yang tepat.

Penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Nugraha

& Januarti (2015), serta Miftarahma et al. (2018) kompleksitas tugas mampu memoderasi tekanan ketaatan terhadap audit judgment. Tekanan ketaatan yang di terima auditor mampu merusak judgment auditor untuk objektif di tambah adanya tugas yang kompleks hal ini semakin mengganggu auditor dalam mengambil judgement yang tepat. Berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Ayudia, (2015) yang menyatakan kompleksitas tugas memperlemah pengaruh tekanan ketaatan terhadap audit judgement.

4. Task complexity memoderasi pengaruh antara time budget pressure terhadap audit judgement

Hipotesis keempat (H4) pada penelitian ini adalah task complexity sebagai pemoderasi pada pengaruh time budget pressure terhadap audit judgement.

Berdasarkan kuesioner yang telah dibagikan oleh peneliti kepada akuntan publik yang menjadi sampel pada penelitian ini menghasilkan jawaban kuesioner yang menunjukkan bahwa task complexity dapat memoderasi pengaruh time budget pressure terhadap audit judgement. Tugas auditor yang semakin kompleks dan anggaran waktu yang diberikan tidak sesuai dengan kompleksnya suatu tugas, sehingga auditor dapat berperilaku menyimpang dan melakukan berbagai cara untuk menyelesaikan seluruh tugas yang diberikan kepadanya dengan anggaran waktu yang tidak sesuai dengan kompleksnya suatu tugas. Auditor yang tertekan dengan waktu yang telah dianggarkan akan menyebabkan pengambilan judgement yang kurang tepat.

Penelitian ini sama halnya dengan teori atribusi yang dikembangkan oleh Fritz heider pada tahun 1958 bahwa tindakan dan perilaku seseorang ditentukan dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor yang mempengaruhi auditor dalam pengambilan judgement salah satunya adalah dari faktor eksternal. Faktor eksternal task complexity dapat mempengaruhi audit judgement. Tugas auditor yang sangat kompleks menyebabkan pengambilan judgement yang kurang tepat, ditambah dengan anggaran waktu yang diberikan tidak sesuai dengan kompleksnya suatu tugas. Faktor ini yang dapat menyebabkan auditor akan

77

melakukan hal yang menyimpang untuk dapat menyelesaikan tugas audit sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

Penelitian ini selaras dengan hasil penelitian oleh Nirmala & Latrini, (2017) kompleksitas tugas mampu memoderasi tekanan anggaran waktu terhadap audit judgement. Auditor sering dihadapkan dengan tekanan waktu yang terbatas dan dihadapkan dengan berbagai kompleksitas tugas yang ada. Kondisi inilah yang memicu auditor untuk memberikan judgement yang tidak sesuai. Hal ini dikarenakan kompleksnya suatu tugas akan semakin memberatkan auditor di dalam menyelesaikan tugas auditnya sehingga menghasilkan judgement yang tidak sesuai.

78 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan mengenai pengaruh obedience pressure dan time budget pressure terhadap audit judgement dengan task complexity sebagai variabel moderasi (Studi Kasus Pada Kantor Akuntan Publik di Kabupaten Gowa dan Kota Makassar), maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut.

1. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa obedience pressure berpengaruh negatif signifikan terhadap audit judgement. Hal ini berarti bahwa semakin tingginya obedience pressure yang diberikan oleh atasan maupun pihak klien maka akan mengakibatkan turunnya kualitas judgement yang dilakukan oleh auditor dalam mengaudit.

2. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa time budget pressure berpengaruh negatif signifikan terhadap audit judgement. Hal ini berarti bahwa waktu penyelesaian sebuah tugas audit yang telah ditetapkan terkadang membuat seorang auditor merasa tertekan, karena jika waktu yang diberikan tidak sebanding dengan tugas yang diberikan maka auditor dapat memberikan judgement yang tidak memadai.

3. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa task complexity memoderasi obedience pressure terhadap audit judgement. Tekanan ketaatan yang di terima auditor mampu merusak judgement auditor untuk objektif di tambah

79

adanya tugas yang kompleks hal ini semakin mengganggu auditor dalam mengambil judgement yang tepat.

4. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa task complexity memoderasi time budget pressure terhadap audit judgement. Tekanan waktu yang terbatas sering dihadapkan kepada auditor serta dihadapkan juga dengan berbagai kompleksitas tugas yang ada. Inilah yang dapat memicu kondisi auditor dalam memberikan judgement yang tidak sesuai.

B. Keterbatasan Penelitian

Beberapa keterbatasan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut.

1. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan data diperoleh berdasarkan persepsi responden berupa jawaban yang terdapat kemungkinan bahwa hasil jawaban akan berbeda dengan keadaan sebenarnya.

2. Pengumpulan data dengan kuesioner mengalami beberapa hambatan dikarenakan sedang terjadinya pandemi COVID-19 dan KAP yang sibuk pada akhir tahun, sehingga sulit untuk memasukkan kuesioner dan mengambil kuesioner.

3. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini terbatas.

4. Terdapat beberapa KAP yang sibuk pada akhir tahun dan juga awal tahun, sehingga sulit untuk memasukkan izin penelitian berupa kuesioner, serta adanya KAP yang tidak lagi menerima penelitian baik berupa kuesioner maupun dengan wawancara.

C. Implikasi Penelitian

Berdasarkan hasil analisis penelitian, pembahasan , dan kesimpulan, adapun implikasi dari penelitian yang dilakukan, yakni dalam bentuk saran-saran yang diberikan melalui hasil penelitian agar bisa mendapatkan hasil yang lebih baik yaitu:

1. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk lebih memperluas dan menambah jumlah sampel responden dalam penelitian. Sampel yang disarankan pada penelitian selanjutnya tidak hanya dari lingkup auditor yang berada di KAP kabupaten Gowa dan Kota Makassar, tetapi harus diluar wilayah tersebut, sehingga hasilnya bisa mewakili keadaan dari setiap KAP dan meningkatkan serta memperluas lingkup posisi auditor yang mengisi kuesioner.

2. Peneliti selanjutnya disarankan senantiasa mengembangkan penelitian ini dengan meneliti variabel-variabel lain yang lebih berpengaruh terhadap audit judgement.

81

DAFTAR PUSTAKA Al-Qur’an dan terjemahannya.

Al-Qurthubi, al-Jami’ Li Ahkam Al-Quran,Jilid II, (t.t.,t.0., 1372 H/ 1952 M) : 338.

Al-Allamah as-Syaikh ‘Abdur-Rahman Nashir as-Sa`di, Taisir al-Karim ar- Rahman fi Tfsir al-Kalam al-Mannan, (Bairut: Muassasul-Risalah, 2002), Thab’ah. al-Ula, h. 183.

Al-Sa‘di, Tafsir Karim Al-Rahman fi Tafsir Kalam Al-Mannan, Jilid 1. Matba’ah lbn Sa’di. 1422 H..

Abdillah, Tiar Rizky., et al. (2020). Pengaruh Tekanan Anggaran Waktu, Tekanan Ketaatan dan Pengalaman Auditor terhadap Audit Judgement (Studi pada Kantor Akuntan Publik Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta). Reviu Akuntansi Kontemporer Indonesia, 1(1), 23,26,28 dan 33.

Agustini, Ni Ketut Riski., & Ni Ketut Lely Aryani Merkusiwati. (2016). Pengaruh Tekanan Ketaatan, Senioritas Auditor dan Tekanan Anggaran Waktu Terhadap Audit Judgement. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 15(1), 435, 455 dan 457.

Akers, M. D., & Eaton, T. V. (2003). Underreporting of Chargeable Time: The Impact of Gender and Characteristic of Underreporters. Journal of Managerial Issues, 15(1), 89.

Alawiyah, Rieza Wardah & tituk Diah Widajantie. (2021). Pengaruh Obedience Pressure, Independensi, Dan Keahlian Audit Terhadap Audit Judgment Pada Kantor Akuntan Publik Di Wilayah Surabaya Timur. Surabaya. Journal Of Accounting, 14(1), 78.

