• Tidak ada hasil yang ditemukan

PETA KERJA PEKERJA DAN MESIN

Dalam dokumen PERTEMUAN 1: ANALISA PERANCANGAN KERJA (Halaman 34-39)

A. TUJUAN PEMBELAJARAN

Pada bab ini akan dijelaskan mengenai peta kerja pekerja dan mesin.

Setelah menyelesaikan perkuliahan, mahasiswa diharapkan mampu:

6.1 Menjelaskan tentang definisi peta kerja pekerja dan mesin.

6.2 Memahami manfaat peta kerja pekerja dan mesin.

6.3 Menjelaskan tentang bentuk peta kerja pekerja dan mesin.

B. URAIAN MATERI

Tujuan Pembelajaran 6.1:

Menjelaskan Tentang Definisi Peta Kerja Pekerja Dan Mesin.

Peta pekerja dan mesin merupakan suatu grafik yang menggambarkan koordinasi antara waktu bekerja dan waktu menganggur dari kombinasi antara pekerja dan mesin. Lambang-lambang yang digunakan pada peta pekerja dan mesin ditunjukkan pada Gambar 6.1, yakni:

Gambar 6.1 Lambang Peta Kerja Pekerja Dan Mesin

Berikut ini adalah penjelasan tentang lambang-lambang yang digunakan pada peta kerja pekerja dan mesin, yaitu:

(1) (2) (3)

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang

35

1. Menunjukkan Waktu Menganggur

Digunakan untuk menyatakan pekerja atau mesin yang sedang menganggur atau salah satu sedang menunggu yang lain.

2. Menunjukkan Kerja Tak Bergantungan (Independent)

Jika ditinjau dari pekerja, maka keadaan ini menunjukkan seorang pekerja yang sedang bekerja dan independent dengan mesin dan pekerja lain.

3. Menunjukkan Kerja Kombinasi

Jika ditinjau dari pihak pekerja, maka lambang ini digunakan apabila diantara operator dan mesin atau dengan operator lainnya sedang bekerja secara bersama-sama.

Dengan demikian, peta ini merupakan alat yang baik digunakan untuk mengurangi, waktu menganggur. Informasi paling penting yang diperoleh melalui peta pekerja dan mesin ialah hubungan yang jelas antara waktu kerja operator dan waktu operasi mesin yang ditanganinya. Dengan informasi ini, maka kita mempunyai data yang baik untuk melakukan penyelidikan, penganalisaan, dan perbaikan suatu pusat kerja, sedemikian rupa sehingga efektifitas penggunaan pekerjaan dan atau mesin bisa ditingkatkan, dan tentunya keseimbangan kerja antara pekerja dan mesin bisa lebih diperbaiki. (Sutalkasana, 2006)

Langkah terakhir setelah semua aktivitas digambarkan, dibuat kesimpulan dalam bentuk ringkasan yang memuat waktu menganggur, waktu kerja dan akhirnya bisa mengetahui waktu penggunaan dari pekerja atau mesin tersebut.

Peta pekerja mesin ini akan menunjukan hubungan waktu kerja antara siklus kerja operator (pekerja) dan siklus operasi dari mesin atau fasilitas kerja liannya yang ditangani oleh pekerja dan mesin ini sering bekerja secara bergantian. Ada empat kemungkinan terjadi hubungan kerja antara pekerja dan mesin tersebut, yaitu:

1. Operator Bekerja – Mesin Menganggur (idle).

2. Operator Menganggur – Mesin Bekerja.

3. Operator Bekerja – Mesin Bekerja.

4. Operator Menganggur – Mesin Menganggur.

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang

36

Pada dasarnya kondisi menganggur (idle), apakah itu terjadi pada operator maupun mesin adalah suatu hal yang merugikan. Waktu menganggur ini harus dihilangkan atau paling tidak ditekan seminimal mungkin dengan tetap mempertimbangkan batas-batas kemampuan manusia dan mesin.

Tujuan Pembelajaran 6.2:

Memahami Manfaat Peta Kerja Pekerja Dan Mesin.

