• Tidak ada hasil yang ditemukan

Populasi dan Sampel Penelitian a. Populasi

Dalam dokumen pengaruh kinerja karyawan dan bauran (Halaman 84-92)

Secara terminologi populasi adalah seperangkat unit analisis yang lengkap sedang atau yang akan

91 Ibid., 8.

76 diteliti.92 Populasi berasal dari bahasa inggris yaitu

ā€œpopulationā€ yang berarti jumlah penduduk. Populasi yaitu subyek secara penelitian secara keseluruhan atau menyeluruh.93 Corper, Donald, R.Schindler, Pamela mengemukakan bahwa populasi adalah keseluruhan elemen yang akan dijadikan wilayah generalisasi.

Elemen populasi adalah keseluruhan subyek yang akan diukur yang merupakan unit yang akan diteliti.94 Jadi populasi adalah semua obyek atau subyek yang akan di pelajari dan di teliti yang memiliki karakteristik tertentu. Populasi dalam penelitian ini yaitu 980 nasabah BMT MBS Syariah cabang Karas Magetan.

b. Sampel

Sampel adalah bagian yang mewakili semua obyek yang diteliti atau yang diseut populasi.95 Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Bila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada

92 Jonathan Sarwono, Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif (Yogyakarta: Graha ilmu, 2006), 111.

93 Suharsimi Arikunto, Prosesdur Penelitian (Jakarta: PT Renika Cipta, 2006), 130.

94Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, (Bandung: Alfabeta,2018), 130.

95 Mahmud, Metode Penelitian pendidikan (Bandung: Pustaka Setia, 2011), 155.

77 pada populasi, misalnya karena keterbatasan dan waktu, maka peneliti dapat mengambil sampel yang di ambil dari populasi itu. Apa yang dipelajari dari sampel itu, kesimpulannya akan dapat diberlakukan utuk populasi. Untuk itu sampel yang diambil dari populasi harus betul-betul representatif (mewakili).96

Menurut Suharsimi Arikunto menyatakan bahwa apabila objek dari penelitian < 100, maka lebih baik menggunakan semua objek yang diteliti sehingga penelitian yang dilakukan merupakan penelitian populasi. Tetapi jika objek yang diteliti >100 maka dapat diambil antara 10% sampai 15% atau 20%

sampai 25%.97 Berdasarkan pengertian tersebut peneliti mempertimbangkan margin eror sejumlah 10%. Sedangkan teknik pegambilan sampel menggunakan rumus Yamane dan Isaac And Michael.

Yaitu sebagai berikut :98 š‘› = N

1 + Nš‘’2

96 Ibid., 131.

97 Danang Sunyoto, Metodologi Penelitian Ekonomi: alat statistik dan Analisis Output Komputer (Yogyakarta: CAPS, 2011), 21.

98 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D

78

š‘› = 980

1 + 980(0,1)2

š‘› = 980

1 + 980(0,01) š‘› = 980

10,8 š‘› = 90,74

Dengan menggunakan perhitungan diatas maka didapat jumlah sampel yang akan diteliti adalah sebanyak 91 responden/nasabah. Hasil tersebut yang akan di jadikan responden.

c. Teknik pengambilan Sampel

Teknik sampling merupakan teknik pengambilan sampel. Untuk menentukan sampel yang akan digunakan, dalam penelitian, terdapat berbagai teknik sampling yang digunakan. Teknik sampling pada dasarnya dapat di kelompokkan menjadi 2 yaitu probability sampling dan non pobability sampling.99 Dari dua teknik sampling tersebut peneliti menggunkan probability sampling. Probability sampling adalah teknik pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur (anggota populasi untuk

99 Sugiyono, Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D (Bandung :Alfabeta, 2019), 288.

79 dipilih menjadi anggota sampel). Teknik ini meliputi, random sampling, proportionate statisfied random sampling, disproportionate stratified, sampling area (cluster) atau sampling menurut daerah.100

Sedangkan peneliti menggunakan sampling probability sampling yaitu area (cluster) dan non probability sampling yaitu sampling insidental. Cluster sampling (area sampling) yaitu teknik sampling daerah digunakan untuk menentukan sampel bila obyek yang akan diteliti atau sumber data sangat luas, misal dari penduduk dari suatu negara, provinsi atau kabupaten.

