serangan siber dan ancaman digital lainnya, memperkuat dan memutakhirkan perangkat keamanan cyber
perusahaan, membuat kebijakan keamanan TI, serta melaksanakan audit dan pengujian kontrol umum TI.
Sebagai rencana kontijensi, sistem pemulihan bencana telah dibangun untuk memastikan kelangsungan operasional jika terjadi gangguan sistem.
No. Recommendation Rekomendasi
Remarks Keterangan 3.1 The number of BOC members has taken into
consideration the conditions and requirements of the Public Company.
Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris mempertimbangkan kondisi Perusahaan Terbuka.
The number of BOC members has taken into consideration the conditions and requirements of the Company. Please refer to page 74 of this Annual Report for more information.
Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris
mempertimbangkan kondisi Perseroan. Harap merujuk pada halaman 74 dari Laporan Tahunan ini untuk informasi lebih lanjut.
3.2 The BOC composition has taken into consideration the required diversity of skills, knowledge and experiences.
Penentuan komposisi anggota Dewan Komisaris memperhatikan keberagaman keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan.
The Company’s BOC composition has taken into consideration the required diversity of skills, knowledge and experience. Please refer to page 112-121 of this Annual Report for more information.
Penentuan komposisi anggota Dewan Komisaris Perseroan memperhatikan keberagaman keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan. Harap merujuk pada halaman 112- 121 dari Laporan Tahunan ini untuk informasi lebih lanjut.
4.1 The BOC has a self-assessment policy to evaluate their performance.
Dewan Komisaris mempunyai kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Dewan Komisaris.
The Company’s BOC has a self-assessment policy to evaluate its performance. Please refer to page 76 of this Annual Report for more information.
Dewan Komisaris Perseroan mempunyai kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Dewan Komisaris.
Harap merujuk pada halaman 76 dari Laporan Tahunan ini untuk informasi lebih lanjut.
4.2 The BOC’s self-assessment policy is disclosed in the Annual Report of the Public Company.
Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Dewan Komisaris diungkapkan melalui Laporan Tahunan Perusahaan Terbuka.
The BOC’s self-assessment policy is disclosed in the Annual Report of the Company. Please refer to page 76 of this Annual Report for more information.
Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Dewan Komisaris diungkapkan melalui Laporan Tahunan Perseroan. Harap merujuk pada halaman 76 dari Laporan Tahunan ini untuk informasi lebih lanjut.
4.3 The BOC has a policy on the resignation of its members who are involved in a financial crime.
Dewan Komisaris mempunyai kebijakan terkait pengunduran diri anggota Dewan Komisaris apabila terlibat dalam kejahatan keuangan.
The Company’s BOC has a policy on the resignation of its members who are involved in a financial crime. All BOC members are required to comply with the law and Code of Conduct.
Any violation resulting in the resignation or dismissal of a BOC member is subject to the GMS decision in accordance with the Company’s AOA.
Dewan Komisaris Perseroan mempunyai kebijakan terkait pengunduran diri anggota Dewan Komisaris apabila terlibat dalam kejahatan keuangan. Seluruh anggota Dewan Komisaris diwajibkan untuk mematuhi hukum dan Kode Etik. Pelanggaran yang berakibat pada pengunduran diri dan/atau pemberhentian anggota Dewan Komisaris merupakan kewenangan RUPS sesuai AD Perseroan.
4.4 The BOC or Committee that conduct nomination and remuneration function arrange a succession policy in the nomination process of BOD members.
Dewan Komisaris atau Komite yang menjalankan fungsi nominasi dan remunerasi menyusun kebijakan suksesi dalam proses nominasi anggota Direksi.
The NRC, which conducts the nomination and remuneration function, has responsibilities related to succession in the nomination process of BOD members. Please refer to page 81 of this Annual Report for more information.
Komite Nominasi dan Remunerasi, yang menjalankan fungsi nominasi dan remunerasi, mempunyai tanggung jawab terkait suksesi dalam proses nominasi anggota Direksi. Harap merujuk pada halaman 81 dari Laporan Tahunan ini untuk informasi lebih lanjut.
PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk 2022 Annua
No. Recommendation Rekomendasi
Remarks Keterangan 5.1 The number of BOD members has taken into
consideration the conditions of the Public Company and the effectiveness of decision making.
