BAB IV PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS
C. Pembahasan Temuan
mengerjakan sehingga jika waktu telah habis akun LMS tidak bisa di akses lagi.
3 Bagaimana evaluasi penerapan evaluasi pembelajaran PAI berbasis Learning Management System (LMS) di SMAN 1 Jember?
Sekolah belum pernah melakukan evaluasi secara resmi karena penerapan evaluasi pembelajaran PAI berbasis aplikasi LMS ini berjalan dengan baik dan lancar.
Sekolah memfasilitasi dengan lengkap seperti lab komputer, jumlah komputer yang memadai, jaringan internet serta jenset jika sekolah mengalami pemadaman. Namun ada beberapa yang harus diperbaiki dan sedikit dievaluasi dari sistem maupun prosedur
pelaksanaanya. Yaitu pada penjadwalannya yang harus diatur kembali
Hal tersebut akan diuraikan sesuai dengan temuan-temuan peneliti selama penelitian berlangsung. Fokus penelitian yang akan di bahas adalah sebagai berikut.
1. Perencanaan Penerapan Evaluasi Pembelajaran PAI Berbasis Learning Management System (LMS) di SMAN 1 Jember.
Perencanaan penerapan evaluasi pembelajaran PAI berbasis Aplikasi Learning Management System (LMS) ini tersusun sedemikian rupa dengan tujuan tertentu. Melalui tahap-tahap yang sesuai dengan prosedur yang berlaku. Dengan adanya perencanaan suatu program yang dijalankan akan berjalan dengan baik. Evaluasi pembelajaran berbasis aplikasi LMS ini tidak dilaksanakan dengan seadanya saja namun benar- benar dipertimbangkan dengan matang agar berjalan sesuai apa yang diinginkan.
Hasil temuan diatas kemudian didialogkan dengan teori tentang perencanaan dari Sarwan yang menjelaskan bahwa dalam konteks pendidikan, perencanaan mencakup rangkaian untuk menentukan tujuan umum dan tujuan khusus suatu organisasi atau lembaga pendidikan berdasarkan dukungan informasi yang lengkap. Setelah tujuan ditetapkan, perencanaan berkaitan dengan pola, rangkaian dan proses kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.79
Penerapan evaluasi pembelajaran PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS) ini sesuai dengan teori di atas, karena
79 Sarwan, Buku Ajar Perencanaan Pembelajaran (Jember: STAIN Jember,2010),2
direncanakan melalui beberapa tahapan. Sebelum sistem evaluasi menggunakan aplikasi LMS dijalankan semua guru wajib mengikuti pelatihan-pelatihan yang dikhususkan untuk belajar menggunakan aplikasi LMS agar nantinya guru-guru tidak mengalami kesulitan. Kemudian sekolah mengatur penjadwalan pelaksanaan evaluasi pembelajaran menggunakan aplikasi LMS tersebut. Tujuan dari pembuatan jadwal agar setiap kelas yang melaksanakan ujian atau evaluasi pembelajaran tidak berbenturan dengan yang lain. Selain itu perencanaan penerapan evaluasi pembelajaran berbasis aplikasi LMS ini melalui tahapan-tahapan lain seperti proses pembuatan soal yang kemudia diinput ke dalam akun LMS.
Pada sistem fiturnya juga dilakukan perencanaaan. Admin melakukan tahapan seperti merancang desain sistem, mengisi bahan ajar maupun mnyiapkan fitur-fitur lainya.
