ANALISIS TRANSAKSI
F. Penemuan dan Koreksi Kesalahan
Saat melakukan jurnal atau posting transaksi, dapat saja terjadi kesalahan, namun yang harus diperhatikan apakah kesalahan tersebut material atau tidak. Jika kesalahannya tidak material,maka tergantung perusahaan apakah akan melakukan koreksi atau tidak. Tetapi jika kesalahannya material maka diperlukan koreksi terhadap transaksi tersebut. Neraca saldo merupakan cara yang paling efektif untuk menentukan kesalahan di dalam buku besar, namun neraca saldo hanya mengindikasi bahwa jumlah debit dan kredit adalah sama. Jumlah debit dan kredit neraca saldo yang tidak sama mungkin disebabkan oleh terjadinya satu atau lebih kesalahan berikut:
1. Kesalahan penyiapan neraca
a. Kesalahan penjumlahan kolom
b. Kesalahan mencatat angka-angka ke neraca saldo c. Saldo dimasukkan ke kolom yang salah atau diabaikan 2. Kesalahan saldo akun
a. Kesalahan menghitung saldo
b. Saldo dimasukkan ke kolom akun yang salah 3. Kesalahan posting
a. Jumlah yang dimasukkan suatu akun salah b. Debit dipostingkan sebagai kredit atau sebaliknya c. Posting debit atau kredit diabaikan
Namun terdapat kesalahan tertentu yang tidak akan berpengaruh terhadap keseimbangan debit dan kredit yaitu:
1. Transaksi tidak dicatat dalam buku besar.
Apabila terdapat transaksi yang tidak dicatat dalam buku besar, misalnya karena lupa atau sengaja tidak dicatat, maka keseimbangan saldo akun tidak akan terganggu.
2. Kesalahan pencatatan jumlah yang sama pada sisi debit dan kredit pada buku besar.
Apabila terjadi kesalahan dalam melakukan pencatatan jumlah dan kesalahan tersebut terjadi pada waktu melakukan pendebitan maupun pengkreditan maka kesalahan seperti itu tidak akan mengganggu keseimbangan debit dan kredit.
3. Pendebitan atau pengkreditan transaksi benar tetapi pada akun yang salah.
Misalnya pembayaran sewa gedung R 1.500,- yang seharusnya dicatat pada akun kas dengan mengkredit kas Rp 1.500,- dicatat menjadi debit gaji pegawai Rp 1.500,- dan kredit kas Rp 1.500,-. Kesalahan mencatat seperti ini tidak mengganggu keseimbangan debit dan kredit.
4. Kesalahan yang saling menutupi.
Kesalahan yang saling menutupi misalnya: rekening kas dicatat terlalu besar Rp 1.000,- sementara dipihak lain rekening Utang Dagang di catat terlalu besar Rp 1.000,- sehingga sisa jumlah a jumlah debet dan kredit tetap seimbang.
5. Pencatatan transaksi yang sama lebih dari satu kali
Dibutuhkan ketelitian yang tinggi untuk mencatat transaksi dalam jurnal dan melakukan posting ke buku besar. Akurasi yang tinggi dalam menentukan saldo akun dan pelaporannya pada neraca saldo sangat diperlukan. Kesalahan dalam akun dapat ditemukan dengan berbagai cara:
1. Melalui prosedur audit 2. Secara tidak sengaja 3. Memeriksa neraca saldo
Jika jumlah debit dan kredit dalam neraca saldo tidak sama selisihnya harus ditentukan sebelum mencari kesalahan. Besarnya selisih antara kedua jumlah total neraca saldo seringkali dapat menjelaskan sifat kesalahan atau menjelaskan dimana terjadi kesalahan. Kekeliruan lainnya dikenal sebagai transposisi dan slide. Transposisi terjadi bila urutan digit dalam angka ayat jurnal berubah secara tidak sengaja misalnya Rp5.200.000 berubah menjadi Rp2.500.00. Slide terjadi jika kesalahan penempatan jumlah misalnya Rp5.200.000,- diposting menjadi Rp520.000. Jika kesalahan tidak ditemukan dalam neraca saldo maka langkah-langkah dalam prosedur akuntansi harus ditelusuri kembali dimulai dari langkah terakhir sampai dengan jurnal. Biasanya kesalahan yang mengakibatkan selisih dalam neraca saldo akan ditemukan sebelum semua prosedur di telusuri.
Jurnal Koreksi
Prosedur yang digunakan untuk mengoreksi kesalahan dalam jurnal atau memposkan tergantung pada sifat dan waktu ditemukannya.
