BAB III METODE PENELITIAN
A. Pendekatan dan Jenis Penelitian
35
Islamiyah Curahjati Banyuwangi Tahun Pelajaran 2021/2022. Subjek dan objek di penelitian ialah guru kelompok B1 serta peserta didik kelompok B1 Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi.
B. Lokasai Penelitian
Adapun lokasi penelitian ini bertempat di Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi, yang berada JL. Raya No.23 Curahjati, Desa Grajakan Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi. Penentuan lokasi ini didasarkan karena di sekolah tersebut peneliti melihat telah dijalankannya beberapa upaya dalam pembelajaran mengembangkan kreativitas oleh guru kelompok B1, salah satunya dengan media kolase ampas kelapa.
C. Subyek Penelitian
Subyek penelitian merupakan sampel yang diambil dari populasi pada lokasi penelitian. Jadi bisa dikatakan subyek penelitian merupakan pihak atau orang yang bersinggungan langsung dengan ciri pada lokasi yang dirasa memiliki informasi terkait di lapangan.45
Penetapan subyek pada penelitian ini memakai purposive sampling, yaitu cara pengutipan sumber data menurut pemeriksaan tertentu. Misalnya seseorang lebih paham mengenai sesuatu yang kita butuhkan.46
Berikut pada penelitian disini subyek penelitian/ informasi yang terkait:
1. Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi 2. Guru Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi
45 Sugiyono, Metode penelitian kuantitatif dan R& D ( Bandung: Alfabeta,2017),219
46 Sugiyono, Metode penelitian kuantitatif dan R& D ( Bandung: Alfabeta,2017),219
3. Wali murid kelompok B1 Taman Kanak- Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi
D. Teknik Pengumpulan Data
Karena tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan data, maka teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis dalam proses penelitian. Peneliti biasanya menggunakan cara pengumpulan data observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, cara mengumpulkan data yang digunakan peneliti sebagai berikut:
1. Obsevasi
Tahap observasi peneliti mengamati pembelajaran mengembangkan kreativitas anak usia dini kelompok B1 melalui media kolase ampas kelapa, dalam penelitian, peneliti menggunakan teknik observasi yang digunakan adalah observasi partisipatif, yaitu observasi dimana peneliti terlibat dengan kegiatan sehari-hari orang yang sedang diamati atau yang digunakan sebagai sumber data penelitian. Pada observasi partisipatif peneliti ikut melakukan apa yang dikerjakan oleh subyek sebagai sumber data dan ikut merasakan suka dan duka yang diperoleh akan lebih lengkap, tajam, dan sampai mengetahui pada tingkat makna dari setiap perilaku yang tampak.
Penelitian melakukan observasi guna memperoleh penjelasan menggunakan teknik memantau fenomena yang diteliti yang ada di
wilayah Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati. Data yang diperoleh peneliti adalah:
a. Keadaan objek penelitian.
b. Profil Lembaga Taman Kanak-Kanak Islamiyah Cuarahjati
c. Untuk mengetahui mengembangkan kreativitas anak usia dini kelompok B1 melalui media kolase ampas kelapa di Taman Kanak- Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi Tahun Pelajaran 2021/2022.
d. Langkah-langkah mengembangkan kreativitas anak usia dini kelompok B1 melalui media kolase ampas kelapa di Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi Tahun Pelajaran 2021/2022.
2. Wawancara
Pada tahap ini melakukan wawancara secara maksimal dengan mengumpulkan informasi sebagai sumber data, kemudian melakukan wawancara kepada narasumber yang tepat dan sesuai dengan topik yang peneliti angkat, yaitu melakukan wawancara kepada kepala lembaga, guru kelompok B agar mendapatkan hasil wawancara yang sesuai. Peneliti menggunakan wawancara semi terstruktur karena tujuan dari wawancara jenis ini adalah untuk menemukan permasalahan secara lebih terbuka, dimana pihak yang diajak wawancara diminta pendapat, dan ide-idenya.
