• Tidak ada hasil yang ditemukan

rendah adalah penciptaan dalam dimensi Tangible. Oleh karena itu, Bank sebaiknya mulai mempertimbangkan indikator-indikator yang membentuk dimensi ini dan kemudian mewujudkannya, seperti menambah jumlah teller yang menurut hasil penelitian sebagian besar nasabah menyatakan jumlahnya tidak mencukupi. Sedangkan dimensi pembentuk satisfaction yang harus mulai ditingkatkan adalah Speed of Transaction atau kecepatan transaksi antara pelanggan dan karyawan. Realisasinya dapat dilakukan dengan menambah jumlah karyawan secara fleksibel jika ada penambahan jumlah pelanggan yang datang dalam waktu tertentu (misal Haji). Ini bisa menjaga tingkat kepuasan pelanggan.

Kedua, Melfa Yola dan Duwi Budianto (2016) Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Kualitas Pelayanan Dan Harga Produk Pada Supermarket Dengan Menggunakan Metode Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian ini adalah terdapatnya 11 faktor yang harus dibayar perusahaan perhatian dan itu ditunjukkan dalam diagram kartesius.

Ketiga, (Cahyani, 2016) Tingkat Kepuasan Nasabah Terhadap Kualitas Layanan Perbankan Syariah di Yogyakarta. Hasil penelitian ini mengenai kepuasan nasabah perbankan syariah dengan kualitas layanan lebih tinggi dari sedang (cukup tinggi). Faktor-faktor yang berpengaruh besar terhadap kepuasan nasabah di perbankan syariah adalah responsivitas, kepatuhan dan empati. Melalui analisis varian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan kualitas yang signifikan pada masing-masing bank syariah.

Keempat, Veron Farminta ,Sigit Mujiharjo dan Karona Cahya Susena (2015) Analisis Kualitas Pelayanan Industri Jasa Olah Raga dengan Menggunakan Metode ServQual dan Importance Performance Analysis (IPA).

Dari hasil penelitian diperoleh bahwa beberapa dimensi yang harus dilakukan perbaikan antara lain adalah kondisi lapangan yang baik (rumput sintetis, gawang, bola, jaring), menyelenggarakan turnamen, dan jaminan keamanan barang-barang pelanggan di locker room.

Kelima, Farid Fauzi dan Ansor Nasution (2019) Studi Empiris Kualitas Pelayanan Melalui Model ServQual (Service Quality) dan IPA (Important Performance Analysis) Pada Mahasiswa Jurusan Tarbiyah Stain Gajah Putih Aceh. Berdasarkan hasil penelitian terdapat tiga atribut layanan yang mempunyai kategori yang harus mendapatkan perhatian khusus,sembilan atribut layanan yang berkategori layanan yang baik tetapi mempunyai tingkat prioritas yang rendah, sepuluh atribut layanan yang berkategori atribut layanan yang mempunyai harapan dan persepsi yang rendah serta empat atribut layanan yang mempunyai kategori kinerja yang baikdan telahmelampui harapandari para mahasiswa.

Keenam, Rahman Manurung, Supriyadi dan Tri Joko Wibowo (2016) Perbaikan Kualitas Layanan dengan Pendekatan ServQual dan Importance Performance Analysis. Menunjukkan bahwa tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan rata-rata masih kurang memuaskan. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan dapat dilakukan dengan membina

komunikasi dengan pihak supplier (Pertamina) untuk membuat pipa khusus agar aliran gas dari supplier tidak terbagi dengan distributor lain, pembuatan control valve otomatis dari supplier, melakukan service berkala , kerjasama dengan pemasok lain untuk mencadangkan gas ketika pasokan dari pemasok utama terganggu, dan memberikan kompensasi pasokan gas kepada konsumen yang mengalami kekurangan pasokan gas.

Ketujuh, R. Abdul Jalal dan Ibnu Jayamandau (2016) Analisis Tingkat Kualitas Pelayanan Dengan Mengintegrasikan Metode Service Quality Ke Dalam Metode Importance And Performance Analysis (Studi Kasus : Cha - Cha Milk Tea). Menunjukkan tingkat kepuasan pelayanan kurang memuaskan, karena skor kepuasan kurang dari 1. Hasil penelitian ini menunjukkan atribut

“Toilet yang bersih” merupakan atribut dengan nilai negatif terbesar, dan lainnya. Atribut yang menjadi prioritas peningkatan adalah: “Karyawan yang selalu memberi salam dan sapa”,“Adanya iklan yang menarik minat pelanggan”,“ Sarana parkir yang luas”, “Toilet yang bersih”,“ Tersedianya pengharum ruangan ”, dan “ Selalu mengedepankan layanan profesional ”.

