Risiko Utama dalam Menerapkan Remunerasi
Dalam menetapkan strategi remunerasi, khususnya kebijakan Remunerasi yang Bersifat Variabel, BCA mempertimbangkan risiko utama (key risk) yaitu risiko kredit dan risiko operasional. Risiko kredit dan risiko operasional telah menjadi risiko utama BCA pada tahun 2022 dan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan risiko kredit dan risiko operasional melekat pada jenis transaksi dan bisnis yang memiliki dampak risiko besar dalam menjalankan bisnis BCA serta menghasilkan revenue yang signifikan bagi BCA.
Dampak Risiko Utama terhadap Remunerasi
Dengan adanya penetapan jenis risiko utama tersebut akan berdampak ke penentuan Key Performance Indicator (KPI) dan berdampak pada pemberian Remunerasi yang Bersifat Variabel.
Pengukuran kinerja dikaitkan dengan Remunerasi
Indikator Pengukuran Kinerja dalam Penetapan Remunerasi anggota Direksi Indikator penetapan remunerasi anggota Direksi antara lain sebagai berikut:
• Prestasi kerja masing-masing individual anggota Direksi;
• Kinerja keuangan BCA dan pemenuhan cadangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas;
• Benchmark industri;
• Kesetaraan jabatan pada internal BCA dan pada beberapa bank sejenis antara lain dari sisi aset dan karakteristik;
• Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang BCA;
• Risiko yang mungkin timbul di kemudian hari sehingga menyebabkan kerugian bagi BCA
Indikator Pengukuran Kinerja dalam Penetapan Remunerasi anggota Dewan Komisaris
Indikator penetapan remunerasi anggota Dewan Komisaris antara lain sebagai berikut:
• Pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi terkait:
- Strategi dan rencana penting Perseroan.
- Integritas laporan keuangan Perseroan.
- Sistem pengendalian internal dan manajemen risiko.
- Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
• Pemberian persetujuan atas keputusan Direksi sesuai yang diatur dalam peraturan perundang-undangan/Anggaran Dasar BCA.
Indikator Pengukuran Kinerja dalam Penetapan Remunerasi Pegawai
Sistem penilaian kinerja BCA dilakukan secara objektif dan berorientasi pada pengembangan Pegawai:
1. Penilaian prestasi diarahkan pada prestasi kerja dan demonstrasi atas nilai- nilai utama (core values) perusahaan dalam diri Pegawai dimana:
• Prestasi Pegawai adalah hasil kerja dan pencapaian Pegawai terhadap sasaran/target kepegawaian.
• Demonstrasi Core Values adalah demonstrasi perilaku yang ditunjukkan Pegawai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, yang mencerminkan nilai-nilai utama perusahaan.
2. Hasil penilaian prestasi dikombinasikan dengan penilaian kompetensi Pegawai menjadi acuan untuk menentukan arah pengembangan Pegawai.
Dampak Kinerja BCA, Kinerja Unit Kerja, dan Kinerja Individu terhadap Remunerasi
Penentuan besarnya remunerasi khususnya yang bersifat variabel, dan kinerja individu dilakukan review setiap 1 (satu) tahun sekali. Hasil penilaian kinerja individu tersebut menjadi dasar bagi apresiasi perusahaan dalam bentuk bonus, promosi, peninjauan pangkat, kenaikan upah/gaji.
Pengukuran kinerja didasarkan pada sasaran yang disepakati di awal tahun.
Pemberian bonus berdasarkan penilaian kinerja individu telah ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan dan Surat Edaran. Untuk penilaian pencapaian sasaran bisnis/kerja yang sifatnya kuantitatif digunakan pedoman penilaian seperti melebihi sasaran (>110%), mencapai sasaran (100-110%) dan mencapai sebagian sasaran (80-99%).
Penyesuaian Remunerasi dikaitkan dengan Risiko dan Kinerja 1. Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan
Bagi Material Risk Takers (MRT), dalam hal ini seluruh Direksi dan Dewan Komisaris, 17% tantiem ditangguhkan dan dibayarkan secara proposional dalam bentuk tunai dan saham, sebagai berikut:
a. 7% dalam bentuk tunai;
b. 10% dalam bentuk saham yang akan di-lockup selama periode penangguhan.
