BAB III HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Pembahasan
Berdasarkan hasil observasi dapat diketahui bahwa jumlah skor nilai semua siswa pada siklus I yaitu 1240 dengan nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 20 dengan presentase ketuntasan 72,22% dan nilai rata-rata 68,89.
Adapun jumlah nilai semua siswa pada siklus II yaitu 1.475 dengan nilai tertinggi 100 dan terendah 25 dengan presentase ketuntasan 88.89% dan nilai rata-rata 81,94. termasuk dalam kategori prestasi “baik” pada mata pelajaran
71
matematika setelah menerapkan pendekatan Open-Ended di kelas V MI Al- Ma’Rifatul Islamiyah Dasan Agung Tahun Pelajaran 2015/2016.
Dari data di atas dapat dilihat bahwa pada siklus I persiapan partisipasi siswa untuk mengikuti pelajaran Akidah Akhlak sangat rendah, hal ini berpengaruh pada tingkat pemahaman dan penguasaan materi, sehingga mengakibatkan siswa sulit menjawab soal tes yang disajikan guru. Nilai pada siklus I kurang memuaskan dengan rata-rata kelas 68,89
Pada siklus kedua terjadi peningkatan dalam pembelajaran. Siswa lebih siap dan aktif mengikuti pembelajaran, sehingga materi yang diberikan guru lebih menarik sehingga lebih cepat diserap siswa. Nilai tes akhir siswa meningkat, yaitu pada siklus kedua 88,89. Dengan melihat nilai rata-rata kelas tersebut menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Open-Ended terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di kelas V MI Al-Ma’Rifatul Islamiyah Dasan Agung Tahun Pelajaran 2015/2016.
Tabel 11.
Perbandingan Pencapaian Masing-masing Siklus I, Siklus II.
No Siklus Persentase Ketuntasan
1 Siklus I 72,22%
2 Siklus II 88,89%
Berdasarkan analisis data dapat diamati bahwa tindakan pada siklus I menghasilkan nilai rata-rata sebesar 68,89 dan persentase ketuntasan belajar sebesar 72,22% ini berarti ketuntasan belajar siswa belum tercapai sesuai
72
dengan ketuntasan belajar yang ditetapkan yaitu minimal 85% siswa mendapat nilai ≥70. Pada siklus I pendekatan yang digunakan dalam proses belajar mengajar adalah dengan menerapkan pendekatan Open-Ended.
Pada siklus II nilai rata-rata yang dihasilkan adalah 81,94 dan persentase ketuntasan belajar sebesar 88,89% ini berarti ketuntasan belajar siswa sudah tercapai, sesuai dengan ketuntasan belajar yang ditetapkan yaitu minimal 85% siswa mendapat nilai ≥70. Pada siklus II pendekatan yang digunakan dalam proses belajar mengajar adalah dengan menerapkan pendekatan Open-Ended.
Berdasarkan hasil observasi aktivitas guru, dapat diketahui bahwa presentase aktivitas guru pada siklus I yakni 66,65% dan meningkat pada siklus II dengan presentasenya yakni 83,35%. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas yang dilakukan guru untuk memperbaiki hasil belajar peserta didik.
Dari hasil observasi dengan menggunakan pendekatan Open-Ended terlihat bahwa dalam kegiatan pembelajaran, siswa lebih antusias karena dalam model pembelajaran yang diterapkan tersebut terdapat unsur keterbukaan sehingga menyenangkan bagi siswa. Walaupun begitu aktivitas siswa dalam proses pembelajaran masih kurang memuaskan. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal yaitu: (1) kurangnya komunikasi anatara guru dan siswa (2) guru kurang memotifasi siswa (3)kesiapan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran (3) ketika siswa diminta untuk maju
73
persentasi di depan kelas, siswa lebih banyak menunggu intruksi dari guru, hal ini disebabkan siswa masih malu dan belum terbiasa berkomunikasi atau sebagai penyaji didepan kelas sehingga untuk mengatasi hal tersebut guru melakukan perbaikan dalam pembelajaran dan meningkatkan hal-hal yang dianggap masih kurang.
