i. Sosialisasi MMDD pada forum tingkat desa
ii. Pembentukan tim kecil (terdiri dari unsur pemerintahan desa, BPD, maupun kader desa / KPMD)
Tujuan:
Mensosialisasikan ke masyarakat desa bahwa melalui MMDD:
i. Masyarakat diajak untuk menggali pandangan-pandangannya tentang bagaimana desa 5 tahun yang akan datang
ii. Membantu desa dalam menyusun dan memiliki pedoman pembangunan
iii. Memaksimalkan peran serta masyarakat dan mengoptimalkan peran pemerintah desa
Manfaat:
Melalui MMDD diharapkan:
i. Dapat mendorong masyarakat desa untuk mewujudkan cita- citanya dengan rasa memiliki yang tinggi
ii. Dapat membantu penyusunan rencana pembangunan dan rencana kegiatan proyek
iii. Program-program pembangunan akan lebih terarah
iv. Dapat mencakup seluruh kebutuhan, tidak hanya sektor-sektor tertentu
Penggalian Gagasan (di Dusun/ Kelompok) Kegiatan:
i. Sosialisasi MMDD di tingkat dusun
ii. Menyusun peta sosial desa (lihat paduan teknis Penggunaan Instrumen Perencanaan Partisipatif)
iii. Up dating peta sosial desa (bagi yang sudah pernah menyusun peta sosial dan dokumen petanya masih ada dan dalam kondisi baik)
Peta sosial desa (yang telah di buat sebelumnya) harus di up date sehingga mencapai syarat minimal peta sosial, yaitu harus dapat menunjukkan:
- Bangunan-bangunan (kantor, pasar, polindes, puskesmas pembantu, tempat ibadah, sekolah, dan lain-lain dengan simbol/notasi yang standar)
- Infrastruktur desa (jalan, jembatan, saluran air, saluran irigasi, plengsengan dan lain-lain) dengan kondisi eksisting-nya seperti “jalan tanah 850 m”, “jembatan bambu 8 m”
- Potensi desa yang meliputi:
o Potensi alam seperti lahan pertanian, hutan, perkebunan, dll.
o Potensi ekonomi, seperti sentra industri, koperasi, pertokoan, dll
- Kondisi alam seperti sungai, bukit, danau, dll - Akses keluar masuk desa harus jelas
- Batas-batas wilayah disebutkan dan dibedakan antara batas dusun, desa, kecamatan/kabupaten
- Notasi mata angin utara di atas
- Lokasi rumah penduduk sesuai tingkat kesejahteraan a. Analisis Tingkat Kesejahteraan Masyarakat (mereview
hasil tahun sebelumnya bagi yang datanya masih ada)
b. Analisis Penyebab Kemiskinan (mereview hasil tahun sebelumnya bagi yang datanya masih ada)
c. Menggali Gagasan Masyarakat (lihat paduan teknis Penggunaan Instrumen Perencanaan Inspiratif)
d. Untuk kepentingan program, kegiatan memprioritaskan gagasan hasil penggunaan instrumen perencanaan partisipatif ini diolah secara khusus dengan format berikut:
Daftar Prioritas Gagasan
Dusun: __________________ Desa:__________________
Tanggal Penggalian Gagasan: ___________________
GAGASAN KEGIATAN
KRITERIA Lebih berma nfa-at bagi RTM
Berdampak langsung dalam
peningkat-an kesejahteraan
Dapat dikerja kan oleh masyar akat
Didukun g
sumber daya yang ada
Memiliki potensi berkembang dan ber berkelanjuta n
RANK ING
Masalah A Gagasan A1 Gagasan A2 Dst
Masalah B Gagasan B1 Gagasan B2 Dst
Dst.
- Tetapkan urutan prioritasnya/rangkingnya (bisa dengan metode amplop biji-bijian)
- Plot-kan gagasan-gagasan yang muncul tersebut pada peta desa yang telah digambar ulang di plano (menjadi semacam peta aspirasi)
Penggalian gagasan yang dilakukan di tingkat dusun ini tentunya tidak satu kali langsung menghasilkan sekian banyak output, namun baru setelah pelaksanaan yang ke dua atau bahkan yang ketiga baru keseluruhan output ini ada. Lakukan hal yang sama di dusun berikutnya, sehingga lengkap keseluruhan dusun.
MD Khusus-1 (Tim Perumus dan Wakil-Wakil Dusun)
Bahan-bahan yang disediakan untuk perumusan MMDD lebih lanjut adalah:
i. Peta sosial desa (peta eksisting)
ii. Format-format hasil penggunaan instrumen perencanaan partisipatif (Lihat Panduan Teknis Penggunaan Perencanaan Partisipatif), yang telah dilaksanakan di dusun dan kelompok-kelompok.