Dalam melakukan wawancara, peneliti perlu mendengarkan secara teliti dan mencatat apa yang dikemukakan oleh informan.47
47 Sugiyono, Metode Penelitian, 306.
Adapun data yang diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara ini adalah:
a. Wawancara kepada kepala sekolah Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati, terkait pembelajaran mengembangkan kreativitas anak usia dini kelompok B1 melalui media kolase ampas kelapa di Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi. Menggunakan kurikulum 2013 dan langkah-langkah membuat media kolase ampas kelapa ada lima tahapan yang dilaksanakan oleh guru seperti pembuatan RPPH, menyiapkan bahan-bahan yang digunakan dalam membuat media kolase ampas kelapa, memberikan pengarahan anak dalam melakukan kolase ampas kelapa, mengawasi dan mendampingi anak dalam membuat media kolase ampas kelapa, mengevaluasi kegiatan pembelajaran.
b. Wawancara pendidik Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati, terkait pembelajaran mengembangkan kreativitas anak usia dini kelompok B1 melalui media kolase ampas kelapa di Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi. Menggunakan kurikulum 2013 dan langkah- langkah membuat media kolase ampas kelapa ada lima tahapan yang dilaksanakan oleh guru seperti pembuatan RPPH, menyiapkan bahan- bahan yang digunakan dalam membuat media kolase ampas kelapa, memberikan pengarahan anak dalam membuat media kolase ampas kelapa, mengawasi dan mendampingi anak dalam membuat media kolase ampas kelapa, mengevaluasi kegiatan pembelajaran.
c. Wawancara kepada wali murid kelompok B1 Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati, terkait pembelajaran mengembangkan kreativitas anak usia dini kelompok B1 melalui media kolase ampas kelapa menggunakan kurikulum 2013.
Tabel 3.1
Data dan Indikator Wawancara
No Fokus penelitian Indikator
1 2 3
1 Bagaimana mengembangkan kreativitas anak usia dini kelompok B1 melalui media kolase ampas kelapa di Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi tahun 2021/2022.
a. Tujuan pembelajaran mengembangkan kreativitas melalui media kolase ampas kelapa
1) Melatih anak berfikir kreatif
2) Anak dapat
mengembangkan imajinasi dan ide-ide
3) Melatih anak membuat karya kolase
b. Kolase di laksanakan 1-3 kali pertemuan
c. Kurikulum dalam pembelajaran
mengembangkan kreativitas 2 Bagaimana langkah-langkah
mengembangkan kreativitas anak usia dini kelompok B1 melalui media kolase ampas kelapa di Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi tahun 2021/2022
a. Menentukan perencanaan pembelajaran (RPPH) b. Menyiapkan bahan-bahan
yang diperlukan 1) Bahan yang aman
digunakan
2) Bahan yang mudah ditemukan
3) Bahan yang tidak
mengelurkan biaya yang mahal
c. Memberikan pengarahan kolase
1) Anak tidak merasa kesulitan
No Fokus penelitian Indikator
1 2 3
2) Mempermudah anak dalam kegiatan pembelajaran
d. Mengawasi pembelajaran kolase
1) kondusif dalam kegiatan belajar
2) menyelesaikan tugas secara mandiri
e. Evaluasi pembelajaran kolase 1) kerapian dalam menempel 2) keuletan dalam
mempraktikan membuat media kolase
3) ketelitian dalam mengerjakan tugas 3. Teknik Dokumentasi
Pada tahap dokumentasi ini peneliti mengumpulkan beberapa informasi penting yang terkait pembelajaran mengembangkan kreativitas anak usia dini kelompok B1 melalui media kolase ampas kelapa saat pembelajaran di kelas. Dokumentasi yang dikumpukan peneliti berupa gambar, tulisan atau karya yang dilakukan peneliti adalah penyempurnaan pada pemakaian metode observasi dan wawancara. Hasil peneliti akan lebih dapat dipercaya jika diiringi dengan foto atau karya tulis akademik yang telah ada.”48
Berikut data yang didapat melalui teknik dokumentasi ini adalah:
a. Pelaksanaan media kolase ampas kelapa dalam mengembangkan kreativitas anak.
b. Foto-foto yang berkaitan dengan penelitian.
48 Sugiyono, Metode Penelitian kualitatif,82
E. Analisis Data
Dalam penelitian kualitatif, analisis data mengacu pada proses menekankan dan mengatur catatan lapangan yang dikumpulkan dari wawancara, observasi, dan sumber lain sehingga peneliti bisa mempresentasikan temuannya.