Pada siklus II dengan menerapkan pendekatan Open-Ended diberikan perbaikan-perbaikan yaitu: Adapun kekurangan-kekurangan yang harus dilakukan tindakan perbaikan demi kemjuan hasil pada siklus II adalah : 1. Dorongan dan bimbingan kepada siswa perlu ditingkatkan serta
memperbaiki komunikasi dengan pembelajaran terbuka, bersahabat dan menyenangkan.
2. Bimbimbing kepada siswa belum dilkukan secara menyeluruh.
3. Pemberian motifasi kepada siswa harus dilakukan supaya siswa bersemangat untuk belajar.
4. Kemampuan guru yang masih kurang dalam mengelola kelas 5. Guru tidak memanfaatkan waktu secara efektif.
Pada siklus II aktivitas siswa mengalami peningkatan dari siklus I kedisiplinan dan interaksi belajar siswa berlangsung dengan baik. Hal ini tampak dari jumlah siswa yang bertanya lebih banyak daripada siklus I. Hasil analisis data pada siklus II ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata sebesar 81,94 dan ketuntasan belajar 88.89%.
Pada siklus II guru melakukan perbaikan dengan melakukan komunikasi secara menyeluruh dengan siswa,
74
Guru membimbing siswa secara menyeluruh, alokasi waktu yang direncanakan dipergunakan seefektif mungkin, pada setiap pembelajaran, guru memberikan motivasi kepada siswa supaya mereka lebih bersemangat untuk belajar, guru mengelola kelas sebaik mungkin.
Dari hasil observasi aktivitas siswa dalam pembelajaran terlihat bahwa aktivitas siswa tergolong aktif, siswa sangat antusias dalam melakukan pembelajaran terkait dengan materi yang sedang diberikan guru, ini terlihat dari keseriusan siswa ketika mengerjakan tugas yang diberikan guru. Dengan demikian evaluasi akhir yang diberikan dapat dikerjakan dengan tuntas.Hal ini menunjukkan di siklus II ini sudah melebihi target ketuntasan belajar dari standar ketuntasan yang ditentukan yaitu minimal 85% siswa mendapat nilai
≥70.
Berdasarkan hasil tersebut, apabila dibandingkan masing-masing presentase ketuntasan belajar secara beruntun dan hal ini menunjukkan bahwa pendekatan Open-Ended sangat efektif dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Matematika di kelas V MI Al-Ma’Rifatul Islamiyah Dasan Agung Tahun Pelajaran 2015/2016.
75 BAB IV PENUTUP A. SIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan Open-Ended dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V MI Al-Ma’rifatul Islamiyah. Peningkatan ini dapat dilihat dari data hasil observasi aktivitas guru pada siklus I yakni 66.65% dan meningkat pada siklus II dengan presentasenya 83.35% yang sudah memenuhi dan bahkan melampaui indikator kerja yakni ≥80%. Begitu pula dengan data hasil observasi aktivitas siswa yang meningkat dari rata-rata skor 2.49 pada siklus I dan 3.35 pada siklus II.
Perolehan nilai rata-rata belajar siswa pada siklus I nilai rata-ratanya sebesar 68.89 dan ketuntasan klasikal sebesar 72.22% dengan jumlah siswa yang mengikuti tes sebanyak 18 orang siswa, 13 siswa diantaranya sudah tuntas secara individu dan 5 orang tidak tuntas. Sedangkan pada siklus II dapat dilihat dari evaluasi tes hasil belajar siswa nilai rata-ratanya sebesar 81.94. Ketuntasan klasikal sebesar 88.94% yang hampir mencapai 90%
dengan jumlah siswa yang mengikuti tes sebanyak 18 orang siswa, 16 siswa diantaranya sudah tuntas secara individu dan 2 orang tidak tuntas. Maka, dari siklus I dan siklus II dapat dilihat peningkatan hasil belajar yang diperoleh siswa di kelas V MI Al-Ma’rifatul Islamiyah sebesar 16.72%.
