• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penerapan Studi Kelayakan Bisnis Pada Koperasi

BAB I: PENDAHULUAN

B. Penerapan Studi Kelayakan Bisnis Pada Koperasi

B. Penerapan Studi Kelayakan Bisnis pada Koperasi Tani Syariah Bina

syariahnya masih dipegang loh pusat yaitu Dinas Koperasi dan UMKM”47

Kelembagaan ini pernah meraih prestasi gemilang pada tahun 2013 yaitu pernghargaan langsung dari presiden Republik Indonesia Bapak Susilo Bambang Yudoyono dan menteri pertanian Bapak Suswono sebagai kelembagaan ekonomi petani berprestasi teladan tingkat nasional. Sebagaimana hasil wawancara penulis dengan bapak Mulhakim selaku Manager Unit Maal:

Koperasi ini sudah banyak mendapatkan penghargaan dan salah satu penghargaan yang pernah di raih oleh Koptan Syariah Bina Usaha yaitu penghargaan langsung dari bapak presiden dan menteri pertanian sebagai kelembagaan ekonomi petani berprestasi tingkat nasional.48

Koperasi Tani Syariah Bina Usaha termasuk dalam kawasan bebas riba yang di bentuk oleh polda NTB yang sudah menerima banyak sekali penghargaan. Salah satu penghargaan yang di raih oleh koptan yaitu penghargaan langsung dari bapak Susilo Bambamng Yudhoyono dan menteri pertanian sebagai kelembagaan ekonomi petani berprestasi tingkat nasional.

Adapun gedung yang ditempati sebagai tempat beroperasinya Koperasi Tani Syariah Bina Usaha masih dalam status sewa. Seperti yang dikatakan bapak Mulhakim. “Sebenarnya gedung tersebut dimiliki oleh pendiri koperasi ini sendiri, hanya gedung tersebut di hak guna pakaikan

47Mulhakim (Manager Unit Maal Koptan Syariah Bina Usaha), Wawancara,Pendem 5 Januari 2019.

48Ibid.

untuk tempat beroperasinya Koperasi Tani Syariah Bina Usaha ini sendiri”.49

2. Aspek Pasar dan Pemasaran

Pemasaran yang dilakukan oleh Koperasi Tani Syariah Bina Usaha hanya sebatas dari mulut ke mulut dan memasukkan proposal ke sekolah-sekolah untuk mempromosikan usaha yang dimiliki oleh koperasi, khususnya usaha konveksi untuk menarik pelanngan.

Ada beberapa usaha yang dijalankan oleh Koperasi Tani Syariah Bina Usaha. Hal ini dari pernyataan Manager Unit Maal yaitu bapak Mulhakim:

Banyak usaha yang digarap oleh Koperasi. Diantaranya usaha peternakan, usaha konveksi, sarana dan produksi pertanian, unit kesehatan, unit usaha bank sampah, unit usaha rumah makan, unit usaha properti dan investasi. Setiap unit usaha memiliki penanggung jawab yang berbeda untuk setiap unitnya.50

Seperti yang kita ketahui fungsi utama dari lembaga keuangan adalah untuk mengelola keuangan baik lembaga keuangan bank maupun non bank. Tapi berbeda dengan lembaga keungan non bank Koperasi Tani Syariah Bina usaha, koperasi ini memilki beberapa unit usaha luar dari fungsi utamanya untuk mengelola keuangan anggotanya. Adapun unit usaha yang dimilki yaitu usaha peternakan, usaha konveksi, sarana dan produksi pertanian, unit kesehatan, unit usaha bank sampah, unit

49Mulhakim (Manager Unit Maal Koptan Syariah Bina Usaha), Wawancara, Pendem 9 Januari 2019.

50Ibid.

usaha rumah makan, unit usaha properti dan investasi. Setiap unit usaha memiliki penanggung jawab yang berbeda untuk setiap unit usaha.

Beliau menambahkan, “selain unit-unit usaha tersebut, Koperasi Tani Syariah Bina Usaha juga menawarkan produk simpanan dan pembiayaan.”51

Setiap tahunnya Koperasi Tani Syariah Bina Usaha selalu mempunyai ide untuk mengembangkan setiap unit usaha yang dimiliki untuk meningkatkan pemasaran. Ini disebakan karena banyaknya pesaing. Contohnya pada unit usaha peternakan. Disini usaha peternakan disekitaran kecamatan janapria sekitar lebih dari 10 untuk peternakan ayam potong dan 2 untuk peternakan bebek potong. Seperti yang di ungkapkan bapak Zulkarnain selaku bendahara dari Koperasi Tani Syariah Bina Usaha:

Persaingan pada unit usaha peternakan ini sangat ketat, namun usaha peternakan yang dimiliki oleh koptan selalu meningkat setiap tahunnya. Seperti pada tahun 2017 usaha peternakan bebek yang dimilki oleh koperasi masih dalam skala kecil. Namun memasuki awal tahun 2018 usaha bebek ini dikembangkan hingga per-hari itu koperasi bisa melakukan pemotongan 500 ekor bebek per-hari dan dimasukkan ke dalam rumah makan yang sudah bekerja sama dengan koperasi. Bahkan usaha peternakan bebek ini dikirm hingga ke Bima.52

Dari tahun ke tahun usaha peternakan bebek yang dimilki Koperasi Tani Syariah Bina Usaha mengalami peningkatan. Seperti pada tahun 2017 usaha peternakan bebek ini terbilang masih dalam skala kecil.

Namun memasuki awal tahun 2018 usaha bebek mengalami peningkatan,

2019.

51Ibid.

52Zulkarnain (Bendahara dan Manager Unit Investasi), wawancara, Pendem 9 Januari

sehingga per-hari itu koperasi mampu melakukan pemotongan hingga mencapai 500 ekor bebek. Adapun tempat pendistribusiannya di distribusikan ke dalam rumah makan yang sudah bekerja sama dengan koperasi. Bahkan usaha peternakan bebek ini dikirim hingga ke Bima.53

Beliau menambahkan:

Adapun bentuk promosi yang digunakan oleh koperasi berbeda- beda untuk setiap unit usaha. Contohnya seperti usaha apotik, koperasi menarik pelanggan dengan cara menjual obat dengan harga di bawah rata-rata harga pasar dikarenakan obat-obat yang di jual oleh apotik Koperasi Tani Syariah Bina Usaha memilki distributor langsung dari jawa.54

Bentuk promosi yang digunakan oleh Koperasi Bina Usaha pun bervariasi, tergantung dari jenis usaha yang akan dipromosikan.

Contohnya seperti pada usaha apotik, untuk menarik pelanggan pengurus atau penanggung jawab unit usaha ini menjual obat dengan harga dibawah rata-rata harga pasar. Hal ini dikarenakan obat-obat yang dijual oleh Koperasi Tani Syariah Bina Usaha memiliki distributor langsung dari pulau Jawa.

Setiap menjalankan usaha tidak melulu akan mendapatkan untung. Ada saat dimana usaha yang dijalankan berada dalam masa penurunan. Seperti yang diungkapkan Bendahara Koperasi Tani Syariah Bina Usaha yaitu Bapak Zulkarnain:

Saat usaha dirasa menurun koperasi akan melakukan penanganan sesuai kondisi yang ada untuk menstabilkan kembali usahanya.

Seperti usaha konveksi yang dirasa menurun setiap menjelang

53Ibid.

54Ibid.

akhir tahun, penyabab menurunnya unit usaha konveksi ini disebabkan oleh kerusakan meson jahitnya. Adapun hal yang dilakukan oleh koperasi untuk meningkatkan pendapatan dalam usaha ini dengan cara memasukkan proposal ke sekolah-sekolah untuk menarik pelanggan.55

Dalam usaha konveksi sering mengalami penurunan yang disebabkab karena kerusakan mesin jahit. Kadang penurunannya disebabkan karena kurangnya pemesanan dalam pembuatan seragam sekolah. Padahal jumlah sekolah untuk yang di Desa Pendem ini sendiri lumayan banyak.

Namun bentuk promosi dalam usaha ini yang hanya sebatas memasukkan proposal ke dalam sekolah-sekolah tidak menjamin untuk sekolah tersebut akan menjadikan usaha konveksi yang dimiliki oleh Koptan Syariah Bina Usaha sebagai tempat pembuatan seragam sekolah mereka.

3. Aspek Keuangan

Investasi yang dilakukan dalam berbagai bidang bisnis (usaha), sudah barang tentu memerlukan sejumlah modal (uang), di samping keahlian lainnya. Modal yang digunakan untuk membiayai suatu bisnis, mulai dari biaya prainvestasi, biaya investasi dalam aktiva tetap hingga modal kerja.

Hasil penelitian tentang sumber modal dari Koperasi Tani Syriah Bina Usaha adalah 5 Miliar. Seperti pernyataan bapak Mulhakim:

Sumber modal dari Koperasi Tani Syariah Bina Usaha berasal dari pengurus dan anggota. Adapun modal yang terkumpul adalah

55Ibid.