Dijelaskan dalam teori tentang pengembangan Learning Management System (LMS) dari Agung Tri Wibowo dalam jurnal yang berjudul “Pengembangan LMS (Learning Management System) Berbasis Web untuk Mengukur Pemahaman Konsep dan Karakter Siswa” yang menjelaskan bahwa Learning Management System (LMS) dibuat melalui berbagai tahapan. Tahapan-tahapan tersebut adalah merancang desain sistem, melakukan pengkodean dan Mengisi bahan ajar.80
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan mengenai perencanaan penerapan evaluasi pembelajaran berbasis aplikasi LMS di SMAN 1
80 Agung Tri Wibowo,Isa Akhlis, Sunyoto Eko Nugroho, “Pengembangan LMS (Learning
Management System) Berbasis Web untuk Mengukur Pemahaman Konsep dan Karakter Siswa”, 2 (November, 2014), 129
Jember, tahapan yang dilakukan dalam perencanaan tersebut melalui merancang desain sistem, proses pengkodean walaupun tidak sepenuhnya dilakukan, dan mengisi bahan ajar. temuan tersebut sesuai dengan teori tentang pengembangan Learning Mangement System (LMS) yang dikembangkan oleh Agung Tri Wibowo.
2. Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran PAI Berbasis Learning Management System (LMS) di SMAN 1 Jember.
Pelaksanaan pembelajaran erat kaitannya dengan evaluasi untuk mengukur keberhasilan dari proses pembelajaran, pelaksanaan evaluasi artinya bagaimana cara melaksanakan suatu evaluasi sesuai dengan perencanaan evaluasi. Pelakasanaan evaluasi sangat bergantung pada jenis evaluasi yang digunakan. Jenis evaluasi yang digunakan akan memengaruhi seorang evaluator dalam menentukan prosedur, metode, instrumen, waktu pelaksanaan, sumber data, dan sebagainya.
Pelaksanaan evaluasi pembelajaran berbasis Aplikasi LMS di SMAN 1 Jember ini dilakukan melalui berbagai prosedur khususnya prosedur pembelajaran e-learning. Melalui langkah-langkah yang telah ditentukan sesuai dengan fitur yang ada pada aplikasi LMS tersebut.
Admin, guru, maupun siswa melakukan cara yang hampir sama yaitu harus memiliki akun LMS. Pelaksanaan evaluasi pembelajaran berbasis aplikasi LMS ini dilakukan dengan memasukkan username dan password terlebih dahulu pada akun yang sudah dimiliki masing-masing siswa maupun guru.
Setelah masuk pada akun masing-masing siswa dapat memilih pelajaran
yang akan diujikan kemudian sudah bisa diakses atau dikerjakan. Guru juga melakukan langkah-langkah yang sama namun yang berbeda adalah jika guru harus melakukan proses memasukkan soal-soal yang akan diujikan.
Temuan tersebut sesuai dengan teori dari Onwardono Rit Rianto dalam bukunya yang berjudul “Teknik Pembelajaran E-Learning dengan LMS Moodle” yang menjelaskan bahwa hal-hal yang perlu di dalam penggunaan atau pelaksanaan Learning Management System (LMS):81
a. Mengakses Pembelajaran
Untuk mengakses pembelajaran biasanya hal yang perlu dilakukan adalah memilih kategori pembelajaran yang tersedia pada beranda (halaman depan) LMS. Dalam hal ini yang perlu dipilih adalah pelajaran Pendidikan Agama Islam.
b. Pengaturan/ setting pembelajaran
Sebelum membuat pelajaran, diwajibkan bagi admin untuk membuat terlebih dahulu kategori pelajaran seperti yang dijelaskan pada point di atas. Setelah membuat kategori selanjutnya adalah membuat pelajaran. Untuk membuat pelajaran ini hal yang perlu ditentukan terlebih dahulu adalah kategorinya dengan cara mengklik kategori tersebut.
81 Muhammad Husnan Sarofi, Penggunaan Learning Management System (LMS) di SMA Negeri 1
Jember, (Jember: SMA Negeri 1 Jember, 2016), 3
c. Pengaturan Enrol User
Enroll user adalah adalah bagian terpenting ketika kita membuka kelas e-learning.82 Pengaturan enrol dimaksudkan untuk menentukan bagaimana pengguna mendaftar pada pembelajaran tersebut. Apakah didaftarkan oleh guru secara manual atau bisa mendaftarkan sendiri melalui akun pengguna. Secara default semua pembelajaran yang tersedia di lokasi penelitian yang telah diatur agar siswa dapat mendaftar secara mandiri pada pembelajaran.