76 B. SARAN
Berdasarkan kesimpulan yang telah dikemukakan di atas, peneliti memberikan saran-saran kepada semua pihak yang menjadi unsur dalam kegiatan belajar mengajar. Adapun saran-saran termaksud sebagai berikut:
1. Kepada kepala sekolah agar selalu mendorong para guru untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar melalui peningkatan kemampuan dalam menggunakan metode dan pendekatan mengajar yang tepat, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
2. Kepada guru, diharapkan dapat mengintensifkan penggunaan metode dan pendekatan mengajar khususnya pendekatan Open-Ended yang sangat baik untuk diterapkan.
3. Kepada siswa-siswi MI Al-Ma’rifatul Islamiyah selama mengikuti proses belajar mengajar agar lebih aktif dan meningkatkan perhatian agar setiap materi yang diberikan oleh guru dapat dipahami dengan baik dan diharapkan untuk meraih ilmu pengetahuan dan prestasi yang setinggi- setingginya, karena hanya dengan belajar yang rajin dan sungguh-sungguh kesuksesan akan dicapai.
4. Bagi peneliti diharapkan dapat melakukan penelitian pada jenjang yang lebih tinggi terhadap maslah yang sama.
77
DAFTAR PUSTAKA
Alfira Mulya Astuti. Statistika Pendidikan. Mataram: IAIN Mataram, 2013.
Bahrul Hayat dan Suhendra Yusuf. Benchmark Internasional dalam Mutu Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara, 2010.
Djemari Mardapi. Teknik Penyusunan Instrument Tes dan Nontes. Jogjakarta:
Mitra Cendikia Press, 2008.
Dian Margerry. Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Pendekatan Open Ended untuk Mengembangkan Berfikir Kreatif Siswa Kelas VIII SMPN 4 Jonggat Tahun Pelajaran 2012/2013. Mataram : IAIN Mataram, 2013.
Hamzah B. Uno. Orisentasi Baru dalam Psikologi pembelajaran. Jakarta:
Bumi Aksara, 2010.
Heruman. Model Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Bandung:
Remaja Rosdakarya, 2013.
Indah Komsiyah. Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: Teras, 2012.
Irzani. Matematika 1. Yogyakarta: Kurnia Kalam Semesta, 2010.
Jamal Ma’mur Asmani. 7 Tips Aplikasi PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan). Yogyakarta: DVa Press, 2014,
Karunia Eka Lestari & Mokhammad Ridwan Yudhanegara. Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: Refika Aditama, 2015.
M. Sobry Sutikno. Belajar dan Pembelajaran ”Upaya Kreatif dalam Mewujudkan Pembelajaran Yang Berhasil”. Lombok: Holistica, 2013.
Miftahul Huda. Model Pengajaran dan Pembelajaran Isu-Isu Metodis dan Paradigmatis. Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2014.
Muhibbin Syah. Psikologi Pendidikan. Bandung: Remajarosdakarya, 2014.
Nana Sudjana. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung:
Rosdakarya, 2011.
Prof. R.H.A. Soenarjo S.H, Al-Qur’an dan Terjemahnya. Jakarta: Yayasan Penyelenggara Penterjemah Pentafsiran Al-Qur’an, 1971.
Rosma Hartiny Sam’s. Model Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: Sukses Offset, 2010.
Rusman. Model-Model Pembelajaran : Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali pers, 2012.
78
Sugiyono. Metodologi Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, Dan R&D). Bandung: Alfabeta, 2014.
Suharsimi Arikunto, dkk. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara, 2011.