Kedelapan, (Aldila, 2018) Analisis Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah Menggunakan Model CARTER di BPRS Amanah Ummah Leuwiliang Bogor. Hasil penelitian ini adalah dimensi Compliance, Reliability dan Tangible yang berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan nasabah.

Dimensi Assurance. Empathy dan Responsiveness tidak berpengaruh

secara signifikan terhadap kepuasan nasabah di BPRS Amanah Ummah Leuwiliang Bogor.

Kesembilan, Abu Amar Fauzi (2017) Mengukur pengaruh kualitas layanan model CARTER terhadap kepuasan nasabah perbankan syariah Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan bank syariah memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan nasabah. Empati memiliki pengaruh paling kuat terhadap kepuasan nasabah bank syariah.

Namun kepatuhan menjadi dimensi kualitas layanan terendah yang mempengaruhi kepuasan nasabah bank syariah di Indonesia.

Kesepuluh, Efrita Soviyanti (2016) Analisis Kualitas Jasa Pada Bisnis Perbankan Syariah Berdasarkan Adaptasi Model CARTER. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dikelompokkan menjadi 8 faktor. Kedelapan faktor tersebut mempengaruhi kepuasan pelanggan secara langsung sebesar 12,01% dan secara tidak langsung sebesar 36%. Tingkat kepuasan nasabah perbankan syariah yang dianalisis dengan adaptasi model CARTER menunjukkan bahwa 56% responden menyatakan puas terhadap layanan perbankan syariah di Pekanbaru. Peningkatan kualitas dapat dilakukan untuk keandalan, kompetensi, daya tanggap, jaminan, emphaty, berwujud mengetahui pelanggan dan kepatuhan.

Kesebelas, Zainurin Dahari, M Abduh dan Kim-Shyan Fam (2015) Measuring Service Quality in Islamic Banking: Importance-Performance Analysis Approach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima

dimensi utama yaitu kehandalan, hubungan dengan nasabah bank, bukti fisik, shariah issues, and rates and charges. Dimana kehandalan, rate and charges, dan hubungan dengan nasabah bank berada pada kuadran kritis, sehingga di perlukan perhatian khusus dari bank.

Keduabelas, Safiek Mokhlis, Zuha Rosufila Abu Hasan dan Azizul Yadi Yaakop (2014) Tertiary Students’ Assessment of Service Quality in the Malaysian Banking Industry: An Importance-Performance Analysis. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara kepentingan dan kinerja pada dimensi layanan bank. Serta memiliki implikasi penting untuk ara penelitian di masa mendatang.

Tabel 2. 1 Penelitian Terdahulu

No Peneliti (Tahun)

Judul Penelitian

Metode Penelitian Hasil Penelitian Persamaan Perbedaan

1. Muhammad Ali

Ramdhani, Abdullah Ramdhani, dan Dinar Mariam Kurniati

Australian Journal of Basic and Applied Sciences, 5(9): 1099- 1104, 2011

The

Influence Of Service Quality Toward Customer Satisfaction Of Islamic Sharia Bank

• Dimensi CARTE R

Analisis SEM

Dampak CARTER terhadap Customer Satisfactio n

• Dimensi yang sangat

mendukung terbentuknya kualitas pelayanan bagi pelaku usaha jasa berbasis syariah adalah compliance.

Sedangkan dimensi satisfaction yang pertama adalah

Tabel 2.2 Penelitian Terdahulu (Lanjutan)

No Peneliti (Tahun)

Judul Penelitian

Metode Penelitian Hasil Penelitian Persamaan Perbedaan

professionalis m,

responsivenss, completeness, availibility of service dan speed of transaction.

2. Melfa Yola dan Duwi Budianto

Jurnal Optimasi Sistem Industri, 2013

Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Kualitas Pelayanan Dan Harga Produk Pada Supermarke t

Dengan Menggunak an Metode Importance Performanc e Analysis

Importa nce- Perform ance Analysis

ServQual- CARTER

• Terdapat 11 faktor yang harus dibayar perusahaan perhatian dan itu

ditunjukkan dalam Diagram Kartesius

4.

3.