Kesalahan prosedur tersebut dapat diringkas sebagai berikut:
1. Jurnal benar tetapi jumlah nya salah
Misalnya pembelian peralatan kantor sebesar Rp1.500.000 secara kredit salah dibukukan dengan mendebit akun peralatan kantor dengan jumlah Rp150.000. Jurnal koreksi yang dilakukan adalah dengan mendebit akun peralatan kantor dan utang usaha sejumlah Rp1.350.000.
JURNAL UMUM JU: 4
Tanggal Uraian Ref Jumlah
Debit Kredit
2019 Ayat Jurnal Koreksi
Desember 31 Peralatan kantor Rp 1.350.000
Utang usaha Rp 1.350.000
Koreksi jurnal keliru pendebitan
terhadap akun perlengkapan
2. Jurnal benar tetapi akunnya salah.
Misalnya pembelian peralatan kantor sebesar Rp1.500.000 secara kredit salah dibukukan dengan mendebit akun perlengkapan dengan jumlah yang sama. Dengan membandingkan kedua set akun tersebut akan terlihat bahwa terjadi kesalahan pendebitan ke akun perlengkapan koreksi yang dapat dilakukan adalah dengan membuat jurnal koreksi, yaitu dengan cara mendebit akun peralatan kantor sebesar Rp1.500.000 dan mengkredit perlengkapan dengan jumlah yang sama.
JURNAL UMUM JU: 4
Tanggal Uraian Ref Jumlah
Debit Kredit
2019 Ayat Jurnal Koreksi
Desember 31 Peralatan kantor Rp 1.500.000
Perlengkapan Rp 1.500.000
Koreksi jurnal keliru pendebitan
terhadap akun perlengkapan
3. Jurnal yg dilakukan salah jumlah dan salah akun.
Misalnya pembelian peralatan kantor sebesar Rp1.500.000 secara kredit salah dibukukan dengan mendebit akun perlengkapan dengan jumlah Rp150.000,- Dengan membandingkan kedua set akun tersebut akan terlihat bahwa terjadi kesalahan pendebitan ke akun perlengkapan koreksi yang dapat dilakukan adalah dengan membuat jurnal koreksi, yaitu dengan cara mendebit akun peralatan kantor sebesar Rp1.500.000 dan mengkredit perlengkapan Rp150.000 dan utang usaha dengan jumlah Rp1.350.000.
JURNAL UMUM JU: 4
Tanggal Uraian Ref Jumlah
Debit Kredit
2019 Ayat Jurnal Koreksi
Desember 31 Peralatan kantor Rp 1.500.000
Utang Usaha Rp 1.350.000
Perlengkapan Rp 150.000
Koreksi jurnal keliru pendebitan
terhadap akun perlengkapan
RANGKUMAN
Bentuk yang paling sederhana dari sebuah akun adalah T Account, yang terdiri atas tiga bagian yaitu: 1) judul, yang merupakan nama transaksi yang dicatat dalam akun, 2) sisi kiri, disebut debit, 3) sisi kanan, disebut kredit. Nilai transaksi yang dimasukkan ke sisi kiri setiap akun disebut di debit dan nilai yang dimasukkan ke sisi kanan disebut di kredit.
Secara periodik diperoleh saldo akun dengan cara semua nilai yang ada di dalam sisi debit dan kredit sebuah akun dijumlahkan.
Ketentuan umum debit dan kredit yang berlaku ditetapkan untuk pencatatan peningkatan atau penurunan aktiva, kewajiban, ekuitas pemilik, pendapatan dan beban. Setiap transaksi dicatat dalam jurnal sehingga jumlah debit selalu sama dengan jumlah kredit. Jumlah kenaikan yang tercatat dalam sebuah akun biasanya sama atau lebih besar dari jumlah penurunan yang tercatat dalam akun yang bersangkutan karena itu saldo normal sebuah akun biasanya diindikasi oleh sisi akun yang mengalami kenaikan.
Analisis transaksi dilakukan dengan ketentuan apakah: 1) akun aktiva kewajiban ekuitas pemilik pendapatan atau beban terpengaruh oleh transaksi yang dilakukan, 2) akun yang terpengaruh mengalami kenaikan atau penurunan akibat transaksi yang terjadi dan 3) setiap kenaikan atau penurunan tersebut dicatat sebagai debit atau kredit suatu jurnal digunakan untuk mencatat transaksi awal neraca saldo dibuat dengan mencatat secara berurutan semua akun dari buku besar beserta saldo nya. Jika jumlah total dari debit dan kredit tidak sama maka telah terjadi kesalahan, kesalahan dapat ditemukan dengan cara: 1) melakukan prosedur audit luas secara, 2) tidak sengaja atau kebetulan, 3) memeriksa neraca saldo.