Surya Dwi Ristanti (Skripsi),.Penerapan Pendekatan Open-Ended dalam Meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar Siswa pada Materi Aritmatika Sosial Kelas VIIA di MTs Nahdlatul Wathan Mataram Tahun Pelajaran 2012/2013. Mataram: IAIN Mataram, 2013.
Sutarto dan Syarifudin. Desain Pembelajaran Matematika. Yogyakarta:
Samudra Biru, 2014.
Tukiran Taniredja, dkk. Penelitian Tindakan Kelas untuk Mengembangkan Profesi Guru Praktik, Praktis, dan Mudah. Bandung: Alfabeta, 2013.
Wayan Nurkencana, dkk. Evaluasi Hasil Belajar. Surabaya: Usaha Nasional, 1990.
79 Lampiran 1
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS I (RPP)
Nama Madrasah : MI Al-Ma’rifatul Islamiyah Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : V (Lima)/2 (Dua) Pertemuan ke- : 1 (Satu)
Alokasi waktu : 3 x 35 (1 x Pertemuan) A. Standar Kompetensi
Menggunakan pecahan dalam pemecahan masalah B. Kompetensi Dasar
Membandingkan berbagai bentuk pecahan C. Indikator
1. siswa dapat membandingkan berbagai bentuk pecahan (pecahan biasa, pecahan campuran, pecahan bentuk persen dan pecahan bentuk desimal) D. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui pendekatan Open-Ended, siswa dapat membandingkan berbagai bentuk pecahan (pecahan biasa, pecahan campuran, pecahan bentuk persen dan pecahan bentuk desimal) dengan baik dan benar.
E. Materi Pembelajaran Membandingkan pecahan
F. Metode dan Pendekatan Pembelajaran
Metode pembelajaran : Ceramah, Tanya jawab, diskusi.
Pendekatan pembelajaran : Pedekatan Open-Ended
80 G. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi kegiatan Alokasi
waktu Kegiatan awal Dalam kegiatan awal, guru:
a. Mengucapkan salam, meminta salah satu siswa memimpin doa, dan mengisi daftar hadir siswa.
b. Memberikan motivasi kepada siswa yang berkaitan dengan materi pembelajaran.
c. Melakukan apersepsi melalui pertanyaan untuk mengaitkan materi pelajaran sebelumnya dengan materi yang akan dibahas dengan kehidupan nyata.
d. Menjelaskan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai.
10
Kegiatan inti a. Eksplorasi
1) Siswa dengan bimbingan dari guru menggali kreatifitas berfikir melalui tanya jawab mengenai lingkup pengetahuan umum perbandingan pecahan.
2) Siswa diberikan kesempatan untuk mengeluarkan idea tau gagasan mereka mengenai perbandingan pecahan.
b. Elaborasi
1) Guru menjelaskan materi tentang membandingkan pecahan dan siswa mendengarkan penjelaskan guru.
2) Guru memberikan permasalahan mengenai perbandingan pecahan dan guru menjelaskan berbagai alternative cara
75
81
untuk memecahkan masalah tersebut.
3) Guru membagi siswa menjadi 3 kelompok.
4) Guru memberikan tugas kepada masing- masing kelompok untuk didiskusikan dan dikerjakan bersama kelompok masing- masing.
5) Guru membagikan lembar LKS kepada masing-masing kelompok.
6) Siswa mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru sesuai dengan perintah yang ada di LKS.
7) Siswa diberikan kebebasan untuk menggunakan cara pengerjaan yang mereka sukai dan dianggap mudah.
8) Setelah siswa selesai mengerjakan, perwakilan kelompok diminta maju ke depan dengan memilih siswa yang menggunakan berbeda cara.