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan analisis dari pemikiran Miles & Humbermen. Adapun aktivitas yang dilakukan dalam analisis data yaitu:
1. Pengumpulan data
Saat data dikumpulkan peneliti mencari dulu data yang dibutuhkan (observai) mengenai pembelajaran mengembangkan kreativitas anak usia dini kelompok B1 melalui media kolase ampas kelapa di Taman Kanak- Kanak Islamiyah Curahjati. Selanjutnya melakukan penyusunan data di lapangan dengan wawancara guna terkumpulnya keterangan sesuai.
Keterangan yang dipakai di penelitian ialah mengembangkan kreativitas anak usia dini kelompok B1 melalui media kolase ampas kelapa di Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi.
2. Kondensasi data (Condensation)
Kondensasi data ialah proses pemilihan, pemutusatan, penyederhanaan, dan pengabstrakan data tindakan dari catatan lapangan, wawancara, transkip, dan dokumen serta catatan lapangan lainnya. Data akan menjadi lebih kuat sebagai hasil dari kondensasi data.49
49 Sugiyono, Metode penelitian kuantitatif dan R& D ( Bandung: Alfabeta,2017), 142
3. Penyajian data (display)
Pada aktivitas ini, akan terjadi pemeriksaan kesimpulan mengembangkan kreativitas anak usia dini kelompok B1 melalui media kolase ampas kelapa, juga dari sekumpulan informasi yang didapat dan bisa disusun sehingga mudah dipahami. Dengan penyajian data, maka peneliti lebih mudah menyusun hasil yang sudah dipahami.
4. Penarikan Kesimpulan (Conclusions Drawing)
Berikut dilakukan dengan mengumpulkan semua bukti-bukti hasil penelitian seperti dokumen proses pembelajaran mengembangkan kreativitas anak usia dini melalui media kolase ampas kelapa yang diikutkan dengan gambar ataupun data wawancara guna mendukung proses pengumpulan data. Kesimpulan yang peneliti kumpulkan harus bersifat valid dan konsisten agar kesimpulan yang dipaparkan bersifat kredibel. Peneliti menarik kesimpulan berdasarkan persoalan dalam kegiatan belajar mengajar guru yang monoton, kurangnya pemberian media yang berinovasi yang dapat membuat anak mudah bosan dalam kegiatan pembelajaran. Maka guru sebagai pendidik sekolah berusaha mengembangkan kreativitas anak dengan sebaik mungkin yang sesuai dengan tahap perkembangan usia anak.
F. Keabsahan Data
Keabsahan data hukum untuk menyatakan kebenaran juga kondisi data dalam suatu penelitian. Dalam memeriksa suatu data tersebut peneliti memakai trianggulasi, yaitu dengan menggabungkan sumber-sumber data
yang telah ada dari hasil investigasi, wawancara pada sumber yang terkait maupun pengumpulan dokumen hasil penelitian. Jenis trianggulasi dalam penelitian adalah trianggulasi teknik dan sumber, serta menurut jenis dan penelitiannya yaitu penelitian kualitatif. Tahap yang dijadikan peneliti yaitu mengecek informasi yang telah didapat dari sumber lainnya. Berikut penjelasanya:
1. Trianggulasi Sumber
Disini peneliti memeriksa kembali kualitas data yang didapat di Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati. Dengan teknik cek data yang sudah didapat dari berbagai sumber di Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati. Karena kedua trianggulasi itu memeriksa kualitas data dilakukan melalui, pembuktian keterangan yang sudah didapat di berbagai sumber.50
2. Trianggulasi Teknik
Dalam hal ini peneliti mengecek data-data yang sudah didapat dari berbagai sumber di Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati dengan mengaitkan sumber satu dengan lainnya, data hasil wawancara dan didukung dari hasil dokumentasi. Karena trianggulasi teknik ialah cara untuk menentukan keaslian dengan membuktikannya pada sumber sama menggunakan beberapa metodologi.51
50 Umar Usadiq dan Miftachul Choir, Metoe penelitian kualitatif Di Bidang Pendidikan (ponorogo: CV. Nata Karya, 2019), 94
5151 Umar Usadiq dan Miftachul Choir, Metoe penelitian kualitatif Di Bidang Pendidikan (ponorogo: CV. Nata Karya, 2019), 95
G. Tahap-Tahap Penelitian
Tahap- tahapan penelitian perlu dilakukan untuk memudahkan peneliti menyusun rancangan penelitian. Prosedur penelitian yang dilakukan melalui tiga tahap yaitu:
1. Tahap persiapan
Pada tahap ini ketiganya yang dilakukan antara lain:
a. Menyusun rancangan penelitian, yakni menetapkan beberapa hal sebagai berikut: judul penelitian, latar belakang penelitian, fokus penelitian, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan metode pengumpulan data.
b. Menentukan objek penelitian.
c. Mengurus surat perizinan.
d. Meninjau lapangan.
e. Mempersiapkan perlengkapan penelitian.