Andryani, Hazra., Endar Piturungsih., & Lalu M Furkan. (2019). Pengaruh Tekanan Ketaatan, Pengalaman Audit, dan Audit Tenture terhadap Audit Judgment.

Jurnal Riset Akuntansi Aksioma, 18(2), 88.

Ayudia, Saydella. (2015). Pengaruh Tekanan Ketaatan, Pengetahuan, Dan Pengalaman Auditor Terhadap Audit Judgment dengan Kompleksitas Tugas Sebagai Variabel Moderating (Studi Empiris pada KAP Pekanbaru, Padang dan Medan). JOm Fekon, 2(2), 4 dan 13.

Bryan B, E. H. (2018). Analisis Pengaruh Variabel Moderasi Switching Costs Terhadap Hubungan Service Performance dan Customer Loyalty Member Celebrity Fitness Jakarta. Jurnal Manajemen, 1(15), 68.

Chung, J., & Monroe, G. S. (2001). A Research Note on the Effects of Gender and Task Complexity on an Audit Judgment. Behavioral Research in Accounting.

Behavioral Research in Accounting, 13, 128.

82

Darmawan, N. A., et al. (2014). Pengaruh Pengaruh Tekanan Ketaatan dan Kompleksitas Tugas Terhadap Audit Judgemen. Jurnal Akuntansi UPG, 2(1).

Fitriani, Rahayu. (2014). Pengaruh Kompleksitas Tugas, Tekanan Ketaatan, Tingkat Senioritas Auditor, Keahlian Auditor, dan Hubungan Dengan Klien Terhadap Audit Judgement. JOm Fekon, 1(2), 7.

Ghozali, Imam. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. BP Universitas Diponegoro.

Ghozali, Imam. (2013). Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 21 (Badan Pene). edisi 7.

Ghozali, Imam. (2013). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 21. Badan Penerbit UNDIP.

Hutabarat, Goodman. (2012). Pengaruh Time Budget Pressure dan Etika Auditor terhadap Kualitas Audit. Jurnal Ilmiah Universitas Satya Negara Indonesia, 6(1).

Institusi Akuntansi Publik Indonesia (IAPI). Standar Audit (SA) 200. Dewan standar Profesi 2012: 4.

Institusi Akuntansi Publik Indonesia (IAPI). Standar Audit (SA) 210. Dewan standar Profesi 2012: 6.

Jati, I Ketut & H Bambang Suprasto (2018). Moderation the Audit Experience and Professional Skeptism for the Effect of Time Budget Pressure and Audit Complexity on Audit Judgment. Research Journal of Finance and Accounting, 9(22), 7.

Komalasari, Rossa & Erna Hernawati. (2015). Pengaruh Independensi, Kompleksitas Tugas, Dan Gender Terhadap Audit Judgment. Neo-Bis, 9(2), 70.

Koroy, Tri Ramaraya. (2008). Pendeteksian Kecurangan (Fraud) Laporan Keuangan oleh Auditor Eksternal. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 10(1), 23.

Limen, Michella Meivina Putri., Herman Karamoy, & Hendrik Gamaliel. (2017).

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Audit Judgment Pada Auditor.

Jurnal Riset Akuntansi, 12(2), 229.

Lubis, Arfan Ikhsan. (2014). Pengaruh Obedience Pressure, Kompleksitas Tugas dan Senioritas Auditor Terhadap Audit. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 21(1), 57.

Lubis, Meiko Eli Suhest. (2015). Pengaruh Pengalaman Auditor, Kompetensi, Risiko Audit, Etika, Tekanan Ketaatan, Dan Gender Terhadap Ketepatan

83

Pemberian Opini Auditor Dengan Skeptisme Profesional Auditor Sebagai Variabel Intervening ( Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik Pekanbaru Da. JOm Fekon, 2(1), 7.

Magdalena, Maria, Oerip Liana Sofiani, & Elisa, Tjondro. (2014). Pengaruh tekanan ketaatan pengalaman audit dan audit tenure terhadap audit judgement.

Tax & Accounting Review, 4(1), 1 dan 4.