9) Guru ikut membantu menjawab dengan menjelaskan dari semua alternatif cara.
c. Konfirmasi
Guru memberikan penguatan terhadap hasil diskusi siswa, untuk meluruskan jawaban apabila terdapat kekeliruan
Kegiatan penutup
a. Guru dan siswa menyimpulkan materi pembelajaran tentang membandingkan pecahan yang telah dibahas bersama-sama.
b. Guru memberikan pengayaan kepada siswa.
c. Guru memberikan tugas kepada siswa.
d. Guru menyampaikan materi pelajaran yang
10
82
akan dibahas pada pertemuan selanjutnya.
e. Guru meminta kesan siswa.
f. Guru menutup pelajaran dengan berdo’a bersama.
H. Media/Sumber Belajar
Buku matematika pedoman guru dan siswa untuk SD/MI kelas V semester 2.
I. Penilaian
Teknik penilaian : Tertulis
Bentuk instrumen : pilihan ganda dan essay
Dasan Agung, 2016 Mengetahui,
Guru Mata Pelajaran Peneliti
Matematika
Hatikah, S.Pdi Yuliantini
NIP. NIM.151129003
Kepala Madrasah
Drs. H. Hambali NIP.
83
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SIKLUS I (RPP)
Nama Madrasah : MI Al-Ma’rifatul Islamiyah Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : V (Lima)/2 (Dua) Pertemuan ke- : 2 (Dua)
Alokasi waktu : 3 x 35 (1 x Pertemuan) A. Standar Kompetensi
Menggunakan pecahan dalam pemecahan masalah B. Kompetensi Dasar
Membandingkan dan mengurutkn berbagai bentuk pecahan berbagai bentuk pecahan
C. Indikator
1. siswa dapat mengurutkan berbagai bentuk pecahan (pecahan biasa, pecahan campuran, pecahan bentuk persen dan pecahan bentuk desimal) D. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui pendekatan Open-Ended, siswa dapat mengurutkan berbagai bentuk pecahan (pecahan biasa, pecahan campuran, pecahan bentuk persen dan pecahan bentuk desimal) dengan baik dan benar.
E. Materi Pembelajaran Mengurutkan pecahan
F. Metode dan Pendekatan Pembelajaran
Metode pembelajaran : Ceramah, Tanya jawab, diskusi.
Pendekatan pembelajaran : Pedekatan Open-Ended
84 G. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi kegiatan Alokasi
waktu Kegiatan awal Dalam kegiatan awal, guru:
a. Mengucapkan salam, meminta salah satu siswa memimpin doa, dan mengisi daftar hadir siswa.
b. Memberikan motivasi kepada siswa yang berkaitan dengan materi pembelajaran.
c. Melakukan apersepsi melalui pertanyaan untuk mengaitkan materi pelajaran sebelumnya dengan materi yang akan dibahas dengan kehidupan nyata.
d. Menjelaskan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai.
10
Kegiatan inti a. Eksplorasi
1) Siswa dengan bimbingan dari guru menggali kreatifitas berfikir melalui tanya jawab mengenai lingkup pengetahuan umum pengurutan pecahan.
2) Siswa diberikan kesempatan untuk mengeluarkan idea tau gagasan mereka mengenai pengurutan pecahan.
b. Elaborasi
1) Guru menjelaskan materi tentang mengurutkan pecahan dan siswa mendengarkan penjelaskan guru.
2) Guru memberikan permasalahan mengenai perngurutan pecahan dan guru menjelaskan berbagai alternatife cara untuk
75
85
memecahkan masalah tersebut.
3) Guru membagi siswa menjadi 3 kelompok.
4) Guru memberikan tugas kepada masing- masing kelompok untuk didiskusikan dan dikerjakan bersama kelompok masing- masing.
5) Guru membagikan lembar LKS kepada masing-masing kelompok.
6) Siswa mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru sesuai dengan perintah yang ada di LKS.
7) Siswa diberikan kebebasan untuk menggunakan cara pengerjaan yang mereka sukai dan dianggap mudah.
8) Setelah siswa selesai mengerjakan, perwakilan kelompok diminta maju ke depan dengan memilih siswa yang menggunakan berbeda cara.