Putri Dwi Cahyani (2016).

Esensi:

Jurnal Bisnis dan Manajemen Volume 6 (2), Oktober 2016

Tingkat Kepuasan Nasabah Terhadap Kualitas Layanan Perbankan Syariah di Yogyakarta

Dimensi CARTE R

Analisis SEM

• Faktor-faktor yang

berpengaruh besar terhadap kepuasan nasabah di perbankan syariah adalah responsivitas, kepatuhan dan empati.

Melalui

Tabel 2.2 Penelitian Terdahulu (Lanjutan) No Peneliti

(Tahun)

Judul Penelitian

Metode Penelitian Hasil Penelitian Persamaan Perbedaan

analisis varian dapat

disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan kualitas yang signifikan pada masing- masing bank syariah.

4. Veron Farminta ,Sigit Mujiharjo dan Karona Cahya Susena Jurnal Agroindustr i

Vol. 5 No. 1 Mei 2015

Analisis Kualitas Pelayanan Industri Jasa Olah Raga Dengan Menggunak an Metode ServQual Dan

Importance Performanc e

analysis (IPA)

Importa nce- Perform ance Analysis

ServQua l

• Dimensi CARTER

• Objek Penelitian

• Dari hasil penelitian diperoleh bahwa beberapa dimensi yang harus

dilakukan perbaikan antara lain adalah kondisi lapangan yang baik (rumput sintetis, gawang, bola, jaring), menyelenggar akan

turnamen, dan jaminan keamanan barang-barang pelanggan di locker room

Tabel 2.2 Penelitian Terdahulu (Lanjutan)

No Peneliti (Tahun)

Judul Penelitian

Metode Penelitian Hasil Penelitian Persamaan Perbedaan

5. Farid Fauzi dan Ansor Nasution

Jurnal Evaluasi Vol. 3 No. 2 2019

Studi Empiris Kualitas Pelayanan Melalui Model ServQual (Service Quality) Dan IPA (Important Performance Analysis) Pada Mahasiswa Jurusan Tarbiyah Stain Gajah Putih Aceh

Importance- Performanc e Analysis ServQual

• Dimensi CARTERO bjek Penelitian

• Berdasarkan hasil

penelitian terdapat tigaatribut layanan yang mempunyai kategori yang harus mendapatka n perhatian khusus,semb ilan atribut layanan yang

berkategori layanan yang baik tetapi

mempunyai tingkat prioritas yang rendah, sepuluh atribut layanan yang berkategori atribut layanan yang mempunyai harapan dan persepsi

Tabel 2.2 Penelitian Terdahulu (Lanjutan)

No Peneliti (Tahun)

Judul Penelitian

Metode Penelitian Hasil Penelitian Persamaan Perbedaan

yang rendah serta empat atribut layanan yang mempunyai kategori kinerja yang baikdan telahmelamp ui

harapandari para

mahasiswa 6. Rahman

Manurung ,Supriyadi,dan Tri Joko Wibowo Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, Vol. 2 No. 1 2016

Perbaikan Kualitas Layanan dengan Pendekatan ServQual dan

Importance Performanc e Analysis

Importan ce- Performa nce Analysis ServQual

• Dimens i CARTE R Objek Peneliti an

• Menunjukka n bahwa tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan rata-rata masih kurang memuaskan.

Untuk meningkatka n kualitas pelayanan dapat dilakukan dengan membina komunikasi dengan pihak supplier (Pertamina) untuk membuat pipa khusus agar aliran

Tabel 2.2 Penelitian Terdahulu (Lanjutan)

No Peneliti (Tahun)

Judul Penelitian

Metode Penelitian Hasil Penelitian Persamaan Perbedaan

gas dari supplier tidak terbagi 7. R. Abdul

Jalal dan Ibnu Jayamand au

Jurnal Teknolog i Industri Vol. 22 No. 1 2016

Analisis Tingkat Kualitas Pelayanan Dengan Mengintegrasi kan Metode Service Quality Ke Dalam Metode Importance And

Performance Analysis (Studi Kasus : Cha - Cha Milk Tea)

Importan ce- Performa nce Analysis

ServQual

• Dimens i- CARTE R

• Objek Peneliti an

• Menunjukka n

tingkat kepuasan pelayanan kurang memuaskan, karena skor kepuasan kurang dari 1.