3. Evaluasi Penerapan Evaluasi Pembelajaran PAI Berbasis Learning Management System di SMAN 1 Jember
Evaluasi merupakan hal yang penting dalam sebuah program.
Evaluasi ditujukan untuk mengukur sejauh mana keberhasilan program yang dijalankan. Komite studi nasional menyatakan bahwa pengertian evaluasi adalah suatu proses atau kegiatan pemilihan, pengumpulan, analisis dan penyajian informasi yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan serta penyusunan program selanjutnya.
Evaluasi yang dilakukan dalam penerapan evaluasi pembelajaran berbasis aplikasi LMS di SMAN 1 Jember ini memang belum pernah dilakukan secara resmi maupun tertulis. Namun sekolah melakukan evaluasi secara tidak langsung atau mengalir sesuai dengan masalah yang terjadi saat evaluasi pembelajaran berbasis LMS dijalankan. Evaluasi yang dilakukan oleh sekolah SMAN 1 Jember yaitu pada penjadwalannya
82 Onwardono, Teknik Pembelajaran E-Learning dengan LMS Moodle, (Yogyakarta: Deepublish,
2016), 39
karena sering sekali berbenturan dengan kegiatan lain sehingga evaluasi pembelajaran berbasis aplikasi LMS yang akan dilaksanakan sedikit terganggu. Tidak hanya itu evaluasi yang dilakukan juga mengenai fitur LMS dimana admin dari LMS ingin lebih meningkatkan fungsi dari fitur LMS agar pengguna lebih mudah menggunakan aplikasi tersebut.
Temuan diatas sesuai dengan teori yang dijelaskan oleh Indah Lestari dalam jurnalnya yang berjudul “Evaluasi Fungsionalitas Learning Management System Berdasarkan ISO/IEC 9126-2” bahwasanya fitur utama Learning Management System (LMS) ditentukan berdasarkan kebutuhan LMS dari dua perspektif, yaitu: melalui pengembang dan pengguna. Sehingga evaluasi juga dapat dilakukan oleh pengguna walaupun tidak terlibat dalam pengembangan sistem. Kebutuhan dari dua perspektif dibentuk secara konseptual dari studi literatur yang sudah dilakukan.83
83 Indah Lestari, “Evaluasi Fungsionalitas Learning Management System Berdasarkan ISO/IEC 9126-2”, 1 (Desember, 2015), 125
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa:
1. Perencanaan penerapan evaluasi pembelajaran PAI berbasis Learning Management System meliputi:
a. Adanya penjadwalan pelaksanaan evaluasi pembelajaran PAI berbasis LMS.
b. Guru merangkai soal sesuai dengan kisi-kisi yang kemudian diinput ke dalam LMS.
c. Sistem fiturnya melakukan tahapan seperti merancang desain sistem, melakukan pengkodean, dan mengisi bahan ajar maupun menyiapkan fitur-fitur lainya.
2. Pelaksanaan penerapan evaluasi pembelajaran PAI berbasis Learning Management System meliputi:
a. Guru atau siswa harus memiliki akun untuk masuk pada aplikasi LMS.
b. Memilih kategori mata pelajaran yang diujikan.
c. Evaluasi tersebut diberi batasan waktu untuk mengerjakan sehingga jika waktu telah habis akun LMS tidak bisa di akses lagi.
3. Evaluasi penerapan evaluasi pembelajaran PAI berbasis Learning Management System.
Sekolah belum pernah melakukan evaluasi secara resmi karena penerapan evaluasi pembelajaran PAI berbasis Learning Management System ini berjalan dengan baik dan lancar.