LATIHAN
1. Bentuk akun yang paling sederhana adalah:
2. Akun yang digunakan untuk mencatat penarikan pemilik adalah:
3. Proses pemindahan debit dan kredit dari ayat jurnal ke buku besar disebut:
4. Ikhtisar yang berisi nama dan saldo akun dalam buku besar adalah:
5. Kesalahan penulisan urutan digit seperti Rp2.500 menjadi Rp 5.200 mengakibatkan:
6. Debit dapat menyatakan:
a. Peningkatan akun aktiva b. Penurunan akun aktiva c. Peningkatan akun kewajiban d. Peningkatan akun modal pemilik
7. Jenis akun yang normalnya mempunyai saldo kredit adalah a. Aktiva
b. Penarikan c. Pendapatan d. Beban
8. Saldo debit mana yang mengindikasikan adanya kesalahan?
a. Piutang usaha b. Kas
c. Pendapatan jasa d. Beban rupa-rupa
9. Penerimaan pembayaran kas dari debitur akan dicatat sebagai:
a. Kas di debit; piutang usaha di kredit b. Piutang usaha di debit; kredit kas c. Kas debit; utang usaha di kredit d. Utang usaha di debit dan kas dikredit
10. Bentuk laporan yang mengurutkan nama akun serta jumlah saldonya yang terdapat dalam buku besar pada tanggal tertentu disebut:
a. Laporan laba rugi b. Laporan ekuitas pemilik c. Neraca
d. Neraca saldo SOAL
1. Kesalahan dalam melakukan jurnal dan posting ke buku besar atas transaksi perusahaan Harun yang bergerakdi bidang service computer di bawah ini (dalam Rp 000):
a. Penarikan sebesar Rp17.500 oleh Harun dicatat sebagai debit ke beban gaji dan kredit ke kas.
b. Beban sewa yang dibayarkan sebesar Rp1.975 untuk bulan berjalan dicatat debit ke utang usaha dan kredit ke kas.
Diminta: buatlah jurnal untuk mengkoreksi kesalahan tersebut.
2. Terjadi kesalahan pencatatan yang dilakukan oleh Yusuf sebagai pegawai atas transaksi:
a. Perlengkapan yang dibeli sebesar Rp2.050 secara kredit dicatat debit ke kas dan kredit ke utang usaha.
b. Kas yang diterima sebesar Rp3.350 yang diterima untuk pembayaran piutang dicatat sebagai debit ke utang usaha dan kredit ke kas.
Diminta: buatlah jurnal yang dibutuhkan untuk mengkoreksi kesalahan yang dilakukan Yusuf.
3. Berikut disajikan neraca saldo Sahabat Sejati, perusahaan event organizer per 1 Desember 2020.
Sahabat Sejati Neraca Saldo Per 1 Desember 2020
(Dalam Rp 000)
11 Kas 1.450
12 Piutang usaha 12.000
18 Asuransi dibayar dimuka 5.500
19 Kendaraan 8.000
21 Utang usaha 7.600
31 Modal 9.750
32 Prive Habibah 1.500
41 Pendapatan jasa 15.300
51 Beban gaji pegawai 2.500 52 Beban transportasi 750 53 Beban listrik dan telepon 300
54 Beban iklan 250
59 Beban rupa-rupa 400 Jumlah 36.900 28.400
Diminta: Susunlah neraca saldo yang sesuai sehingga saldo nya seimbang (balance).
4. Pada tanggal 1 Nopember 2020, Saqinah membuka sebuah perusahaan laundry. Berikut transaksi yang terjadi selama bulan Nopember 2019:
1 Nopember Saqinah menyetorkan uang tunai sebesar Rp12.000.000 pada perusahaan.
2 Nopember Bayar sewa toko bulan Nopember 2019 Rp575.000.
3 Nopember Dibeli sebuah mesin cuci seharga Rp5.565.200 dari jumlah tersebut Rp1.565.200 dibayar tunai dan sisanya dengan wesel berjangka 6 bulan dengan tingkat bunga 12%.
9 Nopember Budiman mengambil uang tunai untuk keperluan pribadi sebesar Rp785.000.
20 Nopember Dibayar premi asuransi untuk 1 tahun sebesar Rp240.000 29 Nopember Penerimaan kas dari penghasilan jasalaundry selama
bulan Nopember 2019 adalah Rp620.600.
30 Nopember Diterima tagihan dari surat kabar untuk pemasangan iklan sebesar Rp50.750.
Diminta: Buatlah jurnal atas transaksi yang terjadi selama bulan Nopember 2020.