5 miliar pada saat koperasi transisi dari konvensional ke syariah denga jumlah anggota lebih dari dua ribu anggota.56

Adapun biaya-biaya yang dikeluarkan oleh koperasi dari rencana usaha sampai saat ini yang seperti yang diungkapkan ibu Ella selaku teller Koperasi Tani syariah Bina Usaha, “biaya yang dikelurkan koperasi berdasarkan kebutuhan. Yang pertama untuk pengadaan, peralatan, fasilitas-fasilitas yang lain dan biaya pembuatan izin koperasi”.57

Beliau menambahkan, “dari biaya-biaya yang dikelurkan, semuanya masuk ke dalam laporan bulanan, tercatat sebagai biaya”.58

Adapun catatan pengeluaran dan pendapatan dari Koperasi Tani Syariah Bina Usaha pada Tahun 2018, yaitu59:

Tabel 2

Data Rincian SHU Tahun Buku 2018

No. Bulan Pendapatan pengeluaran 1 Januari 122.181.862 146.203.191 2 Februari 72.123.895 77.493.100

3 Maret 114.501.296 112.347.808

4 April 114.865.129 123.145.186

5 Mei 91.726.579 121.072.450

6 Juni 61.564.355 68.833.285

56Mulhakim (Manager Unit Maal Koptan Syariah Bina Usaha), Wawancara,Pendem 9 Januari 2019.

57Ella (Teller Koptan Syariah Bina Usaha), wawancara, Pendem 20 Januari 2019.

58Ibid.

59Dokumentasi, Neraca dan Laba Rugi 2018, 16 Jjuli 2019

7 Juli 75.428.129 104.856.171 8 Agustus 45.947.808 56.506.356 9 September 82.081.297 87.100.867 10 Oktober 52.295.890 48.698.761 11 November 50.357.577 74.032.071 12 Desember 284.633.794 143.981.913

Jumlah 1.167.707.611 1.164.271.159

4. Aspek Teknis/ Operasi

Dalam memilih lokasi sebagai tempat berdirinya Koperasi Tani Syariah Bina Usaha. Pengurus memilih lokasi di dusun Mmontong Bila, walaupun daerah tersebut terbilang cukup sepi. Bapak Mulhakim selaku Manager Unit Maal mengungkapkan:

Ada beberapa alasan mengapa pengurus memilih lokasi di dusun Montong Bila sebagai tempat berdirinya koperasi karena pengurus yang memang berasal dari Montong Bila, targetnya masyarakat pedesaan agar masyarakat pedesaan itu sendiri tidak tertinggal dari segi ekonomi. Adapun dari segi usaha agar mereka bisa menambah wawasan tentang usaha.60

Beliau menambahkan, “kalaupun koptan ini masuk kota, mungkin tidak bisa berkembang karena banyaknya persaingan. Di Desa Pendem saja persaingan sudah luar biasa dengan perbank-an”.61

Tanggapan Ibu Is salah satu mantan pengurus dari Koperasi Tani Syariah Bina Usaha terkait dengan lokasi dan tata letak dari koperasi.

60Mulhakim (Manager Unit Maal Koptan Syariah Bina Usaha), Wawancara,Pendem 9 Januari 2019.

61Ibid.

“Tata letak koperasi tidak terlalu menarik, cenderung membuat bosan nasabah yang mengantri. Lokasi yang dipilih oleh Koperasi Tani Syariah Bina Usaha juga terbilang tidak terlalu ramai.”62

Semua proses usaha yang dimiliki oleh Koperasi Tani Syariah Bina Usaha sudah tercover menggunakan teknologi secara keseluruhan.

Seperti pada unit usaha ayam petelur yang menggunakan mesin penetas telur untuk penetasan. Bukan itu saja pada usaha peternakan bebek potong, mereka menggunakan mesin untuk melepaskan bulu dari bebek sebelum di potong-potong. Namun ada beberapa usaha yang menggunakan manual, dilihat dari kebutuhan. seperti pada usaha apotik yang pelayanannya masih dalam bentuk manual. Berdasarkan ungkapan bapak Mulhakim selaku Manager Unit Maal,63

Operasional dari Koperasi Tani Syariah Bina Usaha sudah tercover menggunakan teknologi, namun jika hal yang dilakukan sudah cukup menggunakan manual, maka kita dengan manual.

Namun alat-alat yang digunakan dilapangan rata-rata sudah menggunakan teknologi.64

5. Aspek Manajemen/ Organisasi

Setiap menjalankan usaha pasti memilki team dalam mengawasi jalannya usaha tersebut agar tidak melenceng dari apa yang sudah direncanakan. Seperti halnya Koperasi Tani Syariah Bina Usaha yang memilki 2.646 orang anggota yang terdiri dari pengurus koperasi, dewan pengawas syariah, badan pengawas, manager dalam setiap unit usaha

62Ibu Is (Mantan Pengurus Koperasi Tani Syariah Bina Usaha), Wawancara, Pendem 30 Maret 2019.