B. Saran
Berdasarkan telaah yang telah dilakukan oleh peneliti mengenai penerapan evaluasi pembelajaran PAI berbasis Learning Management System di SMAN 1 Jember Tahun Pelajaran 2017/2018, ada beberapa saran yang dapat membangun diantaranya:
1. Bagi Kepala Sekolah
Diharapkan agar selalu melaksanakan perannya sebagai kepala sekolah, karena seorang kepala sekolah merupakan penganggung jawab segala sesuatu yang ada atau yang terjadi di sekolah. Demi kelancaran evaluasi pembelajaran berbasis LMS, kepala sekolah diharapkan dapat terus memantau pelaksanaan program tersebut agar dapat mengurangi kendala-kendala yang ada dan dapat berjalan baik.
2. Guru
Untuk para guru yang melakukan evaluasi pembelajaran berbasis LMS diharapkan dapat terus mengikuti perkembangan pada sistem LMS yang dijalankan dan dapat belajar dalam mengoperasikan LMS untuk lebih memudahkan dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran menggunakan aplikasi tersebut.
3. Siswa
Untuk siswa, diharapkan agar lebih memperhatikan prosedur pelaksanaan evaluasi pembelajaran berbasis LMS yang telah diberikan oleh sekolah. Agar tidak terjadi hal yang menghambat siswa dalam mengikuti proses ujian.
DAFTAR PUSTAKA
Aisyah, Siti “Evaluasi Pembelajaran Berbasis IT dan Impilkasinya Terhadap Kualitas Pendidikan”, Jurnal Sosial Budaya, 1 (Januari, 2011)
Arikunto, Suharsini. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek Jakarta: Rieneka Cipta
_________. 2009 Evaluasi Program Pendidikan Jakarta: Bumi Aksara
Asrul, Rusydi Ananda dan Rosnita. 2015. Evaluasi Pembelajaran Bandung:
Citapustaka Media
Dimyati, Mudjiono. 2002. Belajar dan Pembelajaran Jakarta: Rineka Cipta Dwi Sarjono, Herman. 2013. Membangun Course E-Learning Berbasis Moodle
Yogyakarta: UNY Press
Eko. Putro Widoyoko, S. 2010. Evaluasi Program Pembelajaran Yogyakarta:Pustaka Belajar
Fahruddin. Hasan Basri. Siti Halimah. 2017. Implementasi Kurikulum 2013 Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam Menanamkan Akhlakul Karimah Siswa
Ibrahim, R dan Nan Syaodih. 2010. Perencanaan Pengajaran Jakarta: PT. Rinrka Cipta.
Lestari, Indah. 2015. Evaluasi Fungsionalitas Learning Management Sistem Berdasarkan ISO/IEC 9126,1
Margono, S. 2004. Metodologi Penelitian Pendidikan Jakarta: PT. Rineka Cipta Muhaimin. 2002. Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan PAI di
Sekolah Bandung: Remaja Rosdakarya
Mulyana, Deddy. 2003. Metodologi Penelitian Kualitatif Bandung: Remaja Rosda Karya
Munir. 2009. Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi Bandung: Penerbit Alfabeta
Noor, Metodologi Penelitian: Skripsi, Tesis
Onwardono. 2016. Teknik Pembelajaran E-learning dengan LMS Moodle Yogyakarta: Deepublish
Sahlan, Moh. 2013. Evaluasi Pembelajaran Panduan Praktis Bagi Pendidik dan Calon Pendidik Jember: STAIN Jember Press
Sarofi, Husnan. 2016. Penggunaan Learning Management System di SMAN 1 Jember Jember: SMAN 1 Jember
Sarwan. 2010. Buku Ajar Perencanaan Pembelajaran Jember: STAIN Jember Press
Sekretaris Negara RI, Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional
Sidijono, Anas. 1995. Pengantar Evaluasi Pendidikan Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
Sofwan Nugraha, M. 2014. “Pembelajaran PAI Berbasis Media Digital (Studi Deskriptip pada Mata Pelajaran PAI di SMA Alfa Centauri Bandung)”, Jurnal Pendidikan Agama Islam: 55-67
Sugiono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D (Bandung:
Alfabeta
_________. 2010. Memahami Penelitian Kualitatif Bandung: Alfabeta
Suryono, Tito. 2011. “Evaluasi Pembelajaran Menggunakan Learning Management System (LMS) Berbasis Moodle pada Mata Kuliah Teknik Porpulsi Tahun Akademik 2010/2011” https://digilib.uns.ac.id (14 February 2018).