5. Berikut transaksi yang terjadi dalam perusahaan perorangan milik Mirza yang bergerak pada bidang bengkel sepeda motor, selama bulan Desember 2020 (dalam ribuan rupiah), sebagai berikut:
1 Des Mirza menyetor uang tunai kedalam perusahaan sebesar Rp200.500 dan sebuah kendaraan Rp300.950 sebagai setoran modal.
2 Des Disewa ruko untuk bengkel untuk 1 tahun sebesar Rp12.600.
3 Des Dibeli tunai perlengkapan bengkel sejumlah Rp34.700.
10 Des Diterima penghasilan jasa atas pekerjaan yang telah diselesaikan hari ini Rp1.850.
15 Des Dibukukan penghasilan jasa secara kredit sejumlah Rp2.500.
31 Des Dibayar tagihan listrik Rp250 dan telepon Rp285 31 Des Dibayar gaji karyawan Rp1.500.
Diminta:
a. Catatlah transaksi tersebut dalam jurnal umum b. Postinglah ke buku besar dan susun neraca saldo
6. Selama ini Salman menyelenggarakan jasa service alat elektronik di rumahnya, namun karena semakin berkembang, Salman memutuskan untuk menyewa ruko di tempat lain dan menjalankan usahanya nya yang dengan nama Kilat Service. Transaksi yang terjadi selama bulan April 2020 (dalam ribuan Rupiah) sebagai berikut:
1 April Diterima aktiva Salman terdiri dari kas Rp6.050; piutang usaha Rp1.550; perlengkapan Rp1.750; peralatan service Rp7.200
2 Dibayar sewa untuk 3 bulan atas ruko Rp3.600.
3 Dibayar premi atas polis asuransi bangunan sejumlah Rp750.
4 Dibayar tunai untuk iklan surat kabar Rp250
7 Diterima kas dari klien sebagai panjar atas jasa yang diberikan dan dicatat sebagai pendapatan diterima dimuka Rp3.500.
8 Dibeli secara tunai peralatan service kepada toko Ace hardware sejumlah Rp850.
12 Penjualan jasa secara kredit periode 1 - 12 April Rp 1.950.
15 Dibayar gaji karyawan untuk dua minggu pertama Rp2.500.
16 Dibukukan kas dari klien yang membayar tunai penyediaan jasa bulan Rp5.500.
18 Dibayar tunai perlengkapan Rp650
21 Dicatat penyediaan jasa secara kredit untuk minggu ketiga Rp4.200.
22 Dibukukan kas dari klien membayar tunai atas pendapatan jasa Rp2.150
23 Diterima kas dari tagihan klien Rp2.550
25 Dibayar gaji karyawan kantor minggu ketiga Rp1.250 29 Dibayar rekening telepon dan internet bulan April Rp450 29 Dibayar rekening listrik bulan April Rp650.
30 Dibukukan kas dari klien yang membayar tunai jasa service sebesar Rp2.150.
30 Dicatat penyediaan jasa kredit akhir April Rp375.
30 Salman menarik Rp2.700 untuk keperluan pribadi.
Diminta:
a. Jurnallah transaksi diatas kedalam jurnal umum.
b. Lakukan posting ke buku besar empat kolom c. Sajikan neraca saldo per 30 April 2020
7. Berikut disajikan neraca saldo usaha penyewaan alat pesta Habibah pada tanggal 1 Desember 2019.
Habibah Rental Neraca Saldo Per 1 Desember 2019
11 Kas Rp 1.000.000
12 Piutang usaha Rp 700.000
13 Bahan habis pakai Rp 250.000
15 Tanah Rp 10.000.000
16 Bangunan Rp 15.000.000
17 Peralatan kantor Rp 2.500.000
18 Peralatan pesta Rp 9.000.000
19 Kendaraan Rp 8.000.000
21 Utang usaha Rp 12.600.000
22 Utang wesel Rp 3.100.000
31 Modal Habibah Rp 15.000.000
32 Prive Habibah Rp 450.000
41 Pendapatan sewa alat Rp 17.500.000
42 Pendapatan jasa rias Rp 3.800.000
51 Beban gaji pegawai Rp 2.500.000
52 Beban transportasi Rp 700.000 53 Beban listrik dan telepon Rp 230.000
54 Beban iklan Rp 250.000
59 Beban rupa-rupa Rp 1.420.000
Jumlah Rp 52.000.000 Rp 52.000.000
Transaksi selama bulan Desember 2019 adalah sebagai berikut:
1 Desember Dibeli persediaan bahan habis pakai secara kredit sebesar Rp707.700.
2 Desember Diterima pendapatan jasa rias pengantin sebesar Rp1.105.000. Habibah menyetorkan uang tunai sebagai tambahan modal sebesar Rp10.050.000.