Peta pekerja dan mesin merupakan peta yang menggambarkan koordinasi antara waktu bekerja dan waktu menganggur dari interaksi antara pekerja dan mesin. Peta ini merupakan alat yang baik untuk dipakai dalam mengurangi waktu menganggur. Informasi paling penting yang diperoleh melalui peta pekerja dan mesin adalah hubungan yang jelas antara waktu kerja operator (pekerja) dan waktu kerja mesin yang ditangani. Berikut ini merupakan kegunaan dari peta pekerja dan mesin, antara lain:

1. Untuk mengubah tata letak tempat kerja.

2. Untuk mengatur kembali gerakan-gerakan kerja.

3. Merancang kembali mesin dan peralatan.

4. Memperkirakan adanya penambahan pekerja bagi suatu mesin atau sebaliknya penambahan mesin bagi seorang pekerja.

5. Mengetahui hubungan yang jelas Antara waktu kerja oprator dan waktu oprasi mesin yang ditanganinya.

6. Meningkatkan efektifitas pekerja dan mesin.

7. Menganalisis dan menyeimbangkan kerja antara pekerja dan mesin.

Tujuan Pembelajaran 6.3:

Menjelaskan Tentang Bentuk Peta Kerja Pekerja Dan Mesin

Peta pekerja dan mesin adalah suatu peta kerja yang menggambarkan hubungan antara pekerja dengan mesin. Berikut ini merupakan salah satu bentuk peta kerja pekerja dan mesin yang ditunjukkan pada Gambar 6.2 sebagai berikut ini, yakni:

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang

37

Gambar 6.2 Peta Kerja Pekerja Dan Mesin

Beberapa prinsip yang bisa digunakan untuk membuat suatu peta kerja pekerja dan mesin yang lengkap. Menurut Sutalaksana (1979) mengatakan bahwa prinsip-prinsip tersebut digunakan agar dalam pembuatan peta kerja pekerja dan mesin yang tepat. Adapun prinsip-prinsip itu adalah sebagai berikut, yaitu:

1. Nyatakan identifikasi peta yang dibuat. Biasanya di bagian paling atas dinyatakan dengan judul ”Peta Pekerja dan Mesin”. Kemudian, diikuti informasi-informasi yang melengkapi, meliputi nomor peta, nama pekerjaan

yang dipetakan, metoda sekarang atau usulan, tanggal dipetakan dan nama orang yang membuat peta tersebut.

2. Setelah semua identifikasi lengkap dinyatakan, langkah berikunya adalah, menguraikan semua elemen pekerjaan yang terjadi. Untuk itu tiga jenis kolom (bar) digunakan untuk melambangkan elemen-elemen yang bersangkutan.

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang

38

3. Selanjutnya, kolom-kolom tersebut dibuat memanjang dari atas ke bawah dengan panjang masing-masing sebanding dengan lamanya waktu pelaksanaan yang bersangkutan.

4. Lalu, langkah terakhir adalah dibuat kesimpulan daklam bentuk ringkasan yang memuat waktu menganggur, waktu kerja, dan akhirnya bisa mengetahui penggunaan waktu dari pekerja dan mesin tersebut.

C. SOAL LATIHAN/TUGAS

1. Apa yang Anda ketahui tentang peta kerja pekerja dan mesin?

2. Menurut Anda, apa saja manfaat dari peta kerja pekerja dan mesin?

3. Sebutkan dan jelaskan lambang-lambang yang digunakan dalam peta kerja pekerja dan mesin?

4. Bagaimana prinsip-prinsip yang digunakan pada pembuatan peta kerja pekerja dan mesin?

5. Buatlah peta kerja pekerja dan mesin dalam pengemasan kue kering?

D. DAFTAR PUSTAKA

Buku

Barnes, Ralph M. 1980. Motion and Time Study Design and Measurement of Work. 9th edition. John Willey & Sons: New York

Bridger, R.S. 1995. Introduction to Ergonomic; Mc. Grawhill Company: New York, AS

Galer, I.A.R. 1989. Applied Ergonomic Handbook. Butterworths Co., Mc. Cormic, E.J. 1971. Human Factor in Engineering; Mc. Grawhill

Company: New York, AS

Pulat, B.M. 1991. Industrial Ergonomic Case Studies. Mc. Grawhill Company: New York, AS

Sutalaksana, dkk. 1979. Teknik Tata Cara Kerja. ITB: Bandung Link and Sites:

Dheya, Widya. 2011. ”Peta-Peta Kerja”. Web.

http://widyadheya.blogspot.co.id/2011/03/peta-peta-kerja.html diakses tanggal 13 Agustus 2016

Julietta, Devi. 2014. ”Peta Kerja”. Web.

http://devijulietta.blogspot.co.id/2014/05/peta-kerja.htmldiakses tanggal 13 Agustus 2016

S1 Teknik Industri Universitas Pamulang

39

PERTEMUAN 7:

Dalam dokumen PERTEMUAN 1: ANALISA PERANCANGAN KERJA (Halaman 34-39)

Dokumen terkait