Suryosubroto, B. Proses Belajar Mengajar di Sekolah
Thobroni, M. 2015. Belajar dan Pembelajaran teori dan praktik Yogyakarto: Ar- Ruzz Media
Tri Wibowo, Agung. 2014. Pengembangan LMS (Learning Management System Berbasis Web untuk Mengukur Pemahaman Konsep dan Karakter Siswa Wakil, Abdul. 2013. “Aplikasi Pembelajaran Berbasis ICT (Information,
Communication and Technology) Pada Pembelajaran PAI di SMP Plus Darus Sholah Tahun Pelajaran 2012/2013”, (Skripsi Jember: STAIN Jember, 2013).
EVALUASI
PEMBELAJARAN PAI BERBASIS LEARNING
MANAGEMENT SYSTEM DI SMAN 1 JEMBER TAHUN PELAJARAN 2017/2018
Evaluasi Pembelajaran PAI Berbasis Learning Management Sistem
1.1.1 Merangcang Desain System
1.1.2 Melakukan Pengkodean 1.1.3 Mengisi Bahan Ajar 1.2 Pelaksanaan
1.2.1 Mengakses Pembelajaran 1.2.2 Pengaturan/Setting
Pembelajaran
1.2.3 Pengaturan Enrol User 1.2.4 Mengisi Pembelajaran 1.2.5 Membuat Sumber
Pembelajaran Jenis Label
1.2.6 Membuat Jenis Pembelajaran Jenis File 1.2.7 Membuat Pembelajaran
Jenis Page
1.2.8 Membuat Pembelajaran
a. Guru Agama b. Waka
Kurikulum c. TI
d. Siswa 1. Kepustakaan 2. Dokumentasi
Kualitatif Deskriptif
2. Penentuan Sumber Data : Purposive 3. Metode
Pengumpulan Data:
a. Interview b. Observasi c. Dokumentasi 4. Metode Analisis
Data : Deskriptif 5. Keabsahan Data :
Triangulasi
Sumber dan
Triangulasi Teknik
Penerapan Evaluasi Pembelajaran Berbasis Learning Management System Pada Mata Pelajaran PAI di SMAN 1 Jember Tahun Pelajaran 2017/2018?
2. Bagaimana Pelaksanaan Penerapan Evaluasi Pembelajaran Berbasis Learning Management System Pada Mata Pelajaran PAI di SMAN 1 Jember Tahun Pelajaran 2017/2018?
3. Bagaimana Evaluasi Penerapan Evaluasi Pembelajaran Berbasis Learning Management System Pada Mata Pelajaran PAI di SMAN 1 Jember Tahun Pelajaran 2017/2018?
1.3.1 Fitur LMS Berdasarkan Perspektif Pengembang System
1.3.2 Fitur LMS Berdasarkan Pengguna
1.3.3 Fitur Administrasi 1.3.4 Fitur Penyampaian
Bahan Ajar 1.3.5 Fitur Pengujian 1.3.6 Fitur Penilaian 1.3.7 Fitur Komunikasi
1. Penerapan Evaluasi Pembelajaran PAI Berbasis Learning Management System di SMAN 1 Jember Tahun Pelajaran 2017/2018
1.1 Perencanaan
1.1.1 Merancang Desain Sistem 1.1.2 Melakukan Pengkodean 1.1.3 Mengisi Bahan Ajar 1.1.4 Buku Panduan 1.2 Pelaksanaan
1.2.1 Mengakses Pembelajaran
1.2.2 Pengaturan/Setting Pembelajaran 1.2.3 Pengaturan Enrol User
1.2.4 Mengisi Pembelajaran 1.2.5 Menyusun Pertanyaan 1.3 Evaluasi
1.3.1 Fitur LMS Berdasarkan Perspektif Pengembang Sistem 1.3.2 Fitur LMS Berdasarkan Perspektif Pengguna
x x x x x x x x x x x x x x
x x x x
x x x x x x x x x
x x x x x x x x x x x x x x
x
x
x x x x x x x x x x x x x x x
x x
x x
X x x x x x x x x x x x x x
1. Apakah bapak diikutsertakan dalam menyusun kebijakan bapak kepala sekolah dalam penerapan evaluasi pembelajaran PAI berbasis PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS) ?