9) Guru ikut membantu menjawab dengan menjelaskan dari semua alternative cara.
c. Konfirmasi
Guru memberikan penguatan terhadap hasil diskusi siswa, untuk meluruskan jawaban apabila terdapat kekeliruan
Kegiatan penutup
a. Guru dan siswa menyimpulkan materi pembelajaran tentang mengurutkan pecahan yang telah dibahas bersama-sama.
g. Guru memberikan pengayaan kepada siswa.
h. Guru memberikan tugas kepada siswa.
i. Guru menyampaikan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya.
10
86
j. Guru meminta kesan siswa.
k. Guru menutup pelajaran dengan berdo’a bersama.
H. Media/Sumber Belajar
Buku matematika pedoman guru dan siswa untuk SD/MI kelas V semester 2.
I. Penilaian
Teknik penilaian : Tertulis
Bentuk instrumen : pilihan ganda dan essay
Dasan Agung, 2016 Mengetahui,
Guru Mata Pelajaran Peneliti
Matematika
Hatikah, S.Pdi Yuliantini
NIP. NIM.151129003
Kepala Madrasah
Drs. H. Hambali NIP.
87 Lampiran 2
LEMBAR KERJA SISWA (LKS) SIKLUS I
Nama Madrasah : MI Al-Ma’rifatul Islamiyah Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : V (Lima)/2 (Dua)
Materi : Membandingkan dan mengurutkan pecahan Kerjakan tugas di bawah ini!
1. Bandingkan pecahan 0,7 dan 50%!
2. Bagaimana urutan pecahan
, , ,
dari yang terkecil?
3. Urutkan pecahan ; 0,4 ; 65% dari yang terbesar! (pertemuan kedua) 4. Bandingkan pecahan 60% dan
5. Bagaimana urutan pecahan
, , ,
dari yang terbesar?
6.
; 0,76 ; 48%.
Bagaimana urutan dari pecahan tersebut dari yang terkecil? (pertemuan kedua)7. Bandingkan pecahan 0,25 dan
! 8. Urutkan pecahan 0,85 ; 63% ;
dari yang terkecil!
9. Bagaimana urutan pecahan dari yang terbesar? (pertemuan kedua)
88 Petuntuk pengerjaan:
1. Para kelompok mengerjakan soal yang diberikan oleh guru
2. Kelompok I mengerjakan No. 1-3, kelompok II mengerjakan No. 4-6, kelompok III mengerjakan No. 7-9
3. Masing-masing anggota kleompok mengerjakan tugas dengan cara yang berbeda-beda
4. Setelah pengerjaan selesai, 3 dari perwakilan tiap kelompok mengerjakan tugas di depan kelas.
5. Kelompok I mengerjakan tugas dengan cara I, 6. Kelompok II mengerjakan tugas dengan cara II, dan
7. Kelompok III mengerjakan tugas dengan cara I No. 7, dan cara II No. 8 &
9.
89 Lampiran 3
TES HASIL BELAJAR SIKLUS I
I. Pilihlah salah satu jawaban yang tepat dengan memberi tanda silang (x) pada huruf a, b, c, dan d!
1.
tanda pembanding yang tepat untuk mengisi titik-titik di atas adalah….
a. > c. =
b. < d.
2. 25% ….
tanda yang tepat untuk mengisi titik-titik di atas adalah…
a. > c. =
b. < d.
3. Urutan pecahan dari yang terbesar adalah….
a.
c.
b.
d.
4. Urutan pecahan , 1 , 2 dari yang terkecil adalah….
a. , 2 , 1 c. 2 , 1 , b. 1 , , 2 d. 2 , , 1
5. Urutan pecahan 0,7 ; ; 83% dari yang terkecil adalah…
a. 0,7 ;
; 83%
b.
; 0,7 ; 83%
c. 83% ; 0,7 ; d.