Penentuan jumlah anggota Direksi
mempertimbangkan kondisi Perusahaan Terbuka serta efektivitas pengambilan keputusan.
The number of BOD members has taken into consideration the conditions of the Company and the effectiveness of decision- making. Please refer to page 76 of this Annual Report for more information.
Penentuan jumlah anggota Direksi mempertimbangkan kondisi Perseroan serta efektivitas pengambilan keputusan. Harap merujuk pada halaman 76 dari Laporan Tahunan ini untuk informasi lebih lanjut.
5.2 The BOD composition has taken into consideration the required diversity of skills, knowledge and experiences.
Penentuan komposisi anggota Direksi memperhatikan keberagaman keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan.
The Company’s BOD composition has taken into consideration the required diversity of skills, knowledge and experience. Please refer to page 122-134 of this Annual Report for more information.
Penentuan komposisi anggota Direksi Perseroan memperhatikan keberagaman keahlian, pengetahuan dan pengalaman yang dibutuhkan. Harap merujuk pada halaman 122-134 dari Laporan Tahunan ini untuk informasi lebih lanjut.
5.3 The BOD member overseeing accounting or finance has the requisite skills and/or knowledge in accounting.
Anggota Direksi yang membawahi bidang akuntansi atau keuangan memiliki keahlian dan/atau
pengetahuan di bidang akuntansi.
The Company’s BOD member overseeing accounting or finance has the requisite skills and knowledge in accounting. Please refer to page 122-134 of this Annual Report for more information.
Anggota Direksi Perseroan yang membawahi bidang akuntansi atau keuangan memiliki keahlian dan pengetahuan di bidang akuntansi. Harap merujuk pada halaman 122-134 dari Laporan Tahunan ini untuk informasi lebih lanjut.
6.1 The BOD has a self-assessment policy to evaluate their performance.
Direksi mempunyai kebijakan penilaian sendiri (self- assessment) untuk menilai kinerja Direksi.
The BOD has a self-assessment policy to evaluate its
performance. Please refer to page 79 of this Annual Report for more information.
Direksi mempunyai kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Direksi. Harap merujuk pada halaman 79 dari Laporan Tahunan ini untuk informasi lebih lanjut.
6.2 The BOD’s self-assessment policy is disclosed in the Annual Report of the Public Company.
Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Direksi diungkapkan melalui Laporan Tahunan Perusahaan Terbuka.
The BOD’s self-assessment policy is disclosed in the Annual Report of the Company. Please refer to page 79 of this Annual Report for more information.
Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Direksi diungkapkan melalui Laporan Tahunan Perseroan.
Harap merujuk pada halaman 79 dari Laporan Tahunan ini untuk informasi lebih lanjut.
6.3 The BOD has a policy on the resignation of its members who are involved in a financial crime.
Direksi mempunyai kebijakan terkait pengunduran diri anggota Direksi apabila terlibat dalam kejahatan.
The Company’s BOD has a policy on the resignation of its members who are involved in a financial crime. All BOD members are required to comply with the law and Code of Conduct.
Any violation resulting in the resignation or dismissal of a BOD member is subject to the GMS decision according to the Company’s AOA.
Direksi Perseroan mempunyai kebijakan terkait pengunduran diri anggota Direksi apabila terlibat dalam kejahatan keuangan.
Seluruh anggota Direksi diwajibkan untuk mematuhi hukum dan Kode Etik. Pelanggaran yang berakibat pada pengunduran diri atau pemberhentian anggota Direksi merupakan kewenangan RUPS sesuai AD Perseroan.
7.1 Public Companies have a policy to prevent insider trading.
Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan untuk mencegah terjadinya insider trading.
The Company has a policy to prevent insider trading as stipulated in its Code of Conduct and internal policies and procedures.
Perseroan memiliki kebijakan untuk mencegah terjadinya insider trading yang telah diatur dalam Kode Etik serta kebijakan dan prosedur internal.
OFOOD SUKSES MAKMUR Tbk 2022 Laporan Tahunan
No. Recommendation Rekomendasi
Remarks Keterangan 7.2 Public Companies have an anti-corruption and anti-
fraud policy.
Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan anti korupsi dan anti-fraud.
The Company has an anti-corruption and anti-fraud policy as stipulated in its Code of Conduct and internal policies and procedures.
Perseroan memiliki kebijakan anti korupsi dan anti-fraud yang telah diatur dalam Kode Etik serta kebijakan dan prosedur internal.
7.3 a. Public Companies have a policy on supplier or vendor selection.
Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan tentang seleksi pemasok atau vendor.
b. Public Companies have a policy on suppliers’ or vendors’ capability improvement.
Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan tentang peningkatan kemampuan pemasok atau vendor.
a. The Company has a policy on supplier and vendor selection as stipulated in its Code of Conduct and internal policies and procedures.
Perseroan memiliki kebijakan tentang seleksi pemasok atau vendor yang telah diatur dalam Kode Etik serta kebijakan dan prosedur internal.
b. The Company has a policy on supplier or vendor capability improvement as stipulated in its Code of Conduct and internal policies and procedures.
Perseroan memiliki kebijakan tentang peningkatan kemampuan pemasok atau vendor yang telah diatur dalam Kode Etik serta kebijakan dan prosedur internal.
7.4 Public Companies have a policy on the fulfillment of creditors’ rights.
Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan tentang pemenuhan hak-hak kreditur.
The Company has a policy on the fulfilment of creditors’ rights as stipulated in its Code of Conduct and internal policies and procedures. The creditor rights were also established through mutual agreement with the parties involved.
Perseroan memiliki kebijakan tentang pemenuhan hak-hak kreditur yang telah diatur dalam Kode Etik serta kebijakan dan prosedur internal. Hak-hak kreditur juga diatur melalui perjanjian yang telah disetujui kedua belah pihak.
7.5 Public Companies have a policy on whistleblowing.
Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan sistem whistleblowing.
The Company has a policy on whistleblowing. Please refer to page 96 of this Annual Report for more information.
Perseroan memiliki kebijakan sistem whistleblowing. Harap merujuk pada halaman 96 dari Laporan Tahunan ini untuk informasi lebih lanjut.
7.6 Public Companies have a policy on providing long- term incentives for the BOD and employees.
Perusahaan Terbuka memiliki kebijakan pemberian insentif jangka panjang kepada Direksi dan Karyawan.
The Company considers the existing remuneration structure and policy are adequate to support the performance of the BOD and employees in driving the Company’s performance for the long term.
Perseroan memandang bahwa struktur dan kebijakan remunerasi yang berlaku saat ini telah memadai untuk mendukung kinerja Direksi dan karyawan dalam mendorong kinerja Perseroan secara jangka panjang.
8.1 Public Companies utilize a broader range of information technology, other than its website to facilitate disclosure of information.
Perusahaan Terbuka memanfaatkan penggunaan teknologi informasi secara lebih luas selain situs web sebagai media keterbukaan informasi.
The Company leverages a broad range of information technology, besides its website, in disclosing public information. Please refer to page 97 of this Annual Report for more information.
Perseroan memanfaatkan penggunaan teknologi informasi secara lebih luas selain situs web sebagai media keterbukaan informasi. Harap merujuk pada halaman 97 dari Laporan Tahunan ini.
8.2 The Annual Report of the Public Company discloses the ultimate beneficiaries of share ownership of at least 5%, other than disclosing the ultimate beneficiaries of shares owned by the majority and controlling shareholder.
Laporan Tahunan Perusahaan Terbuka mengungkapkan pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham Perusahaan Terbuka paling sedikit 5%, selain pengungkapan pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham Perusahaan Terbuka melalui pemegang saham utama dan pengendali.
The Annual Report of the Company discloses the ultimate beneficiaries of share ownership with at least 5% and shares owned by the majority and controlling shareholder. Please refer to page 8 of this Annual Report for more information.
Laporan Tahunan Perseroan mengungkapkan pemilik manfaat akhir dengan kepemilikan saham Perseroan paling sedikit 5%
(lima persen) dan kepemilikan saham Perseroan oleh pemegang saham utama dan pengendali. Harap merujuk pada halaman 8 dari Laporan Tahunan ini untuk informasi lebih lanjut.
PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR Tbk 2022 Annua