2. Adakah perencanaan dalam penerapan evaluasi pembelajaran PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS) ? (mohon penjelasannya secara rinci)
3. Bagaimana cara melatih kemampuan dan kompetensi pengajar dan staf dalam dalam penerapan evaluasi pembelajaran PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS) ?
4. Bagaimana tingkat dukungan teknis dalam penerapan evaluasi pembelajaran PAI berbasis PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS) ?
B. Wawancara dengan Guru Agama
1. Berkenaan dengan perencanaan penerapan evaluasi pembelajaran PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS)
a. Apa saja perencanaan yang dilakukan dalam penerapan evaluasi
pembelajaran PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS) ? b. Apakah dalam perencanaan sekolah merancang desain sitem, melakukan
pengkodean, dan mengisi bahan ajar ?
2. Berkenaan dengan pelaksanaan penerapan evaluasi pembelajaran PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS) di SMAN 1 Jember
a. Bagaimana pelaksanaan evaluasi pembelajaran PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS) di SMAN 1 Jember?
2) Pengaturan/Setting Pembelajaran 3) Pengaturan Enrol User
4) Mengisi Pembelajaran
5) Membuat Sumber Pembelajaran Jenis label 6) Membuat Sumber Pembelajaran Jenis File 7) Membuat Jenis Pembelajaran Jenis Page 8) Membuat Pembelajaran Jenis URL 9) Membuat Aktivitas Upload File 10) Menyusun Pertanyaan
3. Berkenaan dengan evaluasi penerapan evaluasi pembelajaran PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS)
a. Bagaimana evaluasi penerapan evaluasi pembelajaran PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS) ?
b. Bagaimana fitur LMS berdasarkan erspektif pengembang sistem ? c. Bagiamana fitur LMS berdasarkan perspektif pengguna ?
d. Bagaimana dengan fitur administrasi pada LMS ? e. Bagaiamana fitur penyampaian bahan ajar pada LMS ? f. Bagaimana fitur pengujian pada LMS ?
g. Bagaiamana fitur penilaian pada LMS ? h. Bagaimana fitur komunikasi pada LMS ?
a. Apa saja perencanaan yang dilakukan dalam penerapan evaluasi
pembelajaran PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS) ? b. Apakah dalam perencanaan sekolah merancang desain sitem, melakukan
pengkodean, dan mengisi bahan ajar ?
2. Berkenaan dengan pelaksanaan penerapan evaluasi pembelajaran PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS) di SMAN 1 Jember
a. Bagaimana pelaksanaan evaluasi pembelajaran PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS) di SMAN 1 Jember?
b. Adakah pelaksaanan evaluasi pembelajaran PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS) mengenai :
1) Mengakses Pembelajaran
2) Pengaturan/Setting Pembelajaran 3) Pengaturan Enrol User
4) Mengisi Pembelajaran
5) Membuat Sumber Pembelajaran Jenis label 6) Membuat Sumber Pembelajaran Jenis File 7) Membuat Jenis Pembelajaran Jenis Page 8) Membuat Pembelajaran Jenis URL 9) Membuat Aktivitas Upload File 10) Menyusun Pertanyaan
Learning Management System (LMS) ?
b. Bagaimana fitur LMS berdasarkan erspektif pengembang siistem ? c. Bagiamana fitur LMS berdasarkan perspektif pengguna ?
d. Bagaimana dengan fitur administrasi pada LMS ? e. Bagaiamana fitur penyampaian bahan ajar pada LMS ? f. Bagaimana fitur pengujian pada LMS ?
g. Bagaiamana fitur penilaian pada LMS ? h. Bagaimana fitur komunikasi pada LMS ?
i. Bagaimana tingkat dukungan teknis dalam penerapan evaluasi
pembelajaran PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS) ? D. Wawancara Dengan Siswa
1. Bagaimana pendapat anda tentang penerapan evaluasi pembelajaran PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS) ?