4 Desember Membayar beban iklan pada media online sebesar Rp502.500.
5 Desember Dibayar premi asuransi untuk masa bulan Desember 2019 sampai 1 Desember 2020 sebesar Rp3.000.000.
Menerima pelunasan piutang usaha dari pemakaian jasa perusahaan Rp575.000.
7 Desember Menerima pendapatan sewa alat pesta dari PT.
Mabar untuk pembuatan kantor cabang baru sebesar Rp2.875.500. Pembelian alat pesta seharga Rp6.500.000 pada toko Sejahtera secara tunai
9 Desember Membayar sewa deklit dari perusahaan CV. Barokah senilai Rp860.000.
16 Desember Membayar gaji karyawan untuk dua minggu pertama bulan Desember 2019 sebesar Rp565.000.
17 Desember Menerima pendapatan jasa pemakaian alat pesta secara tunai sebesar Rp700.500.
19 Desember Membayar alat listrik dan telepon sebesar Rp340.450.
21 Desember Membayar biaya transportasi alat pesta kepada perusahaan pengangkutan sebesar Rp550.650.
25 Desember Ditemukan kesalahan catat yang dilakukan oleh bagian pembukuan untuk transaksi tanggal 9 Desember 2019 dengan mendebitkan rekening beban sewa sebesar Rp680.500 dan mengkreditkan kas dengan jumlah yang sama.
26 Desember Menandatangani kontrak rias pengantin untuk bulan Januari 2020 sebesar Rp3.000.000. Pada saat penandatanganan kontrak dibayar sebesar Rp1.000.000 sisanya dibayar setelah penyelesaian pekerjaan.
28 Desember Membayar biaya gaji karyawan untuk minggu ke-3 dan ke-4 sebesar Rp550.500.
29 Desember Membayar biaya rupa-rupa sebesar Rp120.000.
30 Desember Mengambil uang kas oleh Habibah sebesar Rp 725.000,- untuk kepentingan pribadi.
31 Desember Menerima pendapatan jasa rias secara tunai sebesar Rp2.500.000.
Diminta:
a. Buatlah jurnal transaksi selama bulan Desember 2019 pada buku jurnal umum.
b. Catatlah saldo rekening 1 Desember 2019 pada akun buku besar.
c. Lakukan posting dari jurnal ke buku besar.
d. Sajikan neraca saldo per 31 Desember 2019.
8. Tiara Salon memiliki usaha menyewakan peralatan pesta selain usaha utamanya sebagai salon kecantikan. Selama tahun berjalan 30 Juni 2020 memiliki neraca saldo sebagai berikut:
Tiara Salon Neraca Saldo
30 Juni 2020 (Dalam Ribuan Rupiah)
Kas 4.140
Piutang usaha 12.300
Perlengkapan 2.020
Asuransi dibayar dimuka 500
Peralatan 31.000
Wesel bayar 30.000
Utang usaha 9.620
Modal Tiara 32.600
Penarkan Tiara 12.000
Pendapat Jasa 99.960
Beban gaji 57.000
Beban sewa 12.800
Beban iklan 640
Beban rupa-rupa 1.890
134.290 172.180 Total debit dan kredit tidak balance sebagai akibat dari kesalahan berikut:
a. Saldo kas dilaporkan terlalu rendah Rp1.500.
b. Penerimaan kas Rp4.200 di poskan sebagai debit ke kas sebesar Rp2.400
c. Debit Rp1.950 ke piutang usaha tidak diposkan.
d. Debit sebesar Rp1.800 pada utang usaha diabaikan dalam menghitung saldo akun
e. Debit sebesar Rp4.000 untuk penarikan yang dilakukan Tiara diposkan sebagai kredit ke modal Tiara.
f. Saldo Rp6.400 pada beban iklan dicatat Rp640 pada neraca saldo.
g. Pengembalian perlengkapan yang rusak sebesar Rp250 secara keliru diposkan sebagai kredit ke perlengkapan sebesar Rp430.
h. Saldo pada wesel bayar dilaporkan berlebih sebesar Rp10.000.
i. Polis asuransi yang diperoleh dengan biaya Rp300 diposkan sebagai kredit ke asuransi dibayar dimuka.
j. Beban utilitas sebesar Rp6.300 diabaikan dari neraca saldo.
Diminta: Susunlah neraca saldo yang benar.