Maghfiroh, D., & Fajarwati, D. (2016). Persepsi Wajib Pajak Mengenai Pengaruh Keadilan, Sistem Perpajakan, dan Sanksi Perpajakan Terhadap Penggelapan Pajak (Survey Terhadap UMKM Di Bekasi). JRAK, 7(1).

Miftarahma, Amir Hasan & Andreas. (2018). The effect of Experience Audit, Auditor’s Professionalism And Obedience Pressure On Audit Judgment With Task Complexity As Moderation (Study On BPK RI Riau Province Representative). Pekbis Jurnal, 10(2), 96 dan 99.

Murni, Cici Dewi Sari. (2020). Pengaruh Etika Profesi, Tekanan Anggaran Waktu, Pengalaman Dan Keahlian Audit Terhadap Audit Judgment (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik Kota Medan). Jurnal Ekonomi Syariah, Akuntansi Dan Perbankan (JESKaPe), 4(1), 97.

Murtadha, Imam Arif. (2018). Pengaruh Gender, Anggaran Waktu Dan Pengalaman Auditor Terhadap Audit Judgement (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik (KAP) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Sumatra Barat). E-Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 6(1), 6.

Nirmala, Made Rara Virginia., & Made Yeni Latrini. (2017). Pengaruh Keahlian, Tekanan Ketaatan, Tekanan Waktu Terhadap Kualitas Audit Judgment Dengan Kompleksitas Tugas Sebagai Pemoderasi. E-Jurnal Akuntansi, 19(1), 687, 689, 705 dan 706.

Nugraha, Aditya Purba., & Hj. Indra Januarti. (2015). Pengaruh Gender, Pengalaman Auditor dan Tekanan Ketaatan Terhadap Audit Judgement Dengan Kompleksitas Tugas Sebagai Variabel Moderasi Pada Bpk Ri Jawa Tengah. Diponegoro. Journal Of Accounting, 4(4), 5 dan 9.

Putra, R. Rendra Okta Pratama., & Bambang Suryono. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Audit Judgement Di Kantor Akuntan Publik Kota Surabaya.

Jurnal Ilmu Dan Riset, 6(6), 2.

Putri, Andini Rahmatika. (2017). Pengaruh Tekanan Anggaran Waktu, Kompleksitas Tugas, Pengetahuan Auditor dan Pengalaman Auditor Terhadap Audit Judgement (Studi Kasus Pada KAP di Pekanbaru, Batam, dan Padang).

JOm Fekon, 4(1), 1289 dan 1290.

Putri, Andini Utari. (2018). Pengaruh Tekanan Ketaatan, Kompleksitas Tugas, dan

84

Pengalaman Auditor Terhadap Audit Judgement (Studi Kasus pada Kantor Akuntan Publik di Kota Palembang). Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini, 9(2): 92 dan 100

Putri, Febrini Prima. (2015). Pengaruh Pengetahuan Auditor, Pengalaman Auditor, Kompleksitas Tugas, Locus of Control, dan Tekanan Ketaatan Terhadap Audit Judgement (Studi Kasus Pada Perwakilan BPKP Provinsi Riau). Jom, 2(2), 4.

Ritayani, Desak Nyoman., Edy Sujana., & I Gusti Ayu Purnamawati. (2017).

Pengaruh Self Efficacy Dan Tekanan Anggaran Waktu Terhadap Audit Judgment Dengan Profesionalisme Sebagai Variabel Moderasi ( Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik Di Provinsi Bali ). E-Journal S1 Ak Universitas Pendidikan Ganesha, 8(2), 3 dan 8.

Rosadi, R. A., & Waluyo, I. (2017). Pengaruh Gender, Tekanan Ketaatan, Tekanan Anggaran Waktu Dan Pengalaman Audit Terhadap Audit Judgment. Nominal, Barometer Riset Akuntansi Dan Manajemen, 6(1), 125 dan 132.

Sambodo, Bambang. dan Ivone Fitriani. (2020). Pengaruh Tekanan Ketaatan, Kompleksitas Tugas dan Keahlian Audit Terhadap Audit Judgement (Studi Kasus Pada Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (Bpk) Ri Kepulauan Riau).

Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja, 10(2), 317.

Sari, Dessy Indah., & Endang Ruhiyat. (2017). Locus Of Control, Tekanan Ketaatan dan Kompleksitas Tugas Terhadap Audit Judgment. Akuntansi Riset, 9(2), 3, 25 dan 26.

Sari, Indah Permata. (2016). Pengaruh Gender, Tekanan Ketaatan, Kompleksitas Tugas, Pengalaman Auditor, Pengetahuan Auditor Dan Kompleksitas Dokumen Audit Terhadap Audit Judgement (Studi Empiris Pada Badan Pemeriksa Keuangan Ri Pusat). JOm Fekon, 3(1), 2009 dan 2015.

Sari, Ni Putu Sintya., & Ketut Budiartha. (2018). Self-Efficacy Memoderasi Kompleksitas Tugas, Tekanan Anggaran Waktu, Independensi Terhadap Audit Judgment BPK RI Provinsi Bali. E-Jurnal Akuntansi, 23(1), 90.

Sitanggang, Tikkos. (2020). The Influence Of An Auditor’s Expertise, Obedience Pressure, And Independence On Audit Judgment. Internsional Journal of Contemporary Accounting, 2(1), 4 dan 11.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R & D. Alfabeta.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Alfabeta.

85

Suputra, I. Dewa G. D., & i Ketut Jati. (2020). Obedience Pressure and Auditor Seniority Moderate The Effect Of Task Complexity On Audit Judgement. South East Asia Journal of Contemporary Business, Economics and Law, 22(122).

Tibe, Hesdyana., & Ni Nyoman Sri Rahayu T Dewi. (2019). Pengaruh Kompleksitas Tugas, Pengalaman Auditor, Skeptisme Dan Tekanan Anggaran Waktu Terhadap Audit Judgment (Studi Kasus Kantor Akuntan Publik di Bali) Hesdyana. 01(1), 46 dan 59.

Wibhawa, I Wajan Satriya., Wisnu Julianto., & Andy Setiawan. (2020). Pengaruh Kompleksitas Tugas, Pengalaman Dan Tekanan Ketaatan Terhadap Audit Judgement. Business Management, Economic, and Accounting National Seminar, 2(1), 1338.

Wijaksana, Ni Made Prema Laksmi., & Luh Gede Krisna Dewi. (2019). Kecerdasan Emosional Memoderasi Pengaruh Tekanan Anggaran Waktu dan Tekanan Ketaatan pada Auditor Judgement BPK Pusat. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 28(3), 1710 dan 1711.

Wijayantini, Kadek Ayu Sinta, Gede Adi Yuniarta, & Atmadja, A. (2014).

Pengaruh Tekanan Ketaatan , Kompleksitas Tugas, dan Self-Efficacy Terhadap Audit Judgement ( Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik Di Bali ). E- Journal S1 Ak Universitas Pendidikan Ganesha, 2(1), 8.

William, & Anton. (2019). Pengaruh Kompleksitas Tugas, Pengalaman Auditor dan Kompetensi Auditor Terhadap Audit Judgement (Studi Pada Kantor Akuntan Publik Di Pekanbaru Dan Padang). Bilancia, 3(1), 101.

Yendrawati, Reni, & Dheane Kurnia Mukti. (2015). Pengaruh Gender, Pengalaman Auditor, Kompleksitas Tugas, Tekanan Ketaatan, Kemampuan Kerja Dan Pengetahuan Auditor Terhadap Audit Judgement. Inovasi Dan Kewirausahaan, 4(1), 2.

LAMPIRAN

L A M

P

I

R

A

N

KUESIONER PENELITIAN

Bapak/Ibu yang terhormat, Mohon kesediaan Bapak/Ibu untuk membantu mengisi kuisoner yang telah kami siapkan. Pernyataan-pernyataan berikut ini bertujuan untuk statistik responden. Seluruh informasi yang Bapak/Ibu berikan hanya untuk kepentingan akademik dan akan dijaga kerahasiaannya. Atas perhatian dan bantuannya, diucapkan terima kasih.