• Atribut

“Toilet yang bersih”

merupakan atribut dengan nilai negatif terbesar, dan lainnya Atribut yang menjadi prioritas peningkatan adalah:

“Karyawan yang selalu memberi salam dan sapa”,“Adan ya iklan yang

menarik minat pelanggan”,

“ Sarana parkir yang luas”,

“Toilet yang

Tabel 2.2 Penelitian Terdahulu (Lanjutan)

No Peneliti (Tahun)

Judul Penelitian

Metode Penelitian Hasil Penelitian Persamaan Perbedaan

bersih”,“

Tersedianya pengharum 8. Siti

Amelia Aldila An- Nisbah:

Jurnal Ekonomi Syariah Volume 04, Nomor 02, April 2018

Analisis Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah Mengguna kan Model CARTER di BPRS Amanah Ummah Leuwilian g Bogor

Dimensi CARTER dengan SERVQUA L

• Objek Penelitian

• Dimensi Compliance, Reliability dan Tangible yang

berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan nasabah.

• Dimensi Assurance, Empathy, dan

Responsiven ess tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan nasabah di BPRS Amanah Ummah Leuwiliang Bogor.

9. Abu Amar Fauzi Journal Business and Banking

Mengukur pengaruh kualitas layanan model CARTER terhadap kepuasan nasabah

CARTER Importance -

Performan ce Analysis

• Menunjukka n bahwa kualitas pelayanan bank syariah memiliki hubungan yang signifikan

Tabel 2.2 Penelitian Terdahulu (Lanjutan)

No Peneliti (Tahun)

Judul Penelitian

Metode Penelitian Hasil Penelitian Persamaan Perbedaan

Vol. 6 No. 2 2017

perbankan syariah Indonesia

dengan kepuasan nasabah.

Empati memiliki pengaruh paling kuat syariah.

Namun kepatuhan menjadi dimensi kualitas layanan terendah yang mempengaruh i kepuasan nasabah bank syariah di Indonesia 10 Efrita

Soviyant i

Jurnal Daya Saing Vol. 2 No.1 2016

Analisis Kualitas Jasa Pada Bisnis Perbankan Syariah Berdasarka n Adaptasi Model CARTER

ServQual- CARTER

Importanc e-

Performan ce

Analysis

• Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dikelompokka n menjadi 8 faktor.

• Kedelapan faktor tersebut mempengaruh i kepuasan pelanggan secara langsung sebesar 12,01% dan secara tidak langsung sebesar 36%.

• Tingkat kepuasan nasabah

Tabel 2.2 Penelitian Terdahulu (Lanjutan)

No Peneliti (Tahun)

Judul Penelitian

Metode Penelitian Hasil Penelitian Persamaan Perbedaan

perbankan syariah yang dianalisis dengan adaptasi model CARTER layanan perbankan syariah di Pekanbaru.

Peningkatan kualitas dapat dilakukan untuk keandalan, kompetensi, daya tanggap, jaminan, emphaty, berwujud mengetahui pelanggan dan kepatuhan.

Kata Kunci:

Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pelanggan, SERVQUAL, Model CARTER.

11 Zainurin Dahari, M Abduh dan Kim- Shyan

Measuring Service Quality in Islamic Banking:

Importance- Performance

Importance- Performanc e Analysis

CARTER • Hasil penelitian menunjukkan bahwa

terdapat lima dimensi utama yaitu

Tabel 2.2 Penelitian Terdahulu (Lanjutan)

No Peneliti (Tahun)

Judul Penelitian

Metode Penelitian Hasil Penelitian Persamaan Perbedaan

Fam Asian Journal Of Business Research Vol. 5 No.1 2015

Analysis Approach

kehandalan, hubungan dengan

nasabah bank, bukti fisik, shariah

issues, and rates and charges.

Dimana kehandalan, rate and charges, dan hubungan dengan

nasabah bank berada pada kuadran kritis, sehingga di perlukan perhatian khusus dari bank.

12 Safiek Mokhlis, Zuha Rosufila Abu Hasan dan Azizul Yadi Yaakop Mediterran ean Journal of Social Sciences Vol. 5 No. 1 2014

Tertiary Students’

Assessment of Service Quality in the

Malaysian Banking Industry:

An

Importance -

Performanc e Analysis

Importanc e-

Performan ce Analysis

ServQual- CARTER

• Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara kepentingan dan kinerja pada dimensi layanan bank.

Serta memiliki implikasi penting untuk ara penelitian

di masa

mendatang

Dokumen terkait