2. Tahapan Pelaksanaan a. Memasuki lapangan.
b. Konsultasi kebagian yang berwenang.
c. Mengumpulkan data.
d. Menganalisis data.
3. Tahap Analisis data
Pada tahap ini, peneliti menyusun kerangka laporan hasil penelitian, kemudian disimpulkan dalam bentuk karya ilmiah yaitu berupa skripsi
dengan mengacu pada peraturan penulisan karya tulisan ilmiah yang berlaku di Universitas Islam Negeri (UIN) KHAS Jember.
47 BAB IV
PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS
A. Gambaran Obyek Penelitian
Gambaran obyek penelitian mendeskripsikan gambaran umum obyek peneliti dan diikuti oleh sub-sub pembahasan yang disesuaikan dengan fokus yang akan diteliti. 52Gambaran obyek penelitian yang dimaksud peneliti dalam penelitian yang berjudul” Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini Kelompok B1 Melalui Media Kolase Ampas Kelapa di Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi Tahun 2021/202” ini adalah uraian singkat mengenai situasi dan kondisi pembelajaran kreativitas di Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati yang berada di Desa Gerajakan Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi pada tahun pelajaran 2021/2022 yang dijadikan sebagai lokasi penelitan.
Berikut ini merupakan gambaran singkat situasi dan kondisi Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi pada Tahun 2021/2022:
1. Sejarah berdirinya Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi
Yayasan pendidikan islam Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati didirakan sejak tahun 1986 terletak di jl. Raya No. 23 Curahjati Desa Grajakan Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi dan berdiri di tanah milik yayasan seluas 540 M. Awal berdirinya Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati untuk pertama kalinya hanya memiliki dua ruang
52Tim Penyusun,94.
kelas saja, dan status bangunan masih meminjam di area parkir milik masjid. Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati didirikan pada tahun 1986 dalam rangka mencetak generasi yang berakhlakul karimah bagi nusa dan bangsa dan menanamkan islam ahlusunah waljamaah. 53
2. Profil TK Islamiyahcurahjati
a. Nama lembaga : TK Islamiyah Curahjati b. Alamat : Jl. Raya No.23 Curahjati c. Desa : Grajakan
d. Kecamatan : Purwoharjo e. Kabupaten :Banyuwangi f. No. Telp./ HP :081358804532 g. Status Sekolah : Swasta
h. NSS :002052503024 i. NIS :00030
j. Tahun beroprasi/berdiri : 03 Juli 1986 k. Status Tanah : Wakaf l. Luas Tanah :540M m. Nama Kepala sekolah : MARSIH
n. SK. Kepala sekolah : PC/1901/SK/B-1/VII/2010
o. Nama Yayasan : Lembaga Pendidikan Ma’arif NU54
53 TK Islamiyah Curahjati Banyuwangi,” Sejarah TK Islamiyah Curahjati Banyuwangi” 30 November 2022.
54 TK Islamiyah Curahjati Banyuwangi,” Profil TK Islamiyah Curahjati Banyuwangi” 30 November 2022.
3. Visi Dan Misi Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi a. Visi: menjadikan anak berakhlak, kreatif, tanggung jawab, mandiri,
sehat jasmani dan rohani dan bisa menyesuaikan diri di lingkungan.
b. Misi:
1) Menciptakan generasi yang islami
2) Menjadikan anak kreatif, imajinatif dan kaya gagasan
3) Mengembangkan seluruh kemampuan diri yang dimiliki anak sesuai dengan tahapan
4) Memiliki kemampuan untuk menyelesaikan permasalahannya sendiri tanpa bantuan.
5) Memiliki kemampuan untuk menjadi pemikir yang kritis dan mampu menentukan pilihan yang tepat.