2. Bagaimana proses pelaksanaan evaluasi pembelajaran PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS) ?
3. Apakah ada kendala saat pelaksanaan evaluasi pembelajaran PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS) ?
4. Apa kelebihan dari pelaksanaan evaluasi pembelajaran PAI berbasis aplikasi Learning Management System (LMS) ?
Semester : Genap
KOMPETENSI DASAR MATERI INDIKATOR SOAL SOAL
NO URAIAN URAIAN URAIAN BENTUK NO ASPEK TKK
1 4.3 Membaca Q.S. Yunus (10) : 40-41 dan Q.S. Al-Maidah (5) : 32 sesuai dengan kaidah tajwid dan makhrajul huruf.
3.2 Menganalisis Q.S. Yunus (10) : 40-41 dan Q.S. Al-Maidah (5) : 32, serta hadits tentang
toleransi dan menghindarkan diri dari tindak kekerasan.
1. Q.S. Yunus (10) : 40-41 dan Q.S. Al-Maidah (5) : 32
Dapat memahami dan menjelaskan masalah hadats besar dan hadats kecil serta mampu mengidentifikasi tajwid Q.S. Yunus (10) : 40-41 dan Q.S. Al-Maidah (5) : 32 dengan benar
Mampu memahami makna toleransi dan kerukunan sesuai konsep Al Qur’an dan Al Hadis
mampu menganalisis kandungan Q.S. Yunus (10) : 40-41 dan Q.S. Al-Maidah (5) : 32
dapat memberi contoh prilaku toleransi dan kerukunan sesuai konsep Al Qur’an dan Al Hadis
PG PG
PG PG
1,2
3,4,5
6,7,8 9,10, 11
C1 C2 C3 C2
Sd Sd Sk Sd
2 1.2 Menghayati nilai-nilai keimanan kepada Rasul-rasul Allah swt.
3.4 Memahami makna beriman kepada Rasul-rasul Allah swt
1. Iman Kepada Rasul- rasul Allah swt.
Mampu menjelaskan makna iman kepada Rasul- rasul Allah swt, serta memahami jumlahnya.
Mampu menjelaskan Istilah yang dimiliki para Rasul beriman kepada Rasul-rasul Allah swt.
Mampu menjelaskan sikap beriman kepada Rasul- rasul Allah swt
Mampu menjelaskan fungsi iman kepada Rasul- rasul Allah swt.
Mampu mengidentifikasi perilaku beriman kepada rasul-rasul Allah swt.
PG PG PG PG PG
12,13 14,15 16 17,18 19,20
C2
C2 C1 C1
Sd
Sd Sd Md
Mampu menjelaskan macam-macam transaksi
ekonomi Islam PG ,25,26
27,28, 29,30, 31,32
C2 Sd
4
5
3.10 Memahami pelaksanaan khutbah, tabligh dan dakwah.
3.12 Menelaah perkembangan Islam pada masa modern (1800- sekarang).
1. Khutbah, Tabligh dan Dakwah
1. Perkembangan Islam pada Masa Modern
Menjelaskan pengertian khutbah, tabligh dan dakwah.
Mampu menjelaskan tata cara khutbah, tabligh dan dakwah yang baik
Mampu mempraktekkan khutbah, tabligh dan dakwah dengan baik
mampu menelaah perkembangan Islam pada masa modern (1800- sekarang).
dapat mendiskripsikan perkembangan Islam pada masa modern (1800- sekarang).
