• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGENALAN POLA KALIMAT

Dalam dokumen Bahasa Jepang Itu Gampang (Halaman 100-108)

Sekarang kita akan lanjut ke bahasan selanjutnya mengenai beberapa pembentukan pola kalimat dan kosakata yang berkaitan dengan pola kalimat tersebut. Pola kalimat bahasa Jepang memang banyak dan membingungkan. Akan tetapi tenang, kita akan mempelajarinya dari pola yang sederhana dan sangat mendasar terlebih dahulu. Mari kita mulai.

Keterangan:

1. Pola yang menyatakan bahwa A mempunyai persamaan atau ada hubungan dengan B. Untuk memberikan keterangan mengenai A. A dan B adalah frasa nominal atau kata benda. Dalam bahasa Indonesia dapat diartikan kurang lebih “A adalah B”.

2. B juga bisa diganti dengan kata sifat. Mengenai penjelasan kata sifat akan dijelaskan di bagian selanjutnya.

3. Penulisan partikel wa menggunakan hiraganaha, tetapi tidak dibaca ha.

4. Fungsi partikel wa pada pola kalimat ini, yaitu untuk menunjukkan subjek atau pokok kalimat.

Contoh:

1) 私

わたし

はニナです。私

わたし

は学

がくせい

生です。

Watashi wa Nina desu. Watashi wa gakusei desu.

Saya (adalah) Nina. Saya (adalah) mahasiswi.

2) ナルトさんは先

せんせい

生です。

Narto san wa sensei desu.

Pak Narto adalah guru.

Pola Kalimat 2 (A Bukan B)

Keterangan:

1. Pola ini merupakan bentuk negatif dari 「AはBです。」

2. A dan B tetap merupakan frasa nominal atau kata benda.

Contoh:

1) 私

わたし

はニナではありません。私

わたし

は学

がくせい

生ではありません。

Watashi wa Nina dewa arimasen. Watashi wa gakusei dewa arimasen.

Saya bukan Nina. Saya bukan mahasiswa.

2) ナルトさんは先

せんせい

生ではありません。

Narto san wa sensei dewa arimasen.

Narto bukan guru.

Aは Bでは ありません。

A wa B dewa arimasen.

Pola Kalimat 3 (Apakah A Adalah B?)

Keterangan: dengan menambahkan か ka pada akhir kalimat dan diucapkan dengan intonasi bertanya, maka kalimat tersebut menjadi kalimat tanya.

Contoh:

1) あなたは画

家ですか。

Anata wa gaka desuka?

Apakah Anda pelukis?

2) はい。私は画

家です。

Hai. Watashi wa gaka desu.

Ya. Saya pelukis.

3) あなたはモデルですか。

Anata wa moderu desuka?

Apakah Anda model?

4) いいえ。わたしはモデルではありません。

Iie. Watashi wa moderu dewa arimasen.

Bukan. Saya bukan model.

AはBですか。

A wa B desuka?

Pola Kalimat 4 (Pembentukan Frasa Nominal)

Keterangan:

1. Apabila partikel のno disisipkan di antara dua frasa nominal, maka frasa nominal pertama menjadi frasa atributif yang menerangkan frasa nominal kedua.

2. Dipakai untuk menyatakan kepunyaan, keikutsertaan, dan bermacam keterangan lainnya.

3. Partikelのno dapat dipakai lebih dari satu kali dalam satu kalimat.

Contoh:

1) 日

本語の先

せんせい

生。

Nihongo no sensei.

Guru bahasa Jepang.

2) わたしの彼

か れ し

氏。

Watashi no kareshi.

Pacar (laki-laki) saya.

3) 会

かいしゃいん

社員のアリフさん。

Kaishain no Arif san.

Arif, karyawan perusahaan.

NPのNP *NP: frasa nominal (kata benda) NP no NP

Pola Kalimat 5 (Apakah Ini A atau B?)

Keterangan:

1. Pola ini dipakai untuk menanyakan status dari suatu nomina yang mempunyai dua kemungkinan status.

2. Di awal disertakan pula pronomina penunjuk umum untuk menunjukkan letak benda yang jadi topik pembicaraan.

Contoh:

1) それは日

本語の新

しんぶん

聞ですか、中

ちゅうごくご

国語の新

しんぶん

聞ですか。

Sore wa nihongo no shinbun desuka, chuugokugo no shinbun desuka?

Apakah itu koran berbahasa Jepang atau koran berbahasa Mandarin?

2) あれは郵

ゆうびんきょく

便局ですか、

と し ょ か ん

書館ですか。

Are wa yuubinkyoku desuka, toshokan desuka?

Apakah itu kantor pos atau perpustakaan?

これ・それ・あれはAですか、Bですか。

Kore/sore/are wa A desuka, B desuka?

Apakah ini A, atau B?

Pronomina Penunjuk Umum

これ kore ini (benda dekat dengan pembicara) ここkoko di sini それsore itu (benda dekat dengan lawan bicara) そこsoko di situ あれare itu (benda jauh dari keduanya) あそこasoko di sana

どれdore yang mana? どこdoko di mana?

Bentuk Kasual Bentuk Biasa Bentuk Sopan こっち

kocchi

これ・ここ kore/koko

こちら kochira

そっち socchi

それ・そこ sore/soko

そちら sochira

あっち acchi

あれ・あそこ are/asoko

あちら achira

どっち docchi

どれ・どこ dore/doko

どちら dochira

この+*NP kono + NP benda ini (dekat

dengan pembicara)

その+NP sono + NP benda itu (dekat

dengan lawan bicara)

あの+NP ano + NP benda itu (jauh dari

keduanya)

どの+NP dono + NP benda yang mana?

*nomina/kata benda

Keterangan:

1. Setelah kata penunjuk kore, sore, dan are diikuti dengan partikel wa atau ga.

2. Setelah kata penunjuk kono, sono, dan ano diikuti dengan nomina atau kata benda.

Contoh:

1) この辞

じ し ょ

書は私

わたし

のです。

Kono jisho wa watashi no desu.

Kamus ini punya saya.

2) どれが学学

がっこう

校ですか。

Dore ga gakkou desuka?

Yang mana (bangunan) sekolah?

3) 学

がっこう

校はあちらです。

Gakkou wa achira desu.

Sekolah di sebelah sana.

4) それは何

なん

ですか。

Sore wa nan desuka?

Apa itu?

*Menanyakan benda yang dekat dengan lawan bicara

5) これはラーメンです。

Kore wa raamen desu.

Ini adalah mi ramen.

*Penjawab menggunakan penunjuk kore karena benda yang dimaksud dekat dengannya.

6) あの建

たてもの

物は映

え い が か ん

画館です。

Ano tatemono wa eigakan desu.

Dalam dokumen Bahasa Jepang Itu Gampang (Halaman 100-108)

Dokumen terkait