Khusus bagi Komisaris Independen, tantiem yang ditangguhkan seluruhnya dalam bentuk tunai.
2. Penundaan Pembayaran (Malus) atau Penarikan Kembali (Clawback)
1. Prosedur Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi BCA ditetapkan berdasarkan prosedur, struktur, serta indikator yang telah diatur dalam Anggaran Dasar BCA serta Surat Keputusan Komisaris No. 060/SK/KOM/2018 tanggal 3 April 2018 tentang Kebijakan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris sebagaimana telah diubah dengan Surat Keputusan Komisaris No.035/SK/KOM/2022 tanggal 16 Maret 2022 tentang Perubahan Kebijakan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, yang berpedoman pada ketentuan:
a. POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.
b. POJK No. 55/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
c. SE OJK No. 40/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.
A. Skema Pengusulan dan Penetapan Remunerasi
Penetapan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi sesuai hasil keputusan
RUPS KRN menyampaikan
kepada Dewan Komisaris tentang
hasil evaluasi dan rekomendasi kebijakan
remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
untuk disampaikan kepada RUPS
RUPS menetapkan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Dewan Komisaris
mengusulkan penetapan remunerasi
kepada RUPS
Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan BCA pada tahun 2022, telah diberikan kuasa dan wewenang kepada:
a. Dewan Komisaris untuk menentukan besarnya gaji dan tunjangan lainnya kepada anggota Direksi, dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN);
b. Pemegang Saham Mayoritas BCA untuk menetapkan besarnya gaji dan tunjangan lainnya yang akan dibayar kepada anggota Dewan Komisaris.
c. Pemegang Saham Mayoritas BCA untuk menetapkan pembagian tantiem anggota Dewan Komisaris dan Direksi BCA.
B. Remunerasi Dewan Komisaris
Struktur Remunerasi Dewan KomisarisPaket remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh Dewan Komisaris mencakup struktur remunerasi dan rincian jumlah nominal, sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
Jumlah Remunerasi dan Fasilitas
Jumlah Diterima dalam 1 (satu) tahun
2022 2021
Orang Juta Rupiah Orang Juta Rupiah Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan
fasilitas lainnya dalam bentuk non natura 5 145.668 5 156.560
Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, asuransi kesehatan, dan sebagainya) yang:
1. Dapat dimiliki - - - -
2. Tidak dapat dimiliki - - - -
Total 5 145.668 5 156.560
Paket remunerasi dikelompokkan dalam tingkat penghasilan yang diterima oleh anggota Dewan Komisaris dalam 1 (satu) tahun, sebagaimana tabel di bawah ini:
Jumlah Remunerasi per Orang dalam 1 (satu) Tahun *) Jumlah Penerima dalam 1 (satu) Tahun
2022 2021
Di atas Rp2 miliar 5 5
Di atas Rp1 miliar s.d. Rp2 miliar - -
Di atas Rp500 juta s.d Rp1 miliar - -
Rp500 juta ke bawah - -
Keterangan:
*) yang diterima secara tunai
C. Remunerasi Direksi
Struktur Remunerasi DireksiPaket remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh Direksi mencakup struktur remunerasi dan rincian jumlah nominal, sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
Jumlah Remunerasi dan Fasilitas
Jumlah Diterima dalam 1 (satu) tahun
2022 2021
Orang Juta Rupiah Orang Juta Rupiah Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan
fasilitas lainnya dalam bentuk non natura 12*) 504.547 12 496.055 Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, asuransi kesehatan, dan sebagainya) yang:
1. Dapat dimiliki - - - -
2. Tidak dapat dimiliki - - - -
Total 12 504.547 12 496.055
Keterangan:
*) Bapak Suwignyo Budiman berhenti menjabat pada tanggal 30 April 2022. Bapak Antonius Widodo Mulyono menjabat sebagai Direktur berdasarkan Surat OJK No. 9/KDK.03/2022 tanggal 22 April 2022 dan efektif sejak tanggal 9 Mei 2022.