63Mulhakim (Mmanager Unit Maal Koptan Syariah Bina Usaha), wawancara, Pendem 5 Januari 2019.

64Ibid.

yang dijalankan koperasi dan selebihnya menjadi anggota. Sesuai dengan nomor: 52/BH/KDK.23.2/IV/1999 Koperasi Tani Syariah Bina Usaha menetapkan beberapa tugas dari masing-masing jabatan. Seperti ungkapan dari bapak Zulkarnain selaku Bendahara,65

Pada Koperasi Tani Syariah Bina Usaha ini menetapkan tugas untuk masing-masing jabatan. Contohnya team pengawas dari Koperasi Tani Syariah Bina Usaha terdiri dari H. Jamiludin, H.

Sahlan dan Ikiriadi yang bertugas untuk mengawasi jalannya Koptan Bina Usaha agar tidak melenceng dari ajaran agama Islam.66

Beliau menambahakan, “ tidak hanya memiliki dewan pengawas, Koperasi Tani Syariah Bina Usaha juga memilki Dewan Pengawas Syariah yang terdiri dari H. Sadarudin dan Abdul Hannan”.67

Koperasi Tani Syariah Bina Usaha menetapkan beberapa tugas yang diemban oleh masing-masing jabatan. Manager bertugas melakukan perencanaan dan pengorganisasian selama proses pemeliharaanseperti penetapan harga, promosi dan pemasaran. Tugas bendahara ialah mencatat berbagai administrasi pengeluaran dan pendapatan. Tugas dewan pengawas syariah adalah mengawasi kegiatan Koperasi Tani Syariah Bina Usaha agar tidak melenceng dari ajaran Islam.

6. Aspek Ekonomi Sosial

Setiap usaha yang dijalankan, tentunya akan memberikan dampak positif dan negatif. Dampak positif dan negatif ini akan dapat dirasakan oleh berbagai pihak, baik bagi pengusaha itu sendiri, pemerintah, ataupun

2019.

65 Zulkarnain (Bendahara Koptan Syariah Bina Usaha), wawancara, Pendem 9 Januari

66Ibid.

67Ibid.

masyarakat luas. Dalam aspek ekonomi dan sosial dampak positif yang diberikan dengan adanya investasi lebih ditekankan kepada masyarakat khususnya dan pemerintah umumnya. 68 Seperti yang dikatakan oleh bapak Mulhakim selaku Manager Unit Maal:

Jika dilihat dari sisi keuangan, dampak yang didapat oleh masyarakat yaitu: masyarakat terbantu dengan adanya Koperasi Tani Syariah Bina Usaha, keuagan terjaga dengan menabung, dan jika membutuhkan pembiayaan mereka bisa mengajukan ke koperasi.69

Dengan adanya Koperasi Tani Syariah Bina Usaha ini banyak masyarakat merasa terbantu dalam keuangannya. Mereka juga mengungkapkan bahwa keuangan mereka lebih ter-manaj dan juga dengan adanya koptan ini bisa membantu mengembangkan perekonomian desa.

Tanggapan dari beberapa warga desa Pendem yang memiliki 3.

978 jiwa pada tahun 2018 yaitu bapak Rudi seorang Petani, beliau mengungkapkan.70

Kebanyakan dari kami yang berprfesi sebagai petani sudah tidak perlu susah lagi semenjak adanya Kopersi Tani Syariah Bina Usaha karena tidak cukupnya dana yang kami milki. Disini kami bisa mengambil pupuk dari koptan dan membayarnya ketika kami sudah panen.71

Nana menambahkan, “Untuk membeli obat sekarang sudah tidak perlu pergi jauh lagi karena sekarang sudah ada apotik dari Koperasi Tani

68Kasmir dan Jakfar, Studi Kelayakan Bisnis (Jakarta : Kencana, 2012), hlm. 200.

69Mulhakim (Manager Unit Maal Koptan Syariah Bina Usaha), Wawancara,Pendem 9 Januari 2019.

70Dokumentasi, Data Jumlah Penduduk berdasarkan Tingkat Pendidikan Desa Pendem Kecamatan Janapria Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2018.

71Bapak Rudi (Warga), Wawancara, Pendem 16 Juli 2019.

Syariah Bina Usaha bukan hanya itu, banyak lapangan pekerjaan dengan adanya usaha-usaha yang dimiliki Koptan”.72

C. Penerapan Studi Kelayakan Bisnis Dalam Meminimalisir Resiko Usaha

Dokumen terkait