6) Memiliki perhatian terhadap masyarakat dan Negara.55 4. Kegiatan Kelembagaan
Pembelajaran aktif di Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi berjalan selama 6 hari yaitu mulai hari senin sampai sabtu diawali dari pukul 07:00 sampai 09:30 WIB. Pada proses pembelajaran terdiri dari 4 tahap, Yaitu:
a. Kegiatan pembuka
Kegiatan pembuka merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengawali pembelajaran di pagi hari, yang bertujuan untuk membuat anak siap menerima kegiatan pembelajaran dengan hati senang dan
55 TK Islamiyah Curahjati Banyuwangi,” Visi dan Misi TK Islamiyah Curahjati Banyuwangi” 30 November 2022.
semangat dalam mengikuti pelaksanakan pembelajaran, dengan melakukan kegiatan seperti berbaris terlebih dahulu di depan halaman kelas masing-masing, setelah itu guru memberikan arahan untuk berdoa bersama-sama, setelah itu guru mengkordinasikan anak-anak utuk bernyanyi bersama, dan dilanjutkan dengan senam kecil dan ditutup dengan berdoa.
b. Kegiatan inti pembelajaran
Setelah melaksanakan kegiatan pembuka anak-anak kembali memasuki kelas mereka masing-masing. Dan pendidik memulai dengan kegiatan inti, dalam kegiatan inti guru menerapkan sesuai dengan isi RPPH yang sudah dirancang oleh guru kelas.
c. Kegiatan istirahat
Setelah anak selesai melakukan kegiatan inti, anak diperbolehkan untuk istirahat di dalam kelas, dan anak-anak di perbolehkan untuk membuka bekal mereka masing-masing yang telah dibawa dari rumah, sebelum anak-anak makan mereka diharuskan untuk mencuci tangan sebelum makan dan dilanjut dengan membaca doa sebelum makan.
d. Penutup
Sebelum pendidik mengakhiri pembelajaran yang telah dilaksanakan, pendidik mengulang kembali pembelajaran yang telah disampaikan hari ini, sebelum anak-anak meninggalkan ruang kelas anak-anak dipersilahkan untuk membereskan alat-alat belajar, setelah
itu melakukan kegiatan penutupan yakni anak-anak sebelum meninggalkan kelas pendidik memberikan kuis dan dilanjutkan dengan bernyanyi dan setelah itu ditutup dengan doa selesai belajar dan doa keluar kelas.56
5. Struktur organisasi, data pendidikan, peserta didik, dan sarana prasarana
a. Struktur Organisasi Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati
Salah satu bagian yang penting dari keberadaan lembaga sebagai sistem adalah adanya struktur organisasi lembaga merupakan bagian dari pedoman arah kepemimpinan yang menunjukkan adanya pembagian tugas, koordinasi dan kewenangan dalam jabatan.
Berdasarkan data yang diperoleh dari tata usaha, maka dapat dikemukakan struktur organisasi Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati sebagai berikut:57
56 Dewi Narti, di wawancarai oleh penulis, 30 November 2022.
57 Dokumentasi, jember, 30 November 2022
PELINDUNG
KEPALA DESA GRAJAKAN PENASEHAT
Drs.LAMIDI
KEPALA SEKOLAH MARSIH
BENDAHARA SEKOLAH DEWI NATI
GURU KELOMPOK B
-KHBIBAH
GURU KELOMPOK A
-HANDAYANI -RITNA DYAH W.
GURU KELOMPOK B -DEWI NARTI
-WINARNI DWI S
GURU KELOMPOK A
-ICUN WAHYUNI -ZIADATUL F
PENIAGA P. ANTOK
SISWA MASYARAKA Struktur Organisasi
Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Tahun Ajaran 2021/2022
b. Data Guru Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati
Penyelenggaraan pendidikan di lembaga ini melibatkan guru.