Langkah-langkah :
a. Rangkum semua masalah dengan menuliskan ulang di metaplan dan menempelkan di plano dengan format berikut:
98 | Pemberdayaan Masyarakat Mandiri
Diisidengan uraian masalah yang spesifik
Contoh:Penduduk desasulit menjalakan aktivitas kehidupannyasehari-hari karena rusaknyajembatan kayu yangmenjadi penghubung antar dusun MASALAH
Diisidengan titik lokasi permasalahan atausampai dengan lokasi dimanapenduduk merasakan masalah
Contoh:Dusun A, C, D, dan F LOKASI KEGIATAN
Diisidengan gagasan yang diusulkan
Contoh:Batu Kali, Pasir Kali, Bambu, Tukang GAGASAN KEGIATA
5 POTENSI YANG ADA
2 Kemendesakan INDIKATOR PENILAIAN
3 Tingkat Kemudahan
5 Didukung Potensi
3 Luas Pengaruh
5 Dampak dalam peningkatan kesejahteraan 750 SkorUrutan Prioritas
b. Lanjutkan dengan merancang rumusan VISI dan MISI desa (Lihat Teknis Penyusunan Visi Desa)
c. Lanjutkan dengan penyusunan sejarah desa berikut invertarisir kejadian-kejadian penting di desa dalam kurun waktu 20 tahun terakhir dan dirumuskan berikut:
FORMAT KEJADIAN PENTING DI DESA DALAM 20 TAHUN TERAKHIR
TAHUN KEJADIAN
PENTING
DAMPAK /
AKIBAT
MD Khusus-2 (Tim Perumus Desa dan Wakil-Wakil Dusun)
Bahan-bahan yang disediakan untuk perumusan hasil MMDD lebih lanjut adalah:
i. Peta sosial desa (peta eksisting)
ii. Format-format hasil penggunaan instrumen perencanaan partisipatif (Lihat Panduan Teknis Penggunaan Instrumen Perencanaan Partisipatif), yang telah dilaksanakan di desa, dusun, dan kelompok-kelompok
iii. Sejarah desa
iv. Hasil pengisian format Kejadian Penting desa dalam 20 tahun terakhir
v. Hasil pengisian Format Daftar Gagasan Kegiatan di Desa
Langkah-langkah:
a. Berilah kode bidang kegiatan pada metaplan yang tertempel dikolom Gagasan Kegiatan pada Format Daftar Gagasan di Desa. Bubuhkan kode sebagai berikut:
1 untuk bidang Sarana-Prasarana/Infrastruktur Perdesaan 2 untuk bidang Kesehatan
3 untuk bidang Pendidikan 4 untuk bidang Ekonomi 5 untuk bidang Sosial 6 untuk bidang Budaya 7 untuk bidang Kelembagaan
b. Jangan lupa bubuhkan pula jumlah skor dan ranking urutan prioritasnya di lembar sebaliknya yang masih kosong
c. Selanjutnya kelompokkan tempelan-tempelan metaplan tersebut berdasarkan kesamaan bidangnya
d. Isikan usulan-usulan kegiatan yang telah dikelompok- kelompok ini pada Format-format dokumen RPJM-Des (Lihat Standar Format-Format RPJDM-Des), dengan cara menuliskan di format-format kosong tersebut
MDII (PERENCANAAN DESA)
Bahan-bahan yang disediakan untuk penetapan Format-format dokumen RPJDM-Des lebih lanjut adalah:
i. Peta sosial desa (peta eksisting)
ii. Format-format hasil penggunaan instrumen perencanaan partisipatif (Lihat Panduan Teknis Penggunaan Instrumen Perencanaan Partisipatif), yang telah dilaksanakan di desa, dusun dan kelompok-kelompok.
iii. Sejarah desa
iv. Hasil Pengisian Format Kejadian penting di desa dalam 20 tahun terakhir
v. Hasil pengisian Format Daftar Gagasan Kegiatan di Desa vi. Hasil pengisian Format-format dokumen RPJM-Des.
Langkah-langkah:
a. Pemaparan hasil pengisian format-format standar RPJDM-Des di forum dan sekaligus melakukan klarifikasi atas pengisiannya b. Pengesahannya oleh forum terhadap format-format dokumen
RPJDM-Des untuk selanjutnya disusun menjadi dokumen resmi desa.
MD Khusus-3 (Tim Perumusan dan Wakil-Wakil Dusun) Bahan-bahan yang disediakan untuk perumusan hasil MMDD lebih lanjut adalah:
i. Peta sosial desa (peta eksisting)
ii. Format-format hasil penggunaan instrumen perencanaan partisipatif (Lihat Paduan Teknis Penggunaan Instrumen Perencanaan Partisipatif), yang telah dilaksanakan di desa, dusun dan kelompok-kelompok
iii. Sejarah desa
iv. Hasil pengisian Format Kejadian penting di desa dalam 20 tahun terakhir
v. Hasil Pengisian format daftar Gagasan Kegiatan di Desa vi. Hasil pengisian format-format dokumen RPJM-Des.
Langkah-langkah:
a. Susunlah rancangan dokumen RPJM-Des dengan menunjuk pada Sistematika Dokumen Perencanaan Pembangunan Desa (Lihat Langkah-langkah Penyusunan RPJM-Des)