Paket remunerasi dikelompokkan dalam tingkat penghasilan yang diterima oleh Direksi dalam 1 (satu) tahun, sebagaimana tabel di bawah ini:
Jumlah Remunerasi per Orang dalam 1 (satu) Tahun *) Jumlah Penerima dalam 1 (satu) Tahun
2022 2021
Di atas Rp2 miliar 12**) 12
Di atas Rp1 miliar s.d. Rp2 miliar - -
Di atas Rp500 juta s.d Rp1 miliar - -
Rp500 juta ke bawah - -
Keterangan:
*) yang diterima secara tunai
**) Bapak Suwignyo Budiman berhenti menjabat pada tanggal 30 April 2022. Bapak Antonius Widodo Mulyono menjabat sebagai Direktur berdasarkan Surat OJK No. 9/KDK.03/2022 tanggal 22 April 2022 dan efektif sejak tanggal 9 Mei 2022.
2. Remunerasi yang Bersifat Variabel bagi Dewan Komisaris, Direksi, dan Pegawai
Remunerasi yang bersifat variabel terdiri dari tunai dan saham. Saham dalam bentuk ekstra bonus yang dibelikan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
Ekstra bonus yang dibelikan saham BBCA oleh BCA selanjutnya ditahan (lock up) selama 3 (tiga) tahun sejak pembagian bonus.
Tujuan pemberian ekstra bonus yang dibelikan saham BBCA:
• Sebagai penghargaan atas kontribusi Pegawai sepanjang tahun kinerja;
• Menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) dari Pegawai yang diharapkan akan berdampak positif terhadap meningkatnya engagement dari Pegawai terhadap perusahaan;
• Meningkatkan produktivitas dari Pegawai;
• Terciptanya keselarasan di antara Pegawai, manajemen dan pemegang saham dalam meningkatkan kinerja perusahaan.
Pemberian Remunerasi yang Bersifat Variabel yakni budget bonus (tunai dan saham) dibedakan berdasarkan level jabatan:
1. Direksi dan Dewan Komisaris;
2. Pegawai eselon S1-S3;
3. Pegawai eselon S4-S8.
Pertimbangan yang mendasari perbedaan pemberian remunerasi tersebut yaitu dampak jabatan terhadap pencapaian kinerja perusahaan, sehingga semakin tinggi level jabatan maka semakin besar budget bonusnya.
Jumlah Dewan Komisaris, Direksi, dan Pegawai yang menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel
Jumlah Direksi, Dewan Komisaris, dan Pegawai yang menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel selama 1 (satu) tahun dan total nominalnya adalah sebagai berikut:
Tahun
Total Remunerasi yang Bersifat Variabel selama 1 (satu) Tahun
Dewan Komisaris Direksi Pegawai
Orang Juta (Rp) Orang Juta (Rp) Orang Juta (Rp)
2022 5 94.000 11*) 340.000 22.309 1.893.433
2021 5 83.690 10**) 296.700 23.468 1.864.847
Keterangan:
*) Bapak Suwignyo Budiman berhenti menjabat pada tanggal 30 April 2022. Bapak Antonius Widodo Mulyono menjabat sebagai Direktur berdasarkan Surat OJK No. 9/KDK.03/2022 tanggal 22 April 2022 dan efektif sejak tanggal 9 Mei 2022.
**) Bapak Henry Koenaifi dan Bapak Erwan Yuris Ang berhenti menjabat pada RUPST tanggal 29 Maret 2021, Bapak Frengky Chandra Kusuma menjabat sebagai Direktur berdasarkan Surat OJK No. 39/KDK.03/2021 tanggal 26 April 2021 dan Bapak John Kosasih menjabat sebagai Direktur berdasarkan Surat OJK No.
40/KDK.03/2021 tanggal 26 April 2021.
Shares Option yang diterima Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif
Tidak ada shares option yang diterima Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif selama tahun 2022.
Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Dijamin Tanpa Syarat bagi Calon Dewan Komisaris, Calon Direksi, dan/
atau Calon Pegawai
Tidak ada Remunerasi yang Bersifat Variabel yang dijamin tanpa syarat diberikan oleh BCA kepada calon Direksi, calon Dewan Komisaris, dan/atau calon Pegawai selama 1 (satu) tahun pertama bekerja.
Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Ditangguhkan bagi MRT (untuk seluruh Anggota Direksi dan Dewan Komisaris)
Total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan sebesar Rp47.956.600.000,00 yang terdiri dari tunai dan/atau saham atau instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan BCA dan telah diterapkan untuk pembayaran tahun 2022, dengan rincian sebagai berikut:
1. Dalam bentuk tunai : Rp26.149.100.000,00 2. Dalam bentuk saham : Rp21.807.500.000,00
3. Penerapan Remunerasi di BCA bagi MRT (untuk seluruh Anggota Direksi dan Dewan Komisaris)
Jumlah Remunerasi yang Diberikan Dalam 1 (Satu) TahunRincian jumlah remunerasi yang diberikan dalam 1 (satu) tahun meliputi:
1. Remunerasi yang Bersifat Tetap maupun Remunerasi yang Bersifat Variabel;
2. Remunerasi yang ditangguhkan dan tidak ditangguhkan; dan
3. Bentuk remunerasi yang diberikan secara tunai dan/atau saham atau instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan BCA.
Sebagaimana dalam tabel dibawah ini:
A. Remunerasi yang Bersifat tetap *) 2022 2021
1. Tunai 216.215 272.225
2. Saham/instrument yang berbasis saham yang diterbitkan BCA - -
B. Remunerasi yang Bersifat Variabel *)
2022 2021
Tidak
Ditangguhkan Ditangguhkan Tidak
Ditangguhkan Ditangguhkan
1. Tunai 386.043 26.149 340.450 19.320
2. Saham/instrument yang berbasis
saham yang diterbitkan BCA **) - 21.808 - 20.620
Keterangan:
*) Diungkapkan dalam jutaan rupiah
**) Saham dilockup 3 tahun
Informasi Kuantitatif
Informasi kuantitatif mengenai total sisa remunerasi yang masih ditangguhkan baik yang terekspos penyesuaian implisit maupun eksplisit, total pengurangan remunerasi yang disebabkan karena penyesuaian eksplisit selama periode laporan, dan total pengurangan remunerasi yang disebabkan karena penyesuaian implisit selama periode laporan adalah sebagai berikut:
Jumlah Remunerasi yang Bersifat
Variabel
2022 2021
Saham yang Masih Ditangguhkan
Total Pengurangan Selama Periode Laporan
Saham yang Masih Ditangguhkan
Total Pengurangan Selama Periode Laporan Disebabkan
Penyesuaian Eksplisit
(A)
Disebabkan Penyesuaian Implisit
(B)
Total (A)+(B)
Disebabkan Penyesuaian Eksplisit
(A)
Disebabkan Penyesuaian Implisit
(B)
Total (A)+(B) 1. Tunai (dalam
jutaan rupiah) - - - - - - - -
2. Saham/
Instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan BCA (dalam lembar saham dan nominal juta rupiah yang merupakan konversi dari lembar saham tersebut)
2.705.381
lembar*) - - - 642.320
lembar **) - - -
Keterangan:
*) Setelah pemecahan saham dengan rasio 1:5
**) Sebelum pemecahan saham dengan rasio 1:5
4. Data Rasio Gaji dan Pesangon yang Dibayarkan
Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah, yang Mencakup:Rasio Gaji 2022 2021
Rasio gaji Pegawai yang tertinggi dan terendah 26,39 24,55
Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah 2,85 2,89
Rasio gaji Dewan Komisaris yang tertinggi dan terendah 1,52 1,52
Rasio gaji Direksi tertinggi dan pegawai tertinggi 9,36 9,81
Rasio kompensasi tahunan Direktur Utama dan median/mean dari
kompensasi tahunan seluruh Pegawai (kecuali Direktur Utama) 110,98 106,30
Jumlah Pegawai yang Terkena Pemutusan Hubungan Kerja dan Total Nominal Pesangon yang Dibayarkan
Jumlah pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja karena memasuki usia pensiun, pengajuan pensiun dini maupun atas permintaan sendiri dan total nominal pesangon yang dibayarkan sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
Jumlah Nominal Pesangon yang dibayarkan per Orang dalam 1 (satu) tahun
Jumlah pegawai
2022 2021
Di atas Rp1 miliar 272 orang 339 orang
Di atas Rp500 juta s.d. Rp1 miliar 474 orang 642 orang
Rp500 juta ke bawah 632 orang 523 orang