0,7 ; ; 83%
90
II. Jawablah soal dibawah ini dengan uraian yang jelas dan tepat!
a. Bandingkan pecahan berikut dengan menberi tanda <, =, atau > ! 1.
2.
3.
4.
5.
.
b. Urutkan pecahan berikut dari yang terkecil ! 6.
=
7.
=
8.
9.
10.
0,85 ; 63 % ;
=
91 Lampiran 4
KUNCI JAWABAN SIKLUS I I. PILIHAN GANDA
1. A 2. C 3. C 4. C 5. B II. ESSAY
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
; 63% ; 0,85
92 Lampiran 5
LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS GURU SIKLUS I
Nama Guru : YULIANTINI
Hari/Tanggal : 16 April 2016
Nama Madrasah : MI Al-Ma’rifatul Islamiyah Kelas/Semester : V (Lima)/2 (dua)
Pertemuan ke : I
Petunjuk pengisian:
Berilah tanda (√) untuk setiap indikator yang nampak pada kolom yang sesuai !
No INDIKATOR
Keterlaksanaan YA TIDAK 1 Perencanaan dan persiapan penyelenggaraan pembelajaran
menggunkan pendekatan Open-Ended
a. Membuat skenario pembelajaran
b. Menyiapkan materi pembelajaran
c. Mengecek kehadiran siswa
2 Pemberian motivasi dan apersepsi kepada siswa menggunakan pendekatan Open-Ended
a. Memberikan apersepsi kepada siswa
b. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya atau
menjawab pertanyaan guru yang berkaitan dengan apersepsi
93
c. memberikan motivasi kepada siswa sesuai dengan materi yang
akan diajarkan
d. Menyampaikan pokok dan tujuan pembelajaran 3 Pengaturan kegiatan kelompok menggunakan pendekatan Open-
Ended
a. Membentuk kelompok yang hetrogen yang anggotanya
berjumlah 6 orang
b. Menjelaskan tugas dan batasan waku kegiatan
c. Membagikann LKS
4 Membimbing siswa dalam kegiatan diskusi kelompok menggunakan pendekatan Open-Ended
a. Mendatangi setiap kelompok untuk memfasilitasi kegiatan
b.Mengarahkan kegiatan diskusi
c. Membimbing siswa mempersiapkan hasil diskusi 5 Pemberian umpan balik terhadap hasil diskusi siswa menggunakan
pendekatan Open-Ended
a. Meminta perwakilan kelompok untuk menyampaikan hasil
diskusi dengan cara yang berbeda
b. Memberikan peserta didik yang lain untuk menanggapi atau
bertanya
c. Memberikan komentar terhadap hasil diskusi 6 Mengakhiri/menutup pelajaran menggunakan pendekaan Open-
Ended
94
a. Melakukan tanya jawab dengan siswa untuk menarik kesimpulan
dari materi yang telah dipelajari
b. Menginformasikan materi pelajaran yang
akan dibahas minggu berikutnya
Jumlah 11 7
Dasan Agung, 16 April 2016 Komentar/saran :
Observer
Hatikah, Spd.I NIP.
95 Lampiran 6
LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS GURU SIKLUS I
Nama Guru : YULIANTINI
Hari/Tanggal : 23 April 2016
Nama Madrasah : MI Al-Ma’rifatul Islamiyah Kelas/Semester : V (Lima)/2 (dua)
Pertemuan ke : II Petunjuk pengisian:
Berilah tanda (√) untuk setiap indikator yang nampak pada kolom yang sesuai !