Sumberdaya manusia pada Taman Kanak Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi Pada Tahun Pelajaran 2021/2022 adalah sebagai berikut;
Tabel 4.1
Data Guru Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi58 Tahun Pelajaran 2021/2022
No NAMA NIPEM TTL KET
1 2 3 4 5
1. Marsih, S.Pd 992161024 Banyuwangi 01 Januari 1963
Kepala sekolah 2. Dewi narti 197710152003052001 Banyuwangi 15
Oktober 1997
Guru kelas
3. Handayani 510234919 Banyuwangi 06
Januari 1970
Guru kelas 4. Icun wahyuni 197906102005062001 Banyuwangi 10
Juni 1979
Guru kelas 5. Khabibah 196804191988072001 Banyuwangi 19
Apiril 1968
Guru kelas 6. Ritna dyah
wiyatsari
199203272018022001 Banyuwangi Maret 27 1992
Guru kelas 7. Senja jelita
wangi
Banyuwangi 17 Desember 1996
Guru kelas 8. Winarni dwi
susanti
198007102004032001 Banyuwangi 10 Juli 1980
Guru kelas 9. Zidatul
farihah
198606072013072001 Banyuwangi 07 Juni 1986
Guru kelas c. Peserta didik
Jumblah peserta didik Taman Kanak- Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi Tahun Pelajaran 2021/2022 kelompok B sebanyak 62 murid sebagai berikut:
Table 4.2
Data Peserta Didik Kelompok B TK Islamiyah Curahjati59 Banyuwangi tahun pelajaran 2021/2022
Kelas JUMBLAH SISWA
Laki-laki Perempuan Jumblah
B1 12 9 21
B2 9 10 19
B3 11 11 22
58 TK Islamiyah Curahjati Banyuwangi,” Data Pendidik TK Islamiyah Curahjati Banyuwangi” 30 November 2022.
59 TK Islamiyah Curahjati Banyuwangi,” Data peserta didik kelompok BTK Islamiyah Curahjati Banyuwangi” 30 November 2022.
Table 4.3
Data Peserta Didik Kelompok B1 TK Islamiyah Curahjati60 Banyuwangi tahun ajaran 2021-2022.
No Nama peserta didik kelas B1 No Nama peserta didik kelas B1 1. Aidil Akbar Sasminta 12. Ananda Muhamad Rizki 2. Anggun Felicia Violani Putri 13. Misya Khoirunnisa 3. Muhammad Bais Musyafar 14. Imasakhi Randu Sauqiya
4. Dj Arnata 15. Edwand Raka Kurniawan
5. Ahmad Fadil Hasan Hanafi 16. Reza Alvian Nakula 6. Muhammad Umar Faruq 17. Tegar Adi Pratama 7. Arufa Raihanu 18. Azhar Janatan
8. Mella Suci Ramadhani 19. Hinata Cyla Andromeda 9. Naila Akifa Islami 20. Nasywah Zahiran Az-Zahra 10. Nero Azmi Al Faruq 21. Muhammad Arsakha Setiawan 11 Nabila Ramadani
d. Sarana dan Prasarana Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi tahun ajaran 2021/2022
Sejak awal berdirinya Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati ini secara bertahap berupaya untuk meningkatkan pengembangan sarana dan prasarana pendidikan untuk menunjang proses belajar mengajar Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati. Sampai saat ini Sarana dan prasarana yang telah dimiliki oleh Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati ini adalah sebagai berikut:
60 TK Islamiyah Curahjati Banyuwangi,” Data peserta didik kelompok B1 TK Islamiyah Curahjati Banyuwangi” 30 November 2022.
Tabel 4.4
Sarana dan Prasarana Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi61 Tahun Pelajaran 2021/2022
No Nama barang Jumblah
1. Meja guru 5
2. Papan tulis 5
3. Meja murid 21
4. Almari besar 8
5. Rak sepatu 5
6. Tempat sampah 6
7. P3k 6
8. Jam dinding 1
9. Wastafel 4
10. Ayunan 4
11. Papan luncur 3
12. Soud system 1
13. Kipas angina 4
14. Alat ukur berat badan 6 15. Alat ukur tinggi badan 6
16. Papan luncur 3
B. Penyajian data dan analisis data
Penyajian data dan analisis data memuat uraian data dan temuan yang diperoleh peneliti dengan menggunakan metode dan prosedur yang telah diuraikan seperti pada BAB III.62Sebagai bukti dan hasil penelitian maka perlu disajikan beberapa data hasil observasi, wawancara, dan juga dokumentasi sebagai pendukung hasil penelitian, penyajian data digunakan untuk menjawab pada fokus masalah peneliti dengan mengacu pada rumusan masalah, kerangka teori seta data-data yang terdapat dalam obyek penelitian.
Berikut data-data yang ada dan mengacu pada fokus penelitian, sebagai berikut:
61 TK Islamiyah Curahjati Banyuwangi,” Sarana dan Prasarana TK Islamiyah Curahjati Banyuwangi” 30 November 2022.
62 Tim penyusun ,Pedoman Karya Tulis Ilmiah, 94.
1. Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini kelompok B1 Melalui Media Kolase Ampas Kelapa di TK Islamiyah Curahjati Banyuwangi.