Untuk menentukan penduduk mana yang akan dijadikan sumber data, maka pengambilan sampelnya berdasarkan daerah populasi yang akan ditetapkan.101 d. Responden

Responden yang di ambil dalam penelitian ini sebanyak 91 responden yaitu sebagian nasabah yang ada di BMT MBS Syariah cabang Karas dan cabang Temboro.

100 Ibid.,

101 Ibid., 166

80 F. Teknik Pengumpuan Data dan Skala Pengukuran

1. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan interview (wawancara), kuisioner (angket), observasi (pengamatan) dan gabungan ketiganya.102 Pada penelitian ini menggunakan metode kuisioner (angket) yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk menjawabnya.103 Keuntungan menggunakan kuisioner diantaranya:

a) Dapat dibagikan secara bersamaan kepada banyak responden.

b) Menghemat waktu dan dijawab sesuai kecepatan masing-masing.

c) Dapat dibuat terstandar sehingga responden dapat diberi pertanyaan yang sama.

2. Instrumen Penelitian

Dalam penelitian kuantitatif, peneliti menggunakan instrumen untuk mengumpulkan data.

102 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif (Bandung: alfabeta, 2018), 213.

103 Ibid., 219.

81 Instrumen penelitian digunakan untuk mengukur nilai variabel yang diteliti. Dengan demikian jumlah instrumen yang akan digunakan untuk penelitian akan tergantung pada jumlah variabel yang diteliti.104 Instrumen penelitian adalah suatu alat yang digunakan mengukur fenomena alam maupun sosial yang diamati.105

Dalam penelitian kuantitatif, kualitas instrumen penelitian berkaitan dengan validitas dan reliabilitas instrumen dan kualitas pengumpulan data berkaitan ketetapan cara-cara yang di gunakan untuk mengumpulkan data. Oleh karena itu instrumen yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, belum tentu dapat menghasilkan data yang valid dan reliabel, apabila instrumen tersebut tidak digunakan secara tepat dalam pengumpulan datanya. Instrumen dalam penelitian kuantitatif dapat berupa tes, pedoman wawancara, pedoman observasi, dan kuisioner.106

104 Sugiyono, metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D (Bandung: Alfabeta, 2019), 145

105 Sugiyono, metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D (Bandung: Alfabeta, 2019), 156.

106 Sugiyono, Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D (Bandung:Alfabeta, 2019), 293.

82 Instrumen pengumpulan data merupakan alat bantu yang dipilih dan digunakan oleh peneliti dalam kegiatan mengumpulkan data agar kegiatan tersebut menjadi sistematis dan dipermudah.107 Instrumen penelitian adalah suatu alat yang di gunakan untuk mengukur fenomena alam sosial yang diamati. Secara spesifik semua venomena disebut sebagai variabel penelitian. Karena instrumen penelitian akan digunakan untuk melakukan pengukuran dengan tujuan menghasilkan data kuantitatif yang akurat, maka instrumen harus mempunyai skala.108 Adapun skala pengukuran yang diguanakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan skala likert. Skala likert adalah skala yang dapat digunakan mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang tentang suatu obyek atau fenomena tertentu.109 Dengan skala likert, maka variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel. Kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik untuk menyusun item-item instrumen yang

107 Danang sunyoto, metodologi penelitian ekonomi: alat statistik dan analisis output komputer (Yogjakarta: CAPS, 2011), 22

108 Sugiyono, metode penelitian, 102.

109 Sofian sireger, Metode penelitian kuantutatif (Jakarta: kencana, 2017), 25

83 dapat berupa pernyataan atau pertanyaan.110 Skala likert yang digunakan ialah dalam bentuk checklist denggan memberi tanda centang pada kolom yang tersedia mulai dari

Angka 1 = sangat tidak setuju Angka 2 = tidak setuju Angka 3 = kurang setuju Angka 4 = setuju

Angka 5 = sangat setuju. 111

Setelah responden mengumpulkan jawabannya dalam bentuk kertas dan online yang sudah disiapkan, selanjutnya data akan diolah dan dianalisis.

G. Jenis dan operasional variabel

Dalam dokumen pengaruh kinerja karyawan dan bauran (Halaman 84-92)

Dokumen terkait