PG PG PG
PG PG PG PG
33,34 35,36 37,38, 39,40, 41,42, 43,44, 45,46, 47,48, 49,50
C1 C1 C2 C1 C3 C2 C1 C1 C2
Sd Sd Sd Sd Md Sd Sk Sd Sd
Mengetahui Jember,25 April 2018
Kepala Sekolah Penyusun,
Drs. Edi Prayitno, M. P.d SAMSUL ANAM, S. Ag
NIP. 19650414 199003 1 009 NIP.
D. Tidak harus mengqadha shalat dhuhur tersebut E. Boleh mengqadha atau tidak shalat dhuhur tersebut
ANSWER : A
2. Seorang wanita yang sedang haidh diketahui telah suci pada jam 16.00. Maka dia harus mengqadha shalat dhuhurnya, hal ini dikarenakan ...
A. Dia belum shalat dhuhur
B. Dia melalaikan mendeteksi waktu sucinya
C. Bisa jadi dia telah suci waktu dhuhur, tapi tidak terdeteksi D. Untuk lebih sempurnanya pelaksanaan shala ashar tersebut E. Untuk lebih sempurnanya pelaksanaan shala dhuhur tersebut
ANSWER : C
3. Seorang perempuan memiliki kebiasan datang bulan setiap tanggal 01 sampai 07. Pada tanggal 06 diketahui telah suci dan pada tanggal 07 dia berpuasa melanjutkan puasa Romadhan. Ternyata pada tanggal 11 dia keluar darah lagi, maka puasanya dari tanggal 07 – 11 ...
A. Sah, tapi harus qadha B. Batal dan harus qadha C. Sah, tidak perlu qadha D. Batal, tidak perlu qadha E. Batal, boleh qadha atau tidak
ANSWER : B
4. Joko Winoto saat mengikuti kbm tertidur dan mimpi ketemu nyi blorong. Keduanya dalam mimpi itu bercengkrama sampai keluar sperma, maka dia ...
A. Harus mandi besar bila di tkp.nya diketahui ada sperma B. Harus mandi besar walau di tkp.nya tidak ditemui sperma C. Harus mandi besar baik di tkp.nya ada bukti fisik atau tidak D. Tidak perlu mandi besar walau di tkpnya diketahui ada sperma E. Tidak perlu mandi besar walau di tkpnya ada bukti fisik atau tidak
ANSWER : A
5. Pada saat membaca QS. Yunus ; 40, supaya terbaca dengan tartil, fasih dan sesuai dengan ilmu tajwidnya, dalam surat tersebut ada hukum bacaan IDGHOM BIGHUNNA, alasan serta sebab yang paling tepat pada hukum bacaan di atas dalam QS. Yunus:40 adalah ...
A. Apabila ada nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf ya’
B. Apabila ada huruf alif didahului harakat fathah dibaca panjang C. Apabila ada huruf nun bertasydid dibaca dengung dua harakat D. Apabila ada fathatain diwaqafkan dibaca fathah panjang dua harakat E. Apabila ada huruf Qof mati di tengah kalimat dengan cara baca memantul ANSWER : A
6. Sedangkan ketika membaca QS. Al-Ma‟idah ; 32 ada hukum bacaan QOLQOLAH SUGHRO, sebab, alasan dan cara bacaannya adalah …
A. Apabila ada huruf nun bertasdid dibaca dengung dua harakat B. Apabila ada huruf alif didahului harakat fathah dibaca panjang C. Apabila ada fathatain diwaqafkan dibaca fathah panjang dua harakat D. Apabila ada huruf jim mati di tengah kalimat dengan cara baca memantul
E. Apabila ada nun mati bertemu dengan huruf lam dengan cara baca tidak mendengung ANSWER : D
7. Sesuai dengan hadits Nabi bahwa membaca Al-Qur‟an dianjurkan tartil, fasih maka sanget dibutuhkan ilmu untuk membaca Al-Qur‟an ilmu tersebut adalah…dan siapakah penemunya....
A. Ilmu hadits yang ditemukan oleh Imam attobari
B. Ilmu tafsir yang ditemukan oleh Imam Jalaluddin assuyuti C. Ilmu Tajwid yang ditemukan oleh Imam Abul ‘Aswad Ad’dua’ly