No INDIKATOR
Keterlaksanaan YA TIDAK 1 Perencanaan dan persiapan penyelenggaraan pembelajaran
menggunkan pendekatan Open-Ended
a. Membuat skenario pembelajaran
b. Menyiapkan materi pembelajaran
c. Mengecek kehadiran siswa
2 Pemberian motivasi dan apersepsi kepada siswa menggunakan pendekatan Open-Ended
a. Memberikan apersepsi kepada siswa
b. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya atau
menjawab pertanyaan guru yang berkaitan dengan apersepsi
96
c. memberikan motivasi kepada siswa sesuai dengan materi yang
akan diajarkan
d. Menyampaikan pokok dan tujuan pembelajaran 3 Pengaturan kegiatan kelompok menggunakan pendekatan Open-
Ended
a. Membentuk kelompok yang hetrogen yang anggotanya
berjumlah 6 orang
b. Menjelaskan tugas dan batasan waku kegiatan
c. Membagikann LKS
4 Membimbing siswa dalam kegiatan diskusi kelompok menggunakan pendekatan Open-Ended
a. Mendatangi setiap kelompok untuk memfasilitasi kegiatan
b.Mengarahkan kegiatan diskusi
c. Membimbing siswa mempersiapkan hasil diskusi 5 Pemberian umpan balik terhadap hasil diskusi siswa menggunakan
pendekatan Open-Ended
a. Meminta perwakilan kelompok untuk menyampaikan hasil
diskusi dengan cara yang berbeda
b. Memberikan peserta didik yang lain untuk menanggapi atau
bertanya
c. Memberikan komentar terhadap hasil diskusi 6 Mengakhiri/menutup pelajaran menggunakan pendekaan Open-
Ended
97
a. Melakukan tanya jawab dengan siswa untuk menarik kesimpulan
dari materi yang telah dipelajari
b. Menginformasikan materi pelajaran yang
akan dibahas minggu berikutnya
Jumlah 13 5
Dasan Agung, 23 April 2016 Komentar/saran :
Observer
Hatikah, Spd.I NIP.
98 Lampiran 7
LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS SISWA SIKLUS I Nama Guru : YULIANTINI
Hari/Tanggal : 16 April 2016
Madrasah : MI Al-Ma’rifatul Islamiyah Kelas/Semester : V (Lima)/2 (dua)
Pertemuan ke : I PETUNUJUK :
1. Berilah tanda ( √) untuk skor yang diperoleh tiap deskriptor pada kolom yang sesuai!
2. Pemberian skor
a. Berilah skor 4 apabila ada 3 atau semua deskriptor yang tampak b. Berilah skor 3 apabila ada 2 deskriptor yang tampak
c. Berilah skor 2 apabila ada 1 deskriptor yang tampak d. Berilah skor 1 apabila tidak ada deskriptor yang tampak
No Deskriptor Tampak Tidak
tampak Skor 1 Kesiapan siswa menerima pelajaran
menggunakan pendekatan Open-Ended
2 2 2
a. Siswa masuk tepat waktu
b. Siswa membawa buku pelajaran yang
relevan dengan mata pelajaran
c. Siswa duduk yang rafi
2 Antusiasme siswa dalam mengikuti pelajaran menggunakan pendekatan Open- Ended
99 a. Siswa memperhatikan pelajaran dengan
seksama selama proses belajar mengajar
1
b. Siswa tidak mengerjakan kegiatan lainnya 3 Kerjasama kelompok dalam diskusi
menggunakan pendekatan Open-Ended
4 a. Adanya pembagian tugas dalam
kelompok
b. Saling membantu dalam kelompok c. Saling bertukar pendapat antar kelmpok 4 Aktivitas siswa dalam mengerjakan LKS
menggunakan pendekatan Open-Ended
4 a. Mengerjakan LKS sesuai dengan cara
yang dijelaskan guru
b. Mengerjakan LKS dan perintah dengan
teliti
c. Mengerjakan semua item LKS sampai
selesai
5 Intraksi siswa dengan guru dalam proses pembelajaran menggunakan pendekatan Open-Ended
1
a. Memperhatikan penjelasan guru
b. Melakukan tanya jawab atau
mengemukakan pendapat saat diberikan