Penelitian ini dilakukan oleh peneliti di Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Desa Grajakan Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi pada senin 30 Noveber 2021 dapat diketahui bahwa jumlah peseta didik kelompok B berjumblah 62 anak, yang dibagi menjadi 3 kelas yaitu: kelas B1 berjumblah 21 siswa terdiri dari 10 laki-laki dan 9 perempuan dan 1 guru kelas, kelas B2 berjumblah 19 siswa terdiri dari 9 laki-laki dan 10 perempuan dan 1 guru kelas, kelas B3 terdiri dari 11 laki- laki dan 11 perempuan dan 1 guru kelas.
Dari hasil observasi di Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati Banyuwangi peneliti menemukan mengembangkan kreativitas anak usia dini dilakukan melalui media kolase ampas kelapa. Dalam mengembangkan kreativitas anak guru menggunakan kurikulum 2013, media kolase ampas kelapa dilakukan satu minggu tiga kali agar anak tidak merasa bosan dalam kegiatan pembelajaran, dan perkembangan anak dapat berkembang secara optimal. Sedangkan tujuan dari pembelajaran media kolase ampas kelapa yaitu anak dapat berkreasi dengan berlatih membuat suatu karya dengan menggunakan bahan yang sudah tidak terpakai seperti ampas kelapa, dan melatih anak berfikir kreatif dalam mendaur ulang bahan alam yang sudah tidak memiliki nilai guna seperti ampas kelapa.
Berdasarkan wawancara dengan kepala sekolah Taman Kanak- Kanak Islamiyah Curahjati, Ibu Marsih menjelaskan bahwa Tujuan pembelajaran kolase sebagai berikut:
“Nggeh ada mbak, Menurut pendapat saya selaku kepala sekolah Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati, dalam pembelajaran mengembangkan kreativitas anak pendidik memilih menggunakan media kolase dengan menggunakan bahan alam yang ada dilingkungan rumah yang sudah tidak memiliki nilai guna. Yaitu ampas kelapa, selain tidak memperlukan biaya yang mahal bahannya pun mudah didapatkan. Tujuan dalam pengembangan kreativitas melalui kolase ampas kelapa sendiri di Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati yaitu melatih anak agar dapat berfikir kreatif dalam mendaur ulang bahan yang sudah tidak memiliki nilai guna sehingga menjadi karya seni, anak dapat menuangkan imajinasi dan ide-ide mereka melalalui media kolase ampas kelapa. Sedangkan dalam pelaksanaan membuat media kolase ampas kelapa di Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati, guru bisanya Melaksanakan membuat kolase dalam satu minggu biasanya 2-3 kali pertemuan saja agar anak tidak mudah merasa bosan, perkembangan anak dapat berkembang sesuai dengan tahap perkembangan anak, seperti motorik halus anak jika kolase dilakukan secara berulang-ulang maka perkembangan motorik anak akan dengan sendirinya juga ikut berkembang dengan baik, dalam kegiatan belajar.”63
Sependapat dengan Marsih, Dewi Narti, selaku guru kelompok B1 di Taman Kanak-Kanak Islamiyah Curahjati, memaparkan juga, bahwasanya:
“Iya mbak di dalam kelas saya juga mengajarkan anak-anak tentang pembelajaran mengembangkan kreativitas, melalui media kolase ampas kelapa tujuannya agar anak dapat mengekspresikan pikiran- pikiran, imajinasi seperti anak belajar mengenal warna ampas kelapa, dan melatih anak memadukan berbagai jenis warna. Jadi anak terbiasa memadukan warna yang sesuai dengan keinginan anak.
Namun tujuan saya memilih media kolase menggunakan amapas kelapa, yaitu memberikan inofasi atau trobosan baru kepada anak, dan bahannya mudah didapatkan dilingkungan rumah, karna bahan yang umum digunakan dalam media kolase kita biasanya hannya menggunakan kertas origami dan biji-bijian. Untuk pelaksanaan media kolase, biasanya saya menerapkan dalam satu pekan hanya tiga kali pertemuan saja. Selanjutnya kita beri selingan dengan
63 Marsih, diwawancarai oleh penulis, Banyuwangi, 30 November 2021