DATA RESPONDEN

Mohon memberi tanda ceklist ( √ ) sesuai dengan jawaban yang anda pilih.

1. Nama : …...

(Apabila anda keberatan, tidak perlu diisi)

2. Usia : ... Tahun

3. Jenis Kelamin : Laki-laki Perempuan 4. Nama Kantor Akuntan Publik : …...

5. Jabatan : ...

6. Pendidikan : SMA/Sederajat S1 S3 D3 S2 Lainnya 7. Masa Kerja : 1 - 2 Tahun 5 - 6 Tahun

3 - 4 Tahun > 7 Tahun 8. No. Telepon : ...

Mohon bantuan Bapak/Ibu untuk menjawab seluruh pernyataan yang ada dengan memberikan tanda checklist ( √ ) untuk kuesioner dan pilih sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

Berikut merupakan petunjuk pengisian :

a) Skala nomor 1 adalah Sangat Tidak Setuju (STS) b) Skala nomor 2 adalah Tidak Setuju (TS)

c) Skala nomor 3 adalah Netral (N) d) Skala nomor 4 adalah Setuju (S)

e) Skala nomor 5 adalah Sangat Setuju (SS)

Catatan: Tidak ada jawaban salah. Jawaban apapun yang diberikan tidak akan mempengaruhi apapun terhadap Bapak/Ibu karena jawaban tersebut semata-mata digunakan untuk penelitian.

1. Obedience Pressure

No. Pernyataan

Jawaban

STS TS N S SS

1

Saya sebagai seorang auditor secara professional telah menegakkan profesionalisme, maka dari itu saya akan menentang keinginan klien

2

Saya sebagai seorang auditor akan menuruti keinginan klien walaupun bertentangan dengan standar professional auditor

3

Saya sebagai seorang auditor akan menaati perintah atasan, karena saya ingin terus bekerja di kantor tersebut walaupun

bertentangan dengan standar profesional audit

4

Saya selaku auditor akan menentang perintah atasan karena secara moral telah berhasil menegakkan profesionalisme

5

Saya selaku auditor akan menentang perintah atasan dan memilih keluar dari pekerjaan, jika saya dipaksa untuk melakukan hal yang bertentangan dengan standar profesional

2. Time Budget Pressure

No. Pernyataan

Jawaban

STS TS N S SS

1

Beberapa prosedur pemeriksaan tidak dapat dilaksanakan karena alasan keterbatasan waktu

2

Alokasi waktu yang diberikan selama ini telah memadai.

3

Pelaksanaan pemeriksaan menggunakan perencanaan (jadwal) kegiatan yang terstruktur

4

Prosedur pemeriksaan dapat dilaksanakan secara memadai dalam alokasi waktu pemeriksaan yang diberikan

5

Lembur sering dilaksanakan agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.

3. Audit Judgement

No. Pernyataan

Jawaban

STS TS N S SS

1

Dalam memberikan judgment terhadap hasil audit, auditor harus mempertimbangkan materialitas pada tingkat laporan keuangan.

2

Dalam merencanakan judgment terhadap hasil audit, auditor harus mempertimbangkan materialitas pada tingkat saldo rekening

3

Saya akan menyampaikan adanya salah saji material dalam laporan keuangan auditan yang diterbitkan.

4

Dalam memberikan judgment terhadap hasil audit, auditor harus

memperetimbangkan risiko bawaan yang berhubungan dengan saldo akun tersebut.

5

Dalam memberikan judgment profesional, auditor diwajibkan untuk menetapkan risiko pengendalian dalam suatu saldo akun tetentu

6

Dalam memberikan judgment profesional terhadap hasil audit, auditor harus mempertimbangkan kelangsungan hidup suatu perusahaan/Going Concern

7

Saya tidak akan menyampaikan adanya salah saji material dalam laporan keuangan audit yang diterbitkan untuk melindungi reputasi perusahaan klien yang saat ini sedang berkembang dan untuk menjaga hubungan baik yang selama ini terjalin.

4. Task Complexity

No. Pernyataan

Jawaban

STS TS N S SS 1

Selalu jelas bagi saya tugas mana yang harus dikerjakan.

Dokumen terkait